No. 25/05/94/Th. VI, 4 Mei 2016
Berita Resmi Statistik Provinsi Papua Nomor 25/05/94/Th. VI, 4 Mei 2016 1
I
NDEKS
T
ENDENSI
K
ONSUMEN
(ITK)
P
ROVINSI
P
APUA
T
RIWULAN
I-2016
A. Penjelasan Umum
Indeks Tendensi Konsumen (ITK) adalah indikator perkembangan ekonomi konsumen terkini yang dihasilkan Badan Pusat Statistik melalui Survei Tendensi Konsumen (STK). ITK merupakan indeks yang menggambarkan kondisi ekonomi konsumen pada triwulan berjalan dan perkiraan triwulan mendatang.
Jumlah sampel STK di Provinsi Papua pada Triwulan I-2016 sebanyak 180 rumah tangga yang merupakan rumah tangga panel STK Triwulan IV-2015. Pemilihan sampel dilakukan secara panel antar triwulan untuk memperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai perubahan persepsi konsumen antar waktu. Responden STK dipilih pada strata blok sensus kategori sedang dan tinggi berdasarkan wealth index dan merupakan subsampel dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) khusus di daerah perkotaan.
B. Kondisi Ekonomi Konsumen Triwulan I-2016
Pada Triwulan I-2016, Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Papua sebesar 99,78 yang berarti kondisi ekonomi konsumen mengalami sedikit penurunan dibandingkan kondisinya di triwulan sebelumnya.
Sedikit turunnya kondisi ekonomi konsumen utamanya disebabkan oleh turunnya pendapatan rumah tangga (nilai indeks 97,23). Meskipun pengaruh inflasi terhadap tingkat konsumsi relatif rendah (nilai indeks 103,58) sehingga adanya sedikit peningkatan pada tingkat konsumsi (nilai indeks 101,05), namun tingkat optimismenya lebih rendah dibandingkan Triwulan IV-2015.
C. Perkiraan Ekonomi Konsumen Triwulan II-2016
Nilai ITK Papua pada Triwulan II-2016 diperkirakan sebesar 100,97. Ini mengindikasikan peningkatan kondisi ekonomi konsumen diperkirakan akan terjadi di triwulan mendatang. Peningkatan tersebut diperkirakan terjadi karena adanya kenaikan pendapatan rumah
tangga (nilai indeks 101,57) meskipun diikuti oleh penurunan perkiraan pembelian barang tahan lama, rekreasi, dan pesta/hajatan oleh konsumen (nilai indeks 99,92).
2 Berita Resmi Statistik Provinsi Papua Nomor 25/05/94/Th. VI, 4 Mei 2016
1. Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Triwulan I-2016
Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Provinsi Papua di triwulan I-2016 (Januari – Maret 2016) tercatat sebesar 99,78. Angka ITK yang berada di bawah 100 mengindikasikan bahwa kondisi ekonomi konsumen menurun dibandingkan kondisinya di triwulan IV-2015 (Oktober – Desember 2015).
Turunnya kondisi ekonomi konsumen di awal tahun dibandingkan kondisi ekonomi di akhir tahun umum terjadi di Papua yang mayoritas penduduknya beragama Nasrani. PNS maupun pegawai swasta umumnya menerima honor, insentif, ataupun THR di akhir tahun untuk menunjang perayaan Natal dan Tahun Baru yang dirayakan cukup meriah. Menurunnya pendapatan di triwulan pertama 2016 ditunjukkan oleh indeks pendapatan rumah tangga yang berada di bawah 100 (nilai indeks 97,23). Meskipun pendapatan menurun, namun angka inflasi tercatat lebih rendah di triwulan I-2016 sehingga daya beli konsumen masih cukup baik (nilai indeks 103,58). Rendahnya pengaruh inflasi mendorong sedikit naiknya tingkat konsumsi barang/jasa (nilai indeks 101,05) meski optimismenya turun dibandingkan di triwulan sebelumnya. Faktor pendorong naiknya tingkat konsumsi antara lain adanya perayaan Imlek, Paskah, Nyepi, termasuk adanya dua kali long weekend.
Tabel 1
Indeks Tendensi Konsumen Menurut Variabel Pembentuknya Provinsi Papua Triwulan IV- 2015 dan Triwulan I-2016
Variabel Pembentuk Nilai Indeks Triwulan IV-2015 Triwulan I-2016
Pendapatan rumah tangga 117,43 97,23
Pengaruh inflasi terhadap tingkat konsumsi 102,72 103,58
Volume konsumsi barang/jasa 109,52 101,05
Indeks Tendensi Konsumen (ITK) 111,72 99,78
Di tingkat nasional, kondisi ekonomi konsumen di triwulan I-2016 (nilai indeks 102,89) mengalami sedikit peningkatan dibandingkan kondisinya di triwulan sebelumnya (nilai indeks 102,77) dengan optimisme yang juga meningkat. Naiknya kondisi ekonomi konsumen di tingkat nasional disebabkan karena membaiknya kondisi ekonomi konsumen di 26 provinsi, dimana 12 provinsi diantaranya memiliki ITK di atas ITK nasional. ITK tertinggi tercatat terjadi di Provinsi Maluku sebesar 109,96; sedangkan ITK terendah terjadi di Provinsi Bangka Belitung dengan indeks 94,71.
