• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah 9~BAB VI 2016_ok

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah 9~BAB VI 2016_ok"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

BAB VI

PENUTUP

Rencana   Kerja   Pembangunan   Daerah   (RKPD)  Kabupaten   Siak Tahun   2016   adalah   dokumen   perencanaan   yang   mengembang   misi pelaksanaan   pembangunan  Rencana   Pembangunan   Jangka   menengah Daerah  (RPJMD)   Kabupaten   Siak   Tahun  2011–2016   yang   memasuki tahun ke lima akhir masa jabatan Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M.Si dan Wakil Bupati Siak Drs. H. Alfedri, M.Si   periode tahun 2011­2016, dan   berfungsi   sangat   penting   karena   menjadi   dasar   percepatan pencapaian sasaran pembangunan daerah sebelum berakhirnya RPJMD di tahun 2016. 

Untuk   menjamin   pelaksanaan   program   dan   kegiatan   dengan rencana   yang   telah   ditetapkan,   maka   harus   dilakukan   evaluasi   dan analisi sebagai tahapan dalam melakukan pengendalian. Dasar evaluasi dan analisis tersebut antara lain didasarkan pada perbandingan kinerja rencana   dan   standar   yang   ditetapkan   sebagaimana   indikator   kinerja program   dan   kegiatan   pada   sasaran   jangka   pendek   dan   atau   jangka menengah,   yang   telah   ditetapkan   dalam   Rencana   Kerja   (Renja)   SKPD, Rencana Strategis (RENSTRA) SKPD, RPJMD, dan RPJPD dibandingkan dengan realisasi masukan, keluaran, dan hasil dari pelaksanaan program dan kegiatan maupun realisasi pencapaian sasaran pembangunan  yang ditetapkan.   Evaluasi   dan   analisis   dimaksudkan   untuk   menilai pelaksanaan   program   kegiatan   berdasarkan   capaian   kinerja   sasaran, keluaran   dan   hasil   untuk   mencapai   dayaguna   dan   hasil   guna mendasarkan prinsip efisien, efektivitas dan kemanfaatan.

Dalam   rangka   sinergitas   dan   menyadari   kondisi   keterbatasan kemampuan   keuangan   daerah,   maka   untuk   mengatasinya   antara   lain telah   ditempuh   dengan   cara   kebijakan  sharing  pembiayaan pembangunan   antar   pemerintah   Kabupaten   Siak   dengan   Pemerintah Propinsi Riau, baik berupa  cost sharing   maupun  activity sharing  yang

(2)

dimuat pada RKPD masing­masing serta mengupayakan pendanaan dari APBN serta sumber dana lainnya.

Komitmen, konsistensi, disiplin kerja, partisipasi, kerja keras dan semangat   dari   seluruh   pemangku   kepentingan   Kabupaten   Siak   dalam rangka pelaksanaan RKPD dan menjadikan sebagai dasar acuan dalam pelaksanaan pembangunan daerah mutlak diperlukan, sehingga masing­ masing   dapat   berperan   dan   bertanggungjawab   terhadap   proses,   hasil, dan kinerja pembangunan daerah.

Tingkat   keberhasilan   pembangunan   di   Kabupaten   Siak   selain ditentukan   oleh   kinerja   jajaran   pemerintahan   juga   sangat   ditentukan oleh dukungan masyarakat dan swasta untuk menjawab tantangan dan mengurangi   permasalahan   yang   ada,   sehingga   cita­cita   masyarakat Kabupaten   Siak  dalam   upaya   pencapaian   visi   dan   Misi   yang   tertuang dalam Dokumen RPJMD dapat terwujud secara optimal.

Demikianlah RKPD ini disusun untuk dijadikan sebagai landasan, pedoman,   dan   acuan   penyusunan   Kebijakan   Umum   APBD   (KUA), Prioritas Anggaran Sementara (PPAS), dan RAPBD Tahun Anggaran 2016 serta dasar penyusunan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) dan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD).

BUPATI SIAK

Drs. H . SYAMSUAR, M.Si

Referensi

Dokumen terkait

1) WP kualitas SDM rendah diterapkan kebijakan percepatan. Percepatan peningkatan sumber daya manusia dilakukan melalui percepatan pelaksanaan wajib belajar 12 tahun

1) Belum ditetapkannya NTT sebagai provinsi kepulauan dan saat ini melalui Badan Kerja Sama (BKS) Provinsi Kepulauan telah menjadikan Draft UU Daerah Kepulauan

Penanggun g Jawab Kondis i Awal (2012) Target Akhir (2018) 3.8 Dalam Negeri dan ekspor Meningkatnya pertumbuhan jumlah industri luar negeri, memperbaiki iklim usaha perdagangan

Sejahtera , mencerminkan keterwakilan agenda pembangunan (pendidikan, kesehatan, ekonomi, perempuan, anak dan pemuda) dengan indikator- indikator kualitas IPM; serta

Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2013-2018 merupakan dokumen yang menjabarkan perencanaan strategis dan

Undang-Undang Nomor 69 Tahun 1958 Tentang Pembentukan Daerah- Daerah Tingkat II dalam Wilayah Daerah-Daerah Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara

Pembangunan kepariwisataan dilaksanakan dalam 4 klaster pengembangan kawasan pariwisata sesuai geogreafis dan keunggulannya yaitu: (i) Klaster I , wilayah

Hasil analisisdapat digunakan untuk menghitung kapasitas penerimaan pembiayaan daerah dengan proyeksi 5 (lima) tahun kedepan. Analisis dilakukan berdasarkan