+
Pada bulan Agustus 2017, Kota Bengkulu mengalami inflasi sebesar 0,19 persen. Berdasarkan pemantauan Badan Pusat Statistik di 82 kota di Indonesia, 35 kota mengalami inflasi, selebihnya 47 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Lhokseumawe sebesar 1,09 persen dan inflasi terendah di Batam sebesar 0,01 persen. Sedangkan kota yang mengalami deflasi tertinggi adalah Ambon sebesar -2,08 persen dan deflasi terendah terjadi di Samarinda sebesar -0,03 persen.
Inflasi Kota Bengkulu bulan Agustus 2017 terjadi pada empat kelompok pengeluaran, di mana kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga mengalami Inflasi tertinggi sebesar 2,97 persen, selanjutnya diikuti kelompok sandang sebesar 0,17 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,11 persen, kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,04 persen, dan kelompok kesehatan sebesar 0,01 persen. Sedangkan dua kelompok pengeluaran mengalami deflasi, yaitu kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar -0,05 persen dan kelompok bahan makanan sebesar -0,38 persen.
Dengan inflasi sebesar 0,19 persen pada bulan Agustus 2017 ini, maka besarnya inflasi tahun kalender (laju inflasi) sebesar 2,84 persen, dan juga inflasi tahunan (year on year) tercatat sebesar 3,67 persen.
Tanpa perhitungan angkutan Udara, besaran inflasi untuk kota Bengkulu sebesar 0,51 persen.
No. 52/09/17/Th.XIX, 4 September 2017
P
ERKEMBANGAN
I
NDEKS
H
ARGA
K
ONSUMEN
/I
NFLASI
,
A
GUSTUS
2017
BULAN AGUSTUS 2017 KOTA BENGKULU MENGALAMI INFLASI 0,19 PERSEN
Perkembangan harga barang dan jasa di kota Bengkulu selama bulan Agustus 2017 secara umum tercatat mengalami kenaikan. Hal ini tercermin dari naiknya nilai Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan Agustus 2017 (IHK 2012 = 100) dengan inflasi sebesar 0,19 persen, angka ini lebih rendah dibanding bulan sebelumnya yang mengalami inflasi sebesar 0,35 persen.Gambar 1
Inflasi Kota Bengkulu bulan Agustus 2017 terjadi pada empat kelompok pengeluaran, di mana kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga mengalami Inflasi tertinggi sebesar 2,97 persen, selanjutnya diikuti kelompok sandang sebesar 0,17 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,11 persen, kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,04 persen, dan kelompok kesehatan sebesar 0,01 persen. Sedangkan dua kelompok pengeluaran mengalami deflasi, yaitu kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar -0,05 persen dan kelompok bahan makanan sebesar -0,38 persen.
Berdasarkan perubahan harga yang terjadi pada setiap kelompok komoditi tersebut, masing-masing kelompok pengeluaran memberikan andil inflasi sebagai berikut, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga memberikan andil Inflasi tertinggi sebesar 0,2639 persen, selanjutnya diikuti kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,0183 persen, kelompok sandang sebesar 0,0095 persen, kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,0083 persen, dan kelompok kesehatan sebesar 0,0001 persen. Sedangkan dua kelompok pengeluaran mengalami deflasi, yaitu kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar memberikan andil inflasi sebesar -0,0103 persen dan kelompok bahan makanan sebesar -0,0949 persen.
Tabel 1
Indeks Harga Konsumen (IHK) dan Inflasi Kota Bengkulu Bulan Agustus 2017 (IHK 2012 = 100)
*) Persentase perubahan IHK bulan Agustus 2017 terhadap IHK bulan sebelumnya **) Persentase perubahan IHK bulan Agustus 2017 terhadap IHK bulan Desember 2016 ***) Persentase perubahan IHK bulan Agustus 2017 terhadap IHK bulan Agustus 2016
Kelompok pengeluaran IHK Desember 2016 IHK Agustus 2017 Andil Inflasi Agustus 2017 Inflasi Agustus 2017 *) Laju Inflasi Tahun Kalender**) Laju Inflasi Year on Year***) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) U m u m 135,03 138,86 0,1949 0,19 2,84 3,67 1. Bahan makanan 144,46 141,60 -0,0949 -0,38 -1,98 -0,56
2. Makanan Jadi, minuman, rokok dan tembakau 132,00 135,22 0,0183 0,11 2,44 4,33
3. Perumahan, air, listrik gas, dan bahan bakar 122,02 127,84 -0,0103 -0,05 4,77 5,45
4. Sandang 118,69 120,93 0,0095 0,17 1,89 1,37
5. Kesehatan 130,86 133,37 0,0001 0,01 1,92 2,27
6. Pendidikan, rekreasi dan olah raga 138,06 143,37 0,2639 2,97 3,85 5,61
+
Tabel 2
Perubahan Harga dan Andil Beberapa Komoditi Terhadap Inflasi Kota Bengkulu Agustus 2017 (2012=100) No Komoditi Perubahan Harga (persen) Andil Inflasi (persen) No Komoditi Perubahan Harga (persen) Andil Inflasi (persen)
1 AKADEMI/PERGURUAN TINGGI 5,6300 0,1133 1 ANGKUTAN ANTAR KOTA -12,9438 -0,0817
2 SEKOLAH DASAR 5,2900 0,0671 2 BAWANG PUTIH -10,81 -0,0461
3 TARIP PULSA PONSEL 2,7200 0,0552 3 DENCIS -3,6421 -0,0222
4 SEKOLAH MENENGAH PERTAMA 9,2000 0,0475 4 CABAI MERAH -1,5908 -0,0183
5 MOBIL 1,9980 0,0397 5 KENTANG -4,1726 -0,0171
6 SEKOLAH MENENGAH ATAS 2,4800 0,0316 6 JENGKOL -6,2823 -0,0149
7 KACANG PANJANG 8,8125 0,0210 7 BATU BATA/BATU TELA -2,371 -0,0138
8 TELUR AYAM RAS 2,3324 0,0173 8 NILA -2,3566 -0,0123
9 APEL 3,3835 0,0141 9 MIE KERING INSTANT -2,4672 -0,0116
10 BERAS 0,2600 0,0122 10 ANGKUTAN UDARA -0,2554 -0,0102
Inflasi yang terjadi pada bulan ini terutama disebabkan oleh naiknya biaya pendidikan, tarif pulsa ponsel, mobil, dan beberapa bahan makanan seperti kacang panjang, telur ayam ras, apel dan beras. Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi dipengaruhi dengan turunnya harga angkutan antar kota, bawang putih, dencis, cabai merah, kentang, jengkol, batu bata/batu tela, nila, mie kering instan dan angkutan udara.
PERBANDINGAN ANTAR KOTA DI SUMATERA
Dari 23 Kota di wilayah Sumatera yang dipantau tingkat inflasinya pada bulan Agustus 2017 ini, 15 kota mengalami inflasi dan 8 kota yang mengalami deflasi. Dengan inflasi 0,19 persen, Bengkulu menempati urutan ke 13 di wilayah Sumatera. Inflasi tertinggi terjadi di kota Lhokseumawe sebesar 1,09 persen, dan terendah di kota Batam sebesar 0,01 persen. Sementara deflasi tertinggi terjadi di Pangkal Pinang dengan besaran -0,78 persen dan terendah di Metro sebesar -0,13 persen.
PERBANDINGAN INFLASI TAHUNAN
Pada Agustus 2017 Kota Bengkulu mengalami inflasi sebesar 0,19 persen, angka ini lebih rendah dibanding kondisi Agustus 2016 yang mengalami inflasi sebesar 0,52 persen dan bulan Agustus 2015 yang mengalami inflasi sebesar 1,99 persen. Laju inflasi tahun kalender Agustus 2017 sebesar 2,84 persen lebih rendah dari laju inflasi bulan Agustus 2016 sebesar 4,16 persen, dan laju Inflasi tahun kalender pada Agustus 2015 sebesar 3,10 persen. Laju inflasi dari tahun ke tahun pada Agustus 2017 lebih rendah dari laju inflasi dari tahun ke tahun bulan Agustus 2016, dan bulan Agustus 2015 yaitu sebesar 3,67 persen.
Perbandingan Inflasi Kota Bengkulu Bulan Agustus 2015-2017 (2012=100)
Tabel 3
Perbandingan Indeks Harga Konsumen (IHK) dan Inflasi Kota-Kota di Sumatera Agustus 2017 (2012=100) K O T A IHK Agustus 2017 Inflasi Agustus 2017 K O T A IHK Agustus 2017 Inflasi Agustus 2017 [1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] 1 Lhokseumawe 125,68 1,09 13 Bengkulu 138,86 0,19 2 Medan 133,87 1,06 14 Dumai 132,13 0,14 3 Sibolga 132,94 1,01 15 Batam 129,50 0,01 4 Pematang Siantar 134,16 0,83 16 Metro 136,31 -0,13
5 Tembilahan 133,96 0,80 17 Bungo 128,34 -0,19 6 Padang Sidempuan 127,50 0,43 18 Jambi 127,98 -0,19
7 Banda Aceh 123,11 0,42 19 Palembang 127,30 -0,20
8 Bukittinggi 126,23 0,28 20 Padang 134,25 -0,36
9 Meulaboh 128,30 0,24 21 Bandar Lampung 129,95 -0,42
10 Lubuk Linggau 127,36 0,23 22 Tanjung Pandan 137,94 -0,70 11 Pekan Baru 131,26 0,20 23 Pangkal Pinang 134,88 -0,78 12 Tanjung Pinang 128,73 0,20
+
Gambar 3
Inflasi Kota-Kota di Sumatera Pada Bulan Juli 2017 dan Agustus 2017
PERBANDINGAN ANTAR KOTA DI INDONESIA
Berdasarkan pemantauan Badan Pusat Statistik di 82 kota di Indonesia, 35 kota mengalami inflasi, selebihnya 47 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Lhokseumawe sebesar 1,09 persen dan inflasi terendah di Batam sebesar 0,01 persen. Sedangkan kota yang mengalami deflasi tertinggi adalah Ambon sebesar -2,08 persen dan deflasi terendah terjadi di Samarinda sebesar -0,03
+
Tabel 4
Indeks Harga Konsumen (IHK), Inflasi dan laju Inflasi Kota Bengkulu Menurut Kelompok/Subkelompok Bulan Agustus 2017 (IHK 2012 = 100)
Kelompok/Sub kelompok Agustus IHK
2017 Inflasi Agustus 2017 Inflasi Tahun Kalender Inflasi Y o Y (1) (2) (3) (4) (5) U M U M / T O T A L 138,86 0,19 2,84 3,67 I BAHAN MAKANAN 141,60 -0,38 -1,98 -0,56
Padi-padian, Umbi-umbian dan Hasilnya 128,35 0,02 5,23 4,94
Daging dan Hasil-hasilnya 153,97 -0,66 8,16 1,02
Ikan Segar 135,32 -1,39 0,04 -0,18
Ikan Diawetkan 151,80 -0,82 0,42 -0,29
Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 131,33 1,45 1,10 0,51
Sayur-sayuran 176,65 -1,41 -5,56 -7,45
Kacang - kacangan 116,13 -0,12 0,32 0,11
Buah - buahan 184,69 1,91 5,00 -0,23
Bumbu - bumbuan 125,54 -2,46 -29,76 -10,20
Lemak dan Minyak 136,67 0,51 3,16 4,87
Bahan Makanan Lainnya 140,23 0,00 0,37 1,37
II MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK & TEMBAKAU 135,22 0,11 2,44 4,33
Makanan Jadi 134,06 0,07 2,38 4,23
Minuman yang Tidak Beralkohol 120,21 0,06 -2,16 -2,07
Tembakau dan Minuman Beralkohol 146,65 0,23 4,97 7,98
III PERUMAHAN,AIR,LISTRIK,GAS & BAHAN BAKAR 127,84 -0,05 4,77 5,45
Biaya Tempat Tinggal 119,06 -0,11 0,20 0,64
Bahan Bakar, Penerangan dan Air 159,27 0,00 16,69 18,21
Perlengkapan Rumahtangga 122,38 0,07 6,98 7,45 Penyelenggaraan Rumahtangga 119,99 0,14 2,40 3,07 IV SANDANG 120,93 0,17 1,89 1,37 Sandang Laki-laki 124,37 0,02 1,42 1,58 Sandang Wanita 125,19 0,02 0,62 1,21 Sandang Anak-anak 125,60 0,15 2,25 3,47
Barang Pribadi dan Sandang Lain 106,93 0,63 4,06 -0,92
V KESEHATAN 133,37 0,01 1,92 2,27
Jasa Kesehatan 136,78 0,00 1,59 1,59
Obat-obatan 123,34 0,01 1,24 2,12
Jasa Perawatan Jasmani 154,20 0,00 4,34 5,62
Perawatan Jasmani dan Kosmetika 131,79 0,01 2,03 2,26
VI PENDIDIKAN, REKREASI DAN OLAH RAGA 143,37 2,97 3,85 5,61
Pendidikan 159,21 4,64 4,65 7,01
Kursus-kursus / Pelatihan 143,44 0,00 12,41 17,29
Perlengkapan / Peralatan Pendidikan 124,43 0,25 1,92 1,90
Rekreasi 107,75 -0,04 -2,25 -2,20
Olahraga 127,37 0,00 0,43 -2,58
VII TRANSPOR,KOMUNIKASI DAN JASA KEUANGAN 158,44 0,04 7,42 6,69
Transpor 185,55 -0,37 7,74 6,69
Komunikasi Dan Pengiriman 106,42 1,66 5,69 5,82
Sarana dan Penunjang Transpor 132,85 0,34 9,27 9,27