1
APLIKASI PEMBUATAN CD INTERAKTIF MENGENAI METAMORFOSIS PADA
HEWAN DENGAN MENGGUNAKAN MACROMEDIA DIRECTOR MX
(Studi Kasus : TK Pamardisiwi Tegalkopen Banguntapan)
NASKAH PUBLIKASI
diajukan oleh
Bambang Ariyanto Wibowo
08.12.3469
kepada
JURUSAN SISTEM INFORMASI
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
AMIKOM YOGYAKARTA
YOGYAKARTA
2013
3
MAKING APPLICATION OF INTERACTIVE CD METAMORFOSIS IN ANIMAL USING MACROMEDIA DIRECTOR MX (CASE STUDY : TK PAMARDISIWI BANGUNTAPAN )
APLIKASI PEMBUATAN CD INTERAKTIF MENGENAI METAMORFOSIS PADA HEWAN DENGAN MENGGUNAKAN MACROMEDIA DIRECTOR MX (STUDI KASUS : TK PAMARDISIWI TEGALKOPEN BANGUNTAPAN)
Bambang Ariyanto Wibowo Melwin Syafrizal Jurusan Sistem Informasi STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
ABSTRACT
In scientific writing, the author makes about Metamorphosis CD Interactive In Business Using Macromedia Director MX. Interactive CD was created with the aim of helping children understand the process of metamorphosis in animal This interactive CD is an alternative method of learning a new one because the Interactive CD is filled with animation, images, text and sound..
So that children are not bored and tired of learning about metamorphosis in animal. Making Interactive CD to be interesting because it has the form of a simple and interactive, making it easy to understand.
Interactive CD is to discuss the metamorphosis, on one of the buttons from the menu options are there then the user will be able to see the process of metamorphosis.
4
1. PendahuluanPerkembangan teknologi yang pesat mempengaruhi peran sebuah komputer itu sendiri. Pada awalnya penggunaan komputer hanya difokuskan pada proses pengolahan data, namun seiring dengan kemajuan teknologi saat ini penggunaan komputer tidak hanya terfokus pada pengolahan data saja, tetapi juga dijadikan sebagai media informasi dalam berbagai bidang salah satunya di bidang pendidikan.
Tk Pamardisiswi terletak di daerah tegalkopen banguntapan bantul Yogyakarta yang berdiri sejak tahun 1975 yang terdiri dari 50 peserta didik, 6 guru dan 3 kelas untuk ruang belajar serta masjid. Banyak berbagai pelajaran yang diajarkan di TK ini, yaitu tentang lingkungan, diri sendiri, binatang, air api dan udara.
Cara mengajar di TK ini masih menggunakan buku sebagai acuan untuk belajar, dengan menggunakan buku para murid belum terlalu maksimal dalam belajar dikarenakan terdapat kejenuhan yang terjadi ketika sedang belajar, khususnya mengenai binatang. Karena tanpa menggunakan alat peraga proses belajar mengajar kurang menyenangkan
.
2. Landasan Teori 2.1 Pengertian Multimedia
Multimedia merupakan perpaduan dari kata multi dan media. Kata multi berarti lebih dari satu, sedangkan kata media berarti sarana atau piranti lunak untuk berkomunikasi. Jadi Multimedia adalah suatu sistem yang terdiri dari perangkat keras, lunak dan alat-alat lain guna mendukung proses informasi.
Industri elektronik, Multimedia adalah kombinasi dari komputer dan video-video (Rosch, 1996) atau multimedia secara umum merupakan kombinasi tiga elemen, yaitu suara, gambar, dan teks (McComick, 1996) atau Multimedia merupakan kombinasi dari dua media input ataupun dari dua input ataupun dari data, media ini berupa audio (suara, musik), animasi, video, teks, grafik dan gambar (Turban dkk, 2002) atau Mulimedia merupakan alat yang dapat menciptakan. Presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengkombinasikan teks, gafik, animasi audio, gambar dan video (Rabin dan Linda, 2001).1
2.2 Multimedia terbagi dalam beberapa elemen (James A.Senn, 1998), diantaranya :
2.2.1 Teks (Text)
Teks merupakan bentuk data multimedia yang paling mudah disimpan dan dikendalikan. Teks dapat membentuk kata, surat atau narasi dalam multimedia yang menyajikan bahasa.
