• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENDAHULUAN Perancangan Dan Pengembangan Alat Bantu Jalan(Kruk) Yang Praktis Dan Ergonomis.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENDAHULUAN Perancangan Dan Pengembangan Alat Bantu Jalan(Kruk) Yang Praktis Dan Ergonomis."

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dalam menggunakan suatu produk kita akan selalu mencari yang lebih

praktis baik dalam penggunaan maupun dalam penyimpanan, karena hal tadi akan sangat meringankan beban kita dalam menggunakannya. Seiring dengan perkembangan jaman suatu produk akan selalu mengalami inovasi sesuai dengan

kebutuhan penggunanya. Karena keberhasilan industri dalam menghadapi persaingan ditentukan oleh keberhasilan dalam merancang dan mengembangkan

produk yang sesuai dengan keinginan konsumen dan kecepatan industri tersebut dalam beradaptasi/merespon perubahan keinginan konsumennya (Widodo, 2006: 1).

Kekurangan yang banyak dialami dari suatu alat atau produk adalah kurang fleksibelnya suatu produk terhadap ukuran tubuh pengguna atau dalam kata lain

adanya beberapa macam ukuran sesuai dengan data antropometri pemakai.

Pada umumnya kita sering mendengar istilah alat bantu, di dunia kesehatan ada alat bantu jalan untuk orang cacat atau bagi mereka yang lagi sakit tidak bisa

jalan, yaitu kruk. Kruk adalah suatu alat bantu jalan yang berupa tongkat dengan pegangan ditengah supaya dapat digunakan sebagai pegangan. Pemakaiannya

(2)

cacat sehingga sulit dalam berjalan atau dalam kata lain kruk adalah alat

penopang kaki pemakainya.

Kruk sendiri ada beberapa macam mulai yang terbuat dari kayu sampai

yang terbuat dari alumunium. Sebelum menggunakan alat tersebut pemakai harus menyesuaikan dengan ukuran tubuhnya terlebih dahulu karena alat ini terdiri dari beberapa macam ukuran. Untuk orang yang sakit misalnya kecelakaan, mereka

kalau sudah sembuh pasti tidak akan mengunakan alat ini lagi, sehingga alat tersebut akan disimpan atau diberikan kepada mereka yang membutuhkan.

Permasalahannya kalau diberikan kepada orang lain apakah orang tersebut sama dengan ukuran data antropometri pengguna sebelumnya.

Dari survei awal yang telah dilakukan pengguna mengeluhkan susahnya

mereka dalam memakai kruk pada waktu mereka bepergian baik pada waktu naik motor atau naik mobil karena ukuran alat yang panjang.

1.2 Perumusan Masalah

Dari latar belakang yang ada dapat dirumuskan yaitu “Perancangan ulang sebuah alat bantu jalan (kruk) yang praktis dalam penggunaan sehingga dapat lebih memudahkan pemakaiannya”.

1.3 Batasan Masalah

Untuk mencegah meluasnya bidang pembahasan serta lebih mengarahkan pemecahan masalah pada pokok sasarannya, maka permasalahannya dibatasi

(3)

1. Produk yang dirancang ulang adalah alat bantu jalan (kruk). 2. Produk yang dirancang terbuat dari alumunium.

3. Data yang digunakan adalah data antropometri baik pria maupun wanita. 4. Produk yang dirancang tidak untuk anak-anak.

1.4 Tujuan dan Manfaat Penelitian

Tujuan dari penelitian adalah: Merancang alat bantu jalan (kruk) yang

dapat digunakan oleh siapa saja baik pria maupun wanita yang praktis dalam penggunaan maupun penyimpanan.

Manfaat penelitian adalah:

1. Membantu para pemakai dalam mengatasi beberapa keluhan pemakaian.

2. Sebagai masukan bagi perusahaan dalam inovasi produk yang telah ada.

1.5 Sistematika Penulisan Laporan

BAB I PENDAHULUAN

Berisi latar belakang masalah, perumusan masalah, batasan masalah,

manfaat dan tujuan penelitian serta sistematika penulisan laporan. BAB II LANDASAN TEORI

Berisi tentang uraian teori-teori yang mendukung yaitu tentang :

Pengertian produk, ergonomi, karakteristik produk, perancangan dan pengembangan produk, penelitian dan pengembangan, perkembangan

(4)

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Berisi tentang obyek penelitian, jenis data metode pengumpulan data, metode analisis data, dan kerangka pemecahan masalah.

BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

Berisi pengumpulan data, analisa data serta pembahasan.

BAB V PENUTUP

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut: Bagaimana penggunaan alat bantu dalam pembelajaran pendidikan jasmani

Dari kedua desain perancangan alat bantu angkat brush seal welding fixture ini sudah diketahui besarnya biaya dari tiap-tiap desain, sehingga akan memudahkan pada

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut: Bagaimana penggunaan alat bantu dalam pembelajaran pendidikan jasmani

Berdasarkan latar belakang di atas, dapat dirumuskan permasalahan yang ada, yaitu analisis keberadaan asam lemak bebas pada minyak goreng jenis curah berdasarkan waktu

Berdasarkan keluhan yang dialami oleh lansia saat melakukan aktivitas jalan khususnya aktivitas jalan yang dilakukan oleh lansia pengguna alat bantu tongkat

Dari kedua desain perancangan alat bantu angkat brush seal welding fixture ini sudah diketahui besarnya biaya dari tiap-tiap desain, sehingga akan memudahkan pada

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut: Bagaimana penggunaan alat bantu dalam pembelajaran pendidikan jasmani

Latar belakang Perancangan geometrik jalan merupakan bagian dari perencanaan jalan yang menitikberatkan pada alinyemen horizontal dan alinyemen, sehingga dapat memenuhi fungsi dasar