• Tidak ada hasil yang ditemukan

RIP UPJ RENCANA INDUK PENGEMBANGAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RIP UPJ RENCANA INDUK PENGEMBANGAN"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

RIP UPJ

RENCANA INDUK PENGEMBANGAN

2015-2035

Universitas Pembangunan Jaya

(2)

TIM PENYUSUN

Pelindung:

Edmund Sutisna Leenawaty Limantara

Ketua:

Elisabeth Rukmini Anggota:

Syaiful Arifin Agustinus Agus Setiawan

Eddy Yusuf Gita Soerjoatmadjo Clara Evi Citraningtyas

Okky Dharmosetio Sutopo Kristanto

Frans S. Sunito Endang Wahyuningsih

Fasya Syifa Mutma Anggota komunitas Bintaro Tokoh masyarakat dan asosiasi

Tangerang Selatan, Juli 2021 .

(3)

KATA PENGANTAR

Syukur berlimpah ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa kami haturkan. Universitas Pembangunan Jaya pada tahun 2021 ini memasuki usia sepuluh tahun. Satu dasawarsa yang penuh dengan perjuangan telah menempatkan UPJ dalam posisi 100 universitas terbaik di Indonesia. Jangka panjang berikutnya kita tetapkan langkah menuju jajaran kampus terbaik di negara ini.

Dalam masa yang sulit bagi seluruh dunia karena pandemi COVID-19, UPJ masih dapat berdiri tegak dengan dukungan seluruh pengampu dari Yayasan Pendidikan Jaya, PT Pembangunan Jaya, beserta seluruh keluarga UPJ. Masa sulit ini juga telah melahirkan disrupsi bagi pendidikan tinggi di Indonesia.

Perubahan yang masif pada kemendadakan ke arah pembelajaran daring memaksa seluruh pihak di perguruan tinggi untuk berubah. Teknologi maju sangat pesat terutama justru karena desakan kondisi saat ini. Oleh karena itu, UPJ merasa perlu meninjau kembali Rencana Induk Pengembangan UPJ 2015-2025 yang telah dibuat dan diterapkan sejak 2015. Perubahan yang sifatnya pengayaan dan pendalaman terdapat dalam dokumen ini.

Terima kasih untuk tim penyusun dokumen RIP UPJ 2015-2035 Edisi II ini; dengan selesainya dokumen ini semoga UPJ mampu lebih mantap melangkah secara strategis menuju keunggulan komparatif sebagai Kampus Urban di Indonesia.

Selamat menjalani jejak langkah ke depan. Semoga berkat Tuhan Yang Maha Kasih melingkupi kita semua.

Salam,

(4)

4

RINGKASAN EKSEKUTIF

Rencana Induk Pengembangan (RIP) adalah sebuah perencanaan yang menitik beratkan uraian kebijakan institusi. Rencana tersebut memiliki tujuan jangka panjang, jangka menengah dan jangka pendek, serta mempunyai ruang lingkup yang luas. RIP UPJ 2015-2035, merupakan kesatuan yang menjadi acuan dan tidak terpisahkan dengan Rencana Strategis lima tahunan dan Rencana Operasional tahunan UPJ.

RIP UPJ 2015-2035 pertama kali ditetapkan pada November 2015 dengan SK Nomor 012/SK-PRE/UPJ/11.15. Kejadian luar biasa karena pandemi COVID-19 pada tahun 2020-2021 yang dialami seluruh dunia, secara langsung maupun tidak langsung berdampak nyata pada dinamika universitas. Disrupsi teknologi yang pesat sejak tahun 2015 semakin pesat justru karena peristiwa pandemi. Kedua faktor nyata itu diprediksi oleh berbagai pihak, pakar bidang ekonomi, pendidikan, sosial, teknologi, dan kemanusiaan; akan berdampak pada perkembangan dunia pendidikan tinggi di masa depan. Oleh karena itu, UPJ menempatkan pemikiran ke depan ini dalam ruang perubahan dinamis untuk meninjau ulang RIP UPJ. Melalui diskusi intensif, analisis dan pembelajaran berbagai pihak, turunan nyata tinjauan ulang RIP dituliskan dalam dokumen ini.

