• Tidak ada hasil yang ditemukan

statistika-inferensi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "statistika-inferensi"

Copied!
30
0
0

Teks penuh

(1)

Statistika

Statistika

Inferensi

Inferensi

:

:

Estimasi

(2)
(3)

Estimasi

Estimasi

titik 

titik 

Estimasi adalah keseluruhan proses yang

Estimasi adalah keseluruhan proses yang

menggunakan sebuah estimator untuk

menggunakan sebuah estimator untuk

menghasilkan sebuah estimate dari suatu

menghasilkan sebuah estimate dari suatu

parameter.

parameter.

Sebuah estimasi titik dari sebuah

Sebuah estimasi titik dari sebuah

parameter

parameter

 

 

adalah sesuatu angka

adalah sesuatu angka

tunggal yang dapat dianggap sebagai nilai

tunggal yang dapat dianggap sebagai nilai

yang masuk akal dari

(4)

Contoh

Contoh

Seorang ahli sosial ekonomi ingin

Seorang ahli sosial ekonomi ingin

mengestimasi rata-rata penghasilan buruh

mengestimasi rata-rata penghasilan buruh

di suatu kota. Sebuah sampel dikumpulkan

di suatu kota. Sebuah sampel dikumpulkan

menghasilkan rata-rata Rp 2.000.000,-.

menghasilkan rata-rata Rp 2.000.000,-.

Dalam hal ini telah dilakukan estimasi titik,

Dalam hal ini telah dilakukan estimasi titik,

dengan menggunakan estimator berupa

dengan menggunakan estimator berupa

statistic mean

statistic mean

(

(

)

) untuk

untuk mengestimasi

mengestimasi

parameter mean populasi (

parameter mean populasi (

 μ μ

).

). Ni

Nila

laii sa

samp

mpel

el

R

Rp

p 2

2..0

00

00

0..0

00

00

0,-

,- sse

eb

baaggaaii n

niillaaii e

essttiim

maatte

e d

daarrii

mean populasi.

mean populasi.

 X    X  

(5)

Estimasi Interval

Sebuah estimasi interval (interval

estimate) dari sebuah parameter

 

, adalah

suatu sebaran nilai nilai yang digunakan

untuk mengestimasi interval.

 Jika dimiliki sampel X

1

, X

2

, …., X

n

dari

distribusi normal N(

,

2

) maka

)

,

(

~

2 n  N   X 

 

 

(6)

Akibatnya interval kepercayaan (1-

 

)100%

untuk mean populasi

 

adalah

dengan Z

(1-

/2)

adalah kuantil ke-(1-

 

/2) dari

distribusi normal baku dan jika

 

tidak

diketahui maka dapat diestimasi dengan

simpangan baku (standard deviation) sampel

s

yaitu

s

=

s

2

.

n

 Z 

 X  

n

 Z 

 X  

  

 

  

   /2 1 /2 1

(7)

 Jadi interval kepercayaan (

confidence interval 

)

adalah estimasi interval berdasarkan tingkat

kepercayaan tertentu dan batas atas serta batas

bawah interval disebut batas kepercayaan

(

confidence limits

).

Dari prakteknya tingkat kepercayaan dilakukan

sebelum estimasi dilakukan, jadi dengan

menetapkan tingkat kepercayaan interval

sebesar 90 persen (90 %).

Artinya seseorang yang melakukan tersebut

ingin agar 90 persen yakin bahwa mean dari

populasi akan termuat dalam interval yang

diperoleh.

(8)

Estimasi interval untuk beberapa

(9)

Contoh

Seorang guru ingin mengestimasi waktu

rata-rata yang digunakan untuk belajar.

Suatu sampel acak ukuran 36

menunjukan bahwa rata-rata waktu yang

digunakan siswa untuk belajar di rumah

setiap harinya adalah 100 menit.

Informasi sebelumnya menyatakan

(10)

Estimasi interval dengan tingkat kepercayaan 95 persen

dapat ditentukan berikut ini :

Unsur unsur yang diketahui :

= 100 ;

= 20;

n

=36; tingkat kepercayaan 95 %.

