• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN MANAJEMEN RISIKO INDIVIDU (IRISK) BULAN DESEMBER 2021 PT PUPUK KALIMANTAN TIMUR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "LAPORAN MANAJEMEN RISIKO INDIVIDU (IRISK) BULAN DESEMBER 2021 PT PUPUK KALIMANTAN TIMUR"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN MANAJEMEN RISIKO INDIVIDU (IRISK) BULAN DESEMBER 2021

PT PUPUK KALIMANTAN TIMUR

(2)

i

EXECUTIVE SUMMARY

Jumlah risiko yang telah diregister oleh karyawan Organik dalam iRisk selama periode 1 Januari s.d 31 Desember 2021 sebanyak 29.492 risiko. Berikut akumulasi jumlah risiko yang telah teregister di iRisk pada Januari s.d Desember 2021:

Jumlah risiko tersebut apabila diklasifikasikan berdasarkan status risiko adalah sebagai berikut: Risiko dengan status closed 89,13%, risiko dengan status in progress 9,47%, dan risiko dengan status open 1,40% seperti yang tergambar pada grafik di bawah ini,

Pada bulan Desember 2021, Jumlah risiko yang telah teregister dalam iRisk oleh karyawan Organik sebanyak 1.753 risiko dengan status closed sebanyak 1.392 risiko (79,41%), risiko dengan status in progress sebanyak 325 risiko (18,54%), dan risiko dengan status open sebanyak 36 risiko (2,05%), yang ditunjukan pada gambar berikut:

(3)

ii

Kendala yang dihadapi dalam implementasi iRisk, adanya ketidak-konsistenan karyawan dalam pengisian iRisk, kesulitan membuka aplikasi iRisk di jaringan internet dan intranet, aplikasi iRisk sering mengalami down dan belum seluruh karyawan mengetahui cara pengisian iRisk, database user kurang valid sehingga mengurangi minat karyawan untuk mengisi.

Langkah peningkatan yang dilakukan, diantaranya koordinasi dengan IT, melakukan sosialisasi terus menerus kepada karyawan, penerbitan surat pengingat bagi unit kerja yang selama 1 bulan terakhir tidak mengirimkan laporan di iRisk, melakukan update secara manual ke database user, memberikan e-greeting card keaktifan pengisian iRisk ke karyawan dan pemberian reward atas apresiasi pengisi iRisk teraktif. Dan untuk menjaga agar karyawan konsisten melakukan pengisian iRisk, diharapkan agar bisa dimasukan ke dalam KPI rutin mulai tahun 2021. Hal ini diperlukan karena masih 39,49% karyawan belum pernah meregisterkan risiko individunya di iRisk.

(4)

iii

DAFTAR ISI

EXECUTIVE SUMMARY ... i

DAFTAR ISI ... iii

DAFTAR TABEL ... iv

DAFTAR GAMBAR ...v

BAB I LAPORAN MANAJEMEN RISIKO INDIVIDU ... 1

1.1. Analisis Keaktifan Karyawan Dalam Pengisian iRisk ... 1

1.2. Analisis Jumlah Risiko Teridentifikasi ... 7

1.3. Analisis Identifikasi Risiko ... 11

(5)

iv

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Jumlah Karyawan yang mengisi iRisk per Departemen ... 3

Tabel 2. Karyawan Teraktif Periode Desember 2021 ... 6

Tabel 3 Karyawan Pertama Kali Mengisi iRISK ... 6

Tabel 4. Jumlah Risiko per Kompartemen bulan Desember 2021 ... 8

Tabel 5. Jumlah per Departemen bulan Desember 2021 ... 9

Tabel 6. Hasil Analisis Identifikasi Risiko ... 11

(6)

v

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Persentase Karyawan yang sudah pernah mengisi iRisk Desember 2021 ... 1

Gambar 2. Persentase Karyawan yang mengisi iRisk Desember 2021... 1

Gambar 3. Persentase Karyawan yang mengisi iRisk per Direktorat bulan Desember 2021 .. 2

Gambar 4. Persentase Karyawan yang mengisi iRisk per Kompartemen bulan Desember 2021 ... 2

Gambar 5. Persentase Karyawan yang mengisi iRisk per Departemen bulan Desember 2021 4 Gambar 6. Persentase Karyawan yang mengisi iRisk per Departemen bulan Desember 2021 (Lanjutan) ... 5

Gambar 7 Jumlah Risiko di iRisk bulan Januari – Desember 2021 ... 7

Gambar 8. Status Risiko bulan Januari - Desember 2021 ... 7

Gambar 9. Sebaran Jumlah Risiko per Direktorat bulan Desember 2021 ... 8

Gambar 10 Status Risiko Desember 2021 ... 8

(7)

Laporan Manajemen Risiko Individu dan Perkembangan Sistem Informasi Manajemen Risiko Individu (iRisk)| 1

BAB I LAPORAN MANAJEMEN RISIKO INDIVIDU

Hasil analisis Laporan Manajemen Risiko Individu terdiri dalam 3 (tiga) bagian, yaitu analisis keaktifan karyawan dalam mengisi iRisk, analisis jumlah risiko dan analisis risiko yang menjadi perhatian Manajemen.

