/iai dasar @ariabiitas daat dibagi men9adi inter@a 9angka endek dan inter@a 9angka an9ang :
). ariabiitas 9angka endek atau Ibeat to beat @ariabity uktuasi @ariabiitas 9angka endek norma adaah
antara 5 E %5 dm
uktuasi G 5 dm ?enderung dikatakan abnorma dan bia disertai dengan deseerasi maka keadaan ini
menun9ukkan adanya ga0at 9anin berat. %. ariabiitas 9angka an9ang
ariabiitas 9angka an9ang norma adaah antara ( E )* dm
ariabiitas ini meruakan enurunan fisioogis yang ter9adi ada 9anin tidur dan umumnya berangsung tidak ebih dari %5 menit.
1.5.8 'erua%an denyut "antung "anin 9eriodi!
Ter9adi erubahan ada niai dasar D-- yang berhubungan dengan kontraksi uterus. Reson terhada kontraksi uterus daat digoongkan sebagai berikut :
; Tidak ter9adi erubahan
; Akseerasi : eningkatan frekuensi D-- terkait dengan kontraksi utrerus $reson norma+
; Deseerasi : enurunan frekuensi D-- terkait dengan kontraksi uterus $reson abnorma+ , terbagi men9adi
o Dini o Lambat o ariabe o 3amuran
Tabe %.% Poa Detak -antung -anin
1.5.: Deselerasi
Deseerasi seama ersainan di interretasi sesuai dengan saat ter9adinya berkaitan dengan kontraksi uterus.
• D4S4L4RAS6 D6/6
; Saat ter9adinya, un?ak dan akhir ke9adian se9aan dengan kontraksi uterus.
; Dera9at deseerasi sebanding dengan kekuatan kontraksi . ; 4fek ter9adi akibat akti@asi ner@us @agus
; Meruakan keadaan norma dan disebabkan oeh komresi keaa.
>ambar %.5 Deseerasi Dini
• D4S4L4RAS6 LAM7AT
; Perhatikan gambar diba0ah
; Ke9adian dimuai saat un?ak kontraksi uterus dan berakhir sesaat seteah kontraksi uterus berakhir ; Ter9adi akibat insufisiensi uteroasenta $kurangnya
asokan darah uteroasenta+ seama kontraksi. ; Tindakan :
o 6bu berbaring miring. o "%sungku.
o 1entikan oksitosin. o Tokoitik.
o 7ia berangsung F (* menit eriksa 1 darah dan
>ambar %.< Deseerasi Lambat
• D4S4L4RAS6 AR6A74L
; Keadaan abnorma dan daat bersifat sedang atau berat. ; Ter9adi akibat komresi taiusatCkeaa
; 7ia beruang : iitan taiusat ; 6nter@ensi :
o Amnioinfusion
o Merubah osisi ibu : Trendeenburg
1.5.1; a!i!ardia "anin
R6/>A/ )<) E )'* dm
74RAT B )') dm
etioogi :
; 6nfeksi intrauterin
; Penyakit 9antung ?ongenita
1.5.11 $<eat o <eat ariaility&
• ariasi dikendaikan terutama oeh sistem saraf otonom : saah
satu etun9uk dari intergritas sistem saraf usat 9anin.
• Pada kehamian G %' minggu, 9anin masih Ineuroogi?ay
immatureJ sehingga daat mudah terihat adanya enurunan @ariabiitas.
1.5.12 $=-+E-M A-0A<060>&
• ariabiitas dikendaikan oeh otak 9anin meaui engaruh
simfatis Q arasimfatis.
• Penurunan @ariabiitas meruakan keadaan norma seama
9anin tidur dan segera kembai ke niai norma daam 0aktu %* E 2* menit.
• Penurunan @aribiitas daat ter9adi ada:
; Pas?a emberian obat narkotik
; Keadaan hioksia dan asidosis dan disertai dengan keainan D-- ain seerti deseerasi ambat, takikardia, bradikardia dan deseerasi @ariabe yang berat.
1.5.1? $64G+E-M A-0A<060>&
>ambar %.' ariabiitas -angka Pan9ang
• 7entuk dari I@ariabiitas 9angka an9angJ adaah berua
saya yang ebar dan ter9adi beberaa kai daam satu menit.
• Saah satu bentuk dari @ariabiitas 9angka an9ang yang
bermakna disebut sebagai akseerasi.
• Keadaan diatas umumnya meruakan reson dari gerakan
9anin dan biasanya berkisar sekitar )5 dm diatas niai dasar dan berangsung seama B )* E %* detik.
• -P kadang daat ditimbukan dengan merangsang kuit
keaa 9anin seama T atau dengan stimuasi akustik.
• Adanya akseerasi D-- adaah menun9ukkan bah0a 9anin
daam keadaan sehat dan daat mentoeransi ingkungan uterus dengan baik.
6nterretasi hasi. a. Reaktif:
)+ Terdaat gerakan 9anin sedikitnya % kai daam %* menit, disertai dengan akseerasi sedikitnya )5 dm.
%+ rekuensi dasar d99 di uar gerakan 9anin antara )%* E )<* dm. (+ ariabiitas d99 antara 5 E %5 dm atau < atau ebih er menit.
2+ Reaksi denyut 9antung terutama akseerasi oa IomegaJ ada /ST yang reaktif berarti 9anin daam keadaan sehat, emeriksaan diuang ) minggu kemudian.
5+ Pada asien diabetes meitus tie 6DDM emeriksaan diuang tia hari, tie yang ain duang tia minggu
b. /on;reaktif:
)+ >erakan 9anin kurang dari 5 gerakan daam %* menit,
%+ Tidak terdaat akseerasi ada denyut 9antung 9anin meskiun diberikan rangsangan dari uar
(+ rekuensi dasar d99 abnorma $kurang dari )%* dm, atau ebih dari )<* dm+.
2+ ariabiitas d99 kurang dari % dm. ?. Meragukan:
)+ >erakan 9anin kurang dari % kai daam %* menit, atau terdaat akseerasi yang kurang dari )5 dm.
%+ rekuensi dasar d99 abnorma. (+ ariabiitas d99 antara % E 5 dm.
d.
Sinusoida, bia :%+
Ada osiasi yang ersisten ada denyut 9antung asa.(+
Tidak ada gerakan 9anin2+
Tidak ter9adi akseerasi, 9anin daam keadaan bahaya. 7ia aru; aru 9anin matur, 9anin diahirkan. >ambaran ini didaatkan adakeadaan isoimunisasi;R1.
-ika emeriksaan menun9ukkan hasi yang meragukan, hendaknya diuangi daam 0aktu %2 9am. Atau dian9utkan dengan emeriksaan 3ST $3ontra?tion Stress Test+. 7ayi yang tidak bereaksi beum tentu daam bahaya, 0aau begitu engu9ian ebih
an9ut mungkin dierukan.
e.
1asi emeriksaan /ST disebut abnorma $baik reaktif atauun non reaktif+ aabia ditemukan :%+
Deseerasi 2* atau ebih di ba0ah $baseine+, atau d99 men?aai =* dm, yang amanya <* detik atau ebih.Pada emeriksaan ini sebaiknya diakukan terminasi kehamian bia 9anin sudah @iabe atau emeriksaan uang setia )%;%2 9am bia 9anin beum @iabe
1asi /ST yang reaktif biasanya diikuti dengan keadaan 9anin yang baik samai ) minggu kemudian $sesifisitas =5H ; ==H+. 1asi /ST yang non;reaktif disertai dengan keadaan 9anin yang 9eek $kematian erinata, niai Agar rendah, adanya deseerasi ambat intraartum+, dengan sensiti@itas sebesar %*H. 1asi /ST yang meragukan harus diuang daam 0aktu %2 9am. "eh karena rendahnya niai sensiti@itas /ST, maka setia hasi /ST yang non;reaktif sebaiknya die@auasi ebih an9ut dengan ?ontra?tion stress test $3ST+, seama tidak ada kontraindikasi.
2. +an&n
1a ang Memengaruhi >erakan -anin ; Kaan gerakan mun?u
; 8sia kandungan ; Kadar gukosa ; Stimuus suara
; Penggunaan obat;obatan Q kebiasaan merokok ; Asidemia
; Poihidramnion ; "igohidramnion
3ara Menghitung >erakan -anin
Pengka9ian ri0ayat meruakan angkah yang enting. Kien sering meaorkan enurunan gerakan 9anin karena mereka ua merasakan akti@itas 9anin seama eriode 0aktu tertentu dan 9uga tidak terau erhatian terhada ha ini. An9urkan kien untuk fokus ada akti@itas 9anin seama eriode 0aktu satu 9am, terutama saat ia sedang beristirahat, daam kondisi gii baik, dan asuan ?airan ?uku. Aabia kien mamu memba?a dan memahami rosedur grafik dasar, maka daat menggunakan metode menghitung samai )* :
)+ -ad0akan satu sesi erhitungan er hari
%+ -ad0akan sesi ada 0aktu yang sama setia hari.
2+ Aabia gerakan kurang dari )* kai daam ) 9am, 9ika dibutuhkan 0aktu ebih ama untuk men?aai )* kai gerakan, atau 9ika tidak terasa gerakan daam ) 9am, maka hubungi bidan.
Bn& ,ang Ser&ng Ter*engar Ket&ka Me!er&k"a Dent +antng +an&n
a. Desir tai usat
Disebabkan semburan darah meaui arteri umbiikais. Suara ini terdengar seerti siuan nyaring yang singkron dengan denyut 9antung 9anin. Suara ini tidak konstan, kadang;kadang terdengar 9eas ketika
dieriksa ada suatu 0aktu namun ada emeriksaan di ain tidak terdengar.
b. Desir uterus
Terdengar sebagai suara hembusan embut yang singkron dengan denyut ibu. 7unyi ini biasanya aing 9eas terdengar saat auskutasi segmen ba0ah uterus. Suara ini dihasikan oeh asase darah meaui embuuh;embuuh uterus yang berdiatasi dan di9umai tidak sa9a ada kehamian tetai 9uga ada setia keadaan yang menyebabkan airah darah ke uterus meningkat, hingga engairan darah men9adi uas.
?. Suara akibat gerakan 9anin
Suara gerakan ini seerti suara ukuan, dikarenakan 9anin mendaat reaksi dari uar.
d. >erakan usus
Suara ini seerti berkumur;kumur, dihasikan oeh ber9aannya gas atau ?airan meaui usus ibu.
-reken"& Dent +antng a. 7radikardi
rekuensi denyut 9antung 9anin yang kurang dari ))* denyutCmenit. Keadaan ini diangga sebagai tanda akhir hioksia 9anin.
Penyebabnya :
; hioksia 9anin taha an9ut
; obat;obatan beta;adrenergetik $roanoo anestetik untuk bok eidura, sina, kauda, dan udenda+
; hiotensi ada ibu
; komresi tai usat yang ama ; bok 9antung kongenita ada 9anin
b. Ta?ikardi
rekuensi denyut 9antung 9anin yang ebih dari )<* denyutCmenit. Keadaan ini diangga sebagai tanda a0a hioksia 9anin.
Penyebabnya : ; hioksia 9anin dini ; demam ada ibu
; obat;obatan arasimatik $atroin, hidroksiin+
; obat;obatan beta;simatomimetik $ritodrin, isoksurin+ ; hiertiroid ada ibu
; anemia ada 9anin
; gaga 9antung ada 9anin ; aritmia 9antung ada 9anin
?. ariabiitas
ariabiitas denyut 9antung 9anin digambarkan sebagai ketidakteraturan irama 9antung norma. ariabiitas denyut demi denyut norma diangga antara < dan %5 denyutCmenit. ariabiitas 9angka endek yaitu ketidak samaan satu denyut dengan denyut berikutnya. ariabiitas 9angka an9ang yaitu tamak sebagai sikus ritmikC geombang dasar dan biasanya terdaat tiga samai ima sikus ermenit.