Dengan tingkat kepercayaan 95 % maka nilai z adalah

1,96 jadi estimasi interval dari nilai waktu rata-rata

sesungguhnya adalah :

Dengan kata lain guru mengestimasi dengan tingkat

keyakinan 95 % bahwa rata-rata waktu belajar adalah

antara 93,47 menit hingga 106,53 menit

 X  

53

,

106

47

,

93

)

6

/

20

(

96

,

1

100

)

6

/

20

)(

96

,

1

(

100

         

(11)

 Jika n > 30

Dari seluruh siswa 4 kelas diambil sebagai sampel 40 siswa dan

didapatkan nilai Matematika dari 40 siswa tersebut sebagai berikut :

58

48

56

43

58

57

48

35

43

47

49

41

64

58

46

44

47

55

42

48

54

29

46

47

59

47

52

43

47

49

40

58

60

50

50

50

64

36

43

44

maka estimasi rata-rata nilai Matematika sesungguhnya dengan tingkat

kepercayaan 90 persen yaitu :

(12)

Dengan tingkat kepercayaan 90 % maka nilai z adalah 1,645 jadi

estimasi interval dari rata-rata sesungguhnya adalah :

(13)
(14)

 Jika n

30

 Jika dimiliki sampel X

1

, X

2

, …., X

n

dari

distribusi normal N(

,

2

) dengan

2

tidak diketahui maka :

berdistribusi

t

dengan derajat bebas

n

-1.

n S   X   T  /    

(15)

Sifat-sifat distribusi

t

Distribusi ini serupa dengan distribusi Z dengan

mean nol dan simetris berbentuk lonceng /

bell

shape

terhadap mean.

Bentuk distribusi tergantung pada ukuran

sampel. Jadi distribusi adalah kumpulan keluarga

distribusi dan perbedaan satu dengan yang

lainnnya tergantung pada ukuran sampel.

Pada ukuran sampel yang kecil keruncingan

berbentuk distribusi

t

kurang dibandingkan

dengan distribusi Z dan jika meningkatnya

ukuran sampel mendekati 30 maka bentuk 

distribusi semakin mendekati bentuk distribusi

Z. (Jadi jika

n

>30 maka digunakan nilai z).

(16)
(17)

Untuk

n

 

30, interval kepercayaan

(1-

)100% untuk mean populasi

 

adalah

dengan

t

n-1; (1-

/2)

adalah kuantil ke-(1-

/2) dari

distribusi

t

dengan derajat bebas

n

-1 dan

s

adalah

simpangan baku (

standard deviation

) sampel dengan

s

=

s

2

yaitu akar dari variansi sampel.

n

 s

 X  

n

 s

 X  

n n1;1 /2

 

1;1 /2

(18)

Contoh

Misalkan diberikan nilai Matematika 10

siswa sebagai berikut : 58, 58, 43, 64, 47,

54, 59, 47, 60, dan 64.

Estimasi rata-rata nilai Matematika

sesungguhnya (populasi). Nilai rata-rata

Matematika dengan tingkat kepercayaan

95 persen dapat diestimasi sebagai

(19)
(20)

interval kepercayaan

 

(rata-rata

populasi) dengan koefisien

(21)
(22)

ESTIMASI PARAMETER

SATU POPULASI

Estimasi Parameter :

Metode statistika yang berfungsi untuk

mengestimasi/menduga/memperkirakan nilai karakteristik dari populasi atau parameter populasi berdasarkan nilai karakteristik sampel atau statistik sampel.

Syarat : sampel harus dapat mewakili populasi  sampling dilakukan

secara acak. Contoh :

Hasil pemilu dihitung secara cepat (Quickcount) dengan sampel untuk tiap wilayah pemilihan, valid jika pengambilan sampel dilakukan secara acak. Cara estimasi :

1. Estimasi Titik

Parameter populasi diestimasi dengan karakteristik sampel (Statistik)

Mean populasi =

=

Variansi populasi =

2 = s2

standar deviasi =

= s

(23)

2. Estimasi Interval

Nilai parameter populasi diestimasi pada kisaran tertentu.