1
M. Suyanto. 2005, Multimedia Alat Untuk Meningkatkan Keunggulan Bersaing, Edisi II, Yogyakarta; Andi, Halaman 20-21
5
2.2.2 Gambar (Image)Gambar atau grafik merupakan hasil sebuah pengambilan citra yang didapat melalui alat penangkap citra, seperti kamera dan scanner, yang hasilnya sering disebut dengan gambar. Gambar bisa berwujud sebuah ikon, foto ataupun simbol.
2.2.3 Suara (Audio)
Audio merupakan komponen multimedia yang dapat berwujud narasi, musik, efek suara atau penggabungan di antara ketiganya.
2.2.4 Video
Video merupakan sajian gambar dan suara yang ditangkap oleh sebuah kamera, yang kemudian disusun ke dalam urutan frame untuk dibaca dalam satuan detik.
2.2.5 Animasi (Animation)
Animasi merupakan penggunaan komputer untuk menciptakan gerak pada layer.
2.2.6 Virtual Reality
Virtual reality memungkinkan terjadinya hubungan timbal-balik antar-user dengan aplikasi multimedia secara nyata.2
3. Analisis Dan Perancangan 3.1 Tinjauan Umum
3.1.1 Sekilas Tentang TK Pamardisiwi TegalKopen Banguntapan Bantul Yogyakarta
Perkembangan teknologi yang pesat mempengaruhi peran sebuah komputer itu sendiri. Pada awalnya penggunaan komputer hanya difokuskan pada proses pengolahan data, namun seiring dengan kemajuan teknologi saat ini penggunaan komputer tidak hanya terfokus pada pengolahan data saja, tetapi juga dijadikan sebagai media informasi dalam berbagai bidang salah satunya di bidang pendidikan.
TK Pamardisiwi berdiri pada tanggal 1 januari 1975, yang berada di Jl.Tegalkopen Banguntapan Bantul Yogyakarta, pemilik dari TK Pamardisiwi ini adalah Hj. Wardhiyah, S.Pd.
Proses belajar mengajar TK Pamardisiwi khususnya mengenai binatang masih menggunakan buku sebagai panduan untuk belajar sehingga cara belajarnya tidak membuat para murid TK menjadi tertarik dan kurang mneyenangkan, serta dapat membuat para murid
2
Amir Fatah Sofyan, dan Purwanto Agus, 2008, Digital Multimedia : Animasi, Sound Editing, dan Video Editing, Andi, Halaman 2-4
6
TK menjadi bosan dan jenuh, karena tidak ada daya ketertarikan dalam proses belajar mengajarnya.
3.1.2 Visi dan Misi Sekolah TK
3.1.2.1 Visi TK Pamardisiwi Tegalkopen Banguntapan Bantul Yogyakarta
Terbentuknya generasi yang taqwa dan mandiri.
3.1.2.2 Misi TK Pamardisiwi Tegalkopen Banguntapan Bantul Yogyakarta
Membiasakan perilaku yang agamis sejak dini dalam segala hal aspek kehidupan sehari-hari.
Membiasakan anak berfikir cepat.
Membentuk generasi yang mandiri, kreatif, dan inovatif.
Menambahkan kesadaran dan semangat keunggulan kepada semua warga sekolah.
3.1.3 Struktur Organisasi TK Pamardisiwi
Gambar 3.1 Struktur Organisasi TK Pamardisiwi
3.2. Analisis Pieces
Untuk mengetahui permasalahan yang lebih jelas, maka sebelumnya dilakukan analisis dengan menggunakan analisis PIECES.