1.1. Analisis Keaktifan Karyawan Dalam Pengisian iRisk

Dari 1.360 orang karyawan yang terdaftar menjadi pengguna iRisk, sampai dengan bulan Desember 2021, sebanyak 823 karyawan telah meregisterkan risiko individunya dalam iRisk atau sebesar 60,51% dan sebanyak 537 orang belum pernah meregisterkan risiko individunya dalam iRisk atau sebesar 39,49%.

Gambar 1. Persentase Karyawan yang sudah pernah mengisi iRisk Desember 2021

Pada bulan Desember 2021, 149 karyawan atau sebesar 10,96% dari jumlah total karyawan telah meregisterkan risiko individunya ke dalam iRisk, sedangkan 1.211 karyawan atau 89,04% belum meregisterkan risiko individunya.

Gambar 2. Persentase Karyawan yang mengisi iRisk Desember 2021

(8)

Laporan Manajemen Risiko Individu dan Perkembangan Sistem Informasi Manajemen Risiko Individu (iRisk)| 2

1.1.1. Persentase Karyawan Yang Telah Mengisi Irisk Per Direktorat

Berikut pembagian jumlah keseluruhan karyawan yang telah mengisi iRisk per Direktorat.

Dari 1.360 orang karyawan PT Pupuk Kaltim yang wajib mengisi iRisk, jumlah karyawan yang telah mengisi iRisk di masing-masing Direktorat pada 1 s.d. 31 Desember 2021, yaitu:

 Direktorat Utama: dari 66 orang karyawan, yang telah mengisi sebanyak 17 orang.

 Direktorat Operasi & Produksi: dari 1.011 orang karyawan, yang telah mengisi sebanyak 133 orang.

 Direktorat Keuangan & Umum: dari 261 orang karyawan, yang telah mengisi sebanyak 18 orang.

 Non Direktorat: dari 22 orang karyawan, yang telah mengisi sebanyak 1 orang.

Gambar 3. Persentase Karyawan yang mengisi iRisk per Direktorat bulan Desember 2021 1.1.2. Persentase Karyawan Yang Telah Mengisi Irisk Per Kompartemen

Persentase karyawan yang telah mengisi iRisk per Kompartemen ditunjukkan pada gambar di bawah,

Gambar 4. Persentase Karyawan yang mengisi iRisk per Kompartemen bulan Desember 2021

(9)

Laporan Manajemen Risiko Individu dan Perkembangan Sistem Informasi Manajemen Risiko Individu (iRisk)| 3

1.1.3. Karyawan Yang Telah Mengisi Irisk Per Departemen

Jumlah karyawan yang telah mengisi iRisk per departemen Periode 1 s.d. 31 Desember 2021 ditunjukkan pada tabel di bawah,

Tabel 1. Jumlah Karyawan yang mengisi iRisk per Departemen

Departemen Jml Karyawan

Administrasi Korporasi 4

Akuntansi 0

Anggaran 1

Bengkel & Alat Berat 6

Bisnis & Administrasi 0

Board Support 0

Corporate Social Responsibility 2

Komunikasi Korporat 1

Hubungan Investor 0

Hukum 1

Inovasi & Pengembangan Manajemen 2

Inspeksi Teknik 1 6

Inspeksi Teknik 2 1

IT Service & Business Partner PT Pupuk Kaltim 0

Keamanan 0

Keandalan Pabrik 1

Keselamatan & Kesehatan Kerja 4

Keuangan 0

Laboratorium 15

Lingkungan Hidup 1

Logistik Region PT Pupuk Indonesia 1

Manajemen Aset 0

Manufacturing 1

Marketing Business Partner Korporasi 0

Marketing Business Partner Retail 0

Marketing Communication PT Pupuk Indonesia 1

Operasi Pabrik 1A 9

Operasi Pabrik 2 27

Operasi Pabrik 3 3

Operasi Pabrik 4 3

Operasi Pabrik 5 0

Operasi Pabrik 6 / Ex P1 17

Operasi Pabrik 7 1

Pelabuhan & Pengapalan 0

Pelayanan Umum 2

Operation & Maintenance 1 3

Operation & Maintenance 2 6

Rendal Pemeliharaan 1 3

Rendal Pemeliharaan 2 2

Pengadaan Barang 3

(10)

Laporan Manajemen Risiko Individu dan Perkembangan Sistem Informasi Manajemen Risiko Individu (iRisk)| 4

Departemen Jml Karyawan

Pengadaan Jasa 1

Pengawasan Intern 3

Pengembangan Korporat 0

Pengembangan SDM & Organisasi 0

Perencanaan & Evaluasi 0

Perencanaan & Pengendalian Turn Around 1 Perencanaan, Penerimaan & Pergudangan 3

Portofolio Bisnis 0

Proses & Pengelolaan Energi 0

Rekayasa & Konstruksi 0

Remunerasi & Hubungan Industrial 2

Riset 1

Tata Kelola Perusahaan & Manajemen Risiko 7

Teknik & Kontrol Kualitas 2

Sales Region PT Pupuk Indonesia 1

Staf 1

Persentase karyawan yang telah mengisi iRisk per departemen ditunjukkan pada gambar di bawah.

