Laporan Praktikum KI 2221 - ESI
Teks penuh
Dokumen terkait
hasil pengukuran tersebut diperoleh kurva kalibrasi larutan standar kalium yang. dapat dilihat pada gambar di bawah
Pembuatan larutan standar dibuat dengan berbagai konsentrasi dikarenakan,metode analisis yang digunakan adalah metode multipoint standar dimana dari
Faktor Nernst dan kisaran pengukuran diperoleh melalui pengukuran potensial sederetan larutan standar Pb(II) dengan konsentrasi bervariasi 10 -7 -10 -1 M, mulai dari larutan
Setelah diperoleh hasil pengukuran absorbansi dari larutan standar fosfat maka absorbansi dialurkan terhadap konsentrasi larutan standar untuk mendapatkan kurva kalibrasi berupa
Obat dibuat suspensi karena obat – obat tertentu tidak stabil secara kimia, bila ada dalam larutan tapi stabil bila dibuat dalam bentuk suspensi, dan jika ada bahan
X (konsentrasi) = Y(absorbansi) – 0.166 / 0.001(Pengenceran Urea tidak dilakukan) Kurva kalibrasi standar urea belum memenuhi hukum Beer Lambert karena kurva yang
Pengukuran larutan standar fosfat dalam sistem FIA memberikan kualitas pengukuran yang baik (Gambar 6) yang ditunjukkan dengan profil kurva potensial yang
Berdasarkan data absorbansi larutan standar Natrium diklofenak yang diperoleh dari hasil pengukuran secara spektrofotometri UV-Vis, dilakukan pembuatan