7
3.2.1. Analisis Kinerja ( Performance )Kinerja dapat diukur dari throughput dan respon time. Throughput adalah jumlah dari pekerjaan yang dapat dilakukan suatu saat tertentu sedangkan respon time adalah rata-rata waktu tertunda untuk menghadapi pekerjaan tersebut.
Tabel 3.1 Hasil Analisis Kinerja.
Parameter Analisis
Throughput
Waktu belajar 120 menit, tetapi hanya bisa digunakan 106 menit, dikarenakan 14 menit digunakan untuk berbaris 5 menit, berdoa 5 menit, dan bernyanyi 4 menit.
Sumber daya yang ada terdapat 50 murid TK yang berada di sekolah. Laki-laki 28 orang, dan Perempuan 22 orang, 6 guru pengajar, 1 tempat ibadah (masjid), dan 3 ruangan kelas untuk belajar.
Materi yang disampaikan selama 1 jam, penjelasan materi 40 menit, Tanya jawab sekitar 20 menit.
Respon Time
Lama waktu materi yang disampaikan sekitar 45 menit sampai murid paham. Maksud paham, begitu habis materi langsung ditanyakan ulang sekitar 10 menit
Belajar tanggapnya Murid diantara 15 menit, sehabis itu langsung bertanya sekitar 20 menit.
3.2.2 Analisis Informasi ( Information )
Sebuah informasi harus Akurat, Tepat Waktu, dan Relevan. Tabel 3.2 Hasil Analisis Informasi.
Parameter Analisis
Akurat
Materi yang disampaikan belum akurat, masih terdapat kesalahan dalam mengajarkan materi binatang, biasanya dalam waktu 1 jam, materi yang harus disampaikan harus 2, tetapi hanya bisa disampaikan 1 materi saja, dikarenakan materi yang diajarkan belum lengkap.
Tepat Waktu Materi yang disampaikan belum tepat waktu, masih ada keterlambatan dari materi yang diajarkan sekitar 15 menit, keterlambatan dikarenakan murid TK, dan guru belum datang, sehingga materi tidak bisa diselesaikan tepat waktu.
Relevan Materi yang disampaikan sudah relevan, sudah mengikuti susunan-susunan yang diajarkan dari awal sampai akhir materi binatang, seperti mengajarkan binatang tentang ayam, dari telur, menjadi anak ayam,
8
dan menjadi ayam dewasa.
3.2.3 Analisis Ekonomi ( Economy )
Kebutuhan ekonomi sangat menentukan karena hubungannya dengan biaya yang harus dikeluarkan dalam perancangan sebuah sistem.
Tabel 3.3 Hasil Analisis Ekonomi.
Parameter Analisis
Biaya
Biaya tidak sedikit yang dikeluarkan sekolah untuk pembelian alat peraga. Contohnya membeli alat peraga seperti binatang ayam, yaitu telur ayam dengan harga Rp.1.000, anak ayam Rp.3.000, dan ayam dewasa Rp.15.000 per ekornya.
Terkadang guru juga harus membuat ringkasan materi sendiri yang kemudian di fotocopy dibagikan ke Murid, hal ini dapat mengakibatkan pengeluaran biaya kertas dan alat tulis. Biaya Kertas dan alat tulisnya menghabiskan biaya sebesar Rp.50 ribu tiap minggunya, dan biaya fotocopy Rp. 10 ribu tiap minggunya yang akan dibagikan untuk 50 orang.
3.2.4 Analisis Kontrol ( Control )
Analisis digunakan untuk mendeteksi atau mencegah penyalahgunaan atau kesalahan sistem dan meningkatkan kinerja sistem, semakin sedikit kesalahan yang dilakukan dalam suatu kegiatan, maka tingkat pengendalian sistem semakin baik.
Tabel 3.4 Hasil Analisis Kontrol.
Parameter Analisis
Kontrol
Kontrol yang digunakan masih dalam sistem konvesional atau sesuai ketentuan-ketentuan yang berlaku, jadi guru bidang studi sangat penting sekali peranannya sehingga jika terjadi kesalahan dalam penyampaian materi maka membutuhkan waktu lama dalam memperbaiki kesalahan tersebut.
