• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN DAN PEMBAHASAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN DAN PEMBAHASAN"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

53 BAB IV

GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Profil PT. Sayap Mas Utama (WINGS) 4.1.1 Sejarah Berdirinya WINGS Corporation

Sejarah PT.Sayap Mas Utama (WINGS) dimulai dari didirikannya WINGS Corporation pada tahun 1948 di Surabaya Indonesia. Seperti banyak perusahaan yang lainnya, WINGS corporation tidak secara langsung dan otomatis menjadi perusahaan yang besar dan terkenal seperti sekarang, dengan ketekunan dan usaha yang terus dikembangkan WINGS Corporation bisa menjadi perusahaan Indonesia yang dapat mendorong perekonomian internasional. Selama lima tahun terahir PT.Sayap Mas Utama telah berkembang dari yang awalnya hanya sebuah industry rumah kecil menjadi pemimpin pasar yang dapat mempekerjakan ribuan orang dengan pabrik–pabrik yang berlokasi di Jakarta dan Surabaya.

Setiap perusahaan pasti memiliki tujuan dalam mengembangkan perusahaan mereka, begitu pula dengan WINGS Corporation, perusahaan ini bertujuan untuk memproduksi produk–produk internasional dengan harga ekonomis. Produk pertama WINGS adalah pembuatan sabun cuci hijau buatan tangan. Produk ini berhasil mengantarkan WINGS menembus pasar kompetitif pada akhir 1940-an. Segera setelah itu, WINGS Corporation memperkenalkan sebuah produk baru yaitu krim deterjen yang sangat membantu kebutuhan

(2)

toiletries rumahtangga. Seiring dengan perkembangan WINGS yang begitu pesat, maka pabrik kedua PT. Sayap Mas Utama di dirikan di Jakarta.

Setelah sukses dengan produk sebelumnya, WINGS menghasilkan produk–produk baru antara lain toilet sabun, bedak dan bar deterjen, floorcleaners, pelembut kain, dan pembalut untuk market di seluruh Indonesia dan sekitarnya. Kemudian perusahaan ini bekerjasama dengan Lion Corporation Jepang untuk memproduksi merek seperti Emeron, Ciptadent dan Mama. Dengan ini Wings Corporations membangun pabrik ketiga PT. Lionindo Jaya di Jakarta. Produk mereka yang lain adalah shampoo, shower gel, produk perawatan kulit, pasta gigi, dan sabun cuci piring cair. Setelah lima tahun produk ini berhasil menangkap mangsa pasar yang signifikan di Indonesia.

Seiring dengan kesuksesan yang diraihnya, WINGS Corporation mengembangkan sayapnya secara vertical dan horizontal, bahkan ke sektor lain seperti bahan bangunan dengan tetap berpijak pada filosofi “To produce Quality and Affordibility at the Convenience of our Customers“. Sejak tahun 1948 Wings telah berproduksi meski sangat sederhana dengan menggunakan minyak kelapa untuk memproduksi sabun cuci dan menjual dari pintu ke pintu. Dan kemudian Wings menghasilkan ratusan produk pembersih rumah tangga, dari pasta gigi dan shampoo sampai deterjen dan porselen. Selain itu mereka juga mempekerjakan ribuan orang di pulau manufaktur dan pusat distribusi di seluruh Indonesia. Merek utama seperti Ekonomi, SoKlindan GIV dikenal sebagai produk yang sangat baik dan berkualitas.

(3)

Dengan kekuatan yang dimiliki, WINGS mencoba berekspansi dengan mengekspor produk kebeberapa negara di dunia, dari Nigeria sampai Filipina.Wings telah berinvestasi Baik integrasi hulu ke hilir. Sehingga memungkinkan bagi mereka menghasilkan secara konsisten produk–produk yang berkualitas dengan biaya yang rendah berupa harga jual yang lebih rendah dari pada pesaingnya.

4.1.2 Tujuan, Nilai dan Prinsip Usaha WINGS Corporation

Adapun alasan yang mendasar WINGS Corporation berdiri sangatlah sederhana yakni menilai bahwa setiap orang berhak untuk menikmati produk yang berkualitas namun tetap disesuaikan dengan situasi keuangannya. Keyakinan ini yang mendorong dua pendiri dari WINGS Corporation untuk mempersembahkan setiap produk kebutuhan rumah tangga yang berkelas dunia dengan harga yang terjangkau.

Di negara seperti Indonesia, dimana populasi mayoritasnya masih berada dibawah garis kemiskinan, langkah paling sederhana untuk mengembangkan produksi yang berkualitas dengan harga yang rendah sekaligus mengembangkan pendapatan rata-rata masyarakat. Meskipun begitu perlu dipastikan bahwa barang yang diproduksi harus sesuai dengan biaya yang dikeluarkan, dan memperhatikan pada kualitas bahan dan barang yang digunakan, serta memperhatikan faktor higienis dan standar keamanan.