Gambar 5. Persentase Karyawan yang mengisi iRisk per Departemen bulan Desember 2021

(11)

Laporan Manajemen Risiko Individu dan Perkembangan Sistem Informasi Manajemen Risiko Individu (iRisk)| 5 Gambar 6. Persentase Karyawan yang mengisi iRisk per Departemen bulan Desember 2021

(Lanjutan)

(12)

Laporan Manajemen Risiko Individu dan Perkembangan Sistem Informasi Manajemen Risiko Individu (iRisk)| 6

1.1.4. Karyawan Teraktif Periode Desember 2021

Dari 149 orang karyawan yang telah mengisi iRisk selama 1 s.d. 31 Desember 2021 diperoleh 10 orang karyawan yang teraktif, yaitu:

Tabel 2. Karyawan Teraktif Periode Desember 2021

NO NPK Nama Jumlah

Risiko Unit Kerja

1 4993364 Hermansyah 164 Departemen Operasi Pabrik 2

2 4882988 Irsyad 142 Departemen Pengadaan Barang

3 4124104 Alvi Miras Saputra 89 Departemen Operasi Pabrik 2

4 4114041 Luqman Purwadani 85 Departemen Teknik & Kontrol Kualitas 5 4134255 Muh. Al. Mu''min Syu'ara 71 Departemen Operasi Pabrik 2

6 4113974 Roni Tahir 39 Departemen Operasi Pabrik 2

7 4164457 Yova Marsenda Khasmara 36 Departemen Operasi Pabrik 1A 8 4023475 Fahrudin Fani 31 Departemen Operasi Pabrik 6 / Ex P1

9 4083790 Annisa 31 Departemen Laboratorium

10 4083792 Bendy Suhardi 31 Departemen Lingkungan Hidup

1.1.5. Karyawan Pertama Kali Mengisi iRISK

Selama periode 1 s.d. 31 Desember 2021 tidak ada karyawan yang baru pertama kali mengisi iRISK :

Tabel 3 Karyawan Pertama Kali Mengisi iRISK

NO NPK Nama Unit Kerja

1. -- -- --

(13)

Laporan Manajemen Risiko Individu dan Perkembangan Sistem Informasi Manajemen Risiko Individu (iRisk)| 7

1.2. Analisis Jumlah Risiko Teridentifikasi

Akumulasi jumlah risiko yang telah teregister pada iRisk selama periode 1 Januari 2021 s.d 31 Desember 2021 sebanyak 29.492 risiko.

Perbandingan jumlah risiko yang telah teregister pada iRisk per bulannya dari Januari s.d Desember 2021 sebagai berikut,

Gambar 7 Jumlah Risiko di iRisk bulan Januari – Desember 2021

Jumlah risiko bulan Januari – Desember 2021 apabila di klasifikasi berdasarkan status risiko adalah sebagai berikut: risiko dengan status Closed sebesar 89,13%, risiko dengan status In Progress sebesar 9,47% dan risiko dengan status Open sebesar 1,40%.

Gambar 8. Status Risiko bulan Januari - Desember 2021

1.2.1. Jumlah Risiko Per Direktorat

Di Bulan Desember 2021, sebanyak 141 Risiko diidentifikasikan di Direktorat Utama, 1.341 risiko berada di Direktorat Operasi & Produksi, 267 risiko berada di Direktorat Keuangan &

Umum, dan 4 risiko berada di Non Direktorat. Berikut sebaran distribusi risiko per Direktorat:

(14)

Laporan Manajemen Risiko Individu dan Perkembangan Sistem Informasi Manajemen Risiko Individu (iRisk)| 8 Gambar 9. Sebaran Jumlah Risiko per Direktorat bulan Desember 2021

Pada bulan Desember 2021, sebanyak 1.392 risiko (79,41%) telah closed, 325 risiko (18,54%) dengan status in progress dan 36 risiko (2,05%) dengan status open, yang ditunjukan pada gambar berikut :

Gambar 10 Status Risiko Desember 2021

1.2.2. Jumlah Risiko Per Kompartemen

Jumlah risiko per kompartemen di bulan Desember 2021 dapat dilihat pada tabel di bawah, dengan status Closed, Open dan In Progress.

