ANALISIS PENGARUH STRES KERJA, BEBAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP TURNOVER INTENTION KARYAWAN PADA PT XL AXIATA TBK JAKARTA
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat Hubungan Antara Kebahagiaan Karyawan ( Affective Well-Being ) dengan Keinginan Berpindah ( Turnover
terhadap keinginan untuk pindah kerja ( turnover intention) pada karyawan.
digunakan untuk mengukur variabel keinginan berpindah (turnover.. intention) karyawan dan juga memberikan gambaran
Jadi dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi stress kerja dalam suatu perusahaan akan dapat meningkatkan turnover intention Hasil penelitian yang dilakukan Saliem (2018)
Nilai dapat diinterpretasikan sebagai persentase pengaruh variabel stres kerja terhadap variabel turnover intention yang sebesar 36%, sedangkan 64% sisanya dipengaruhi
Data perusahaan terhadap turnover intention dan stres kerja pada karyawan PT Internusa Jaya Sejahtera menunjukkan hasil bahwa tingkat stres kerja dan turnover intention memiliki
Nilai koefisien regresi variabel beban kerja X2 sebesar 0,832 menunjukkan bahwa variabel turnover intention mempunyai pengaruh yang positif terhadap turnover intention, yang berarti
Kepuasan kerja merupakan faktor penentu faktor-faktor yang dapat merangsang keinginan karyawan untuk berpindah dan mencari pekerjaan lain turnover intention Yani, 2016.. Mengevaluasi