• Tidak ada hasil yang ditemukan

V GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "V GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

46

V GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

5.1. Gambaran Umum Perusahaan

Gambaran umum perusahaan akan menjelaskan mengenai perusahaan yang mencakup sejarah singkat dan perkembangan perusahaan, kegiatan usaha perusahaan, visi, misi, falsafah, fungsi sosial dan ekonomi, serta sistem pengupahan dan struktur organisasi perusahaan.

5.1.1. Sejarah dan Perkembangan Perusahaan

Perkembangan perusahaan hingga menjadi Giant dimulai dari perusahaan sebelumnya yaitu PT. Hero Supermarket, Tbk. yang mengawali perkembangannya hingga berdirinya Giant.

PT. Hero Supermarket, Tbk. merupakan sebuah perusahaan ritel terkemuka di Indonesia dengan latar belakang keluarga yang kuat dan mulai berdiri pada tahun 1945 dengan nama CV. Hero distributor makanan dan minuman. Bentuk dari perusahaan ini adalah perseroan. Pencetus dan pendiri PT. Hero Supermarket, Tbk. adalah Bapak Mohammad Saleh Kurnia yang mengawali usahanya yang mengikuti jejak orang tuanya yang sudah berdagang sejak di kota kelahirannya, Cibadak, Sukabumi–Jawa Barat. Karena usaha di kota asalnya kurang berkembang dan melihat besarnya peluang pasar di Jakarta, maka sekitar tahun 1948 keluarga Kurnia hijrah ke Jakarta. Tahun 1948, orang tua Bapak Mohammad Saleh Kurnia mengawali usaha barunya di Jakarta dengan mengelola usaha kaki lima “Gerobag Dorong” di Gang Ribal (sekarang lebih dikenal dengan jalan Pintu Besar Selatan I Jakarta Barat) dengan menjual makanan dan minuman. Setelah usahanya berkembang pesat maka pada tahun 1951 didirikan sebuah ruko pada jalan yang sama dengan nama “Toko Hero”. Tahun 1954 toko hero menjadi CV. Hero yang banyak mengimpor makanan dan minuman dari luar negeri.

Almarhum Bapak Mohammad Saleh Kurnia mempelopori berdirinya pasar Swalayan modern di industri ritel di Indonesia dengan membuka Hero Mini supermarket pertama kalinya pada tanggal 23 Agustus 1971 dengan 12 karyawan di Jl. Faletehan I No. 23 Kebayoran Baru–Jakarta Selatan, dengan luas gedung kurang lebih 251 m2. Tanggal 30 Juni 1989 perusahaan Hero Supermarket

(2)

47 berubah menjadi perusahaan terbuka dan terdaftar di bursa efek Jakarta dan merupakan perusahaan ritel pasar swalayan pertama di Indonesia yang memperoleh kepercayaan untuk menjual sahamnya kepada masyarakat luas. Bisnis ritel ini terus mengalami ekspansi pasar dan semakin berkembang sampai sekarang yang dapat dilihat pada Tabel 5. Total gerai atau outlet yang dimiliki oleh PT. Hero Supermarket Tbk. sampai bulan September 2007 adalah 332 gerai. Hal ini juga didukung dengan adanya kerjasama yang dilakukan dengan pihak asing pada tahun 1978. Selain itu, perusahaan ini juga mengelola usaha eceran dengan konsep harga murah.

Tabel 5. Gerai-gerai PT. Hero Supermarket Tbk. September 2007 di Indonesia

Outlet Jumlah Gerai

Hero Supermarket 90

Star Mart Convenience Store 68

Guardian Toko Kecantikan dan Apotik 135

Giant 30

Mitra 9

Bulan Februari 1998 PT. Hero Supermarket, Tbk. mengadakan aliansi strategi dengan Dairy Farm Hongkong, anggota Jardine Matheson. Dairy Farm memiliki penyertaan saham langsung pada perseroan sebesar 7,6 persen dan melalui obligasi tukar yang dapat ditukarkan dengan saham perseroan sebesar 24,55 persen. Jalinan kerjasama ini juga diwujudkan dengan bergabungnya eksekutif Dairy Farm dalam jajaran Direksi dan Komisaris PT. Hero Supermarket, Tbk. Pada tahun yang sama pula Dairy Farm International mengkontribusikan pengalaman dan keahlian yang sangat bermanfaat bagi pengetahuan lokal dan pemahaman manajemen Hero, dan juga memberikan pengakuan bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar berkembang yang paling menarik di kawasan Asia Tenggara untuk jangka waktu menengah hingga jangka panjang.