Misal X1,X2,X3,…Xn adalah sampel acak dari suatu populasi dengan

adalah parameter populasi maka estimasi interval untuk

 

adalah :

P(B<

< A)=1-

Disebut dengan Interval konfidensi/kepercayaan untuk

dari B sampai A yang dihitung pada probabilitas 1-

.

Bila parameter yang diestimasi adalah H dan distribusi populasi yang digunakan

(misal distribusi Z, t-student, chi-kuadrat, atau F), galat (error)=

dan statistik dari data sampel adalah k, maka kisaran parameter H pada suatu interval kepercayaan (1-

) dapat diestimasi dengan persamaan probabilitas: P(h-

 

< H < h

 

)= 1-

 …….(1)

Dengan :

h-

 

= titik minimum (limit kepercayaan bawah) h

 

= titik maksimum (limit kepercayaan atas) 1-

= koefisien kepercayaan

(1-

) 100% = interval kepercayaan

(24)

Parameter yang umum diestimasi:

1. Ukuran pemusatan : mean=

, Selisih mean =

1 -

 

2 =

Estimasi mean dan selisih mean dapat dilakukan dengan :

a. Distribusi Z :

- Jika sampel yang diamati berasal dari populasi yang variansinya

(

2) dan standar deviasinya (

) diketahui.

- Jika sampel yang berasal dari populasi yang variansinya (

2) dan

standar deviasinya (

) tidak diketahui ukuran sampel besar (n

30).

b. Distribusi t-student (Distribusi t)

- Jika sampel berasal dari populasi yang tidak diketahui variansinya

(

2) dan standar deviasinya (

) ukuran sampel kecil (n

30).

2. Ukuran penyebaran : Variansi =

 

2, Rasio variansi dua populasi = F

Estimasi nilai variansi dilakukan dengan distribusi chi-kuadrat (X2),

(25)

 A. Estimasi Mean Populasi

1. Estimasi mean populasi sampel besar dengan distribusi Z

Misal x1,x2,x3….xn adalah sampel acak dari suatu populasi dengan mean

tidak diketahui dan variasi

 

2, dan = mean sampel maka :

Mean ( )=

Var (( )=

2/n

Menurut teorama limit pusat jika n besar variabel random mendekati distribusi normal

Maka rumus 1 akan berubah menjadi :

Jika nilai Z diganti menjadi :

Biasanya

 

2tidak diketahui, tetapi karena n besar maka

 

2dapat diasumsikan sama dengan s2.  X   X   X  n  X   Z  /                    1 2 / 2 /                            

1 2 / 2 / n  X  n  X 

                  1 / /2 2 / n  X  

(26)

Sehingga:

Contoh :

Suatu sampel produk ikan dalam kaleng sebanyak 400 buah mempunyai rata-rata umur simpan 23,4 bulan dan standar deviasi s=6,2 bulan. Berapakah kisaran umur simpan produk ikan dalam kaleng tersebut pada interval kepercayaan 95%.

Jawab :

Diketahui : n besar maka digunakan distribusi Z dengan

 

=s

=23,4 bulan dan s=6,2

1-

=95%=0,95 = 0,05

/2 = 0,025 Z0,025 = 1,96. Maka:

Kesimpulan: pada tingkat kepercayaan 95% maka umur simpas produk ikan               ( /2 /2 ) 1 n  s  X   n  s  X    X  % 95 ) 400 2 , 6 96 , 1 4 , 23 400 2 , 6 96 , 1 4 , 23 (        

%

95

)

01

,

24

79

,

22

(

     

(27)

2. Estimasi mean populasi dengan sampel kecil.

- Digunakan untuk data sampel dengan variansinya (

2) dan standar

deviasinya (

) tidak diketahui dan ukuran sampel kecil (n<30).

