3) Para anggota Direksi diangkat dari calon-calon yang diusulkan oleh para Pemegang Saham pihak Indonesia sebanding dengan jumlah saham yang dimiliki oleh masing-masing pihak dengan ketentuan sekurang-kurangnya 1 (satu) orang anggota Direksi harus dari calon yang diusulkan oleh Pemegang Saham pihak Indonesia.
4) Tidak kurang dari 2 (dua) orang anggota Dieksi termasuk seorang anggota yang dicalonkan oleh Pemegang Saham Indonesia harus berkebangsaan Indonesia.
b. Masa Jabatan
1) Para anggota Direksi dipilih untuk suatu jangka waktu yang berakhir pada penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan kedua setelah mereka terpilih dengan tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham untuk memberhentikan para anggota Direksi sewaktu-waktu dan mereka dapat dipilih kembali oleh Rapat Umum Pemegang Saham.
2) Dalam hal terdapat penambahan anggota Direksi, maka masa jabatan anggota Direksi tersebut akan berakhir bersamaan dengan berakhirnya masa jabatan anggota Direksi lainnya yang telah ada, kecuali Rapat Umum Pemegang Saham menetapkan lain.
c. Tugas dan Wewenang
1) Direksi bertanggung jawab penuh dalam melaksanakan tugasnya untuk kepentingan Perseroan dalam mencapai maksud dan tujuannya.
Universitas Sumatera Utara
2) Pembagian tugas dan wewenang setiap anggota Direksi ditetapkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham dan wewenang tersebut oleh Rapat Umum Pemegang Saham dapat dilimpahkan kepada Komisaris.
3) Direksi untuk perbuatan tertentu atas tanggung jawabnya sendiri, berhak pula mengangkat seorang atau lebih sebagai wakil atau kuasa yang diatur dalam surat kuasa.
4) Direksi berhak mewakili Perseroan di dalam atau di luar pengadilan serta melakukan segala tindakan dan perbuatan baik mengenai pengurusan maupun mengenai pemilikan serta mengikat Perseroan dengan pihak lain dan/atau pihak lain dengan Perseroan, dengan pembatasan-pembatasan yang ditetapkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham.
4. Presiden Direktur
Presiden Direktur adalah salah seorang Direksi yang oleh karena jabatannya berhak dan berwenang bertindak untuk dan atas nama Direksi serta mewakili Perseroan.
5. Direktur
Direktur adalah anggota Direksi yang oleh karena jabatannya melaksanakan tugas untuk kepentingan Perseroan sesuai dengan ruang lingkup tugas/fungsi masing-masing seperti tersebut di bawah ini:
a. Umum dan Sumber Daya Manusia b. Perencanaan dan Keuangan c. Bisnis
Universitas Sumatera Utara
d. Produksi
e. Teknologi Peleburan f. Pembangkit Listrik g. Koordinasi Keuangan 6. Divisi
Badan atau orang yang dibentuk/ditugaskan untuk membantu Direktur dalam menuangkan ketentuan-ketentuan yang akan dilaksanakan berdasarkan ruang lingkup/fungsi Direktur masing-masing. Divisi dikepalai oleh General Manager.
7. Departemen
Badan atau orang yang dibentuk/ditugaskan untuk mengawasi pelaksanakan dari ketentuan-ketentuan yang telah digariskan/ditentukan oleh Divisi masing-masing. Departemen dikepalai oleh Senior Manager.
8. Seksi
Badan atau orang yang dibentuk/ditugaskan untuk melaksanakan setiap kebijaksanaan yang telah digariskan/ditentukan oleh Departemen masing- masing. Seksi dikepalai oleh Manager.
9. Sub-seksi
Badan atau orang yang dibentuk/ditugaskan untuk melaksanakan setiap kebijaksanaan yang telah digariskan/ditentukan oleh Seksi masing-masing.
Sub-seksi dikepalai oleh Junior Manager (JM).
