• Tidak ada hasil yang ditemukan

Review Bidang Teknik Lingkungan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Review Bidang Teknik Lingkungan"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

(1)

Review Bidang Teknik Lingkungan

Teknik Lingkungan (Environmental Engineering) adalah

Cabang ilmu rekayasa (engineering) dengan fokus utama:

Perlindungan Lingkungan dari kemungkinan terjadinya

kerusakan

sebagai akibat dari dampak negatif aktivitas manusia

(Public Health Protection and Environmental Health

Protection)

(2)

Tujuan Rekayasa Lingkungan

• Public Health Protection

mencegah

transmisi penyakit antar manusia

• Environmental Health Protection

menjaga kualitas lingkungan (air, tanah,

udara, flora dan fauna)

(3)

Studi Kasus

• Permasalahan lingkungan apa yang ada lihat pada

tayangan film?

• Apa penyebab permasalahan tersebut?

• Bagaimana permasalah itu bisa terjadi?

• Apa yang terkena dampak dari permasalahan

tersebut?

• Bagaimana Anda dapat menilai suatu lingkungan

mengalami pencemaran atau tidak?

(4)

Review Bidang Teknik Lingkungan

• Teknik Lingkungan (Environmental Engineering) adalah Cabang ilmu rekayasa (engineering) dengan fokus utama:

Perlindungan Lingkungan dari kemungkinan terjadinya kerusakan sebagai akibat dari dampak negatif aktivitas manusia

• Konsep Dasar Pencemaran Lingkungan: • Konsep Dasar Pencemaran Lingkungan:

Sumber

Lingkungan

Receptor

-Biogenik/alamiah -Antropogenik/buatan Manusia -Atmosfir -Hidrosfir -Litosfir -Manusia -Tumbuhan -Hewan -Material

(5)

UU No. 23 tahun 1997

tentang

Pengelolaan Lingkungan Hidup

• Pencemaran lingkungan hidup adalah

masuknya atau dimasukkannya

makhluk hidup, zat, energi, dan/atau

makhluk hidup, zat, energi, dan/atau

komponen lain ke dalam lingkungan

hidup oleh kegiatan manusia sehingga

kualitasnya turun sampai ke tingkat

tertentu yang menyebabkan lingkungan

hidup tidak dapat berfungsi sesuai

(6)

• Baku mutu lingkungan hidup adalah

ukuran batas atau kadar makhluk hidup, zat,

energi, dan/atau komponen yang ada atau

energi, dan/atau komponen yang ada atau

harus ada dan/atau unsur pencemar yang

ditenggang keberadaannya dalam suatu

sumber daya tertentu sebagai unsur

(7)

• Daya dukung lingkungan hidup

adalah kemampuan lingkungan hidup

untuk mendukung perikehidupan

untuk mendukung perikehidupan

manusia dan makhluk hidup lain.

• Limbah adalah sisa suatu usaha

(8)
(9)

Sumber

• Sumber Pencemar Lingkungan:

– Biogenik: sumber pencemar yang teremisi ke lingkungan secara alamiah: • Letusan Gunung Berapi

• Pembusukan materi padat

• Penggerusan/erosi dari hulu sungai • Dll

– Antropogenik: sumber pencemar yang berasal dari aktivitas/kegiatan buatan manusia yang dapat berupa materi yang mampu diasimilasi oleh alam dan materi xenobiotik (asing bagi lingkungan):

• Proses Industri

• Pembakaran Bahan Bakar • Aktivitas Domestik

• Eksploitasi dan Eksplorasi Sumber Daya Alam: ekstraksi mineral, minyak dan gas

• Dll

• Bentuk materi pencemar yang dihasilkan oleh aktivitas manusia dapat berupa Limbah cair, padat dan gas.

