• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lampiran I Surat Keterangan Penelitian

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Lampiran I Surat Keterangan Penelitian"

Copied!
86
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Lampiran I

(3)

Lampiran II

Surat Izin Penelitian

(4)

Lampiran II

(5)
(6)

Lampiran III

Rencana Pelaksanaan

Pembelajaran

(7)

RENCANA

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (SIKLUS I)

Nama sekolah : SD Negeri I Teguhan

Mata pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ) Kelas / semester : IV / II

Alokasi Waktu : 4 X 35 menit ( 2 x pertemuan )

A. Standar Kompetensi :

8. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

B. Kompetensi Dasar

8.1 Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar serta sifat-sifatnya

C. Indikator

1. Menyebutkan sumber energi panas dan kegunaannya 2. Memilih tiga macam perpindahan panas

3. Menyebutkan sumber energi bunyi dalam kehidupan sehari-hari 4. Menentukan perambatan bunyi pada benda padat, cair, dan gas D. Tujuan Pembelajaran

1. Setelah mengikuti penjelasan guru bahwa matahari merupakan sumber energi panas terbesar di bumi, siswa dapat menyebutkan sumber energi panas dan kegunaannya dengan tepat.

2. Setelah melalui percobaan menggesekan ke dua telapak tangan dan ke dua buah batu, siswa dapat menemukan panas yang dihasilkan dari gesekan tangan dan gesekan batu dengan benar.

3. Setelah melalui percobaan mencelupkan sendok ke dalam gelas berisi air hangat, siswa dapat membuktikan perpindahan panas secara konduksi dengan tepat. 4. Melakukan tanya jawab dengan guru mengenai sumber bunyi dan perambatan

(8)

♦ Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ), Tanggung jawab ( responsibility ) dan Ketelitian (carefulness) E. Materi Pembelajaran

a. Energi panas

1. Sumber Energi Panas.

Semua yang dapat menimbulkan panas disebut sumber energi panas. Energi panas bermanfaat bagi kehidupan manusia. Misalnya untuk mengeringkan pakaian, menyetrika pakaian, dan memasak makanan. Sumber utama panas di bumi berasal dari sinar matahari. Contoh sumber panas yg lain adalah api dan peralatan listrik yang menghasilkan panas.

Selain matahari, energi panas juga dapat dihasilkan dari gesekan antara dua buah benda. Pada saat udara dingin di pegunungan, orang-orang yang mendaki gunung biasanya menggesek-gesekkan kedua telapak tangannya untuk memperoleh energi panas sehingga tubuhnya menjadi hangat.

2. Perpindahan Energi Panas

Jika kamu berada di dekat api, tubuhmu akan terasa makin lama makin panas. Ini disebabkan panas dari api masuk ke dalam tubuhmu. Jika kamu kehujanan, tubuhmu lama – kelamaan akan menggigil kedinginan. Ini disebabkan panas keluar dari tubuhmu. Hal ini menunjukkan bahwa panas dapat berpindah.

Energi panas dapat berpindah melalui tiga cara yaitu konduksi, konveksi, dan radiasi.

a) Konduksi

Konduksi adalah peristiwa perambatan panas yang memerlukan suatu zat/medium tanpa disertai adanya perpindahan bagian-bagian zat/medium tersebut. Misalnya, sendok terasa panas saat digunakan untuk mengaduk kopi panas.

b) Konveksi

Konveksi adalah perpindahan panas dengan disertai aliran zat perantaranya. Misalnya air yang panas akan bergerak naik.

(9)

c) Radiasi

Radiasi adalah perpindahan panas tanpa medium perantara. Misalnya: panas matahari sampai ke bumi dan panas api dapat kita rasakan.

b. Energi bunyi

1. Sumber Energi bunyi

Kita dapat mendengar bunyi dari alat musik. Alat musik akan mengeluarkan bunyi jika dimainkan. Dalam keadaan diam alat musik tidak akan mengeluarkan bunyi.

Getaran bunyi merambat ke segala arah sebagai gelombang, persis seperti gelombang air.jika kita melempar batu kegenangan air maka air akan bergelombang kesegala arah. Satu kali gerak ke atas dan ke bawah disebut satu getaran. Banyak getaran yang terjadi dalam satu detik disebut kekerapan atau frekuensi.

Bunyi dihasilkan oleh getaran. Semua benda yang dapat menghasilkan bunyi disebut sumber bunyi.

2. Perambatan bunyi

Medium yang diperlukan bunyi untuk merambat dapat berupa gas, cair, dan padat. Ketika bapak/ibu guru berbicara di depan kelas, kamu dapat mendengar apa yang dibicarakan. Hal ini menunjukkan bunyi dapat merambat melalui gas (udara). Saat kamu menyelam di kolam renang maka kamu dapat mendengar langkah temanmu yang juga berada di kolam. Hal ini menunjukkan bunyi dapat merambat melalui zat cair (air). Perambatan bunyi melalui zat padat ditunjukkan bila telingamu ditempelkan pada pagar besi, lalu temanmu mengetuk ujung pagar yang lain secara perlahan, maka kamu dapat mendengar suara tersebut.

F. Pendekatan dan Metode Pembelajaran 1. Pendekatan : belajar kelompok

(10)

G. Langkah-langkah Pembelajaran Pertemuan ke-1

1. Kegiatan Awal (5 menit) a. Salam Pembuka b. Berdoa

c. Mengabsen siswa d. Menyiapkan alat peraga

e. Mengadakan apersepsi, misalnya:

- Apa yang kalian rasakan saat berada di lapangan terbuka di siang hari yang cerah?

f. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan diajarkan 2. Kegiatan Inti (45 menit)

a. Eksplorasi

1. Setelah guru membawa gambar matahari, siswa dapat memahami istilah sumber energi panas.

2. Menyebutkan contoh sumber energi panas.

contoh: lilin yang menyala dapat menghasilkan panas 3. Memahami bahwa panas dapat berpindah.

4. Melibatkan peserta didik secara aktif dalam kegiatan pembelajaran. b. Elaborasi

1. Guru menginformasikan pendekatan pembelajaran yang akan dilakukan 2. Guru membagi siswa ke dalam kelompok besar (terdiri 5-6 siswa). 3. Guru menjelaskan langkah pengerjaan percobaan tersebut.

4. Guru membagi alat dan bahan untuk percobaan berupa batu untuk membuktikan panas timbul akibat gesekan dua benda serta sendok dan gelas berisi air panas untuk membuktikan peristiwa konduksi.

5. Melalui belajar kelompok siswa melakukan percobaan mengenai panas yang timbul akibat gesekan dua benda serta mengenai peristiwa konduksi.

6. Guru meminta setiap anggota kelompok untuk saling bekerjasama.

(11)

8. Guru memantau kerja masing-masing kelompok dan mengarahkan siswa yang mengalami kesulitan.

9. Perwakilan kelompok menyampaikan hasil pekerjaan dan hasil diskusi di depan kelas

10. Sharing dalam kelas mengenai hasil diskusi/percobaan. Konfirmasi

1. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya mengenai hal-hal yang belum dipahami selama percobaan berlansung.

2. Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahpahaman dan memberikan penguatan.

3. Kegiatan Akhir (20 menit)

1. Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan materi dan hasil percobaan. 2. Guru memberikan evaluasi pembelajaran.

