• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Seperti yang telah kita ketahui, Perguruan Tinggi Universitas merupakan salah satu lembaga pendidikan yang berguna untuk memperluas wawasan mahasiswa sesuai dengan instuisi yang diambilnya. Desain Komunikasi Visual contohnya, merupakan bidang ilmu desain yang erat kaitannya dengan sesuatu yang berbau visual.

Di dalam DKV terdapat pelajaran mengenai teori warna, tipografi, layouting, serta simbol-simbol dan ilustrasi yang beraneka macam. Bidang ini mengajarkan bagaimana kita menyampaikan suatu pesan dan bentuk non-verbal (visual) yang berkonsep sehingga bisa dimengerti oleh masyarakat.

Dari situlah, mahasiswa akan mendapatkan banyak pengetahuan-pengetahuan serta ilmu-ilmu baru yang tidak mereka dapatkan semasa duduk di bangku sekolah.

Namun, secara garis besar instuisi pendidikan / universitas akan lebih banyak mengajarkan tentang teori-teori serta sisi akademis dan belum ke arah yang universal, seperti terjun langsung dan terlibat dalam lingkupan dunia pekerjaan. Untuk itu mahasiswa memerlukan Kerja Praktek untuk melihat seberapa banyak sisi akademis yang di dapat semasa kuliah dan mengembamgkan serta mempraktekkan di dunia kerja khusunya di bidang produksi desain.

Kerja praktek yang dilakukan selama periode 3 bulan di CMC BINUS UNIVERSITY ini sangat penting dalam pengaplikasian dan pengembangan ilmu Desain Komunikasi Visual. Karena melalui KP ini secara tidak langsung kita dihadapkan dengan berbagai request dengan berbagai target moodboarding mulai dari anak-anak hingga dewasa. Disini kita harus mampu menyeimbangkan antara keinginan client dengan sisi idealis kita yang berhubungan dengan suatu design.

Bagaimana kita mampu menjalin hubungan dan bertemu bermacam-macam karakter orang-orang dan bagaimana mengembangkan suatu profesionalitas kerja secara efektif dan efisien sesuai dengan prinsip design dan praktek yang nyata sehari-hari.

(2)

1.2 Ruang Lingkup

Ruang Lingkup di CMC BINUS UNIVERSITY sangatlah luas. Saya bekerja sebagai junior graphic designer yang mulai mencicipi suatu design yang berbau corporate namun harus tetap flexible. Disini saya mengerjakan berbagai macam design seperti Promotional item, logo, bulletin, dll.

Lingkup designnya mencangkup berbagai request yang tentunya berasal dari jurusan serta cabang-cabang dari BINUS UNIVERSITY itu sendiri, seperti BINUS SIMPRUG & SERPONG, BIS,BBS, BGP, BINUS CENTER, BOL, BU, BINUS CAREER. Masing-masing dari Cabang tersebut memiliki style design yang berbeda-beda

1.3 Tujuan dan Manfaat

- Tujuan KP :

a. Mengaplikasikan teori / ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktek kenyataannya di instansi atau perusahaan.

b. Memperoleh pengalaman bagaimana suasana nyata dalam bekerja, bagaimana berkomonikasi dan bersosialisasi dalam lingkungan kerja.

c. Memperoleh suatu bekal untuk terjun kelapangan usaha di masa datang, sehingga menjadi sarjana yang siap pakai setelah menyelesaikan program sarjana.

d. Melatih sikap lebih bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang didapat dari perusahaan.

e. Melatih diri untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan deadline yang ditentukan.

- Manfaat dari KP adalah:

Memperoleh ilmu-ilmu yang tidak di dapatkan di bangku kuliah.

(Mendapatkan pengalaman bagaimana bertemu dengan clien dan bekerjasama dalam team yang efektif dan efisien).

(3)

• Mengetahui dan mendapatkan wawasan tentang dunia kerja tidak hanya sebatas teori saja, namun lebih kepada praktek.

Sebagai salah satu prasyarat untuk Pelaksanaan Tugas Akhir jurusan Desain Komunikasi Visual.

1.4 Metodologi

Dalam penyusunan laporan ini, saya mengumpulkan data laporan kerja praktek dengan melakukan beberapa studi seperti:

- Studi Lapangan

Studi ini merupakan studi praktek dimana saya mensurvey kantor tempat saya bekerja, memastikan alamatnya serta posisi tempat kantor tempat berlangsungnya kerja praktek selama 3 bulan ini.

- Metode Wawancara

Metode wawancara digunakan guna mengumpulkan informasi mengenai sejarah perusahaan, jabatan-jabatan yang ada, serta posisi tiap staff yang bekerja di perusahaan tersebut dan mengenai proses design yang biasa mereka lakukan.

- Studi Literatur Pustaka dengan teori

Studi ini dilakukan dengan membaca dan mencari referensi untuk tambahan mengetahuan dan dijadikan panduan dalam penyusunan laporan kerja praktek ini.

