• Tidak ada hasil yang ditemukan

Oleh : Fatimah Jufria ( ) Wulan Anindya Danirmala ( ) Pembimbing: Dr. Rusdi Effendy, Sp.KJ

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Oleh : Fatimah Jufria ( ) Wulan Anindya Danirmala ( ) Pembimbing: Dr. Rusdi Effendy, Sp.KJ"

Copied!
39
0
0

Teks penuh

(1)

Oleh :

Fatimah Jufria (2009730134)

Wulan Anindya Danirmala (1102008321) Pembimbing: Dr. Rusdi Effendy, Sp.KJ

(2)

Nama

: Tn. MR

Usia

: 15 tahun

Jenis kelamin

: Laki-laki

Tempat, tanggal lahir

: Purworejo, 6-9-1998

Alamat

: jakarta timur

Pekerjaan

: Pelajar

Agama

: Islam

Status pernikahan

: Belum menikah

No. rekam medik

: 00-71-xx

(3)

Keluhan utama:

Autoanamnesis (12-12-2013): sering marah-marah di

sekolah hampir memukul temanya menggunakan kayu.

Alloanamnesis (18-12-2013) dgn ibu os:

Os sering marah-marah sejak 5 hari sebelum masuk rs.

Keluhan tambahan:

Tidak bisa tidur, selalu ingin memukul teman,

merasa curiga, bicara kacau, dan bicara sendiri.

(4)

Riwayat gangguan sekarang

Pasien berkata bahwa dirinya di bawa ke rumah sakit

oleh ayahnya, menurut pasien alasan di bawanya ke

rumah sakit karena sempat memukul adek kelas nya,

pasien juga merasa dirinya kuat dan ingin beradu

tenaga dengan orang lain pasien merasa kekuatan

tubuhnya di dapatkan dari malaikat yang datang

ketika di mimpinya, dia juga merasa bahwa dirinya

adalah seorang psikolog muda dengan IQ230, pasien

juga merasa dirinya adalah titisan tokoh tokoh

terkenal, menurut pasien pasien sering sekali di bawa

ke RSJI klender dan kurang lebih 5-6 kali setiap

tahunya. Pasien menyadari dirinya sering kali marah

apalagi kalau nilainya turun dan kalau ayahnya mulai

memukul.

(5)

Os dibawa oleh orang tuanya ke RS jiwa islam klender karena sering

marah-marah sejak 5 hari SMRS. Hal tersebut di picu setelah

pembagian raport, sebab ranking OS turun, serta OS sangat

khawatir dengan ujian nasional yang akan di hadapi. 2 hari terakhir

os tidak bisa tidur, gelisah dan pada saat berada di sekolah sering

ingin memukul teman-temannya dengan kayu. Selain itu os juga

sering merasa bingung, curiga kepada orang disekitarnya dan

menurut pengakuan orang tuanya sering bicara kacau, bicara sendiri

dan emosi yang tidak stabil. Terkadang ibu OS sering kali melihat OS

memukul mukul tanganya ke tembo, memukul gallon kosong, dan

juga men-ngegas motor dengan kencang dan di ulang berkali kali,

ibu OS juga melihat OS sering kali mengirim pesan ke teman teman

wanita (>1 teman) melalui SMS, dan Os juga mengaku ke ibunya

sering mendengar bisikan-bisikan yang mengatakan

(6)

Os juga merasa dirinya hebat, mengaku sebagai

psikolog muda. Os sampai saat ini sedang menjalani

pengobatan gangguan bipolar sejak 3 tahun yang lalu.

6 jam SMRS Os dibawa oleh orang tuanya ke RS jiwa

islam klender karena os marah-marah yang semakin

memuncak hingga membanting pintu, bicara semakin

kacau dan tidak terarah. Os mengaku sering

mendengar bisikan-bisikan yang mengatakan

teman-temannya tidak terima dengan kepintarannya. Os

juga merasa dirinya hebat, mengaku sebagai psikolog

muda. Os sampai saat ini sedang menjalani

(7)

 Psikiatri

Pasien merupakan seorang pribadi yang perfeksionis dalam mengerjakan tugas sekolah, dan pasien sangat berambisi menjadi juara 1 di setiap smester, hal tersebut sudah di amati ibunya sejak pasien kelas 1 Sekolah dasar.

