• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

1 BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dalam kehidupan sehari-hari, simbol digunakan untuk menterjemahkan sesuatu yang tidak dapat diungkapkan secara langsung oleh bahasa verbal. Biasanya simbol digunakan untuk mewakili gambaran yang ada di muka bumi ini agar seseorang tertarik dan bisa mengerti maksud dari simbol tersebut. Secara etimologis, simbol (symbol) sendiri berasal dari bahasa Yunani, “sym-ballein”, yang berarti melemparkan bersama suatu (benda, perbuatan) dikaitkan dengan suatu ide (Sobur, 2003 : 155). Simbol atau lambang didefinisikan sebagai tanda, lukisan, perkataan, lencana dan sebagainya. Simbol dapat berupa gambar, bentuk atau benda yang mewakili suatu gagasan. Simbol yang sering kita temui adalah simbol lalu lintas. Dari simbol tersebut, kita diajak untuk memahami sebuah objek secara terus-menerus, misal simbol tanda P menunjukkan kendaraan bermotor diperbolehkan untuk parkir di wilayah tertentu. Simbol tanda coret S yang mengartikan bahwa kendaraan bermotor dilarang untuk berhenti di jalan raya. Dari simbol tersebut, kita dapat merepresentasikan imajinasi dengan bentuk yang muncul sehingga kita dapat mengetahui nilai atau gagasan yang ada di dalam simbol tersebut. Namun, ada beberapa simbol yang memiliki makna dan nilai sendiri. Karena pada dasarnya sebuah simbol memiliki makna ganda apabila ia diberikan makna oleh orang atau kelompok tertentu. Sebuah simbol dapat berdiri untuk sesuatu yang lain, kebanyakan diantaranya tersembunyi atau tidak jelas. Kebanyakan dari apa yang paling menarik tentang simbol-simbol adalah hubungannya dengan ketidaksadaran.

Manusia sebagai makhluk yang bersimbol (animal symbolicum) dalam tatanan sehari-hari cenderung menciptakan suatu tanda atau lambang utama sebagai makna dalam komunikasi. Penggunaan simbol atau lambang di atas merupakan ungkapan ekspresi perasaan dalam pikiran manusia yang penting

(2)

2

untuk berlanjutnya proses interaksi. Karena komunikasi adalah sesuatu yang inheren, selalu ada dan tidak dapat terpisah dari diri individu sedangkan komunikasi sendiri merupakan proses pentransmisian dan pemaknaan simbol, maka manusia dapat disebut sebagai homo symbolicum, mahluk bersimbol1. Simbol dapat dijadikan sebagai media media tradisional yang berfungsi sebagai jembatan atau sarana. Salah satu contoh simbol yang dijadikan media tradisional adalah simbol yang digunakan oleh suku batak, yaitu kain ulos. Kain ini memiliki artiikatan kasih sayang antara orang tua dan anak-anaknya atau antara seseorang dan orang lain. Hal ini dapat mengartikan bahwa makna simbol tersebut lahir atas kesepakatan bersama2. Kesepakatan ini dapat digunakan oleh beberapa kepercayaan. Misalnya, salib melambangkan kematian Kristus dan keseluruhan kepercayaan kristiani, Bintang Daud melambangkan ajaran Yahudi, dan seterusnya. Salah satu bentuk kepercayaan adalah ajaran yahudi. Biasanya yahudi dikaitkan dengan salah satu kelompok gerakan bawah tanah, yaitu ordo Illuminati. Padahal, tidak semua anggota Illuminati adalah yahudi (Makow, 2011:151). Ordo Illuminati juga menggunakan simbol sebagai jembatan atau sarana untuk kepentingan di dalam kelompok tersebut.

