• Tidak ada hasil yang ditemukan

PARIWISATA DKI JAKARTA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PARIWISATA DKI JAKARTA"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

 Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Jakarta melalui 3 pintu masuk (Soekarno–Hatta, Tanjung Priok, dan Halim Perdanakusumah) pada bulan Januari 2013 mencapai 167.392 kunjungan, mengalami penurunan sebesar 9,03 persen dibandingkan kunjungan wisman bulan Desember 2012 yang berjumlah 184.004 kunjungan. Namun, jika dibandingkan dengan kunjungan wisman bulan yang sama tahun sebelumnya, jumlah kunjungan wisman bulan Januari tahun ini justru lebih tinggi sebesar 3,09 persen. Sepuluh kebangsaan yang menjadi pengunjung terbanyak ke Kota Jakarta untuk bulan Januari 2013 adalah Malaysia (21.221 kunjungan); China (17.689 kunjungan); Jepang (13.898 kunjungan);

Singapura (12.215 kunjungan); Saudi Arabia (10.187 kunjungan); Korea Selatan (9.342 kunjungan);

Australia (6.341 kunjungan); Amerika (5.858 kunjungan); Philipina (5.346 kunjungan); dan India (5.111 kunjungan).

 Tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang pada bulan Januari 2013 mencapai 51,98 persen, mengalami penurunan TPK sebesar 6,63 poin dari TPK bulan Desember 2012 yang mencapai 58,61 persen. Begitu juga, jika dibandingkan dengan TPK bulan Januari 2012 yang mencapai 54,99 persen, TPK bulan Januari 2013 lebih rendah 3,01 poin.

 Rata-rata lama menginap tamu (asing dan Indonesia) pada hotel berbintang bulan Januari 2013 adalah 1,85 hari, mengalami peningkatan 0,08 hari jika dibandingkan dengan rata-rata lama menginap bulan Desember 2012.

 Rasio tamu asing terhadap tamu Indonesia untuk hotel berbintang pada bulan Januari 2013 mencapai 0,24, mengalami peningkatan sebesar 0,04 poin jika dibandingkan dengan rasio bulan Desember 2012. Demikian pula, jika dibandingkan dengan rasio bulan yang sama tahun lalu, rasio tamu asing terhadap tamu Indonesia pada bulan Januari 2013 juga mengalami peningkatan sebesar 0,02 poin.

No. 15/03/31/Th. XV, 1 Maret 2013

P ARIWISATA DKI JAKARTA

JUMLAH WISMAN YANG MENGUNJUNGI DKI JAKARTA BULAN JANUARI 2013 MENCAPAI 167.392 KUNJUNGAN

A. Wisatawan Mancanegara

Wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke kota Jakarta melalui 3 pintu masuk untuk bulan Januari 2013 mengalami penurunan sebesar 9,03 persen dibandingkan kunjungan wisman bulan sebelumnya, atau dari 184.004 kunjungan pada bulan Desember 2012 menjadi 167.392 kunjungan pada bulan Januari 2013. Namun, jika dibandingkan dengan kunjungan wisman bulan yang sama tahun sebelumnya, jumlah kunjungan wisman bulan Januari 2013 justru mengalami peningkatan sebesar 3,09 persen (tabel 1).

BPS PROVINSI DKI JAKARTA

(2)

Sepuluh kebangsaan yang menjadi pengunjung terbanyak ke Kota Jakarta untuk bulan Januari 2013 adalah Malaysia (21.221 kunjungan); China (17.689 kunjungan); Jepang (13.898 kunjungan); Singapura (12.215 kunjungan); Saudi Arabia (10.187 kunjungan); Korea Selatan (9.342 kunjungan); Australia (6.341 kunjungan); Amerika (5.858 kunjungan); Philipina (5.346 kunjungan); dan India (5.111 kunjungan).

Secara total, kunjungan dari sepuluh kebangsaan itu berjumlah 107.208 kunjungan, yang berarti mencapai 64,05 persen dari keseluruhan kunjungan ke kota Jakarta. Ini menunjukkan bahwa kesepuluh negara itu sangat penting peranannya karena menjadi pasar utama kepariwisataan asing kota Jakarta.

Tabel 1: Wisatawan Mancanegara yang Mengunjungi DKI Jakarta

Menurut Pintu Masuk

Bulan-Tahun Pintu Masuk

Jumlah Soekarno-

Hatta Tanjung

Priok Halim PK

(1) (2) (3) (4) (5)

Kunjungan

Januari 2013 160.998 5.880 514 167.392

Desember 2012 177.335 6.410 259 184.004

Januari 2012 156.654 5.449 265 162.368

Februari 2012– Januari 2013 2.058.194 66.599 5.744 2.130.537

Februari 2011– Januari 2012 1.950.689 64.717 5.727 2.021.133

Pertumbuhan (%)

Januari 2013 terhadap Desember 2012 -9,21 -8,27 98,46 -9,03

Januari 2013 terhadap Januari 2012 2,77 7,91 93,96 3,09

Februari 2012 – Januari 2013 terhadap

Februari 2011 – Januari 2012 5,51 2,91 0,30 5,41

Grafik 1: Perkembangan Jumlah Kunjungan Wisman ke DKI Jakarta Februari 2012 s.d Januari 2013

140,000 150,000 160,000 170,000 180,000 190,000 200,000

Feb'12 Mrt'12 Apr'12 Mei'12

Juni'12 Juli'12 Agt'12

Sept'12 Okt'12 Nov'12 Des'12

Jan'13

Kunjungan

(3)

Grafik 2 : Jumlah Kunjungan Wisman ke DKI Jakarta Bulan Desember dan Januari Dalam Empat Tahun Terakhir

168.363 167.392

135.975

145.216

162.368

184.004

123.072

145.179

2009 2010 2010 2011 2011 2012 2012 2013

Desember Januari

Penurunan kunjungan wisman bulan Januari tahun 2013 yang mencapai 9,03 persen terhadap bulan sebelumnya, merupakan penurunan kunjungan wisman yang keempat kali selama empat tahun terakhir.

Penurunan kunjungan wisman ke kota Jakarta bulan Januari 2013 yang mencapai 9,03 persen dibandingkan bulan sebelumnya, searah dengan kunjungan wisman ke Indonesia yang juga mengalami penurunan sebesar 11,46 persen atau dari 693.867 kunjungan pada bulan Desember 2012 menjadi 614.328 kunjungan pada bulan Januari 2013.

B. Hotel

1. Tingkat Penghunian Kamar Hotel Berbintang

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Berbintang di Jakarta bulan Januari 2013 mencapai 51,98 persen turun sekitar 6,63 poin dari TPK bulan Desember 2012. Masih untuk bulan Januari 2013, jika diamati menurut klasifikasi hotel berbintang, TPK hotel bintang dua merupakan yang tertinggi yaitu mencapai 56,47 persen. Sedangkan yang terendah adalah TPK hotel bintang satu yang hanya mencapai 47,51 persen.

Tingkat hunian hotel berbintang yang dirinci menurut klasifikasi hotel, semua TPK hotel berbintang pada bulan Januari 2013 mengalami penurunan dibandingkan TPK bulan Desember 2012. Jika dirinci lebih lanjut, TPK hotel bintang satu, dua, tiga, empat dan lima mengalami penurunan TPK masing-masing sebesar 7,98 poin; 6,38 poin; 9,33 poin; 6,87 poin dan 4,73 poin. Jika dibandingkan dengan bulan Januari 2012, TPK gabungan semua hotel berbintang untuk bulan Januari 2013 juga mengalami penurunan sebesar 3,01 poin. Rincian lebih jauh TPK klasifikasi hotel bintang satu, dua dan empat mengalami penurunan TPK, masing-masing sebesar 9,22 poin; 12,94 poin dan 7,29 poin. Sedangkan hotel bintang tiga dan lima TPKnya mengalami peningkatan sebesar 4,44 poin dan 4,34 poin (tabel 2).

(4)

Tabel 2: Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Berbintang Menurut Klasifikasi Hotel di DKI Jakarta Bulan Januari 2012, Desember 2012, dan Januari 2013

Klasifikasi Hotel Berbintang

TPK (%) Perubahan (Poin)

Januari

2012 Desember

2012 Januari

2013 Januari 2013 Thd

Januari 2012 Januari 2013 Thd Desember 2012

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Bintang 5 49,97 59,04 54,31 4,34 -4,73

Bintang 4 57,50 57,08 50,21 -7,29 -6,87

Bintang 3 45,09 58,86 49,53 4,44 -9,33

Bintang 2 69,41 62,85 56,47 -12,94 -6,38

Bintang 1 56,73 55,49 47,51 -9,22 -7,98

Rata-Rata 54,99 58,61 51,98 -3,01 -6,63

Grafik 3: Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Berbintang Di DKI Jakarta Bulan Januari 2012, Desember 2012, dan Januari 2013

54,99

51,98 58,61

Januari 2012 Desember 2012 Januari 2013

P e r s e n

(5)

2. Rata-Rata Lama Menginap Tamu Asing dan Tamu Indonesia di Hotel Berbintang

Secara agregat, rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu Indonesia di hotel berbintang pada bulan Januari tahun 2013 mencapai 1,85 hari, mengalami peningkatan sebesar 0,08 hari jika dibandingkan dengan rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia bulan Desember 2012.

Jika diamati secara parsial, untuk tamu asing, rata-rata lama menginap pada bulan Januari 2013 adalah 2,65 hari, mengalami peningkatan sebesar 0,19 hari jika dibandingkan dengan rata-rata lama menginap bulan Desember 2012. Demikian pula dengan rata-rata lama menginap tamu Indonesia bulan Januari 2013 yang juga mengalami peningkatan 0,03 hari dari rata-rata lama menginap bulan Desember 2012 atau dari 1,63 hari pada bulan Desember 2012 menjadi 1,66 hari pada bulan Januari 2013 (tabel 3).

Rata-rata lama menginap tamu asing bulan Januari 2013 yang mencapai 2,65 hari, mengalami penurunan 0,39 hari dari rata-rata lama menginap tamu asing bulan Januari 2012 yang mencapai 3,04 hari.

Demikian pula dengan rata-rata lama menginap tamu Indonesia juga mengalami penurunan sekitar 0,31 hari atau dari 1,97 hari pada bulan Januari 2012 menjadi 1,66 hari pada bulan Januari 2013. Secara gabungan, rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu Indonesia pada bulan Januari 2013 yang mencapai 1,85 hari mengalami penurunan sekitar 0,31 hari jika dibandingkan dengan rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu Indonesia periode yang sama tahun sebelumnya.

Tabel 3: Rata-Rata Lama Menginap Tamu Asing dan Tamu Indonesia Hotel Berbintang Di DKI Jakarta Menurut Klasifikasi Hotel, Bulan Januari 2012, Desember 2012 dan Januari 2013 (Hari)

Jenis Tamu Bulan/Tahun Bintang

Gabungan

1 2 3 4 5

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

Asing Januari 2013 3,36 7,56 2,31 2,41 2,56 2,65

Desember 2012 2,68 2,40 3,93 2,73 2,13 2,46

Januari 2012 5,05 13,49 2,04 4,52 2,10 3,04

Indonesia Januari 2013 1,51 1,42 1,83 1,78 1,63 1,66

Desember 2012 1,26 1,57 1,33 1,92 1,65 1,63

Januari 2012 1,46 1,85 2,21 1,94 2,32 1,97

Asing dan Indonesia Januari 2013 1,54 1,68 1,90 1,89 1,96 1,85

Desember 2012 1,31 1,62 1,45 2,06 1,83 1,77

Januari 2012 1,52 2,14 2,19 2,28 2,23 2,16

(6)

Grafik 4: Rata-Rata Lama Menginap Tamu Asing dan Tamu Indonesia Hotel Berbintang di DKI Jakarta, Bulan Desember 2012 dan Januari 2013

1,83

1,90 1,85

1,68 1,54

1,89 2,06

1,45

1,77 1,62

1,31

Bintang 1 Bintang 2 Bintang 3 Bintang 4 Bintang 5 Gabungan H

a r i

Desember'12 Januari'13

1,96

3. Rasio Tamu Asing Terhadap Tamu Indonesia Untuk Hotel Berbintang

Tamu yang menginap di hotel berbintang pada bulan Januari 2013, sebagian besar adalah tamu Indonesia. Hal ini ditunjukkan oleh rasio tamu asing terhadap tamu Indonesia yang hampir seluruhnya dibawah satu. Rasio pada tabel 4 juga memberikan informasi bahwa industri perhotelan di Jakarta secara dominan ditunjang oleh wisatawan nusantara/wisnus. Selain itu, data pada tabel 4 menunjukkan bahwa rasio tamu asing terhadap tamu Indonesia mempunyai korelasi positif, searah dengan meningkatnya klasifikasi bintang dari kelompok hotel. Artinya, proporsi tamu asing yang menginap pada hotel berbintang, kecenderungannya semakin tinggi searah dengan peningkatan dari bintang kelompok hotel bersangkutan.

Tabel 4: Rasio Tamu Asing Terhadap Tamu Indonesia Untuk Hotel Berbintang di DKI Jakarta Bulan Januari 2012, Desember 2012, dan Januari 2013

Bulan/Tahun Bintang Gabungan

1 2 3 4 5

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

Januari 2013 0,02 0,04 0,16 0,20 0,55 0,24

Desember 2012 0,04 0,06 0,05 0,21 0,59 0,20

Januari 2012 0,02 0,03 0,12 0,15 0,72 0,22

(7)

Informasi lebih lanjut hubungi:

Ir. Dody Rudyanto, M.M.

Kepala Bidang Statistik Distribusi Telepon : 021-42877301, Pesawat 4030 Fax : 021-42877350

e-mail : [email protected] Homepage: http://jakarta.bps.go.id/

BPS PROVINSI DKI JAKARTA

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap; (1) perbedaan hasil belajar Ekonomi siswa yang menggunakan model pembelajaran mind mapping dengan siswa yang menggunakan model

Kemudian karena pada verba bentuk َْب بْؤ ا 'u>’bubna terdapat dua hamzah yang berdampingan dalam satu kata dalam keadaan hamzah yang pertama berharakat dhammah

Dari uraian tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa Ilmu Budaya Dasar merupakan ilmu yang mempelajari tentang hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia beserta

Perdagangan lada putih di daerah produksi utama telah membentuk struktur pasar oligopolistik di tingkat Pedagang Pengumpul, di mana beberapa Pedagang Pengumpul menghadapi

Pembayaran penjualan kembali Unit Penyertaan dilakukan sesegera mungkin tidak lebih dari 7 (tujuh) hari Bursa sejak permohonan penjualan kembali Unit Penyertaan SAM DANA

Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sistem pembiayaan mikro (dana bergulir) bagi mahasiswa di Perguruan Tinggi yang diharapkan mampu meningkatkan jiwa kewirausahaan

Uji Efektivitas Ekstrak Daun Mimba (Azadirachta indica) dan Bunga Melati (Jasminum sambac) Sebagai Biolarvasida Nyamuk Aedes aegypti Sebagai Sumber Belajar Biologi..

Pengendalian persediaan (inventory) merupakan pengumpulan atau penyimpanan komoditas yang akan digunakan untuk memenuhi permintaan dari waktu ke waktu. Bentuk