Pada tahun 2010 saat pasien duduk di kelas VI Sekolah dasar ibu pasien merasa pasien mengalami perubahan sikap yang sebelumya tidak pernah di alami yakni, pasien menjadi lebih diam dari biasanya,pasien juga menagis, sering kali merasa pusing dan pasien juga merasa tidak bias pelajaran matematika. Hal tersebut berlangsung 2 minggu. Namun setelah itu pasien sudah tidak bersikap seperti itu dan mampu beraktivitas secara biasa. Dan ibu pasien tidak membawa ke RS karna di anggap pasien hanya mengalami masalah belajar yang biasa saja.

(8)

4 bulan kemudian pasien mengalami perubahan sikap yakni, pasien tidak bias

mengontrol aktivitas yang berlebihan. Dia antaranya pasien Pada tahun 2011 perubahan sikap tersebut juga seringkali timbul, dan pasien sering kali di bawa ke RSJI klender setiap bulanya untuk control, namun pasien lebih sering datang ke poli di keranakan aktivitas yang berlebihan, seperti main play station yang tidak bias di control hingga tidak mau masuk sekolah, beberapa kali pasien juga sering berbicara kacau. Beberapa kali saat keadaan tidak bias di control pasien juga sering di rawat beberapa waktu di RSJI klender. dan saat pulang pasien selalu control sesui jadwal yang di buat dokter.

Pada tahun 2012 pasien masih rutin control ke poli klinik dan mendapatkan obat obat dan pasien selalu rutin minum obat. Ada kalanya menurut ibu pasien pasien menjadi malas belajar, tidak semangat. Dan keluarga memwanya kembali ke RSJI klender dan di berikan obat. Dan pasien rutin mengkonsusmsi obatnya.

(9)

Pada tahun 2013 pasien sering kali masuk rumah sakit karna tidak bias mengontrol emosi dan aktivitas yang belebihan, terkadang pasien juga sempat memukul mukul tembok, me mainkan gas motor dengan kencang, dan menggodai teman teman perempuanya melalui pesan SMS. Hal tersebut sempat berulang ketika mendekati ujian di tambah saat pengambilan rapot nilai ranking pasien sempat turun dari juara 1 menjadi 4 emosi pasien menjadi meningkat. Serta ibu pasien juga kurang rutin memberikan obat dan pergi control karna terkadang di anggap sudah mulai stabil.

(10)

Medik

Os tidak pernah mengalami gangguan medik

sebelumnya

Penggunaan zat

Os tidak mengkonsumsi obat-obatan

terlarang maupun alkohol

(11)
(12)

Lahir

12 tahun

•Menjadi lebih diam dari biasanya

•Menagis

•Pusing dan pasien tidak bias pelajaran

matematika.

Hal tersebut berlangsung 2 minggu.

Normal kembali (3 bulan)

•Bermain ps Selama 6 jam tanpa berhenti •Mencuri uang •Memukul •Mudah tersinggung, dan •Lebih berenergi. 13 thn 14 thn

Rutin minum obat dan kontrol

15 thn

Mulai jarang control

(13)

Masa prenatal dan perinatal

Tidak terdapat kelainan pada saat kehamilan dan persalinan.

Lahir normal 9 bulan.

Masa kanak-kanak awal (s/d 3 th)

Tumbuh kembang normal

Masa kanak-kanak pertengahan (4-11 th)

Perkembangan fisik pasien umumnya baik. Pasien sempat

memiliki konflik dengan orang tua saat mengetahui ibunya

mengandung adiknya hal tersebut terjadi saat pasien usia 8

tahun, sebab pasien tidak menginginkan kedatangan adik

karena pasien merasa dengan kedatangan adik kasih sayang

orang tuanya akan berkurang, di tambah 1 tahun setelah

adik laki-laki nya lahir ibunya melahirkan lagi adik

(14)

Semasa sekolah dasar pasien dinilai tidak banyak bertingkah di sekolah, pasien cenderung bisa bergaul dengan teman-temannya. Sejak duduk di kelas 1 SD pasien memang sudah memiliki sifat

perfeksionis, selalu ingin ranking 1 dan rajin sekali dalam belajar, hasil nilai nya pasien memang selalu 5 besar di setiap smesternya. Namun saat mendekati ujian ahisr sekola saat kelas 6 SD barulah muncul perubahan tingkah laku dan sikap pasien.

(15)

Masa remaja:

Hubungan sosial terhadap teman dan keluarganya

kurang baik karena os sering terlibat dalam

perkelahian.

Riwayat pendidikan, Os saat ini kelas 3 smp. Os masih

bisa mengikuti pelajaran disekolah.

Perkembangan emosi dan fisik: terdapat kesulitan

menahan amarah, terutama apabila keinginannya

tidak terpenuhi.

Tidak merokok maupun menggunakan zat/alkohhol,

tidak terdapat riwayat gangguan orientasi seksual.

Situasi kehidupan sosial sekarang: os sedang tidak

mengikuti kegiatan pendidikan sekolah, sehari-hari

hanya di rumah.

(16)

: Laki-laki : Perempuan

(17)

Nilai-nilai:

Os memiliki daya nilai nilai sosial yang kurang

baik.

Fantasi dan mimpi:

(18)

Deskripsi umum

Penampilan:

Pasien laki-laki, berpenampilan sesuai usia, kebersihan dan

perawatan diri baik.

Perilaku dan aktivitas psikomotor:

Tampak gelisah, marah-marah, kontak mata tidak baik, tidak

tampak gerakan involunter.

Pembicaraan:

Spontan, artikulasi baik, volume tinggi, bicara cepat,

emosional.

Sikap terhadap pemeriksa:

Kurang kooperatif

(19)

Mood dan Afek

Suasana perasaan (mood): Dysthym

Afek: luas

(20)

Gangguan persepsi

Halusinasi

: -

Ilusi

: +

Gangguan pikiran

Arus pikir

▪ Produktivitas: produktif

▪ Kontinuitas: asosiasi longgar

Isi pikir

▪ Preokupasi dalam pikiran: -

▪ Waham: os memiliki keyakinan bahwa banyak orang yang berniat

jahat pada dirinya karena tidak terima dengan kepintarannya. Merasa dirinya lebih hebat dari yang lain.

(21)

Fungsi kognitif dan penginderaan

Kesadaran

: compos mentis

Konsentrasi : baik

Orientasi

Waktu

: baik

Tempat

: baik

Orang

: baik

Daya ingat

Jangka panjang

: baik

Jangka menengah

: baik

(22)

Daya nilai:

Baik

RTA:

Terganggu

Tilikan

derajat 2 (mengakui dirinya sakit akan tetapi dalam

waktu yang bersamaan menyangkal).

Taraf dapat dipercaya

Pada waktu yang berbeda, pasien memberikan

kesimpulan jawaban yang berbeda, begitu juga setelah

dilakukan alloanamnesis dengan ibu pasien, ada

(23)

Keadaan umum: baik

Kesadaran: compos mentis

Tanda vital:

TD: 120/80 mmHg

Nadi: 84 x/menit

Pernapasan: 20 x/menit

(24)

Tinggi Badan: 175 cm

Berat Badan: 72 kg

Status Generalis:

Kepala: normocephal

Mata: sklera ikterik -/- konjungtiva anemis -/-

Hidung: tidak ditemukan kelainan

Mulut: tidak ditemukan kelainan

Leher: KGB tidak teraba

(25)

Toraks:

cor: BJ I-II reguler, murmur (-) gallop (-)

Pulmo: suara napas vesikuler +/+ ronki -/-

wheezing -/-

Abdomen:

Abdomen supel ,datar, hepar dan lien tidak

teraba, perkusi timpani, bising usus (+)

Ekstremitas:

Edema: -/-/-/-

(26)

Identitas

OS adalah seorang laki-laki berusia 15 tahun, beragama islam, saat ini ia adalah seorang pelajar kelas 3 SMP dan bertempat tinggal di Jakarta Timur.

Riwayat Psikiatri

OS dibawa ke RS karena sering marah-marah sejak 5 hari sebelum masuk rs.

Tahun 2010

 OS sebelumnya aktif menjadi diam, sering menangis, merasa tidak bisa matematika selama 2 minggu.

2 bulan kemudian OS main ps terus selama 6 jam, mengambil uang, berani memukul, cenderung emosi, dan seperti banyak energi selama 1 bulan.

Setelah 1 bulan, os sering menangis kembali, merasa punya malaikat berjalan, merasa nabi, mudah emosi. Saat itu os didiagnosis

gangguan afektif bipolar episode kini manik dengan gejala psikotik akut.

(27)

Sejak tahun 2010 tersebut, os rutin berobat untuk

gangguan bipolarnya selama 1 tahun.

Tahun 2012, karena sudah menunjukkan perbaikan

yang signifikan dan gejala tidak pernah timbul,

dokter menghentikan pengobatan os

(28)

Tahun 2013, os kembali mengalami gejala seperti:

 Sering marah-marah sejak 5 hari SMRS.