Maksud dari kontrol, mengendalikan para murid, supaya dapat belajar tanpa adanya keributan dan kegaduhan didalam kelas.
9
3.2.5 Analisis Efisiensi ( Effeciency )Analisis efisiensi merupakan analisis yang berhubungan dengan peningkatan efisiensi pengoperasian sistem. Efisiensi berhubungan dengan bagaimana biaya itu digunakan agar tidak mengalami pemborosan.
Tabel 3.5 Hasil Analisis Efisiensi.
Parameter Analisis
Biaya
Pengeluaran yang tidak terduga untuk menjalankan pekerjaan membutuhkan banyak kertas dan alat tulis lainnya, hal ini tidak mengambarkan keefisienan dalam pembiayaan.
Pada sistem yang baru diharapkan dapat mengurangi beban pekerjaan menjadi lebih ringan dan dapat meminimalkan biaya operasional yang dibutuhkan dalam menyelesaikan pekerjaan.
3.2.6 Analisis Pelayanan ( Service )
Analisis pelayanan merupakan peningkatan terhadap pelayanan yang diberikan oleh sistem.
Tabel 3.6 Hasil Analisis Pelayanan.
Parameter Analisis
Pelayanan
Tidak divisualisasikan dimana tampilannya monoton, karena tidak menarik dan sangat membosankan.
Maksud dari monoton, tampilannya hanya itu-itu saja, tidak ada perubahan, sehingga tidak ada daya ketertarikan untuk belajar materi tentang binatang.
3.3 Studi Kelayakan
Studi kelayakan adalah studi yang akan digunakan untuk menentukan kemungkinan apakah pengembangan proyek sistem multimedia layak diteruskan atau dihentikan. Studi kelayakan merupakan kepadatan, versi ringkasan keseluruhan analisis aplikasi multimedia dan proses perancangan aplikasi multimedia.
10
3.4 Merancang KonsepMembuat sebuah sistem aplikasi multimedia sangat diperlukan konsep untuk merancang program kerja. Dengan adanya rancangan program kerja suatu pembuatan aplikasi akan berjalan lebih terarah dan terorganisasi.
Pada aplikasi multimedia sebagai media pembelajaran tentang binatang bagi anak-anak TK dirancang dengan konsep sifat interaktif, dimana saat pengguna mengerakkan mouse dan memilih atau mengklik salah satu tombol navigasi yang telah disediakan pada halaman tersebut maka akan berganti halaman dan menuju halaman sesuai dengan yang dipilih/dklik oleh pengguna dan informasi yang diinginkan pengguna serta informasi yang disajikan secara audio-visual.
3.5 Merancang Isi
Perancangan isi multimedia interaktif sebagai media pembelajaran tentang binatang bagi anak-anak TK akan dibagi dalam beberapa bagian yang masing-masing bagian akan dibagi lagi menjadi bagian kecil, sehingga informasi yang ingin ditampilkan dapat tersaji dengan baik. Secara umum aplikasi multimedia interaktif sebagai media pembelajaran tentang binatang bagi anak-anak TK di bagi menjadi beberapa bagian atau level. Agar lebih jelas, dibuat sebuah rancangan struktur aplikasi. Pembuatan struktur aplikasi ini dimaksudkan untuk mempermudah dalam pengerjaan aplikasi. Struktur yang dipakai adalah struktur hierarkis, karena pengguna dapat melakukan navigasi disepanjang cabang pohon struktur yang terbentuk.
11
3.6 Merancang NaskahDalam merancang naskah, analisis menetapkan dialog dan urutan elemen-elemen secara rinci. Merancang naskah merupakan spesifikasi lengkap dengan teks dan narasi dalam aplikasi multimedia. Naskah dibuat agar pengerjaan aplikasi multimedia lebih mudah dan terarah, disamping itu juga berguna bagi pengguna agar lebih mudah dan terarah dalam menerima informasi atau memilih informasi yang diinginkannya.
