BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Rumah Sakit Umum Daerah Pamekasan didirikan oleh Pemerintah
Kabupaten Pamekasan sejak tahun 1937. Pada awalnya RSUD Pamekasan
berada di jalan Kesehatan No. 3-5 Pamekasan. Pada tanggal 22 Pebruari
1979, status RSUD PAmekasan menjadi Rumah Sakit type C Plus sesuai
dengan SK Menkes tahun 1979 No.51/Menkes/SK/II/1979. Seiring dengan
perkembangan Rumah Sakit, maka pada tahun 2006 RSUD pamekasan
berpindah lokasi ke jalan Raya Panglegur Pamekasan dan berubah menjadi
RS
Type
B
Non
Pendidikan
sesuai
dengan
SK
Menkes
No.
1637/Menkes/Per/XII/2005 tertanggal 6 Pebruari 2006, yang kemudian pada
tahun 2011 RSUD berganti status menjadi Rumah Sakit BLUD sesuai dengan
ketetapan Pemerintah Daerah Kabupaten Pamekasan. Seiring dengan
bergantinya status sebagai Rumah Sakit BLUD, maka RSUD Pamekasan
berganti nama menjadi RSUD Dr.H. Slamet Martodirdjo Kab. Pamekasan.
Perkembangan Kota Pamekasan saat ini semakin bertambah pesat
ditandai dengan dibangunnya berbagai fasilitas pelayanan masyarakat dan
berbagai perkantoran pemerintahan. Dalam mengimbangi perkembangan
tersebut, maka RSUD Dr. H. Slamet martodirdjo terus berupaya
meningkatkan potensi diri untuk meningkatkan kapasitas pelayanannya
kepada masyarakat agar menjadi Rumah Sakit pilihan bagi masyarakat dalam
bidang kesehatan.
Sebagai hasil penafsiran terhadap perubahan lingkungan maka
dilakukan pendekatan-pendekatan manajemen strategis yang digunakan
sebagai penghubung antara penafsiran keadaan dengan tindakan yang akan
dilakukan oleh organisasi untuk itu dibuatlah rencana strategis Rumah Sakit
yang merupakan arah pedoman bagi pengelola Rumah Sakit selama lima
tahun kedepan.
Rencana strategis RSUD Dr.H. Slamet Martodirdjo merupakan
penjabaran secara rinci dari visi dan misi, tujuan, serta sasaran Rumah Sakit
yang mempertimbangkan analisa lingkungan strategis dengan berpedoman
pada RPJMD Kabupaten Pamekasan tahun 2013-2018
1.2 Landasan Hukum
Landasan hukum yang digunakan dalam penyusunan Renstra tahun
2013-2013 Rumah Sakit Umum Daerah Dr.H. Slamet Martodirdjo Kabupaten
Pamekasan adalah :
1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 Tentang Keuangan Negara
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
2. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan
Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor
5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);
3. Undang-Undang No.28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan
Negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi, nepotisme
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999. Nomor 75,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3851);
4. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009
Tentang Kesehatan;
5. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009
Tentang Rumah Sakit;
6. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang pelaporan
keuangan dan kinerja Instansi Pemerintah (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 25, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4614);
7. Peraturan Daerah Kabupaten Nomor 16 Tahun 2012 tentang
rencana tata ruang wilayah kabupaten pamekasan
8. Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan
Keuangan Badan Layanan Umum (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2005 Nomor 48, Tambahn Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4502);
9. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 Tentang Pengelolaan
Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4578);
10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang
Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah
diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun
2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;
11. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 61 Tahun 2007 Tentang
Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum
Daerah;
12. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 Tentang
Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang
Tahapan Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi
Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;
13. Keputusan Bupati Pamekasan Nomor : 188/401/441.131/2010
tentang Penetapan RSUD Dr.H. Slamet Martodirdjo sebagai Pola
Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK-BLUD) Penuh.
1.3 Maksud dan Tujuan
1.3.1. Maksud
1. Sebagai arahan dan pengembangan Rumah SAkit menjadi Rumah Sakit
pendidikan yang berkualitas dan mandiri dengan pelayanan paripurna
dalam kurun waktu 5 (Lima Tahun) mendatang.
2. Sebagai Key Formance Indicator bagi pihak manajemen Rumah Sakit
dalam melaksanakan fungsinya.
1.3.2 Tujuan
1. Terwujudnya pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, bermutu,
terjangkau dan menyenagkan pelanggan.
2. Menjunjung tinggi nilai sosial,profesionalisme dan beretika untuk
mencapai pelayanan prima di setiap bidang pelayanan.
3. Meningkatnya jumlah kunjungan Rumah Sakit.
4 Terwujudnya kemandirian Rumah Sakit dengan prinsip Badan Layanan
Umum Daerah/BLUD.
1.4 Sistematika Penulisan
I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
1.2 Landasan Hukum
1.3 Maksud dan Tujuan
1.4 Sistematika Penulisan
II. GAMBARAN PELAYANAN SKPD
2.1 Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi SKPD
2.2 Sumber Daya SKPD
2.3 Kinerja Pelayanan SKPD
2.4 Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan SKPD
III. ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI
3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan
3.2 Telaahan Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil SKPD
Kepala Derah Terpilih.
3.3 Telaahan Renstra K/L dan Renstra SKPD Provinsi/Kabupaten/Kota
Lain
3.4 Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kinerja Lingkungan
Hidup Strategis
Tabel 1
Pencapaian Pelayanan SKPD RSUD Dr. H. SLAMET MARTODIRDJO
Kab. Pamekasan
N O
Indikator Kinerja sesuai Tugas dan Fungsi SKPD ***)
Target SPM
Target IKK Targ et Indi kato r Lain nya
Target Renstra SKPD Tahun ke- Realisasi Capaian Tahun ke- Rasio Capaian pada Tahun ke-
2008 2009 2010 2011 2012 2008 2009 2010 2011 2012 2008 2009 20 10 20 11 20 12 -1 -2 -3 -4 -5 -6 -7 -8 -9 -10 -11 -12 -13 -14 -15 -16 -17 -18 -19 -20 SPM A . Gawat Darurat 1 Kemampuan menangani life saving anak dan dewasa
100% 100% 85% 90% 95% 100% 100% 85% 85% 90% 95% 100%
2
Jam buka Pelayanan Gawat Darurat
24 Jam 24 Jam 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
3
Pemberi pelayanan gawat darurat yang bersertifikat yang amsih berlaku BLS/PPGD/GELS/ALS 100% 100% 89% 90% 100% 100% 100% 89% 90% 92% 95% 95% 4 Ketersediaan tim penanggulangan bencana
