• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : UPT SD Negeri 178 Pinrang

Kelas/ Semester : VI (Enam)/ II (Genap) Tema : 7. Kepemimpinan Subtema : 2. Pemimpin Idolaku Muatan Terpadu : Bahasa Indonesia, PPKn Pembelaran ke : 1

Alokasi Waktu : 10 Menit A. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Melalui kegiatan mengamati teks, peserta didik dapat mengidentifikasi nilai – nilai kepemimpinan dan contoh kegiatan yang dapat diteladani dengan benar.

2. Melalui media “Pohon Pekerti” dalam kegiatan diskusi, peserta didik dapat memberi contoh perilaku yang mencerminkan nilai – nilai kepemimpinan dalam kehidupan sehari – hari dengan percaya diri.

B. KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi

Waktu Pendahuluan 1. Guru dan peserta didik memulai pembelajaran dengan

mengucapkan salam, menanyakan kabar. (Disiplin) 2. Guru memeriksa kehadiran peserta didik (Disiplin)

3. Guru dan peserta didik berdo’a sebelum memulai pembelajaran (Religius)

4. Guru memberi pertanyaan apersepsi untuk mengaitkan pembelajaran sebelumnya (pemimpin disekitarku):

- Siapakah tokoh yang kamu idolakan?

- Mengapa kamu mengidolakan beliau?

5. Guru menyampaikan topik dan tujuan pembelajaran yang harus dicapai.

2 menit

Inti 1. Guru menampilkan gambar atau foto “Nadiem Makarim”

2. Guru memberikan pertanyaan kepada peserta didik:

- Siapakah tokoh ini?

- Apakah kalian mengenal beliau?

- Sampai dimana kalian mengenalnya?

6 menit

(2)

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu 3. Peserta didik membentuk kelompok dan mendapatkan LKPD

serta bahan alat untuk kegiatan diskusi (Collaboration)

4. Peserta didik diberikan kesempatan untuk membaca figur

“Nadiem Makarim” pada kegiatan LKPD.

5. Peserta didik membuat kesepakatan waktu dalam menyelesaikan tugas.

6. Setiap kelompok dibimbing oleh guru untuk menyelesaikan tugas pada kegiatan LKPD Kegiatan I.(Communication)

7. Setiap kelompok diberikan kesempatan untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya.

8. Melakukan kegiatan tanya jawab untuk menguatkan pemahaman dalam mengidentifikasi nilai – nilai kepemimpinan. (Critical Thinking)

9. Peserta didik menuangkan nilai – nilai kepemimpinan “Nadiem Makarim pada “Pohon Pekerti” (Creativity)

10. Dengan panduan guru, peserta didik berdiskusi tentang contoh perilaku yang mencerminkan nilai – nilai kepemimpinan

“Nadiem Makarim” dalam kehidupan sehari – hari. (LKPD Kegiatan II)

11. Hasil diskusi setiap kelompok dikreasikan dalam media “Pohon Pekerti” dan ditempel di dalam kelas (Creativity)

12. Peserta didik diberikan kesempatan untuk menanyakan hal – hal yang belum dipahami.

13. Peserta didik mengerjakan soal evaluasi.

Penutup 1. Guru meminta peserta didik merefleksikan kesimpulan pembelajaran hari ini, dengan memberikan pertanyaan:

- Apa yang telah dipelajari hari ini?

- Apa yang belum dipahami hari ini?

2. Peserta didik menyimak penguatan materi yang diberikan guru.

3. Guru memberikan pesan – pesan moral.

4. Guru bersama peserta didik menutup kegiatan pembelajaran dengan berdoa dan diakhiri dengan salam. (Religius)

2 menit

(3)

C. PENILAIAN PEMBELAJARAN 1. Penilaian Pengetahuan

Teknik : Tes Tertulis

Instrumen : Soal melengkapi (Terlampir) 2. Penilaian Sikap

Teknik : Non Tes

Instrumen : Lembar Observasi (Terlampir) 3. Penilaian Keterampilan :

Teknik : Unjuk Kerja

Instrumen : Rubrik Penilaian (Terlampir)

Pinrang, 20 April 2022

Mengetahui Guru Kelas

MUHTAR, S.Pd.SD, M.Pd Nip.19781010 200801 1 021

(4)

LAMPIRAN

1. Penilaian Sikap

Kisi – kisi Penilaian Sikap

KI 1 : Menerima, menjalankan dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.

KI 2 : Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.

No Sikap yang Dikembangkan

Sikap yang Diamati

Indikator Instrumen

Penilaian

1 Sikap Spritual

Berprilaku syukur

Mengakui kebesaran Tuhan dalammenciptakan alam semesta

Observasi Selalu merasa gembira dalam segala hal

Suka memberi atau menolong sesama Selalu berterima kasih bila menerima pertolongan

Berdoa sebelum dan sesudah

melakukan kegiatan

Berdoa sebelum dan sesudah belajar

Observasi Berdoa sebelum dan sesudah makan

Mengajak teman berdoa saat memulai kegiatan

Mengingatkan teman untuk selalu berdoa

2 Sikap Sosial Percaya diri

Berani tampil presentasi tanpa ditunjuk

Observasi Berpendapat atau melakukan kegiatan

Observasi tanpa ragu-ragu Berani mengajukan pertanyaan Mampu membuat keputusan dengan cepat

Lembar Penilaian Sikap Spritual

No Nama Siswa

Sikap Spritual

Total

Skor Tindak lanjut Berprilaku

Syukur

Berdoa sebelum dan

sesudah melakukan

kegiatan 1 2 3 4 1 2 3 4 1

2 3 dst

Skor maksimal = 8

(5)

Lembar Penilaian Sikap Sosial

No Nama Siswa

Sikap Sosial Total

Skor Tindak lanjut Percaya Diri

1 2 3 4 1

2 3 dst

Skor maksimal = 4 Keterangan :

Baik Sekali = 4 Baik = 3 Cukup = 2 Perlu Bimbingan = 1 Nilai = 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛

𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙 x 100

Rubrik Penilaian Sikap Spritual dan Sikap Sosial

N o

Sikap yang Dikembang-

kan

Aspek yang Diamati

Kriteria

Sangat Membudaya (4)

Membudaya (3)

Mulai Terlihat

(2)

Belum Terlihat

(1)

1 Sikap Spritual

Berprilaku Syukur

Menerapkan berperilaku syukur di segala aspek kehidupan.

Menerapkan berperilaku syukur di lingkungan sekolah.

Mulai menerapkan berperilaku syukur.

Hanya memahami berperilaku syukur.

Berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan

Menerapkan berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan di segala aspek kehidupan.

Menerapkan berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan di lingkungan sekolah.

Mulai menerapkan berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan.

Hanya memahami berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan.

2 Sikap Sosial Percaya Diri Memenuhi 4 kriteria: berani tampil presentasi tanpa ditunjuk, berpendapat atau melakukan kegiatan tanpa ragu-ragu, berani mengajukan pertanyaan, mampu membuat keputusan dengan cepat

Memenuhi 3 dari 4 kriteria

Memenuhi 2 dari 4 kriteria

Memenuhi 1 dari 4 kriteria

(6)

2. Penilaian Pengetahuan

Muatan KD Indikator Soal Bentuk Tes

Bahasa Indonesia

3.1.

Menggali informasi yang terdapat pada teks bacaan.

Disajikan teks bacaan, peserta didik dapat mengidentifikasi nilai – nilai kepemimpinan yang dapat diteladani dengan benar.

Soal melengkapi.

Soal Evaluasi:

Bacalah teks bacaan dibawah ini dengan teliti!

Lengkapilah “Pohon Pekerti” berikut dengan nilai-nilai kepemimpinan yang sesuai dengan teks bacaan!

Pamanku, Lurah Idola

Ini cerita tentang pamanku, Badi namanya. Ia seorang lurah di desanya. Warga biasa memanggilnya dengan sebutan Pak Lurah. Tetapi, aku tahu mereka mengenal dekat, hormat, serta sayang kepada beliau. Walau menjabat sebagai lurah, pamanku hidup sederhana. Gaji dan fasilitas yang diperolehnya tidak digunakan untuk kepentingan pribadinya. Rumahnya tetap mungil sederhana, hanya berlantai semen. “Ah, untuk apa rumah mewah, berlantai keramik? Yang penting bersih dan nyaman saja. Lantai semen justru terasa lebih dingin kan?” ujarnya ketika aku mengomentari rumahnya.

Ternyata, dari cerita bibi aku tahu. Paman menyisihkan gajinya justru untuk meningkatkan kesejahteraan warganya. Dibangunnya balai belajar sederhana untuk tempat warga belajar membaca. Paman ingin warganya maju. Ia ingin warganya melek informasi. Membaca merupakan salah satu cara untuk membuka pintu informasi.

Bukan hanya memikirkan kesejahteraan warganya, pamanku juga selalu bermusyawarah dengan warga sebelum menentukan kebijakan. Aku ingat, pernah sekali waktu sekelompok investor datang menemui paman. Mereka ingin membangun toko swalayan di desa. Sebagai lurah, paman dapat saja langsung menyetujui, tetapi paman justru mengumpulkan warga untuk berdiskusi.

Dikemukakannya dampak positif dan negatif jika ada toko swalayan di desa mereka.

---

(7)

Kunci Soal Evaluasi:

Jawaban yang diharapkan:

Sederhana Bersih Peduli Penolong Bijaksana Pintar Pegiat Inovatif Pedoman Penskoran

Setiap soal dengan skor 2 Jadi skor maksimal = 12

Nilai = 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛 𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙 x 100

3. Penilaian Keterampilan Muatan : PPKn

Rubrik Penilaian

Indikator: Peserta didik dapat memberi contoh perilaku sehari-hari yang mencerminkan nilai-nilai kepemimpinan dengan percaya diri.

Aspek Sangat Baik Baik Cukup Perlu

Bimbingan

4 3 2 1

Kesesuaian contoh perilaku dengan nilai- nilai

kepemimpinan

Contoh perilaku sangat sesuai dengan nilai- nilaia

kepemimpinan

Contoh perilaku sesuai dengan nilai-nilaia kepemimpinan

Contoh perilaku kurang sesuai dengan nilai- nilaia

kepemimpinan

Tidak

menyampaiakan contoh perilaku

Penyampaian informasi

Berani, jelas, dan sesuai kaidah bahasa dalam

menyampaiakn informasi

Berani dan jelas dalam

menyampaikan informasi

Berani

menyampaikan informasi

Tidak

menyampaikan informasi

Pedoman Penskoran Skor maksimal : 8

Nilai = 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛 𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙 x 100

(8)

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama Kelompok : ……….

Ketua :

Anggota :

1.

2.

3.

Tujuan:

1. Mengidentifikasi nilai-nilai kepemimpinan yang dapat diteladani

2. Memberi contoh perilaku sehari-hari yang mencerminkan nilai-nilai kepemimpinan Alat dan Bahan: Pulpen, spidol, gunting, lem, kertas warna, dan karton

Langkah – Langkah

1. Bacalah figur tokoh pemimpin di bawah ini!

Nadiem Makarim

Siapa yang tidak mengenal Nadiem Anwar Makarim, seorang menteri muda yang membuktikan bahwa generasi milenial dapat dipercaya untuk memegang jabatan penting dalam pemerintahan. Tentunya generasi milenial sudah tidak asing lagi dengan Nadiem Makarim. Nadiem Makarim merupakan mantan CEO dari salah satu perusahaan berbasis teknologi yaitu Gojek Indonesia yang rilis beberapa tahun silam. Siapa yang menyangka bahwa perusahaan rintisannya ini dapat membawanya ke jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju. Keahliannya dalam bidang teknologi ini dilirik oleh Presiden RI yang kemudian membuat Nadiem ditunjuk untuk menjadi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia dan menjadi menteri termuda di Indonesia saat ini.

Di usianya yang masih terbilang muda, Nadiem menerapkan gaya kepemimpinan yang sesuai dengan generasi milenial. Kepemimpinan yang dilakukan oleh Nadiem cenderung lebih santai dan tidak kaku dalam berkolaborasi dengan bawahannya. Nadiem sendiri lebih menekankan pada kolaborasi dan partisipasi tiap rekannya dalam menjalankan suatu program. Sikapnya tersebut mencerminkan bahwa terdapat tipe kepemimpinan demokratis dalam kepemimpinannya.

Nadiem juga mengadopsi gaya kepemimpinan partisipasi saat menjabat sebagai Menteri dengan memberikan ruang aspirasi kepada mahasiswa untuk dapat menyalurkan aspirasinya yang nantinya akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembuatan kebijakan.

Selepas dirinya terpilih menjadi Menteri, Nadiem melakukan beberapa perubahan, salah satunya adalah mengubah konsep pemimpin yang tadinya sebagai pengawas dan regulator menjadi pemimpin yang melayani. Perubahan konsep ini bukan terjadi tanpa alasan. Menurut Nadiem,

Kegiatan 1

(9)

seorang pemimpin itu ibarat pelayan. Pemimpin itu seharusnya melayani masyarakat untuk membantu mengembangkan diri. Prinsip melayani ini tercermin dari sikapnya yang sering mengadakan kunjungan ke berbagai sekolah atau perguruan tinggi untuk mengetahui kondisi di sekolah atau perguruan tinggi tersebut. Tak berhenti disitu, baru-baru ini Nadiem menginap di rumah salah satu guru di Jogja untuk belajar dari keseharian seorang guru.

Banyak masyarakat yang meragukan Nadiem saat awal menjabat menjadi Menteri karena usia Nadiem yang dianggap masih muda. Namun, keraguan ini berhasil dipatahkan oleh Nadiem melalui inovasi – inovasi yang telah dibuatnya pada tahun 2020 silam.

Nadiem berhasil meraih penghargaan “Pemimpin Perubahan 2020” oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Diberikannya penghargaan ini membuktikan bahwa Nadiem merupakan sosok pemimpin yang inovatif.

Salah satu inovasi Nadiem yang menjadi sorotan masyarakat adalah “Gerakan Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar”.

Sumber: https://independennews.com/menilik-gaya-kepemimpinan-nadiem-makarim-sebagai- pemimpin-milenial/

2. Identifikasilah nilai-nilai kepemimpinan yang sesuai dengan teks secara berkelompok!

Tulislah nilai – nilai kepemimpinan Nadiem Makarim dan alasannya berdasarkan informasi dari teks!

Nilai – Nilai Kepemimpinan

3. Presentasikan hasil kerja kelompok masing – masing!

4. Tuangkan nilai-nilai kepemimpinan “Nadiem Makarim” pada media “Pohon Pekerti”

(Kegiatan dibimbing oleh guru) Alasan:

Alasan:

Alasan:

(10)

1. Diskusikanlah dengan teman kelompokmu contoh perilaku yang mencerminkan nilai – nilai kepemimpinan Nadiem Makarim dalam kehidupan sehari – hari!

2. Kreasikan hasil diskusi kalian dalam media “Pohon Pekerti” pada kertas karton!

(Kegiatan dibimbing oleh guru)

3. Tempelkan hasil pekerjaan kalian di dalam kelas!

Kegiatan 2

Referensi

Dokumen terkait

2 Kurang menunjukkan perilaku ingin tahu yang besar terhadap contoh-contoh reaksi redoks dalam kehidupan sehari-hari berkaitan dengan video/animasi yang ditayangkan. 1

Menggunakan WAG, Guru memberi motivasi belajar peserta didik tentang pentingnya tentang karakteristik arus, tegangan dan sumber arus bolak balik dalam

Melalui kegiatan percobaan dan diskusi, Peserta didik dapat mendiskripsikan perubahan fisika dan kimia dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.. Melalui kegiatan percobaan

 Guru memberi peserta didik contoh dalam kehidupan yang berkaitan dengan pecahan yang penyebutnya berbeda.  Guru membantu peserta didik dalam merencanakan dan

Peserta didik melalui kegiatan studi literasi dan diskusi LKPD dapat menjelaskan peranan makhluk hidup mikroskopis (monera, protista dan fungi) dalam kehidupan sehari-hari

3.5.2.1 Melalui diskusi dan studi literatur, peserta didik dapat menyebutkan perubahan energi listrik ke bentuk energi lain beserta contohnya dalam kehidupan

3.5.2.1 Melalui diskusi dan studi literatur, peserta didik dapat menyebutkan perubahan energi listrik ke bentuk energi lain beserta contohnya dalam kehidupan

3.8.7.1 Melalui kegiatan observasi, diskusi, dan literasi digital, peserta didik mampu menerapkan prinsip tekanan gas pada benda dalam kehidupan sehari-hari