BAB 2 : TINJAUAN INSTANSIONAL PROYEK
2.1. Instansi yang terkait dalam proyek
Bagan 1 (Instansi terkait proyek, Sumber : Juklak Bintaro Icon)
Keterangan :
: Posisi Praktikan : Konsultan perencana : Konsultan Pengawas
PT. Prima Bintaro Royale.
Owner PT. Atelier T (W)o Konsultan Arsitektur PT. PP (Pembangunan Perumahan) Kontraktor utama
PT. Tri Pranoto Sri
Manajemen Konstruksi PT. Susanto Cipta Jaya Konsultan Struktur PT. Metakom Pranata Konsultan ME
PT. Korra Antar Buana
Konsultan QS
M Design Consultant
Konsultan Interior
Subkon
1. PT. Hearnes Mandiri Sejahterabanta (Pek. Galian) 2. CV. Karya Mulya Mandiri (Pek. Urugan)
3. PT. Saritama (Pek. Anti rayap)
4. CV. Anisa Putra Jaya (Pek. Besi tulangan)
5. PT. Talenta Maju Usaha Bersama (Pek. Waterproofing) 6. CV. Karya Mulia (Pek. Lantai)
7. PT. Tirta Pelangi Nusantara (Pek. Pengecatan) 8. PT. Indoflex Jaya Sakti (Pek. Kaca dan Aluminium) 9. PT. Tjakrindo Mas (Pek. Pintu)
Berdasarkan bagan diatas, praktik profesi praktikan berada pada lingkup kontraktor, dimana PT. PP (Pembangunan Perumahan) selaku kontraktor utama dan terdiri dari beberapa sub kontraktor yang menangani sesuai bidangnya masing – masing.
2.1.1 Tugas dan tanggung jawab
1. Owner (pemilik proyek)
Menyediakan biaya perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan proyek.
Mengadakan kegiatan administrasi proyek.
Memberikan tugas kepada kontraktor atau perencana untuk melakasanakan proyek.
Meminta pertanggung jawaban kepada konsultan pengawas atau manajemen konstruksi (MK)
Menerima proyek yang sudah selesai di kerjakan oleh kontraktor.
Membuat Surat Perintah Kerja (SPK)
Mengesahkan atau menolak perubahan pekerjaan yang telah direncanakan.
Meminta pertanggungjawaban kepada para pelaksana proyek atas hasil pekerjaan konstruksi.
Memutuskan hubungan kerja dengan pihak pelaksana proyek yang tidak dapat melaksanakan pekerjaannya sesuai dengan surat perjanjian kontrak.
2. Kontraktor
Melaksanakan pekerjaan konstruksi sesuai dengan peraturan dan spesifikasi yang telah di rencanakan dalam kontrak perjanjian pemborong.
Melaporkan kemajuan pelaksanaan proyek (progress) dalam laporan harian, mingguan serta bulanan owner.
Melaksanakan jadwal kerja sesuai rencana.
Menyediakan tenaga kerja, bahan, dan tempat.
3. Subkontraktor
PT. Hearnes Mandiri Sejahterabanta (Pek. Galian)
CV. Karya Mulya Mandiri (Pek. Urugan)
PT. Saritama (Pek. Anti rayap)
CV. Anisa Putra Jaya (Pek. Besi tulangan)
PT. Talenta Maju Usaha Bersama (Pek. Waterproofing)
CV. Karya Mulia (Pek. Lantai)
PT. Tirta Pelangi Nusantara (Pek. Pengecatan)
PT. Indoflex Jaya Sakti (Pek. Kaca dan Aluminium)
PT. Tjakrindo Mas (Pek. Pintu)
CV. Kreasi Sign (Pek. Railing)
4. Manajemen konstruksi
Menentukan apa yang harus dikerjakan dan bagaimana mengerjakannya. Ini berarti menyangkut pengambilan keputusan berhadapan dengan pilihan-pilihan.