Satu tim Satu tim 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
5
Waktu tanggap pelayanan Dokter di gawat darurat
≤ 5 menit ≤ 5 menit terlayani, setelah pasien datang 5 menit 5 menit 4 menit 4 menit 3 menit 5 menit 5 menit 4 menit 4 menit 3 menit
6 Kepuasan pelanggan ≥ 70% ≥ 70% 75% 80% 85% 90% 90% 75% 80% 85% 90% 90% 7
Kematian pasien <24 jam ≤ 2 perseribu ≤ 2 perseribu 4 perserib u 3 perseri bu 3 perseri bu 2 perseri bu 2 perseri bu 4 perseri bu 3 perser ibu 3 perseri bu 2 perseri bu 2 perseri bu 8
Tidak adanya pasien yang diharuskan membayar uang muka 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% B . Rawat Jalan 1 Dokter pemberi pelayanan di poliklinik spesialis 100 % Dokter Spesialis 100% Dokter spesialis 75% 85% 95% 100% 100% 75% 85% 95% 100% 100% 2
ketersediaan pelayanan - a. klinik anak b. klinik peny. Dalam c. Klinik Kebidanan d. Klinik Bedah 75% 100 % 100% 100% 100% 75% 100 % 100% 100% 100%
3 Jam buka pelayanan 08.00 s/d 13.00 Jumat : 08.00 s/d 13.00 Sabtu : 08.00 s/d 12.00 08.00 s/d 13.00 Setiap hari kerja kecuali jumat: 08.00-11.00 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 4
Waktu tunggu di rawat jalan ≤ 60 menit ≤ 60 menit 45 menit 45 menit 45 menit 45 menit 45 menit 45 menit 45 menit 45 menit 45 menit 45 menit 5 Kepuasan pelanggan ≥ 90% ≥ 90% 70% 80% 85% 90% 90% 70% 80% 85% 90% 90% 6 a. penegakan diagnosis TB melalui pemeriksaan mikroskop TB b. Terlaksananya kegiatan pencatatan dan pelaporan TB di RS - a. ≥ 60% b. ≤ 60% 75% 85% 85% 85% 85% 75% 85% 85% 85% 85% C . Rawat Inap 1 Pemberi pelayanan di rawat inap a. Dr. Spesiali s b. Perawa c. Dr. Spesialis d. Perawat minimal 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
t /Bidan D3 pendidika n D3 2 Dokter penanggung jawab pasien rawat inap
Dr. Spesialis 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 3 Ketersediaan pelayanan rawat inap Semua unit pelayanan spesialis a. Anak b. Peny. Dalam c. Kebidana n d. Bedah 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 4
Jam Visite Dokter Spesialis 08.00 s/d 14.00 setiap hari kerja 08.00 s/d 14.00 Setiap hari kerja 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
5 Kejadian infeksi pasca operasi
≤ 1.5% ≤ 1.5% 1.9% 1.7% 1.5% 1.5% 1.5% 1.9% 1.7% 1.5% 1.5% 1.5%
6 Kejadian Infeksi Nosokomial
≤ 1.5% ≤ 1.5% 1.7% 1.5% 1.5% 1.5% 1.5% 1.7% 1.5% 1.5% 1.5% 1.5%
7 Tidak adanya kejadian pasien jatuh yang berakibat kecacatan/ kematian 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 8 Kematian pasien > 48 jam ≤ 0.24% ≤ 0.24% 0.26% 0.25% 0.24% 0.23% 0.23% 0.26% 0.25 % 0.24% 0.23% 0.23%
9 Kejadian pulang paksa ≤ 5% ≤ 5% 6% 5% 4% 4% 4% 6% 5% 4% 4% 4%
1 0 Kepuasan pelanggan ≥ 90% ≥ 90% 90% 90% 92% 94% 95% 90% 90% 92% 94% 95% 1 1 Rawat Inap TB a. Penegakan diagnosis TB melalui pemeriksaan mikroskopis TB b. Terlaksananya kegiatan pencatatan dan pelaporan TB di Rumah Sakit - a. ≥ 60% b. ≥ 60% 75% 85% 85% 85% 85% 75% 85% 85% 85% 85% D .
Bedah Sentral (Bedah Saja)
1
Waktu tunggu operasi efektif
≤ 2 hari ≤ 2 hari 3 hari 2hari 2 hari 2 hari 2 hari 3 hari 2hari 2 hari 2 hari 2 hari
2
Kejadian kematian di meja operasi
≤ 1% ≤ 1% 1% 1% 0,8% 0,7% 0,5% 1% 1% 0,8% 0,7% 0,5%
3
Tidak adanya kejadian operasi salah sisi
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
100% 100% 100%
4
Tidak adanya kejadian operasi salah orang
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
100% 100% 100%
5 Tidak adanya kejadian salah tindakan pada operasi
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
100% 100% 100%
6 Tidak adanya kejadian tertinggalnya benda asing/lain pada tubuh pasien setelah operasi
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
100% 100% 100%
7 Komplikasi anestesi karena overdosis, reaksi anestesi, dan salah
penempatan anestesi endotracheal tube E . Persalinan, Perinatologi (kecuali rumah sakit khusus di luar rumah sakit ibu dan anak dan KB)
1
Kejadian kematian ibu karena persalinan a. Perdaraha n ≤ 1% b. Pre-eklampsia ≤ 30 % c.Sepsis ≤ 0,2% a. Perdarahan ≤ 1% b. Pre-eklampsia ≤ 30 % c.Sepsis ≤ 0,2 % 1% 30% 0,2% 1% 30% 0,2% 1% 28% 0,2% 0,8% 26% 0,2% 0,5% 25% 0,2% 1% 30% 0,2% 1% 30% 0,2% 1% 28% 0,2% 0,8% 26% 0,2% 0,5% 25% 0,2% 2 Pemberi Pelayanan
Persalinan normal a. Dokter Sp.OG b. Bidan a. Dokter Sp.OG b. Dokter umum terlatih (Asuhan Persalina n Normal) c. Bidan 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 3 Pemberi pelayanan persalinan dengan penyulit Tim Ponek yang terlatih Tim Ponek yang terlatih 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 4 Pemberi pelayanan persalinan dengan tindakan operasi a. Dokter Sp.OG b. Dokter Sp.A c. Dokter Sp.An a. Dokter Sp.OG b. Dokter Sp.A c. Dokter Sp.An 100% 100% 0% 100% 100% 0% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 0% 100% 100% 0% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 5 Kemampuan menangani BBLR 1500gr-2500gr 100 % 100 % 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 6 Pertolongan persalinan melalui seksio cesaria
≤ 40% ≤ 20% 75% 70% 60% 50% 40% 75% 70% 60% 50% 40% 7 Keluarga Berencana a. Presentase KB (Vasektomi & Tubektomi yang dilakukan oleh tenaga kompeten dr.Sp.Og, dr.Sp.B, dr.Sp.U, dr. umum terlatih b. Presentse peserta KB
mantap yang mendapat
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
konseling KB mantap bidan terlatih 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 8 Kepuasan pelanggan ≥ 80% ≥ 80% 80% 80% 80% 80% 80% 80% 80% 80% 80% 80% F Intensif
1 Rata-rata pasien yang kembali ke perawatan intensif dengan kasus yang sama < 72 jam
≤ 3% ≤ 3% 0,75% 0,75% 0,5% 0,5% 0,5% 0,75% 0,75
%
0,5% 0,5% 0,5%
2 Pemberi pelayanan unit Intensif a. Dr. Sp. Aneste si dan Dr.Sp. sesuai dengan kasus yang ditanga ni b. 100% perawa t minima l D3 dengan sertifik at perawa t mahir ICU/set ara (D4) a. Dr. Sp. Anestesi dan Dr.Sp. sesuai dengan kasus yang ditangani b. 100% perawat minimal D3 dengan sertifikat perawat mahir ICU/setar a (D4) 80% 20% 90% 40% 100% 50% 100% 60% 100% 100% 80% 20% 90% 40% 100% 50% 100% 60% 100% 100% G . Radiologi
1 Waktu tunggu hasil pelayanan thorax foto
≤ 3 jam ≤ 3 jam 2,52
jam
3 jam 3 jam 2 jam 2 jam 2,52 jam
3 jam 3 jam 2 jam 2 jam 2 Pelaksana ekspertisi Dokter
Sp. Radiologi Dokter Sp. Radiologi 85% 85% 95% 95% 100% 85% 85% 95% 95% 100% 3 Kejadian kegagalan pelayanan Rontgen Kerusaka n foto ≤ 2% Kerusakan foto ≤ 2% 4,8% 4% 3% 2% 2% 4,8% 4% 3% 2% 2% 4 Kepuasan pelanggan ≥ 80% ≥ 80% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% H .