Keberadaan kelompok rahasia Illuminati berawal dari peristiwa perang salib yang diprakarsai oleh The Knights Templar. Ksatria Templar tersebut asalnya adalah penganut Kristen dan datang dari dunia Kristen, namun dikarenakan mereka terpengaruh ajaran baru akhirnya mereka memilih untuk mempraktekkan ritual-ritual yang berbasis kepada Kabbalah yang tidak ada hubungannya dengan kekristenan, mereka melakukan upacara sihir, dan berbagai bid’ah lainnya. Kabbalah mencoba untuk memasuki ke dalam agama Yahudi dari luar, mereka mencoba untuk melawan penyebaran ajaran Yesus dan menghasut Islam dan Nasrani untuk berperang. Hal tersebut menjadi turun-temurun hingga terbentuklah pemimpin kelompok yang bernama Illuminati, yaitu Adam

1(http://rachmatkriyantono.lecture.ub.ac.id/2014/08/manusia-adalah-makhluk-bersimbol/ diakses 22 Februari 2015 pukul 9.14 WIB)

2(http://bidanshop.blogspot.com/2009/12/kain-ulos-sebagai-simbol-komunikasi.html diakses 26 Februari 2015 pukul 14.43 WIB)

(3)

3

Weishaupt pada 1 Mei 1771 di Ingostadt, Bavaria (Jerman). Ia dipilih oleh pengusaha kaya raya Yahudi bernama Mayer Amshell (Rothschild I). Sampai saat ini, Illuminati masih mempertahankan perkumpulan tersembunyinya untuk meneruskan tujuan akhir kelompok Kabbalah, yaitu membentuk “Satu Pemerintahan Dunia” dan “Tatanan Dunia Baru”.

Illuminati sendiri adalah kelompok penggerak dan pengendali dunia. Mereka merupakan kelompok elit yang memiliki pertalian darah. Mewujudkan apa yang disebut oleh masyarakat sebagai Tatanan Dunia Baru adalah tujuan utama dari ordo Illuminati dengan cara mengalihkan manusia dari jalan Tuhan dan menaklukan mereka dengan cara-cara yang canggih untuk mengendalikan pikiran (yaitu media massa, pendidikan, kebebasan seksual, migrasi, keberagaman, dll) (Makow, Henry, 2011:189). Kelompok ini memiliki strategi untuk menguasai dunia. Salah satu strateginya adalah penghancuran agama-agama besar diseluruh dunia, peruntuhan monarki dan pemerintahan yang teratur, penghilangan kepemilikan pribadi (yang akan diambil oleh Illuminati), penghilangan patriotisme bangsa, penghapusan dan penguasaan terhadap ikatan keluarga. (Makow, 2011:10). Strategi tersebut didukung oleh kelompok pendukung Illuminati, yaitu Kabbalah. Kabbalah sendiri adalah orang-orang yang memuja setan, menguasai ilmu-ilmu supranatural, berencana menaklukkan dunia di bawah satu kepemimpinan. Kabbalah tidak pernah menjadi tokoh “di depan panggung”, mereka membentuk kelompok-kelompok tersembunyi dan tidak terlacak seperti Illuminati. Namun, dibalik itu semua kabbalah adalah kelompok yang lebih tersembunyi, mereka adalah “dalang” dari kelompok Illuminati. (Ezza, 2014:82).

Simbol Illuminati sendiri sering dikaitkan dengan penyembahan terhadap setan. Banyak simbol yang dapat mengungkapkan berbagai makna di dalamnya, terkecuali simbol Illuminati. Simbol Illuminati digunakan untuk mempertahankan perkumpulan rahasia mereka. Ritual, upacara, gerakan tangan dan genggaman tangan Iluminis dilandaskan oleh sains dan simbolisme. Simbol okultisme mereka juga mengandung serangkaian makna beragam dan mendalam. Okultisme sendiri adalah kepercayaan terhadap kekuatan gaib yang dapat dikuasai oleh manusia

(4)

4

(Makow, Henry, 2011:11). Menurut Alex Horne (dalam Codex Magica, 2013:7), lambang adalah sesuatu yang merepresentasikan sesuatu yang lain, sedangkan simbol memiliki makna moral dan spiritual.