Untuk mencapai peningkatan kebutuhan oleh konsumen, WINGS Corporation secara teratur mempersembahkan inovasi-inovasi baru kebutuhan

(4)

rumah tangga dan juga produk sehari-hari dengan menggunakan pengetahuan akan teknologi yang tinggi.

WINGS Corporation telah menjadi salah satu nama perusahaan yang telah dipercaya kualitas produk dan harga di Indonesia, dengan teknologi baik, dengan standar internasional dan jaminan produk yang berkualitas, WINGS Corporation telah mampu mencapai standar industry yang terbaik. Menjadi kehormatan bagi pihak Wing Corporation jika mampu berperan aktif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

4.1.3 Visi dan Misi WINGS Corporation

Berangkat dari usaha yang diawali bersifat home industry hingga akhirnya WINGS Corporation mampu melebarkan sayap usahanya di beberapa sektor produk usaha dan bertahan ditengah persaingan yang kian pesat. Kondisi ini terjadi karena pada setiap produk yang dihasilkannya Wings Corporation sangat berharap produknya dapat dikonsumsi pada semua kalangan dengan harga yang terjangkau tanpa mengurangi mutu dari produk itu sendiri.

Berdasarkan pada prinsip usaha tersebut diatas, maka visi dan misi perusahaan yang terus dipegang teguh oleh WINGS Corporation, sebagai berikut: a. Visi Perusahaan :

Berusaha untuk dapat memenuhi KEPUASAN PELANGGAN. b. Misi WINGS Corporation

(5)

Untuk mencapai visi perusahaan, WINGS corporation menerapkan standar kualiats produk, bertujuan agar senantiasa dan secara berkesinambungan melakukan perbaikan dalam:

- Kualitas produk yang dihasilkan - Efisiensi produksi produk

- Kedisplinan akan waktu - Konsistensi quality

4.1.4 Produk-produk WINGS Corporation

Wins corporation yang pada awalnya berdomisili di Surabaya ini mulanya hanya merupakan usaha kecil berskala home industry, memproduksi sabun cuci deterjen (sabun colek) dengan merek WINGS. Seiring dengan perkembangan dan juga respon masyarakat yang sangat baik, semakin lama WINGS memproduksi lebih banyak lagi produk-produk yang tidak hanya berbasis pada kebutuhan rumah tangga saja, sebagai berikut:

a. Kebutuhan rumah tangga:

1. Pembersih lantai: CLING, SO KLIN LANTAI, SUPER SOL, WPC PEMBERSIH PORSELEN

2. Pewangi ruangan: KLIN FRESLY b. Produk perawatan pakaian

1. Deterjen

2. Pelembut pakaian 3. Pewangi pakaian

(6)

4. Ironing aid 5. Pemutih pakaian c. Produk perawatan kulit

1. Bar soap, GIV, NUVO, Fresh natural soap 2. Sabun cair, NUVO Family

3. Pewangi tubuh: Fres & natural splash cologne, spay cologne 4. Pembalut wanita: protec

5. Perawatan bayi dan anak-anak: baby happy d. Food and beverage

1. Mie instan 2. Sambal dan saus 3. Minuman instan bubuk 4. Minuman dalam kemasan 5. Kopi

4.2. Hasil Penelitian Wawancara dan Observasi 4.2.1. Hasil Wawancara

Pada penelitian ini, penulis melakukan dua kegiatan pengumpulan data yakni, wawancara dan juga observasi pada obyek yang akan diteliti. Pada tehnik wawancara terlebih dahulu peneliti telah mempersiapkan beberapa pertanyaan yang akan diajukan kepada nara sumber, sesuai dengan pembahasan yang diteliti. WINGS Food sebagai obyek penelitian kali ini, peneliti mencoba mencari tahu

(7)

lebih dalam strategi-strategi yang akan, tengah maupun akan dilakukan oleh pihak Wings Food dalam rangka menumbuhkan, mempertahankan atau bahkan meningkatkan brand awareness konsumen terhadap produk baru mereka yakni TOP Coffee.

4.2.1.1. Strategi Dalam Rangka Mengelola Relasi

Strategi dalam mengelola relasi menurut Yosal Iriantara, seperti telah dikemukakan sebelumnya ditujukan agar organisasi, perusahaan maupun instansi tertentu dapat berkomunikasi dengan baik dengan publiknya. Relasi dapat dikatakan sebagai pihak-pihak yang dianggap oleh pihak perusahaan, organisasi maupun instansi tertentu dapat memberikan dampak yang baik atas sebuah pesan yang akan disampaikan kepada masyarakat. Bagi pihak WINGS Food sendiri pengertian relasi diarahkan kepada media cetak, elektronik (TV, online) dan para distributor dari TOP Coffee sendiri.

Sebagai pendatang baru, WINGS Food menyadari bahwa diperlukan perencanaan strategi yang matang dalam menjangkau perhatian konsumennya, diperlukan mediator yang baik dalam rangka memperkenalkan produk TOP Coffee kepada konsumen. Seperti yang telah dikemukakan sebelumnya, mengingat bahwa persaingan produk kopi berampas sangat pesat, berbagai perusahaan berlomba-lomba menawarkan produknya masing-masing dengan berbagai keunggulan yang ada didalamnya.

Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan salah satu public relation TOP Coffee, Ibu Jessica Kartika menjelaskan bahwa:

(8)

“Strategi awal yang kami lakukan yakni dengan melakukan komunikasi yang berkesinambungan kepada khalayak tanpa adanya muatan informasi yang dilebih-lebihkan (over promise), yakni ngan menjalin hubungan dengan baik kepada pihak media, dalam hal ini media cetak maupun elektronik dan juga para distributor TOP Coffee.”

Pihak WINGS Food TOP Coffee percaya peranan media akan memberikan pengaruh yang baik, jika diimbangi dengan cara penyampaian informasi yang baik dan dikemas dalam bentuk penyampaian yang unik dan memiliki keistimewaan tersendiri yang menjadi ciri khas dari produk pesaing lainnya, WINGS Food percaya produk TOP Coffee dapat merebut perhatian konsumen dan tujuan akhir diharapkan menjadi pioneer pada kategori produk kopi instan berampas dikelasnya.

Selanjutnya, adapun informasi yang hendak disampaikan pihak WINGS Food kepada konsumennya berdasarkan hasil wawancara dengan Ibu Jesicca selaku perwakilan dari TOP Coffee menyatakan bahwa:

“Kami ingin memperkenalkan sebuah brand baru yang diperkenalkan oleh pihak Wings Food yakni produk kopi bubuk instan berampas dengan brand TOP Coffee. TOP Coffee merupakan produk kopi bubuk instan berampas dengan memiliki keunikan yaitu memadukan 2 komposisi kopi asli terbaik dunia yaitu kopi robusta dan kopi torabica, dimana kedua jenis kopi tersebut memiliki karakter yang berbeda, robusta yang telah kita dikenal sebagai biji kopi yang memiliki aroma dan rasa yang peanuty, sedangkan biji kopi Arabica lebih bersifat fruity dan tumbuh pada dataran tinggi.”

Pihak WINGS Food menaruh harapan besar dengan kehadiran produk TOP Coffee di Indonesia yakni mampu memberikan sensasi baru, dan menjadi pilihan utama para penikmat kopi sejati dengan tanpa menghilangkan ciri khas namun disajikan dalam varian yang unik dan tentu lebih nikmat.

(9)

Lebih lanjut, Ibu Jesicca menyebutkan hadirnya TOP Coffee dapat memberikan cita rasa yang baru bagi penikmat kopi berampas maupun kopi bubuk instan:

“sebagai produk kopi yang memiliki “the art of blending” yakni produk kopi instan berampas yang memberikan gambaran tentang pentingnya proses memadukan antara dua biji kopi yang berbeda sehingga menghasilkan nẽe-blend yang sempurna. Sebuah proses yang diawali dengan pemilihan biji kopi yang tepat dilanjutkan pencampuran biji kopi oleh para ahli kopi yang memiliki “passion” mendalam dengan mengetahui dengan tepat akan karakter dari masing-masing jenis kopi, dan juga didukung teknologi yang canggih dimana perhitungan serta ketepatan akan setiap proses perpaduan biji kopi telah melewati perhitungan dan kecermatan dalam tiap detiknya sehingga menghasilkan produk akhir kopi instan berampas dengan kualitas aroma dan rasa kopi yang nikmat.”

Dengan mengusung tagline TOP Coffee sebagai “Kopinya orang Indonesia”, besar harapan pihak WINGS Food, produk kopi instannya ini mendapat perhatian yang baik dan menjadi pilihan utama para penikmat kopi tidak hanya Indonesia, namun juga manca negara pada masa mendatang.

Adapun salah satu cara yang dilakukan oleh pihak WINGS Food dalam memperkenalkan produk dan sebagai strategi mengelola relasi kepada media dan kepada konsumen adalah dengan mengadakan press conference. Ibu Jesicca menjelaskan bahwa:

“pelaksanaan press conference dinilai akan memberikan dampak yang efektif kepada pihak perusahaan karena dapat menjangkau calon konsumen produk TOP Coffee secara lebih luas dengan menggunakan pendekatan yang lebih akrab dan tentunya didukung oleh pihak media, dengan memberikan berita yang bersifat informasi serta menyajikan keunggulan maupun varian produk TOP Coffee.”

Press conference TOP Coffee dilakukan secara berkisambungan pada beberapa daerah maupun kota yang dinilai memiliki potensi besar respon dari para penikmat kopi berampas. Namun pelaksanaan press conference saja tidak akan berjalan dengan maksimal jika tidak didukung oleh brand ambassador dari

(10)

produk itu sendiri. Maka, perlu kecermatan yang cukup baik dari pihak perusahaan dalam memilih public figure yang tidak hanya berperan dalam membantu proses pemasaran tapi lebih penting dari itu adalah mewakili serta mencerminkan dari produk yang akan di pasarkan kepada konsumen.