3.7 Merancang Grafik
Grafik dipilih unuk mendukung dialog latar belakang atau penerapan yang diperlukan dalam aplikasi multimedia. Grafik yang ditampilkan disesuaikan dengan tema aplikasi multimedia yagn dirancang, sehingga tampilan grafik dapat benar-benar mendukung. Rancangan aplikasi multimedia interaktif ini dengan menggunakan size stage 1024 x 768 pixel, color mode RGB pada Macromedia Director MX.
4. Implementasi Dan Pembahasan 4.1 Impelementasi Sistem
4.1.1 Memproduksi Sistem
Tahapan ini adalah tahap membangun dan mengembangkan aplikasi sesuai dengan naskah yang sudah dibuat. Bagian ini merupakan kegiatan yang meliputi tentang pembuatan desain grafik yang mendukung semua interaksi, membuat grafik sesuai dengan tema,
12
membuat teks sebagai penyampaian pesan kemudian semua digabungkan dalam Macromedia Director MX.
Pembuatan aplikasi multimedia metamorfosis binatang, langkah awalnya adalah memasukan atau menyiapkan aset-aset yang digunakan untuk bekerja, contoh aset-aset yang perlu disiapkan dalam membuat aplikasi ini seperti background, gambar menu masuk, menu utama binatang, gambar menu unggas, gambar menu amphibi, gambar menu insect, gambar menu reptil, dan gambar menu mamalia. Kemudian membuat animasi yang nantinya akan ditampilkan dalam aplikasi metamorfosis binatang yang akan dikeluarkan seperti gambar bergerak, anak ayam dan animasi lainnya yang dibutuhkan dalam aplikasi metamorfosis binatang. Setelah itu menambahkan script atau perintah untuk menjalankan aplikasi dan link antar halaman, kemudian test untuk melihat hasilnya.
4.1.2 Persiapan aset-aset
Langkah-langkah awal persiapan aset-aset adalah :
1. Menyiapkan aset-aset berupa gambar seperti background, gambar menu masuk, menu utama binatang, gambar menu unggas gambar menu amphibi, gambar menu insect, gambar menu reptil, dan gambar menu mamalia.
2. Menyiapkan animasi semua binatang.
3. Menyiapkan sound atau suara yang digunakan untuk menu utama. 4. Menyiapkan video tentang semua binatang.
4.1.3 Pembuatan Background
Background yang digunakan berupa file yang berformat (jpg), semua background tentang binatang dibuat secara manual dengan menggunakan adobe photoshop
4.1.4 Pembuatan Button
Fungsi button di aplikasi ini adalah untuk akses atau perintah untuk masuk atau keluar dari aplikasi metamorfosis atau pengaturan sebelum memulai menjalankan aplikasi metamorfosis ini, di dalam aplikasi multimedia metamorfosis ini pembuatan button menggunakan macromedia Flash MX 2004 dan adobe Fireworks.
4.2 Pembahasan Sistem 4.2.1 Pengetesan Sistem
Ketika telah selesai dalam pembuatan sebuah aplikasi, ada satu proses yang nantinya akan menentukan apakah aplikasi yang telah dibuat sudah dapat atau layak untuk digunakan, dimainkan dan dirilis kepasaran yaitu proses uji coba. Uji coba yang di lakukan pada aplikasi ini meliputi 2 cara yaitu White Box Testing dan Black Box Testing.
13
4.2.2 Pengetesan White Box TestingUji coba white box adalah metode perancangan test case yang menggunakan struktur control dari perancangan procedural untuk mendapatkan test case.
