RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan : SDN Talagawetan III
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas/Semester : VI / I
Materi Pokok : Pelajaran 4 ; Ayo Membayar Zakat Sub Materi : Hikmah Zakat
Pembalajaran ke : 3
Alokasi Waktu : 10 menit
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui model pembelajaran Problem Based Learning peserta didik dapat : 1. Menganalisis hikmah zakat dengan tepat.
2. Mengklasifikasi Hikmah zakat dengan baik dan benar.
3. Mematuhi kewajiban berzakat sebagai pemahaman rukun Islam ke Empat dengan tepat.
4. Menunjukkan sikap peduli terhadap sesama.
B. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Pendahuluan (2 menit)
1. Membuka pembelajaran dengan salam, dan menanyakan kabar;
2. Peserta didik diminta untuk berdoa sebelum memulai pelajaran, dipimpin oleh ketua kelas (religius);
3. Mengecek kehadiran peserta didik;
4. Memotivasi semangat belajar peserta didik untuk lebih rajin lagi dalam belajar;
5. Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya;
6. Menyampaikan kompetensi tujuan yang akan dicapai, dan tahapan pembelajaran.
Kegiatan Inti (6 menit)
1. Peserta didik mengamati gambar/ilustrasi yang terdapat dalam buku teks/media gambar/proyektor;
2. Peserta didik diberi kesempatan untuk mengidentifikasi masalah dan bertanya tentang hal yang telah diamatinya, apabila mengalami kesulitan guru memberikan bimbingan dan panduan (stimulus) agar peserta didik mencari tahu dengan cara bertanya;
3. Peserta diberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan dari temannya;
4. Guru menjelaskan seputar hikmah menunaikan zakat;
5. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok;
6. Setiap kelompok berdiskusi menganalisis sebuah artikel yang berjudul
“Hikmah Menunaikan Zakat di Masa Pandemi”. Kemudian masing- masing kelompok mengklasifikasi hikmah zakat bagi muzaki, bagi mustahiq, dan bagi kehidupan sosial masyarakat;
7. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok;
8. Berdasarkan jawaban-jawaban yang disampaikan peserta didik, guru memberikan konfirmasi jawaban yang benar;
9. Peserta didik menanggapi hasil presentasi dari kelompok lain;
10. Guru mengisi form penilain / rubrik yang telah disediakan.
Penutup (2 menit)
1. Guru meminta peserta didik untuk menyampaikan apa yang telah dipelajari (refleksi)/(membuat simpulan) pada pertemuan ini yaitu materi hikmah zakat;
2. Guru memberi penguatan dan memberi tugas;
3. Guru mengakhiri pembelajaran dengan salam dan do’a dipimpin ketua kelas.
C. Penilaian Pembelajaran
1. Sikap Spiritual : Teknik Penilaian: Observasi; Bentuk Instrumen: Jurnal (terlampir);
2. Sikap Sosial : Teknik Penilaian: Observasi; Bentuk Instrumen: Jurnal ( terlampir) 3. Pengetahuan : LKPD
4. Keterampilan : Teknik Penilaian: Praktik; Bentuk Instrumen: Lembar Penilaian praktik (terlampir)
D. Pembelajaran Remedial
Berdasarkan hasil analisis penilaian harian, peserta didik yang belum mencapai ketuntasan belajar diberi kegiatan pembelajaran remedial dalam bentuk;
a. bimbingan perorangan jika peserta didik yang belum tuntas ≤ 20%;
b. belajar kelompok jika peserta didik yang belum tuntas antara 20% dan 50%; dan c. pembelajaran ulang jika peserta didik yang belum tuntas ≥ 50%.
E. Pembelajaran Pengayaan
Berdasarkan hasil analisis penilaian, peserta didik yang sudah mencapai ketuntasan belajar diberi kegiatan pengayaan dalam bentuk penugasan untuk mempelajari soal- soal
Mengetahui,
Kepala SDN Talagawetan III
Mamat, S.Pd., M.Pd.
NIP. 196401141983051001
Majalengka, .... Oktober 2021 Guru Mapel PAI
Cecep Sopian, S.Pd.
NUPTK. 6548761661200002
LAMPIRAN –LAMPIRAN Materi pembelajaran
Hikmah Berzakat :
1. Membersihkan harta dan jiwa pembayar zakat dari sifat kikir, tamak atau rakus;
2. Membantu orang yang kesusahan atau kesulitan dari segi ekonomi.
3. Mendorong manusia untuk berjiwa sosial dan peduli kepada sesama.
4. Mendorong manusia untuk bersikap jujur dan bertanggung jawab atas harta yang dimilikinya.
5. Mengingatkan manusia, bahwa harta dan kekayaan hanyalah titipan dari Allah Swt.
Materi Diskusi :
Hikmah Menunaikan Zakat Saat Pandemi
Rumah Zakat terus melakukan aksi pemberdayaan sebagai upaya untuk membantu masyarakat terutama yang terdampak Covid-19. Seperti yang dilakukan di Desa Berdaya Mujur Kecamatan Kroya pada Sabtu (16/8).