Menetapkan jenis-jenis kegiatan yang dituntut untuk mencapai suatu tujuan tertentu, mengelompokkan kegiatan-kegiatan tersebut berdasarkan jenisnya supaya lebih mudah ditangani oleh bawahan.
Mengembangkan dan menempatkan orang-orang yang tepat di dalam berbagai jenis pekerjaan yang sudah didisain lebih awal dalam organisasi.
Menjamin bahwa perencanaan bisa diwujudkan secara pasti.
5. Konsultan Arsitektur
Mengadakan penyesuaian keadaan lapangan dengan keinginan pemilik bangunan.
Membuat gambar kerja pelaksanaan.
Membuat Rencana kerja dan syarat – syarat pelaksanaan pekerjaan dilapangan yang tidak memungkinkan desain terwujud di wujudkan.
Mempertanggungjawabkan desain dan perhitungan struktur jika terjadi kegagalan konstruksi
Mempertahankan desain dalam hal adanya pihak – pihak pelaksana bangunan yang melaknsanakan pekerjaan tidak sesuai dengan rencana.
Menentukan warna dan jenis material yang akan di gunakan dalam pelaksanaan pembangunan.
6. Konsultan struktur
Mempelajari dan menganalisa data hasil pekerjaan jembatan
Membantu Site Engineer dalam menyusun laporan
Menganalisa pembebanan pada jembatan baik yang diakibatkan oleh beban kendaraan yang melintasi jalan tersebut ataupun akibat beban konstruksi jembatan itu sendiri.
Menganalisa stabilitas dan daya dukung tanah terhadap konstruksi jembatan yang dikerjakan.
Menganalisa struktur konstruksi jembatan
Mengkoordinir Draftmen dalam pembuatan Assbuilt drawing dan Soft Drawing
7. Konsultan ME
Menyiapkan data perencanaan yang dibutuhkan
Menyusun criteria teknis yang dibutuhkan
Merancang Sistem Mekanikal sesuai dengan persyaratan dan spesifikasi teknis yang ditentukan
Melakukan kegiatan pembuatan sistem mekanikal berdasarkan hasil rancangan yang telah dibuat
Melakukan pengawasan pelaksanaan pembuatan system mekanikal sesuai dengan jadwal waktu dan spesifikasi yang telah ditentukan
Melakukan pengawasan pada kegiatan instalasi system mekanikal mengacu pada manual pemasangan yang telah ditentukan
Melakukan pengujian hasil instalasi sistem mekanikal
Melakukan pengkajian teknis atas sistem mekanikal yang telah dirancang, dibuat, dipasang dan diperasikan untuk mengetahui efektifitas dan efisiensinya
Membuat laporan hasil pekerjaan.
8. Konsultan QS
Verifikasi pekerjaan proyek yang akan dilaksanakan oleh kontraktor, yang melibatkan seluruh pihak terkait proyek (Kontraktor, Arsitek, Engineer, Klien).
Quantity Surveyor menyiapkan dokumen pembayaran ini dengan persetujuan dari arsitek, engineer, dan client
penasehat profesional dalam proyek konstruksi . Quantity Surveyor memberikan saran dan masukan dalam pembuatan kontrak kerja konstruksi
9. Konsultan Interior
Melaksanakan SMK3-L
Memeriksa hasil pengumpulan data
Melakukan analisis data
Mengevaluasi Hasil Pra Rancangan
Memeriksa Hasil Rancangan
Mengembangkan Rancangan
Memeriksa Dokumen Pelaksanaan yang telah disusun
Melakukan Pengawasan Berkala
Membuat Laporan Pekerjaan
2.2. Kontraktor : PT. PP (Pembangunan Perumahan)
2.2.1. Profil kontraktor : PT. PP (Pembangunan Perumahan)
Pembangunan perumahan (persero) atau leboh dikenal dengan PT PP adalah salah satu penyedia jasa konstruksi yang termasuk dalam badan usaha milik negara (BUMN).