4.2.3 Gambar Tampilan Aplikasi
4.2.3.1 Menu Utama Metamorfosis Binatang
Gambar 4.1 Menu Utama Metamorfosis Binatang
4.2.3.2 Menu Metamorfosis Binatang Unggas
Gambar 4.2 Menu Unggas dari uraian Binatang Ayam dan Angsa
4.2.3.3 Metamorfosis Binatang Ayam
14
4.2.3.4 Metamorfosis Binatang AngsaGambar 4.4 menu unggas dari metamorfosis Binatang Angsa
4.2.3.5 Menu Metamorfosis Binatang Amphibi
Gambar 4.5 Menu Amphibi dari uraian Binatang Katak dan Buaya
4.2.3.6 Metamorfosis Binatang Katak
15
4.2.3.7 Metamorfosis Binatang BuayaGambar 4.7 menu amphibi dari Metamorfosis Binatang Buaya
4.2.3.8 Menu Metamorfosis Binatang kupu-kupu
Gambar 4.8 Menu Insect dari uraian Binatang Nyamuk dan Kupu-kupu
4.2.3.9 Metamorfosis Binatang Nyamuk
16
4.2.3.10 Metamorfosis Binatang Kupu-kupuGambar 4.10 Menu Insect dari Metamorfosis Binatang Kupu-kupu
4.2.3.11 Menu Metamorfosis Binatang Reptil
Gambar 4.11 Menu Reptil dari uraian Binatang Cicak dan Kadal
4.2.3.12 Metamorfosis Binatang Cicak
17
4.2.3.13 Metamorfosis Binatang KadalGambar 4.13 Menu Reptil dari Metamorfosis Binatang Kadal
4.2.3.14 Menu Metamorfosis Binatang Mamalia
Gambar 4.14 Menu Mamalia dari uraian Binatang Kucing dan Kelinci
4.2.3.15 Metamorfosis Binatang Kucing
18
4.2.3.16 Metamorfosis Binatang kelinciGambar 4.16 Menu Mamalia dari Metamorfosis Binatang Kelinci
4.2.3.17 Penjelasan tentang Metamorfosis Binatang
Gambar 4.17 Penjelasan tentang Metamorfosis Binatang
4.2.3 Pengetesan Black Box Testing
Software diuji secara langsung kepada pemakai yaitu Sekolah TK PAMARDISIWI yang menggunakan software untuk menjelaskan materi yang akan disampaikan dihadapan Guru dan anak - anak. Jumlah responden dalam uji pemakaian ini sebanyak 30 orang pengguna diantaranya 10 pakar multimedia, 10 anak TK dan 10 orang tua dan untuk mengetahui pendapat dari responden mengenai aplikasi ini dibutuhkan questioner.
4.3 Menggunakan sistem
Untuk menjalankan aplikasi ini pengguna tinggal memasukkan CD aplikasi ke dalam CDROM dan otomatis CD aplikasi akan berjalan sendiri (autoran). Apabila autoran tidak jalan maka dapat dilakukan dengan cara mengklik dua kali ikon projector yang merupakan file exe. Dan untuk keluar dari aplikasi dapat dilakukan dengan memilih tombol quit pada menu.
19
5 PenutupDari hasil penelitian dan pembahasan yang telah penulis lakukan mengenai ”CD
Interaktif metamorfosis binatang”, maka pada akhirnya penulis dapat mengambil beberapa kesimpulan dan saran-saran yang dapat menjadi masukan bagi pihak yang terkait.
5.1 Kesimpulan
Adapun kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian yang telah dilakukan oleh penulis adalah sebagai berikut:
a) Proses belajar mengajar yang dilakukan tanpa menggunakan alat peraga lebih sulit difahami oleh anak-anak.
b) Guru lebih susah memberikan penjelasan kepada anak, karena tanpa adanya alat peraga proses belajar menjadi kurang menyenangkan.
c) Lebih efektif dan efisisen karena dengan bantuan alat peraga Berupa CD interaktif murid-murid lebih mudah dalam memahami penjelasan guru.
d) Proses belajar mengajar menjadi lebih menyenangkan karena proses penyampaian materi menjadi lebih mudah dan murid-murid lebih cepat memahami tentang materi yang diajarkan.
5.2. Saran
Adapun saran-saran untuk perbaikan terhadap TK Pamardisiwi adalah sebagai berikut: