• Tidak ada hasil yang ditemukan

Makalah Diagnostik II Nst

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Makalah Diagnostik II Nst"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

 /iai dasar @ariabiitas daat dibagi men9adi inter@a 9angka  endek dan inter@a 9angka an9ang :

). ariabiitas 9angka endek atau Ibeat to beat @ariabity  uktuasi @ariabiitas 9angka endek norma adaah

antara 5 E %5 dm

 uktuasi G 5 dm ?enderung dikatakan abnorma dan  bia disertai dengan deseerasi maka keadaan ini

menun9ukkan adanya ga0at 9anin berat. %. ariabiitas 9angka an9ang

 ariabiitas 9angka an9ang norma adaah antara ( E )* dm

 ariabiitas ini meruakan enurunan fisioogis yang ter9adi ada 9anin tidur dan umumnya berangsung tidak  ebih dari %5 menit.

1.5.8 'erua%an denyut "antung "anin 9eriodi!

Ter9adi erubahan ada niai dasar D-- yang berhubungan dengan kontraksi uterus. Reson terhada kontraksi uterus daat digoongkan sebagai berikut :

; Tidak ter9adi erubahan

; Akseerasi : eningkatan frekuensi D-- terkait dengan kontraksi utrerus $reson norma+

; Deseerasi : enurunan frekuensi D-- terkait dengan kontraksi uterus $reson abnorma+ , terbagi men9adi

o Dini o Lambat o ariabe o 3amuran

(2)

Tabe %.% Poa Detak -antung -anin

1.5.: Deselerasi

Deseerasi seama ersainan di interretasi sesuai dengan saat ter9adinya berkaitan dengan kontraksi uterus.

• D4S4L4RAS6 D6/6

; Saat ter9adinya, un?ak dan akhir ke9adian se9aan dengan kontraksi uterus.

; Dera9at deseerasi sebanding dengan kekuatan kontraksi . ; 4fek ter9adi akibat akti@asi ner@us @agus

; Meruakan keadaan norma dan disebabkan oeh komresi keaa.

(3)

>ambar %.5 Deseerasi Dini

• D4S4L4RAS6 LAM7AT

; Perhatikan gambar diba0ah

; Ke9adian dimuai saat un?ak kontraksi uterus dan  berakhir sesaat seteah kontraksi uterus berakhir ; Ter9adi akibat insufisiensi uteroasenta $kurangnya

 asokan darah uteroasenta+ seama kontraksi. ; Tindakan :

o 6bu berbaring miring. o "%sungku.

o 1entikan oksitosin. o Tokoitik.

o 7ia berangsung F (* menit eriksa 1 darah dan

(4)

>ambar %.< Deseerasi Lambat

• D4S4L4RAS6 AR6A74L

; Keadaan abnorma dan daat bersifat sedang atau berat. ; Ter9adi akibat komresi taiusatCkeaa

; 7ia beruang : iitan taiusat  ; 6nter@ensi :

o Amnioinfusion

o Merubah osisi ibu : Trendeenburg

1.5.1; a!i!ardia "anin

R6/>A/  )<) E )'* dm

74RAT  B )') dm

etioogi :

; 6nfeksi intrauterin

(5)

; Penyakit 9antung ?ongenita

1.5.11 $<eat o <eat ariaility&

• ariasi dikendaikan terutama oeh sistem saraf otonom : saah

satu etun9uk dari intergritas sistem saraf usat 9anin.

• Pada kehamian G %' minggu, 9anin masih Ineuroogi?ay

immatureJ sehingga daat mudah terihat adanya enurunan @ariabiitas.

1.5.12 $=-+E-M A-0A<060>&

• ariabiitas dikendaikan oeh otak 9anin meaui engaruh

simfatis Q arasimfatis.

• Penurunan @ariabiitas meruakan keadaan norma seama

 9anin tidur dan segera kembai ke niai norma daam 0aktu %*  E 2* menit.

• Penurunan @aribiitas daat ter9adi ada:

; Pas?a emberian obat narkotik

; Keadaan hioksia dan asidosis dan disertai dengan keainan D-- ain seerti deseerasi ambat, takikardia,  bradikardia dan deseerasi @ariabe yang berat.

(6)

1.5.1? $64G+E-M A-0A<060>&

>ambar %.' ariabiitas -angka Pan9ang

• 7entuk dari I@ariabiitas 9angka an9angJ adaah berua

saya yang ebar dan ter9adi beberaa kai daam satu menit.

• Saah satu bentuk dari @ariabiitas 9angka an9ang yang

 bermakna disebut sebagai akseerasi.

• Keadaan diatas umumnya meruakan reson dari gerakan

 9anin dan biasanya berkisar sekitar )5 dm diatas niai dasar dan berangsung seama B )* E %* detik.

• -P kadang daat ditimbukan dengan merangsang kuit

keaa 9anin seama T atau dengan stimuasi akustik.

• Adanya akseerasi D-- adaah menun9ukkan bah0a 9anin

daam keadaan sehat dan daat mentoeransi ingkungan uterus dengan baik.

(7)

6nterretasi hasi. a. Reaktif:

)+ Terdaat gerakan 9anin sedikitnya % kai daam %* menit, disertai dengan akseerasi sedikitnya )5 dm.

%+ rekuensi dasar d99 di uar gerakan 9anin antara )%* E )<* dm. (+ ariabiitas d99 antara 5 E %5 dm atau < atau ebih er menit.

2+ Reaksi denyut 9antung terutama akseerasi oa IomegaJ ada /ST yang reaktif berarti 9anin daam keadaan sehat, emeriksaan diuang ) minggu kemudian.

5+ Pada asien diabetes meitus tie 6DDM emeriksaan diuang tia hari, tie yang ain duang tia minggu

 b. /on;reaktif:

)+ >erakan 9anin kurang dari 5 gerakan daam %* menit,

%+ Tidak terdaat akseerasi ada denyut 9antung 9anin meskiun diberikan rangsangan dari uar 

(+ rekuensi dasar d99 abnorma $kurang dari )%* dm, atau ebih dari )<* dm+.

2+ ariabiitas d99 kurang dari % dm. ?. Meragukan:

)+ >erakan 9anin kurang dari % kai daam %* menit, atau terdaat akseerasi yang kurang dari )5 dm.

%+ rekuensi dasar d99 abnorma. (+ ariabiitas d99 antara % E 5 dm.

d.

Sinusoida, bia :

%+

Ada osiasi yang ersisten ada denyut 9antung asa.

(+

Tidak ada gerakan 9anin

2+

Tidak ter9adi akseerasi, 9anin daam keadaan bahaya. 7ia aru;  aru 9anin matur, 9anin diahirkan. >ambaran ini didaatkan ada

keadaan isoimunisasi;R1.

-ika emeriksaan menun9ukkan hasi yang meragukan, hendaknya diuangi daam 0aktu %2 9am. Atau dian9utkan dengan  emeriksaan 3ST $3ontra?tion Stress Test+. 7ayi yang tidak   bereaksi beum tentu daam bahaya, 0aau begitu engu9ian ebih

an9ut mungkin dierukan.

e.

1asi emeriksaan /ST disebut abnorma $baik reaktif atauun non reaktif+ aabia ditemukan :

(8)

%+

Deseerasi 2* atau ebih di ba0ah $baseine+, atau d99 men?aai =* dm, yang amanya <* detik atau ebih.

Pada emeriksaan ini sebaiknya diakukan terminasi kehamian bia  9anin sudah @iabe atau emeriksaan uang setia )%;%2 9am bia  9anin beum @iabe

1asi /ST yang reaktif biasanya diikuti dengan keadaan 9anin yang baik  samai ) minggu kemudian $sesifisitas =5H ; ==H+. 1asi /ST yang non;reaktif disertai dengan keadaan 9anin yang 9eek $kematian erinata, niai Agar rendah, adanya deseerasi ambat intraartum+, dengan sensiti@itas sebesar %*H. 1asi /ST yang meragukan harus diuang daam 0aktu %2 9am. "eh karena rendahnya niai sensiti@itas /ST, maka setia hasi /ST yang non;reaktif sebaiknya die@auasi ebih an9ut dengan ?ontra?tion stress test $3ST+, seama tidak ada kontraindikasi.

2. +an&n

1a ang Memengaruhi >erakan -anin ; Kaan gerakan mun?u

; 8sia kandungan ; Kadar gukosa ; Stimuus suara

; Penggunaan obat;obatan Q kebiasaan merokok  ; Asidemia

; Poihidramnion ; "igohidramnion

3ara Menghitung >erakan -anin

Pengka9ian ri0ayat meruakan angkah yang enting. Kien sering meaorkan enurunan gerakan 9anin karena mereka ua merasakan akti@itas 9anin seama eriode 0aktu tertentu dan 9uga tidak terau  erhatian terhada ha ini. An9urkan kien untuk fokus ada akti@itas 9anin seama eriode 0aktu satu 9am, terutama saat ia sedang beristirahat, daam kondisi gii baik, dan asuan ?airan ?uku. Aabia kien mamu memba?a dan memahami rosedur grafik dasar, maka daat menggunakan metode menghitung samai )* :

)+ -ad0akan satu sesi erhitungan er hari

%+ -ad0akan sesi ada 0aktu yang sama setia hari.

(9)

2+ Aabia gerakan kurang dari )* kai daam ) 9am, 9ika dibutuhkan 0aktu ebih ama untuk men?aai )* kai gerakan, atau 9ika tidak  terasa gerakan daam ) 9am, maka hubungi bidan.

Bn& ,ang Ser&ng Ter*engar Ket&ka Me!er&k"a Dent +antng +an&n

a. Desir tai usat

Disebabkan semburan darah meaui arteri umbiikais. Suara ini terdengar seerti siuan nyaring yang singkron dengan denyut 9antung  9anin. Suara ini tidak konstan, kadang;kadang terdengar 9eas ketika

dieriksa ada suatu 0aktu namun ada emeriksaan di ain tidak  terdengar.

 b. Desir uterus

Terdengar sebagai suara hembusan embut yang singkron dengan denyut ibu. 7unyi ini biasanya aing 9eas terdengar saat auskutasi segmen ba0ah uterus. Suara ini dihasikan oeh asase darah meaui  embuuh;embuuh uterus yang berdiatasi dan di9umai tidak sa9a  ada kehamian tetai 9uga ada setia keadaan yang menyebabkan airah darah ke uterus meningkat, hingga engairan darah men9adi uas.

?. Suara akibat gerakan 9anin

Suara gerakan ini seerti suara ukuan, dikarenakan 9anin mendaat reaksi dari uar.

d. >erakan usus

Suara ini seerti berkumur;kumur, dihasikan oeh ber9aannya gas atau ?airan meaui usus ibu.

-reken"& Dent +antng a. 7radikardi

rekuensi denyut 9antung 9anin yang kurang dari ))* denyutCmenit. Keadaan ini diangga sebagai tanda akhir hioksia 9anin.

Penyebabnya :

; hioksia 9anin taha an9ut

; obat;obatan beta;adrenergetik $roanoo anestetik untuk bok eidura, sina, kauda, dan udenda+

; hiotensi ada ibu

; komresi tai usat yang ama ; bok 9antung kongenita ada 9anin

(10)

 b. Ta?ikardi

rekuensi denyut 9antung 9anin yang ebih dari )<* denyutCmenit. Keadaan ini diangga sebagai tanda a0a hioksia 9anin.

Penyebabnya : ; hioksia 9anin dini ; demam ada ibu

; obat;obatan arasimatik $atroin, hidroksiin+

; obat;obatan beta;simatomimetik $ritodrin, isoksurin+ ; hiertiroid ada ibu

; anemia ada 9anin

; gaga 9antung ada 9anin ; aritmia 9antung ada 9anin

?. ariabiitas

ariabiitas denyut 9antung 9anin digambarkan sebagai ketidakteraturan irama 9antung norma. ariabiitas denyut demi denyut norma diangga antara < dan %5 denyutCmenit. ariabiitas 9angka  endek yaitu ketidak samaan satu denyut dengan denyut berikutnya. ariabiitas 9angka an9ang yaitu tamak sebagai sikus ritmikC geombang dasar dan biasanya terdaat tiga samai ima sikus  ermenit.

Penyebab @ariabiitas meningkat : ; hioksia ringan dini

; stimuasi 9anin oeh aasi rahim, kontraksi rahim, akti@itas 9anin, dan akti@itas ibu

Penyebab @ariabiitas menurun : ; hioksiaCasidosis

; deresi sistem saraf usat oeh obat;obatan tertentu ; rematuritas

; sikus tidur 9anin ; aritmia 9antung 9anin

8terine eta Kontraksi daat memengaruhi eta 1eart Rate $1R+ dengan meningkatkan atau menurunkan tingkat daam hubungan dengan kontraksi yang diberikan.

( mekanisme rimer yang 83s daat menyebabkan enurunan 1R  adaah dengan komresi :

• Keaa 9anin • Tai usar 

(11)

>ambar %.= -anin

Periodik dan 4isodi? Karakteristik 1R 

Periodik: Menga?u ada erubahan D-- yang ter9adi dengan atau daam hubungan dengan kontraksi

4isodik: Menga?u ada erubahan D-- yang ter9adi indeenden dari kontraksi

(12)

>ambar %.)) ariabe De?eerations

>ambar %.)% 4ary De?eeration

• Akhir Perambatan

Ter9adi sebagai reson terhada insufisiensi utero;asenta. Airan darah ke 9anin terganggu dan ada kurang oksigen tersedia untuk 9anin+.

>ambar %.)( 3ontoh >rafik Akhir Perambatan

>ambar %.)2 Late De?eerations

(13)

-

Perambatan dari 1R dari baseine yang berangsung ebih dari % menit tai kurang dari )* menit.

-

Tidak ada en9easan mengaa ini ter9adi

-

8mumnya terkait dengan hierstimuasi uterus.

-

7isa 9uga ter9adi tana akti@itas uterus aaun

>ambar %.)5 3ontoh Proong De?eeration

Karakteristik Kontraksi

rekuensi: dihitung dari a0a kontraksi ke a0a kontraksi berikutnya. Keteraturan: Aakah oa ritmis atau tidak 

Durasi: Dari a0a samai akhir ; 7eraa ama setia kontraksi  berangsung

6ntensitas: Dengan aasi ringan, sedang, atau kuat.

Dengan 68P3 $kateter intra;uterus tekanan+ intensitas daam mm1g Subyektif: deskrisi Pasien

(14)

isioogi -anin

>ambar %.)& Pengaturan Denyut -antung -anin $. Pr&n"& Ker%a

Dasar ker9a dari /ST, atau AD, adaah bah0a 9anin norma akan menghasikan bentuk karakteristik denyut 9antung. Akseerasi dari 1R daam

(15)

 bereson terhada gerakan 9anin meruakan outut dari /ST. Karena itu bagi kehamian resiko tinggi, test ini daat diuangi setia % kai sebuan. 1asi yang reaktif menun9ukkan kesehatan 9anin yang berhubungan dengan era0atan  erinata yang baik.

7erikut ini saah satu ?ontoh bok diagram dari aat /ST

>ambar %.)' 7ok Diagram /ST

Pen9easan bok diagram

Dari sensor yang diasang ada ibu, au masuk ke 0ireess modu untuk   engiriman data. Kemudian, 0ireess modu mengirim data dan diterima oeh

re?ei@er. Seteah diterima, au semua data dimier 9adi satu. Sean9utnya data dikuatkan oeh rangkaian amifier agar tegangan daat terba?a oeh rangkaian AD3. Rangkaian AD3 berfungsi untuk mengubah data anaog men9adi data digita sehingga daat diroses oeh rosessor. Kemudian data yang sudah dioah oeh rosessor akan ditamikan hasinya meaui >rahi?a and Digita disay.

/. Bag&an0Bag&an Nn Stre"" Te"t

(16)

>ambar %.)= 7agian;bagian /ST Pen9easan bagian;bagian /ST :

4asti? engikat untuk mengikat tokometer dan tranduser utrasound yang ditematkan ada abdomen ibu.

Penanda gerakan 9anin sebagai enanda saat 9anin bergerak, sehingga daat di?atat ada mesin /ST.

Tokometer untuk mendeteksi niai tekanan uterus rahim. Transduser utrasound untuk mendeteksi D-- 9anin.

Layar emantauan sebagai tamian D-- dan tekanan uterus.

Kertas rekaman KT> sebagai outut dari D-- dan tekanan uterus berua grafik.

(17)

3ontoh bagian;bagian ada aat /ST yang ain

>ambar %.%) 7agian;bagian /ST . Perke!angan

Penemuan aat endeteksi denyut 9antung 9anin di muai se9ak tahun )')< oeh Rene;Theohie;1ya?inthe Laenne? seorang rofessor dari Peran?is yang menggunakan kayu urus berbentuk tabung untuk mendengar bunyi 9antung yang kemudian berkembang men9adi stetosko monaura. Di tahun )')', ran?ois Pinardin ertama kai mendeskrisikan tentang bunyi 9antung bayi, dian9utkan dengan enemuan kinis enting dari -ean de Kergarede? ada tahun )'%% mengenai tanda kinis dari bunyi 9antung bayi. 7aru ada tahun )=5*;an, monitor detak 9antung 9anin eektronik ditemukan oeh Dr. 4d0ard 1. 1on. Monitor ini menggunakan utrasound untuk merekam detak 9antung 9anin dan kontraksi uterus ibu yang daat digunakan se?ara intermitten atau  berterusan hanya ada saat usia gestasi (% minggu yaitu saat system syaraf bayi

teah matang $Taon #.R, %**<+.

Aat emantauan 9anin eektronik $4M+ standar ada umumnya berua  bangku ; usat unit, yang terdiri atas transduser 8S> Doer untuk mengukur 

denyut 9antung 9anin, to?odynamometer $To?o+ untuk meniai kontraksi uterus,  engeras suara, dan rinter. Sensor yang ditemekan ke erut ibu, dan kabe

(18)

ke unit usat meaui kabe enghubung. -ika terasang dengan aat ini maka mobiisasi ibu terbatas hanya di temat tidur sa9a $ardhan et a, %**<+.

<. S"P

). Persiaan tes tana kontraksi

a. Sebaiknya emeriksaan diakukan agi hari % 9am seteah saraan dan tidak boeh diberikan sedati@a.

 b. 8sia kehamian F% minggu %. Prosedur eaksanaan

a. Pasien berbaring daam osisi semi;o0er 25 dera9at, atau sedikit miring ke kiri. 1a ini berguna untuk memerbaiki sirkuasi darah ke  9anin dan men?egah ter9adinya hiotensi.

 b. Sebeum emeriksaan dimuai, diakukan engukuran tensi, suhu, nadi, dan frekuensi ernafasan ibu. Kemudian seama emeriksaan diakukan, tensi diukur setia )*;)5 menit $hasinya di?atat ada kertas KT>+.

?. Akti@itas gerakan 9anin dierhatikan dengan ?ara:  Menanyakan keada asien.  Meakukan aasi abdomen.  Meihat gerakan ta9am  ada rekaman tokogram $kertas KT>+.

d. Disk monitor 9anin eektrik direkatkan ada abdomen ibu di atas area yang daat menerima dengan baik.

>ambar %.%% Peetakan Transduser ada abdomen ibu

e. 7ia daam beberaa menit emeriksaan tidak terdaat gerakan 9anin, diakukan erangsangan 9anin, misanya dengan menggoyang keaa atau bagian 9anin ainnya, atau dengan memberi rangsang @ibro;akustik  $dengan membunyikan be, atau dengan menggunakan aat khusus untuk keeruan tersebut+.

(19)

g. Setia ter9adi gerakan 9anin diberikan tanda ada kertas KT>. Perhatikan aakah ter9adi akseerasi D-- $sediktinya )5 dm+.

h. Perhatikan @ariabiitas D-- $norma antara 5 ; %5 dm+. i. Lama emeriksaan sedikitnya %* menit.

7erikut ini adaah ?ontoh 1asi emeriksaan /ST

>ambar %.%( 3ontoh hasi emeriksaan /ST

>ambar %.%2 1asi Pemeriksaan >erakan -anin

3. Pe!el&#araan

)+ Tematkan aat di temat yang kering dan se9uk.

%+ 7ersihkan /ST setia seteah digunakan. Terutama bersihkan tranduser  seteah diakai.

(+ Seteah seesai menggunakan aat, siman kabe dan eraatan yang ain  ada temat yang seharusnya dan kabe 9angan tertekuk.

4. Trle"#t&ng a. Keuhan

(20)

Anaisa kerusakan

Tokometer dan transduser utrasound tidak terasang dengan baik.

Kabe yang menghubungkan Tokometer dan transduser utrasound ke aat tidak daam kondisi baik 

Perbaikan

3ek emasangan Tokometer dan transduser utrasound daam osisi yang  benar atau tidak.

3ek kabe yang menghubungkan Tokometer dan transduser utrasound ke aat daam kondisi baik atau tidak.

 b. Keuhan

Aat tidak menyaa, adaha kabe suy sudah terasang Anaisa kerusakan

Sakar o0er beum daam osisi "/.

Sakar o0er atau kabe suy daam keadaan rusak. use daam keadaan utus.

Perbaikan

Perhatikan osisi sakar o0er daam kondisi "/ atau ".

3ek keadaan sakar o0er dan kabe suy aakah daam keadaan rusak atau tidak.

3ek fuse daam keadaan utus atau tidak  5. Kal&ra"&

8ntuk kaibrasi aat /ST ini, ha;ha yang eru dierhatikan adaah seerti di  ba0ah ini :

)+ Ke?eatan kertas ) ?m er menit

%+ Aat /ST akan merekam %* denyut daam ) menitC ) ?m

(+ Kertas disay yang digunakan memiiki kisaran d99 antara 5* E %)* denyut.

(21)

KESIMPULAN

Ke"&!lan

 /ST adaah ?ara emeriksaan 9anin dengan menggunakan kardiotokografi, ada umur kehamian B (% minggu. Pemeriksaan ini diakukan dengan maksud meihat hubungan erubahan denyut 9antung dengan gerakan 9anin. Pemeriksaan ini daat diakukan baik ada saat kehamian mauun ersainan.

Da6tar P"taka

Anitasari, 7estfy. %*)5. A Mobie #earabe #ireess eta 1eart Monitoring System $System Monitor Detak -antung -anin 7erbasis /irkabe+. htt:CCdokumen.tisCdo?umentsCtugas;uts;bestfy.htm $diakses tangga )= "ktober  %*)5+

(22)

De0i, unita. %*)2. NST (Nn Stre"" Te"t). htt:CC000.authorstream.?omCPresentationCyunitade0i;)%(%(*=;nst;non;stress; testC (dia!ses 12 !toer 2;15)

6hamy, Muh. %*)(. KARD6"T"K">RA6. htt:CC000.sideshare.netCatenisanCkardiotokografi;('52<*)' (dia!ses 12 !toer 2;15)

Kaban,

Febrina.

2010.

NST

Dalam

Kehamilan.

http!!bi"an#h$p.bl$%#p$t.&$.i"!2010!01!n#t-"alam-'ehamilan.html

(diakses 12 Oktober 2015)

K(#mar)a"i, Di"i. 2011. N$n Stre# Te# * NST +Te# Tanpa eban.

http!!'$n#(lta#i-#pe#iali#-$b#%in.bl$%#p$t.&$.i"!2011!02!n$n-#tre##-te#t-te#-tanpa-beban.html

(diakses 12 Oktober 2015)

K(#tiati,

/ti'.

2010.

N$n

Stre#

Te#t.

http!!ati'%(r(bi"an.bl$%#p$t.&$.i"!2010!09!n$n-#tre##-te#t.html

(diakses 12 Oktober 2015)

'tain$la,

Febrina.

2010.

NST

D//

K//N.

http!!bi"an#h$p.bl$%#p$t.&$.i"!2010!01!n#t-"alam-'ehamilan.html

(diakses 12 Oktober 2015)

Raito, Aou. %*)2. MAKALA1 ASK47 ) T4/TA/> P4/>KA-6A/ 4TAL DA/ M4/4/T8KA/ D6A>/"SA PADA K41AM6LA/.

htt:CCaouraito.bogsot.?o.idC%*)2C)%Cmakaah;askeb;);tentang;engka9ian.htm $diakses tangga %) "ktober %*)5+

Sa"iah, alimat(#. 2010. ap$ran Fi#'e# ab. $lte'e# Dep.Ke#

S(rabaa.

http!!lilieim$et.bl$%#p$t.&$.i"!2011!05!lap$ran-:#'e#-lab-p$lte'e#-"ep'e#.html

(diakses 12 Oktober 2015)

Referensi

Dokumen terkait

Untuk mendapatkan kondisi &#34;ideal&#34; tingkat efisiensi dalam penggunaan bahan bakar tersebut dapat dilakukan dengan cara antara lain tidak memacu kendaraan secara

Keputusan Chairul Tanjung untuk keluar dari  perusahaan sepatu yang dibentuknya bersama 3 rekannya merupakan salah satu usaha bagi Chairul Tanjung untuk memenuhi

Dari hasil analisa diketahui kandungan asam lemak bebas terendah sebesar 0,56% pada formulasi sabun transparan 3 % menggunakan basa NaOH, nilai ini telah memenuhi standar

Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Asam Laktat dari Usus Udang Penghasil Bakteriosin sebagai Agen Antibakteri pada Produk- Produk Hasil Perikanan.. Lactic Acid

Penelitian ini juga masuk ke dalam teori sosiologi komunikasi karena dengan adanya para vlogger di dunia bisa menjadikan sarana untuk berinteraksi antara penonton

7 يهف ةلاسرلا هذه في ةرطيسلبا دارلما امأو .هدهج في ئيش ىلع ةردق 3 - تادرفلما درفأط نم لوعفلما مسا يه ةغل ط تادرفلما ط ةملك – نم ساسأ : احلاطصاو

13 menjadi penyusun utama dari morfologi yang memiliki nilai elevasi dan kemiringan lereng relatif kecil pada daerah ini karena litologi lunak bersifat kurang stabil dan tidak

Jumlah pekerja dengan motivasi kerja karena senang bekerja dengan rekan kerja dalam perusahaan mengalami peningkatan hingga tahun 1995 menjadi 44% kemudian mengalami penurunan