• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perilaku Berbiak Burung Bubulcus ibis di Kawasan Hutan Mangrove Desa Tanjung Rejo Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perilaku Berbiak Burung Bubulcus ibis di Kawasan Hutan Mangrove Desa Tanjung Rejo Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

30

DAFTAR PUSTAKA

Adisoemarto, S. 1998. Pengelolaan Satwa Nusantara suatu Gagasan demi Peningkatan Mutu Kehidupan Bangsa. Dalam: Sumberdaya Alam sebagai Modal dalam Pembangunan Berkelanjutan. LIPI Jakarta.Pembangunan Berkelanjutan: 38-57.

Alikodra HS, Mulyani YA, Priyono A, Mustari AH, Sinarojo DA, Ismail. 1990. Ekologi dan Konservasi Burung Wader Migran di Pulau Jawa. Bogor: Fakultas Kehutanan IPB.

Ayat, A. 2011. Burung-burung Agroforest di Sumatera. In: Mardiastuti A, eds. Bogor, Indonesia. World Agroforestry Centre – ICRAF, SEA Regional 30. 112 p.

Campbell NA, Reece JB, & Mitchell LG. 2002. Biologi Edisi Kelima Jilid III. Terjemahan Rahayu Lestari. Jakarta: Erlangga.

Campbell, N.A., J.B. Reece, L.G. Mitchell. 2004. Biologi : Jilid 3. Erlangga. Jakarta.

Campbell, B. and E. Lack. 1985. A Dictionary of Birds. Published Buteo Books Vermillion.

Coates, Brian and Bishop, K. 2000. Panduan Lapangan Burung-Burung di Kawasan Wallacea. Brisbane, Australia: BirdLife International-Indonesia Programme & Dove Publications Pty.

Elfidasari, D. 2008. Korelasi ragam aktivitas terhadap Keberhasilan makan tiga jenis kuntul Di cagar alam pulau dua teluk banten, serang. Vol (12). Universitas Al Azhar Indonesia.al

Elfidasari, D. 2005. Pengaruh Perbedaan Lokasi Mencari Makan Terhadap Keragaman Mangsa Tiga Jenis Kuntul Di Cagar Alam Pulau Dua Serang: Casmerodius albus, Egretta garzetta, Bubulcus ibis. Makara Sains 9 (1). 7-12.

Faaborg, J. 1988. Ornithology An Ecologic Approach. Prentice-Hall Inc. New Jersey.

Frankis, M, R. Hole. Jr, J. Tasirin. 2012. Bubulcus ibis. Encyclopedia of Life.

(2)

31

Grzimek, B. 1972. Animal Life Encyclopedia.Vol. 7. Van Nostrand Reinhold Company. New York

Ivory, A. 2000. Bubulcus ibis. UWI, The Online Guide to the Animals of Trinidad and Tobago.

Howes, J., Bakewell, D., Noor, Y.R. 2003. Panduan Studi Burung Pantai. Wetlanda International – Indonesia Programma; Bogor.

Jumilawaty, E. 2002. Morfometri dan kompetisi Intrespesifik Antara Pecuk Hitam (Phalacrocorax sulcirostris) dan Pecuk Kecil (Phalacrocorax niger) di Koloni Utara dan Barat Suaka Margasatwa Pulau Rambut. Institut Pertanian Bogor; Bogor. [Tesis]

Jumilawaty, E., Mardiastuti., Prasetyo, L., Mulyani, Y. A. 2011. Keanekaragaman Burung Air di Bagan Percut, Deli Serdang Sumatera Utara.6(13). Institut Pertanian Bogor: Bogor.

Lack, D. 1954.The Natural Regulation of Animal Number.Oxford University Press.

MacKinnon J, Phillips K, van Balen B. 1993. Burung-burung di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan. Bogor: Puslitbang Biologi LIPI.

Mackinnon J. 1988. Field Guide to the Birds of Java and Bali. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Mckilligan, N. 2005. Herons, Egrets and Bitterns their Biology and Conservation In Australia. CSIRO Publishing. Australia

Mardiastuti, A. 1999. Habitat and Nest-Site Characteristic of Waterbirds in Pulau Rambut Nature Reserve, Jakarta Bay, Indonesia. Unpublished PhD Dissertation. Michigan State University.

Masterson, J. 2007. Bubulcus ibis (Cattle Egret). Smithsonian Marine Station at Fort Pierce.

Mendall, H. 1936. The Home-life and Economic status of the Double-Cresed Cormorant (Phalacrocorax auritus auritus Lesson), The Maine Buletin 39 (3).

Nature Works. 2012. Cattle Egret – Bubulcus ibis.

(3)

32

Rukmi, D.S. 2002. Perilaku Dan Kompetisi Interspesifik Kuntul Besar (Egretta alba Linnaeus 1766) Dan Cangak Merah (Ardea Purpurea Linnaeus 1766) Di Suaka Margasatwa Pulau Rambut Jakarta. Bogor, Institut Pertanian Bogor.

Sibuea, T.Th, Y. Rusila-Noor, M.J. Silvius, dan A. Susmianto. 1995. Burung Bangau, Pelatuk Besi dan Paruh Sendok di Indonesia. Panduan untuk Jaringan Kerja. Jakarta: PHPA & Wetlands International-Indonesia

Referensi

Dokumen terkait

: Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten

[r]

Hal ini disebabkan karena dengan menggunakan model pembelajaran penemuan terbimbing (guided discovery), siswa yang berperan aktif dalam proses pembelajaran. Siswa diarahkan

private javax.swing.JButton bt_cariKry2; private javax.swing.JButton bt_cariKry3; private javax.swing.JButton bt_editAbsen; private javax.swing.JButton bt_editGaji;

Perdarahan yang banyak menyebabkan kematian ibu.Penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara tingkat anemia dengan kejadian abortus pada ibu hamil di wilayah

Hasil penelitian antara lain: Ketersediaan ubi kayu di Provinsi Sumatera Utara secara serempak dipengaruhi oleh luas panen ubi kayu, harga ubi kayu, jumlah

Tiga Manunggal Synthetic Industries dan merancang sistem sederhana mengenai perhitungan penggajian serta tampilan laporan yang sesuai dengan Label Gaji PT.Tiga

Hasil penelitian menunjukkan (1) Penerapan model pembelajaran Numbered Heads Together pada pembelajaran PKn dilaksanakan guru dengan baik dan sesuai dengan