PT PP berdiri sejak 26 Agustus 1953 dengan nama NV pembangunan perumahan berdasarkan Akta Notaris no. 48.proyek pertamanya yakni rumah dinas bagi karyawan PT Semen Gresik Tbk yang merupakan anak perusahaan dari BAPINDO di Gresik. Perkembangan perusahaan ini kian meningkat dengan banyaknya pembangunan proyek besar seperti Hotel Indonesia, Bali Beach Hotel, Ambarukmo Palace Hotel dan Samudera Beach Hotel.
Pada tahun 1960 perusahaan ini mengalami pergantian nama menjadi PN Pembangunan Perumahan. Status perusahaan ini menjadi perseroan terbatas (PT) dan kemudian namanya kembali mengalami peegantian, yakni menjadi PT PP (Pembangunan Perumahan). Kantor pusat PT PP beralamat di Jl. Letjend. TB Simatupang No. 57, Pasar Rebo – Jakarta Timur 13760.
Pemegang saham pengendali PP (persero) adalah pemerintah Indonesia. Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, maksud dan tujuan PT PP adalah turut serta melakukan usaha dibidang industri konstruksi, industri pabrikasi, jasa penyewaan, jasa keagenan, investasi, agro industri, Engineering Prorecurenment dan Construction (EPC) perdagangan, pengelolaan kawasan, layan jasa peningkatan kemampuan dibidang konstruksi, teknologi informasi, kepariwisataan, perhotelan, jasa engineering dan perencanaan.
2.2.2. Visi dan misi perusahaan
Visi : Menjadi perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia yang berdaya saing Internasional
Misi :
1. Menyediakan jasa konstruksi bernilai tambah tinggi untuk memaksimalkan kepuasan pelanggan
2. Meningkatkan kapabilitas, kapasitas dan kesejahteraan karyawan secara berkesinambungan
3. Menyediakan nilai tambah yang tinggi bagi semua pemangku kepentingan
4. Menciptakan sinergi strategis dengan mitra kerja, mitra usaha dan klien
5. Memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan dan masyarakat melalui pengembangan Green Corporation
2.2.3. Struktur organisasi perusahaan
Keterangan :
: Posisi Praktikan
Bagan 2 (Struktur Organisasi Perusahaan, Sumber : Data Juklak Bintaro Icon) Board of Commisaris Gembong Priyono Presiden Director Bambang Triwibowo Director of Engineering and operation I Wayan Karloka Director of Business Development Harry Nugroho Director of Finance Tumiyana Internal Auditor Djoko Sunarto Corporate Secretary Betty Ariana Finance Auditor Indaryanto Operation Auditor Wilton Malumbot Public Relation Taufiq Aria S. Investor Relation Galih Prahanant HR Relation Taufik Hidayat Finance Manager Sumarno Accounting Manager Trisna Sutrisna GM Marketing Royaldi Rosman Business Development Manager Partha Sarathi Legal Manager Lukman Hidayat Head of Engineering
Ir. Robin Hasilohan
Engineering and Risk Management
Berdasarkan bagan diatas, lingkup praktikan berada dibagian engineering, dimana diketuai oleh Head of Engineering yang sebelumnya telah memiliki izin melaksanakan praktik profesi melalui Site administration manager terlebih dahulu.
2.2.4. Tugas dan tanggung jawab
1. Board of commisioner
Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan dan pemberian nasihat kepada direksi.
Setiap anggota dewan komisaris ikut bertanggung jawab secara pribadi atas kerugian perseroan akibat dari kesalahan dan kelalaiannya dalam menjalankan tugas.
2. President Director
Bertanggung jawab sepenuhnya kepada Dewan Komisaris Menentukan kebijaksanaan serta memberikan / menetapkan keputusan•keputusan sehubungan dengan kepentingan perusahaan, khususnya pada rapat-rapat koordinasi staf.
Mengangkat maupun memberhentikan tiap personil / pekerja dengan surat keputusan, dan mempunyai wewenang untuk memindahkan / memutasikan.
Mengadakan Kontrol-check keadaan keuangan perusahaan.
4. Internal Auditor
Menyusun dan melaksanakan rencana audit internal
Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian intern & sistem manajemen resiko sesuai kebijakan perusahaan
Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efesiensi & efektifitas di bidang keuangan, akuntansi, operasional, SDM,pemasaran,TI,dan kegiatan lainnya.
Membuat laporan hasil audit & menyampaikan laporan Kepada direktur utama & dewan komisaris
perusahaan terkait dgn tugas dan fungsinya
Melakukan komunikasi secara langsung dengan direksi,dewan komisaris, dan komite audit beserta anggota-anggotanya
5. Corporate secretary
Membantu Direksi sebagai pejabat penghubung (Liaison Officer) dalam komunikasi dengan Stake Holder sebagai upaya meningkatkan loyalitas para Stake Holder.
Penyusunan laporan manajemen serta kegiatan yang berhubungan dengan kesekertariatan, penanganan hokum.
Pengelolaan kehumasan (Relation Officer), Sistem Manajemen Mutu dan Sistem Manajemen Informasi Perusahaan.
6. Director of finanace
Bertanggung jawab kepada direktur utama
Melakukan penelitian dan analisa keuangan termasuk masalah pajak
Menandatangani seluruh dokumen yang berkaitan dengan aministrasi perusahaan
Membuat evaluasi kegiatan perusahaan bidang keuangan
7. Director Business of Development
Mengobservasi kinerja projek
Menganalisa profit projek
Melihat potensi dari berbagai lini
Melihat peluang profit
Melihat peluang pengembangan bisnis yang mengacu core bisnis
Melihat potensi SDM untuk pengembangan perusahaan.
8. Director of Engineering
Dapat Memimpin rapat umum, untuk memastikan pelaksanaan tata-tertib, keadilan dan kesempatan bagi semua untuk berkontribusi secara tepat
Mengkoordinasikan dan mengendalikan kegiatan-kegiatan dibidang administrasi keuangan, kepegawaian dan kesekretariatan terkait site engineering
Mampu Memimpin seluruh dewan atau komite engineering
Dapat Menawarkan visi dan imajinasi di tingkat tertinggi
9. Finance Auditor
Terlibat dalam perencanaan dan peramalan berbagai kegiatan bisnis
Memberikan perhatian yang serius pada inventasi dan sumber pembiayaan
Pengenalan Lingkungan Keuangan. Lingkungan keuangan tersebut misalnya pasar uang, lembaga keuangan, instrumen keuangan
Membuat laporan keuangan
pengambilan keputusan yang diarahkan pada pemantapan posisi keuangan perusahaan
Penganggaran modal sebagi fungsi keseluruhan proses perencanaan pengeluaran uang yang akan diperolah kembali pada satu waktu dimasa depan.
10. Operation Auditor
Me-review dan menilai kebenaran, kemampuan dan penerapan pada accounting, keuangan, serta pengendalian atas operasi.
Menentukan bahwa catatan accounting dapat dipercaya dan data-data lain dapat diperoleh di dalam perusahaan
Menilai atas kualitas dan tanggung jawab pekerjaan di lapangan yang diberikan kepadanya.
Mengumpulkan data-data, membuat laporan atas hasil pemeriksaan, dan me-review tanggapan atas masalah-masalah kelemahan-kelemahan yang didapatkan.
11. Public Relation
memberikan dan menyediakan berbagai saran kepada pihak internal managemen yang berhubungan dengan berbagai kebijakan, relasi, kebijakan relasi dan komunikasi antara perusahaan dengan publik.
tim riset perilaku public
kepentingan perusahaan.
menyampaikan berbagai pesan terencana untuk meningkatkan ketertarikan publik pada perusahaan
12. Investor Relation
Mengikuti perkembangan bursa saham
Menyediakan informasi mengenai kondisi perusahaan kepada masyarakat keuangan (investor, analis serta media massa).