- Jika adalah transformasi t dari sampel X1,X2,X3,…Xn. Jika

sampel diambil dari populasi berdistribusi t dengan derajat bebas (n-1)

ditulis t(n-1). Distribusi ini tidak tergantung pada µ dan

populasi.

P(-tα/2 < t < t α/2)=1-α Jika nilai t diganti menjadi :

n  s  x t  /              

 

 

 

 

1 / /2 2 /

n  X               

 

 

 

 

1 2 / 2 / n  X   n  X  

(28)

Atau

 

 

   

 

 

 

 

1

2 / 2 /

n

 s

 X  

n

 s

 X  

(29)

B. Estimasi interval proporsi p suatu populasi

Jika X adalah variabel random binomial (n;p) maka variabel random X/n

mempunyai mean = p dan variasi untuk n besar harga

Mendekati distribusi normal.

Pada interval konfidensi 1-α untuk p adalah:

= 1 – α 

Untuk estimasi proporsi jumlah sampel harus besar.

C. Estimasi Variansi populasi normal

Transformasi

S2 dihitung dari suatu sampel random X

1,X2,X3,…Xn yang diambil dari populasi

berdistribusi normal dengan variansi

 

2 berdistribusi X2 dengan derajat bebas =

n-1. n  p  P (1 ) n n  x n  x ) 1 (

n  p  P (1 )

 z 

 z 

n n  x n  x n n  x n  x

n

 x

 p

n

 x

 P 

(

/2 1 /2 1  )                   

    2 2 2

(

1

)

    s n  X    

(30)

Tabel V :

Untuk 0<α<1 maka :

Untuk estimasi standar deviasi

digunakan :

       

)

1

(

 X 2(k ; /2)  X 2 X 2(k ;1 /2)  P                              1 ) 1 ( ) 1 ( ) 2 / 1 ; ( 2 2 2 ) 2 / ; ( 2 2 k  k  X   S  n  X   S  n  P                            1 ) 1 ( ) 1 ( ) 2 / 1 ; ( 2 2 ) 2 / ; ( 2 2 k  k  X  S  n  X  S  n  P 

Gambar

Grafik fungsi distribusi t

Referensi

Dokumen terkait

Pada pembuatan grafik di- pakai nilai SF batas kiri (-), karena dianggap nilai yang paling menjauhi nilai rata-rata pada interval keyakinan pada prosentase nilai tingkat

Dengan menggunakan tingkat kepercayaan sebesar 90%, maka kami berkeyakinan bahwa kami bisa mengambil kesimpulan bahwa rata-rata bunyi panjang “Chuumon” yang

Untuk mengetahui tingkat kepercayaan dari perencanaan yang dilakukan, maka akan dilakukan suatu perbandingkan produktivitas sesungguhnya alat angkut di lapangan ( actual output

Dengan menggunakan tingkat kepercayaan sebesar 90%, maka kami berkeyakinan bahwa kami bisa mengambil kesimpulan bahwa rata-rata bunyi panjang “ Chuumon ” yang

Dengan menggunakan tingkat kepercayaan sebesar 90%, maka kami berkeyakinan bahwa kami bisa mengambil kesimpulan bahwa rata-rata bunyi panjang “ Chuumon ” yang

Hasil Penelitian diperoleh berdasarkan Lampiran 6 output SPSS regresi yaitu pada tingkat kepercayaan 95 % (α=0,05) nilai t hitung adalah sebesar 2,253 dengan

Dependent Variabel : Keputusan Investasi Sumber : Output SPSS data di olah Adanya kenyamanan investor terhadap investasi yang mereka lakukan membuat tingkat kepercayaan diri menjadi

Kriteria Penskoran Keefektifan Interval Skor Tingkat Efektifitas 90 ≤ 𝐸̅ ≤ 100 Sangat Efektifitas 75 ≤ 𝐸̅ < 90 Efektif 60 ≤ 𝐸̅ < 75 Cukup 40 ≤ 𝐸̅ < 60 Rendah Hasil dan Pembahasan