3. Guru menutup kegiatan pembelajaran.

Pertemuan Ke-2

1. Kegiatan Awal (5 menit) a. Salam Pembuka

b. Berdoa

c. Mengabsen siswa d. Menyiapkan alat peraga

e. Mengadakan apersepsi, misalnya:

Setiap hari kita mendengar berbagai bunyi, baik yang pelan/keras, yang enak didengar maupun yang memekakkan telinga. Darimana

sumber-sumber bunyi tersebut?

f. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan diajarkan 2. Kegiatan Inti (45 menit)

Eksplorasi

1.Setelah guru membawa gambar berbagai alat musik, siswa dapat memahami istilah mengenai sumber bunyi.

(12)

3. Siswa diminta mendemonstrasi energi bunyi dengan meniup seruling. 4. Memahami bahwa bunyi dapat merambat melalui

- benda padat - benda cair - benda gas

5. Melibatkan peserta didik secara aktif dalam kegiatan pembelajaran. Elaborasi

1. Guru menginformasikan pendekatan pembelajaran yang akan dilakukan. 2. Guru membagi siswa ke dalam kelompok besar (terdiri 5-6 siswa). 3. Guru menjelaskan langkah pengerjaan percobaan tersebut.

4. Guru membagi alat dan bahan untuk percobaan berupa kaleng, pensil, pasir untuk membuktikan bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar serta air,ember,dua buah batu untuk percobaan bunyi merambat melalui zat cair.

5. Melalui belajar kelompok siswa melakukan percobaan mengenai bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar dan bunyi dapat merambat melalui zat cair.

6. Guru meminta setiap anggota kelompok untuk saling bekerjasama.

7. Masing-masing kelompok mengerjakan lembar kerja siswa yang sudah dibagikan. 8. Guru memantau kerja masing-masing kelompok dan mengarahkan siswa yang

mengalami kesulitan.

9. Perwakilan kelompok menyampaikan hasil pekerjaan dan hasil diskusi di depan kelas.

10. Sharing dalam kelas mengenai hasil diskusi/percobaan. Konfirmasi

1. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya mengenai hal-hal yang belum dipahami tentang karya/model baling-baling.

2. Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahpahaman dan memberikan penguatan

3. Kegiatan Akhir (20 menit)

1. Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan materi dan hasil percobaan 2. Guru memberikan evaluasi pembelajaran

(13)

H. Alat dan Sarana Belajar Pertemuan ke-1

Alat dan Bahan a) Dua buah batu b) Sendok c) Gelas d) Air panas Pertemuan ke-2 Alat dan Bahan a) Kaleng kosong b) Pensil

c) Pasir

d) Dua buah batu e) Air

f) Ember Sumber Belajar

1. Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SD dan MI Kelas IV Oleh Poppy K.Devi/Sri Anggraeni,Pusat Perbukuan Depdiknas,2008

2. Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SD dan MI Kelas IV Oleh Heri Sulistyanto/Edy Wiyono, Pusat Perbukuan Depdiknas,2008 3. Buku Silabus Kelas IV.

I. Penilaian

Jenis tes : tes tertulis Bentuk tes : pilihan ganda Alat Tes : - Tes Formatif

- Lembar Kerja Siswa - Kunci Jawaban

(14)

Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang paling benar !

1. Sumber energi utama bagi bumi adalah... a. gunung berapi

b. matahari c. air d. angin

2. Dalam kehidupan kita terdapat dua sumber panas, yaitu matahari dan sumber panas lain yang dihasilkan karena...benda

a. pukulan b. kekuatan c. gesekan d. getaran

3. Gesekan dua buah benda dapat menghasilkan energi... a. listrik

b. bunyi c. panas d. kimia

4. Pada saat udara dingin di Pegunungan, orang yang mendaki gunung biasanya menggesek-gesekkan kedua telapak tangannya untuk memperoleh energi...

a. cahaya b. bunyi c. gerak d. panas

5. Kamu dapat membuktikan timbulnya panas dari...antara dua benda a. gesekan

b. pukulan c. getaran d. frekuensi

6. Panas timbul karena...yang terus-menerus a. bunyi

(15)

b. gesekan c. pukulan d. getaran

7. Memasak air merupakan contoh peristiwa... a. konveksi

b. konduksi c. radiasi d. konstruksi

8. Panas tidak dapat merambat melalui cara-cara... a. konduksi

b. konveksi c. radiasi d. dispresi

9. Bunyi dapat merambat melalui perantara berikut ini, kecuali... a. zat padat

b. zat cair c. udara

d. ruang hampa udara

10. Dengan membenturkan kedua buah batu ke dalam ember berisi air, maka akan terdengar suara benturan kedua batu. Hal ini menunjukkan bahwa bunyi dapat merambat melalui...

a. ruang hampa udara b. zat cair c. zat padat d. udara J. Kunci Jawaban 1. B 6. B 2. C 7. A 3. C 8. D 4. D 9. D 5. A 10. B

(16)
(17)

RENCANA

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (SIKLUS II)

Nama sekolah : SD Negeri I Teguhan

Mata pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ) Kelas / semester : IV / II

Alokasi Waktu : 4 X 35 menit ( 2 x pertemuan )

A. Standar Kompetensi

8. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari

B. Kompetensi Dasar

8.2. Membuat suatu karya/model untuk menunjukkan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara, misalnya roket dari kertas/baling-baling/pesawat kertas/parasut.

C. Indikator

1. Merancang karya atau model yang akan dibuat (baling-baling dan parasut) 2. Menentukan alat dan bahan yang akan digunakan

3. Membuat karya/ model sesuai rancangan 4. Menguji karya/model yang dibuat D. Tujuan Pembelajaran

1. Melalui penjelasan guru, siswa dapat menunjukkan kegunaan dan prinsip kerja melalui karya/model yang akan dibuat dengan benar

2. Melalui tanya jawab, siswa dapat menentukan alat atau bahan yang akan digunakan dengan benar

3. Melalui kerja kelompok, siswa dapat membuat karya/model baling-baling dan parasut sesuai rancangan dengan benar

4. Melalui kerja kelompok yang sudah dilakukan, siswa dapat menguji karya/model yang dibuat dengan benar

(18)

♦ Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ), Tanggung jawab ( responsibility ) dan Ketelitian ( carefulness) E. Materi Pembelajaran

1. Model Perubahan Energi

Pembuatan karya sederhana yang berhubungan dengan energi gerak a) Membuat mainan baling-baling

b) Membuat mainan parasut

F. Pendekatan dan Metode Pembelajaran 1. Pendekatan : belajar kelompok

2. Metode : ceramah, tanya jawab,dan diskusi G. Langkah-langkah Pembelajaran

Pertemuan ke-1 1. Kegiatan Awal (5 menit) a. Salam Pembuka b. Berdoa

c. Mengabsen siswa d. Menyiapkan alat peraga

e. Mengadakan apersepsi, misalnya:

- Pernahkah anak-anak membuat suatu mainan yang digerakkan oleh udara? Mainan apakah itu?

f. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan diajarkan 2. Kegiatan Inti (45 menit)

Eksplorasi

1. Setelah guru membawa gambar baling-baling, siswa dapat memahami istilah tentang baling-baling

2. Menyebutkan suatu karya sederhana yang berhubungan dengan udara dan energi gerak. contoh: baling-baling

3. Melibatkan peserta didik secara aktif dalam kegiatan pembelajaran. Elaborasi

1. Guru menginformasikan pendekatan pembelajaran yang akan dilakukan. 2. Guru membagi siswa ke dalam kelompok kecil (terdiri 2-4 siswa).