Tabel 4. Jumlah Risiko per Kompartemen bulan Desember 2021

Kompartemen Jml Risiko % Closed % Open % In Progress

Administrasi Keuangan

8 100,00% 0,00% 0,00%

Operasi 1

719 90,68% 3,62% 5,70%

Operasi 2

117 78,63% 5,98% 15,38%

Pemeliharaan

49 95,92% 0,00% 4,08%

Pengembangan

6 16,67% 0,00% 83,33%

Satuan Pengawasan Intern

33 96,97% 3,03% 0,00%

SBU Jasa Pelayanan Pabrik

157 98,73% 0,00% 1,27%

Sekretaris Perusahaan

118 73,73% 0,00% 26,27%

(15)

Laporan Manajemen Risiko Individu dan Perkembangan Sistem Informasi Manajemen Risiko Individu (iRisk)| 9 Kompartemen Jml Risiko % Closed % Open % In Progress

Sumber Daya Manusia

37 75,68% 0,00% 24,32%

Teknik

184 17,39% 0,54% 82,07%

Teknologi

293 77,13% 0,34% 22,53%

Transformasi Bisnis

0 0,00% 0,00% 0,00%

Umum

8 100,00% 0,00% 0,00%

Staf

24 80,00% 0,00% 0,00%

1.2.3. Jumlah Risiko Per Departemen

Jumlah risiko per Departemen di bulan Desember 2021 dapat dilihat pada tabel di bawah, dengan status Closed, Open dan In Progress.

Tabel 5. Jumlah per Departemen bulan Desember 2021

Departemen Jml Risiko % Closed % Open % In Progress

Administrasi Korporasi 17 70,59% 0,00% 29,41%

Anggaran 8 100,00% 0,00% 0,00%

Bengkel & Alat Berat 24 95,83% 0,00% 4,17%

Corporate Social Responsibility 14 100,00% 0,00% 0,00%

Hukum 7 14,29% 0,00% 85,71%

Inovasi & Pengembangan Manajemen 8 50,00% 0,00% 50,00%

Inspeksi Teknik 1 26 34,62% 0,00% 65,38%

Inspeksi Teknik 2 2 100,00% 0,00% 0,00%

Keandalan Pabrik 8 100,00% 0,00% 0,00%

Keselamatan & Kesehatan Kerja 54 92,59% 0,00% 7,41%

Komunikasi Korporat 3 100,00% 0,00% 0,00%

Laboratorium 180 91,67% 0,00% 8,33%

Lingkungan Hidup 31 0,00% 3,23% 96,77%

Logistik Region PT Pupuk Indonesia 14 100,00% 0,00% 0,00%

Manufacturing 8 100,00% 0,00% 0,00%

Marketing Communication PT Pupuk Indonesia 5 0,00% 0,00% 0,00%

Operasi Pabrik 1A 82 74,39% 8,54% 17,07%

Operasi Pabrik 2 554 97,83% 0,00% 2,17%

Operasi Pabrik 3 7 42,86% 0,00% 57,14%

Operasi Pabrik 4 27 100,00% 0,00% 0,00%

Operasi Pabrik 6 / Ex P1 165 66,67% 15,76% 17,58%

Operasi Pabrik 7 1 0,00% 0,00% 0,00%

Operation & Maintenance 1 9 100,00% 0,00% 0,00%

Operation & Maintenance 2 30 96,67% 0,00% 3,33%

Pelayanan Umum 8 100,00% 0,00% 0,00%

Pengadaan Barang 164 11,59% 0,00% 88,41%

Pengadaan Jasa 6 100,00% 0,00% 0,00%

Pengawasan Intern 33 96,97% 3,03% 0,00%

Perencanaan & Pengendalian Turn Around 1 0,00% 0,00% 100,00%

Perencanaan, Penerimaan & Pergudangan 14 50,00% 7,14% 42,86%

Remunerasi & Hubungan Industrial 29 82,76% 0,00% 17,24%

Rendal Pemeliharaan 1 33 96,97% 0,00% 3,03%

(16)

Laporan Manajemen Risiko Individu dan Perkembangan Sistem Informasi Manajemen Risiko Individu (iRisk)| 10

Departemen Jml Risiko % Closed % Open % In Progress

Rendal Pemeliharaan 2 7 100,00% 0,00% 0,00%

Riset 6 16,67% 0,00% 83,33%

Sales Region PT Pupuk Indonesia 1 100,00% 0,00% 0,00%

Tata Kelola Perusahaan & Manajemen Risiko 77 74,03% 0,00% 25,97%

Teknik & Kontrol Kualitas 86 0,00% 0,00% 0,00%

Staf 4 100,00% 0,00% 0,00%

(17)

Laporan Manajemen Risiko Individu dan Perkembangan Sistem Informasi Manajemen Risiko Individu (iRisk)| 11

1.3. Analisis Identifikasi Risiko

Hasil identifikasi risiko melalui iRisk sejak tanggal 1 s.d. 31 Desember 2021 sebanyak 1.753 risiko, terdapat risiko yang dapat menjadi perhatian karena memiliki dampak yang cukup besar bagi Perusahaan dan masih bersifat “open” atau belum ditindaklanjuti. Berikut hasil analisis identifikasi risiko:

Tabel 6. Hasil Analisis Identifikasi Risiko

No Aktivitas pekerjaan Risiko Bidang Keterangan penanganan Pendaftar Risiko Unit Kerja 1. Pemeriksaan Tangki Saat

Ada Program Painting

Debu Sandlast Yaitu Silika Masuk Ke Pernapasan

Produksi Pemakaian Masker Dan Kacamata Safety

4033497,Gilberth Sontanan Biu

Departemen Inspeksi Teknik 1

2. Repair Baut Brake Hoist Boom Yang Patah

Loading Kekapal Curah

Menggunakan Portal 2810-VM Terhambat

Produksi Repair Baut Brake Hoist Boom Yang Patah

4033505,Andi Agus Departemen Operasi Pabrik 6 / Ex P1

3. Perbaikan BSL-1 Yang Tidak Mau Slewing Ke Kanan Dan Ke Kiri

Loading Ke KM. Samudera Sakti Terhambat

Produksi Perbaikan BSL-1 Yang Tidak Mau Slewing Ke Kanan Dan Ke Kiri

4033505,Andi Agus Departemen Operasi Pabrik 6 / Ex P1

4. Diverter Gate 2824VLA Tidak Bisa Switch Dari CCR

Produk Prill Tidak Bisa Ke UBS 5 Produksi Perbaikan Divertergate 2824VLA 4033527,Herman Sulaiman

Departemen Operasi Pabrik 6 / Ex P1

5. Speed Switch C 309 A Di Jumper

Urea Curah Ke BSL 1 Luber Dan Conveyor C 309A Bisa Putus Bila Tidak Dimonitor Ketika Slip

Produksi Buat Notif Penggantian Proximity Speed Switch

4033527,Herman Sulaiman

Departemen Operasi Pabrik 6 / Ex P1

6. Speed Switch 2873V Dijumper Karena Tidal Ada Spare Part Proximity Speed Switch

Stop Conveyor Produk Urea Granul Bila 2874V Trip

Produksi Ganti Proximity Speed Yang Rusak 4033527,Herman Sulaiman

Departemen Operasi Pabrik 6 / Ex P1

7. Mekanikal Seal Pompa Laut Bocor ( P101 A)

Bocor Makin Parah Dan Susah Di Amankan

Produksi Programkan Switch Dan Perbaikan

4033548,Shemley Romalona Nasution

Departemen Operasi Pabrik 1A

(18)

Laporan Manajemen Risiko Individu dan Perkembangan Sistem Informasi Manajemen Risiko Individu (iRisk)| 12 No Aktivitas pekerjaan Risiko Bidang Keterangan penanganan Pendaftar Risiko Unit Kerja 8. Tindaklanjut Temuan

Audit SMP

Sertifikat Tidak Diterbitkan Hukum &

Reputasi

Sedang Ditindaklanjuti Bersama Tim

4063619,Puguh Prasetyo

Departemen Inovasi &

Pengembangan Manajemen 9. Revisi Kebijakan SMAP

ISO 37001

Temuan Audit Internal/Eksternal Hukum &

Reputasi

Sedang Proses Pengesahan 4063619,Puguh Prasetyo

Departemen Inovasi &

Pengembangan Manajemen 10. Melakukan Pembelian

Bahan Kimia Dan Peralatan Dept.

Laboratorium

Kesalahan Penulisan Spesifikasi, Sehingga Bahan Kimia Dan Peralatan Tidak Dapat Digunakan Di Laboratorium

Produksi Melakukan Cros Check Data Stock Opname Untuk Menyakinkan Stock Barang, Dan Cross Check Penulisan Spesifikasi Yang

Dilakukan Oleh Beberapa Personil Utlk Menghindari Kesalahan Spesifikasi Barang

4083790,Annisa Departemen Laboratorium

11. Zoom Meeting Diskusi Matrik RKL RPL Rinci Boiler BB

Keterlambatan Proyek Lingkungan &

K3

Diskusi Dengan Konsultan Penyusun

4083792,Bendy Suhardi

Departemen Lingkungan Hidup 12. Meeting Tindak Lanjut

Dok Lingkungan Karang Kiampau

Keterlambatan Proyek Lingkungan &

K3

Dilakukan Koordinasi Dengan Unit Kerja Terkait

4083792,Bendy Suhardi

Departemen Lingkungan Hidup 13. Man Power Kurang Human Error Di Segala Aktivitas

Pergudangan

Pengadaan Lembur Bagi Yang Mampu 4093855,Kasthalani Departemen Perencanaan, Penerimaan &