Terdapat dua pembaruan dalam RIP UPJ 2015-2035 edisi kedua ini. Perubahan yang paling mendasar adalah cara pandang RIP UPJ 2015-2035 sebagai bauran strategi laut merah dan laut biru. RIP UPJ telah memiliki strategi laut biru yaitu diferensiasi untuk menciptakan ceruk pasar yang khas dan unik. Unggulan pada Kajian Urban dengan kekuatan dukungan Kelompok Usaha Jaya merupakan strategi laut biru yang tidak dimiliki oleh perguruan tinggi lainnya. Oleh karenanya menyadari strategi laut biru ini sebagai kekuatan RIP menjadi bagian yang krusial. Bagian penambahan berpikir masa depan dalam kerangka generasi selanjutnya, maka RIP edisi II ini memasukkan narasi berpikir tentang Generasi Alfa. Dalam RIP edisi II, strategi laut biru memikirkan Gen Alfa yang lahir setelah 2010, merupakan strategi berpikir masa depan. UPJ hendak menjadi perguruan tinggi yang pada tahun 2028-2029 siap menerima Gen Alfa. Menjelang saat tersebut, sejak kini dalam fase tahapan 2020-2025, subjek mengenai Gen Alfa dipelajari sebagai materi riset para dosen periset di UPJ.

Selanjutnya, RIP UPJ 2015-2035 Edisi II mencantumkan pembahasan ringkas mengenai strategi utama pada keunggulan komparatif melalui penguatan pusat unggulan universitas. Peta strategi kemudian diturunkan dalam fase strategi lima tahunan. Pada bagian akhir, RIP edisi II ini menambahkan enam langkah pedoman penurunan RIP ke dalam fase-fase lima tahunan rencana strategis (renstra).

(5)

TABLE OF CONTENTS

01 02 03 04

JAYA & MANUSIANYA VISI & MISI UPJ PETA RIP DARI RIP KE RENSTRA

(6)

JAYA & MANUSIANYA

JAYA & MANUSIANYA

01

(7)

JAYA & MANUSIANYA

PT PEMBANGUNAN JAYA

Berdiri sejak 3 September 1961, PT Pembangunan Jaya kini memasuki enam decade usianya. Berawal dari kemitraan antara pemerintah provinsi DKI dengan pemegang saham swasta dengan tujuan membantu pemerintah provinsi DKI membangun sarana dan prasarana di DKI, kini Jaya telah bertumbuh dalam 4 bidang usaha utama yaitu Properti, Rekreasi, Konstruksi dan Konsultan. Jaya berkontribusi sosial melalui 3 yayasan dan satu dana pensiun dalam bidang Media, Olahraga, Beasiswa Pendidikan, Kesejahteraan Pensiunan Pegawai dan Pendidikan.

(8)

NILAI-NILAI JAYA DAN UNIVERSITAS PEMBANGUNAN JAYA

01: DISIPLIN, DORONGAN BERPRESTASI Teguh & taat pada tujuan, strategi

& kebijakan. Memiliki GRIT (passion & ketekunan jangka panjang) dalam mewujudkan impian.

02: MOTIVASI Melakukan suatu pekerjaan dilandasi minat dan kesungguhan untuk mencapai hasil terbaik

INTEGRITY

04: KOMITMEN

Dapat diandalkan dan bertanggung jawab, teguh dalam memenuhi panggilan tugas dan tujuan

05: ADIL

Bertindak adil dan bermartabat 03: INTEGRITAS

Bersikap jujur, menjunjung tinggi etika dan moraL

PROFESSIONAL

ENTREPRENEURSHIP MOTTO UPJ

NILAI-NILAI JAYA

(9)

VISI & STRATEGI UTAMA UPJ

VISI UPJ & STRATEGI UTAMA

02

(10)

PROFIL UNIVERSITAS PEMBANGUNAN JAYA

Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) merupakan perguruan tinggi swasta di Bintaro, Tangerang Selatan. UPJ berdiri tahun 2011 (Ijin Operasional, SK Menteri Dikbud Nomor 38/D/O/2011, 25 Februari 2011 dan didukung oleh Kelompok Usaha Pembangunan Jaya.

Kelompok Usaha Pembangunan Jaya (Jaya Group) memiliki 17 usaha dalam bidang properti, manufaktur, konsultan manajemen, konsultan desain, kontraktor, pariwisata/rekreasi, trading, mekanikal & elektrikal dan pendidikan. Jaya Group berdiri tahun 1961, sehingga rekam jejaknya dalam mengelola sektor usaha telah terbukti baik dan beritikad untuk mengabdikan sebagian dari kegiatan usaha induknya bagi pembangunan SDM Indonesia yang lebih berkualitas. Itikad ini, telah diwujudkan dengan mendirikan Yayasan Pendidikan Jaya (YPJ) sejak 3 September 1991. YPJ menaungi penyelenggaraan pendidikan dari TK, pendidikan dasar dan menengah hingga perguruan tinggi.

