• Tidak ada hasil yang ditemukan

MEDIA LABORATORIUM BAHASA (PEMILIHAN, PENGGUNAAN, PEMANFAATAN, PERAWATAN,DLL)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MEDIA LABORATORIUM BAHASA (PEMILIHAN, PENGGUNAAN, PEMANFAATAN, PERAWATAN,DLL)"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

MEDIA LABORATORIUM BAHASA

(PEMILIHAN, PENGGUNAAN, PEMANFAATAN, PERAWATAN,DLL)

UNTUK MEMENUHI TUGAS MATAKULIAH Pengembangan Sumber Belajar

Yang dibina oleh Bapak Zainul Abidin

Oleh:

Reni Intan Puji Astuti (140121603608)

UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN JURUSAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN

(2)

I. KEDUDUKAN a. Pola Pembelajaran

Untuk penggunaan media laboratorium bahasa, ada beberapa pola pembelajaran yang dapat diterapkan oleh guru dalam proses pembelajaran. Diantaranya : • Pola pembelajaran guru dengan media

Media laboratorium bahasa digunakan guru untuk membantu proses belajar mengajar dalam mata pelajaran berbasis bahasa. Jadi peran guru dalam pembelajaran lebih dominan di banding dengan penggunaan laboratorium bahasa. Media laboratorium bahasa digunakan sebagai pendukung kegiatan belajar mengajar agar materi yang disampaikan lebih menarik dan tidak membosankan.

• Pola pembelajaran media dengan guru

Peranan media laboratorium bahasa juga dapat dijalankan dengan pola berikut ini. Berbeda dengan pola sebelumnya, pada pola ini aspek yang lebih

ditonjolkan adalah media laboratorium bahasa itu sendiri dan guru dapat menjadi fasilitator penggunaan media tersebut. Siswa dapat belajar melalui media laboratorium bahasa dengan mendengarkan materi yang diajarkan oleh guru melalui headphone dan komputer yang sudah terhubung satu kelas dengan server yang dipegang oleh guru.

• Pola pembelajaran guru dan media berjalan bersamaan

Dalam peranan media laboratorium bahasa, pola pembelajaran yang dapat dipakai yaitu pola pembelajaran guru dan media berjalan bersamaan. Di pola ini, peranan guru dan media laboratorium bahasa dapat berjalan bersamaan satu sama lain. Berimbang dan tidak saling mendominasi satu sama lain. • Pola pembelajaran kombinasi/ gabungan

Selain Pola pembelajaran diatas, dapat juga dipakai dalam pemanfaatan media laboratorium bahasa ini adalah pola pembelajaran kombinasi/gabungan. Pada pola ini, guru dapat menggabungkan beberapa pola pembelajaran yang sudah di jelaskan di atas dalam satu pembelajaran didalam kelas.

b. Pencapaian Tujuan Pembelajaran

Berikut akan dijelaskan kedudukan peranan media papan flannel dalam pencapaian tujuan kognitif, afektif, dan psikomotorik :

1. KOGNITIF

Domain kognitif adalah kemampuan siswa dalam hal intelektual yaitu berpikir dan memecahkan masalah. Berikut peranan media laboratorium bahasa dalam mencapai tujuan kognitif :

- Pengetahuan

Siswa dapat mengidentifikasi dan memperoleh informasi/ pengetahuan dari materi yang diajarkan oleh guru melalui laboratorium bahasa.

(3)

- Pemahaman

Siswa mendapatkan pemahaman materi pelajaran dari pembelajaran melalui media laboratorium bahasa.

- Aplikasi

Siswa mampu menerapkan makna yang terkandung dalam materi pelajaran yang telah diajarkan melalui laboratorium bahasa. - Analisis

Siswa dapat menganalisis informasi atau nilai yang terkandung dalam materi yang telah disampaikan oleh guru melalui laboratorium bahasa. 2. AFEKTIF