Seiring berkembangnya teknologi, simbol dapat menyebar melalui media massa, media tersebut adalah film, iklan maupun video klip. Begitu juga simbol Illuminati yang disebarkan untuk mendoktrin pemikiran khalayak secara langsung melalui media massa, mereka mengontrol dengan cara mengendalikan apa yang kita dengar dan apa yang kita lihat. Terdapat banyak teori konspirasi yang muncul dari simbol-simbol milik organisasi ini, diantaranya adalah segitiga yang diatasnya terdapat satu mata lalu gambar bintang yang terbalik dapat membentuk sebuah kepala kambing yang dapat diartikan sebagai Lucifer. Beberapa simbol Illuminati yang sering muncul di media massa adalah All Seeing Eye, Pentagram, Bintang David, Dewa Ra dan masih banyak lagi. Masing-masing simbol tersebut mempunyai makna dan pengertian yang berbeda-beda. Media massa lebih efektif digunakan untuk menyisipi simbol-simbol Illuminati. Karena salah satu karakteristik media massa adalah pesan yang disampaikan terjadi secara serempak. Pesan tersebut diterima oleh komunikan yang bersifat anonim (komunikator tidak mengenal komunikan) dan heterogen (terdiri dari beberapa lapisan masyarakat) (Ardianto Dkk, 2007:8-9). Salah satu medianya adalah video klip, karena video klip adalah representasi visual yang digunakan untu4k mempromosikan lagu yang akan dipasarkan. Menurut Effendy3, video klip adalah sarana promosi bagi produser musik untuk mengenalkan dan memasarkan produk (lagu) lewat medium televisi, sehingga group band ataupun penyanyi yang sedang membawakan lagu tersebut bisa lebih dikenal masyarakat, dan diharapkan masyarakat selanjutnya membeli kaset, CD dan DVD dari group band atau penyanyi tersebut.

Video klip disiarkan melalui media massa melalui acara-acara musik atau biasanya mereka menggunakan media Youtube untuk mengakses video klip

3(dalam Skripsi Representasi Kekerasan Terhadap Laki-Laki dalam Video Klip Lagu “Janji Janji”

(5)

5

penyanyi atau band yang diusung. Banyak sekali penyanyi yang entah secara sengaja atau tidak sengaja memasukkan unsur simbol-simbol Illuminati ke dalam video klip-nya, misalnya Katy Perry dalam video klip Dark Horse yang memperlihatkan simbol mata satu. Video klip band 30 Second To Mars yang berjudul This Is War menceritakan tentang perang dan diakhir video klip tersebut terdapat piramida yang terbentuk dari tank-tank perang dengan segitiga terpisah diatasnya. Selain itu, di Indonesia grup band Dewa 19 juga menggunakan banyak sekali simbol Illuminati di dalam video klip-nya yang berjudul Satu.

Salah satu penyanyi berkebangsaan Amerika Serikat bernama Kesha Rose Sebert atau dikenal dengan nama panggung Ke$ha yang lahir di Los Angeles, 1 Maret 1987, saat diwawancarai oleh Time Magazine4sengaja memasukkan unsur simbol-simbol Illuminati di dalam video klip-nya yang berjudul Die Young, “I’ve definitely seen that. I love symbolism. I like taking universally recognized images and kind of subverting them and playing with them. So I do use a lot of symbolism in my video. But it’s because these are all really simple symbols, and they’re also subjective. They’re up for interpretation.”. Video klip ini mendapat perhatian lebih dari 85 Juta orang di seluruh dunia. Kebanyakan para khalayak yang menonton video klip tersebut sudah mengetahui simbol-simbol Illuminati yang terkandung di dalamnya. Menurut situs Vigilant Citizen5, dalam Video klip yang berdurasi kurang dari 4 menit tersebut menceritakan pemberontakan terhadap sebuah Gereja, mereka menggunakan Gereja tersebut untuk melakukan pemujaan terhadap seks dan diakhiri dengan datangnya polisi untuk mengamankan Gereja tersebut. Sebenarnya video klip ini menarik karena dari cerita tersebut digunakan simbol-simbol Illuminati sebagai transisi serta setting dan pengambilan gambar dengan efek digital grafis.