Sejarah mula penyelenggaraan pendidikan tinggi, UPJ menempati sebuah ruko di kawasan Bintaro Jaya. Dengan komitmen Jaya, terjadi perkembangan kampus dan jumlah mahasiswa, sehingga UPJ dapat menempati kampus baru sejak Juni 2015. Komitmen Jaya dan YPJ dalam mendukung UPJ ditunjukkan dengan lahan kampus seluas 15 hektar yang dialokasikan untuk pengembangan UPJ hingga 20 tahun mendatang.

Capaian kinerja UPJ yang terus meningkat terbukti dengan masuknya UPJ sebagai universitas termuda dalam peringkat 100 terbaik PT di Indonesia (tahun 2020, UPJ peringkat 92, melonjak dari 1932 di tahun 2015). Capaian Akreditasi Perguruan Tinggi peringkat B diperoleh UPJ tahun 2018. Dengan semangat pembaruan ini, UPJ bertekad menjadi yang terbaik dengan konsentrasi Kajian Urban (Urban Studies).

(11)

PROFIL UNIVERSITAS PEMBANGUNAN JAYA (2021)

2011: Berdiri. Satu dasawarsa (10 tahun) kontribusi manusia Jaya bagi bangsa Indonesia

2020: Masuk deretan 100 Besar Perguruan Tinggi Terbaik. UPJ jadi yang Termuda.

2021: 60 tahun grup Jaya, 17 perusahaan menaungi UPJ, kontribusi bagi

pengembangan SDM Indonesia

15 hektar: lokasi kampus di Bintaro Jaya.

2015-2020: lonjakan peringkat dari 1932 ke 92. APT B (2018)

Dukungan sepenuhnya Jaya untuk MBKM: magang,

proyek mandiri, penelitian,

kewirausahaan.

(12)

12

VISI, NILAI-NILAI, KEUNGGULAN KOMPARATIF UPJ

Jaya Soft Skills Development Program, JSDP

Jaya Launch Pad, JLP

“Menjadi universitas yang unggul dalam memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dan membentuk Manusia Jaya sebagai

pembelajar seumur hidup, yang bermartabat,

berwawasan luas, berdaya saing tinggi, peduli lingkungan dan pelopor kesejahteraan.

Urban Lifestyles

Urban Development:

Center for Urban Studies (CUS)

Liberal Arts, Sustainability, Entrepreneurship

(LSE) NILAI-NILAI JAYA &

MOTTO UPJ

KEUNGGULAN KOMPARATIF UPJ

VISI UPJ

(13)

JAYA & MANUSIANYA

PETA RIP

03

(14)

KONDISI EKSTERNAL

Lingkungan makro pendidikan nasional hingga akhir tahun 2020 mengalami kemajuan pesat di bawah kepemimpinan Menteri Nadiem Makarim. Laporan kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2020) menyebutkan realisasi indeks efektivitas pengelolaan dana alokasi khusus bidang pendidikan dan kebudayaan mencapai 90,70% jauh di atas target. Capaian kinerja secara keseluruhan 92% dalam tahun yang relatif sulit bagi seluruh bangsa atas terjadinya pandemi COVID-19. Dengan tata Kelola sektor pendidikan yang meningkat pesat, maka lingkungan makro secara politik dan kebijakan bidang pendidikan tinggi jelas mendukung perkembangan perguruan tinggi secara kondusif. Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) telah mendorong kampus untuk terlibat dalam kontribusi nyata mengembangkan SDM yang semakin siap kerja. Kebijakan MBKM dalam aspek perkembangan iptek secara langsung mendekatkan dunia pendidikan tinggi dengan dunia usaha dan industri (DUDI).

Lingkungan makro secara ekonomi mempengaruhi pula daya beli masyarakat. Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan terjadi penurunan daya beli masyarakat Indonesia di tahun 2020. Untuk hal yang pokok, tercermin dari tingkat konsumsi rumah tangga yang - 2,63% selama tahun 2020. Pertumbuhan ekonomi tahun 2020 secara keseluruhan 2,07%. Turunnya daya beli masyarakat, tentu juga berpengaruh pada intensi memasuki pendidikan tinggi. Bagi perguruan tinggi swasta, hal ini berarti penurunan angka mahasiswa baru untuk tahun ajaran 2020/2021 dan kemungkinan belum kembali normal pada tahun akademik berikutnya. Dampaknya, pemasukan bagi PT berkurang.