Universitas Sumatera Utara
10. Auditor Internal
Auditor Internal merupakan unit organisasi yang berdiri sendiri yang bertanggung jawab atas pemerikasaan dan penilaian kegiatan Perusahaan dan melaporkan hasil pemerikasaan dan penilaian tersebut kepada Presiden Direktur. Auditor Internal di bawah pengawasan Predien Direktur membantu anggota organisasi yang bertanggung jawab atas tugas yang mereka emban dengan cara memberikan analisis, penilaian, rekomendasi, pemberian nasehat dan informasi.
11. Wakil Manajemen untuk ISO 9001:2008, ISO 14001:2004 dan SMK3 (MR) Management Representative (Wakil Manajemen) untuk Sistem Manajemen
Mutu Standar ISO 9001, Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) diangkat dan bertanggung jawab kepada Presiden Direktur melaksanakan tugas dan tanggung jawab seperti yang ditetapkan dalam Manual Mutu, Lingkungan dan K3 serta Prosedur Mutu, Lingkungan dan K3 mengenai Sistem Manajemen Mutu Standar ISO 9001, Sistem Manajemen Lingkungan ISO- 14001 dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sebagai berikut.
Tugas dan tanggung jawab Wakil Manajemen antara lain:
a. Memberikan arahan dan petunjuk kepada seluruh tingkatan Manajemen mengenai implementasi Sistem Manajemen Mutu, Sistem Manajemen Lingkungan dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perusahaan.
Universitas Sumatera Utara
b. Sebagai penghubung antara Perusahaan dengan Badan Sertifikasi mengenai Sistem Manajemen Mutu Standar ISO 9001, Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).
c. Memberikan saran kepada Presiden Direktur untuk melakukan Tinjauan Manajemen mengenai Implementasi Sistem Manajemen Mutu, Sistem Manajemen Lingkungan dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan tindakan pencegahan dan koreksi sesuai dengan Prosedur Mutu, Prosedur Lingkungan dan Prosedur K3.
d. Bertanggung jawab atas fungsi Jaminan Mutu, Lingkungan dan K3 dengan memberikan masukan-masukan kepada Presiden Direktur dan/atau Direktur terkait sesuai dengan permasalahan yang ditemukan atau yang timbul sebagai upaya untuk tindakan pencegahan dan koreksi demi peningkatan Sistem Manajemen Mutu, Lingkungan dan K3 Perusahaan.
Universitas Sumatera Utara
Struktur Organisasi Seksi Penuangan (Casting Section - SCA)
Seksi SCA dipimpin oleh seorang Manager. Menurut tugas dan tanggungjawabnya, seksi SCA terbagi menjadi 2 subseksi, yaitu :
1. Subseksi Casting Operation and Service
Subseksi ini menangani proses mencetak aluminium cair dari SRO menjadi Aluminium batangan (ingot) yang sesuai dengan baku mutu atau grade yang sesuai dengan pesanan konsumen. Subseksi ini dikepalai oleh seorang Junior Manager (JM). Pada dasarnya subseksi ini memiliki 2 tugas utama yang meliputi :
a. Operasi Pencetakan (Casting Operation)
Casting Operation sangat berperan dalam hal mencetak aluminium cair
dari Reduction Plant menjadi Aluminium batangan dengan kuantitas maupun kualitas tertentu. Oleh karena itu, Casting Operation memiliki tugas dan tanggungjawab sebagai berikut :
a) Mencetak ingot.
b) Mengatur kinerja masing-masing furnace.
c) Mengontrol mutu aluminium cair pada setiap furnace.
d) Mengoperasikan furnace dan alat cetak ingot.
f) Membersihkan alat cetak ingot dan sirkulasi air pendingin di cooling pan
Universitas Sumatera Utara
b. Service
Subseksi ini berperan dalam membantu kelancaran operasi pencetakan aluminium di SCA, hal-hal tersebut meliputi:
a. Menangani dokumen ISO dan urusan umum b. Mengatur jadwal operasional di seksi SCA
c. Mengumpulkan, memasukkan dan menganalisa data seluruh operasi di SCA dan Human Resources Management System (HRMS).