Seperti halnya sebuah film, video klip juga memiliki elemen-elemen pendukung untuk mempercantik tampilan dari video tersebut. Pertama, sebuah

4(http://illuminatiwatcher.com/keha-discusses-illuminati-symbolism-in-die-young/ diakses 27

Januari 2015 pukul 11.39 WIB)

5

(6)

6

video klip tidak akan terlepas dari peristiwa yang ditandakan sebagai realitas-tampilan, di dalamnya mencakup pakaian, lingkungan, perilaku, percakapan,

gesture dan ekspresi. Bagaimana elemen-elemen tersebut membentuk visualisasi dari sebuah lirik lagu yang kemudian ditampilkan dalam sebuah video klip. Tampilan tersebut dapat membangun sebuah makna yang ingin disampaikan. Kedua, video klip tidak terlepas juga dari representasi sebuah realitas yang terkode yang harus ditampakkan dalam sebuah video klip, di dalamnya mencakup teknik pengambilan kamera, lighting, editing, musik dan suara. Dari hal tersebut, elemen-elemen kemudian dimasukkan ke dalam objek yang digambarkan menyesuaikan dengan setting. Dan yang terakhir, terdapat sebuah ideologi yang terbentuk dari representasi yang muncul dalam video klip tersebut. Ideologi tersebut didapatkan melalui gambaran peristiwa yang dimunculkan dalam suatu video klip. (Eriyanto, 2012: 114-116).

Terdapat wacana mengenai penggunaan simbol Illuminati di media massa di Indonesia pada tahun 90-an. Hal ini terdapat pada penelitian yang dilakukan oleh Twin Agus Pramonojati, S.Sos., M.Ds mengenai Representasi Simbol Zionisme pada Sampul Album Grup Band Dewa. Seperti yang kita ketahui grup band ini sejak kemunculannya di tahun 1992 ternyata dalam produk-produknya banyak sekali mempromosikan simbol-simbol pergerakan ajaran Zionisme-Yahudi pada desain sampul album mereka. Dewa secara konsisten menyebarkan simbol Yahudi Zionis tersebut dari mulai album pertama DEWA 19 (1992),

Terbaik-Terbaik (1995), Pandawa Lima (1997), The Best of DEWA 19 (1999), Bintang Lima (2000), Cintailah Cinta (2002), hingga album Laskar Cinta (2004). Simbol Yahudi dalam sampul album kaset DEWA diletakkan dengan berbagai cara dan hanya bisa dilihat dengan cara-cara tertentu. Ada yang dibuat terbalik, disamarkan, diputar, bahkan dilihat melalui cermin. Terdapat beberapa simbol Yahudi yang muncul pada sampul album Dewa, seperti simbol Dewa Ra (Dewa Matahari dalam mitologi Mesir Kuno), Circle with a Dot, The Winged Globe,

Pentagram, representasi Dewa-Dewi, dan All Seeing Eye. Hasil dari penelitian ini bahwa representasi Zionisme melalui sampul album Dewa berhubungan dengan

(7)

7

ajaran atau paham okultisme, paganisme, kaballah serta pergerakan-pergerakan rahasia Yahudi seperti, Illuminati, Freemansory, Gereja Setan serta Theosofi.

Berdasarkan web Collective Evolution menyatakan terdapat 11 video klip yang mengandung unsur simbol Illuminati. Dari 11 video klip tersebut, penulis hanya memilih 10 video klip karena 1 video tersebut adalah sebuah konser diatas panggung, bukan sebuah video klip.

Tabel 1.1 Data Video Klip yang Mengandung Unsur Simbol Illuminati Versi Collective Evolution

No. Penyanyi Judul Lagu

1 Britney Spears Hold It Against Me

2 Eminem Ft. Rihanna The Monster

3 Lady Gaga Bad Romance

4 Lady Gaga Judas

5 Lil Wayne Ft. Drake, Future Love Me

6 Rihanna Umbrella

7 Will. I. Am Ft. Britney

Spears Scream & Shout

8 Katy Perry Dark Horse

9 Lady Gaga Alejandro

10 Ke$ha Die Young

Sumber: Web Collective Evolution (http://www.collective-

evolution.com/2014/01/25/top-11-most-blatant-illuminati-music-videos-performances/ diakses 11 Maret 2015 pukul 13.38 WIB).