Memberikan saran kepada manajemen terkait dengan saham perusahaan
Memberikan jawaban terhadap berbagai pertanyaan bidang keuangan.
13. HR Relation
Menghindarkan perusahaan dari kerugian waktu dan biaya yang sangat besar akibat perselisihan dengan karyawan.
membantu perusahaan dalam mencapai target bisnis yang tinggi bila kita mampu mengelola emosi dan potensi karyawan.
Menghindarkan perusahaan dari permasalahan dengan karyawan yang melibatkan pihak ke tiga
Pembangkit dan Penyatu Semangat (passion) VISI MISI perusahaan kepada setiap karyawan yang dikemas dalam bentuk yang menarik dan menyenangkan.
14. Finance Manager
Mengambil keputusan yang berkaitan dengan investasi
Mengambil keputusan yang berkaitan dengan pembelanjaan
Mengambil keputusan yang berkaitan dengan deviden.
Merencanakan, mengatur dan mengontrol perencaaan, laporan dan pembiayaan perusahaan.
15. Accounting Manager
Merencanakan strategi akunting perusahaan secara tepat sesuai strategi bisnis perusahaan
Mengatur dan mengarahkan pencatatan neraca perusahaan sesuai aktivitas perusahaan dan menjaga keseimbangan
neraca R/L
Mengontrol dan mengevaluasi pencatatan neraca R/L dan aktivitas akunting lainnya agar dapat berjalan secara tepat dan akurat
Mengevaluasi dan menganalisa implementasi sistem akunting untuk memberi masukan terhadap sistem keuangan dan strategi bisnis
Mengarahkan fungsi dan kinerja unit dan bagian akunting agar dapat berjalan optimal dan meningkatkan kinerja SDM akunting
16. Head of Engineering
Memberikan petunjuk kepada tim, dalam melaksanakan pekerjaan pengawasan teknis segera setelah kontrak fisik ditandatangani.
Memberikan petunjuk kepada tim dalam melaksanakan pekerjaan, untuk menyiapkan rekomendasi secara terinci atas usulan desain, termasuk data pendukung yang diperlukan
Membantu tim di lapangan dalam mengendalikankegiatan-kegiatan kontraktor, termasuk pengendalian pemenuhan waktu pelaksanaanpekerjaan.
Memeriksa hasil laporan pengujian serta analisanya.
Bertanggung jawab atas pengujian dan penyelidikan material/bahan di lapangan.Membantu Chief Supervision Engineer dalam melaksanakan tugas.
Mengendalikan semua personil yang terlibat dalam pekerjaan penyelidikan bahan/material baik di lapangan maupun laboratorium serta menyusun rencana kerjanya.
17. GM Commercial
Mengembangkan dan menerapkan strategi komersial untuk perusahaan.
Mendukung tender dan proses kontrak.
Merundingkan, mengembangkan dan mengelola semua perjanjian komersial untuk mengoptimalkan kepentingan
komersial perusahaan.
Memberikan dukungan komersial pada semua operasi & pembangunan
Memastikan praktek komersial sesuai dengan kebutuhan industri dan peraturan terkait.
Mengidentifikasi dan mengembangkan peluang pertumbuhan bagi perusahaan
18. GM Marketing
Bertanggung jawab terhadap Manager Umum
Menetapkan tujuan dan sasaran jalannya operasional perusahaan dan strategi penjualan kepada konsumen.
Membuat analisa terhadap pangsa pasar dan menentukan strategi penjualan terhadap konsumen atau pelanggan.
Menganalisis laporan yang dibuat oleh bawahannya.
Mengoptimalkan kerja staf dan administrasi dibawah wewenangnya untuk mencapai tujuan perusahaan.
bertanggung-jawab terhadap perolehan hasil penjualan dan penggunaan dana promosi
19. Bussines Development Manager
Merencanakan dan menjalankan rencana bisnis (business plan) dari kesempatan kesempatan bisnis baru yang di temukan
Mengelola, menjalankan dan mengembangkan kerjasama/opportunity business yang sudah terjalin.