Lab. Patologi Klinik
1 Waktu tunggu hasil pelayanan lab. ≤ 140 menit Kimia darah & darah rutin ≤ 140 menit Kimia darah & darah rutin 160 mnt 150 mnt 140 mnt 140 mnt 140 mnt 160 mnt 150 mnt 140 mnt 140 mnt 140 mnt
2 Pelaksana ekspertisi Dokter Sp. PK Dokter Sp. PK 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 3 Tidak adanya kesalahan
pemberian hasil pemeriksa lab. 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 4 Kepuasan pelanggan ≥ 80% ≥ 80% 80% 85% 90% 90% 90% 80% 85% 90% 90% 90% I Rehabilitasi Medik
1. Kejadian Drop out pasien terhadap pelayanan Rehabilitasi Medik yang di rencanakan
≤ 50 % ≤ 50 % 44% 44% 38% 35% 30% 44% 44% 38% 35% 30%
2. Tidak adanya kejadian kesalahan tindakan Rehabilitasi Medik 100 % 100 % 96% 100% 100% 100% 100% 96% 100% 100% 100% 100% 3. Kepuasan Pelanggan ≥ 80% ≥ 80% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% J . Farmasi 1. Waktu tunggu pelayanan a. Obat jadi b. Racikan a. ≤ 30 menit b. ≥ 60 menit a. ≤ 30 menit b. ≥ 60 menit 30 menit 60mnt 25 menit 50mnt 20 menit 45mnt 20 menit 40mnt 20 menit 40mnt 30 menit 60mnt 25 menit 50mn t 20 menit 45mnt 20 menit 40mnt 20 menit 40mnt
2. Tidak adanya kejadian kesalahan pemberian obat 100 % 100 % 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 3. Kepuasan Pelanggan ≥ 80% ≥ 80% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 4. Penulisan resep sesuai
formularium 100 % 100 % 90% 95% 100% 100% 100% 90% 95% 100% 100% 100% K . Gizi 1. Ketepatan waktu pemberian makanan kepada pasien ≥ 90% ≥ 90% 90,5% 91% 91,5% 91,5% 92% 90,5% 91% 91,5% 91,5% 92%
2. Sisa makanan yang tidak termakan oleh pasien ≤ 20 % ≤ 20 % 25% 20% 20% 20% 15% 25% 20% 20% 20% 15% 3. Tidak adanya kejadian kesalahan pemberian diet 100 % 100 % L . Tranfusi Darah
1. Kebutuhan darah bagi setiap pelayanan tranfusi 100 % terpenuhi 100 % terpenuhi 98% 98% 100% 100% 100% 98% 98% 100% 100% 100%
2. Kejadian reaksi tranfusi ≤ 0.01 % 0.01 % 0.01% 0,01% 0,01% 0,01% 0,01% 0.01% 0,01 % 0,01% 0,01% 0,01% M . Pelayanan GAKIN 1. Pelayanan terhadap pasien GAKIN yang dating ke RS pada setiap unit pelayanan
100 % terlayani 100 % terlayani 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
N .
Rekam Medik
1. Kelengkapan pengisian rekam medic 24 jam setelah selesai pelayanan 100 % 100 % 70% 80% 90% 95% 100% 70% 80% 90% 95% 100% 2. Kelengkapan informed Concent setelah mendapatkan informasi yang jelas 100 % 100 % 95% 100% 100% 100% 100% 95% 100% 100% 100% 100% 3. Waktu penyediaan dokumen rekam medik pelayanan rawat jalan
10 menit ≤ 10 menit 15mnt 12mnt 10mnt 10mnt 10mnt 15mnt 12mn
t
10mnt 10mnt 10mnt
4. Waktu penyediaan dokumen rekam medik pelayanan rawat inap
15 menit ≤ 15 menit 20 mnt 18mnt 15mnt 15mnt 15mnt 20 mnt 18mn t 15mnt 15mnt 15mnt O Pengelolaan Limbah
1. Baku mutu limbah cair a. BOD < 30 mg/l b. COD < 80 mg/l c. TSS < 30 mg/l d. PH 6-9 a. BOD < 30 mg/l b. COD < 80 mg/l c. TSS < 30 mg/l d. PH 6-9 <30 mg/l <80 mg/l <30 mg/l PH 6-9 <30 mg/l <80 mg/l <30 mg/l PH 6-9 <30 mg/l <80 mg/l <30 mg/l PH 6-9 <30 mg/l <80 mg/l <30 mg/l PH 6-9 <30 mg/l <80 mg/l <30 mg/l PH 6-9 <30 mg/l <80 mg/l <30 mg/l PH 6-9 <30 mg/l <80 mg/l <30 mg/l PH 6-9 <30 mg/l <80 mg/l <30 mg/l PH 6-9 <30 mg/l <80 mg/l <30 mg/l PH 6-9 <30 mg/l <80 mg/l <30 mg/l PH 6-9 2. Pengelolaan limbah padat infeksius sesuai dengan aturan 100 % 100 % 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% P . Administrasi dan Manajemen 1. Tindak lanjut penyelesaian hasil pertemuan direksi 100 % 100 % 95% 97% 98% 99% 100% 95% 97% 98% 99% 100% 2. Kelengkapan laporan akuntabilitas kinerja 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 3. Ketepatan waktu pengusulan kenaikan pangkat 100 % 100 % 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 4. Ketepatan waktu 100 % 100 % 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 5. Karyawan yang mendapat pelatihan minimal 20 jam setahun ≥ 60 % ≥ 60 % 30% 40% 40% 50% 60% 30% 40% 40% 50% 60% 6. Cost recovery ≥ 40 % ≥ 40 % 92% 94% 95% 96% 97% 92% 94% 95% 96% 97% 7. Ketepatan waktu penyusunan laporan keuangan 100 % 100 % 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 8. Kecepatan waktu pemberian informasi tentang tagihan pasien rawat inap
≤ 2 jam ≤ 2 jam 1,5jam 1,5jam 1jam 1jam 1jam 1,5jam 1,5ja
m
1jam 1jam 1jam
9. Ketepatan waktu pemberian imbalan (Insentif) sesuai
ketepatan waktu Q . Ambulance /Kereta Jenazah 1. Waktu Pelayanan ambulance/Kereta Jenazah
24 Jam 24 Jam 24jam 24jam 24jam 24jam 24jam 24jam 24jam 24jam 24jam 24jam
2. Kecepatan memberikan pelayanan
ambulance/kereta jenazah di Rumah Sakit
100% ≤ 230 menit 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
3. Response time pelayanan ambulance oleh masyarakat yang membutuhkan - Sesuai ketentuan daerah 80% 85% 90% 90% 90% 80% 85% 90% 90% 90% R . Pemulasaraan Jenazah 1. Waktu tanggap (Response time) pelayanan pemulasaraan jenazah
≤ 2 jam ≤ 2 jam 2jam 2jam 2jam 2jam 2jam 2jam 2jam 2jam 2jam 2jam
S Pelayanan Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit 1. Kecepatan waktu menanggapi kerusakan alat ≤ 80 % ≤ 80 % 60% 65% 70% 80% 80% 60% 65% 70% 80% 80% 2. Ketepatan waktu pemeliharaan alat 100 % 100 % 60% 75% 80% 90% 100% 60% 75% 80% 90% 100% 3. Peralatan Laboratorium dan alat ukuirerkalibrasi tepat waktu sesuai dengan ketet\ntuan kalibrasi
100 % 100 % 90% 90% 95% 100% 100% 90% 90% 95% 100% 100%
T .