Dari video klip tersebut, penulis mencoba membandingkan berapa banyak simbol Illuminati yang terlihat (explicit). Data tersebut dapat dilihat di tabel berikut ini:

Tabel 1.2 Data Video Klip dengan Unsur Simbol Illuminati

No. Penyanyi Judul Lagu Tahun

Rilis Simbol Illuminati yang Muncul Berapa Banyak Pengulangan Simbol

1 Britney Spears Hold It Against Me 2011 1 1 Kali

2 Eminem Ft. Rihanna The Monster 2013 1 2 Kali

3 Lady Gaga Bad Romance 2009 3 4 kali

4 Lady Gaga Judas 2011 2 6 kali

(8)

8

Future

6 Rihanna Umbrella 2007 2 7 kali

7 Will. I. Am Ft.

Britney Spears Scream & Shout 2012 5 9 kali

8 Katy Perry Dark Horse 2013 3 20 kali

9 Lady Gaga Alejandro 2010 4 13 kali

10. Ke$ha Die Young 2012 5 41 kali

Sumber: Olahan Penulis, 2015

Dilihat dari data tabel tersebut, rata-rata penyanyi yang menggunakan simbol Illuminati di dalam video klip-nya adalah berjenis kelamin perempuan. Dengan jumlah data simbol Illuminati dan banyaknya pengulangan, terlihat bahwa video klip Die Young memiliki jumlah simbol dan pengulangan lebih banyak dibandingkan dengan 9 video klip yang lainnya. Hal ini menjadi alasan utama mengapa penulis memilih video klip Ke$ha yang berjudul Die Young sebagai bahan objek penelitian.

Hal yang mendukung peneliti memilih Ke$ha sebagai objek penelitian adalah simbol Illuminati yang ada di dalam video klip “Die Young” mengandung

pesan dari Illuminati itu sendiri, seperti kutipan Time Magazine6 yang mewawancarai Ke$ha mengenai penggunaan simbol Illuminati di video klipnya “A few bloggers are convinced it’s subliminal messaging for the Illuminati. That must be true, right?” “Oh, it must be true.”. Rolling Stone7 pun pernah mewawancarai Ke$ha mengenai apakah ia adalah seorang Illuminati “Your last few videos, “Die Young” and “Crazy Kids,” featured a lot of illuminati and occult imagery, with the inverted crosses and pentagrams and whatnot. There have even been online conspiracy theories that you’re working for the Illuminati” “It’s so much worse than they think. I’m really the leader of the Illuminati. That’s true”. Selain itu, penulis ingin mengetahui apakah ada hubungan khusus antara kemunculan simbol Illuminati dengan seluruh latar realitas dan representasi

6(http://illuminatiwatcher.com/keha-discusses-illuminati-symbolism-in-die-young/ diakses 27

Januari 2015 pukul 11.39 WIB)

7

(9)

9

(teknik pengambilan gambar, pencahayaaan, latar background) yang dimunculkan dalam video tersebut.

Gambar 1.1 Salah Satu Simbol Illuminati yang muncul di dalam video klip “Die Young”