Lingkungan makro terkait sosial, terlihat konsentrasi pemerintah dan masyarakat pada penanggulangan pandemi COVID-19. Seluruh daya dan upaya dikonsentrasikan pada masalah ini. Secara sosial, aspek pembatasan pertemuan dalam kelompok besar memberikan dampak signifikan pada kampus. Mahasiswa dan dosen bekerja dari rumah untuk menempuh seluruh pembelajaran secara daring.

Dampak positif dari hal ini adalah perkembangan pesat e-learning. Dengan demikian terbentuk kebiasaan baru yang sangat mungkin di masa pasca pandemi terus berlanjut dan membuka peluang baru.

(15)

KONDISI EKSTERNAL

Lingkungan mikro di tingkat lokal bila dilihat secara jeli, 95% mahasiswa berasal dari Kawasan Tangerang Selatan, Tangerang, dan Jakarta. Hal ini dapat menunjukkan kekuatan sekaligus tantangan. Kekuatan letak Kampus UPJ di kawasan pemukiman, menjanjikan kenyamanan bagi mahasiswa dan orang tua mahasiswa untuk menempuh pendidikan tinggi. Sebagai tantangan, Kawasan Bintaro yang berdekatan dengan Jakarta Selatan dan BSD berarti menjadikan UPJ berada di tengah kompetitor PT unggul di Jakarta dan Tangerang Selatan lainnya. Lingkungan mikro ini juga menjadi tantangan dalam sumber calon mahasiswa. Persaingan tajam antar PTS di Tangerang Selatan dengan pengalaman yang lebih panjang menjadikan tantangan bagi UPJ untuk mendapatkan sumber calon mahasiswa.

Perkembangan Kawasan Bintaro untuk hunian kelas menengah dan atas tentu suatu perkembangan yang baik namun juga tantangan yang keras untuk UPJ. Di masa mendatang perkembangan UPJ dengan produk-produk unggulan tertentu menyasar pasar sekitar di Bintaro menjadi krusial.

Lingkungan mikro mencakup pula aspek pengguna lulusan. Keunggulan UPJ dengan jejaring Kelompok Usaha Pembangunan Jaya, merupakan kekuatan link and match dengan DUDI. Meskipun demikian dengan usia yang masih muda dan kompetitor lulusan PT lain yang lebih senior, menjadikan titik kelemahan UPJ. Untuk itu perlu komitmen bersama meningkatkan mutu lulusan UPJ dan menyerapnya sebaga tenaga kerja Jaya.

Lingkungan mikro dalam aspek sumber calon dosen bagi UPJ juga merupakan kekuatan sekaligus tantangan. Dalam hal kekuatan, dosen UPJ mayoritas berusia muda. Namun sebagai tantangan, dalam usia muda bukti kinerja tri dharma belum terbilang unggul, ruang untuk tumbuh masih terbuka. Sementara itu untuk menemukan calon dosen yang telah doktor dengan jenjang akademik Lektor ataupun Lektor Kepala adalah tantangan bagi UPJ. Di masa mendatang, diperlukan terobosan dalam hal capacity building dosen muda yang masih S2 dan terobosan dalam rekrutmen doktor dengan jenjang akademik L dan LK.

(16)

VISI & STRATEGI UTAMA UPJ

Pusat unggulan universitas (PUU) adalah upaya khas universitas untuk membumikan bidang keilmuan yang relevan dan berdampak bagi manusia di dalamnya dan jejaringnya. Dalam keterkaitan Visi UPJ bagi memajukan IPTEK maka PUU adalah wajah utama produk/output akademik yang dengan outcome dan dampak bagi pembentukan manusia Jaya. Kekhasan sekaligus keunggulan yang hendak dikembangkan UPJ adalah Urban Studies. Di dalamnya terkandung bidang-bidang multidisipliner terkait kajian urban: gaya hidup, pengembangan Kawasan, infrakstruktur, lingkungan, komunitas. Enam PUU akan dikembangkan dalam warna Urban Studies dengan berpegang pada nilai-nilai Jaya & manusia Jaya. Strategi pengembangan sesuai dengan analisis keunggulan PUU:

Center for Urban Studies (CUS), Jaya Center for Advance Learning (JCAL), Liberal arts, Sustainability &

Entrepreneurship (LSE), Jaya Launch Pad (JLP), Jaya Soft Skills Development Program (JSDP), dan Jaya Sport Science

& Management (JSM).