Pelayanan Laundry
1. Tidak adanya kejadian linen yang hilang
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
2. Ketepatan wajtu penyediaan linen untuk ruang rawat inap
100 % 100 % 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% U . Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI)
1. Ada anggota Tim PPi yang terlatih - Anggota Tim PPI yang terlatih 75 % 20% 45% 55% 60% 60% 20% 45% 55% 60% 60%
2. Tersedia APD di setiap Instalasi/Departemen
-
60 %
50% 50% 60% 60% 60% 50% 50% 60% 60% 60%
3. Kegiatan Pencataatan dan pelaporan infeksi nosokomial/HAI (Health Care Associated Infection) di RS (Min 1 parameter) - 75 % 45% 55% 65% 75% 75% 45% 55% 65% 75% 75%
BAB II
GAMBARAN PELAYANAN RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo
RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo Kabupaten Pamekasan merupakan
Badan Layanan Umum yang ditetapkan pada tahun 2011 dan merupakan
satuan kerja perangkat daerah yang begrak dibidang kesehatan dan lebih
bersifat kuratif. RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo berdiri di tanah seluas
4.231 ha dengan luas bangunan 10.687,64 m2 sedangkan sumber daya
yang dimiliki RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo adalah sebagai berikut :
2.1 Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi
2.1.1 Tugas dan Fungsi
Sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Pamekasan no. 15
tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat, Badan
Perencanaan Pembangunan Daerah Rumah Sakit Umum Daerah dan
Lembaga Teknis Daerah dan Peraturan Bupati Pamekasan Nomor 59
Tahun 2008 Tentang Penjabaran Tugas Dan Fungsi Rumah Sakit Umum
Daerah, maka tugas dan fungsi dari RSUD adalah sebagai badan layanan
umum yang bergerak dibidang kesehatan secara berhasil dan berdaya
guna dengan mengutamakan penyembuhan dan pemulihan yang dipimpin
oleh seorang direktur dan dibantu oleh wakil direktur.
2.1.2 Struktur Organisasi
Sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Pamekasan No. 15 Tahun
2008 Lampiran III Struktur Organisasi dari RSUD Dr. H. Slamet
Martodirdjo adalah sebagai berikut :
Dengan uraian tugas dan fungsinya adalah :
1. Direktur
Direktur mempunyai tugas membantu Bupati dalam melaksanakan
penyusunan
kebijakan,
pembinaan,
pengkoordinasian
dan
pengawasan dibidang kesehatan serta pelaksanaan tugas-tugas
RSUD secara berdaya guna dan berhasil guna dengan
mengutamakan upaya penyembuhan dan pemulihan yang
dilakukan secara serasi dan terpadu denmgan upaya peningkatan
dan pencegahan serta upaya rujukan, sedangkan fungsi dari
direktur adakah :
a. Penyususnan program dan kegiatan pelayanan medic,
penunjang medic, non medic, asuhan keperawatan, pendidikan,
penelitian dan pelatiahan, administrasi umum dan keuangan.
b. Perumusan kebijakan pelayanan medic, penunjang medic, non
medic, asuhan keperawatan, pendidikan, penelitian dan
pelatihan, administrasi umum dan keuangan.
c. Pengkoordinasian pelayanan medic, penunjang medic, non
medic, asuhan keperawatan, pendidikan, penelitian dan
pelatiahan, administrasi umum dan keuangan.
d. Pelaksanaan koordinasi dan sinkronisasi dengan instansi terkait
dalam peningkatan pelayanan kesehatan.
e. Pelaksanaan pengelolaan system informasi pelayanan medic,
penunjang medic, non medic, asuhan keperawatan, pendidikan,
penelitian dan pelatiahan, administrasi umum dan keuangan.
f. Pelaksanan evaluasi dan pelaporan pelayanan medic, penunjang
medic, non medic, asuhan keperawatan, pendidikan, penelitian
dan pelatiahan, administrasi umum dan keuangan.
g. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai
dengan bidang tugas dan fungsinya.
2. Wakil Direktur Umum dan Keuangan
Wakil direktur umum dan keuangan mempunyai tugas membantu
direktur dalm memimpin, menyusun kebijakan, pembinaan ,
pengkoordinasian dan pengawasan dibidang ketatausahaan,
pengelolaan keuangan, penyusunan program, pengelolaan data
elektronik serta pengawasan intern dan kegiatan pengelolaan
sarana umum dan sanitasi lingkungan RSUD, dengan fungsi :
a. Pelaksanaan penyusunan program dan kegiatan ketatausahaan
keuangan, pengelolaan data elektronik, pengawasan intern,
kegiatan pengelolaan sarana umumdan sanitasi lingkungan
RSUD.
b. Pelaksanaan koordinasi dan sinkronisasi kegiatan ketatausahaan
keuangan, pengelolaan data elektronik, pengawasan intern,
kegiatan pengelolaan sarana umumdan sanitasi lingkungan
RSUD.
c. Pelaksanaan
system
informasi
kegiatan
ketatausahaan
keuangan, pengelolaan data elektronik, pengawasan intern,
kegiatan pengelolaan sarana umumdan sanitasi lingkungan
RSUD.
d. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan kegiatan ketatausahaan
keuangan, pengelolaan data elektronik, pengawasan intern,
kegiatan pengelolaan sarana umumdan sanitasi lingkungan
RSUD.
e. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh direktur sesuai
dengan bidang tugas dan fungsinya.
3. Wakil Direktur Medik
Wakil direktur medic mempunyai tugas membantu direktur dalam
memimpin, menyusun kebijakan, membina dan mengkoordinasikan
seluruh pelksanaan kegiatan pelayanan medic, keperawtan,
penunjang medic, kegiatan pemasaran dan pengelolaan sarana
pelayan medic dengan fungsi :
a. Pelaksanaan penyusunan program dan kegiatan pelayanan
medic, penunjang medic, pelayanan keperawatan, kegiatan
pemasaran dan pengelolaan sarana pelayanan medic.
b. Pengkoordinasian perumusan kebijakan pelayanan medic,
penunjang medic, pelayanan keperawatan, kegiatan pemasaran
dan pengelolaan sarana pelayanan medic.
c. Pelaksanaan koordinasi dan sinkronisasi kegiatan pelayanan
medic, penunjang medic, pelayanan keperawatan, kegiatan
pemasaran dan pengelolaan sarana pelayanan medic.
d. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan pelayanan medic,
penunjang medic, pelayanan keperawatan, kegiatan pemasaran
dan pengelolaan sarana pelayanan medic.
e. Pelaksanaan tugas-tugas alin yang diberikan oleh direktur sesuai
dengan bidang tugas dan fungsinya.
