Pengaruh Sistem Pemeliharaan Ternak Intensif dan Semi Intensif Terhadap Prevalensi Nematoda Gastrointestinal Pada Kambing
Teks penuh
Dokumen terkait
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi infeksi parasit nematoda gastrointestinal sapi bali yang dipelihara di Sentra Pembibitan Sapi Bali.. Sebanyak
Prevalensi cacing nematoda gastrointestinal pada sapi bali yang dipelihara peternak berdasarkan lantai kandang tanah dibandingkan lantai kandang semen tidak
Prevalensi cacing nematoda gastrointestinal pada sapi bali yang dipelihara peternak berdasarkan lantai kandang tanah dibandingkan lantai kandang semen tidak
4.2.2 Perbedaan Prevalensi Nematoda Gastrointestinal pada Sapi Bali yang Dipelihara Peternak dengan Lantai Kandang Tanah dibandingkan Lantai Kandang Semen Pada
Tenaga kerja yang digunakan untuk pemeliharaan ternak kambing baik dalam sistem pemeliharaan secara semi intensif maupun secara intensif dihitung berdasarkan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan jenis nematoda gastrointestinal sapi bali yang dipelihara secara semi intensif di daerah lahan basah dan
Prevalensi cacing nematoda saluran pencernaan pada kambing Peranakan Ettawa di Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur adalah sebesar 51,9%. Ada
Hasil menunjukkan bahwa berdasarkan persentase tingkat kehadiran nematoda gastrointestinal (GI) di Kabupaten Gayo Lues, dari 64 sampel feses yang periksa ada 15 positif