d. Pengurusan hal-hal yang berkaitan dengan personalia di SCA seperti absensi, distribusi gaji dan hal-hal terkait lainnya.
e. Pelatihan karyawan baru dan mahasiswa kerja praktek (OJT)
2. Subseksi Bundling, Transport and Maintenance
Subseksi ini berperan dalam hal mengikat ingot, pengangkutan dan perawatan peralatan di SCA. Atas dasar peran tersebut, maka subseksi ini dibedakan menjadi 3 bagian, sebagai berikut :
a. Pengikatan (Bundling)
Bagian ini bertugas secara khusus untuk mengikat ingot yang telah dicetak dan didinginkan dengan menggunakan peralatan Combination Straping Tool (CST). Bahan pengikat yang digunakan adalah straping band (pita baja) dan seal Disamping itu bagian ini juga bertugas menimbang dan membawa ingot ke stock yard yang dilakukan oleh forklift serta melakukan marking dan punching pada aluminium yang telah dicetak tersebut.
Universitas Sumatera Utara
b. Transportasi
Transport bertanggungjawab untuk memindahkan, menimbang dan memasukkan molten aluminium (charging operation) kedalam furnace, dengan menggunakan Metal Transport Car (MTC) dari Reduction Plant ke Casting Plant.
c. Perawatan (Maintenance)
MNT bertanggung jawab dalam penyediaan alat-alat, kendaraan dan gedung yang berhubungan dengan casting operation. MNT memiliki tugas dan tanggung jawab meliputi :
• Melakukan spearing operation pada Furnace yaitu pembersihan bagian dalam dinding Furnace daripada dross yang melekat padanya.
• Menyediakan peralatan yang dibutuhkan selama casting operation.
• Melakukan perbaikan kecil dan quick service.
Universitas Sumatera Utara
Mesin Proses Produksi Casting Plant
1. Dapur Pelebur (Melting furnance)
Spesifikasi dapur pelebur adalah sebagai berikut : Jumlah : 1 (satu) unit
Tipe : bahan bakar heavy oil dan one side tilting Kapasitas : 30 ton
Kontrol Temperatur : kontrol otomatis Kapasitas peleburan : 1 ton/jam Sistem pemiringan : silinder hidrolik Ukuran dalam : 3000 mm x 9000 mm
2. Dapur Penampung (Holding furnance)
Spesifikasi dari dapur penampung (holding furnance), adalah sebagai berikut : Tipe dan Jumlah dapur : 6 unit pemiringan satu sisi (one side tilting)
3 unit pemiringan dua sisi (both side tilting) Kapasitas : 30 ton
Sistem pengontrolan : otomatis Kapasitas pemanasan : 10˚C/jam
Universitas Sumatera Utara
Dapat memanaskan 30 ton aluminium dengan suhu 760˚C sampai pada suhu 770˚C, dalam waktu satu jam.