2.2 Sumber Daya RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo
RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo berdiri dilahan seluas 4.231 ha dengan
luas bangunan 10687,64m2 dengan berbagai sumber daya sebagai berikut
:
1. Jumlah Tempat Tidur : 208
2. Jenis pelayanan yang ada :
a. Instalasi Rawat Jalan :
- Poli Orthopedi
- Poli Gigi dan Mulut
- Poli Kulit dan Kelamin
- Poli Mata
- Poli THT
- Poli Dalam
- Poli Jantung
- Poli Paru
- Poli Syaraf
- Poli Anak
- Poli Kandungan
- Poli Laktasi
- Poli Reham Medik
- IGD ( Instalasi Gawat Darurat )
b. Instalasi Rawat Inap ( IRI ) :
- IRI Penyakit Anak
- IRI Penyakit Dalam
- IRI Penyakit Bedah I ( Zal B ) ( Perawatan Bedah Mata,
THT, Syaraf dan Kecelakaan )
- IRI Penyakit Bedah II ( Zal D ) ( Perawatan Bedah diluar
bedah I )
- IRI Penyakit Kandungan Dan Kebidanan ( Obsgyn )
- IRI Neonatus
- IRI ICU, PICU dan NICU
- Paviliun
c. Instalasi Penunjang Medis:
- Instalasi Farmasi
- Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit ( IPSRS )
- Instalasi Penyehatan Lingkungan (IPLRS)
- Instalasi Laboratorium
- Instalasi Radiologi
- Instalasi Gizi
- Instalasi Pemulasaran Jenazah
- Kamar Bedah
d. Pelayanan lain-lain :
- Pelayanan Rekam Medis
- Pelayanan Managemen Administrasi
- Pelayanan Ambulance
- Pelayanan Laundry
- Pelayanan dan Pencegahan Infeksi Nosokomial
3. Jam Buka Pelayanan :
a. Rawat jalan : Jam 08.00 s/d 12.00 WIB
b. Rawat Inap : 24 Jam
c. IRD : 24 Jam
d. Instalasi Penunjang ( Radiologi, farmasi, Gizi dan Laboratorium :
24 Jam
4. Data ketenagaan di RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo :
a. Tenaga PNS dan CPNS :
- Dokter ( Spesialis, Umum Dan dokter gigi ) : 41
- Bidan
: 33
- Perawat
: 183
- Apoteker
: 3
- Rekam Medik
: 5
- Teknik Lingkungan : 4
- Teknik Medik
: 4
- Farmasi
: 1
- Radiologi
: 8
- Fisioterapi
: 3
- Umum
:
b. Tenaga Kontrak
- Termasuk tenaga dokter dan tenaga administrasi lainnya : 33
5. Jumlah Ambulance
: 12
6. Jumlah Kendaraan Dinas
:
- Mobil Dinas Direktur
: 1 Unit
- Kendaraan Roda Dua
: 3 Unit
3.2 Kinerja Pelayanan RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo
Beberapa capaian kinerja yang terealisasi pada renstra periode
sebelumnya antara lain :
b. Petugas IRD bersertifikat sekitar 75%
c. Pelayanan Kesehatan terhadap masyarakat miskin 100% (Sesuai
dengan jumlah masyarakat miskin yang datang berobat)
Namun untuk lebih jelasnya capaian kinerja tersebut dijabarkan
dalam table 1 dan table 2 di bawah ini.
BAB III
Tabel 7
ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI
Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas & Fungsi SKPD RSUD Dr.H. Slamet Martodirdjo
Aspek
Kegiatan
Capaian/Kondisi
Saat Ini
Standar
Yang
Digunakan
Faktor yang mempengaruhi
Permasala
han
Pelayanan
SKPD
Internal
Kewenangan
SKPD
Eksternal Diluar
kewenangan SKPD
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
Pelayanan
Umum
Masih kurang, baik
dari sarana
prasarana & SDM
- SOP
1. Kurangnya
sarana,
prasarana&fasilitas
peralatan medik,
keperawatan dan
non medik dari
standar pelayanan
1. Jumlah dana yang
masih terbatas untuk
emndukung kegiatan &
pengembangan
pelayanan (APBD)
- SDM
2. Belum semua
tenaga mempunyai
2. Munculnya Rumah
Sakit Swasta yang
komitmen yang
sama utk
mendukung
pengembangan
pelayanan
merupakan pesaing dan
cenderung meningkat
3. Kurangnya
Jumlah & kualifikasi
teaga medis,
keperawatan dan
non medis utk
memenuhi standar
pelayanan RS kelas
B non pendidikan
3. Kebijakan Pendidikan
implementasi RSUD
belum maksimal
4. Undang-undang
perlindungan konsumen
yang hanya berpihak
pada pasien/masyarakat
Tabel 8
Identifikasi Isu-Isu Strategis (Lingkungan Eksternal)
No.
Dinamika Internasional
Dinamika
Nasional
Dinamika
Regional/Lokal
Lain-lain
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
1
Era pasar bebas (Asia tenggara dan Cina)
- BPJS
- Jamkesda
(Asean China Free Trade Area) = ACFTA
- Jamkesmas
Masuknya modal & Fasilitas Kesehatan
Tabel 9
Faktor Penghambat dan Pendorong Pelayanan SKPD RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo
Terhadap Pencapaian Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
No.
Misi & Program
Permasalahan
Pelayanan SKPD
Faktor
KDH dan Wakil KDh
terpilih
Penghambat
Pendorong
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
1
Misi 1 : Memperluas
pendidikan berbasis
potensi daerah dan
pemerataan kualitas
pendidikan
- Kurangnya jumlah &
kualifikasi tenaga
medis, keperawatan &
non medis
- Dana yang kurang
- Bantuan dana dari
Pemda untuk dokter
umum yg mau
mengambil spesialis
Program :
- Tenaga medis,
paramedis, non medis
belum memadai karena
terbentur regulasi yang
belum ada
2
Misi 2 : Meningkatkan
dan Mengoptimalkan
hidup bersih dab sehat
melalui peningkatan
fasilitas layanan
kesehatan
- Kurangnya sarana,
prasarana & fasilitas
peralatan medik,
keperawatan & non
medik dari standar
pelayanan
- Jumlah dana yang masih
terbatas
- Biaya kegiatan &
dana yang belum di
PAK (Perubahan
anggaran kegiatan)
Program : Pengadaan
Peningkatan & Perbaikan
sarana & prasarana
kesehatan
Tabel 10
Permasalahan Pelayanan SKPD RSU Dr. H. Slamet Martodirdjo
Berdasarkan Renstra Kementerian/Lembaga Beserta Faktor Penghambat
Dan Pendorong Keberhasilan Penanganannya
No. Sasaran Jangka Menengah
Renstra K/L
Permasalahan Pelayanan
SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota
Sebagai Faktor
Penghambat
Pendorong
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
Tabel 11
Permasalahan Pelayanan SKPD RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo
Berdasarkan Sasaran Renstra SKPD Provinsi/Kabupaten/Kota lain
Beserta Faktor Penghambat dan Pendorong Keberhasilan Penanganannya
No.
Sasaran Jangka
Menengah Renstra
SKPD Kabupaten/Kota
Permasalahan
Pelayanan SKPD
Sebagai Faktor
Penghambat
Pendorong
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
1
Meningkatnya Pelayanan di
RSUD
1. Kurangnya Sarana,
Prasarana & Fasilitas
Peralatan Medik,
Keperawatan dan Non
Medik dari Standar
Pelayanan
1. Sarana,
Prasarana SDM
yang kurang
memadai
1. PAD RSUD dapat
meningkat
2. Belum semua tenaga
mempunyai komitmen
yang sama utk mendukung
pengembangan pelayanan
2. Dana yang ada
masih terbatas
2. Adanya
pendampingan dengan
BPKP untuk melengkapi
kekurangan dan
konsultasi
permasalahan di RSUD
3. Kurangnya jumlah &
kualifikasi tenaga medis
keperawatan dan Non
Medis utk memenuhi
standar pelayanan RS kelas
B non pendidikan
3. Kebijakan
Pemda dan
Implementasi
RSUD belum
3. Adanya bantuan
hukum yang di tunjuk
oleh direktur
4. Jumlah dana yang masih
terbatas utk mendukung
kegiatan & pengembangan
pelayanan
4.