Penyebab @ariabiitas meningkat : ; hioksia ringan dini
; stimuasi 9anin oeh aasi rahim, kontraksi rahim, akti@itas 9anin, dan akti@itas ibu
Penyebab @ariabiitas menurun : ; hioksiaCasidosis
; deresi sistem saraf usat oeh obat;obatan tertentu ; rematuritas
; sikus tidur 9anin ; aritmia 9antung 9anin
8terine eta Kontraksi daat memengaruhi eta 1eart Rate $1R+ dengan meningkatkan atau menurunkan tingkat daam hubungan dengan kontraksi yang diberikan.
( mekanisme rimer yang 83s daat menyebabkan enurunan 1R adaah dengan komresi :
• Keaa 9anin • Tai usar
>ambar %.= -anin
Periodik dan 4isodi? Karakteristik 1R
Periodik: Menga?u ada erubahan D-- yang ter9adi dengan atau daam hubungan dengan kontraksi
4isodik: Menga?u ada erubahan D-- yang ter9adi indeenden dari kontraksi
>ambar %.)) ariabe De?eerations
>ambar %.)% 4ary De?eeration
• Akhir Perambatan
Ter9adi sebagai reson terhada insufisiensi utero;asenta. Airan darah ke 9anin terganggu dan ada kurang oksigen tersedia untuk 9anin+.
>ambar %.)( 3ontoh >rafik Akhir Perambatan
>ambar %.)2 Late De?eerations
-
Perambatan dari 1R dari baseine yang berangsung ebih dari % menit tai kurang dari )* menit.-
Tidak ada en9easan mengaa ini ter9adi-
8mumnya terkait dengan hierstimuasi uterus.-
7isa 9uga ter9adi tana akti@itas uterus aaun>ambar %.)5 3ontoh Proong De?eeration
Karakteristik Kontraksi
rekuensi: dihitung dari a0a kontraksi ke a0a kontraksi berikutnya. Keteraturan: Aakah oa ritmis atau tidak
Durasi: Dari a0a samai akhir ; 7eraa ama setia kontraksi berangsung
6ntensitas: Dengan aasi ringan, sedang, atau kuat.
Dengan 68P3 $kateter intra;uterus tekanan+ intensitas daam mm1g Subyektif: deskrisi Pasien
isioogi -anin
>ambar %.)& Pengaturan Denyut -antung -anin $. Pr&n"& Ker%a
Dasar ker9a dari /ST, atau AD, adaah bah0a 9anin norma akan menghasikan bentuk karakteristik denyut 9antung. Akseerasi dari 1R daam
bereson terhada gerakan 9anin meruakan outut dari /ST. Karena itu bagi kehamian resiko tinggi, test ini daat diuangi setia % kai sebuan. 1asi yang reaktif menun9ukkan kesehatan 9anin yang berhubungan dengan era0atan erinata yang baik.
7erikut ini saah satu ?ontoh bok diagram dari aat /ST
>ambar %.)' 7ok Diagram /ST
Pen9easan bok diagram
Dari sensor yang diasang ada ibu, au masuk ke 0ireess modu untuk engiriman data. Kemudian, 0ireess modu mengirim data dan diterima oeh
re?ei@er. Seteah diterima, au semua data dimier 9adi satu. Sean9utnya data dikuatkan oeh rangkaian amifier agar tegangan daat terba?a oeh rangkaian AD3. Rangkaian AD3 berfungsi untuk mengubah data anaog men9adi data digita sehingga daat diroses oeh rosessor. Kemudian data yang sudah dioah oeh rosessor akan ditamikan hasinya meaui >rahi?a and Digita disay.
/. Bag&an0Bag&an Nn Stre"" Te"t
>ambar %.)= 7agian;bagian /ST Pen9easan bagian;bagian /ST :
4asti? engikat untuk mengikat tokometer dan tranduser utrasound yang ditematkan ada abdomen ibu.
Penanda gerakan 9anin sebagai enanda saat 9anin bergerak, sehingga daat di?atat ada mesin /ST.
Tokometer untuk mendeteksi niai tekanan uterus rahim. Transduser utrasound untuk mendeteksi D-- 9anin.
Layar emantauan sebagai tamian D-- dan tekanan uterus.
Kertas rekaman KT> sebagai outut dari D-- dan tekanan uterus berua grafik.
3ontoh bagian;bagian ada aat /ST yang ain
>ambar %.%) 7agian;bagian /ST . Perke!angan
Penemuan aat endeteksi denyut 9antung 9anin di muai se9ak tahun )')< oeh Rene;Theohie;1ya?inthe Laenne? seorang rofessor dari Peran?is yang menggunakan kayu urus berbentuk tabung untuk mendengar bunyi 9antung yang kemudian berkembang men9adi stetosko monaura. Di tahun )')', ran?ois Pinardin ertama kai mendeskrisikan tentang bunyi 9antung bayi, dian9utkan dengan enemuan kinis enting dari -ean de Kergarede? ada tahun )'%% mengenai tanda kinis dari bunyi 9antung bayi. 7aru ada tahun )=5*;an, monitor detak 9antung 9anin eektronik ditemukan oeh Dr. 4d0ard 1. 1on. Monitor ini menggunakan utrasound untuk merekam detak 9antung 9anin dan kontraksi uterus ibu yang daat digunakan se?ara intermitten atau berterusan hanya ada saat usia gestasi (% minggu yaitu saat system syaraf bayi
teah matang $Taon #.R, %**<+.
Aat emantauan 9anin eektronik $4M+ standar ada umumnya berua bangku ; usat unit, yang terdiri atas transduser 8S> Doer untuk mengukur
denyut 9antung 9anin, to?odynamometer $To?o+ untuk meniai kontraksi uterus, engeras suara, dan rinter. Sensor yang ditemekan ke erut ibu, dan kabe
ke unit usat meaui kabe enghubung. -ika terasang dengan aat ini maka mobiisasi ibu terbatas hanya di temat tidur sa9a $ardhan et a, %**<+.
<. S"P
). Persiaan tes tana kontraksi
a. Sebaiknya emeriksaan diakukan agi hari % 9am seteah saraan dan tidak boeh diberikan sedati@a.
b. 8sia kehamian F% minggu %. Prosedur eaksanaan
a. Pasien berbaring daam osisi semi;o0er 25 dera9at, atau sedikit miring ke kiri. 1a ini berguna untuk memerbaiki sirkuasi darah ke 9anin dan men?egah ter9adinya hiotensi.
b. Sebeum emeriksaan dimuai, diakukan engukuran tensi, suhu, nadi, dan frekuensi ernafasan ibu. Kemudian seama emeriksaan diakukan, tensi diukur setia )*;)5 menit $hasinya di?atat ada kertas KT>+.
?. Akti@itas gerakan 9anin dierhatikan dengan ?ara: Menanyakan keada asien. Meakukan aasi abdomen. Meihat gerakan ta9am ada rekaman tokogram $kertas KT>+.
d. Disk monitor 9anin eektrik direkatkan ada abdomen ibu di atas area yang daat menerima dengan baik.
>ambar %.%% Peetakan Transduser ada abdomen ibu
e. 7ia daam beberaa menit emeriksaan tidak terdaat gerakan 9anin, diakukan erangsangan 9anin, misanya dengan menggoyang keaa atau bagian 9anin ainnya, atau dengan memberi rangsang @ibro;akustik $dengan membunyikan be, atau dengan menggunakan aat khusus untuk keeruan tersebut+.
g. Setia ter9adi gerakan 9anin diberikan tanda ada kertas KT>. Perhatikan aakah ter9adi akseerasi D-- $sediktinya )5 dm+.
h. Perhatikan @ariabiitas D-- $norma antara 5 ; %5 dm+. i. Lama emeriksaan sedikitnya %* menit.
7erikut ini adaah ?ontoh 1asi emeriksaan /ST
>ambar %.%( 3ontoh hasi emeriksaan /ST
>ambar %.%2 1asi Pemeriksaan >erakan -anin
3. Pe!el&#araan
)+ Tematkan aat di temat yang kering dan se9uk.
%+ 7ersihkan /ST setia seteah digunakan. Terutama bersihkan tranduser seteah diakai.
(+ Seteah seesai menggunakan aat, siman kabe dan eraatan yang ain ada temat yang seharusnya dan kabe 9angan tertekuk.
4. Trle"#t&ng a. Keuhan
Anaisa kerusakan
Tokometer dan transduser utrasound tidak terasang dengan baik.
Kabe yang menghubungkan Tokometer dan transduser utrasound ke aat tidak daam kondisi baik
Perbaikan
3ek emasangan Tokometer dan transduser utrasound daam osisi yang benar atau tidak.
3ek kabe yang menghubungkan Tokometer dan transduser utrasound ke aat daam kondisi baik atau tidak.
b. Keuhan
Aat tidak menyaa, adaha kabe suy sudah terasang Anaisa kerusakan
Sakar o0er beum daam osisi "/.
Sakar o0er atau kabe suy daam keadaan rusak. use daam keadaan utus.
Perbaikan
Perhatikan osisi sakar o0er daam kondisi "/ atau ".
3ek keadaan sakar o0er dan kabe suy aakah daam keadaan rusak atau tidak.
3ek fuse daam keadaan utus atau tidak 5. Kal&ra"&
8ntuk kaibrasi aat /ST ini, ha;ha yang eru dierhatikan adaah seerti di ba0ah ini :
)+ Ke?eatan kertas ) ?m er menit
%+ Aat /ST akan merekam %* denyut daam ) menitC ) ?m
(+ Kertas disay yang digunakan memiiki kisaran d99 antara 5* E %)* denyut.
KESIMPULAN
Ke"&!lan
/ST adaah ?ara emeriksaan 9anin dengan menggunakan kardiotokografi, ada umur kehamian B (% minggu. Pemeriksaan ini diakukan dengan maksud meihat hubungan erubahan denyut 9antung dengan gerakan 9anin. Pemeriksaan ini daat diakukan baik ada saat kehamian mauun ersainan.
Da6tar P"taka
Anitasari, 7estfy. %*)5. A Mobie #earabe #ireess eta 1eart Monitoring System $System Monitor Detak -antung -anin 7erbasis /irkabe+. htt:CCdokumen.tisCdo?umentsCtugas;uts;bestfy.htm $diakses tangga )= "ktober %*)5+
De0i, unita. %*)2. NST (Nn Stre"" Te"t). htt:CC000.authorstream.?omCPresentationCyunitade0i;)%(%(*=;nst;non;stress; testC (dia!ses 12 !toer 2;15)
6hamy, Muh. %*)(. KARD6"T"K">RA6. htt:CC000.sideshare.netCatenisanCkardiotokografi;('52<*)' (dia!ses 12 !toer 2;15)
Kaban,
Febrina.
2010.
NST
Dalam
Kehamilan.
http!!bi"an#h$p.bl$%#p$t.&$.i"!2010!01!n#t-"alam-'ehamilan.html
(diakses 12 Oktober 2015)K(#mar)a"i, Di"i. 2011. N$n Stre# Te# * NST +Te# Tanpa eban.
http!!'$n#(lta#i-#pe#iali#-$b#%in.bl$%#p$t.&$.i"!2011!02!n$n-#tre##-te#t-te#-tanpa-beban.html
(diakses 12 Oktober 2015)K(#tiati,
/ti'.
2010.
N$n
Stre#
Te#t.
http!!ati'%(r(bi"an.bl$%#p$t.&$.i"!2010!09!n$n-#tre##-te#t.html
(diakses 12 Oktober 2015)
'tain$la,
Febrina.
2010.
NST
D//
K//N.
http!!bi"an#h$p.bl$%#p$t.&$.i"!2010!01!n#t-"alam-'ehamilan.html
(diakses 12 Oktober 2015)Raito, Aou. %*)2. MAKALA1 ASK47 ) T4/TA/> P4/>KA-6A/ 4TAL DA/ M4/4/T8KA/ D6A>/"SA PADA K41AM6LA/.
htt:CCaouraito.bogsot.?o.idC%*)2C)%Cmakaah;askeb;);tentang;engka9ian.htm $diakses tangga %) "ktober %*)5+