Pergudangan 14. User Mengambil Material

Sendiri,

Kehilangan Barang, ( Barang Yang Diambil User Tidak Sesuai Dengan

Pengadaan Menugaskan 1 Orang Untuk Administrasi Gudang

4093862,Rachmad Taufiq

Departemen Perencanaan,

(19)

Laporan Manajemen Risiko Individu dan Perkembangan Sistem Informasi Manajemen Risiko Individu (iRisk)| 13 No Aktivitas pekerjaan Risiko Bidang Keterangan penanganan Pendaftar Risiko Unit Kerja

Yang Ditulis) Penerimaan &

Pergudangan 15. Menjaga Stock Tabung

Gas Acetylene

Keterlambatan Suplay Vendor Pengadaan Rutin Memanggil Vendor Untuk Mengambil Botol Kosong

4093862,Rachmad Taufiq

Departemen Perencanaan, Penerimaan &

Pergudangan 16. Steam Trap E500 Arah

Control Room Bocor

Terjadi Losses Enrgi Steam Produksi Melaporkan Untuk Perbaikan 4113972,Ilham Muchtar

Departemen Operasi Pabrik 1A

17. Line Injeksi Acid Kekolam Besar ( T-2402 ) Keropos

Chemical Akan Tersebar Ke Lingkungan Apabila Terjadi Kebocoran

Produksi Melaporkan Kepada Pihak pipe Shop Untuk Mengganti Line Injeksi Acid Kekolam Besar ( T- 2402 ) Yang Keropos

4113989,George Rolland Samban Rande

Departemen Operasi Pabrik 1A

18. Siskamling SS1 Dan GTG Kabel Tegangan Tinggi Trafo SS1 Sering Tergenang

Produksi Dipasang Sumpump Oleh ABB Dan Listrik Secara Kontinyu Dan Intermittent Dibuang

4114002,Rachmat Fadhilah

Departemen Operasi Pabrik 3 19. Surat Menyurat Hard File Dokumen Tercecer Karena

Ruangan Di Renovasi

Umum Mengusahakan Dokumen Hard File Di Amankan Dengan Baik

4114045,Dewi Maryati Departemen Administrasi Korporasi 20. Menyiapkan Rapat Direksi Rapat Direksi Tumpang Tindih

Dengan Rapat Lainnya

Umum Melakukan Konfirmasi Ulang Atau Mereschedule Beberapa Agenda Yang Masih Bisa Di Jadwal Ulang

4114045,Dewi Maryati Departemen Administrasi Korporasi 21. New Eproc Waktu Evaluasi Lebih Lama

Karena Evaluasi Harus Per Item

Pengadaan Proses Di Tim Eproc 4114068,Fathurrahma n

Departemen Pengadaan Barang 22. Curah Prill Ke UBS 1 Support Motor Tripper 2802VL

Lepas,Tidak Bisa Di Operasikan

Produksi Membuat Notif Dan Menghubungi Listrik

4124122,Gufrana Departemen Operasi Pabrik 6

(20)

Laporan Manajemen Risiko Individu dan Perkembangan Sistem Informasi Manajemen Risiko Individu (iRisk)| 14 No Aktivitas pekerjaan Risiko Bidang Keterangan penanganan Pendaftar Risiko Unit Kerja

/ Ex P1 23. Shipping Out Bagian PP

Dept.OPS P6

AC MCC UBS-5 Panas Produksi Telah Di Buatkan Nomor WR &

Listrik AC Sudah Tersambung , Tinggal Menunggu Program Perbaikan

4124138,Steven Alexander Dosayang

Departemen Operasi Pabrik 6 / Ex P1

24. Bagcode BAG 2 Mesin 3 Rusak

Pengantongan Tidak Memakai Bagcode

Produksi Butuh Instrument Memperbaiki 4124138,Steven Alexander Dosayang

Departemen Operasi Pabrik 6 / Ex P1

25. INJELKSI PO4 PKB Tidak Maksimal(Pompa Dalam Kondisi Kurang Baik)

Tidak Dapat Mencapai Standar KOP Di Analisa LAB

Produksi Masih Menunggu Material Datang

4134255, Muh. Al.

Mu''min Syu'ara

Departemen Operasi Pabrik 2 26. Masih Banyak Pekerja TA

Pabrik 5 Yang Masih Abai Dengan Prokes Terutama Penggunaan Masker Yang Sering Di Lepas

Karena Masih Dalam Masa Pandemi Covid19 Pekerja Beresiko Tertular Covid19

Lingkungan &

K3

Perketat Lagi Pengawasan Dalam Penggunaan Masker Dengan Cara Yg Benar Dan Sosialisasikan Terkait Bahaya Covid19