Undang-undang
perlindungan
konsumen yang
berpihak pada
pasien
5. Munculnya rumah Sakit
swasta yg merupakan
pesaing dan cenderung
meningkat
6. Kebijakan Pemda dlm
implementasi RSUD belum
maksimal
7. Undang-undang
perlindungan konsuman yg
hanya berpihak pada
pasien/masyarakat
Tabel 12
Permasalahan Pelayanan SKPD RSU Dr. H. Slamet Martodirdjo
Berdasarkan Telaahan RT/RW Beserta Faktor Penghambat
dan Pendorong Keberhasilan Penanganannya
No.
Rencana Tata Ruang
Wilayah Terkait Tugas
dan Fungsi SKPD
Permasalahan Pelayanan
SKPD
Faktor
Penghambat
Pendorong
1
Pembangunan gudang
farmasi
Untuk penyimpanan obat
ataupun askes tidak sesuai
dengan ketentuan
Dana tidak mencukupi Masih ada lahan
2
Pembangunan gudang
Arsip
Banyak arsip yang tidak
tersampai di tempat yang
sudah di sediakan
Dana yang tersedia
tidak cukup
Lahan tersedia
3
Pembangunan tempat
keluarga pasien
Banyak dari keluarga pasien
yang nginap di RS.tetapi
tempat untuk itu tidak ada
sehingga terkesan kumuh.
Dana sudah ada hanya
4
pembangunan ruang
enduskopi
tempat yang ada sekarang
tidak standart
Belum tersedia tempat
yang memenuhi
standart.
pasiennya menepati
ruangan yang ada.
5
Pembangunan ruang viip
Banyak pasien yang harus
antri untuk menempati
ruangan.
Dana yang tersedia.
Lahan ada
Banyak pasien yang
harus antri
6
Pembangunan Mess dr
spesialis
Pelayanan untuk memenuhi
syarat tipe B terpenuhi contoh:
spesialis
jantung,arestlasi,urologi,kulit
kelamin Bedah syaraf.
Belum ada sidak lanjut
(KSO) dari dr sutomo
Sarana prasarana
belum ada.
Adanya kesediaan dari
pihak arsetor untuk
menyediakan tenaga
agli tsb.
BAB IV
VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN
4.1 VISI DAN MISI RSUD Dr. H. SLAMET MARTODIRDJO
Sesuai dengan kemajuan pembangunan terutama dalam bidang kesehatan
dan perkembangan tuntutan dari masyarakat yang semakin kompleks serta
dalam rangka memberikan dukungan dalam perkembangunan/ikut serta
dalam mendukung dari RPJMD maka RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo perlu
menetapkan Visi RSUD sebagai motivasi bagi seluruh karyawan RSUD untuk
berperan aktif dalam penyelenggaraan tugas kepemerintahan pelaksanaan
pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat terutama pelayanan dalam
bidang kesehatan. Visi RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo adalah :
VISI : “MENJADI RUMAH SAKIT YANG MENYENANGKAN DAN TERDEPAN
DALAM PELAYANAN”
Dalam rangka mewujudkan harapan/tujuan di masa yang akan datang perlu
dilakukan upaya-upaya( misi ) sehingga dalam mencapai visi lebih mudah
dan lebih terarah. RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo menyusun upaya-upaya
tersebut sebagai berikut :
MISI :
1. Memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, bermutu dan
terjangkau.
2. Memberikan pelayanan sesuai standar profesi
4. Mengelola semua kegiatan manajerial secara professional dan
transparan.
MOTTO : “ KESEMBUHAN ANDA ADALAH KEPUASAN KAMI “
Penjelasan mengenai Visi dan pokok-pokok dari Visi tersebut, kami tuangkan
dalam table berikut :
Tabel 13
Penyusunan Penjelasan Visi
RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo Kabupaten Pamekasan
VISI
Pokok-Pokok Visi
Penjelasan Visi
Menjadi Rumah Sakit
Yang Menyenangkan
Dant Terdepan Dalam
Pelayanan Tahun 2017
Visi Adalah Suatu
pandangan jauh
kedepan tentang
cita-cita suatu organisasi
atau gambaran keadaan
yang ingin dicapai pada
masa yang akan datang
Menyenangkan
Adalah suatu keadaan
yang disukai semua
orang, tidak terkecuali
baik miskin maupun
kaya atau situasi yang
membuat seseorang
betah berada
dalam keadaan yang
tidak sehat/sakit
sehingga membuat
semua orang ingin
mendatangi,
mengunjungi bahkan
menikmatinya.
Terdepan dalam
pelayanan
RSUD Dr. H. Slamet
Martodirdjo akan selalu
memberikan pelayanan
sesuai dengan
perkembangan terkini
namun professional
baik dari sisi teknologi
dan SDMnya
Sedangkan penjelasan mengenai pokok-pokok dari misi Rumah Sakit
dijabarkan dalam table berikut :
Tabel 14
Penyusunan Penjelasan Misi
RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo
No
.
Vis
i
Pokok
-pokok
visi
Stakeholder
layanan
Mis
i
SKPD lain
Penggun
a layanan
Pelaku
Ekonomi
Lainnya
(√
)
Rincia
n misi
(x
)
-
(√
)
Rincia
n misi
(√
)
Rincia
n misi
4.2 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo
Kabupaten Pamekasan
Tujuan adalah sesuatu ( apa ) yang akan dicapai atau dihasilkan dalam
jangka waktu tertentu dalam hal ini dalam jangka waktu 5 ( lima ) tahun.
Tujuan ditetapkan dengan mengacu pada Visi dan Misi RSUD serta diasarkan
pada isu-isu strategis yang ada.Tujuan lebih bersifat umum dan sulit diukur
dibandingkan dengan sasaran.
Sasaran adalah hasil yang akan dicapai secara nyata oleh RSUD Dr. H. Slamet
Martodirdjo Kabupaten Pamekasan dari masing-masing tujuan dengan
rumusan yang lebihh spesifik dan terukur dalam suatu indicator beserta
targetnya. Tabel berikut menjelaskan tujuan dan sasaran jangka menengah
dari RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo Kabupaten Pamekasan
Tabel 16
Tujuan Dan Sasaran Jangka Menengah
RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo Kabupaten Pamekasan
No
TUJUAN
SASARAN
INDIKATOR
KINERJA
TARGET KINERJA PADA TAHUN KE
2014
2015
2016
2017
2018
( 1 )
( 2 )
( 3 )
( 4 )
( 5 )
( 6 )
( 7 )
( 8 )
( 9 )
1.
Pelayanan
lebih cepat,
mutu sesuai
dengan
standar,
harga
terjangkau
1. Sarana prasarana
termasuk
SDMnya
lebih lengkap.
2.
Akses
menuju
Rumah
Sakit
dan
untuk
mendapat
pelayanan
lebih
mudah.
- Jumlah
pasien
terlayani
meningkat
- Angka
kepuasan
pasien ≥
75%
- Jumlah
dirujuk ≤
88.089
75%
96.898
80%
106.588
85%
117.200
90%
128.900
95%
10%
- Pasien yang
datang
terlayani
100%
- Tingkat
komplain
rendah ( ≤
5% )
2.
Pelayanan
sesuai standar
profesi
- Tenaga pemberi
pelayanan
sesuai
kompetensi/profesi
lebih lengkap.
- Alat kesehatan lebih
lengkap
- Standar pelayanan
kesehatan
sesuai
- Tenaga
profesi
sesuai type
Rumah
Sakit
lengkap (
100% ) ada
dengan
standar
Kemenkes
3.