STRATEGI UTAMA UPJ

2015-2035

Keunggulan komparatif: 6 Pusat

Unggulan UPJ

(17)

PETA RENCANA INDUK PENGEMBANGAN UPJ 2015-2035

CREATE FOUNDATION Pendirian UPJ dan

penanaman tonggak GUG WITH STRONG

POSITIONING POINTS

CoE URBAN LIFESTYLE &

URBAN DEVELOPMENT Center of Excellence

Technology & Design Based Campus

Strong Partnership with

UNIVERSITY OF CHOICE Business Diversity & Expansion

TOP UNIVERSITY IN URBAN STUDY Research University Regional Recognition &

Award

2011-2014

2020-2025

2015-2020

2025-2030

2030-2035

(18)

PETA JALAN STRATEGI UPJ

RED OCEAN STRATEGY

2020- 2025 2025- 2030

2030- 2035

(19)

PETA JALAN STRATEGI UPJ

BLUE OCEAN STRATEGY

2020- 2025

2025- 2030 2030- 2035

(20)

PETA JALAN STRATEGI UPJ

2020- 2025 2025- 2030

2030- 2035

2020- 2025

2025- 2030 2030- 2035

(21)

PETA JALAN STRATEGI UPJ

Secara ringkas, peta jalan strategi UPJ dapat dicapai dengan strategi laut biru dan sedikit strategi laut merah. Ciri-ciri strategi laut biru:

tidak berkompetisi, melainkan menciptakan peluang yang belum menjadi lahan persaingan, sehingga membuat kompetisi tidak lagi penting. Strategi laut biru ini menangkap kebutuhan baru yang sedang ada dan akan ada (future thinking). Syarat keberlangsungan strategi laut biru terletak pada kemampuan UPJ untuk menyelaraskan sistem, aktivitas, daya; dalam upaya mencapai diferensiasi melalui keunggulan yang unik. Sementara itu, dalam tuntutan dunia pendidikan tinggi dengan alur standar mutu tertentu, termasuk kompetisi dengan perguruan tinggi lainnya, UPJ perlu terjun pula dengan kriteria umum yang diakui oleh pemerintah dan dunia. Oleh karenanya, mutu universitas dan warga akademik di dalamnya paling minimal mencapai standar tersebut. Dalam hal ini perlu disadari, UPJ memerlukan energy dan biaya untuk menyelaraskan dirinya dengan standar umum nasional dan dunia tersebut.

Fase pertumbuhan UPJ menjadi penguatan keunggulan sampai pada universitas rujukan dalam Kajian Urban adalah periode panjang perbauruan strategi laut merah dan biru. Terobosan-terobosan dalam tiap fase perlu direfleksikan dan diiringi dengan aksi yang lebih mendewasakan pilihan strategi laut biru. Tuntutan bagi UPJ untuk unggul tentu membutuhkan syarat minimum keunggulan tersebut tercermin dalam tiap warganya. Kemudian, pengenalan akan keunggulan ini perlu dikemukakan, sehingga strategi diferensiasi tidak hanya berkubang dalam kampus internal. Secara eksternal, strategi diferensiasi ini ditembuskan dalam upaya branding, memperkenalkan kepada komunitas, jejaring, nasional dan dunia agar keunikan sungguh nyata dan menemui capaian rujukan pada akhir fase Rencana Induk Pengembangan Universitas Pembangunan Jaya ini.

(22)

DARI RIP KE RENSTRA

DARI RIP KE RENSTRA

04

(23)

Rencana Induk Pengembangan (RIP) UPJ telah dibahas terdiri dari fase lima tahunan sejak 2015 hingga 2035. Secara ringkas periode jangka panjang itu dapat dibagi menjadi empat fase rencana strategis (renstra). Bagian ini secara ringkas memaparkan enam langkah dalam menyusun renstra tiap tahap.