Memimpin para account manager
Menjalankan fungsi pengembangan usaha, marketing dan sales atas business area yang dijalankan perusahan
Melakukan fungsi analisa, mapping, berbagai hal mengenai bisnis perusahaan baik internal maupun external.
Menjaga hubungan hubungan dengan para partner, client dan pihak-pihak terkait yang berhubungan dengan pengembangan usaha.
20. Legal Manager
Bertanggung jawab atas seluruh legalitas perusahaan terkait perizinan
Bertanggung jawab atas document legal corporate (kontrak, perizinan, pendirian)
2.3. Struktur organisasi proyek
Bagan 3 (Organisasi proyek Bintaro Icon, sumber : Juklak Bintaro Icon
General Manager
Ir. Robin Hasiholan
Project Manager Widodo, ST. Quality Control Erwin Pribai, ST. Dika Romadhoni, ST. SHEO Aries Setiawan. Construction Manager Ardhianto Gutomo
Site Adm. Manager
Yani Kristianto, SE POP Kiki Firmansyah, ST. SE Struktur Arsitektur Muzakkir Yahya, ST. Quantity Surveyor Abi Nharas, ST. Indra Gunawan Drafter Sigit Wijayanto Triyono Amd Jafar SKom Peralatan Slamet Wagiono Logistik Suparno GSP I Saefudin Zuhri SP Sri Sarjianti Dedi Sulaiman Uitset Slamet Widodo GSP II Karyanto SP Dika Kholil Daryono Uitset Bowo Akuntansi Suwandi, SE. Umum Singgih Kurniawan M. Supendi Security Sutrisno Yoga Praktikan Rahmadhani Keterangan :
1.POP : Pengendalian Operasional proyek
2.SHEO : Safe, Healthy Environmental 3. GSP : General Surveyor Proyek 4. SP : Surveyor Proyek
Berdasarkan bagan diatas, Muzakkir Yahya, ST. Selaku SE Struktur Arsitektur adalah pembimbing lapangan praktikan selama melaksanakan praktik profesi di proyek apartemenh Bintaro Icon.
2.3.1. Tugas dan tanggung jawab
1. General Manager
Memimpin perusahaan
Mengelola operasional harian perusahaan
Merencanakan, melaksanakan, mengkoordinasi, menganalis dan mengawasi semua aktivitas perusahaan
Mengelola perusahaan sesuai dengan vsi dan misi
Merencanakan, mengelola dan mengawasi penganggaran perusahaan
Merencanakan dan mengontrol kebijakan perusahaan
Memastikan setiap departemen melakukan strategi perusahaan dengan efektif
2. Project Manager
Bertanggung jawab penuh dilapangan terhadap keputusan dalam pembangunan proyek
Aktif memonitor seluruh pekerjaan
Memberi keputusan mutlak terhadap permasalahan di proyek
Melaksanakan rapat secara internal maupun eksternal dengan owner
Membuat laporan lengkap selama proyek berlangsung hingga selesai
Membuat schedule, mengatur menejemen dan mengawasi pelaksanaan proyek
Bertanggung jawab atas kemajuan dan kesuksesan proyek
3. Quality Control
Memperlajari dan memahami tugas quality control
Menguasai spesifikasi teknis dan standar praktis
Menyiapkan dan memelihara peralatan pengukuran, pemeriksaan dan pengujian, serta memastikan masa berlaku peralatan
Melaksanakan pemeriksaan atau pengujian bahan
Mempelajari metode kerja dan standar pelaksanaan
Memberikan laporan kepada quality assurance engineer tentang kesiapan pelaksanaan
Melaksanakan pemeriksaan atau pengujian jenis pekerjaan
Menertibkan ketidaksesuaian apabila terjadi penyimpangan
Membuat laporan pemeriksaan, pengujian, dan pengukuran pelaksanaan kaliberasi internal
4. SHEO (Safety Health Environment)
Melakukan inspeksi situs keamanan rutin dan tindak lanjut.
