• Tidak ada hasil yang ditemukan

Public Relations PT Dirgantara Indonesia (Persero) Dalam Mengatasi Krisis Corporate Image.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Public Relations PT Dirgantara Indonesia (Persero) Dalam Mengatasi Krisis Corporate Image."

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

Ayu Pratiwi Sakti. 210110110563. 2014. Public Relations PT Dirgantara Indonesia (Persero) Dalam Mengatasi Krisis Corporate Image. Pembimbing Utama Feliza Zubair, Drs., M.Si. Pembimbing Pendamping H. Wawan Setiawan, Drs., M. Ikom.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, yang memiliki tujuan untuk mengetahu strategi yang dilakukan oleh PT Dirgantara Indonesia (Persero) di dalam tahapan krisis, yakni tahap pra krisis, krisis dan pasca krisis hingga perusahaan ini dapat dikatakan sebagai perusahaan yang berhasil menangani krisis corporate image-nya dan mencoba melakukan pencitraan ulang.

Pengumpulan data dengan teknik wawancara kepada Tim Penanganan Krisis PT Dirgantara Indonesia (Persero) pada masa itu. Dan melakukan triangulasi sumber data, yang berasal dari hasil wawancara dengan dokumen-dokumen yang telah dikumpulkan mengenai permasalahan terkait.

Hasil penelitian menunjukan bahwastrategi penanganan krisis PT Dirgantara Indonesia (Persero). Pertama di tahap pra krisis, PT Dirgantara Indonesia (Persero) hanya melakukan pemasangan pemberitahuan dari tim manajemen kepada karyawan, lalu di tahap krisis sudah membuat tim penanganan krisis, masih tetap melakukan pemasangan pemberitahuan guna pemberitahuan informasi dari manajemen kepada karyawan dan Serikat Pekerja, melakukan perjanjian Tripartite, melakukan media relations seperti press conference. Tahap pasca PT Dirgantara Indonesia (Persero) mencoba menjalankan program-program terdahulu, menjaga hubungan baik dengan media. Kesimpulannya krisis ini terjadi dikarenakan mereka kurang berhubungan baik dengan media dan kurang tanggapnya mereka terhadap tindakan-tindakan karyawan sebelumnya

(2)

   

ABSTRACT

Ayu Pratiwi Way. 210 110 110 563. 2013. Public Relations of PT Dirgantara Indonesia (Persero) Overcoming Crisis In Corporate Image Building. Main Supervisor Feliza Zubair, Drs., M.Sc. Assistant Supervisor H. Setiawan, Drs., M. Ikom.

This study used a qualitative descriptive method, which has the goal determines the strategy undertaken by PT Dirgantara Indonesia (Persero) in the stages of the crisis, namely the pre crisis, crisis and post-crisis until the company can be said to be a company that successfully addressing the crisis of corporate

image-her and tried to do a re-imaging.

Collecting data with interview techniques to Crisis Management Team PT Air Indonesia (Persero) in those days. And triangulation of data sources, which is derived from interviews with the documents that have been collected on related issues.

The results showed that the crisis response strategies PT Dirgantara Indonesia (Persero). The first pre-crisis phase, PT DI Indonesia (Persero) only pairing notification to employees of the management team, and in the crisis phase of the crisis response team has been made, it still did the installation notification to the notification information from management to employees and unions, enter into agreements tripartite, doing media relations such as press conferences. The post PT DI Indonesia (Persero) tries to run past programs, maintaining good relations with the media. The conclusion of this crisis occurred is because they lack a good relationship with the media and their lack of a response to the actions of previous employees

Referensi

Dokumen terkait

Berbeda dengan penelitian Fandy Setiawan yang bagaimana strategi media relations Polda Jatim dalam menjalin hubungan baik dengan media massa, perbedaan kedua dalam

Metode penelitian yang dipilih adalah metode deskriptif kualitatif yang dapat menggambarkan tujuan penelitian ini dan dinarasikan secara positivis, sehingga melalui penelitian

Metode penelitian yang dipilih adalah metode deskriptif kualitatif yang dapat menggambarkan tujuan penelitian ini dan dinarasikan secara positivis, sehingga melalui penelitian

Berbagai strategi utama yang digunakan untuk mengantisipasi berbagai krisis yang terjadi pada perusahaan pada hakekatnya sama pada setiap perusahaan namun dalam penerapannya

Soal Psikotes PT Dirgantara Indonesia (Persero) Lengkap dengan Jawaban Plus Tes Wawancara

Kemudian sebagai Perusahaan Dirgantara Indonesia, IPTN melaksanakan program pengembangan perusahaannya ke dalam 2 tahapan yaitu : Tahap alih tehnologi yaitu

Untuk mendeskripsikan manajemen krisis yang dilakukan oleh Public Relations PT Pertamina (Persero) UP IV Cilacap, dalam upayanya menangani krisis pencitraan akibat hasil

Dan ketiga, Proses mengendalikan krisis perusahaan dalam tahap ini Humas dan tim PT Dirgantara Indonesia (Persero) berusaha untuk mengembalikan citra, mengembalikan