Peran Majelis Agama Islam Nakhon Si Thammarat Thailand Dalam Pernikahan Beda Agama Perspektif Undang-Undang Hukum Keluarga Thailand
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Jadi menurut peneliti, pertimbangan Hakim Mahkamah Konstitusi dalam Putusan MK No.68/PUU-XII/2014 tentang pernikahan beda agama telah sesuai dengan Hukum Islam dan teori
Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pernikahan beda agama dalam Islam dan khususnya dalam kitab Tafsir Al-Mishbah. Skripsi ini
Pernikahan antara laki-laki muslim dan perempuan musyrik hukumnya adalah haram sebagaimana di dalam surat al- Baqarah ayat 221, dengan kemaslahatan yang kembali
Tanya kepada orang yang membolehkan Perkawinan Beda Agama, Majelis Ulama Indonesia, mengeluarkan suatu fatwa tahun 1980, Perkawinan Beda Agama hukumnya haram,
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif interpretatif yaitu menyajikan data tentang konsep Islam Liberal terhadap nikah beda agama perspektif hukum Islam dan
Dalam hukum ayat-ayat pernikahan beda agama pada QS al-Baqarah ayat 221, Imam Syafi‟I menyimpulkan ayat tersebut larangan bagi laki-laki muslim menikahi wanita
Intinya Komplikasi Hukum Islam menyatakan dengan tegas bahwa pernikahan beda agama tidak boleh dilakukan oleh kaum muslimin di Indonesia.27 Lebih lanjut, Majelis Ulama Indonesia MUI
Berhubungan dengan permasalahan tersebut maka penulis mencoba untuk mengkaji dengan maksimal tentang bagaimana hukum pernikahan beda agama baik menurut syariat agama Islam,