4134285,Satrianto Departemen Keselamatan &

Kesehatan Kerja

27. Persiapan Asesmen GCG 2021 Berdasarkan SK-16

Pemenuhan Kebutuhan Data Tidak Mencapai 100%

Hukum &

Reputasi

Menerbitkan Surat Pengingat Dan Klinikal Secara Langsung Kepada PIC Terkait

4144289,Putri Revinala

Departemen Tata Kelola Perusahaan &

Manajemen Risiko 28. Menindaklanjuti Likuidasi

PEN Agar Clear And Clean

Likuidasi PEN Dan BUMP Tidak Dapat Diselesaikan Secara Clear And Clean

Hukum &

Reputasi

PKT Terlebih Dahulu Memeriksa Dan Memastikan Bahwa

Dokumen Yang Ada Cukup Untuk Memproses Likuidasi BUMP

4144309,Titis Restuning Kartika

Departemen Hukum

29. Menindaklanjuti Likuidasi PEN Agar Clear And Clean

Dokumen Terkait Utang Piutang PEN Dan BUMP Tidak Lengkap

Hukum &

Reputasi

Berupaya Menghubungi Ex-Dirut PEN Untuk Mengetahui Historis Utang Piutang PEN, BUMP Dan

4144309,Titis Restuning Kartika

Departemen Hukum

(21)

Laporan Manajemen Risiko Individu dan Perkembangan Sistem Informasi Manajemen Risiko Individu (iRisk)| 15 No Aktivitas pekerjaan Risiko Bidang Keterangan penanganan Pendaftar Risiko Unit Kerja

Petani. Sekaligus Menawarkan Agar Bersedia Mendampingi Likuidator PEN Dan BUMP 30. Pelaksanaan Likuidasi

PPPB Berjalan Tepat Waktu, Dengan Target Desember 2021 Selesai.

Proses Penghapusan NPWP Dan Pencabutan PKP Belum Selesai

Hukum &

Reputasi

Proses Pembubaran PPPB Tetap Berjalan Dengan Menandatangani KPS LPJ Likuidator, Sedangkan Untuk Pengurusan Penghapusan NPWP Dan Pencabutan PKP, Pemegang Saham PPPB Akan Menunjuk Ex-Likuidator Sebagai Wakil Yang Melakukan

Pengurusan Pending Item Dalam Proses Penghapusan NPWP Dan Pencabutan PKP

4144309,Titis Restuning Kartika

Departemen Hukum

31. Reviu Draf Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat PKT - PTPN XIII Terkait

Rencana Pengambilalihan Saham Di Kalianusa

Dekom Danpemegang Saham PKT Belum Menyetujui

Pengambilalihan Saham Di Kalianusa

Hukum &

Reputasi

Dalam Perjanjian Tersebut Diatur Syarat Bahwa Pelaksanaan Akuisisi Baru Dapat Dilakukan Setelah Masing-Masing Pihak Memperoleh Persetujuan Di Internalnya Sesuai Ketentuan Anggaran Dasarnya Masing- Masing

4144309,Titis Restuning Kartika

Departemen Hukum

32. Pembuatan RTM 2022 Perusahaan

RTM Terbit Terlambat Manajemen Risiko

Berkordinasi Dengan Pic Terkait 4144320,Sasmita Nugraha

Departemen Tata Kelola Perusahaan &

Manajemen Risiko

(22)

Laporan Manajemen Risiko Individu dan Perkembangan Sistem Informasi Manajemen Risiko Individu (iRisk)| 16 No Aktivitas pekerjaan Risiko Bidang Keterangan penanganan Pendaftar Risiko Unit Kerja 33. AC MCC Panel 1 Panas MCC Bisa Trip Dan Mengganggu

Operasional

Produksi Sudah Di Service, Sementara 1 Unit AC Dibawa Untuk Di Repair

4144361,Erwin Nor Afandi

Departemen Operasi Pabrik 6 / Ex P1

34. Penyelesaian Pemilahan Dokumen Di Kantor Perwakilan Pemasaran Makassar

Pemusnahan Dilakukan Sendiri Tanpa Koordinasi Dengan Pihak- Pihak Yang Berwenang

Pemasaran Sebaiknya Agar Berkoordinasi Dengan Pihak Terkait Sebelum Melakukan Pemusnahan.

4154405,Novy Elshaday Hutapea

Departemen Administrasi Korporasi 35. Normal Operasi Terganggunya Operasional Stg-2 Produksi Melaporkan Kepada Atasan Atau

Yg Berwenang Untuk Segera Mengecek Flange Orifice D/S XV- 6722 Leak Out Karena Tidak Ada Yg Standby

