• Tidak ada hasil yang ditemukan

1. Laju dekomposisi serasah tertinggi antar stasiun pada daun A. alba terdapat hari

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "1. Laju dekomposisi serasah tertinggi antar stasiun pada daun A. alba terdapat hari"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

1. Laju dekomposisi serasah tertinggi antar stasiun pada daun A. alba terdapat hari ke 15 pada stasiun III dengan nilai 2,81 nilai terendah hari ke 90 pada stasiun III dengan nilai 0,52.

2.Unsur hara Karbon paling tinggi hari ke 60 yaitu 18,85% terdapat pada stasiun I terendah hari ke 30 pada stasiun III sebesar 11,58%.Nilai Nitrogen tertinggi terdapat hari ke 60 pada stasiun III yang bernilai 2,62%, sedangkan terendahdi hari ke 90 stasiun II yang bernilai 2,29%. Nilai Posfor tertinggi terdapat hari ke 30 dan 60 pada stasiun I yaitu sebesar 0,03%, sedangkan nilai terendah hari ke 90 pada stasiun II yaitu 0,01%.

Saran

Perlu dilakukan kajian mengenai adanya siklus rantai makanan yang ada di ekosistem mangrove untuk mengetahui berapa nutrisi yang dapat di butuhkan oleh biota maupun organisme perairandi Desa Bagan Asahan Kecamatan Tanjungbalai Kabupaten AsahanProvinsi Sumatera Utara.

DAFTAR PUSTAKA

Affandi, M., Ni'matuzahroh, dan A. Suprianto. 2001. Diversitas danvisualisissi karakter jamur yang bersosiasi dengan proses degradasiserasah di lingkungan mangrove. Jurnal Penelitian Medika Eksakta2(1): 40-53.

(2)

Aksornkoae, S. 1993. Ecology and Management of Mangroves. The IUCN Wetlands Programme. Bangkok. Thailand.

Andrianto, 2015. Produksi dan Laju Dekomposisi Serasah Mangrove (Rhizophora sp.) di Desa Durian dan Desa Batu Menyan Kecamatan Padang CerminKabupaten Pesawaran. Jurnal Syilva Lestari Vol 3 (1). ISSN 2339-0913.

Aprianis, Y. 2011. Produksi dan Laju Dekomposisi Serasah Acacia crassicarpa A. cunn. di PT. Arara Abadi. Balai Penelitian Hutan Penghasil Serat, Riau. 4 (1): 41 – 47.

Ambarita, Y. M. 2016. Studi Tentang Kerusakan Ekosistem Hutan Mangrove di Desa Bagan Asahan Kecamatan Tanjung Balai Kabupaten Asahan. [Skiripsi]. Jurusan Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan. Sumatera Utara. Medan.

Ardianto, W., E. Rochana. 2014. Antara Merusak dan Memanfaatkan Hutan Mangrove pada Masyarakat Pesisir (Studi Etnosains pada Hutan “Bakau” di Masyarakat PesisirDesa Pematang Pasir, Lampung). Universitas Lampung, Lampung.

Andrianto, F. Afif, B. dan Slamet, B. Y.2015. Produksi dan Laju Dekomposisi Serasah Mangrove (Rhizophora sp.)di Desa Durian dan Desa Batu Menyan Kecamatan Padang CerminKabupaten Pesawaran. Jurnal Sylva Lestari. Vol. 3 (1). ISSN 2339-0913

Badrun, Y. 2008. Analisis Kualitas Perairan Selat Rupat Sekitar Aktivitas Industri Minyak Bumi Kota Dumai. Jurnal Ilmu Lingkungan. Pekanbaru.

Bako, S., Yunasfi dan R.Leidonald. 2016. Dekomposisi Serasah Daun Avicennia marina di Perairan Pulau Sembilan Kecamatan Pangkalan Susu Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Bengen, D. G. 2003. Pedoman Teknis Pengenalan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove. Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Laut. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Bengen, D.G. 2004. Pedoman Teknis: Pengenalan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove. PKSPL-IPB. Bogor.

Bunyavejchewin, S. dan T. Nuyim. 2001. Litterfall production in a primarymangrove Rhizophora apiculataforest in Southern Thailand.Silvicultural Research Report: 28-38.

(3)

Chapman, V. J. 1984. Mangrove biogeography in Walsh, G.D.S and Snedakar, S.C and Teal, H.J.Proceding international symposium on the biologyand management of mangrove. Honolulu. Vol I,pp: 65 – 90. Dharmawan, I. W. E., Neviaty, P. Z dan Hawis, H. M. 2016. Laju Dekomposisi

Serasah Daun di Ekosistem Bakau Pulau Kelong, Kabupaten Bintan. Jurnal Oseanologi dan Limnologi di Indonesia vo. 1(1): 1-10 ISSN: 0125-9830.

Dewi, N. 2009. Laju Dekomposisi Serasah Daun Avicennia marina pada Berbagai Salinitas. [Skripsi]. Universitas Sumatera Utara, Medan.

Efendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air bagi Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan Perairan. Penerbit Kansius. Yogyakarta.

Fahriansyah dan Dessy, Y. 2012. Pembangunan Ekowisata di Kecamatan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara: Faktor Ekologis Hutan Mangrove. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis. Vol. 4 (2). Hal. 346-359. Fiqa 2013. Pendugaan laju dekomposisi danProduksi biomassa serasahPada

beberapa lokasi di kebun raya purwoda. UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi. Pasuruan.

Farooqui, Z., Pirzada, J. S., Munawwer, R. 2014. Changes in Organic, Inorganic Contents, Carbon Nitrogen Ratio in Decomposing Avicennia marina and Rhizophora mucronata Leaves on Tidal Mudflats in Hajambro Creek, Indus Delta, Pakistan. The Jounal of Tropical Life Science. 4 (1) : 37-45.

Gultom, I. M. 2009. Laju dekomposisi Serasah daun Rhizophora mucronata pada berbagai tingkat salinitas. [Skiripsi]. Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Medan.

Handayani, T. 2004. Laju Dekomposisi Serasah Mangrove Rhizopora mucronata di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Jakarta. [Skripsi]. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Halidah, M. Qiptiyah dan C. Anwar. 2007. Produktivitas Tambak pada Berbagai Penutupan Mangrove. Info Hutan 7 (4) : 409-417.

Indriyani, Y. 2008. Produksi dan Laju Dekomposisi Mangrove Api-Api (Avicennia marina forsk. Vierh) di Desa Lontar, Kecamatan Kemiri Kabupaten Tangerang Provinsi Banten. [ Skiripsi]. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Kecamatan Tanjungbalai dalam Angka 2010. Pemerintah Kecamatan Tanjungbalai Asahan.

(4)

Kitamura, S., Anwar, C., Chaniago, A and Baba, S. 1997. Hanbook of mangroves in Indonesia; bali and Lombok. JICA/ISME, Okinawa, 120 p.

Kusmana, C., S. Wilarso, I. Hilwan, P. Pamoengkas, C. Wibowo, T. Tiryana, A. Triswanto, Yunasfi, dan Hamzah. 2003. Teknik rehabilitasi mangrove. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Lestari, P.M. 2011. Produktivitas Serasah Mangrove dan Kontribusi Unsur Hara di Perairan Mangrove Pulau Panjang Banten. [Tesis] Ilmu Kelautan.Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Mahmudi, M., Kadarwan, S dan Cecep, K. 2008. Laju Dekomposisi Serasah Mangrove dan Kontribusinya Terhadap Butrient di Hutan Mangrove Reboisasi. Jurnal Penelitian Perikanan, Vol : 11. No. 1. Hal : 19-25. Mukhlis, 2007.Analisis Tanah Tanaman. USU Press. Medan.

Murni, F., Yunasfi dan Desrita. 2014. Laju Dekomposisi Serasah Daun Rhizophora apiculata dan Analisis Unsur Hara C, N dan P di Pantai Serambi Deli Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang. Universitas Sumatera Utara, Medan.

Naibaho. R. F., Yunasfi dan Ani, S. 2015. Laju Dekomposisi Serasah Daun Avicennia marina dan Kontribusinya Terhadap Nutrisi di Perairan Pantai Serambi Deli Kecamatan Pantai Labu. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara.

Noor, Y.R., M. Khazali, dan I.N.N. Suryadiputra. 2006. Panduan Pengenalan Mangrove di Indonesia. Wetland International Indonesia Programme. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Pariyono. 2006. Kajian Potensi Kawasan Mangrove dalam Kaitannya dengan Pengelolaan Wilayah Pantai di Desa Panggung, Bulakbaru Tanggultlare Kabupaten Jepara. [Tesis]. Universitas Diponegoro Semarang, Semarang.

Prabudi, T. 2013. Laju Dekomposisi Serasah Rhizophora stylosa pada Berbagai Tingkat Salinitas. [Skripsi]. Universitas Sumatera Utara, Medan. Purwowidodo, 2005. Panduan Praktikum Ilmu Tanah Hutan ”Mengenal

Tanah”.Bogor. Laboratorium Pengaruh Hutan. Jurusan Manejemen Hutan,Fakultas Kehutanan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Ramli, M., D. G. Bengen, R. F. Kaswadji dan R. Affandi. 2011. Sumberdaya Detritus dari Hutan Mangrove sebagai makanan Potensial Ikan

(5)

Belanak (Liza subridis) di Pantai Utara Konawe Selatan Sulawesi Tenggara. Jurnal AGRIPLUS. 21 (1): 178-184.

Rudiansyah, R., Arief, P dan Donny, A. 2014. Analisis Laju Produksi Kandungan Karbon (C) Serasah Daun Mangrove di Kampung Gisi Desa Tembeling Kabupaten Bintan. Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan. Universitas Maritim Raja Ali Haji, Kepulauan Riau.

Rindyastuti, R dan A. S. Darmayanti. 2010. Komposisi Kimia dan Estimasi Dekomposisi Serasah 3 Spesies FAMILI Fabaceae di Kebun Raya Purwodadi. Seminar Nasional Biologi. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

Sa’ban., W. N. Ramli. 2013. Produksi dan laju Dekomposisi Serasah Daun Mangrove dengan Kelimpahan Plankton diperairan Mangrove Teluk Momaro. Jurnal Mina Laut Indonesia 3(12) :132-146.

Salisbury, F.P dan C. W. Ross. 1995. Fisiologi Tumbuhan Jilid 1. Terjemahan Penerbit Institut Pertanian Bogor, Bandung.

Saetre, P. 1998. Decomposition, microbial community strusture, and earthworm effectsalong a birch-spure soil gradient. Ecology. 79: 834-846.

Siddiqui, P. J. A., Zafar, F., Ehsan, E. V., Munawwer, R., Sheema, S. 2009. Studies on Decomposition Rates of Avicennia and Rhizophora Leaves on Tidal Mudflats in Active Indus Dcltaic Area of Pakistan. Journal int. J. Phycol. Phycocem. 5 (1) : 93-98.

Sulistiyanto, Y., Rieley, J. O dan Limin, S.H. 2005. Laju Dekomposisi dan Pelepasan Hara dari Serasah pada Dua Sub-Tipe Hutan Rawa Gambut di Kalimantan Tengah. Jurnal Manajemen Hutan Tropika Vol. XI (2). Hal : 1-14.

Supriharyono. 2009. Konservasi Ekosistem Sumberdaya Hayati. Yogyakarta. Pustaka Pelajar.

Soenardjo, N. 1999. Produksi dan Laju Dekomposisi Serasah Mangrove dan Hubungannya dengan Sturuktur Komunitas Mangrove di Kaliuntu Kab. Rembang Jawa Tengah. [Tesis]. Institut Pertanian Bogor. Bogor. Setiawan, M. A. 2013. Laju Dekomposisi Serasah Daun Rhizopora mucronata

pada berbagai Tingkat Salinitas. Jurnal Program Strata 1 Ilmu Kelautan. Universitas Padjajaran, Bandung.

Talib, M. F. 2008. Struktur dan Pola Zonasi (Sebaran) Mangrove Serta Makrozoobenthos yang Berkonsistensi, di Desa Tanah Merah dan Oebelo Kecil Kabupaten Kupang. [Skripsi]. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

(6)

Tis’in, M. 2008. Tipologi Mangrove dan Keterkaitannya dengan Populasi Gastropoda Littorina neritoides (LINNE, 1758) di Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. [Tesis] Sekolah Pasca Sarjana. IPB. Bogor.

Thaher, E. 2013. Laju Dekomposisi Serasah Rhizophora mucronata dengan Aplikasi Fungi Aspergillus sp. pada Berbagai Tingkat Salinitas. [Skripsi]. Universitas Sumatera Utara. Medan.

Ulqodry, T. Z. 2008. Produktifitas Serasah Mangrove dan Potensi Kontribusi Unsur Hara di Perairan Mangrove Tanjung Api-Api Sumatera Selatan.[Tesis].Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Vitousek, P.M. 1982. Nutrient cycling and nutrient use efficiency. AmericanNaturalist 119: 53-72.

Wibisana, B. T. 2004. Produksi dan Laju Dekomposisi Serasah Mangrove di Wilayah Pesisir Kabupaten Berau Provinsi Kalimantan Timur. [Skripsi]. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Yulma, 2012. Kontribusi Bahan Organik dari Mangrove Api-Api (Avicennia marina) Sebagai Bahan Evaluasi Pengelolaan Ekosistem Mangrove. [Tesis]. Institut Pertanian Bogor. Bogor

Zamroni, Y dan Immy, S. R. 2008. Produksi Serasah Hutan Mangrove di Perairan Pantai TelukSepi, Lombok Barat. Jurnal Biodiversitas ISSN: 1412-033X. Vol. 9 (4). Hal : 284-287.

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan alur bagan 1 diatas dapat dilihat bahwa tahap pertama adalah menentukan Nilai Excess Return to Beta (ERB) dan Ci masing-masing saham selanjutnya setelah

terhadap pH tanah sedangkan pemberian isolat bakteri pereduksi sulfat tidak. berpengaruh nyata terhadap

Ciri ini sangat penting kerana pemimpin sebenarnya adalah seorang daie (pendakwah) yang bertanggungjawab untuk menyeru ummat ke arah penghayatan Islam yang sebenar

Seperti pada blok Way Pemerihan dan Way Canguk yang memiliki satwa mangsa harimau yang cukup banyak, tetapi survai harimau dan satwa mangsanya pada periode pengamatan

Pengembangan Usaha Pertanian Lahan Pasang Surut Sumatera Selatan Mendukung Ketahanan Pangan dan Pengembangan Agribisnis.. Perancangan Percobaan: Untuk Menganalisis

Kempen Hijaukan Sekolah- Membuat Buku Skrap 9..

Penelitian menggunakan format deskriptif kualitatif bertujuan untuk mendapatkan, gambaran tentang kondisi, situasi, ataupun fenomena recording IB pada ternak

Berdasarkan hal diatas perlu dilakukan penelitian untuk melihat pengaruh berkumur seduhan teh hijau terhadap laju aliran saliva pada wanita menopause