Pada negara Malaysia dan Singapura, Giant sukses dikembangkan oleh

Dairy Farm International yang ternyata menguasai 37 persen saham PT. Hero

(3)

48 adanya kesamaan kultur. Oleh karena itu, Hero berani mengembangkan Giant di Indonesia.

Dairy Farm sendiri hanya memberikan dukungan teknis dalam pengembangan Giant di Indonesia. Adanya pengalaman 30 tahun di bidang industri ritel, Hero yakin mampu mengembangkan Giant di Indonesia. Apalagi Giant mengembangkan konsep tempat belanja modern dengan suasana lokal dan unik. Gerai Giant memerlukan investasi sekitar 20–30 milyar per lokasi tergantung ukuran dan design. Selain penanaman investasi langsung, konstruksi, dan selanjutnya penyerapan tenaga kerja akan menciptakan dampak berlipat ganda jauh lebih dari 250–450 pegawai tetap di setiap gerainya.

Giant yang pertama di buka di Indonesia berlokasi di Villa Melati Mas, Serpong–Tangerang. Saat ini, Giant telah tersebar di beberapa kota seperti Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang, Sidoarjo, Surabaya, dan Bandung. Giant dengan mottonya “banyak pilihan harga lebih murah” menyediakan barang yang jumlahnya antara 30.000–50.000 item yang mana 90 persen produknya berasal dari produk lokal. Pada daerah Bogor sendiri, Giant telah didirikan sejak tanggal 25 Agustus 2006.

5.1.2. Visi, Misi, dan Falsafah Perusahaan

Visi, misi, dan falsafah suatu perusahaan sangat penting karena dapat mencerminkan penilaian mengenai masa depan dan strategi didasarkan pada analisis eksternal dan internal yang berorientasi ke depan. Visi, misi dan falsafah dari PT. Hero Supermarket, Tbk akan dijelaskan sebagai berikut:

a. Visi : Menjadi peritel terkemuka di Indonesia dalam segi penjualan dan penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.

b. Misi : Meningkatkan nilai investasi pemegang saham Hero melalui keberhasilan komersial dengan menarik pelanggan dan meningkatkan daya saing yang mantap.

c. Falsafah Hero :

1) Kita selalu mengutamakan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan 2) Kita selalu menyediakan produk bermutu tinggi sesuai dengan keinginan

(4)

49 3) Kita bersama-sama menciptakan kesatuan manajemen yang sempurna 5.1.3. Fungsi Sosial dan Ekonomi Perusahaan

PT. Hero Supermarket, Tbk. adalah perusahaan yang bergerak di bidang bisnis ritel modern yang mempunyai tujuan untuk memaksimalkan keuntungan melalui penjualan produk yang dimiliki. Selain itu, perusahaan juga melakukan fungsi sosial dan fungsi ekonomi untuk meningkatkan citra dari perusahaaan melalui image yang baik dari masyarakat dan pemerintah. Selanjutnya akan dijelaskan mengenai fungsi sosial dan fungsi ekonomi dari PT. Hero Supermarket, Tbk.

a. Fungsi Sosial

1) Memberi kesempatan kerja

PT. Hero Supermarket, Tbk. sampai tahun 2008 sudah memberi kesempatan bekerja kepada 10.000 karyawan yang tersebar di gerai–gerai Hero Supermarket, Guardian, Shop In, Star Mart, Head Office, dan lain– lain.

2) Kesejahteraan karyawan

i. Gaji memadai di atas Upah Minimum Propinsi (UMP).

ii. Tunjangan kesehatan, hari tua, kecelakaan, kematian, uang makan, uang transport.

3) Kepemilikan umum

Hero merupakan perusahaan terbuka (Go Public), sehingga saham Hero dapat dimiliki oleh masyarakat.

4) Kegiatan sosial masyarakat

i. Menyumbang yayasan kurang mampu (fakir miskin).

ii. Membantu pengembangan koperasi dan usaha kecil melalui kegiatan kemitraan.

iii. Menyelenggarakan perayaan keagamaan, hari kemerdekaan, dan lain–lain.

b. Fungsi Ekonomi

(5)

50 2) Membantu meningkatkan penghasilan negara melalui kontribusi pajak. 3) Meramaikan bursa efek.