4164469,Imam Noor Departemen Operasi Pabrik 6 / Ex P1

36. Produk Line 2822-V Pipa Air WWT Di Tail Pulley Bocor , Mengenai Belt Conveyor

Produksi Telah Di Buatkan Nomor WR 4164485,Khairil Akhyar

Departemen Operasi Pabrik 6 / Ex P1

37. Logsheet Area Compressor

Kegagalan Operasi Akibat Line Steam Inlet TS-0431 Leaks Out

Produksi Perlu Perbaikan Oleh Pihak Terkait Pada Saat Shutdown

4184604,Galuh Arya Ramdani

Departemen Operasi Pabrik 1a

38. Logsheet Area Compressor

Korosi Pipa Venting Inlet Steam Ts-0411

Produksi Perlu Perbaikan Oleh Pihak Terkait

4184604,Galuh Arya Ramdani

Departemen Operasi Pabrik 1a

39. Operasional WWT Utility- Amonia P1A (Line Acid Injection Menetes Pada Dinding Kolam)

Mengotori Lingkungan Oleh Limbah B3

Lingkungan &

K3

Perlu Diperbaiki Oleh Pihak Terkait

4184604,Galuh Arya Ramdani

Departemen Operasi Pabrik 1A

40. Program TA Pabrik 5 Dan Pabrik 7

Kejatuhan Benda Kerja, Terkena Panas Dari Pengelasan, Terpleset, Terjepit, Terhirup Gas Beracun

Produksi Menggunakan APD Yang Lengkap 4214641,Ferdy Radian Pabaru

Departemen Inspeksi Teknik 1

(23)

Laporan Manajemen Risiko Individu dan Perkembangan Sistem Informasi Manajemen Risiko Individu (iRisk)| 17 No Aktivitas pekerjaan Risiko Bidang Keterangan penanganan Pendaftar Risiko Unit Kerja

Dan Terjatuh Dari Ketinggian 41. Produksi Dermacide 20kg

Untuk Kalianusa

Gagal Produksi Pengembangan

& Diversifikasi Usaha

Produksi Sesuai SOP 4872793,Muhammad Yamani

Departemen Riset

42. Line Outlet 318-C BOCOR Kehilangan Tekanan Produksi Tunggu Kesempatan Direpair Pasang Box

4872873,Supiran Departemen Operasi Pabrik 2 43. Penyiapan Aplikasi eKPI Konten KPI Berpotensi Jadi

Temuan Audit Karena Tidak Terdapat Pernyataan Aspek Balance Score Card

Sumber Daya Manusia

Menambahkan Penanda Aspek Balance Score Card Pada Aplikasi eKPI

4983329,Masud Departemen Remunerasi &

Hubungan Industrial 44. Pompa 18-P303 A Rusak Pompa CW Tdk Ada Yang Stand

By

Produksi Spare Sedang Di Belikan 4993409,Parjono Departemen Operasi Pabrik 6 / Ex P1

45. Line IA Samping UBS 1 Bocor

Supply IA Ke Storage Turun Produksi Sedang Di Carikan Penggantian Line

4993409,Parjono Departemen Operasi Pabrik 6 / Ex P1

Dari hasil analisis identifikasi risiko tersebut, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar risiko yang teridentifikasi oleh karyawan adalah bidang Produksi, Hukum & Reputasi, Lingkungan & K3, Pengadaan, Umum, Manajemen Risiko, Pemasaran, Pengembangan & Diversifikasi Usaha, dan Sumber Daya Manusia. Risiko-risiko ini dapat membahayakan karyawan sebagai aset Perusahaan maupun dapat mempengaruhi pencapaian sasaran Perusahaan. Oleh karena itu, perlu adanya upaya penanganan risiko dari para pemangku kepentingan agar aktivitas pekerjaan dapat berjalan dengan baik dan aman. Untuk risiko-risiko terkait K3 akan dilaporkan secara tersendiri kepada Dept. K3 untuk dibahas dalam Rapat P2K3.

Referensi

Dokumen terkait

Cipta Kridatama site kaltim Batu Manunggal belum sepenuhnya sesuai dengan prosedur PR-00- SHE-025 Identifikasi Bahaya, Penilaian dan Pengendalian Risiko K3L karena dalam

1 Penyajian Laporan Keuangan Publikasi pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 di atas disusun berdasarkan Laporan Keuangan PT Bank

Informasi keuangan konsolidasian di atas diambil dari laporan keuangan konsolidasian PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ("Bank") dan Entitas Anaknya tanggal 31

C3/ Tinggi C2/ Moderat Untuk menjaga keberlangsungan usahanya maka PT Haleyora Power mengembangkan usahanya kepada usaha non captive. Hal ini dikarenakan selain market

RRI Sungailiat Bangka Belitung.Senin,6 Desember 2021 ,Dialog Interaktif Ruang Pustaka Live di Pro 1 RRI Sungailiat Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.. Acara Siaran KEPALA

Dari identifikasi permasalahan yang telah dilakukan, didapatkan permasalahan yang ingin diselesaikan pada penelitian tugas akhir ini adalah bagaimana

Penyajian Laporan Keuangan Publikasi per 31 Maret 2021 dan 31 Maret 2020 tidak diaudit sedangkan untuk periode yang berakhir tanggal 31 Desember 2020 telah diaudit oleh Kantor

Hasil penelitian ini berupa skor analisis postur kerja beserta perbaikan dalam upaya mengurangi risiko terpaparnya penyakit akibat kerja.Dengan menggunakan metode REBA didapat skor