(19)

3. Guru menginformasikan rancangan pembuatan baling-baling dan prosedur mengerjakan tugas kelompok.

4. Guru dan siswa memilih alat dan bahan untuk percobaan berupa kertas karton,sedotan,gunting, jarum pentol, dan lem untuk membuktikan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara.

5. Melalui belajar kelompok siswa membuat karya/model baling-baling. 6. Guru meminta setiap anggota kelompok untuk saling bekerjasama.

7. Masing-masing kelompok mengerjakan lembar kerja siswa yang sudah dibagikan. 8. Guru memantau kerja masing-masing kelompok dan mengarahkan siswa yang

mengalami kesulitan.

9. Perwakilan kelompok menyampaikan hasil pekerjaan dan hasil diskusi di depan kelas.

10. Sharing dalam kelas mengenai hasil diskusi/percobaan. Konfirmasi

1. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya mengenai hal-hal yang belum dipahami tentang karya/model baling-baling.

2. Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahpahaman dan memberikan penguatan.

3. Kegiatan Akhir (20 menit)

1. Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan materi dan hasil percobaan 2. Guru memberikan evaluasi pembelajaran

3. Guru menutup kegiatan pembelajaran Pertemuan ke-2

1. Kegiatan Awal (5 menit) a. Salam Pembuka b. Berdoa

c. Mengabsen siswa d. Menyiapkan alat peraga

(20)

- Anak-anak, apa yang dapat menyebabkan parasut dapat terbuka dan melayang-layang di udara? Untuk mempelajarinya maka anak-anak harus membuat model parasut

f. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan diajarkan 2. Kegiatan Inti (45 menit)

Eksplorasi

1. Setelah guru membawa gambar parasut , siswa dapat memahami istilah tentang parasut

2. Menyebutkan suatu karya sederhana yang berhubungan dengan udara dan energi gerak. contoh: parasut

3. Melibatkan peserta didik secara aktif dalam kegiatan pembelajaran. Elaborasi

1. Guru menginformasikan pendekatan pembelajaran yang akan dilakukan. 2. Guru membagi siswa ke dalam kelompok kecil (terdiri 2-4 siswa).

3. Guru menginformasikan rancangan pembuatan parasut dan prosedur mengerjakan tugas kelompok.

4. Guru dan siswa memilih alat dan bahan untuk percobaan berupa lembaran plastik berbentuk bundar,tali,beban dari plastik untuk membuktikan perubahan energi gerak akibat pengaruh udara.

5. Melalui belajar kelompok siswa membuat karya/model parasut. 6. Guru meminta setiap anggota kelompok untuk saling bekerjasama.

7. Masing-masing kelompok mengerjakan lembar kerja siswa yang sudah dibagikan. 8. Guru memantau kerja masing-masing kelompok dan mengarahkan siswa yang

mengalami kesulitan.

9. Perwakilan kelompok menyampaikan hasil pekerjaan dan hasil diskusi di depan kelas.

10. Sharing dalam kelas mengenai hasil diskusi/percobaan. Konfirmasi

1. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya mengenai hal-hal yang belum dipahami tentang karya/model parasut.

(21)

2. Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahpahaman dan memberikan penguatan.

3. Kegiatan Akhir (20 menit)

1. Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan materi dan hasil percobaan 2. Guru memberikan evaluasi pembelajaran

3. Guru menutup kegiatan pembelajaran H. Alat dan Sarana Belajar

Pertemuan ke-1 Alat dan Bahan a) Kertas karton b) Gunting c) Sedotan minuman d) Jarum Pentol e) Lem Pertemuan ke-2 Alat dan Bahan

a) Lembaran plastik berbentuk bundar b) Tali

c) Beban dari plastik Sumber Belajar

1. Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SD dan MI Kelas IV Oleh Poppy K.Devi/Sri Anggraeni,Pusat Perbukuan Depdiknas,2008

2. Senang Belajar IPA Untuk SD dan MI Kelas IV Oleh S.Rositawaty/Aris Muharam, Pusat Perbukuan Depdiknas,2008

3. Buku Silabus Kelas IV I. Penilaian

Jenis tes : tes tertulis Bentuk tes : pilihan ganda Alat Tes : - Tes Formatif

- Lembar Kerja Siswa - Kunci Jawaban

(22)

Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang paling benar !

1. Dorongan yang membuat parasut dapat bergerak yaitu ... a. listrik

b. magnet c. udara d. tangan

2. Dalam pembuatan parasut panjang tali yaitu ... a. ± 40cm

b. ± 50cm c. ± 60cm d. ± 70cm

3. Mainan parasut digunakan untuk membuktikan perubahan gerak karena... a. pengaruh udara

b. pengaruh listrik

c. pengaruh sinar matahari d. pengaruh panas

4. Beban benda tidak boleh terlalu berat karena parasut akan jatuh lebih ... a. lambat

b. cepat c. hati-hati d. sangat lambat

5. Udara yang terkumpul di bawah parasut yang mengembang akan memberikan tekanan ke...

a. samping b. bawah c. atas

d. samping kanan

6. Beri lubang untuk tali pada ...plastik a. atas

(23)

c. pinggiran d. samping

7. Berikut adalah alat yang di pakai untuk membuat baling - baling ! adalah... a. daun

b. karet c. gunting d. kaca

8. Baling – baling harus memiliki rongga agar ... a. variasi

b. model

c. dapat berputar d. tren

9. Dalam pembuatan baling – baling perlu diperhatikan bentuknya, bentuk yang seperti apa baling – baling yang dapat berputar ?

a. kotak

b. rongga – rongga c. kerucut

d. lingkaran

10. Bahan utama yang dipakai dalam pembuatan baling – baling kertas adalah .... a. daun

b. pisau c. gunting d. karton

(24)
(25)

Lampiran IV

(26)

SIKLUS 1

LEMBAR KERJA SISWA Pertemuan ke-1 KEGIATAN 1

Alat dan Bahan 1. Dua buah batu

Cara kerja

1. Pastikan kedua telapak tangan dalam keadaan kering. Gesek – gesekkan kedua telapak tangan selama tiga menit.

2. Gesekkan dua batu satu sama lain selama lima menit. Sentuhlah permukaan batu yang saling bergesekan itu. Amati yang kamu rasakan.

Pertanyaan

1. Apa yang kalian rasakan saat kdua telapak tangan digesekkan? 2. Apa yang kalian rasakan pada batu yang kalian gesekkan? 3. Apa kesimpulan kalian tentang kegiatan ini?