4.2.1.2. Strategi Dalam Rangka Mengembangkan Strategi

Mengembangkan strategi merupakan langkah lanjutan yang dilakukan perusahaan dalam memperkenalkan produk barunya kepada konsumen. Setelah kerjasama dengan media terjalin dengan baik, maka sebagai strategi lanjutan pihak perusahaan perlu mempertahankan dan terus mengembangkan strateginya guna memaksimalkan strategi yang sudah ada.

Pelaksanaan press conference perlu kiranya juga dikemas dalam bentuk penyampaian yang semenarik mungkin, dalam hal ini fungsi dari brand ambassador juga memiliki arti penting suksesnya sebuah proses pengenalan sebuah produk dalam benak konsumen. Seorang brand ambassador hendaknya dipilih karena ia dinilai dapat mewakili produk tersebut dan juga mewakili dari dirinya sendiri.

Alasan pihak WINGS food TOP Coffee memilih Iwan Fals sebagai brand ambassador dari produk TOP Coffee, dikemukakan oleh ibu Jessica bahwa: “karena pihak Wings Food menilai antara Iwan Fals dan TOP Coffee memiliki kesamaan, pihak manajemen merasa bahwa konsep dari komunikasi yang ingin disampaikan adalah sesuatu yang bersifat seni dalam menikmati kopi blend khas TOP Coffee dengan 4 (empat) rasa yang berbeda yakni, hitam murni, kopi plus gula, kopi gula susu dan kopi berpadu mocca yang dapat dirasakan, dinikmati maupun dibayangkan oleh para penikmat TOP Coffee.”

(11)

Lebih lanjut lagi Ibu Jessica menututurkan lebih rinci alasan pemilihan Iwan Fals sebagai duta dari TOP Coffee:

“Kami (TOP Coffee) melihat bahwa Iwan Fals dinilai sebagai salah satu tokoh seni yang dikenal dengan sosok seniman yang mempunyai idealisme dalam berkarir, dimana dalam setiap lagu-lagu hasil karyanya, para penggemarnya dapat merasakan apa yang disebut dengan “passion”, kemampuannya dalam menggabungkan lirik dan melodi dengan passion sehingga menghasilkan sebuah karya musik yang indah dan nyaman untuk dinikmati oleh para pendengarnya. Berdasarkan pada idealisme Iwan Fals, maka besar harapan kami (TOP Coffee) juga bisa menjadi sebuah produk kopi instan bubuk yang terus memegang idealismenya dalam memadukan kopi asli Indonesia dengan bahan-bahan pendamping lainny, tanpa menghilangkan cita rasa alami dari kopi itu sendiri, sehingga nantinya TOP Coffee menjadi pilihan utama para penikmat kopi Indonesia dengan menawarkan beberapa varian rasa.”

Pinangan menjadi brand ambassador dari TOP Coffee disambut dengan baik oleh Iwan Fals bahkan sang brand ambassador menuturkan kepada peneliti, bahwa:

“Saya merasakan memiliki konsep dan misi yang sama dengannya yakni dengan art, kepekaan, visi dan misi yang kuat, serta terintegrasi, maka akan tercipta mahakarya berkualitas tinggi”.

Lebih lanjut lagi Iwan Fals menyatakan pada acara press conference yang dilakukan di Jakarta bahwa:

“Ini kopi yang sangat enak, TOP Coffee memang topnya kopi,”

Dengan mengusung tema “Bongkar Kebiasaan Lama”, Top Coffee bersama Iwan Fals sangat berharap TOP Coffee nantinya berhasil untuk membuka kesadaran masyarakat Indonesia bahwa untuk menikmati kopi yang berkualitas, kita harus berani membongkar kebiasaan lama.

Sebagai brand ambassador, Iwan Fals siap mengampanyekan Top Coffee ke masyarakat luas terutama fans beratnya. Iwan menilai,bahwa:

(12)

“Sebagai pendatang baru, Top Coffee berhasil mencuri perhatian penikmat kopi di Tanah Air. Ketika saya (Iwan Fals) testing kopi ini, saya tidak merasakan nyeri lambung. Padahal biasanya saya (Iwan Fals) sedikit sensitif dengan kopi, karena aroma dan karakter yang kuat, saya yakin kopi ini bisa disambut baik oleh penikmat kopi.”

Adapun dampak yang terlihat setelah dilaksanakannya press conference TOP Coffee menurut Bapak Agoeng Wied selaku pelaksana kegiatan press conference TOP Coffee adalah:

“Tercipta interaksi yang baik antara TOP Coffee, media dan juga audience, timbulnya respon berupa pemberitaan yang positif dari pihak media terhadap TOP Coffee yang semoga saja akan membuat TOP Coffee lebih cepat dikenal, diiingat serta dicintai oleh masyarakat Indonesia. “

Untuk mendukung kegiatan promosi TOP Coffee, Wings Food secara besamaan juga menyelenggarakan dengan konser Iwan Fals di beberapa daerah. Menurut salah satu narasumber yakni Ibu Jessica:

“Tujuan diadakan konser dibeberapa kota merupakan bagian kegiatan media lini bawah yang secara bersamaan, guna mengakrabkan nama TOP Coffee di benak masyarakat, dan juga memperkenalkan Iwan Fals sebagai brand ambassador TOP Coffee kepada seluruh masyarakat Indonesia agar lebih memperkuat brand TOP Coffee dengan tetap menjalankan kegiatan above the line melalui mix media, karena menurut kami fokus utama saat ini adalah branding merek sehingga nama TOP Coffee tidak hanya dikenal tapi juga diingat oleh para penikmat kopi.”