1.5 Sistematika

Laporan Kerja Praktek ini terdiri dari empat bab dengan sitematika penulisan sebagai berikut:

- Bab I : Pendahuluan

Bab ini berisi tentang latar belakang, tujuan & manfaat dari kerja praktek, ruang lingkup, metodologi dan sistematika penulisan

(4)

- Bab II : Analisasi Organisasi

Bab ini menjelaskan mengenai hal-hal yang berhubungan dengan struktur perusahaan tempat dilaksanakanya kerja praktek

dengan terperinci dan jelas. Meliputi sejarah organisasi, struktur, job describtion, serta alur kerjanya.

- Bab III : Perancangan dan Implementasi

Pada bab ini, gambaran proses pemecahan masalah(proses kreatif), dari mulai brief dari client, brainstorming, sampai pada eksekusi ke media, disertai contoh hasil karya dan prosesnya. Berisi penjelasan dari tiap-tiap hasil design yang telah dibuat beserta keikutsertaan terhadap suatu proses design tersebut hingga ke hasil akhir.

- Bab IV : Penutup

Berisi tentang kesimpulan dan saran dari kerja praktek yang telah dilakukan.

Kesimpulan yang dapat ditarik dari hasil kerja praktek dan saran yang dapat diberikan kepada DKV Binus untuk proses ke depannya.

(5)

Bab II

ANALISASI ORGANISASI

2.1 Sejarah Perusahaan

Divisi Design dengan nama Corporate Marketing Communication atau yang biasa disingkat CMC, merupakan suatu organisasi yang dibentuk Binus guna memperkenalkan Binus berikut di dalamnya segala informasi yang berhubungan dengan Binus agar semakin dikenal oleh khalayak ramai, baik itu mahasiswa maupun orang awam. Di dalam keorganisasian CMC terdapat divisi desain dan divisi komunikasi.

Pada awalnya divisi design ini memiliki para designer yang tersebar di seluruh cabang binus. Mereka bertugas untuk menerima, merespon, dan membuat request- request design dari berbagai cabang dari BINA NUSANTARA (ex. Binus Center, Binus International, Binus School Serpong & Simprug, dll). Namun karena dirasakan tidak adanya keefektifan dan keefisienan dalam berkarya, maka timbul kebijakan baru bahwa seluruh designer yang tersebar tersebut akhirnya dikumpulkan menjadi satu.

Kini, para designer yang telah tergabung dan berkumpul tersebut menempati ruang CMC yang terletak di Kampus Syahdan Bina dan mulai berkarya serta menyelesaikan berbagai request –request design secara dalam team dan dikepalai oleh seorang head. Request disini bermacam – macam mulai dari promotion tools hingga ke aspek advertisement.

2.1.1 Visi dan Misi CMC

o Visi CMC

Menciptakan suatu usaha periklanan yang dinamis dan memberi klien keunggulan yang prima, mendukungnya dalam berkompetisi di pasar.

(Bina Nusantara = ‘ world class university’).

Mengembangkan kemampuan, keterampilan dan sikap mental professional dalam perusahaan sesuai dengan tagline Binus people.

Innovative. exellence.

(6)

• Penekanan pada kultur perusahaan pada etika berusaha, kerja sama team dan kemampuan bersaing.

• Memberikan penekanan dalam etika berusaha dan etika biaya dalm kebersamaan kerjasama dengan tujuan akhir hasil usaha.

o Misi CMC

Menciptakan ide dan karya desain yang mempunyai keunikan, keunggulan sesuai dengan identitas / karakter Bina Nusantara.

Menjadi bagian yang aktif dalam periklanan yang berperan secara global.

Mewujudkan usaha periklanan berkualitas yang selalu innovative, creative, professional dan berwawasan.

2.1.2 Struktur CMC

CMC memiliki beberapa divisi di dalamnya yang saling berkaitan.

Divisi Communication terdiri dari marketing. Marketing biasanya melakukan request design yang kemudian dilempar ke Divisi design. Sedangkan Divisi Design itu sendiri memiliki satu team designer yang dikepalai oleh seorang head. Satu team terdiri dari 5 orang dengan 1 Head. Struktur organisasinya sebagai berikut.

Struktur CMC secara keseluruhan

(7)

Struktur CMC berdasarkan pembagian divisi

2.2 Job Deskription 2.2.1 Creative Department

Creative Department berperan dalam menciptakan ide-ide kreatif yang nantinya dituangkan dalam desain. Dalam hal ini karena di Inhouse seperti CMC designernya hanya ada 5 orang maka dalam Creative Department ini jabatan kerja Creative Director, Art Director, copywriter, maupun photographer bisa dijabat rangkap oleh beberapa designer yang memiliki kemampuan / skill lebih. Head dari divisi CMC merangkap jabatan sebagai Creative Director.