(27)

SIKLUS 1

LEMBAR KERJA SISWA Pertemuan ke-1

KEGIATAN 2 Alat dan Bahan

1. Sendok logam 2. Gelas

3. Air panas

Cara kerja

1. Celupkan sendok logam ke dalam air panas, pegang ujungnya. 2. Rasakan perubahan yang terjadi setelah beberapa saat. Pertanyaan

1. Apakah yang kamu rasakan setelah memegang ujung tangkai sendok?

(28)

SIKLUS 1

LEMBAR KERJA SISWA Pertemuan ke-2

KEGIATAN 1 Alat dan Bahan

1. Kaleng kosong

2. Pensil yang ujungnya diikat karet 3. Pasir

Cara kerja

1. Letakkan kaleng kosong di atas meja. Taburkan pasir di atas kaleng itu. 2. Ambil sebatang pensil dan ikatkan karet pada salah satu ujungnya. 3. Pukulkan ujung pensil yang diikat dengan karet itu pada kaleng. Pertanyaan

1. Apakah kamu mendengar bunyi?

2. Apa yang terjadi pada pasir itu ketika kaleng berbunyi? 3. Apa kesimpulan kalian tentang kegiatan ini?

(29)

SIKLUS 1

LEMBAR KERJA SISWA Pertemuan ke-2

KEGIATAN 2 Alat dan Bahan

1. Air 2. Ember

3. Dua buah batu

Cara kerja

1. Masukkan air ke dalam ember.

2. Masukkan dua buah batu yang besarnya sama ke dalam ember yang telah berisi air tersebut.

3. Di dalam air, benturkan kedua buah batu dengan menggunakan tanganmu. Pertanyaan

1. Apakah kamu dapat mendengar suara atau bunyi ketika kedua batu tersebut berbenturan?

(30)

SIKLUS 2

LEMBAR KERJA SISWA Pertemuan ke-1 Baling-Baling Kertas

KEGIATAN Alat dan Bahan

1. Kertas Karton 2. Sedotan Minuman 3. Gunting

4. Jarum Pentol Cara kerja

1. Siapkan karton berukuran 15cmx15cm. Buatlah lingkaran dengan jari-jari 5cm di pusat kertas dan buatlah garis putus-putus seperti berikut.

2. Guntinglah pada bagian garis putus-putus dan lipatlah sebagian kertas seperti berikut. Gunakan lem untuk merekatkannya.

3 Gunakan jarum pentol untuk menusuk bagian pusat baling-baling dan masukkan ke dalam sedotan.

(31)

Pertanyaan

1. Apa yang menyebabkan baling-baling berputar? 2. Apa yang terjadi jika baling-baling tidak berongga? 3. Apa yang dapat kamu simpulkan dari kegiatan tersebut?

(32)

SIKLUS 2

LEMBAR KERJA SISWA Pertemuan ke-2 Mainan Parasut

KEGIATAN Alat dan Bahan

1. Lembaran Plastik Berbentuk Bundar 2. Tali

3. Beban dari Plastik Cara Kerja

1. Buat lingkaran dari plastik dengan diameter ± 15 cm 2. Beri lubang untuk tali pada pinggiran plastik

3. Potonglah 8 utas tali dengan panjang ± 40 cm 4. Simpulkan tali pada setiap lubang

5. Ikatkan tali pada beban

Pertanyaan

1. Apa yang terjadi saat parasut akan turun kembali? 2. Mengapa parasut turun secara lamban?

(33)

Lampiran V

(34)

KISI-KISI SOAL SIKLUS I

Kompetensi Dasar Materi Indikator Soal Keterangan

Memahami

berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Energi panas dan energi bunyi. 1. Setelah mengikuti penjelasan guru bahwa matahari merupakan sumber energi panas terbesar di bumi, siswa dapat menyebutkan sumber energi panas dan kegunaannya dengan tepat.

1. S

umber energi utama bagi bumi adalah . . . . a. gunung berapi b. matahari c. air d.angin 2. D

alam kehidupan kita terdapat dua sumber panas, yaitu matahari dan sumber panas lain yang dihasilkan karena... a. pukulan b. kekuatan c. gesekan d.getaran Nomor 1 Nomor 2 2. Setelah melalui percobaan menggesekkan ke dua telapak tangan dan ke dua buah batu, siswa dapat menemukan panas yang dihasilkan dari gesekan tangan dan gesekan batu dengan benar.

1. Gesekan dua benda dapat menghasilkan energi...

a. listrik b. bunyi c. panas d. kimia

2. Pada saat udara dingin di Pegunungan, orang yang mendaki gunung biasanya menggesek-gesekkan kedua telapak tangannya

Nomor 3

(35)

3. Melalui demonstrasi dari guru, siswa dapat mempraktekan adanya perpindahan panas secara konduksi, konveksi, radiasi dengan benar untuk memperoleh energi... a. cahaya b. bunyi c. gerak d. panas

3. Kamu dapat membuktikan timbulnya panas

dari...antara dua benda. a. gesekan b. pukulan c. getaran d. frekuensi 4. Panas timbul karena...yang terus-menerus a. bunyi b. gesekan c. pukulan d. getaran

1. Memasak air merupakan contoh peristiwa...

a. konveksi b. konduksi c. radiasi d. konstruksi 2. Panas tidak dapat

merambat melalui cara-cara... a. konduksi b. konveksi Nomor 5 Nomor 6 Nomor 7 Nomor 8

(36)

4. Melakukan tanya jawab dengan guru

mengenai sumber bunyi dan perambatan bunyi, siswa dapat menentukan media yang dapat dirambati bunyi dengan benar.

c. radiasi d. dispresi

1. Bunyi dapat merambat melalui perantara berikut ini, kecuali...

a. zat padat b. zat cair c. udara

d. ruang hampa udara 2. Dengan membenturkan Kedua buah batu ke dalam ember berisi air, maka akan terdengar suara benturan kedua batu. Hal ini menunjukkan bahwa bunyi dapat merambat melalui...

a. ruang hampa udara b. zat cair

c. zat padat d. udara

Nomor 9

(37)

KISI-KISI SOAL SIKLUS 2

Kompetensi Dasar Materi Indikator Soal Keterangan

Memahami

berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Model baling-baling dan parasut 1. Melalui penjelasan guru, siswa dapat menunjukkan

kegunaan dan prinsip kerja melalui

karya/model yang akan dibuat dengan benar.

2. Melalui tanya jawab, siswa dapat

menentukan alat atau bahan yang akan digunakan dengan benar.

1. Dorongan yang membuat parasut dapat bergerak yaitu...

a. listrik b. magnet c. udara d.tangan

2. Mainan parasut digunakan untuk membuktikan

perubahan gerak karena... a. pengaruh udara

b. pengaruh listrik c. pengaruh sinar mtahari d. pengaruh panas

3. Baling-baling harus memiliki rongga agar....

a. variasi b. model

c. dapat berputar d. tren

1. Berikut adalah alat yang dipakai untuk membuat baling-baling! adalah... a. daun b. karet c. gunting d. kaca Nomor 1 Nomor 3 Nomor 8 Nomor 7

(38)

2. Bahan utama dalam pembuatan baling-baling kertas adalah... a. daun b. pisau c. gunting d. karton Nomor 10 3. Melalui demonstrasi, siswa dapat membuat karya/model baling- baling dan parasut sesuai rancangan dengan benar

4. Melalui percobaan yang sudah dilakukan siswa dapat menguji karya/model yang di

1. Dalam pembuatan parasut panjang tali yaitu... a. ± 40cm

b. ± 50cm c. ± 60cm d. ± 70cm

2. Beri lubang pada....plastik a. atas

b. bawah c. pinggiran d. samping

3. Dalam pembuatan baling-baling perlu diperhatikan bentuknya, bentuk yang seperti apa agar baling-baling dapat berputar? a. kotak

b. rongga-rongga c. kerucut d. lingkaran

1. Beban benda tidak boleh terlalu berat karena parasut akan jatuh lebih....

a. lambat

Nomor 2

Nomor 6

Nomor 9

(39)

buat dengan benar b. cepat c. hati-hati d. sangat lambat

2. Udara yang terkumpul di bawah parasut yang mengembang akan memberikan tekanan ke...

a. samping b. bawah c. atas

d. samping kanan

(40)