Output Maksimum : 390 Kw (hubungan delta) 130 Kw (hubungan star) Sistem pemiringan : silinder hidrolik
Ukuran dalam : 3000 mm x 9000 mm
3. Mesin Pencetak (Casting Machine)
Spesifikasi dari mesin pencetak (casting machine), adalah sebagai berikut : Jumlah : 7 unit
Tipe : steady konveyor horizontal Kapasitas : 6 ton/jam – 12 ton/jam Berat ingot : 22,7 kg ± 1,5 kg
Metode Pendinginan : pendinginan cetakan dengan air Pouring device : tipe penuangan otomatis
Marking device : tipe otomatis
Universitas Sumatera Utara
4. Mesin Penyusun (Stacking machine)
Spesifikasi dari mesin penyusunan (stacking machine), adalah sebagai berikut:
Jumlah : 7 unit
Tipe : tipe tarik (bertumpu diatas rel)
Kapasitas : compatible untuk ingot dengan berat 50 lb Jumlah ingot/tumpukan : 44 batang/ tumpukan
Bentuk susunan : tingkat pertama : 4 ingot tingkat 2-9 : 5 ingot
Universitas Sumatera Utara
5. CS Tools (Combination Strapping Tools)
Spesifikasi dari mesin penyusunan CS Tools (Combination Strapping Tools) adalah sebagai berikut:
1. Tensioner (alat pengikat) Jumlah : 6 unit
Tipe : mengunakan tekanan udara Fungsi : for loose bundle (ikatan vertikal)
2. Sealer (penyegel) Jumlah : 6 unit
Tipe : menggunakan tekanan udara Fungsi : for loose bundle (ikatan vertikal)
3. Alat pengikat kombinasi Jumlah : 4 unit
Tipe : menggunakan tekanan udara Fungsi : for tight bundle (ikatan horizontal)
Universitas Sumatera Utara
Peralatan (Equipment) Casting Plant
Peralatan yang digunakan untuk menunjang aktivitas produksi adalah : 1. Crane
Jenis - jenis dari Crane adalah sebagai berikut:
a. Overhead Crane 20/3 ton
Spesifikasi dari overhead crane adalah sebagai berikut :
Jumlah : 1 unit
Tipe : overhead crane gerakan horizontal Daya angkut : 20/3 ton
Beban standar : beban normal : 20 ton; tambahan : 3 ton Lebar rentangan : 18,5 m
Tinggi pengangkatan : normal 9 m ; tambahan 9 m.
Kecepatan pengangkatan : normal 8 m/ menit, tambahan 12 m/ menit Gerak melintang dan memanjang : 40 m/menit.
b. Hoist Crane 10 ton
Spesifikasi dari hoist crane adalah sebagai berikut :
Jumlah : 3 unit
Tipe : hoist crane dengan gerakan vertikal Daya angkat : 10 ton
Beban Standar : 10 ton Tinggi pengangkatan : 12 m
Universitas Sumatera Utara
Kecepaan Pengangkatan : 4,3 m/ menit Kecepatan arah memanjang : 15 m/ menit
c. Overhead Crane 1 ton
Spesifikasi dari overhead crane 1 ton adalah sebagai berikut :
Jumlah : 1 unit
Tipe : overhead crane horizontal dan vertikal Daya angkat : 1 ton
Beban standar : 1 ton Kecepatan angkat : 10 m/ menit Kecepatan arah memanjang : 35 m/menit Kecepatan gerakan melintang : 21m/menit Lebar rentangan : 9 m
2. Alat Penimbangan
Jenis - jenis dari alat penimbang adalah sebagai berikut:
a. Timbangan 40 ton
Spesifikasi dari alat penimbang 40 ton ini adalah : Jumlah : 2 unit
Tipe : timbangan truk (AD 4347) Kapasitas : 40 ton
Range timbangan : 0 – 40.000 kg (± 10 kg)
Universitas Sumatera Utara
Ukuran platform : 3 m x 7,5 m
Obyek timbangan : MTC (Metal Transportation Car)
b. Timbangan Platform 2 ton
Spesifikasi dari timbangan platform 2 ton ini adalah : Jumlah : 5 unit
Tipe : timbangan platform tahan panas (AD 4322) Kapasitas penimbangan : 2 ton
Range timbangan : 0 – 2.000 kg (± 1 kg) Ukuran Panggung : 1,2 m x 1,2 m
Universitas Sumatera Utara
Utilitas Casting Plant
Utilitas yang digunakan untuk menunjang aktivitas produksi adalah : 1. Ruang Pendinginan Dross (Dross Cooling Room)
Spesifikasi dari Dross Cooling Room adalah sebagai berikut : Luas ruangan : 360 m2
Luas kamar pendingin : (5 m x 8 m/kamar) x 3 kamar = 120 m2 Luas jalan : 4 m x 30 m = 120 m2
Struktur bangunan : Rangka baja dan dinding asbes
2. Peralatan Penyedia Minyak Berat
Spesifikasi dari Penyedia Minyak Berat adalah sebagai berikut :
a) Tangki penyimpanan minyak berat, berjumlah satu unit terbuat dari baja dengan atap dan tipe tangki yang berada diatas tanah.
b) Pompa pengisian minyak berat, 2 buah (1 persediaan), tipe pompa motor kopel langsung, kapasitas 0,3 m3/jam, tekanan 5 kg/cm2.