Foto: istimewa
Zakat dapat menyucikan jiwa manusia dari penyakit-penyakit kikir, tamak, dan rakus
REPUBLIKA.CO.ID, Menunaikan zakat merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang masuk sebagai golongan orang yang wajib menunaikan zakat. Namun di balik hukum zakat, terdapat hikmah bagi siapapun yang menunaikannya.
Syekh Abu Bakar Jabir Al-Jaza’iri dalam kitabnya berjudul Minhajul Muslim menjelaskan beberapa poin hikmah dalam menunaikan zakat. Pertama, hikmah zakat dapat menyucikan jiwa manusia dari penyakit- penyakit kikir, tamak, dan rakus.
Dengan menunaikan zakat, seorang hamba seolah dilatih jiwanya untuk dapat berbagi dan mengikis sifat kikirnya. Kedua, menunaikan zakat dapat membantu orang-orang miskin dan memenuhi kebutuhan orang- orang yang mengalami kekuarangan, kesialan, dan yang terampas haknya.
Terlebih di saat pandemi virus corona jenis baru (Covid-19) ini melanda, peran zakat sangat berarti bagi setiap mustahik yang terdampak Covid-19. Ketiga, menunaikan zakat dapat menegakkan kemaslahatan- kemaslahatan umum.
Yang mana kemaslahatan itu dapat menjadi pondasi kehidupan umat dan kebahagiannya. Kelima, menunaikan zakat dapat membatasi penumpukan kekayaan hanya pada tangan orang-orang kaya, para pedagang dan pengusaha.
Dalam konteks ekonomi, terjadi pemerataan kekayaan yang berkeadilan. Harta tidak tertahan di lingkungan kelompok yang terbatas atau hanya beredar di kalangan orang-orang kaya semata.
Lampiran : PENILAIAN 1. Penilaian Sikap
A. Sikap Spiritual No Nama Peserta Didik
Menolong Ikhlas Rajin Taat Beribadah Point 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 1 Ajeng Komalasari
2 Andra Selvan Januar 3 Azfa Nashirudin T. A.
4 Hany Khoirun Nisa 5 Intan Az Zahra 6 Jiran Munawaroh
Keterangan :
Nilai 4 : Sangat Baik Nilai 3 : Baik
Nilai 2 : Cukup
Nilai 1 : Perlu Bimbingan B. Sikap Sosial
No Nama Siswa Aspek Perilaku yang Dinilai Jumlah
Skor Skor Sikap Kode Nilai
BS JJ TJ DS
1 … 75 75 50 75 275 68,75 C
2 … ... ... ... ... ... ... ...
Keterangan :
• BS : Bekerja Sama
• JJ : Jujur
• TJ : Tanggun Jawab
• DS : Disiplin Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
100 = Sangat Baik 75 = Baik 50 = Cukup 25 = Kurang
2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 = 400 3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB) 50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C) 00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang ingin dinilai.
2. Penilaian Pengetahuan : mengamati gambar :
Amati Gambar berikut ini, kemudian tuliskan analisis kalian tentang gambar tersebut yang berkaitan dengan hikmah zakat :
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
LKPD
A. Tugas Individu
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan memilih salah satu jawaban yang benar !
1. Pak Amir adalah orang yang paling kaya di kampungnya, tapi sayangnya beliau sangat pelit.
Setiap bulan romadhon beliau enggan menunaikan zakat, dia beralasan kekayaanya dihasilkan oleh dirinya sendiri. Pak Amir tidak mengikuti perintah Allah yang terkandung dalam QS ...
a. At-Taubah ayat 2 b. At-Taubah ayat 60 c. At-Taubah ayat 102 d. At-Taubah ayat 103
2. Pak Hasan seorang pengusaha perkebunan yang sukses. Untuk mencapai kesuksesannya beliau selalu bekerja keras dan diiringi oleh do’a dan rajin bersedekah serta membayar zakat, karena pak Hasan menyadari bahwa dengan membayar zakat hartanya tidak akan habis dan harta tidak akan dibawa mati. Cerita di atas sesuai dengan hikmah zakat ...
a. zakat membersihkan harta b. mendorong orang berjiwa sosial
c. mendorong orang bersikap jujur dan bertanggungjawab
d. mengingatkan kepada manusia, bahwa harta dan kekayaan adalah titipan Allah 3. Perhatikan pernyataan berikut :
1. menjauhkan diri dari sifat kikir dan tamak
2. sedekah dari harta yang halal dan yang baik 3. terbiasa menahan lapar dan dahaga
4. menjadikan manusia bertanggungjawab atas harta yang dimilikinya.
Yang termasuk hikmah berzakat adalah a. 1 dan 2
b. 1 dan 4 c. 2 dan 3 4. 2 dan 4
4. Hikmah zakat bagi diri sendiri adalah :
a. membantu orang yang kesusahan dan kesulitan dari segi ekonomi b. membuat hati menjadi tenang karena dapat berbagi dengan sesama c. ikut berperan membantu pemerintah dalam mengatasi kemiskinan d. menumbuhkan rasa kasih sayang terhadap sesama Muslim 5. Hikmah zakat bagi kehidupan sosial adalah :
a. membersihkan diri dari penyakit hati b. menghindari diri dari sifat kikir
c. menumbuhkan rasa kasih sayang terhadap sesama Muslim d. mendorong sikap jujur dan bertanggungjawab
B. Tugas Kelompok
Berdasarkan artikel di atas, diskusikan:
1. Jelaskan Hikmah zakat bagi muzaki ! 2. Jelaskan Hikmah zakat bagi mustahik !
3. Jelaskan Hikmah zakat bagi masyarakat secara umum !
3. Penilaian Keterampilan
Aspek dan rubrik penilaian Diskusi
Aspek Penilaian Nilai Perolehan
Nilai 1) Kejelasan dan kedalaman informasi
a. Jika kelompok tersebut dapat memberikan kejelasan dan kedalaman informasi lengkap dan sempurna, b. Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan
kedalaman informasi lengkap dan kurang sempurna, c. Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan
kedalaman informasi kurang lengkap, 2) Keaktifan dalam diskusi
a. Jika kelompok tersebut berperan sangat aktif dalam diskusi b. Jika kelompok tersebut berperan aktif dalam diskusi c. Jika kelompok tersebut kurang aktif dalam diskusi, 3) Kejelasan dan kerapian presentasi
a. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat jelas dan rapi.
b. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan jelas dan rapi.
c. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat d. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan kurang
Total Perolehan Nilai
Kunci Jawaban : 1. b
2. d 3. b 4. b 5. c
Kesimpulan : Diskusi
1. Hikmah zakat bagi muzaki (orang yang mengeluarkan zakat) :
membersihkan harta dan menyucikan hati dari penyakit hati, seperti kikir dan serakah, serta menjauhkan diri dari sifat-sifat tercela dan kejam terhadap fakir miskin. Allah juga akan memberikan berkah dan mengangkat derajatnya.
Mendorong manusia untuk berjiwa sosial dan peduli kepada sesama dan Mendorong manusia untuk bersikap jujur dan bertanggung jawab atas harta yang dimilikinya.
Menyempurnakan Iman, menghapus dosa, membersihkan harta Benda, melatih kerendahan hati, meningkatkan rezeki, mempererat persaudaraan, terhindar dari siksa neraka
Hikmah zakat ini dapat ditemukan pada Surat At-Taubah ayat 103. Allah Swt. berfirman, Ambillah (sebagian) dari harta mereka menjadi sedekah (zakat), dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka ….”
2. Hikmah zakat bagi mustahik (orang yang berhak menerima zakat) :
dapat membantu masalah ekonomi penerima zakat, mempererat tali silaturahmi, serta menyucikan hati dari penyakit hati seperti iri dan prasangka buruk terhadap orang-orang yang lebih mampu.
Untuk mencegah timbulnya kejahatan-kejahatan yang mungkin timbul akibat kelemahan ekonomi yang dialami oleh mereka yang menerima zakat.
Meringankan beban ekonomi yang dihadapi, menjalin persaudaraan antarsesama Muslim, menghindarkan dari perbuatan jahat, meningkatkan ketaqwaan kepada Allah, memungkinkan mereka mengubah keadaan diri dengan modal zakat yang didapatkan.
3. Hikmah zakat bagi kehidupan sosial masyarakat :
Untuk mendekatkan hubungan dan menghindari kesenjangan sosial antara yang miskin dan yang kaya, Menolong orang yang susah dan lemah dalam hal ekonomi, agar ia dapat menunaikan kewajibannya kepada Allah dan terhadap makhluk-Nya.
menolong, membantu, membina dan membangun kaum dhuafa yang lemah secara materi, untuk memenuhi kebutuhan pokok hidupnya.
Zakat dapat mensejahterakan rakyat, Zakat mampu memperkuat tali persaudaraan dan ukhuwah islamiyah,menunaikan zakat bisa menghilangkan rasa iri hati dan dengki yang bersemayam di dada para fakir miskin, menunaikan zakat dapat menegakkan kemaslahatan-kemaslahatan umum.