RADARBANDUNG
o
Sen;n
123
17
18
E~
OJan OPeb
o
Selasa
0
Rabu
0
Kam;s
.
Jumat
4
5
6
7
8
9
10
11
20
21
22
23
24
25
26
8Mar
OApr
o
Me; OJun
OJul
0
Ags
o
Sabtu
0
M;nggu
12
13
14
15
16
27
28
29
30
31
OSep
OOkt
ONov
ODes
ACFTA: Menteri Perindusrian RI, MS Hi~ayat saat menjadi keynote speaker
dalam Seminar dan Konferensi Nasional (SKEN) di Gedung Wahana Bakti
Post, kemarin (18/3).Acara ini digelar oleh Fakultas Ekonomi
(FE) Unpaddengan mengambil tema "Aseari-China FTA: Problematika atau Solusi 1.
"Cintai Produk Dalam Negeri"
FEUnpadGelarSeminarNasional
BANDUNG-Fakultas Ekonomi Uni-versitas Padjajaran (Unpad) menggelar Seminar dan Konferensi Ekonomi Nasional dengan tema "A sean-China FTA : Problematika atau Solusi ?, di Gedung Wahana Bakti Post, kemarin (18/3). Dalam kesempatan terse but, hadir sejumlah narasumber seperti Menteri Perindustrian RI, MS Hidayat, Deputi Menko Perekonomian bidang Perdagangan dan Perindustrian, Edy Putra Irawadi, Mantan Gubemur BI Burhanuddin Abdullah, Guru Besar FE Unpad, Prof. Ina Primiana, dan sejumlah pembicata terkemuka lainnya.Dalam pemaparannya, Menteri Per-industrian RI, MS Hidayat mengatakan, perdagangan bebas antara Asean dan China hams disikapi secara bijak. Me-nurutnya, perjanjian tersebut harus di. jadikan momentum bagi rakyat Indone-sia untuk lebih mencintai produksi dalam negeri.
"Produksi dalam negeri tidak kalah bersaing, sehingga harus bangga memakai produk negeri sendiri," pesannya.
Terkait investasi selama 20 I0, jelas Hidayat, sejumlah negara asing tertarik untuk berinvestasi di
In-donesia. Bahkan, ada yang pengu-saha asing akall merelokasi pabriknya ke Indonesia terutama yang ada dinegara ASEAN dan Cina. "Saya kebetulan baru pulang dari Osaka, Jepang. Pengusaha asing, khususnya Jepang menilai kondisi Indonesia sudah kondusif," terangnya.
Menurutnya, industri otomotif dari Jepang seperti Daihatsu direncanakan juga akan merelokasi pabriknya. Hida-yat menHida-yatakan, Indonesia mempu-nyai kepentingan untuk menyediakan kendaraan yang lolY cost and grean carderigan harga sekitar Rp 70 jutaan. "Selain industri otomotif, industri elektronik seperti Hitachi dan Panasonic juga akan merelokai pabriknya yang ada di Jepang dan Vietnam," tandasnya.
Ditambahkan Hidayat, perusahan asing menjanjikan peningkatkan inves-tasi sebanyak dua kalilipatnya pad a tahun ini. Selain perusahaan dari Jepang, perusahaan lainnya yang akan merelokasi dan meningkatkan inves-tasinya, yaitu Exxon yang akan menaik-an investasinya dua kali lipat dan memindahkan pabrik yang di Cina. "Saat ini investasi Exxon mencapai US$ 1,5 miliar. Dengan relokasi tersebut di-harapkan ada penambahan tenaga kelja mencapai 15 ribu," tandasnya. (dni)