5.1.4. Giant Botani Square

Giant di Indonesia yang merupakan anak perusahaan dari PT. Hero Supermarket, Tbk. ini merupakan perusahaan patungan antara PT. Hero Group dengan Dairy Farm International yang membeli lisensi dari Giant di Malaysia. Hal yang cukup berhasil dilakukan oleh Giant adalah dalam menciptakan image murah dengan konsep traditional market, sehingga tujuan untuk membidik semua lapisan masyarakat dengan harga murah One Stop Shopping dapat tercapai.

Giant Hypermarket merupakan tempat berbelanja untuk memenuhi kebutuhan semua lapisan masyarakat dengan konsep Big Variaty Great Value. Terdapat empat bagian divisi utama di Giant yaitu Grocery, General

Merchandises (GMS), Fresh & Frozen dan Sales Support. Divisi Grocery adalah

divisi yang melakukan kegiatan operasional yang menyangkut penjualan produk– produk kebutuhan pokok seperti beras, susu, minyak goreng, terigu, sabun mandi, produk–produk berupa alat–alat atau perabot rumah tangga mulai dari furniture sampai peralatan pecah belah, elektronik dan stationary yang kesemuanya dikelompokkan dalam beberapa departemen.

Divisi Fresh adalah divisi yang menjual produk–produk segar seperti buah, sayur, daging, seafood, makanan siap saji serta bakery. Selain itu, divisi yang tidak kalah pentingnya yaitu Sales Support. Divisi ini yang mendukung operasional kegiatan selain penjualan seperti promosi, akuntansi, sampai transaksi di kasir, customer service dan urusan kepegawaian (HRD). Masing-masing divisi tersebut mempunyai seorang manajer masing-masing (Division Manager) yang secara struktural berada di bawah seorang Store General Manager.

Divisi Fresh merupakan divisi yang menyediakan produk-produk segar, salah satunya adalah sayuran. Terdapat dua jenis sayuran yang dijual oleh divisi ini, yaitu sayuran konvensional dan sayuran organik. Sayuran organik yang disediakan antara lain: daun bawang, buncis, labu siam, kapri, lettuce head, pare, bayam hijau, brokoli, kembang kol, kangkung, timun lokal, oyong, beet root, kacang merah kupas, kyuri, pakcoy, caysim, tomat, jagung acar, wortel, kol putih,

(6)

51 cabe keriting, kangkung, lobak, kentang, bayam merah, kacang jogo, zukini, ubi manis, jagung manis, tomat, jagung acar, petsay putih, dan selada keriting.

Supplier (pemasok) sayuran organik di Giant Botani Square adalah organic farm. Supplier ini ditentukan oleh PT. Hero pusat di Jakarta. Kriteria mutu sayuran

organik di Giant Botani Square adalah sayuran organik harus fresh (segar), dikemas dengan baik dan telah diberi label oleh perusahaan pemasok.

Giant Botani Square digolongkan dalam jenis ritel Hypermarket. Hypermarket adalah toko eceran berukuran besar (5.000 m2

Giant Botani Square beroperasi dari pukul 09.00 hingga pukul 22.00 WIB. Giant Botani Square seperti pasar swalayan lainnya tidak hanya menawarkan barang tetapi juga pemberian jasa yang menyertai penyampaian produk tersebut kepada konsumennya.

ke atas) yang menjual jenis barang dalam jumlah yang sangat besar atau lebih dari 50.000 item dan melingkupi banyak jenis produk. Hypermarket juga merupakan gabungan antar

retailer toko diskon dengan Hypermarket. Sebuah Hypermarket biasanya

memiliki lebih dari 20 kasir dan menjual tidak kurang dari 25.000 item barang.

5.1.5. Struktur Organisasi Giant Botani Square

Giant Botani Square memiliki struktur organisasi yang dikepalai oleh seorang store manager, empat orang manajer pada divisi utama, dan tiga orang manajer pada divisi pendukung. Masing–masing divisi dibantu oleh para DH– ADH, supervisor, dan staf. Adapun tugas dari masing–masing posisi adalah: 1. Store Manager:

Memimpin, memonitor dan mengatur seluruh kegiatan operasi di gerai Giant. 2. Manajer Fresh:

Mengatur semua kegiatan yang terjadi di divisi fresh yang terdiri dari: a) Buah dan sayur

b) Ikan, daging dan ayam c) Bakery

d) Ready to eat (makanan yang sudah siap saji) 3. Manajer Grocery:

(7)

