Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Hubungan Penerimaan Diri dengan Penyesuaian Diri pada Penderita Tuna Daksa
Teks penuh
Dokumen terkait
Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan yang sangat signifikan antara konsep diri dan berpikir positif dengan penyesuaian sosial pada remaja
Hasil penelitian menunjukan bahwa yang mempengaruhi resiliensi pada penderita tuna daksa yaitu faktor dari dalam diri sendiri atau internal yaitu informan berusaha
konsep diri dengan penyesuaian sosial memiliki hubungan yang positif signifikan. Dengan kata lain, semakin tinggi konsep diri, maka semakin tinggi penyesuaian
Salah satu yang membuat ketidakharmonisan dalam keluarga adalah masalah penyesuaian diri, penyesuaian diri yang baik akan membuat keluarga harmonis dan penyesuaian
Menggunakan teori Locus of Control (LOC) yang dikembangkan oleh Levenson (1973), penelitian ini bertujuan untuk mengetahui LOC pada remaja akhir dengan kecacatan fisik (tuna daksa)
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara konsep diri dengan penyesuaian diri pada penyandang disabilitas daksa remaja non bawaan di Balai Besar
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara konsep diri dan penyesuaian sosial dengan hasil r = 0,658 dengan nilai
Tabel 4 menunjukkan bahwa gambaran harga diri pada remaja putri tuna daksa sebelum diberikan pelatihan penerimaan diri, paling banyak responden dengan kategori