Sumber: Data Penulis

Penelitian ini menggunakan analisis semiotika sebagai pisau bedah guna mengungkapkan makna yang tersembunyi dalam simbol Illuminati tersebut. Tanda dan simbol merupakan alat dan materi yang digunakan dalam interaksi. Komunikasi merupakan proses transaksional dimana pesan (tanda) dikirimkan dari seorang pengirim (sender) kepada penerima (receiver). Semiotika berasal dari kata seemion, istilah Yunani, yang berarti “tanda”. Disebut juga sebagai semeiotikos, yang berarti “teori tanda”. Menurut Paul Colbey kata dasar semiotika

diambil dari kata dasar Seme (Yunani) yang berarti “penafsir tanda” (Rusmana, 2005 : 4). Semiotika adalah studi tentang pertanda dan makna dari sistem tanda; ilmu tentang tanda, tentang bagaimana makna dibangun dalam “teks” media; atau studi tentang bagaimana tanda dari jenis karya apa pun dalam masyarakat yang mengkomunikasikan makna (John Fiske, 2007 : 282). Berkaitan dengan video klip yang sarat akan simbol dan tanda, peneliti ingin meneliti makna yang terkandung di dalam simbol Illuminati.

Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis semiotika John Fiske. Dalam teori semiotika yang dikemukakan oleh Fiske, terdapat tiga level yang dapat digunakan sebagai alat untuk membedah, maka peneliti ingin meneliti

(10)

10

elemen-elemen yang terdapat di level realitas, representasi dan ideologi agar membentuk makna yang ada di dalam simbol Illuminati. Analisis semiotika John fiske digunakan untuk menganalisis scene yang memperlihatkan penampilan serta

gesture yang terdapat pada video klip “Die Young”. Selain itu, peneliti

menggunakan analisis semiotika Charles S. Peirce yang terkenal dengan konsep trikotominya, yaitu representament, interpretant, dan object, untuk menganalisis beberapa scene yang menampilkan icon, index dan symbol tanpa menampilkan objek manusia, sehingga sulit untuk membahas menggunakan analisis semiotika John Fiske. Analisis tersebut berfungsi untuk memaparkan bagaimana objek tersebut divisualisasikan. Kedua analisis ini menurut penulis cocok untuk digunakan sebagai pisau bedah untuk membedah scene per scene dalam video klip

Die Young dengan mengetahui makna yang dibangun pada level realitas (ekspresi dan gesture), level representasi (teknik pengambilan kamera, pencahayaan, dan

editing), dan level ideologi. Untuk meneliti tanda dalam video klip tersebut, penulis mengumpulkan shot-shot gambar yang menggambarkan simbol Illuminati untuk dijadikan objek penelitian. Untuk itu, penulis mengambil judul “Makna

Simbol Illuminati dalam Video Klip “Die Young” (Studi Analisis Semiotika John Fiske mengenai Makna Simbol Illuminati dalam Video Klip “Die Young” yang dipopulerkan oleh Ke$ha)”

1.2 Fokus Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang diatas, maka fokus dalam penelitian ini adalah: ”Bagaimanakah makna simbol Illuminati dalam video klip “Die Young” ?”

dengan pertanyaan penelitian:

1. Bagaimana makna simbol Illuminati yang dibangun pada level realitas (ekspresi dan gesture) di dalam video klip “Die Young”?

2. Bagaimana makna simbol Illuminati yang dibangun pada level representasi (teknik pengambilan kamera, pencahayaan dan editing) di dalam video klip “Die Young”?

(11)

11

3. Bagaimana ideologi yang dibangun di dalam video klip “Die Young”? 1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian

Maksud dari penelitian tersebut, peneliti berusaha menganalisis bagaimana makna simbol Illuminati dalam video klip “Die Young”. Penelitian ini memiliki tujuan

untuk:

1. Mengetahui makna simbol Illuminati yang dibangun pada level realitas (ekspresi dan gesture) di dalam video klip “Die Young”.

2. Mengetahui makna simbol Illuminati yang dibangun pada level representasi (teknik pengambilan kamera, pencahayaan dan editing) di dalam video klip “Die Young”.

3. Mengetahui ideologi yang dibangun di dalam video klip “Die Young”. 1.4 Manfaat Penelitian

Aspek Teoritis

1. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkaitan dengan Ilmu Komunikasi, secara umum di bidang broadcasting maupun secara khusus dalam semiotika dalam membedah makna dan tanda yang terdapat dalam sebuah karya ataupun media lainya, khususnya pada sebuah video klip.