(10)

Contoh-contoh “Sumber Pencemaran”

(11)

Lingkungan

• Lapisan dimana organisme dan makhluk hidup lainnya berinteraksi: Biosfir • Biosfir adalah lapisan yang menyelimuti bumi yang terdiri dari atmosfir, litosfir

dan hidrosfir:

– Tempat sumberdaya alam mengalami sirkulasi dan bersiklus: gas, cairan dan materi padat

– Tempat pembuangan produk sampingan akibat srkulasi dan siklus SDA berupa limbah padat, cair dan gas

• Atmosfir terdiri dari campuran gas yang berada di atas permukaan bumi: – Troposfir

– Troposfir – Stratosfir – Mesosfir – Termosfir

• Hidrosfir terdiri dari lautan, danau, sungai dan air tanah (lihat siklus hidrologi) • Litosfir adalah lapisan tanah yang menyelimuti inti bumi

• Pada kondisi alamiah: bentuk-bentuk kehidupan di biosfir berada dalam kesetimbangan dengan lingkungan

• Lingkungan memiliki kemampuan dan kapasitas untuk melakukan “self-purification”

(12)

Dampak di “Pathway” (Lingkungan)

(13)

Oil spill (?)

(14)

Smog Fotokimia

Hujan Asam

Global

Warming

(15)

Receptor

• Receptor adalah penerima akibat terjadinya perubahan kualitas lingkungan: – Manusia: dampak pencemaran lingkungan terhadap kesehatan

• Tragedi Minamata di Jepang akibat pencemaran logam berat

• Adanya korelasi positif yang kuat antara tingginya tingkat pencemaran udara dengan angka kejadian penyakit ISPA.

• dll

– Tumbuhan

• terjadinya penurunan produktivitas tanaman produksi • kegagalan panen,

• kegagalan panen,

• adanya residu logam berat dan materi pencemar lainnya dalam tanaman maupun buah-buahan

• dll – Hewan

• Meningkatnya angka kematian hewan ternak

• Menururnnya resistensi hewan ternak terhadap penyakit/hama • Dll

– Material

• Kerusakan bangunan • Estetika Bangunan • dll

(16)
(17)
(18)

Penyakit Minamata

(19)

Pemenuhan Kebutuhan Manusia

Kebutuhan Natural: Sumber Daya Alam

Pemenuhan Kebutuhan (sandang, pangan, papan)

Kebutuhan Buatan:

Sumber Daya Alam Seny. xenobiotik Proses Manufaktur Pemenuhan Kebutuhan Residu Environmental Friendly Non-Senobiotik Self Purification Pemenuhan Kebutuhan Residu

Non & less degradable

(20)

Permasalahan

Pertumbuhan Manusia

Peningkatan kebutuhan natural (mudah tersedia di alam)

dan buatan (harus dibuat melalui proses manufakturing)

Emisi senyawa:

1. Xenobiotik : Senyawa asing di lingkungan

1. Xenobiotik : Senyawa asing di lingkungan

2. Over emission senyawa non-xenobiotik

Penurunan Daya Dukung Lingkungan

Kemampuan Asimilasi Lingkungan Tidak Berfungsi

Kerusakan Lingkungan

(21)

Perbaikan Kualitas Lingkungan

• Untuk Memperbaiki kualitas lingkungan: “Pengelolaan Kualitas Lingkungan”

Sumber

Lingkungan

Receptor

Baku Mutu Baku Mutu Lingkungan

• Aspek Strategi: arena publik dan kebijakan, termasuk didalamnya pertimbangan ekonomi, sosial, demografi dan hukum

• ASPEK TEKNIS: Cara untuk mencapai tujuan yang digariskan dalam aspek strategik

Baku Mutu Baku Mutu Lingkungan

(22)

Apa itu

Apa itu

Stream & Effluent Standard ?

Stream & Effluent Standard ?

• Effluent Standard : adalah Standard (Baku Mutu)

yang ditetapkan pada limbah yang telah diolah

dari unit-unit IPAL atau keseluruan unit-unit

IPAL.

IPAL.

• Stream Standard : adalah Standard (Baku Mutu)

yang ditetapkan pada badan air sesuai dengan

peruntukannya

(23)

Korelasi

Korelasi Stream & Effluent Standard

Stream & Effluent Standard

Stream Standard Efflluent Standard

(24)

Untuk

Untuk Apa

Apa Stream &

Stream &

Effluent Standard ?

Effluent Standard ?