4.2.1.3. Strategi Dalam Rangka Mengembangkan Jaringan

Wings Food menyadari pesatnya persaingan pada industri kopi di Indonesia kian hari kian pesat, masing-masing perusahaan semaksimal mungkin memberikan differensiasi pada produknya, dianggap sangat perlu jika dari masing-masing perusahaan tidak hanya bergerak pada mengelola relasi dan mengembangkan strategi semata.

(13)

“Saat ini kopi merupakan industri global raksasa yang mempekerjakan lebih dari 20 juta orang. Komoditi ini menempati urutan kedua setelah minyak bumi, dengan lebih dari 400 miliar cangkir yang dikonsumsi setiap tahun. Berdasarkan kondisi tersebut mengakibatkan kopi menjadi salah satu minuman paling populer dan telah menjadi budaya maupun gaya hidup masyarakat saat ini.”

Sebagai bentuk pengembangan jaringan produk dari TOP Coffee, pihak WINGS Food merasa sangat perlu melakukan langkah-langkah yang sistematis dalam rangka meningkatkan maupun mempertahankan positioning TOP Coffee di lingkungan para penikmatnya. Oleh karena itu strategi yang dilakukan Wings Food dalam mengembangkan jaringan usahanya selama ini adalah dengan menjaring banyak segmen, di tengah persaingan yang semakin ketat, menurut Bpk. Andry:

“Kami sangat jeli melihat peluang usaha dengan membidik pasar tanpa batasan umur, dengan hadirnya 4 varian rasa TOP Coffee yakni kopi murni, kopi gula untuk dewasa, kopi susu, dan kopi mocca untuk remaja, menandakan bahwa kami tidak hanya ingin mengambil perhatian penikmat kopi dari kalangan dewasa semata, namun lebih dari itu besar harapan kami TOP Coffee menjadi salah satu produk kopi bubuk yang juga bisa dinikmati oleh kalangan remaja.”

Aktifitas promosi yang tengah berjalan saat ini adalah konser dibeberapa kota yang dilakukan atas kerjasama TOP Coffee dengan Iwan Fals sebagai brand ambassador, dan dalam setiap konser TOP Coffee yang diselenggarakan Iwan Fals menyajikan lagu yang bernuansa kopi dengan judul “Kopi Top”, sehingga pada akhirnya terbentuk respon yang diluar perkiraan pihak WINGS sendiri, di mana masyarakat lebih mengenal TOP Coffee sebagai “kopinya bang Iwan”.

Langkah lainnya yang dilakukan oleh pihak Wings Food TOP Coffee berdasarkan Bpk. Andry:

“Kami tengah mencoba bermitra dengan petani kopi untuk mendapatkan biji kopi terbaik. Selain mengajak kongsi, kami juga akan terus mengandalkan kebun kopi

(14)

pribadi sehingga kestabilan produksi bisa terjaga, kami yakin sebagai negara penghasil kopi terbaik, Indonesia memiliki ribuan petani kopi handal. Biji kopi yang dihasilkan adalah 100% dari Indonesia. Oleh karena itu, kai ingin sekali ingin memposisikan kualitas TOP Coffee sebagai kopinya orang Indonesia.”

Terakhir, Ibu Jessica menambahkan bahwa ada harapan besar lain yang pihak Wings Food titipkan dari hasil promosi dan penjualan, bahwa:

“Kami menargetkan TOP Coffee sebagai merek kopi favorit masyarakat Indonesia. Optimisme tersebut didorong karena larisnya empat varian di pasar. Ekspektasi kami ingin menjadi merek nomor satu. Fenomena yang menakjubkan dilihat dari respon masyarakat yang saat ini menganggap bahwa TOP Coffee adalah “kopinya bang Iwan”.

Harapan dan keinginan akan pencapaian sebuah target penjualan tersebut diatas tentunya karena pihak TOP Coffee melihat bahwa persaingan antar competitor dengan produk serupa semakin pesat, maka perlu evaluasi yang berkesinambungan dan juga hadirnya sebuah inovasi produk unggulan TOP Coffee lainnya, guna mempertahankan positioning TOP Coffee ditengah-tengah masyarakat.