2. Pemahaman ilmiah bahwa video klip musik merupakan salah satu media komunikasi.

3. Memberikan pemahaman menggunakan semiotika televisi John Fiske sebagai pisau bedah untuk membangun makna pada media video klip. Aspek Praktis

1. Memberikan pemahaman mengenai makna simbol Illuminati yang ada di dalam video klip “Die Young” yang dipopulerkan oleh Ke$ha.

2. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang kajian semiotik secara menyeluruh mengenai sebuah pemaknaan yang ada di dalam sebuah video klip.

(12)

12

3. Memberikan kesadaran mengenai keberadaan simbol Illuminati di media massa saat ini.

1.5 Tahapan Penelitian

Dalam melakukan sebuah penelitian kualitatif, penelitian harus dilakukan secara sistematis demi mendapatkan hasil yang sistematis pula. Untuk itu, penulis harus melakukan beberapa tahapan penelitian dan menyusun tahapan tersebut agar menjadi laporan yang terstruktur. Dalam penelitian yang dilakukan, penulis mengambil video klip Ke$ha yang berjudul “Die Young

sebagai objek penelitian untuk menganalisis makna simbol Illuminati dalam video klip “Die Young”. Kemudian, penulis mencari teori-teori dan literatur

yang relevan guna mendukung penelitian yang dilakukan penulis agar keabsahan dari data penelitian dapat dipertanggung jawabkan. Teori yang penulis gunakan untuk penelitian ini berfokus pada teori komunikasi massa yang berfokus pada analisis semiotika khususnya untuk menganalisis makna yang terkandung pada sebuah video klip. Setelah penelitian dilakukan, maka penulis akan mendapatkan hasil akhir penelitian dan dapat menyimpulkan bagaimana makna simbol Illuminati yang ditampilkan di dalam video klip “Die Young”.

1.6 Waktu dan Lokasi Penelitian

Penelitian dilakukan dimana saja karena fokus penelitian Analisis Semiotika pada media elektronik (video klip) tidak terkait dengan tempat penelitian. Waktu penelitian dilakukan mulai dari bulan Desember 2014. Rinciannya dapat dilihat pada tabel berikut:

(13)

13 Tabel 1.3 Rincian Waktu Penelitian

Bulan

Kegiatan Desember Januari Februari Maret April Mei Juni Juli

2014 2014 2015 2015 2015 2015 2015 2015 Mencari Infromasi Awal ( Pra-Penelitian) Pengumpulan Data Pengolahan Data Penyusunan Proposal Seminar Proposal Skripsi Menyusun Skripsi Sidang Skripsi Bimbingan

Gambar

Tabel 1.1 Data Video Klip yang Mengandung Unsur Simbol Illuminati  Versi Collective Evolution
Gambar 1.1 Salah Satu Simbol Illuminati yang muncul di dalam video  klip “Die Young”

Referensi

Dokumen terkait

Penyerapan tenaga kerja merupakan jumlah tertentu dari tenaga kerja yang digunakan dalam suatu unit usaha tertentu atau dengan kata lain penyerapan tenaga kerja

[r]

anita usia subur - cakupan yang tinggi untuk semua kelompok sasaran sulit dicapai ;aksinasi rnasai bnntuk - cukup potensial menghambat h-ansmisi - rnenyisakan kelompok

Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa mayoritas masyarakat Desa Klampok beragama Islam, terbukti dari sarana peribadatan yang sangat memadai. Salah satunya yaitu masjid

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pertama, keabsahan akta notaris meliputi bentuk isi, kewenangan pejabat yang membuat, serta pembuatannya harus memenuhi

Terlaksananya kegiatan  peningkatan kapasitas  pelayanan administrasi  kependudukan  pemerintah kota  setidaknya diikuti 20 ...

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan YME atas segala Berkat dan Kasih Karunia yang dilimpahkan-Nya, selama penulis menjalani kuliah sampai dengan menyelesaikan penulisan

Karya Tulis ini diajukan untuk diikutsertakan dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Wilayah II (LOKTIMAWIL II)