Berita Resmi Statistik Provinsi Papua Nomor 25/05/94/Th. VI, 4 Mei 2016 3
Grafik 1
Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Triwulan I-2016 Tingkat Nasional dan Provinsi
2. Perkiraan Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Triwulan I-2016
Untuk triwulan II-2016 (April – Juni 2016), angka ITK diperkirakan sebesar 100,97 yang berarti kondisi ekonomi konsumen diperkirakan akan meningkat dibandingkan kondisinya di triwulan I-2016. Peningkatan tersebut dipicu oleh adanya perkiraan kenaikan pendapatan (nilai indeks 101,57). Perkiraan adanya kenaikan pendapatan terkait adanya perayaan Idul Fitri di awal Juli 2016 dimana biasanya THR sudah diberikan di bulan Juni. Meskipun diperkirakan akan terjadi kenaikan pendapatan, namun rencana pembelian barang tahan lama, rekreasi, dan pesta/hajatan konsumen diperkirakan menurun (nilai indeks 99,92). Hal ini dapat dimaklumi karena konsumen cenderung membelanjakan THR yang diperoleh untuk kebutuhan pangan dan sandang sebagai persiapan Idul Fitri.
Tabel 2
Perkiraan Indeks Tendensi Konsumen Menurut Variabel Pembentuknya Provinsi Papua Triwulan II-2016
Variabel Pembentuk Triwulan II-20161)
Perkiraan pendapatan rumah tangga 101,57
Rencana pembelian barang-barang tahan lama (elektronik, perhiasan, perangkat komunikasi, meubelair, peralatan rumah tangga, kendaraan bermotor, tanah, rumah), rekreasi, dan pesta/hajatan
99,92
Indeks Tendensi Konsumen (ITK) 100,97
1)Angka perkiraan ITK Triwulan II-2016
1 0 9 ,9 6 1 0 8 ,4 0 1 0 2 ,8 9 9 9 ,7 8 9 4 ,7 1 85,00 90,00 95,00 100,00 105,00 110,00 115,00 M al u ku Bali N TB D I Y o gya Su lt en g Su lb ar Ja ti m Ba n te n D K I J aka rta K al b ar Ja b ar K al te n g N as io n al K al ti m Su ls el Su m b ar K e p ri La m p u n g G o ro n ta lo A ce h Be n gku lu Su lt ra Su m u t Ja m b i M al u t Ja te n g P ap u a K al se l Pa p b ar N TT Su m se l Su lu t Ri au Ba b el
4 Berita Resmi Statistik Provinsi Papua Nomor 25/05/94/Th. VI, 4 Mei 2016
Di triwulan II-2016, ITK nasional diperkirakan sebesar 106,56. Naiknya kondisi ekonomi konsumen di tingkat nasional disebabkan meningkatnya perkiraan kondisi ekonomi konsumen di seluruh provinsi, dimana ITK 15 provinsi berada di atas ITK nasional. Perkiraan ITK tertinggi terjadi DI Yogyakarta yang mencapai 123,60; sementara perkiraan ITK terendah terjadi di Jambi sebesar 100,10.
Grafik 2
Perkiraan Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Triwulan II-2016 Tingkat Nasional dan Provinsi
Tabel 3
ITK Triwulan I-2016 dan Perkiraan ITK Triwulan II-2016 Provinsi Papua dan Nasional
Keterangan Pendapatan Rumah Tangga Kini Pengaruh Inflasi Thdp Konsumsi Konsumsi Makanan & Non Makanan ITK Triwulan I-2016 Pendapatan Rumah Tangga Mendatang Rencana Pembelian Barang Tahan Lama Perkiraan ITK Triwulan II-2016 Papua 97.23 103.58 101.05 99.78 101.57 99.92 100.97 Nasional Tertimbang Provinsi 102.43 103.83 102.80 102.89 108.72 102.78 106.56 1 2 3 ,6 0 1 1 5 ,5 3 1 0 7 ,1 5 1 0 1 ,6 4 1 0 0 ,1 0 0,00 20,00 40,00 60,00 80,00 100,00 120,00 140,00 D I Y o gya M al u ku G o ro n ta lo D K I J aka rta Su lu t Ja ti m Ba li Su lt en g N TB Su lb ar Su ls el Ja te n g K e p ri Ba n te n Ba b el N as io n al Ja b ar M al u t Be n gku lu K al se l K al te n g Pa p b ar N TT Ri au La m p u n g Su m b ar A ce h K al b ar Su lt ra K al ti m Pa p u a Su m u t Su m se l Ja m b i
Berita Resmi Statistik Provinsi Papua Nomor 25/05/94/Th. VI, 4 Mei 2016 5 Tabel 4
Indeks Tendensi Konsumen1) Triwulan I-IV Tahun 2015, Triwulan I Tahun 2016 dan Perkiraan Indeks Tendensi Konsumen Triwulan II Tahun 20162)
Tingkat Nasional dan Provinsi
No. Provinsi Triwulan I-2015 Triwulan II-2015 Triwulan III-2015 Triwulan IV-2015 Triwulan I-2016
Perkiraan Triwulan II-20162) 1. Aceh 100,33 107,92 110,29 102,21 100,99 101,64 2. Sumatera Utara 100,48 101,60 102,17 102,52 100,55 100,71 3. Sumatera Barat 94,58 101,07 100,61 99,10 101,85 102,00 4. R i a u 90,72 104,74 105,65 94,27 95,99 102,33 5. J a m b i 91,66 99,57 101,02 100,94 100,53 100,10 6. Sumatera Selatan 99,97 101,97 107,31 100,35 96,44 100,42 7. Bengkulu 96,54 105,55 107,07 101,20 100,57 105,17 8. Lampung 93,38 102,57 101,34 101,19 101,55 102,11
9. Kep. Bangka Belitung 92,19 97,90 105,54 93,91 94,71 106,98 10. Kepulauan R i a u 101,80 108,82 101,92 100,68 101,56 107,15 11. DKI Jakarta 103,97 109,71 111,88 106,64 105,20 110,11 12. Jawa Barat 104,43 105,67 109,69 102,38 104,03 105,78 13. Jawa Tengah 99,71 103,60 109,81 99,87 100,28 107,41 14. D.I. Yogyakarta 97,18 111,73 110,33 103,02 107,96 123,60 15. Jawa Timur 100,75 103,88 115,98 102,12 105,38 109,03 16. Banten 104,07 108,19 111,21 103,29 105,25 107,01 17. B a l i 102,36 105,42 111,66 105,84 108,40 108,95
18. Nusa Tenggara Barat 97,50 101,43 109,07 106,47 108,20 108,21 19. Nusa Tenggara Timur 93,45 100,30 102,42 106,32 98,15 103,72 20. Kalimantan Barat 100,44 105,05 106,86 104,07 104,15 101,59 21. Kalimantan Tengah 94,98 106,37 104,46 104,74 103,04 104,57 22. Kalimantan Selatan 94,25 107,21 103,25 101,51 99,34 105,11 23. Kalimantan Timur 101,03 107,40 110,92 105,90 102,40 101,08 24. Sulawesi Utara 93,15 103,46 100,28 108,42 96,08 110,02 25. Sulawesi Tengah 91,78 105,03 111,42 103,85 107,58 108,69 26. Sulawesi Selatan 96,29 106,24 103,38 102,68 101,91 107,60 27. Sulawesi Tenggara 92,52 102,70 110,64 106,06 100,57 101,19 28. Gorontalo 95,18 109,08 108,02 101,40 101,14 110,93 29. Sulawesi Barat 100,69 111,64 107,24 109,15 105,58 107,71 30. Maluku 102,18 107,38 108,48 112,03 109,96 115,53 31. Maluku Utara 103,19 103,81 108,94 99,14 100,45 105,27 32. Papua Barat 99,77 109,12 109,31 110,22 98,53 104,06 33. Papua 93,88 107,57 109,13 111,72 99,78 100,97 Indonesia 100,87 105,22 109,00 102,77 102,89 106,56 Keterangan:
1) ITK berkisar antara 0 sampai dengan 200, dengan indikasi sebagai berikut:
a. Nilai ITK < 100, menunjukkan bahwa kondisi ekonomi konsumen pada triwulan berjalan menurun dibanding triwulan sebelumnya.
b. Nilai ITK = 100, menunjukkan bahwa kondisi ekonomi konsumen pada triwulan berjalan tidak mengalami perubahan (stagnan) dibanding triwulan sebelumnya.
c. Nilai ITK > 100, menunjukkan bahwa kondisi ekonomi konsumen pada triwulan berjalan meningkat dibanding triwulan sebelumnya.
2)Angka Perkiraan ITK Triwulan II-2016
Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Jl. Dr. Samratulangi Dok II, Jayapura-Papua Telp. (0967) 534519, 533028 (Hunting), Fax. (0967) 536490 E-mail: [email protected] Homepage: http://papua.bps.go.id