Memberikan
rasa aman,
nyaman dan
tenang
kepada pasien
terutama
dalam
menjalani
pengobatanny
a
- Kecerdasan
emosional,
spiritual dan
performance
lebih baik
- Jumlah
pasien
terlayani
meningkat
- Angka
kepuasan
pasien ≥
75%
- Jumlah
dirujuk ≤
10%
- Angka
kematian
dibawah 24
jam ≤
- Tenaga
terlatih ≥
90%
4.
Semua
kegiatan
dilaksanakan
transparan
dan
profesional
- Kegiatan di
RSUD
dikerjakan
secara
profesional )
- Angka
kepuasan
karyawan ≥
80%
- Latar
belakang
pendidikan
karyawan
sesuai
dengan
bidangnya (
sesuai
dengan
kompetensi
)terpenuhi
≥ 85%
4.3 Strategi dan Kebijakan SKPD
Tabel 17
Tujuan, Sasaran, Strategi dan Kebijakan
RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo, Kabupaten Pamekasan
VISI : Menjadi Rumah Sakit Yang Menyenangkan dan Terdepan Dalam Pelayanan
MISI : Memberikan Pelayanan Kesehatan Yang Cepat, Bermutu dan Terjangkau
Tujuan
Sasaran
Strategi
Kebijakan
Tujuan 1 :
Pelayanan lebih
cepat dengan
mutu sesuai
dengan standard
an harga
terjangkau
1. Sasaran 1.1 Sarana
prasarana termasuk
SDMnya lebih
lengkap.
2. Sasaran 1.2 Akses
menuju RS dan
mendapatkan
1. Strategi 1.1 Menambah
dan melengkapi tenaga
yang sesuai dengan
profesi/kompetensi di
Rumah Sakit.
2. Strategi 1.2
Meningkatkan
1. Kebijakan 1.1
Meningkatkan kerja
sama dengan pihak
lain dalam rangka
memenuhi
kebutuhan tenaga.
2. Kebijakan 2.1
pelayanan lebih
mudah
keterampilan/kemampu
an dari
petugas/karyawan yang
ada.
3. Strategi 1.3 Alat
kesehatan, gedung dan
bangunan, obat-obatan
serta bahan atau alat
habis pakai lainnya
tersedia lebih layak dan
lebih lengkap.
4. Strategi 2.1 Tersedia
jalan, petunjuk arah dan
identitas dari jenis-jenis
pelayanan yang ada.
5. Strategi 2.2 Tersedia
informasi tentang
Layanan Rumah Sakit
Mengikut sertakan
para
karyawan/petugas
dalam pelatihan –
pelatihan yang ada.
3. Kebijakan 3.1
Melengkapi sarana
yang belum ada dan
memperbaiki dan
mengganti sarana
yang sudah ada.
4. Kebijakan 4.1
Memperbaiki jalan
yang rusak dan
menyediakan
petunjuk arah dan
papan identitas
pelayanan yang
dan tentang kesehatan
secara umum.
jelas dan mudah
dibaca.
5. Kebijakan 5.1
Optimalisasi
petugas informasi
di RSUD Dr. H.
Slamet Martodirdjo,
Kabupaten
Pamekasan.
Tujuan 2 :
Pelayanan sesuai
dengan standar
profesi
1. Sasaran 2.1 Semua
petugas/karyawan
di RSUD sesuai
dengan
profesi/kompetensi
yang ada.
2. Sasaran 2.2 Alat
kesehatan lebih
1. Strategi 2.1
Menambah dan
melengkapi tenaga
yang sesuai dengan
profesi/kompetensi
di Rumah Sakit.
2. Strategi 2.2
Meningkatkan
1. Kebijakan 1.1
Meningkatkan
kerja sama
dengan pihak
lain dalam
rangka
memenuhi
kebutuhan
lengkap
3. Sasaran 2.3
Pencapai standar
pelayanan Rumah
Sakit sesuai dengan
standar dari
Kemenkes
keterampilan/kemam
puan dari
petugas/karyawan
yang ada.
3. Strategi 2.3 Alat
kesehatan tersedia
lebih layak dan lebih
lengkap.
4. Strategi 2.4
Pengembangan
standar pelayanan
kesehatan/Akreditasi
Rumah Sakit/ISO
tenaga.
2. Kebijakan 2.1
Mengikut
sertakan para
karyawan/petug
as dalam
pelatihan –
pelatihan yang
ada.
3. Kebijakan 3.1
Melengkapi
sarana yang
belum ada dan
memperbaiki
dan mengganti
sarana yang
sudah ada.
4. Kebijakan 4.1
Melengkapi
sarana Dan
prasarana untuk
memenuhi
persyaratan
standar sesuai
dengan Standar
Kemenkes.
3. Memberikan
rasa aman,
nyaman
dan tenang
kepada
pasien
terutama
dalam
menjalani
1. Sasaran 3.1
Kecerdasan
emosional,
spiritual dan
performance
lebih baik
1. Strategi 3.1
Kemampuan SDM dalam
hal melayani dengan
hati nurani ditingkatkan.
1. Kebijakan 1.1
Mengikut sertakan
semua SDM dalam
pelatihan hal
tersebut secara
bertahap.
pengobatan
nya
4. Semua
kegiatan
dilaksanaka
n
transparan
dan
profesional
1. Sasaran 4.1
Kegiatan di
RSUD dikerjakan
secara
profesional )
1. Strategi 4.1
Menambah dan
melengkapi tenaga
yang sesuai dengan
profesi/kompetensi
di Rumah Sakit.
2. Strategi 4.2
Meningkatkan
keterampilan/kemam
puan dari
petugas/karyawan
yang ada.
1. Kebijakan 1.1
Meningkatkan
kerja sama
dengan pihak
lain dalam
rangka
memenuhi
kebutuhan
tenaga.