 2 hari terakhir os tidak bisa tidur

 Gelisah

 Sering ingin memukul teman-temannya dengan kayu.

 Sering merasa bingung, curiga kepada orang disekitarnya dan

 Bicara kacau,

 Bicara sendiri dan

 Emosi tidak stabil.

Sering mendengar bisikan-bisikan yang mengatakan

teman-temannya tidak terima dengan kepintarannya.

(29)

Status Mental

Penampilan os baik dan sesuai. Os tampak

gelisah, marah-marah, kontak mata tidak baik,

tidak

tampak

gerakan

involunter.

Dalam

pembicaraan, os tampak spontan, artikulasi baik,

volume tinggi, bicara cepat, emosional.Sikap

terhadap pemeriksa kurang kooperatif.

Suasana perasaan (mood) os tampak dysthym,

afek luas dan serasi.

OS memiliki waham berupa keyakinan bahwa

banyak orang yang berniat jahat pada dirinya

karena tidak terima dengan kepintarannya.

(30)

Pemeriksaan Fisik

(31)

Aksis I: berdasarkan ikhtisar penemuan bermakna

kasus ini menurut PPDGJ III/ DSM IV digolongkan

ke dalam gangguan jiwa Bipolar I episode kini

manik dengan gejala psikosis (F 31.2)karena

adanya gejala berupa sering marah-marah, tidak

bisa tidur, selalu ingin memukul teman, merasa

curiga, bicara kacau, dan bicara sendiri yang

(32)

Aksis II: Pasien memiliki ciri kepribadian

anankastik (F 60.5)

Aksis III: Tidak ada

Aksis IV: Tidak ada

Aksis V: GAF saat ini: 55, GAF 1 tahun

(33)

Aksis I: Gangguan Bipolar I tipe kini manik

dengan gejala psikotik

Aksis II: Ciri kepribadian anankastik

Aksis III: tidak ada

Aksis IV: masalah pendidikan

Aksis V: GAF saat ini: 55, GAF 1 tahun

(34)

Gangguan skizoafektif tipe manik

Skizofrenia paranoid

(35)

Organobiologik: pasien memiliki riwayat

keluarga penderita gangguan psikotik, yaitu

saudara dari kakek pasien dari pihak ibu

mengalami skizofrenia dan bibi pasien

pernah mengalami depresi

Psikologik:

Mood dysthym

Waham kebesaran

Halusinasi auditorik

(36)

Quo ad vitam: ad bonam

Quo ad functionam: dubia ad bonam

Quo ad sanationam: ad malam

(37)

Psikofarmaka

Trihexyphenidyl (antispasmodik) 2 mg

Depakote ( anti manik) 250 mg

Seroquel ( antipsikosis atipikal) 200 mg

Luften(antipsikosis) 25 mg

(38)

Psikoterapi

Sosioterapi

Terapi kerja: memanfaatkan waktu luang untuk

melakukan hobi dan pekerjaan yang bermanfat

Terapi rekreasi; berlibur, olahraga ringan

Psikoreligius: bimbingan agar pasien selalu

(39)

Referensi

Dokumen terkait

Carica papaya banyak mengandung substansi lebih baik dalam proses mempercepat regenerasi penting untuk tubuh, di antaranya vitamin C dan epidermis dan angiogenesis

4.1.4 Peserta didik dapat menyajikan hasil konfigurasi dial-plan server Softwitch setelah mempelajari materi pada modul 10 Konfigurasi Ekstensi dan Dial Plan pada

pr/ses sik$ seperti #e#!angun #iniatures untuk efek ga#!ar atau #e#pekerjakan ta#!ahan untuk adegan kera#aian$ dan karena itu #e#ungkinkan penciptaan ga#!ar yang tidak

Dari hasil penelitian mencirikan bahwa pada jenis sedimen yang lebih halus luasan area lamunnya juga semakin luas, sehingga faktor ukuran butiran sangat menentukan

tingkat kreatifitas pengajar. Pemanfaatan media ajar, tidak harus selalu bersifat baku dan monoton. Pengajar dapat berinovasi dan mencari sumber- sumber media ajar

INDIK INDIKA ATOR PENC TOR PENCAP APAIAN KOMP AIAN KOMPETEN ETENSI

Berawal dari sering bermain media sosial, remaja di desa Sajen dapat memafaatkan media tersebut untuk berbelanja secara online. Remaja dapat melihat berbagai