Lampiran VI

Uji Validitas dan Reliabilitas

Instrumen Tes

(41)

Reliability Statistics I

(42)

Reliability Statistics I

Uji Reliabilitas dan Validitas Soal Evaluasi Siklus 1 Hasil Uji Reliabilitas Soal Pilihan Ganda

(43)

Reliability Statistics II

(44)

Reliability Statistics II

Uji Reliabilitas dan Validitas Soal Evaluasi Siklus II Hasil Uji Reliabilitas Soal Pilihan Ganda

(45)

Lampiran VII

(46)

DAFTAR NILAI SISWA KELAS IV PADA KONDISI AWAL MATA PELAJARAN IPA

No No Induk Nilai Ketuntasan

1 2264 70 Tuntas 2 2265 50 Tidak Tuntas 3 2266 50 Tidak Tuntas 4 2267 40 Tidak Tuntas 5 2268 70 Tuntas 6 2269 50 Tidak Tuntas 7 2270 70 Tuntas 8 2271 40 Tidak Tuntas 9 2272 80 Tuntas 10 2273 50 Tidak Tuntas 11 2274 60 Tuntas 12 2275 70 Tuntas 13 2276 50 Tidak Tuntas 14 2277 50 Tidak Tuntas 15 2278 50 Tidak Tuntas 16 2279 60 Tuntas 17 2280 50 Tidak Tuntas 18 2281 80 Tuntas 19 2282 50 Tidak Tuntas 20 2283 50 Tidak Tuntas 21 2284 70 Tuntas 22 2285 80 Tuntas 23 2286 40 Tidak Tuntas Jumlah 1330 10 13 Nilai Tertinggi 80 Nilai Terendah 40 Rata-rata 57,82 Prosentase 43,47% 56,53% Keterangan: KKM = 60

(47)

DAFTAR NILAI SISWA KELAS IV PADA SIKLUS I

MATA PELAJARAN IPA DENGAN PENERAPAN BELAJAR KELOMPOK MENGGUNAKAN ALAT PERAGA KONKRET

No No Induk Nilai Ketuntasan

1 2264 70 Tuntas 2 2265 50 Tidak Tuntas 3 2266 50 Tidak Tuntas 4 2267 50 Tidak Tuntas 5 2268 70 Tuntas 6 2269 50 Tidak Tuntas 7 2270 70 Tuntas 8 2271 50 Tidak Tuntas 9 2272 80 Tuntas 10 2273 50 Tidak Tuntas 11 2274 60 Tuntas 12 2275 80 Tuntas 13 2276 90 Tuntas 14 2277 50 Tidak Tuntas 15 2278 60 Tuntas 16 2279 70 Tuntas 17 2280 60 Tuntas 18 2281 90 Tuntas 19 2282 60 Tuntas 20 2283 60 Tuntas 21 2284 80 Tuntas 22 2285 80 Tuntas 23 2286 60 Tuntas Jumlah 1490 16 7 Nilai Tertinggi 90 Nilai Terendah 50 Rata-rata 64,78 Prosentase 69,56% 30,44% Keterangan: KKM = 60

(48)

DAFTAR NILAI SISWA KELAS IV PADA SIKLUS II

MATA PELAJARAN IPA DENGAN PENERAPAN BELAJAR KELOMPOK MENGGUNAKAN ALAT PERAGA KONKRET

No No Induk Nilai Ketuntasan

1 2264 80 Tuntas 2 2265 70 Tuntas 3 2266 60 Tuntas 4 2267 50 Tidak Tuntas 5 2268 90 Tuntas 6 2269 70 Tuntas 7 2270 90 Tuntas 8 2271 50 Tidak Tuntas 9 2272 100 Tuntas 10 2273 70 Tuntas 11 2274 80 Tuntas 12 2275 90 Tuntas 13 2276 100 Tuntas 14 2277 70 Tuntas 15 2278 90 Tuntas 16 2279 90 Tuntas 17 2280 80 Tuntas 18 2281 90 Tuntas 19 2282 90 Tuntas 20 2283 60 Tuntas 21 2284 100 Tuntas 22 2285 90 Tuntas 23 2286 80 Tuntas Jumlah 1840 21 2 Nilai Tertinggi 100 Nilai Terendah 60 Rata-rata 80 Prosentase 91,30% 8,7% Keterangan: KKM = 60

(49)

Lampiran VIII

(50)

LEMBAR OBSERVASI

TERHADAP KEGIATAN PEMBELAJARAN DI KELAS IV SD NEGERI 1 TEGUHAN KECAMATAN GROBOGAN

SIKLUS I PERTEMUAN KE-1

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Nama Guru : Rb. Rubiyanto, A.Ma.Pd NIP : 19570501 198304 1 002 Jabatan : Guru kelas IV

A. Pengamatan terhadap guru

Berikanlah tanda checklis (√) pada kolom skala proses pembelajaran sesuai dengan apa yang guru lakukan pada saat proses belajar mengajar.

No Aspek Yang Diamati 1 2 3 4

1.

Kegiatan Awal

Memeriksa kesiapan siswa

2. Menyampaikan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai

3. Guru menyampaikan apersepsi

4. Apersepsi sesuai dengan apa yang akan diajarkan

5.

Kegiatan Inti

Penguasaan materi pembelajaran

6. Pada saat PBM guru memberikan pertanyaan yang menantang pada siswa

7. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan pendekatan belajar kelompok

8. Menguasai kelas

9. Membagi siswa dalam kelompok

10. Melibatkan siswa dalam penggunaan pendekatan belajar kelompok

(51)

12. Alat peraga yang diajarkan sesuai dengan tujuan pembelajaran

13. Alat peraganya berupa benda konkret

14. Alat peraga tersebut ada di lingkungan sekitar

15. Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam penggunaan pendekatan belajar kelompok

16. Suasana pembelajaran menyenangkan

17. Membimbing siswa dalam kegiatan belajar kelompok 18. Guru memberikan soal evaluasi pada akhir pembelajaran

19. Guru membuat kesimpulan bersama-sama dengan siswa

(52)

B. Pengamatan terhadap siswa

No Aspek yang diamati 1 2 3 4

1. Kesiapan menerima pelajaran

2. Siswa mampu menjawab apersepsi

3. Mendengarkan secara seksama saat dijelaskan kompetensi yang hendak dicapai

4. Perhatian siswa dalam materi pembelajaran 5. Siswa melakukan diskusi pada kegiatan belajar

kelompok

6. Dengan menggunakan benda konkret siswa aktif di dalam kelas untuk bertanya

7. Siswa dapat menggunakan alat peraga tersebut dengan baik dan benar

8. Keberanian siswa dalam mengungkapkan pendapat pada kelompok

9. Kerjasama siswa dalam menyelesaikan lembar kerja kelompok.

10. Siswa mampu mengemukakan pendapatnya dengan lugas

Keterangan

1: Kurang 3. Baik

2. Cukup 4. Sangat Baik

Saran secara umum:

……… ………

Salatiga, 26 April 2012 Observer

(53)

LEMBAR OBSERVASI

TERHADAP KEGIATAN PEMBELAJARAN DI KELAS IV SD NEGERI 1 TEGUHAN KECAMATAN GROBOGAN

SIKLUS I PERTEMUAN KE-2

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Nama Guru : Rb. Rubiyanto, A.Ma.Pd NIP : 19570501 198304 1 002 Jabatan : Guru kelas IV

A. Pengamatan terhadap guru

Berikanlah tanda checklis (√) pada kolom skala proses pembelajaran sesuai dengan apa yang guru lakukan pada saat proses belajar mengajar.

No Aspek Yang Diamati 1 2 3 4

1.

Kegiatan Awal

Memeriksa kesiapan siswa

2. Menyampaikan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai

3. Guru menyampaikan apersepsi

4. Apersepsi sesuai dengan apa yang akan diajarkan

5.

Kegiatan Inti

Penguasaan materi pembelajaran

6. Pada saat PBM guru memberikan pertanyaan yang menantang pada siswa

7. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan pendekatan belajar kelompok

8. Menguasai kelas

9. Membagi siswa dalam kelompok

10. Melibatkan siswa dalam penggunaan pendekatan belajar kelompok

(54)

12. Alat peraga yang diajarkan sesuai dengan tujuan pembelajaran

13. Alat peraganya berupa benda konkret

14. Alat peraga tersebut ada di lingkungan sekitar

15. Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam penggunaan pendekatan belajar kelompok

16. Suasana pembelajaran menyenangkan

17. Membimbing siswa dalam kegiatan belajar kelompok 18. Guru memberikan soal evaluasi pada akhir pembelajaran 19. Guru membuat kesimpulan bersama-sama dengan siswa

(55)

B. Pengamatan terhadap siswa

No Aspek yang diamati 1 2 3 4

1. Kesiapan menerima pelajaran

2. Siswa mampu menjawab apersepsi

3. Mendengarkan secara seksama saat dijelaskan kompetensi yang hendak dicapai

4. Perhatian siswa dalam materi pembelajaran 5. Siswa melakukan diskusi pada kegiatan belajar

kelompok

6. Dengan menggunakan benda konkret siswa aktif di dalam kelas untuk bertanya

7. Siswa dapat menggunakan alat peraga tersebut dengan baik dan benar

8. Keberanian siswa dalam mengungkapkan pendapat pada kelompok

9. Kerjasama siswa dalam menyelesaikan lembar kerja kelompok.

10. Siswa mampu mengemukakan pendapatnya dengan lugas

Keterangan

1: Kurang 3. Baik

2. Cukup 4. Sangat Baik

Saran secara umum:

……… ………

Salatiga, 27 April 2012 Observer

(56)

LEMBAR OBSERVASI

TERHADAP KEGIATAN PEMBELAJARAN DI KELAS IV SD NEGERI 1 TEGUHAN KECAMATAN GROBOGAN

SIKLUS II PERTEMUAN KE-1

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Nama Guru : Rb. Rubiyanto, A.Ma.Pd NIP : 19570501 198304 1 002 Jabatan : Guru kelas IV

A. Pengamatan terhadap guru

Berikanlah tanda checklis (√) pada kolom skala proses pembelajaran sesuai dengan apa yang guru lakukan pada saat proses belajar mengajar.

No Aspek Yang Diamati 1 2 3 4

1.

Kegiatan Awal

Memeriksa kesiapan siswa

2. Menyampaikan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai

3. Guru menyampaikan apersepsi

4. Apersepsi sesuai dengan apa yang akan diajarkan

5.

Kegiatan Inti

Penguasaan materi pembelajaran

6. Pada saat PBM guru memberikan pertanyaan yang menantang pada siswa

7. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan pendekatan belajar kelompok

8. Menguasai kelas

9. Membagi siswa dalam kelompok

10. Melibatkan siswa dalam penggunaan pendekatan belajar kelompok

(57)

12. Alat peraga yang diajarkan sesuai dengan tujuan pembelajaran

13. Alat peraganya berupa benda konkret

14. Alat peraga tersebut ada di lingkungan sekitar

15. Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam penggunaan pendekatan belajar kelompok

16. Suasana pembelajaran menyenangkan

17. Membimbing siswa dalam kegiatan belajar kelompok 18. Guru memberikan soal evaluasi pada akhir pembelajaran

19. Guru membuat kesimpulan bersama-sama dengan siswa

(58)

B. Pengamatan terhadap siswa

No Aspek yang diamati 1 2 3 4

1. Kesiapan menerima pelajaran

2. Siswa mampu menjawab apersepsi

3. Mendengarkan secara seksama saat dijelaskan kompetensi yang hendak dicapai

4. Perhatian siswa dalam materi pembelajaran

5. Siswa melakukan diskusi pada kegiatan belajar kelompok

6. Dengan menggunakan benda konkret siswa aktif di dalam kelas untuk bertanya

7. Siswa dapat menggunakan alat peraga tersebut dengan baik dan benar

8. Keberanian siswa dalam mengungkapkan pendapat pada kelompok

9. Kerjasama siswa dalam menyelesaikan lembar kerja kelompok.

10. Siswa mampu mengemukakan pendapatnya dengan lugas

Keterangan

1: Kurang 3. Baik

2. Cukup 4. Sangat Baik

Saran secara umum:

……… ………

Salatiga, 28 April 2012 Observer

(59)

LEMBAR OBSERVASI

TERHADAP KEGIATAN PEMBELAJARAN DI KELAS IV SD NEGERI 1 TEGUHAN KECAMATAN GROBOGAN

SIKLUS II PERTEMUAN KE-2

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Nama Guru : Rb. Rubiyanto, A.Ma.Pd NIP : 19570501 198304 1 002 Jabatan : Guru kelas IV

A. Pengamatan terhadap guru

Berikanlah tanda checklis (√) pada kolom skala proses pembelajaran sesuai dengan apa yang guru lakukan pada saat proses belajar mengajar.

No Aspek Yang Diamati 1 2 3 4

1.

Kegiatan Awal

Memeriksa kesiapan siswa

2. Menyampaikan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai

3. Guru menyampaikan apersepsi

4. Apersepsi sesuai dengan apa yang akan diajarkan

5.

Kegiatan Inti

Penguasaan materi pembelajaran

6. Pada saat PBM guru memberikan pertanyaan yang menantang pada siswa

7. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan pendekatan belajar kelompok

8. Menguasai kelas

9. Membagi siswa dalam kelompok

10. Melibatkan siswa dalam penggunaan pendekatan belajar kelompok

(60)

12. Alat peraga yang diajarkan sesuai dengan tujuan pembelajaran

13. Alat peraganya berupa benda konkret

14. Alat peraga tersebut ada di lingkungan sekitar

15. Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam penggunaan pendekatan belajar kelompok

16. Suasana pembelajaran menyenangkan

17. Membimbing siswa dalam kegiatan belajar kelompok 18. Guru memberikan soal evaluasi pada akhir pembelajaran 19. Guru membuat kesimpulan bersama-sama dengan siswa

(61)

B. Pengamatan terhadap siswa

No Aspek yang diamati 1 2 3 4

1. Kesiapan menerima pelajaran

2. Siswa mampu menjawab apersepsi

3. Mendengarkan secara seksama saat dijelaskan kompetensi yang hendak dicapai

4. Perhatian siswa dalam materi pembelajaran

5. Siswa melakukan diskusi pada kegiatan belajar kelompok

6. Dengan menggunakan benda konkret siswa aktif di dalam kelas untuk bertanya

7. Siswa dapat menggunakan alat peraga tersebut dengan baik dan benar

8. Keberanian siswa dalam mengungkapkan pendapat pada kelompok

9. Kerjasama siswa dalam menyelesaikan lembar kerja

kelompok.

10. Siswa mampu mengemukakan pendapatnya dengan lugas

Keterangan

1: Kurang 3. Baik

2. Cukup 4. Sangat Baik

Saran secara umum:

……… ………

Salatiga, 30 April 2012 Observer

(62)

Lampiran IX

(63)
(64)

FOTO SIKLUS I

Gambar 2. Kegiatan saat pembelajaran pada siklus I

Guru menulis materi di papan tulis

Guru menginformasikan mengenai pendekatan belajar kelompok yang akan dilakukan.

Percobaan bahwa bunyi dapat merambat melalui zat cair

Percobaan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar.

Percobaan perpindahan panas secara konduksi.

Percobaan bahwa panas timbul akibat gesekan dua buah batu.

(65)

FOTO SIKLUS II

Gambar 3. Kegiatan pembelajaran pada siklus II

Guru menulis materi di papan tulis.

Siswa membuat model baling-baling

Siswa membuat model baling-baling Siswa aktif dalam berdiskusi

(66)

Oleh:

erlin nuhasari

niM: 292008033

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA TENTANG ENERGI DENGAN

PENERAPAN BELAJAR KELOMPOK MENGGUNAKAN ALAT PERAGA KONKRET,

SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 TEGUHAN

KABUPATEN GROBOGAN

TAHUN AJARAN

2011/2012

(67)

1.1 Latar Belakang Masalah

Pembelajaran IPA di SD Negeri 1 Teguhan mengalami

penurunan khususnya pada pokok bahasan Energi, yaitu hasil

belajar siswa rendah.

Guru masih menggunakan metode ceramah serta penggunaan

alat peraga kurang maksimal sehingga siswa tidak dapat

berfikir secara kreatif dan mandiri yang pada akhirnya siswa

malas saat mengikuti pelajaran.

Cara yang digunakan peneliti untuk mengatasi masalah yang

terjadi

yaitu

dengan

penerapan

belajar

kelompok

menggunakan alat peraga konkret.

1.2 Identifikasi Masalah

Kegiatan pembelajaran masih didominasi oleh guru.

Penyampaian materi masih menggunakan metode ceramah.

Kurangnya penggunaan alat peraga dalam pembelajaran.

Kurangnya antusias siswa dalam mengikuti pelajaran

(68)

1.3 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas maka dapat

dibuat suatu rumusan masalah yaitu “Apakah

penerapan belajar kelompok menggunakan alat

peraga konkret dapat meningkatkan hasil belajar

Ilmu Pengetahuan Alam pokok bahasan energi

bagi siswa kelas IV SD Negeri 1 Teguhan

Kabupaten Grobogan semester II tahun ajaran

2011/2012”.

1.4 Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil

belajar IPA tentang pokok bahasan energi dengan

penerapan belajar kelompok menggunakan alat

peraga konkret bagi siswa kelas IV SD Negeri 1

Teguhan Kabupaten Grobogan semester II tahun

ajaran 2011/ 2012.

(69)

1.5 Manfaat Penelitian

Bagi Guru

- Meningkatkan kreativitas guru untuk menciptakan pembelajaran yang

menarik.

- Dapat digunakan sebagai masukan bagi guru SD untuk memperoleh

model pembelajaran yang tepat dalam mata pelajaran IPA.

- Mendapatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan alat

peraga IPA secara optimal.

Bagi Siswa

- Membangun komunikasi timbal balik dengan adanya diskusi.

- Dengan penerapan belajar kelompok menggunakan alat peraga konkret

dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

- Pembelajaran akan lebih bermakna karena akan mudah dipahami oleh

siswa karena siswa dapat melihat langsung objek yang dipelajarinya.

(70)

Bagi Kepala Sekolah

Sebagai

bahan

masukan

dalam

rangka

memfasilitasi sekolah, mengefektifkan pembinaan

dan pengelolaan serta manfaat alat peraga bagi

guru dan siswa dalam pembelajaran.

Bagi Sekolah

Memberikan sumbangan yang baik bagi sekolah

dalam rangka perbaikan proses pembelajaran,

guna meningkatkan kualitas pembelajaran IPA.

(71)

2.1. Kajian Teori

2.1.1 Belajar Kelompok

Menurut Djamrah (2002) belajar kelompok adalah”

suatu aktivitas

belajar dimana individu dalam hal ini siswa yang belajar

terdapat lebih dari satu orang melalui prinsip kerja sama dalam

menyelesaikan persoalan dalam belajar merupakan wujud

pengembangan rasa sosial siswa”.

2.1.2 Alat Peraga

Menurut Briggs (Noehi Nasution, 2008) berpendapat bahwa

harus ada sesuatu untuk mengkomunikasikan materi supaya

terjadi proses belajar. Karena itu dia mendefinisikan alat peraga

sebagai”wahana fisik yang mengandung materi pembelajaran”.

(72)

2.1.3 Hasil Belajar

Menurut Arif Gunarso (Lina, 2009), “hasil belajar adalah usaha

maksimal yang dicapai oleh seseorang setelah melaksanakan

usaha-usaha belajar”. Jadi hasil belajar adalah hasil yang

diperoleh

seseorang

dari

proses

belajar

yang

telah

dilakukannya.

Hasil belajar yang dicapai siswa dipengaruhi oleh dua faktor

utama yaitu :

1. Faktor dari dalam diri siswa, meliputi kemampuan yang

dimilikinya, motivasi belajar, minat dan perhatian, sikap dan

kebiasaan belajar, ketekunan, sosial ekonomi, faktor fisik

dan psikis.

2. Faktor yang datang dari luar diri siswa atau faktor

lingkungan, terutama kualitas pengajaran.

(73)

2.2 Kajian Penelitian Yang Relevan

● Penelitian yang dilakukan Nofita Iryani (2010)

dengan judul penelitian

“Penerapan Belajar

Kelompok Untuk Meningkatkan Prestasi

Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ilmu

Pengetahuan Alam Pokok Bahasan Energi

Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Mutisari Wonosobo

Semester II Tahun 2009/2010

”.

● Penelitian Muhammad Bunasor (2006) dengan

judul penelitian

“Peningkatan Hasil Belajar

Matematika Siswa Kelas VI SD Negeri 1

Karanglo 01 Kecamatan Jatibarang Kabupaten

Brebes Pada Sub Pokok Bahasan Panjang

(74)

2.3 Kerangka Berfikir

Kondisi

awal

Tindakan

Kondisi

Akhir

Guru:

Masih menggunakan metode

ceramah belum menggunakan

pendekatan belajar kelompok

dan alat peraga konkret.

Menerapkan

pendekatan belajar

kelompok dan

penggunaan alat

peraga konkret

Siswa:

Hasil Belajar IPA masih

rendah <KKM(60)

Siklus I

Menerapkan Pendekatan Belajar

Kelompok menggunakan alat peraga

konkret dengan kelompok besar

Siklus II

Menerapkan Pendekatan Belajar

Kelompok menggunakan alat

peraga konkret dengan kelompok

kecil.

Melalui penerapan pendekatan belajar kelompok

menggunakan alat peraga konkret hasil belajar pada mata

pelajaran IPA pokok bahasan”energi”siswa kelas IV SD N 1

Teguhan Kabupaten Grobogan meningkat > KKM (60)

(75)

2.4 HipotesisTindakan

Hipotesis tindakan dalam penelitian ini

adalah sebagai berikut :

Melalui

penerapan

belajar

kelompok

menggunakan alat peraga konkret dapat

meningkatkan hasil belajar IPA tentang

pokok bahasan energi bagi siswa kelas IV

SD Negeri 1 Teguhan Kabupaten Grobogan

Semester II tahun ajaran 2011/2012

(76)

3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian

3.1.1.Tempat Penelitian

SD Negeri 1 Teguhan Tahun Ajaran 2011/ 2012.

3.1.2 Subjek Penelitian

Siswa kelas IV SD Negeri 1 Teguhan Kabupaten Grobogan Tahun

Ajaran 2011/ 2012 sebanyak 23 siswa.

3.1.3 Waktu Penelitian

Peneliti

merencanakan

penelitian

pada

semester

genap

tahun

2011/2012 yaitu bulan Januari sampai bulan April 2012.

3.1.4 Jenis Penelitian

Penelitian tindakan kelas jenis kolaborasi

3.2 Variabel Penelitian

Variabel bebas (X) : Belajar Kelompok Menggunakan Alat Peraga

Konkret

(77)

3.3 Prosedur Penelitian

Gambar 3.1

Model PTK Bentuk Spiral dari Kemmis dan Taggart

Konsep pokok penelitian tindakan menurut Kemmis

dan Mc Taggart (dalam Arikunto Suharsimi, 2002)

terdapat tiga tahap rencana tindakan, meliputi:

perencanaan (planning), tindakan (acting) dan

pengamatan (observing), refleksi (reflecting).

Siklus I:

1.Perencanaan

2.Tindakan dan

Observasi

3.Refleksi

Siklus II:

1.Perencanaan

2.Tindakan dan

Observasi

3.Refleksi

(78)

3.4 Data dan Cara Pengumpulan

1. Observasi

2. Dokumentasi

3. Tes

3.5 Indikator Kinerja

1.

Hasil belajar IPA ≥ KKM (60)

2. Ketuntasan klasikal

≥ 80% dari

jumlah siswa dalam kelas tersebut

3.6

Teknik Analisis Instrumen

- Menggunakan uji validitas dan

reliabilitas instrumen tes

3.7 Teknik Analisis Data

Dengan Deskriptif Komparatif (mem-

bandingkan) yaitu membandingkan

nilai tes kondisi awal dengan nilai tes

antar siklus.

(79)

4.1. Gambaran Daerah Penelitian

SD Negeri 1 Teguhan terletak di Desa Teguhan

Kecamatan Grobogan Kabupaten Grobogan.

Suasana SD Negeri 1 Teguhan masih asri

dengan suasana pedesaan

4.2. Deskripsi Subyek Penelitian

Subyek

penelitian

adalah

siswa

kelas

IV

sebanyak

23 siswa yang terdiri dari 15 siswa

putra dan 8 siswa putri

.

BAB IV

(80)

4.3. Deskripsi Kondisi Awal

Tingkat pemahaman siswa masih rendah. Hal ini

bisa terlihat dari nilai sekunder hasil evaluasi

peserta didik pada mata pelajaran IPA yang telah

dilakukan dimana sebagian besar peserta didik

memperoleh nilai dibawah Kriteria Ketuntasan

Minimal (KKM=60).

4.4. Hasil Penelitian

Hasil Penelitian ini melalui pendekatan belajar

kelompok menggunakan alat peraga konkret

dapat dibaca melalui gambar berikut:

(81)
(82)

13

10

7

16

2

21

0

5

10

15

20

25

F

reku

en

si

Kondisi Awal

Siklus I

Siklus II

Diagram Peningkatan Hasil Belajar Siswa

≤ 60

≥ 60

(83)

4.5. Pembahasan

Pembahasan yang diperoleh pada penelitian ini adalah pada

pembelajaran kelompok tidak semua siswa dapat ber-

konsentrasi dengan baik, ada keuntungan dan kerugiannya:

a. Keuntungan

1) S

iswa dapat menggunakan keterampilan bertanya

dan membahas sesuatu masalah

.

2) Siswa

lebih intensif dalam mengadakan penyelidikan

mengenai sesuatu kasus atau masalah.

3) Dapat mengembangkan bakat kepemimpinan dan

mengajarkan keterampilan berdiskusi.

4) Siswa dapat saling mengisi dan melengkapi

kekurangan dan kelebihan dalam kelompok

b. Kerugian

1) Belajar kelompok sering-sering hanya melibatkan

kepada siswa yang mampu sebab mereka cakap

memimpin dan mengarahkan mereka yang kurang.

2) Adanya sifat-sifat pribadi yang ingin menonjolkan diri

atau sebaliknya yang lemah merasa rendah diri dan

selalu tergantung kepada orang lain.

(84)

BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

5.1. Simpulan

a.

Terjadi peningkatan hasil belajar siswa

pada pembelajaran siklus I, yaitu dari nilai

rata-rata ulangan harian 57,82 naik

menjadi 64,78 pada post tes siklus I.

b.

Terjadinya peningkatan hasil belajar siswa

pada pembelajaran siklus II yaitu dari

rata-rata nilai post tes siklus I 64,78 naik

menjadi 80 pada post tes siklus II.

(85)

5.2. Saran

a. Bagi Guru

Guru diharapkan menggunakan pendekatan belajar

kelompok dengan menggunakan alat peraga konkret

karena terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

b. Bagi Sekolah

Dengan penerapan belajar kelompok menggunakan alat

peraga konkret diharapkan dapat memberi sumbangan

yang baik bagi sekolah dalam rangka perbaikan proses

pembelajaran guna meningkatkan kualitas pembelajaran

IPA.

c. Bagi Siswa

Siswa diharapkan dapat mengikuti tahapan selanjutnya

dalam pembelajaran belajar kelompok menggunakan

alat peraga konkret dengan baik dan serius agar siswa

lebih paham.

(86)

Gambar

FOTO KEGIATAN PEMBELAJARAN
Gambar 1. Profil Gedung SD Negeri 1 Teguhan
FOTO SIKLUS I
FOTO SIKLUS II
+2

Referensi

Dokumen terkait

Universiti Press, 1975)... kehidupan masyarakat yang sudah maju. Pembentukan Sistem Pendidikan Nasional sampai saat ini masih belum selesai dan patut dipertanyakan

Penurunan tekanan darah sistolik kedua kelompok tidak berbeda karena selain likopen, tomat juga mengandung kalium, vitamin C, dan vitamin A yang berperan dalam menurunkan

Sasaran prioritas revitalisasi pertanian dalam arti luas dan pembangunan perdesaan antara lain dapat dicapai pemerintah daerah melalui program dan kegiatan peningkatan produksi

Guna melengkapi proposal pengajuan proyek jaringan komputer, berikut ini kami lampirkan Rencana Angaran Biaya instalasi jaringan komputer yang nantinya akan dibangun di

Tahanan;resistan)e&lt; kapal pada suatu ke)epatan adalah gaya 'luida yang bekerja pada kapal sedemikian rupa hingga melawan gerakan kapal tersebut. Tahanan tersebut sama

Pada switch ini menggunakan violation mode shutdown sehingga jika ada MAC address yang tidak dikenal mengirimkan data outputnya akan request timed out dan otomatis

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang senantiasa melimpahkan Kasih dan Karunianya pada kita semua serta memberikan nikmat kesehatan dan kesempatan, sehingga dapat

Hasil as uhan kebidanan secara komprehensif pada Ny “D” selama trimester III dengan flour albus, persalinan spontan tanpa penyulit tetapi pada kala I terjadi fase laten