Perkembangan dunia yang dinamis perlu diikuti sesuai Renstra tiap tahap. Secara terus-menerus monitoring terhadap capaian UPJ dalam tiap tahun menjadi agregat capaian tiap tahap. Refleksi capaian tiap tahap ini dilakukan oleh pimpinan UPJ bersama

DARI RIP KE RENSTRA

(24)

24

DARI RIP KE RENCANA STRATEGIS

4 INDIKATOR KINERJA Kriteria melahirkan indikator kinerja.

Patokan indikator kinerja bisa jadi merupakan bagian dari indikator kinerja pemerintah dan kriteria lainnya yang objektif. Indikator ini dapat tersusun menjadi Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Penunjang (IKP).

5 PROGRAM STRATEGIS Program kerja strategis ditetapkan untuk mencapai IKU dan IKP. Program kerja strategis adalah aktivitas yang dapat mengungkit beberapa IKP dan IKU sekaligus;

seringkali dibutuhkan alokasi energi dan biaya yang cukup tinggi. Oleh karenanya program strategis perlu dipetakan dalam

6 INDIKATOR UNIT & PERSONAL Peta program strategis yang baik dapat tersebar ke unit hingga personal sehingga penentuan indikator kinerja unit dan personal akan terdorong. Dengan demikian, renstra dapat dihidupi oleh segenal warga UPJ.

1 FASE RIP

Taat pada proses, salah satu ciri utama Manusia Jaya. Fase RIP lima tahunan menjadi landasan penentuan Renstra fase tersebut.

2 ANALISIS SWOT

Setiap fase bersifat dinamis, oleh karenanya diperlukan analisis SWOT setiap tahun.

Dalam analisis ini termuat analisis capaian UPJ sebagai milstone kinerja universitas.

3 KRITERIA Menentukan kriteria yang menjadi landasan objektif atas capaian yang direncanakan dalam renstra. Seperti halnya fase waktu yang dinamis, kriteria capaian pun sifatnya dinamis. Oleh karenanya, UPJ perlu peka terhadap perubahan.

(25)

PENUTUP

Rencana Induk Pengembangan (RIP) Universitas Pembangunan Jaya 2015-2035, Edisi II ini adalah sebuah perencanaan jangka panjang yang disesuaikan dengan dinamika perkembangan zaman. RIP ini hendaknya menjadi pedoman segenap unit-unit di bawah UPJ untuk diwujudnyatakan melalui tahapan lima tahunan perencanaan strategis. Dengan visi, misi, tujuan disertai landasan pokok nilai-nilai Manusia Jaya, RIP akan mewujud nyata melalui langkah-langkah yang bersetia pada pedoman. RIP yang turun dalam Renstra, kemudian menjadi landasan gerak operasional Kampus UPJ dari waktu ke waktu. Kawalan segenap pihak dari monitoring dan evaluasi program kerja strategis, program operasional, menuju pada indikator-indikator tahapan renstra pada gilirannya kita yakini dapat mencapai cita-cita bersama UPJ dalam RIP ini.

Kontribusi nyata kita semua, dalam langkah paling kecil pun, merupakan gerakan pengait yang menggulirkan roda UPJ. Semoga

Referensi

Dokumen terkait

Hal ini menjadi masalah tersendiri yang harus segera diatasi perusahaan dalam menjalankan usahanya agar perusahaan tetap pada tujuan utamanya yaitu untuk

Selain studi pustaka penulis juga melakukan observasi yaitu pengumpulan data dengan cara mengumpulkan pemberitaan mengenai Kegiatan Polda Jawa Barat di media cetak

Perlu dicermati juga bahwa dengan mendirikan minimarket mandiri tentunya akan mempertajam kemampuan bisnis karena dituntut untuk selalu melakukan inovasi dan

Sistem penyaluran air buangan yang direncanakan adalah sistem air buangan dari ruang saniter yang disalurkan ke tangki septik yang ada di stasiun dan perencanaan tangki

Pencapaian Rumah Sakit Jantung & Pembuluh Darah Harapan Kita tahun 2014 dalam meningkatkan dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas-tugas teknis dapat dilihat

Dengan demikian dapat diartikan bahwa tingkat kebisingan di Jalan Raya Pelabuhan Merak (Titik 2) tidak ada hubungannya dengan V/C rasio, atau kebisingan yang

Prosedur untuk membuat query sama seperti membuat query satu tabel, namun tabel yang dipilih pada jendela Show Tabel tidak lagi satu, tetapi mungkin dua, tiga

Monitoring dan evaluasi pada dasarnya adalah kegiatan untuk melakukan evaluasi terhadap implementasi kebijakan. Monitoring dilakukan ketika sebuah kebijakan sedang