(15)

4.2.2. Hasil Observasi

Pada penelitian ini, peneliti juga melampirkan hasil observasi yang dilakukan pada saat kegiatan berlangsung sebagai berikut:

Tabel 4.3. Hasil Observasi Penelitian

NO

STRATEGI

MEDIA

RELATION

INDIKATOR

HASIL OBSERVASI

1 Mengelola Relasi - Persiapan pelaksanaan press conference dan keterlibatan media

Persiapan press conference TOP Coffee pertama kali dilakukan di Jakarta pada pertengan tahun 2012 di bulan Juli. Pihak TOP Coffee mengundang 150 media baik media cetak, maupun elektronik (online, TV). Kehadiran media pada acara press conference TOP Coffee bertujuan mendukung kegiatan promosi TOP Coffee memperlakukan para rekan media dengan baik sehingga terjalin kerjasama jangka panjang dengan memberikan penyajian berita yang aktual dan tidak ada unsur berlebihan.

- Persiapan materi press release

Press release disusun sebagai bahan acuan penulisan atau pelaporan bagi para media yang diundang. Disusun sesuai dengan key message produk TOP Coffee.

Press release disusun oleh sebuah tim yang tidak lain juga rekan kerja dari pihak Wings food

Adapun proses pembuatannya terdiri atas; (1) pembahasan awal mengenai key message yang akan menjadi acuan press conference, (2) setelah konsep utama disepakati oleh tim tersebut maka disusun secara detail rangkaian pesan yang akan disampaikan kepada media dalam bentuk draft release, (3) sebelum press release diterima oleh pihak media, draft release harus terlebih dahulu disetujui isinya oleh pihak perwakilan public relations TOP Coffee,

(16)

untuk kemudian jika yang harus diperbaiki ataupun ditambahkan dari sisi perusahaan sendiri. (4) waktu yang biasa diperlukan dalam pembuatan press release sekitar 4 hari.

2 Mengembangkan strategi - Brand ambassador (publicity)

Keterlibatan Iwan Fals sebagai brand ambasaddor diharapkan memberikan respon yang sangat baik pada kegiatan promosi dan juga pengenalan pemahaman masyarakat tentang TOP Coffee. Iwan Fals dipilih karena dianggap sebagai sosok seniman yang memiliki cita rasa tinggi pada setiap lagu yang ia ciptakan, dan juga komitmennya yang kuat pada dunia music. Berdasarkan pada idealisme Iwan Fals itu, pihak Wings food berharap TOP Coffee juga mampu memegang komitmennya dalam memadukan kopi Indonesia dengan perpaduan rasa yang berbeda tanpa menghilangkan cita rasa asli kopi itu sendiri.

-

Penggunaan slogan TOP Coffee (involve a slogan or jingle)

Iwan Fals sebagai brand ambassador dari TOP Coffee memberikan slogan yang menjadi ciri khas dari produk TOP Coffee itu sendiri yaitu, “Bongkar!!! Kebiasaan lama…”

- Keterlibatan dalam aksi sosial

Dalam setiap pelaksanaan konser Iwan Fals bersama TOP Coffee, sebelumnya Iwan Fals selaku brand ambassador dipercayakan oleh pihak Wings Food untuk memyerahkan bibit pohon pada perwakilan daerah setempat, untuk selanjutnya ditanam untuk kepentingan sosial.

- Keterlibatan penuh pihak perusahaan dalam memperkenalkan produk TOP

Pihak Wings Food senantiasa mendampingi dan terlibat dalam acara press conference TOP Coffee, memberikan penejelasan secara detail produk TOP Coffee sebagai bagian dari kegiatan promosi.

(17)

Coffee

-

Roadshow

konser Iwan Fals bersama TOP Coffee (Event)

Kegiatan promosi yang dilakukan tidak hanya berhenti pada kegiatan press conference, sebagai tanda apresiasi dan kerjasama pihak TOP Coffee dengan Iwan Fals, diadakan juga konser Iwan Fals ke beberapa daerah sekaligus sebagai bagian kegiatan promosi kepada mmasyarakat, yang pada akhirnya TOP Coffee lebih dikenal sebagai "kopinya bang Iwan"

3 Mengembangkan jaringan - Menjalin kerjasama dengan pihak terkait dan saling menguntungkan

Pihak Wings Food tengah mencoba bermitra dengan pihak petani kopi untuk mendapatkan biji kopi terbaik, dengan melakukan kongsi Wings Food juga mengandalkan perkebunan kopi pribadi sehingga hasil kopi yang dilahirkan tetap terjaga mutunya.

-

Menjalin hubungan dan kerja sama yang baik dengan para distributor di daerah

Dalam setiap kegiatan konser TOP Coffee yang dilaksanakan, pihak Wings Food berharap hubungan dan kerja sama terhadap para distributor di daerah dapat terjalin lebih baik lagi. Hal ini dapat dilihat pada pelaksanaan meet & greet sebelum pelaksanaan konser, para distributor diundang sebagai bentuk apresiasi dan rasa terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin.

- Menjalinnya kerjasama dengan pihak media internasional

Rencana mendatang, Wing Food dapat dikenal di Asia Tenggara, tentunya dengan terjalinnya kerjasama yang dinamis dan berkesinambungan dengan pihak-pihak media internasional.