Domain afektif adalah kemampuan siswa untuk menilai mana yang salah dan benar. Biasanya domain ini juga dapat dikaitkan dengan pengendalian emosi seseorang. Berikut kedudukan media laboratorium bahasa dalam pencapaian tujuan afektif :

o Penerimaan

Pada aspek tujuan afektif penerimaan, kedudukan media laboratorium bahasa dapat berupa pembelajaran bagi siswa untuk belajar menerima dan patuh. Hal ini ditunjukan dengan kepatuhan siswa dalam mengikuti pembelajaran menggunakan media laboratorium bahasa sesuai dengan instruksi dan petunjuk dari guru atau pendidik.

o Pemberian Tanggapan

Media laboratorium bahasa juga dapat menstimulasi siswa melalui pendengaran untuk belajar memberikan tanggapan. Hal ini karena ketertarikan siswa terhadap variasi materi yang diberikan melalui media tersebut. Penyajian materi melaui media laboratorium bahasa yang dibuat menarik dan bervariasi juga menyenangkan bagi siswa dan membuat siswa dengan sendirinya belajar memberi tanggapan dengan tepat. o Pengorganisasian

Pada penggunaan media laboratorium bahasa, siswa pun dituntut untuk belajar mengorganisasikan materi yang berupa bacaan atau materi lainnya supaya tertata dengan rapi.

3. PSIKOMOTORIK

Domain Psikomotorik merupakan kemampuan atau keterampilan dalam melakukan sesuatu. Dalam pencapaian tujuan belajar yang sifatnya kemampuan atau keterampilan, penggunaan media laboratorium bahasa kurang tepat untuk mencapai pencapaian tujuan belajar psikomotorik. Hal tersebut dikarenakan laboratorium bahsa kebanyakan hanya mengandalkan pendengaran sebagai penyalur materi yang disampaikan oleh guru. Dengan penggunaan laboratorium bahasa, maka secara tidak langsung keterampilan dan kemampuan siswa akan terasah melalui materi yang ia dengarkan dan materi tersebut akan diterapkannya untuk mengasah kemampuan serta keterampilan siswa.

(4)

c. Fungsi Media

Adapun beberapa fungsi dari media laboratorium bahasa dalam pembelajaran adalah :

- Media Laboratorium Bahasa Sebagai Alat Bantu

Fungsi dari media laboratorium bahasa salah satunya dapat berfungsi sebagai alat bantu guru dalam pembelajaran. Media tersebut dapat membantu guru dalam menyajikan materi pembelajaran supaya lebih menarik, lebih efektif, lebih efisien dan lebih bervariatif.

Namun, apabila fungsi laboratorium bahasa hanya sebagai alat bantu guru saja, tentu tidak akan berpengaruh ketika melakukan pembelajaran tanpa

menggunakan laboratorium bahasa.

- Media Laboratorium Bahasa Sebagai Komponen Pembelajaran

Fungsi media laboratorium bahasa sebagai komponen pembelajaran berarti ketika guru dan siswa melakukan proses belajar maka harus didukung dengan media laboratorium bahasa. Karena jika tanpa menggunakan laboratorium bahasa maka proses pembelajaran akan terganggu. Proses pembelajaran tersebut tidak akan berjalan secara lancar tanpa menggunakan media tersebut. Sebagai salah satu komponen pembelajaran, media dalam hal ini berfungsi untuk mendukung pelaksanaan proses pembelajaran sama seperti komponen lainnya (guru, siswa, metode, dll).

- Media Laboratorium Bahasa Sebagai Pembelajaran Individual

Media Laboratorium bahasa tidak dapat berfungsi sebagai pembelajaran individual. Hal ini dikarenakan laboratorium bahasa dirancang untuk pembelajaran di dalam kelas. Akan tetapi jika siswa ingin belajarar secara individual bisa digantikan dengan alat yang hampir sama dengan yang ada di dalam laboratorium bahasa seperti dengan menggunakan headphone dan komputer. Lalu mengisiskan materi yang ingin dipelajari tersebut ke dalam komputer yang akan dipakai. Siswa bisa memutar secara berulang-ulang materi yang didengarkan. Dengan begitu, pembelajaran individual bisa dijalankan dengan baik.

- Media Laboratorium Bahasa Sebagai Sarana Pembelajaran yang Umum a. Listening. Siswa mendengarkan melalui bantuan perangkat elektronik

yang tersedia.

Listening all. Semua siswa dapat

langsung diarahkan untuk mendengarkan materi pelajaran yang diberikan oleh guru pada salah satu Channel.

Individu. Siswa dapat dibagi menjadi beberapa kelompok secara acak maupun tetap (tergantung desain laboratorium bahasa) kemudian setiap kelompok dapat diarahkan untuk mendenga maksimal 3 materi yang berbeda pada setiap Channel.

(5)

Student select. Siswa dapat memilih sendiri materi pelajaran yang ingin didengarkan dari 3 Channel yang tersedia melalui panel siswa (tombol A, B atau C).

b. Conversation. Siswa melakukan berbagai jenis percakapan.

Pair Row dan Pair Coloumn. Siswa secara berpasangan bercakap-cakap. Percakapan dapat dilakukan dengan teman semeja atau teman di belakang/depan meja.

Fix Group. Siswa dikelompokkan menjadi beberapa kelompok. Ada desain laboratorium bahasa yang mengkelompokkan menjadi 2

kelompok saja ada yang lebih. Intinya percakapan siswa dilakukan secara berkelompok.

ih n keanggotaan kelompok setiap saat.

ua siswa dan melalui speaker ruangan

yang berada pada kelompok tertentu.

Random Group. Anggota tiap

kelompok dipilih secara acak. Melalui fungsi ini maka instruktur dapat leb mudah membagi siswa berdasarkan tingkat kepandaian dan memindahka

c. Attention. Instruktur menyampaikan materi atau pengumuman. - Attention all. Instruktur menyampaikan

pembelajaran kepada sem

pengumuman atau materi

Attentioin channel. Instruktur menyampaikan materi kepada siswa

(6)

d. Monitoring. Instruktur m kegiatan siswa. • Monitoring Cha enjalankan nnel. wa

pembicaraan seorang siswa e a

roup. Instruktur

Intercom Individu. Seorang

ranya.

n pelajaran khusus berbasis multimedia.

yang membutuhkan

asa an dan Semester yang berlaku, Nama siswa eserta nama panggilannya, Nomor induk serta Nomor meja yang

pati oleh siswa sebagai identitasnya. Jadi setiap kelas akan memiliki ndiri-sendiri.

II. PEMILIHAN a. Prinsip Pem

-

, guru juga harus mengetahui tentang tujuan pemilihan fungsi pengawasan terhadap

Instruktur memperhatikan percakapan sekelompok sis digrup tertentu.

Monitoring Individual. Instruktur memperhatikan secara khusus. Baik ketika

siswa tersebut berada dalam k lompok atau saat sedang berpasangan. n panggilan untuk percakapan dengan e. Intercom. Siswa dapat melakuk

guru demikian pula sebaliknya.

Intercom G

melakukan percakapan dengan kelompok siswa yang dihubungi.

siswa menghubungi instruktur

untuk melakukan percakapan dengannya.

f. Text to Speech. Guru dapat menuliskan text dalam bahasa Inggris untuk secara otomatis diucapkan dalam bahasa Inggris oleh Komputer .

Pengucapan text dapat diatur kecepatan dan jenis sua

g. Multimedia Control. Perangkat lunak juga menyediakan kendali khusus untuk operasional file-file audio/video yang dapat digunakan untuk memberika

h. Audio Record. Guru dapat merekam suara dalam bentuk file-file audio untuk keperluan soal, pengumuman atau hal-hal lain

file audio.

i. Audio Control. Guru dapat mengatur materi pelajaran atau suara apa yang masuk melalui empat Channel suara yang ada.

j. Database. Setiap kelas yang akan menggunakan Laboratorium Bah harus diisikan database-nya terlebih dahulu dalam komputer. Di mulai dari Nama Kelas, Tahun Ajar

b ditem

databasenya se

ilihan

Adanya Kejelasan Tujuan Pemilihan

Maksudnya adalah adanya kejelasan mengenai maksud dan tujuan pemilihan media. Tujuan pemilihan media harus

dihubungkan dengan tujuan penggunaan dan pemanfaatan media. Sebelum guru memilih dan memanfaatkan media laboratorium bahasa

(7)

media tersebut. Mengapa memilih laboratorium bahasa? Apa jelas dan dipahami secara benar oleh gur

-

n guru m pemilihan media pem

harus mempertimbangkan apakah laboratorium bahasa sudah familiar dengan guru? Apakah guru paham betul

bahasa? Dan lain seb

-

pakai untuk menetapkan media yang diperbandingkan. tas maka

ada sejumlah media – edia lain yang diperbandingkan terlebih dahulu dengan

dipakai dalam pembelajaran.

- es

ilihan. suaikan dengan

kete apai,

a.

ertimbangan memilih media pembelajaran laboratorium arus sesuai dengan norma yang akan dipakai dan

b. Kri Ber 1.

ndaknya dipilih yang dapat menunjang pencapaian tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan sebelumnya. Atas dasar ini mungkin

atif media yang dianggap cocok untuk tujuan-tujuan

2. fektifitas Media

tujuannya? Seluruhnya harus u.

Adanya Familiaritas Media

Adalah seberapa akrabnya media tersebut baik denga maupun siswa. Terutama dengan guru, dala

belajaran harus mengenal betul terhadap media yang akan dipilih. Karena setiap jenis media mempunyai sifat dan karakteristik yang berbeda satu sama lain.

Jadi,guru

tentang penggunaan alat-alat pada laboratorium againya.

Ada sejumlah Media Yang Diperbandingkan

Dalam pemilihan media pembelajaran sebaiknya terdapat media pembelajaran lain yang diperbandingkan atau dipilih. Karena pada hakikatnya pemilihan media adalah proses pengambilan keputusan untuk menetapkan media yang paling cocok di

Begitu juga jika jenis media yang diperbandingkan terba

jenis media yang ditetapkan untuk dipergunakan juga terbatas apa adanya.

Sebelum memilih media laboratorium bahasa untuk pembelajaran, seharusnya dalam pemilihan

m

laboratorium bahasa. Kemudian media yang terbaiklah yang diambil dan

Adanya Norma Yang Akan Dipakai Dan Dikenakan Dalam Pros Pemilihan

Prinsip ini merupakan hal terpenting dalam proses pem Sejumlah norma yang dikembangkan harus dise

rbatasan kondisi setempat mulai dari tujuan yang ingin dic fasilitas, tenaga maupun dana, dampak, kemudahan yang diperolehnya serta efisiensi dan efektifitasny

P bahasa, h

dikenakan ketika proses pemilihan media. teria Pemilihan

ikut beberapa kriteria pemilihan media pembelajaran : Tujuan Pembelajaran

Media he

ada beberapa altern tertentu.

(8)

Dari beberapa alternatif media yang sudah dipilih, mana yang dianggap

3.

edia i dengan kemampuan, perbendaharaan pengetahuan dan enarik perhatian siswa? Digunakan untuk siapa? Apakah untuk

il, kelas atau massal? Untuk kegiatan belajar tatap muka atau

4.

ebelum menentukan media yang akan dipakai sebaiknya guru mengetahui ng diperlukan itu sudah tersedia? Kalau belum, apakah

5.

edia yang akan dipakai perlu diketahui dahulu Apakah media yang ya baik? Bagaimana keadaan daya tahan media yang

6.

dia biaya ntuk itu? Apakah biaya yang dikeluarkan seimbang dengan manfaat dan

h kemungkinan media lain yang sejenis yang

7.

an juga harus diperhatikan apakah sesuai dengan embelajaran yang akan digunakan. Apabila media yang digunakan tidak

itasan dari media tersebut juga

8. Yang Ingin Dilayani

ait kemampuan distributif media. Seberapa luas jangkauan

III.

akan media pembelajaran, perlu kiranya melihat prinsip

dia tertentu. t kan edia .

paling efektif untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Siswa (Sasaran Didik Atau Pebelajar)

Dalam hal ini guru dituntuk untuk lebih selektif dalam memilih m

dikarenakan ini berhubungan langsung dengan siswa. Apakah media yang dipilih sesua m kelompok kec jarak jauh? Ketersediaan S apakah media ya

media itu dapat diperoleh dengan mudah? Kualitas Teknis

M

dipilih itu kualitasn dipilih itu?