2.2.2 Creative Director

Peranan Creative director adalah sebagai berikut:

Bertanggung jawab atas perkembangan, request-request design dan pelayanan kreatif perusahaan.

(8)

• Mengenali dan mencari konsep untuk permasalahan yang diajukan klien.

• Bertanggung jawab atas kejujuran serta keaslian sebuah desain.

Kepala bidang bina cipta dan membantu mengarahkan para desainer.

2.2.3 Art Director

Peranan Art Director adalah sebagai berikut:

• Bertugas mencari ide-ide kreatif untuk dituangkan ke dalam suatu visual.

• Memastikan ide-ide kreatif yang telah dirancang dapat diterapkan ke dalam segala bentuk visual untuk berbagai media.

• Menterjemahkan konsep kreatif menjadi suatu desain komunikasi visual.

• Bertanggungjawab dalam mengembangkan dan melaksanakan kreativitas mulai dari tahap perencanaan hingga tahap akhir.

2.2.4 Graphic Designer

Peranan Graphic Designer adalah sebagai berikut:

• Bersama dengan art director mencari ide-ide kreatif.

• Membuat suatu desain sesuai dengan ide kreatif yang telah dirancangkan.

• Bertanggung jawab atas hasil visual sebuah desain.

Menyerahkan Final Art-Work bisa melalui email maupun dalam bentuk CD atau dummynya kepada klien / percetakan yang bersangkutan.

2.2.5 Photographer

Peranan Photographer adalah sebagai berikut:

Melakukan sesi fotografi di lokasi yang telah ditentukan oleh klien.

 Membawa mood model untuk bisa terbawa suasana sesuai dengan tema pemotretan.

(9)

 Mengambil foto sesuai dengan prinsip fotografi yang baik untuk kemudian diserahkan kepada klien.

 Menjalin komunikasi yang baik antara klien dengan model.

2.3 Kegiatan CMC Divisi Design

Bina Nusantara CMC (Corporate Marketing Comunication) divisi design merupakan sebuah divisi yang bergerak di bidang design grafis yang bisa disebut sebagai inhouse karena mereka terdiri dari beberapa orang saja dan bekerja di bidang grafis untuk sebuah perusahaan, yaitu Universitas Bina Nusantara. Divisi ini bertanggung jawab penuh terhadap brand (Bina Nusantara) yang sifatnya mempromosikan lembaga pendidikan tersebut melalui karya-karya visual yang menarik, unik, creative, professional, dan berwawasan sehingga dikenal oleh banyak orang / mahasiswa. Selain itu, tugas lain dari request design adalah berupa informasi visual terdiri dari pengumuman maupun pemberitaan berikut informasi sehubungan tentang binus dan perkuliahan yang disajikan dalam bentuk visual yang menarik.

2.4 Implementasi & Perancangan 2.4.1 Implementasi

• Tahap 1

Tahap dimana brief dari klien di dapat kemudian diidentifikasi

permasalahannya untuk kemudian diolah dan dijadikan sebagai acuan design.

• Tahap2

Pencarian ide-ide dan konsep yang sesuai untuk kemudian diolah menjadi suatu design yang kreatif dan menarik.

• Tahap 3

Mengaplikasian ide-ide dan konsep yang telah di dapat untuk dituangkan ke dalam suatu design dengan beberapa alternatif.

• Tahap 4

Tahap perbaikan atau penambahan serta revisi yang diperlukan baik dari senior designer maupun klien yang bersangkutan.

(10)

• Tahap 5

Design yang telah di approve kemudian dibuatkan final artworknya sesuai dengan kebutuhan.

2.4.2 Perancangan

Referensi

Dokumen terkait

Selain variabel-variabel tersebut, untuk membentuk suatu model dinamis guna lahan permukiman dalam memproyeksikan besarnya kebutuhan permukiman pada masa mendatang,

Proses transportasi pada proses produksi brown paper yang merupakan waste adalah proses perpindahan material dari Gudang Bahan Baku ke Hydrapulper, transportasi

Jumlah populasi ternak (AU) tahun 2006 dan 2008 dari target yang telah ditetapkan realisasi melebihi target karena didukung kegiatan pembibitan ternak sapi, pengembangan

Pemodelan penyelesaian permasalahan penjadwalan ujian Program Studi S1 Sistem Mayor-Minor IPB menggunakan ASP efektif dan efisien untuk data per fakultas dengan mata

“Enhance Learning Based on Psychological Indexes and Individual Preferences for a Physics Course Using An Adaptive Hypermedia Learning

Konsekuensi yang diharapkan klien dapat memeriksa kembali tujuan yang diharapkan dengan melihat cara-cara penyelesaian masalah yang baru dan memulai cara baru untuk bergerak maju

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah virus Covid-19 adalah dengan menerapkan perilaku Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di mana dalam penerapannya

Untuk menentukan adanya perbedaan antar perlakuan digunakan uji F, selanjutnya beda nyata antar sampel ditentukan dengan Duncan’s Multiples Range Test (DMRT).