(18)

4.3 Pembahasan

Tidak dipungkiri untuk membuat sebuah produk ataupun jasa akhirnya dapat diingat secara terus menerus oleh konsumen bukanlah hal yang mudah dilakukan oleh sebuah perusahaan. Perusahaan harus bisa merencanakan secara cerdas berbagai strategi dalam memenangkan persaingan pada produk sejenis. Sebelum memilih strategi yang akan digunakan, satu hal yang penting untuk dilakukan adalah mengamati kondisi persaingan, khususnya pesaing yang paling kompeten. Carilah informasi sebanyak mungkin tentang apa yang sedang dan akan mereka lakukan, sehingga kita sebagai pendatang baru tidak akan salah langkah dalam menentukan strategi apa yang akan dilakukan. Karena logikanya, apabila memiliki informasi tentang bagaimana mereka bisa berhasil, maka Anda pun akan mendapatkan gambaran yang akan mempermudah dalam merencanakan strategi perusahaan kita sendiri.

Strategi menciptakan produk yang berbeda misalnya dengan menciptakan produk yang unik dan belum pernah digunakan sebelumnya, akan menambahkan nilai lebih dari produk kita itu sendiri. Wings Food yang dalam hal ini mencoba untuk masuk dalam dunia kopi instan dengan menghadirkan produk minuman kopi instan berampas yaitu TOP Coffee, paling tidak sebelumnya pihak perusahaan telah mempelajari dengan baik produk kopi seperti apa saja yang sudah kebanyakan di tawarkan dimasyarakat saat ini, dan melihat celah kemungkinan TOP Coffee dapat menjadi produk kopi instan berampas yang menawarkan sesuatu yang berbeda kepada konsumennya. Para pelanggan akan memandang produk Anda lebih mengena di hati mereka dan akan lebih mudah

(19)

diingat dibandingkan restoran lain, dengan menciptakan ciri khas dan daya tarik tersendiri bagi para konsumen. Supaya jika suatu saat pelanggan mendengar salah satu ciri dari produk Wings Food, maka konsumen akan langsung teringat pada produk Wings Food yakni TOP Coffee, yang pada akhirnya mereka tetap akan memilih produk Anda dibandingkan dengan produk yang lain.

Top Coffee hadir pada pertengan tahun 2012, merupakan produksi dari Wings Food yang selama ini lebih dikenal dengan produk mie instan sedap dan kecap sedapnya, sejalannya waktu dan dunia persaingan pada dunia food and beverage, Wings Food melihat ada kesempatan yang besar untuk menghadirkan produk instan lainnya yaitu minuman kopi instan berampas tentunya dengan menonjolkan keunggulan yang tidak dimiliki oleh produk-produk pesaing lainnya.

Sebagai produk kopi instan yang tergolong pendatang baru, Wings Food menyadari bahwa tidak mudah untuk mencuri perhatian konsumen terlebih bagi konsumen yang telah setia dengan produk kopi instan yang sudah ada misal produk kopi Kapal Api, Torabika, Kopi ABC dan lain sebagainya. Pada kondisi seperti ini, nama TOP Coffee masih dalam tahap unaware of brand yaitu, tahap dimana sebuah merk produk benar-benar belum dikenal oleh calon konsumennya. Pada tahap ini pihak produsen harus berpikir keras dan merencanakan banyak cara untuk merancang sedemikian rupa faktor-faktor yang bisa membuat produk TOP Coffee setidaknya diketahui keberadaannya oleh konsumennya. Oleh karena itu, berdasarkan kondisi yang tersebut, pihak Wings Food memberikan ciri khusus pada produk TOP Coffee agar nantinya konsumen bisa dengan mudah mengenali,

(20)

mengingat hingga mengkonsumsi secara berkelanjutan produk ini dengan menyusun beberapa strategi produknya

Strategi pertama yaitu mencoba menjadi sebuah produk minuman kopi instan berampas yang memiliki nilai “be different and anchor to which other associations can be attached, yakni mengacu kepada ciri khas yang dimiliki oleh TOP Coffee dengan produk kompetitor sejenis. TOP Coffee menggunakan simbol lukisan batik pada kemasan sebagai ciri khusus yang membedakan TOP Coffee dengan para kompetitornya, hal ini tidak lain agar mempermudah konsumen dalam mengenali produk TOP Coffee, sekaligus menjelasan bahwa TOP Coffee merupakan hasil produksi asli dari biji kopi Indonesia. Selain itu juga, TOP Coffee merupakan produk kopi tubruk pertama yang hadir dalam bentuk kemasan instan.