Badan Air

Badan Air

Stream Standard

Stream Standard

Industri Penghasil

Industri Penghasil

Meningkatkan

Meningkatkan

Kualitas Air

Kualitas Air

Effluent Standard

Industri Penghasil

Industri Penghasil

Limbah Cair

Limbah Cair

(25)

Pengelolaan Kualitas Lingkungan

• Pengelolaan Kualitas Lingkungan bertujuan untuk mencegah dampak negatif: – aktivitas manusia terhadap lingkungan

– lingkungan terhadap makhluk hidup dan material

• Pemanfaatan daya dukung lingkungan dan daya asimilasi lingkungan tanpa mengganggu kesetimbangan yang sudah terjadi

• Melibatkan berbagai disiplin ilmu terutama dalam perumusan aspek-aspek • Melibatkan berbagai disiplin ilmu terutama dalam perumusan aspek-aspek

strategis, misal:

– Perencanaan Ruang dan Wilayah yg berwawasan lingkungan – Penegakan Hukum: Kriteria/Standard Lingkungan (baku mutu) – Dll

• Pencapaian tujuan aspek strategis: ASPEK TEKNIS

• ASPEK TEKNIS: upaya pengendalian dampak negatif terhadap lingkungan dengan pendekatan Rekayasa/Engineering: disain, konstruksi dan opearasi instalasi pengolahan air, udara, dan limbah padat (sampah)

(26)

Peranan Ahli Teknik Lingkungan ?

• Peran ahli Teknik Lingkungan dalam Pengelolaan lingkungan akan lebih menonjol peranannya dalam aspek teknis dan perencanaan :

– Aspek Teknis dan Perencanaan:

• Konversi limbah menjadi bentuk yang ramah lingkungan • Minimasi limbah : Reuse, Recycle dan Recovery

• Teknologi Bersih • Zero Emission (?)

– Aspek Strategis dan kebijakan: assessment suatu kegiatan terhadap lingkungan dari aspek solusi-solusi teknis yang bisa diterapkan: “best available technology” dan “best practical technology”

• Kompetensi ahli Teknik Lingkungan: memiliki kemampuan dalam identifikasi, formulasi dan perancangan alat-alat pengendali:

– Sistem Pengelolaan Air Bersih dan Buangan/Limbah Cair: Penyaluran dan Pengolahan

– Ssitem Pengelolaan Sampah: Transportasi dan Pengolahan – Sistem Pengelolaan Kualitas Udara

– Sanitasi Lingkungan: drainase lingkungan, persampahan, air bersih dan air kotor

(27)
(28)

Sumber: Zero Waste Alliance

(29)

End of Pipe Treatment

(30)

Well Engineered Disposal Site

(31)

Nutrien +

Water table

Kontaminasi

Spray irrigation/

Infiltration trenches

Pemulihan/remediasi

Tanah dan air tanah tercemar

Suplay oksigen

Blower

Knock out tank

Kontaminasi

geotextile

Drainase

(32)
(33)

Konsep Rekayasa Lingkungan

• Penerapan teknologi yang selaras dengan sifat-sfat alami dari lingkungan: optimasi dan intensifikasi sehingga mampu mengolah dalam beban yang lebih besar dan lebih cepat

– Pengendapan secara fisik : hukum gravitasi – Reaksi kimia: netralisasi, prepitasi

– Reaksi biologi: dekomposisi zat organik oleh mikroba – dll

(Kecuali dalam penanganan Limbah Berbahaya dan beracun dimana Pengenceran dan pendispersian ke lingkungan tidak diperbolehkan)

• Penguasaan dan pemahaman proses-proses alami dan Proses Pemurnian rekayasa • Penguasaan dan pemahaman proses-proses alami dan Proses Pemurnian rekayasa

(engineered purified process): proses biologi dan kimia

• Penerapan Rekayasa Lingkungan didasari oleh pengetahuan bidang matematika, fisika dan ilmu-ilmu engineering (engineering science) serta pengetahuan bidang kimia dan biologi

• Berdasarkan hukum kekekalan masa dan energi: konversi material menjadi lebih material lain yang dapat diterima lingkungan, pengenceran sehingga konsentrasdi menjadi lebih rendah, atau pengkonsentrasian menjadi lebih pekat untuk kemudian diisolasi

Referensi

Dokumen terkait

Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkan –nya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan

23 tahun 1997 menjelaskan bahwa pencemaran lingkungan hidup adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan

Pencemaran lingkungan hidup adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan

Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan

Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan

“ Pencemaran lingkungan hidup adalah masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/ atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia

32 tahun 2009, pencemaran lingkungan hidup adalah masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh

Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan