Ns. Noerma Shovie Rizqiea, M.Kep.
PRINSIP DAN KRITERIA
TUMBUH KEMBANG
Bayi (infant)
→ 0 – 12 bulan
Bayi baru lahir (neonatus)
→ 0 – 28 hari
PENGERTIAN
PERTUMBUHAN
FISIK
BERAT BADAN
PANJANG BADAN LINGKAR KEPALA
DAN DADA
BERAT BADAN
• Kisaran BB lahir bayi : 3,4 kg.
• BB bayi bertambah 2x lipat pada usia 4 – 6 bulan.
• Dan bertambah 3x lipat pada usia
1 tahun.
PANJANG BADAN
• Panjang rata-rata bayi baru lahir : 48 – 53 cm.
• 6 bulan pertama : meningkat 2,5 cm per bulan.
• 6 bulan kedua : meningkat 0,12 cm
per bulan.
LINGKAR KEPALA DAN DADA
• Rata-rata lingkar kepala bayi usia cukup bulan : 33 – 35 cm.
• Rata-rata lingkar dada bayi : 30,5 – 33 cm.
• Lingkar kepala 2-3 cm > lingkar
dada.
Lanjutan……..
• 6 bulan pertama : rata-rata 1,5 cm per bulan.
• 6 bulan kedua : 0,5 cm per bulan.
MATURASI
SISTEM ORGAN
SISTEM NEUROLOGI
STATUS KESADARAN
PERTUMBUHAN OTAK
REFLEKS
1. Tidur dalam : bayi berbaring tenang tanpa bergerak.
2. Tidur ringan : bayi dapat sedikit bergerak saat tertidur dan dapat terkejut karena suara bising.
3. Mengantuk : mata dapat menutup; bayi mungkin tertidur sejenak.
4. Status terjaga diam : mata bayi terbuka lebar dan tubuh tenang.
5. Status terjaga aktif : wajah dan tubuh bayi bergerak secara aktif.
6. Menangis : bayi menagis atau menjerit dan bergerak dengan cara yang tidak teratur.
STATUS KESADARAN
• Otak mengalami pertumbuhan yang sangat pesat selama usia 2 tahun pertama kehidupan.
• Pada usia 6 bulan, berat otak bayi ½ dari orang dewasa.
• Usia 12 bulan, beratnya 2 ½ kali dari berat otak saat lahir.
PERTUMBUHAN OTAK
• Refleks primitif saat lahir, dilanjutkan dengan refleks protektif.
REFLEKS
NO REFLEKS PRIMITIF REFLEKS PROTEKTIF
1 ROOT : ketika pipi bayi diusap, bayi
bergerak ke arah usapan, mencari dengan mulutnya.
Menegakkan leher
2 MENGISAP : refleks ketika jari atau
puting dimasukkan dalam mulut Parasut (menyamping) 3 MORO : ekstensi kepala mendadak, lengan
akan abduksi, bergerak ke atas, membentuk huruf C
Parasut (ke depan)
4 LEHER TONIK ASIMETRIK : kepala dapat berpaling dari sisi tubuh yang berlawanan
Parasut (ke belakang)
5 GENGGAMAN PALMAR : refleks menggenggam ketika telapak tangan disentuh
6 GENGGAMAN PLANTAR : refleks
menggenggam ketika telapak kaki disentuh 7 BABINSKI : mengusap area telapak kaki,
menghasilkan hiperekstensi dan merekahnya jari kaki
8 MELANGKAH : saat diletakkan di atas permukaan datar, bayi menginjakkan kaki seakanakan akan melangkah
Lanjutan……..
SISTEM PERNAFASAN
• Saluran nasal lebih sempit
• Trakea dan dinding dada lebih lentur
• Bronkus dan bronkiolus lebih pendek dan lebih sempit
• Laring berbentuk lebih seperti corong
• Lidah lebih besar
• Terdapat lebih sedikit alveolus secara signifikan
• Bayi baru lahir : RR 30-60x/menit
• Usia 12 bulan : RR 20-30x/menit
SISTEM
KARDIOVASKULER
• Ukuran jantung lebih besar dalam usia 1 tahun pertama.
• Nadi : 120-140x/menit → 100x/menit (1 tahun pertama)
• Tekanan darah : 60/40 mmHg →
100/50 mmHg (1 tahun pertama)
SISTEM
GASTROINTESTINAL
• GIGI
Gigi natal (gigi saat lahir); Gigi neonatal (gigi setelah 28 hari).
• PENCERNAAN
Belum berkembang secara utuh.
• FESES
Saat lahir, disebut mekonium (berwarna hijau tua-hitam
dan lengket). Konsistensi seperti mentega kacang (jika
susu formula), tekstur lebih encer dan berbiji (jika
diberi ASI). Frekuensi : 8-10 x/sehari.
SISTEM
GENITOURINARIUS
• Bayi lebih rentan mengalami dehidrasi.
• Bayi sering berkemih dan urin memiliki berat jenis yang relatif rendah.
• Struktur ginjal belum matang.
• Glumrolus mencapai kematangan
sempurna pada usia 2 tahun.
SISTEM INTEGUMEN
• Terdapat verniks kaseosa untuk melindungi kulit bayi.
• Letaknya di lipatan kulit, aksila, dan area selangkangan.
• Lanugo (rambut halus) menutupi tubuh bayi baru lahir.
• Akrosianosis (kebiruan pada tangan dan kaki).
• Mottling (bintik pada kulit bayi), karena sistem
sirkulasi yang belum matang.
SISTEM HEMATOPOIETIK
• Cadangan zat besi maternal dihantarkan ke janin selama trimester terakhir kehamilan.
• Bayi prematur rentan risiko tinggi
anemia defisiensi besi aterm.
SISTEM IMUNOLOGI
• Bayi baru lahir mendapatkan IgG melalui plasenta dari Ibu.
• IgM diproduksi dalam jumlah
besarsetelah lahir, mencapai kadar
orang dewasa saat usia 9 bulan.
PERKEMBANGAN
Ahli Teori Tahap Aktivitas Erikson Percaya vs Tidak percaya
(Lahir-1 tahun) • Pengasuh berespons terhadap kebutuhan dasar bayi, seperti memberikan makan, mengganti popok, membersikan, dan berbicara dengan bayi. Haal ini menciptakn sensasi percaya pada bayi.
• Saat sistem saraf matang, bayi menyadari bahwa mereka adlah manusia yang terpisah dari pengasuh mereka. Seiring dengan waktu, bayi menoleransi seejumlah kecil frustasi dan rasa percaya bahwa meskipun kepuasan tertunda. Pada akhirnya kepuasaan akan diberikan.
TEORI PERKEMBANGAN
Ahli Teori Tahap Aktivitas Piaget Sensorimotor (Lahir-
2 tahun)
Subtahap 1 :
menggunakan refleks (Lahir-1 bulan)
Subtahap 2 : reaksi sirkular primer (1-4 bulan)
Subtahap 3 : reaksi sirkular sekunder (4- 8 bulan)
Subtahap 4 :
koordinasi skema sekunder (8-12 bulan)
• Bayi menggunakan sensasi/inddra dan keterampilan motorik untuk mempelajari tentang dunia.
• Refleks menghisap membawa kesenangan menelan nutrisi.
• Mengisap jempol dapat terjadi secara tidak sengaja.
• Bayi mengulangi tindakan (misal;
mengguncangkan kerincingan)
• Bayi mengoordinsikan skeema yang telah dipelajari sebelumnya (misal;
melambaikan dan mengucapkan selamat tinggal menunjukkan seseorang akan pergi)
Lanjutan……..
Ahli Teori Tahap Aktivitas Freud Tahap oral
(Lahir-1 tahun) • Kesenangan berfokus pada akktivitas oral (pemberian makan dan mengisap)
Lanjutan……..
Usia Aktivitas
1 bulan • Mengangkat dan memiringkan kepala ke samping dalam posisi tengkurap
• Kepala terjatuh ke belakang saat bayi diangkat untuk duduk
• Punggung melengkung sewaktu didudukkan 2 bulan • Menaikkan kepala dan dada, menahan posisi
• Meningkatkan kontrol kepala
3 bulan • Menaikkan kepala ke sudut 45 derajat dalam posisi tengkurap
• Kepala sedikit terjauh sewaktu ditarik untuk duduk 4 bulan • Mengangkat kepala dan melihat sekitarnya
• Berguling dari tengkurap ke telentang
• Kepala mengarahkan tubuh saat ditarik untuk duduk
5 bulan • Berguling dari telentang ke tengkurap dan kembali telentang
• Duduk dengan kepala tegak ketika ditopang 6 bulan • Duduk dengan bertumpu pada 3 ekstremitas
PERKEMBANGAN KETERAMPILAN
MOTORIK KASAR
Usia Aktivitas
7 bulan • Duduk sendiri dengan sedikit menggunakan tangan untuk menopang
8 bulan • Duduk tanpa ditopang
9 bulan • Merangkak, abdomen diangkat dari lantai 10 bulan • Menarik diri untuk berdiri
• menjelajah
12 bulan • Duduk dari posisi berdiri
• Berjalan secara mandiri
PERKEMBANGAN KETERAMPILAN
MOTORIK KASAR
Usia Aktivitas
1 bulan • Tangan seringkali dalam keadaan mengepal
• Pergerakan tangan involunter
3 bulan • Memegng tangan di depan wajah, tangan membuka 4 bulan • Memukul-mukul benda
5 bulan • Memegang kerincingan
6 bulan • Melepaskan benda dari tangan untuk mengambil benda lain 7 bulan • Memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lain
8 bulan • Menjepit secara kasar (seperti garpu)
PERKEMBANGAN KETERAMPILAN
MOTORIK HALUS
Usia Aktivitas 9 bulan • Membenturkan benda secara bersamaan
10 bulan • Menjepit secara halus
• Menempatkan objek ke dalam wadah dan mengeluarkannya 11 bulan • Menawarkan benda ke orang lain dan melepaskannya
12 bulan • Menyuapi diri sendiri dengan cangkir dan sendok
• Membuat tanda sederhana pada kertas
• Menunjuk dengan jari telunjuk
PERKEMBANGAN KETERAMPILAN
MOTORIK HALUS
PERTUMBUHAN
FISIK
• BB : Penambahannya 1,4 – 2,3 kg/tahun
• TB : Penambahannya 7,5 cm/tahun
• Lingkar kepala betambah 2,54 cm
sejak anak berusia 1-2 tahun,
kemudian bertambah 1,27
cm/tahun sampai anak berusia 5
tahun.
MATURASI ORGAN
SISTEM NEUROLOGI
• Ukuran otak mencapai 80% dari ukuran orang dewasa pada usia 3 tahun.
• Peningkatan keterampilan bahasa yang
cepat menunjukkan adanya
perkembangan kognitif yang
berkelanjutan.
SISTEM PERNAFASAN
• Jumlah alveoli terus meningkat.
• Trakea dan jalan nafas bawah terus tumbuh, tetapi belum sebesar orang dewasa.
• Lidah dan tonsil relatif besar.
• Tuba Eustachius relatif pendek dan
lurus.
SISTEM
KARDIOVASKULER
• Frekuensi jantung menurun.
• Tekanan darah meningkat.
• Pembulh darah mendekati permukaan
kulit sehingga mudah terkompresi
ketika dipalpasi.
SISTEM
GASTROINTESTINAL
• Ukuran lambung terus bertambah.
• Mengkonsumsi maknaan 3x/hari.
• Pengeluaran feses berkurang menjadi 1x/hari.
• Warna feses berubah-ubah tergantung diitnya.
• Belum matangnya usus menyebabkan anak masih mengeluarkan potongan makanan yang sulit dicerna (seperti : biji jagung).
• Kontrol usus dapat dicapaai di akhir usia todler.
SISTEM
GENITOURINARIUS
• Fungsi kandung kemih dan ginjal mencapai tingkat dewasa pada usia 16-24 bulan.
• Kapasitas kandung kemih meningkat, memungkinkan anak menahan urin dalam waktu yang lama.
• Haluaran urin 1 mL/kg/jam.
• Uretra yang pendek membuat anak
menjadi lebih rentan terhadap infeksi
saluran kemih.
SISTEM
MUSKULOSKELETAL
• Paanjang tulang bertambah dan otot matang serta menjadi lebih kuat.
• Otot abdomen lemah, menghasilkan tampilan perut buncit.
• Gaya berjalan mengayun ke belakang (sedikit kifosis/bungkuk).
• Usia 3 tahun, otot menguat dan
tampilan abdomen menjadi lebiih rata.
PERKEMBANGAN
Ahli Teori Tahap Aktivitas Erikson Otonomi vs Malu dan
(Usia 1-3 tahun)ragu
• Mencapai otonomi dan kontrol diri
• Perpisahan dari orangtua/pengasuh
• Menahan kepuasan yang tertunda
• Dipenuhi dengan negativisme
• Meniru orang dewasa dan teman bermain
• Menunjukkan kasih sayang secara spontan
• Semakin antusias terhadap teman bermain
• Tidak dapat bergantian dlam permainn sampai usia 3 tahun
TEORI PERKEMBANGAN
Ahli
Teori Tahap Aktivitas
Piaget Sensorimotori Subtahap 5 : Reaksi sirkular tersier (Usia 12- 18 bulan)
Subahap 6 : kombinasi mental (18-24 bulan) Praoperasional (2-7 tahun)
• Membedakan diri sendiri dari objek
• Meningkatkan permanensi objek (misal; biskuit di dalam lemari)
• Menggunakan SEMUA indra untuk mengeksplorasi lingkungan
• Memasukkan benda ke dalam dan keluar wadah
• Meniru tugas-tugas dalam rumah tangga
• Imitasi bersifat lebih simbolik
• Mulai berfikir sebelum bertindak
• Memahami permitaan dan mampu mengikuti peerintah sederhana
• Memiliki rasa kepemilikan (punya saya)
• Pemahaman terhadap waktu, tempat, dan sebab-akibat bertambah
• Menggunakan percobaaan mental dan bukan fisik
• Membuat mainan mekanik bekerja
• Bermain peran dengan boneka, hewan, dan orang
• Meningkatkan pengunaan bahasa untuk representasi mental
• Memahami konsep “dua”
• Mulai membuat koneksi antaara pengalaman masa lalu dan pengalaman baru
• Menyortir objek berdasarkan bentuk dan warna
• Menyelesaikan permaina puzzle
• Bermain menjadi lebih kompleks
Ahli Teori Tahap Aktivitas Freud Tahap anal
(Usia 1-3 tahun) • Fokus pada pencapaian sfingter anal. Kepuasan dan/atau frustasi dapat terjadi ketika todler belajar untuk menahan dan mengeluarkan feses.
Lanjutan……..
Usia Motorik Kasar Motorik Halus
12-15 bulan • Berjalan secara mandiri • Memasukkan makanan kecil ke mulutnya
• Menggunakan jari telunjuk untuk menunjuk
18 bulan • Menaiki tangga dengan bantuan
• Menarik mainan sambil berjalan
• Meraih sesuatu,
menggenggam, menumpuk balok, menempatkan benda- benda ke dalam lubang
• Membalik halaman buku (dlam jumlah banyak sekaligus)
• Melepaskan sepatu dan kaos kaki
• Menumpuk empat balok
PERKEMBANGAN
KETERAMPILAN MOTORIK
Usia Motorik Kasar Motorik Halus bulan24 • Berlari
• Menendang bola
• Dapat brdiri di ujung jari kaki
• Membawa beberapa mainan saat berjalan
• Menaiki dan menuruni furnitur tanpa bantuan
• Membangun menara dari 6 atau 7 balok
• Dominan tangan kanan atau kiri
• Meniru usapan sirkular dan vertikal
• Dapat menulis secara berantakan dan mewarnai
• Mulai memutar kenop (pegangan pintu)
bulan36 • Menanjak dengan baik
• Mengayuh sepeda roda tiga
• Berlari dengan mudah
• Berjalan menaiki dan menuruni tangga
• Membungkukkan tubuh tanpa terjatuh
• Melepaskan pakaian sendiri
• Meniru gambar lingkaran
• Membangun menara dari 9 atau 10 balok
• Memegang pensil dalam posisi menulis
• Membalik halaman buku satu per satu
Lanjutan……..
Usia Bahasa Reseptif Bahasa Ekspresif bulan12 • Memahami kata-kata
umum yang tidak berkonteks
• Mengikuti perintah 1 langkah yang disertai isyarat tubuh
• Menggunakan jari tangan untuk menunjuk benda
• Melambaikan tangan untuk mengucapkan selamat tinggal
• Mengkomunikasikan keinginan dengan kombinasi antara kata dan isyarat tubuh
• Imitasi vokal
• Kata pertama bulan15 • Melihat orang dewasa
ketika berkomunikasi
• Mengikuti perintah 1 langkah tanpa isyarat tubuh
• Memahami 100-150 kata
• Mengulangi kata-kata yang didengarnya
• Mengoceh yang terdengar seperti kalimat
PERKEMBANGAN BAHASA
Usia Bahasa Reseptif Bahasa Ekspresif bulan18 • Memahami kata “tidak”
• Memahami 200 kata
• Terkadang menjawab pertanyaan, “Apa ini?”
• Menggunakan minimal 5-20 kata
• Menggunakan nama benda yang dikenal
bulan24 • Menunjukkan nama bagian tubuh yang disebutkan
• Menunjukkan gambar di dalam buku
• Menikmati
mendengarkan cerita sederhana
• Menyebutkan berbagai objek di lingkungan
• Mulai menggunakan kta
“punya saya” atau
“milikku”
• Kosa kata terdiri dari 40-50 kata
• Kalimat terdiri dari 2 atau 3 kata
• Mengajukan pertanyaan “apa itu?”
• Menggunakan frase sederhana
• Menggunakan kata-kata deskriptif (lapar, panas)
• Mengulangi kata-kata yang sering didengar
• Dua pertiga kata-kata yang diucapkan harus dapat dipahami
Lanjutan……..
Usia Bahasa Reseptif Bahasa Ekspresif bulan30 • Mengikuti serangkaian
dua perintah bebas • Kosa kata terdiri dari 150-300 kata
bulan36 • Memahami lebih banyak kalimat
• Memahami hubungan fisik (di atas, di dalam, di bawah)
• Berpartisipasi dalam percakapan singkat
• Dapat mengikuti tiga bagian perintah
• Bicara biasanya dipahami oleh orang- orang yang mengenal anak, setengahnya dipahami oleh orang-orang di luar keluarga
• Bertanya “mengapa?”
• Kalimat terdiri dari 3-4 kata
• Berbicara tetang sesuatu yang terjadi di masa lalu
• Kosa kata terdiri dari 1000 kata
• Dapat mengatakan nama, usia, dan jenis kelamin
• Menggunakan kata ganti dan jamak