Membantu penyelidikan insiden
Melakukan dan menyajikan temuan keselamatan bulanan.
Melakukan Diklat keamanan rutin, briefing, dll
Melaksanakan penilaian risiko dan kontrol pada kegiatan situs
5. Construction manager
Melaksanakan dan bertanggung jawab atas pelaksanaan proyek
Menetapkan, merundingkan dan menjamin pelaksanaan proyek
Mengatur dan mengkoordinasi seluruh elemen pada proyek
Memonitor dan melaporkan segala progres pekerjaan
Memberikan antisipasi terhadap pelaksanaan proyek 6. Site Administration manager
Membuat laporan keuangan atau laporan kas bank proyek
Membuat dan memverifikasi bukti bukti pekerjaan yang akan dan telah dikerjakan
Membuat laporan akuntansi proyek
Melakukan seleksi atau perekrutan kerja
7. POP (pengendalian operasional proyek)
Menentukan sasaran kerja
Menentukan standar dan kriteria kerja
Mengumpulkan data info nhasil implementasi
Mengkaji dan menganalisa hasil pekerjaan sesuai dengan standart
Pengawasan dan pengendalian biaya proyek
Pengawasan dan pengendalian mutu proyek
Pengawasan dan pengendalian waktu proyek 8. GSP (General Surveyor proyek)
Mengawasi survey proyek
Bertanggung jawab terhadap hasil pengukuran dilapangan
Memimpin jalannya survey 9. SP (Surveyor project)
Membaca gambar dengan melihat bentuk dan ukuran bangunan agar dapat diaplikasikan dilapangan
Menentukan elevasi kedalaman galian pondasi serta lantai
Pengecekkan ketegakan kolom menggunkan waterpass atau benang ukur yang diberi bandul.
Menghitung ketingian elevasi cor kolom beton agar tidak miring
mengukur penurunan gedung setiap hari atau seminggu sekali untuk mengetahui apakah posisi gedung yang sudah dibangun berada pada kondisi yang aman
10. Struktur dan Arsitektur
Membuat rencana struktur
Membuat evaluasi dan rencana pembangunan
Menyediakan kelengkapan pelaksanaan bangunan
Membuat gambar rencana bangunan
Melaksanakan pembuatan gambar kerja
Memberikan bantuan penjelasan terhadap desain kepada owner
11. Akuntansi
Mengatur keuangan proyek
Membuiat laporan keuangan
Membuat anggaran pengeluaran
Mengurus msalah pembayaran 12. Uitset
Mampu terhadap Ilmu ukur tanah.
Menguasai Teknik gambar bangunan.
Pengoperasian alat ukur seperti waterpass, teodolit, dll.
Metode pelaksanaan bangunan.
Ilmu matematika. 13. Peralatan
Melakukan perawatan dan pengecekan dan pemeliharaan alat alat proyek sesuai jadwal
Mengoperasikan dan mobilisasi alat sesuai dengan keperluan
Membuat berita acara terkait penerimaan dan penolakan peralatan
Melakukan pengamanan, perbaikan, dan penyimpanan peralatan proyek
Memberikan alternatif tentang pengguanaan alat 14. Drafter
Membuat gambar pelaksanaan/shop drawing (gambar detail)
Menyesuaikan gambar dengan lapangan
Membuat akhir pekerjaan sebagai pertanggung jawaban kepada owner
15. Logistik
Evaluasi suplier ( negosiasi harga)
Pendatangan barang
Mengecek stock barang
16. Security
Melaksanakan penjagaan dengan maksud mengetahui siapa dan keandaraan yang keluar masuk proyek
Melakukan perondaan sekitar kawasan proyek
Mengadakan pengawalan uang atau barang