2. Kebijakan 1.2
Mengikut
sertakan para
karyawan/petug
as dalam
pelatihan –
pelatihan yang
Targe t Rp ( dlm ribuan ) Targe t Rp ( dlm ribuan ) Targe t Rp ( dlm ribuan ) Targe t Rp ( dlm ribuan ) Targe t Rp ( dlm ribuan ) Targe t Rp ( dlm ribuan ) 1 2 3 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Tujuan 1. Pelayanan lebih cepat, tepat dengan mutu sesuai standar dan harga terjangkau
Sasaran 1. Sarana dan prasarana termasuk SDMnya lebih lengkap dan berfungsi dengan baik
Kelengkapan alat kesehatan dan bahan serta obat-obatan mencapai 100%
1 02 02 01 Program Peningkatan Sarana dan Prasana Aparatur
01 05 Pengadaan kendaraan Dinas 100% 450,000 100% 100% 0%- 100% 0 100% 0 100% RSUD RSUD
01 09 Pengadaan peralatan gedung kantor
Peralatan gedung kantor tersedia dan lebih lengkap, SPM tercapai
80% 100% 160,000 100% 168,000 100% 176,400 100% 185,220 100% 194,481 100% 194,481 RSUD RSUD
01 24 Pemeliharaan rutin berkala kendaraan dinas/operasional
Kendaraan berfungsi dengan baik SPM tercapai
100% 100% 74,740 100% 78,477 100% 82,400 100% 86,520 100% 90,846 100% 90,846 RSUD RSUD
01 31 Pemeliharaan rutin berkala gedung kantor/rumah dinas
Gedung bersih, aman dan nyaman, SPM Tercapai
100% 100% 1,860,000 100% 1,953,000 100% 2,050,650 100% 2,153,183 100% 2,260,842 100% 2,260,842 RSUD RSUD
01 32 Pemeliharaan rutin berkala peralatan gedung kantor/rumah dinas
Peralatan gedung kantor terpelihara dengan baik
100% 100% 580,000 609,000 639,450 671,423 704,994 704,994 RSUD RSUD
1 02 02 05 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia
- - -
-05 01 Pelatihan dan pendidikan formal Tenaga tersedia sesuai dengan standar dan sesuai dengan profesi/kompetensi di Rumah Sakit, SPM tercapai
20% 100% 250,000 100% 262,500 100% 275,625 100% 289,406 100% 303,877 100% 303,877 RSUD RSUD
05 05 Penyediaan Jasa Pendampingan 40% 100% 300,000 100% 315,000 100% 330,750 100% 347,288 100% 364,652 100% 364,652 RSUD RSUD
Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra
SKPD
2016 2017 2018
Indikator Kinerja Program ( Outcome ) Dan Kegiatan ( Output
) Data Capaian pada Tahun awal Perenca naan Unit Kerja SKPD Penangg ung Jawab RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR, KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF
Tabel 18
Rencana kerja program, Kegiatan, Indikator Kerja, Kelompok Sasaran Dan Pendanaan Indikator SKPD : RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo
Lokasi Indikator Sasaran
Tujuan sasaran Kode Program dan Kegiatan
4
Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan 2014 2015
Targe t Rp ( dlm ribuan ) Targe t Rp ( dlm ribuan ) Targe t Rp ( dlm ribuan ) Targe t Rp ( dlm ribuan ) Targe t Rp ( dlm ribuan ) Targe t Rp ( dlm ribuan ) 1 2 3 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21
Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra
SKPD
2016 2017 2018
Indikator Kinerja Program ( Outcome ) Dan Kegiatan ( Output
) Data Capaian pada Tahun awal Perenca naan Unit Kerja SKPD Penangg ung Jawab Lokasi Indikator Sasaran
Tujuan sasaran Kode Program dan Kegiatan
4
Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan 2014 2015
1 02 02 26 Program peningkatan sarana/prasarana rumah sakit
- - -
-26 17 Rehab gedung RSUD 100% 3,225,824 100% 3,387,115 100% 3,556,471 100% 3,734,295 100% 3,921,009 100% 3,921,009 RSUD RSUD
26 19 Pengadaan obat-obatan rumah sakit
Obat tersedia cukup 100% 100% 5,200,000 100% 5,460,000 100% 5,733,000 100% 6,019,650 100% 6,320,633 100% 6,320,633 RSUD RSUD
26 20 Pengadaan Ambulance Ambulance tersedia lebih lengkap
80% 100% 1,225,000 100% 100% 100%- 100%- 100%- RSUD- RSUD
23 Pengadaan bahan logistik rumah sakit
bahan logistik tersedia cukup, Pelayanan meningkat
100% 100% 2,530,000 100% 2,656,500 100% 2,789,325 100% 2,928,791 100% 3,075,231 100% 3,075,231 RSUD RSUD
25 Pengadaan sarana penunjang medis
Sarana penunjang medis tersedia
100% 5,050,000 100% 5,302,500 100% 5,567,625 100% 5,846,006 100% 6,138,307 100% 6,138,307 RSUD RSUD
28 Pengadaan alat-alat kesehatan Alat kesehatan tersedia dan lengkap
100% 300,000 100% 315,000 100% 330,750 100% 347,288 100% 364,652 100% 364,652 RSUD RSUD
32 Pembangunan gedung Rumah Sakit
Gedung lebih lengkap dan berfungsi optimal
80% 100% 3,210,000 100% 3,370,500 100% 3,539,025 100% 3,715,976 100% 3,901,775 100% 3,901,775 RSUD RSUD
39 Pengadaan sarana prasarana air limbah
limbah yang dihasilkan ramah lingkungan
100% 572,000 100% - - - 100%- 572,000 RSUD RSUD
40 Pengadaan sarana prasarana ips-rs
sarana dan prasarana RS dapat terpelihara rutin
100% 100,000 - - - 100%- 100,000 RSUD
1 02 02 27 Program pemeliharaan sarana/prasarana Rumah sakit
-Targe t Rp ( dlm ribuan ) Targe t Rp ( dlm ribuan ) Targe t Rp ( dlm ribuan ) Targe t Rp ( dlm ribuan ) Targe t Rp ( dlm ribuan ) Targe t Rp ( dlm ribuan ) 1 2 3 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21
Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra
SKPD
2016 2017 2018
Indikator Kinerja Program ( Outcome ) Dan Kegiatan ( Output
) Data Capaian pada Tahun awal Perenca naan Unit Kerja SKPD Penangg ung Jawab Lokasi Indikator Sasaran
Tujuan sasaran Kode Program dan Kegiatan
4
Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan 2014 2015
17 Pemeliharaan rutin/berkala alat kesehatan
Alat yang ada berfungsi sesuai standar 100% 100% 400,000 100% 420,000 100% 441,000 100% 463,050 100% 486,203 100% 486,203 RSUD RSUD 18 Pemeliharaan rutin/berkala mobil ambulance Ambulance berfungsi dengan baik dan aman
100% 100% 543,583 100% 570,762 100% 599,300 100% 629,265 100% 660,728 100% 660,728 RSUD RSUD
22 Pemeliharaan rutin/berkala Instalasi Penyehatan Lingkungan Rumah Sakit
IPAL berjalan dengan baik60% 100% 275,000 100% 288,750 100% 303,188 100% 318,347 100% 334,264 100% 334,264 RSUD RSUD
Tujuan 1 Sasaran 2. Akses menuju RS dan mendapatkan pelayanan lebih mudah
Jalan lebih baik, informasi lebih mudah
1 02 02 26 Program
Pengadaan/Peningkatan Sarana Rumah Sakit
- - -
-02 21 Pengadaan konstruksi jalan Akses menuju rumah sakit lebih mudah, Jalan lebih baik, tidak
70% 100% 250,000 - - 100%- 500,000,000100% 500,000,000 RSUD RSUD
02 21 Pavingisasi halaman depan/belakang rumah sakit
Akses menuju rumah sakit lebih mudah, Jalan lebih baik, tidak
70% 100% 300,000 - - 100%- 100%- 300,000 RSUD RSUD
Tujuan 2 Pelayanan sesuai standar profesi
Sasaran 1. Semua petugas/karyawan RSUD sesuai dengan profesi/kompetensi yang ada
Petugas sesuai profesi/kompetensi 100%
1 02 02 16 Program Upaya Kesehatan Masyarakat
- - -
-16 Penyediaan Dana Operasional Dokter spesialis
Dokter spesialis tersedia dan lengkap sesuai standar 100% 0% 100% 300,000 100% 315,000 100% 330,750 100% 347,288 100% 364,652 100% 364,652 RSUD RSUD Sasaran 2. Alat kesehatan sesuai dengan standar/lebih lengkap
Alat lengkap sesuai dengan standar
Program dan Kegiatan sudah ada diatas
- - -
-Sasaran 3. Pencapain standar pelayan sesuai dengan SPM dari Kemenkes RI
Sertifikat akriditasi dan pencapai ISO
1 02 02 23 Program Standarisasi Pelayanan Kesehatan
- - -
-23 02 Evaluasi dan pengembangan Standar Pelayanan Kesehatan ( Akreditasi dan ISO )
Ada Sertifikat Akreditasi dan ISO, Pelayanan sesuai dengan standar
10% 100% 120,000 100% 126,000 100% 132,300 100% 138,915 100% 145,861 100% 145,861 RSUD RSUD
03 Evaluasi dan pengembangan Standar Pelayanan Kesehatan /Pengamat Keperawatan