3. Peralatan Persediaan LPG
Peralatan ini digunakan untuk mengirim LPG yang akan digunakan pada alat pembakar pada burner untuk dapur pelebur, dan juga digunakan untuk memanaskan saluran tuang serta cetakan ingot 50 lb pada mesin pencetak.
Peralatan ini terdiri dari tabung-tabung LPG, alat pengatur tekanan, jaringan pipa dan sebagainya.
Universitas Sumatera Utara
4. Jaringan Pipa-Pipa Air Industri
Spesifikasi dari jaringan pipa-pipa air industri adalah sebagai berikut : Tekanan pengaliran : 3 kg/cm2
Volume pengaliran : 38,5 m3/jam
Volume air yang disirkulasikan : total keseluruhan pompa 495,8m3/jam
5. Peralatan Menara Pendingin (Cooling tower)
Bagian dari peralatan menara pendingin adalah sebagai berikut : a. Menara Pendingin (Cooling tower)
Jumlah : 1 unit
Tipe : aliran silang dengan ventilasi Kapasitas : max 500 m3/jam x 1 ruang
Temperatur air : temperatur masuk 45oC temperatur keluar 28oC Rangka : rangka bangunan kayu
b. Kipas menara pendingin : 1 unit, kapasitas 10360 m3/jam.
c. Pompa air panas (P1) untuk memompakan air panas dari casting machine ke cooling tower : 2 unit , dengan tipe motorkopel langsung, kapasitas 500
m3/jam, tekanan pengaliran 1,5 kg/cm2.
d. Pompa air pendingin (P2) untuk memompakan air dingin dari kolam pendingin ke casting machine : 3 unit, dengan tipe motorkopel langsung, kapasitas langsung 250 m3/jam tekanan pengaliran 2,5 kg/cm2
Universitas Sumatera Utara
e. Popa air pendingin (P3) untuk memompakan air pendingin ke silinder hidrolik di bawah dapur : 2 unit (1 stand by), tipe motorkopel langsung dengan kapasitas 20 m3/jam, tekanan pengaliran 2,5 kg/cm2.
f. Kolam air panas : terbuat dari semen beton dengan ukuran 6m x 5m x 4,5m g. Kolam air dingin : terbuat dari semen beton dengan ukuran 9,6m x 6m x
2,2m.
Universitas Sumatera Utara
Unit Mesin Pencetak (Casting Mechine Unit)
Mesin ini merupakan unit mesin untuk mencetak ingot dengan berat perbatang 50lb atau 22,7 ± 1,5kg, dari tipe conveyor datar dan memakai pendingin air tak langsung yang tujuannya untuk mencetak ingot dari aluminium cair yang telah dituang kedalam cetakan (mould). Casting Mechine ini terdiri atas beberapa bagian yaitu:
1) Lounder, satu unit masing-masing dapur yang berfungsi sebagai tempat aliran aluminium cair yang dituang dari furnace.
2) Pouring device, 1 unit untuk 2 buah furnace. Pouring ini berfungsi sebagai tempat dituangnya aluminium cair dari dapur melalui lounder tadi.
Universitas Sumatera Utara
3) Cetakan (mould), berjumlah 146 buah pada tiap 1unit Casting Mechine yang dihubungkan satu sama lain.
4) Marking device, merupakan alat untuk memberi penomoran pada ingot yang telah beku, nomor ini disebut dengan atau no lot.
5) Hummering device,alat ini berfungsi sebagai perenggang permukaan antara ingot dan cetakan, agar mudah terlepas dari cetakan.
Universitas Sumatera Utara
6) Returnning Roller and Ingot Pusher, berupa batangan penahan agar ingot tidak langsung lepas dari cetakan pada saat mould berputar balik diujung conveyor.
7) Receiving Arm, yaitu lengan penerima ingot yang dioper oleh ingot pusher tadi yang akan dilanjutkan ke mesin penyusun.