52 a) Minuman dan makanan kecil

b) Sembako (gula, minyak goreng, teh, kopi, dan lain–lain) c) Deterjen

d) Susu

e) Alat mandi dan alat kecantikan 4. Manajer GMS (Generale Merchandise):

Mengatur semua kegiatan yang terjadi di divisi GMS (Generale

Merchandise) yang terdiri dari:

a) Elektronik

b) Tekstil (clothing, baby goods, home textile, footwear)

c) Bazar (perlengkapan rumah tangga, toys, sport, furniture, stationery) 5. Manajer Sales Support:

Mengatur semua kegiatan yang terjadi di divisi Sales Support yang terdiri dari:

a) Gudang : tempat penerimaan barang

b) Accounting : bagian penerimaan faktur dari supplier

c) Marketing : bertugas menarik konsumen berbelanja dan meningkatkan

penjualan

d) Kasir : menyetor sejumlah uang yang diterima dari penjualan ke banking

e) Banking : tempat menerima uang dari kasir dan laporan diberikan ke

IT

f) Front desk : deposit counter, information center g) Customer service

h) IT (information and technology) : tempat mengolah data dari banking kemudian hasil olah data diberikan ke pusat

6. Manajer HRD (Human Resource and Development):

Bertanggung jawab mengontrol keluar masuknya karyawan, absensi atau kehadiran, cuti dan keterlambatan karyawan serta memberikan masukan kepada atasan masing–masing karyawan.

(8)

53 Bertanggung jawab mengawasi semua sistem dan prosedur yang berlaku di toko serta melakukan investigasi terhadap kejadian–kejadian serta memberikan laporan pertanggungjawaban (report) kepada masing–masing manajer sesuai dengan kejadiannya.

8. Manajer Accounting:

Melakukan input terhadap semua barang masuk dan barang keluar melalui

receiving area serta melakukan koordinasi dengan accounting pusat terutama

masalah data stock, sales dan profit.

9. DH–ADH Fresh, Grocery, GMS (Generale Merchandise), Sales Support, HRD (Human Resource and Development), LP (Lost Prevention), dan

Accounting:

Mengawasi dan memonitor semua yang dilakukan oleh supervisor dan staf serta mengatur penjualan, display dan margin pada masing–masing divisi. 10. Supervisor Fresh, Grocery, GMS, Sales Support, HRD, LP dan Accounting:

Bertanggung jawab atas kontrol terhadap display dan store gudang pada masing–masing divisi.

11. Staf Fresh, Grocery, GMS, Sales Support, HRD, LP dan Accounting:

Berkonsentrasi kepada pengelolaan customer service dan display barang– barang pada masing–masing divisi.

Gambar

Tabel 5.  Gerai-gerai PT. Hero Supermarket Tbk. September 2007 di Indonesia

Referensi

Dokumen terkait

Masyarakat desa mulyoharjo tegal salah satunya sudah mulai membuka usaha dalam bentuk sebuah pabrik yang memproduksi makanan ringan berupa nuget, stik, bakso

Berdasarkan hasil penelitian dan perancangan yang telah dilakukan dalam pembangunan aplikasi e-commerce pemasaran sepatu pada Toko Ranch_19, maka dapat disimpulkan

Penulis melihat bahwa, kehidupan kita tidak terlepas dari suatu rangkaian tatanan nilai yang secara tidak langsung sudah mendarah daging dan turun temurun ada dalam

Jika gugus alkil yang terikat pada benzena rantai atom C-nya makin panjang, maka hasil oksidasinya tetap asam benzoat sebagai asam aromatis dan sisa rantai atom C-nya akan

Suatu penelitian laboratorium untuk mengukur konduktivitas tennal bahan yang bersifat isolator adalah metode Lees dengan menggunakan alat berbentuk cakram. Cab'am Lees

Kesimpulannya hipertensi adalah hanya salah satu gejala dari sebuah sindroma yang akan lebih sesuai bila disebut dengan sindroma hipertensi aterosklerotik (bukan merupakan

Allah memerintahkan untuk bersikap adil dan melarang sikap aniaya. Seorang mukmin selalu bersikap adil dalam setiap kondisi dan jangan sekali-kali bersikap aniaya. Lihatlah hasil yang

Selisih biaya pembangkitan riil dengan pemodelan Unit Commitment dan Economic Dispatch sebesar US$ 165.180,0351 Hal ini menunjukkan bahwa optimasi pembebanan ekonomis