Selanjutnya, pemilihan Iwan Fals sebagai brand ambassador TOP Coffee memiliki alasan yang cukup kuat agar masyarakat terinspirasi untuk menikmati kopi dari seorang seniman sejati satu ini, yakni dengan alasan memiliki kesamaan akan idealisme untuk menghasilkan citarasa khas pada setiap produk maupun seni yang dihasilkan, bagi TOP Coffee sendiri idealisme yang akan terus dijaga adalah dengan menghasilkan produk yang berkualitas dan mewakili cita rasa Indonesia, yakni dengan perpaduan pengolahan dua biji kopi unggulan robusta dan Arabica, sehingga pihak Wings Food percaya produk ini akan mudah dikenal oleh masyarakat Indonesia.

Strategi kedua, kehadiran TOP Coffee dan juga Iwan Fals sebagai brand ambassador, sejak awal adalah keinginannya untuk bisa menjangkau semua

(21)

kalangan usia dari konsumennya, walaupun varian utama yang dihadirkan adalah produk kopi bubuk instan berampas, yang kebanyakan lebih banyak dinikmati oleh kalangan usia 35 keatas, namun dengan menyadari budaya mengkonsumi kopi saat ini telah menjadi salah satu gaya hidup paling populer di seluruh dunia tidak peduli akan usia, maka Wings Food juga menawarkan produk TOP Coffee dengan beberapa varian rasa yang tidak asing dengan lidah remaja. Dengan kata lain positioning product yang ingin dijangkau oleh Wings Food melalui hadirnya produk TOP Coffee adalah menjadi produk yang dapat dinikmati oleh semua kalangan usia, dari muda hingga tua.

Strategi ketiga, melalui keterlibatan Iwan Fals sebagai brand ambassador TOP Coffee, diikuti dengan slogan “Bongkar kebiasaan lama….!!!” dan “TOP Coffee kopinya orang Indonesia”, maka akan semakin memperkuat nama brand TOP Coffee dalam benak konsumen. Makna dari tagline “TOP Coffee kopinya orang Indonesia” menunjukkan bahwa TOP Coffee hadir sebagai hasil pengolahan biji kopi yang berkualitas, hasil dari perpaduan dua biji kopi asli Indonesia robusta dan Arabica, melalui pengolahan yang mengutamakan ketepatan dalam setiap proses produksinya. Selain itu, hadirnya lagu yang bertemakan kopi yang diciptakan oleh Iwan mengisyaratkan antara Iwan Fals dan TOP Coffee telah terjalin hubungan yang baik, dan Iwan Fals pun telah mengakui bahwa produk ini aman untuk dikonsumsi.

Melalui karakteristik-karakteristik tersebut diatas, pemilihan brand ambassador, positioning produk TOP Coffee yang ingin menjangkau seluruh aspek usia, dan tagline TOP Coffee sebagai kopinya orang Indonesia, besar

(22)

kesempatan yang didapat oleh pihak Wings Food bahwa produknya akan sangat mudah dikenal, dengan kegiatan promosi yang selalu dilakukan secara berkelanjutan dan juga press conference ditambah lagi kegiatan konser Iwan Fals bersama TOP Coffee yang dilakukan pada 15 kota besar, akan semakin memperkuat nama TOP Coffee di seluruh Indonesia. Terakhir, TOP Coffee menjadi produk yang mencapai pada tingkat tertinggi dari brand awareness yaitu top of mind sebuah kondisi dimana produk TOP Coffee akan disebutkan pertama kali oleh konsumen, atau produk TOP Coffee mejadi napa produk utama dari produk yang sejenis yang ada dalam benak konsumen. Dengan kata lain, TOP Coffee menjadi pimpinan dalam benak konsumen dibandingkan nama produk-produk lain yang sejenis.

Gambar

Tabel 4.3. Hasil Observasi Penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan latar belakang tersebut maka penelitian ini dilakukan dengan mengambil judul Pengaruh Iklan, Cita Rasa, Harga dan Brand Ambassador Mie Sedaap Korean Spicy

Kredit Mikro Utama Jabar Banten merupakan kredit yang diberikan pada pelaku usaha yang sebelumnya pernah menikmati fasilitas kredit peduli Bank Jabar Banten

OPPO sendiri memang berusaha untuk membangun image yang kuat, OPPO harus membangun brand image yang kuat dan dapat melekat di pikiran masyarakat di Indonesia

13 Kesimpulan yang dapat ditarik yakni Lazada memilih Lee Min Ho sebagai brand ambassador adalah karena selain Lee Min Ho mempunyai keselarasan dengan Lazada dan konsumen

Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai informasi dan masukan bagi perusahaan dalam menyusun strategi merek dan pembentukan Brand Equity yang kuat

Penelitian ini juga diharapkan dapat mengkaji karakteristik mana yang paling berpengaruh dalam diri Iqbaal Ramadhan sebagai brand ambassador aplikasi Ruangguru dan mengkaji

Kemudian pada tahun 2013 lalu Greenlight mengajak Ariel untuk bergabung dan menjadi Brand Ambassador atau Celebrity Endorser produk Greenlight karena hal tersebut dianggap

Berdasarkan pada pernyataan dari Bapak Hambar Wiyadi, yang menjadi alasan mengapa Public Relations berperan dalam teknisi komunikasi dalam perjanjian kerja bersama