8) Water jacket, yaitu tempat dimana air pendingin yang bersirkulasi dibawah cetakan.
Universitas Sumatera Utara
mpulan Data
6. Data waktu downtime
Tahun Bulan Machine cleaning (jam)
Machine break
(jam)
Waktu set up (jam)
Downtime (jam)
2013 April 12 33 7 52
Mei 12 31.5 8.5 52
Juni 11 29 10.5 50.5
Juli 12 32.5 9 53.5
Agustus 10 27.5 9.2 46.7
September 10.5 32 7.5 50
Oktober 11 29.5 8.6 49.1
November 12 33.5 9 54.5
Desember 11 30.5 7 48.5
2014 Januari 10 27 8.6 45.6
Februari 11 30 9.5 50.5
Maret 10.5 31.5 8 50
Total 133 367.5 102.4 602.9
Universitas Sumatera Utara
7. Data Produksi
Tahun Bulan Total Available
(jam)
Total Product
(ton)
Total Good Product
(ton)
Total Reject
(ton)
Total Scrap (ton) 2013 April 560 3453,32 3441,87 5,01 6,44
Mei 544 3059,09 3048,24 4,11 6,75
Juni 528 3364,97 3352,95 4,96 7,06
Juli 544 3027,39 3018,15 4,18 5,06
Agustus 512 3206,41 3198,23 4,73 3,45 September 544 2778,88 2770,57 4,18 4,13 Oktober 528 3188,51 3180,48 4,86 3,17 November 560 3180,66 3172,53 4,58 3,55 Desember 520 3093,11 3084,48 4,11 4,52 2014 Januari 504 3097,49 3089,09 4,16 4,24 Februari 520 2823,11 2813,49 5,81 3,81
Maret 544 3144,07 3135,13 5,00 3,94
Total 6408 37417,02 37305,21 55,69 56,12
8. Data Jam Kerja dan Delay Mesin Tahun Bulan Available
Time (jam)
Waktu set up
(jam)
Planned downtime
(jam)
Machine cleaning
(jam)
Machine break
(jam)
delay (jam)
2013 April 560 7 46 12 33 98
Mei 544 8.5 46 12 31.5 98
Juni 528 10.5 44 11 29 94.5
Juli 544 9 46 12 32.5 99.5
Agustus 512 9.2 42 10 27.5 88.7
September 544 7.5 43 10.5 32 93
Oktober 528 8.6 44 11 29.5 93.1
November 560 9 46 12 33.5 100.5
Desember 520 7 44 11 30.5 92.5
2014 Januari 504 8.6 42 10 27 87.6
Februari 520 9.5 44 11 30 94.5
Maret 544 8 43 10.5 31.5 93
Total 6408 102.4 530 133 367.5 1132.9
Universitas Sumatera Utara
9. Data maintenace casting machine no.2
Tanggal Breakdown
(jam) Kerusakan
21 April 2013 4,15 Water jacket bocor 22 April 2013
23 April 2013 2,10 Side roller chain conveyor abrasi Split pin chain conveyor lepas 24 April 2013
25 April 2013
26 April 2013 3,35 Oli bocor
Taken holder hammering patah dan abrasi 27 April 2013
28 April 2013 29 April 2013
30 April 2013 2,27 Ganti mould retak Pembersihan mould 1 Mei 2013
2 Mei 2013
3 Mei 2013 1,38 Posisi shaft marking device tidak sejajar 4 Mei 2013
5 Mei 2013
6 Mei 2013 8,24 Cyrculating pump rusak Water piping rusak 7 Mei 2013
8 Mei 2013
9 Mei 2013 1,15 Bearing rusak 10 Mei 2013
11 Mei 2013
12 Mei 2013 5,20 Maintenance inspection of casting machine no.2
13 Mei 2013 14 Mei 2013
15 Mei 2013 1,20 Ganti baut dan key input pusher 16 Mei 2013
17 Mei 2013 18 Mei 2013
19 Mei 2013 3,70 Ganti ingot retainning roller
Universitas Sumatera Utara