KEWAJIBAN MENCARI ILMU
Hadits-hadits Tarbawi
ةَضْي ِرَف ِمْلِعْلا ُبَلَط مِلْسُم ِِّلُك ىَلَع
Artinya: Menuntut ilmu itu
wajib atas setiap Muslim. ”(HR.
Ibnu Majah no. 224)
PESAN HADITS
Penegasan tentang WAJAR (wajib belajar)
Islam tidak bertentangan dengan ilmu pengetahuan
Umat Islam adalah umat yang terdepan dalam
kemajuan
PENGERTIAN ILMU
PENGETAHUN
“Sejumlah fakta, informasi, kesadaran, dan pemahaman yang diakumulasikan manusia”.
ILMU PENGETAHUAN
Istilah yang kerap digunakan di Indonesia untuk menunjukan pada makna sains dan tekhnologi
PENGERTIAN ILMU
SAINS
Sekumpulan pengetahuan mengenai dunia yang didukung oleh bukti rasional dan empirik
ILMU DALAM ISLAM
Pengetahuan yang didukung oleh bukti-bukti valid baik berupa ayat suci, maupun empiric - rasional
Dengan demikian…
Ilmu dalam Islam memiiki makna universal. Setidaknya
memiliki 2 komponen, yaitu: (1) wahyu Allah mengandung kebenaran absolut. (2) pengetahuan sistematis yang berasal dari observasi, kajian, dan eksperimentasi yang melahirkan berbagai bidang ilmu”
Syeikh Az-Zarnuji:
Perlu diketahui bahwa, kewajiban menuntut ilmu bagi
muslim laki-laki dan perempuan ini tidak untuk sembarang ilmu, tapi terbatas pada ilmu agama, dan ilmu yang
menerangkan cara bertingkah laku atau bermuamalah
dengan sesama manusia. Sehingga ada yang berkata,“Ilmu yang paling utama ialah ilmu Hal. Dan perbuatan yang
paling mulia adalah menjaga perilaku.” Yang dimaksud ilmu hal ialah ilmu agama islam, shalat misalnya.
َع ُالله ىَّلَص ِالله ُل ْوُس َر َلاَق َمَّلَس َو ِهْيَل
َي َلَ : ِغَبْت
ْهَج ىَلَع َنُكْسَي ْنَا ِلِهاَجْلِل َا ِمِلاَعْلِل َلَ َو ِهِل
ْن
ِهِمْلِع ىَلَع َنُكْسَي َّطلا هُا َو َر(
ىِىا َرْب )
Rasulullah SAW bersabda : “Tidak pantas bagi orang yang bodoh itu mendiamkan kebodohannya dan tidak pantas pula orang yang
berilmu mendiamkan ilmunya ” (H.R Ath-Thabrani)
“
مَّلَس َو ِهْيَلَع ُالله ىَّلَص يِبَّىلا َلاَق َع ْنُك :
ًعِمَتْسُم ْوَا اًمِِّلَعَتُم ْوَا اًمِلا اًب ِحُم ْوَا ا
َكِلْهُتَف اًسِماَخ ْنُكَت َلَ َو ِقَهْيَبْلا ُها َو َر (
)
Telah bersabda Rasulullah SAW :”Jadilah engkau orang yang berilmu (pandai) atau orang yang
belajar, atau orang yang mendengarkan ilmu atau yang mencintai ilmu. Dan janganlah engkau menjadi orang yang kelima maka kamu akan celaka (H.R
Baehaqi)
REKOMENDASI HADITS
Alim (ilmuwan) Muta’allim:
pelajar aktif) Mustami’an:
pelajar pasif) Muhibban: cinta
ilmu dan ahlinya) Tidak keempatnya
Jangan jadi yang kelima
ْوُعَضا َوَت َوا ْوُمِِّلَع َوا ْوُمَّلَعَت ْوَلَيَل َو ْمُكْيِمِِّلَعُمِلا
ْمُكْيِمِِّلَعُمِل ا
ْيِىا َرْبَّطلا ُهاو َر ( )
"Belajarlah kamu semua, dan mengajarlah kamu semua, dan hormatilah guru-gurumu, serta berlaku baiklah terhadap orang yang mengajarkanmu." (HR Tabrani).
Setelah perang Badar, contohnya, setidaknya ada 70
musyrik Quraisy yang berhasil ditawan umat Islam. Mereka diperlakukan secara manusiawi, tidak disiksa dengan
semena-mena, dan tidak dicederai kehormatannya. Dalam buku Al-Bidayah wa An-Nihayah karya Ibnu Katsir,
digambarkan Rasulullah SAW memperlakukan tawanannya Rasulullah SAW setuju membebaskan tawanan perang
dengan syarat mengajarkan baca-tulis.
َق ُهْىَع ُالله َي ِض َر ِساَّبَع ُنْبِا ْنَع َلا
ِالله ُل ْوُس َر َلاَق :
َمَّلَس َو ِهْيَلَع ُالله ىَّلَص ِرُي ْنَم :
ِِّقَفُي ا ًرْيَخ ِهِب ُالله ِد ْيِف ُهْه
لَعَّتلااِب ُمْلِعْلا اَمَّىِا َو ِنْيِِّدلا ِم
( ...
ْى ِراَخُبْلا ُها َو َر )
Dari Ibnu Abbas R.A Ia berkata : Rasulullah SAW bersabda : “Barang siapa yang dikehendaki Allah menjadi baik, maka dia akan difahamkan dalam hal agama. Dan sesungguhnya ilmu itu dengan belajar ”(HR. Bukhori)