Biaya Pengadaan

Bila memerlukan biaya untuk pengadaan media, apakah terse u

penggunaanya? Adaka

mungkin lebih murah, tapi memiliki efektifitas yang setara? Keadaan Lingkungan

Keadaan lingkung p

cocok dengan lingkungan, maka keefektif akan berkurang.

Luasnya Jangkauan Hal ini terk

yang harus mendapatkan informasi dari media. Hal ini pun harus dipertimbangkan.

A. PENGGUNAAN Dalam menggun

penggunaanya agar dapat dimanfaatkan secara maksimal, berikut prinsip penggunaan media :

Prinsip umum :

1. Tidak ada media yang dapat memenuhi semua tujuan pembelajaran. Me hanya dapat digunakan untuk memenuhi tujuan

2. Media adalah bagian integral dalam pembelajaran bukan berarti hanya ala bantu ajar saja tapi ikut andil dalam mensukseskan tercapainya tujuan pembelajaran yang telah disusun sebelumnya.

3. Sasaran akhir penggunaan media jenis apapun adalah untuk memudah belajar peserta didik. Acuan utama dalam pemilihan dan penggunaan m adalah memberikan kemudahan belajar bagi peserta didik

(9)

4. Media belajar bukanlah suatu media penghibur dalam kegiatan belajar mengajar namun dalam penggunaanya memiliki tujuan yang melekat bersama materi yang disampaikan kepada peserta didik.

5. Pemilihan media haruslah objektif tidak berdasarkan kesenangan pribadi. 6. Penggunaan beberapa media sekaligus akan membingungkan peserta didik.

n. ggunaanya baik untuk mencapai tujuan pembelajaran aupun teknis penggunaan dan pemanfaatannya dalam pembelajaran.

n kekurangan media tidak tergantung pada kekonkritan dan

1. 2.

media apapun, maka guru harus melakukan persiapan untuk menyesuaikan n disampaikan. Selain itu, metode

pe materi harus menyesuaikan dengan media yang digunakan.

kan diajarkan seperti rekaman suatu ran

pan lain yang digunakan siswa maupun guru jaran nyaman dalam penyelenggaraan proses embelajaran di dalam kelas.

5. embali apakah alat dan materi pembelajaran siap digunakan

t kegiatan belajar dengan menggunakan media berlangsung, r tetap ngajar atau menerangkan, guru harus membuat suasana

bahkan si, usahakan agar pebelajar tidak terhalang oleh posisi berdiri pengajar. Di samping itu,

jar jangan sampai terlampau lama membelakangi pebelajar, sehingga kelas kacau karena perhatian pengajar berkurang.

Tidak semua media dapat disatukan untuk mencapai tujuan pembelajara Harus disesuaikan pen

m

7. Kebaikan da

keabstrakannya saja. Prinsip khusus:

Keterampilan guru mengoperasikan media.

Guru harus mampu mengoperasikan media dalam kegiatan pembelajaran. Kesiapan penggunaan media.

Segalanya butuh persiapan termasuk pembelajaran. Ketika menggunakan media dengan materi yang aka

nyampaian

a. Prosedur Penggunaan Media : Sebelum

1. Persiapkan materi pelajaran yang a

pembelajaran harus sudah ada dalam komputer.

2. Persiapkan dan cek alat yang akan digunakan dalam proses pembelaja seperti headphone, komputer, dll.

3. Jika terjadi kerusakan atau alat yang akan digunakan tidak dapat dipakai maka guru harus menyiapkan cadangan alat atau guru haru mengajar secara manual seperti hanya menggunakan speaker.

4. Tata letak meja dan perlengka

harus ditata senyaman mungkin dan seefektif mungkin untuk pembela agar siswa maupun guru merasa

p

Periksa k

dalam proses belajar mengajar. Selama

1. Pada saa

hendaknya dijaga agar suasana tetap nyaman. Keadaan tenang tidak berarti pebelajar harus duduk diam, yang penting perhatian pebelaja terjaga.

2. Pada waktu me

belajar terasa nyaman serta akan lebih baik lagi jika guru juga ikut

melibatkan siswa dalam pengoperasian media agar siswa juga aktif dalam pembelajaran.

3. Misalnya dalam proses pembelajaran pengajar masih perlu menam penjelasan yang harus ditulis dipapan tulis atau di transparan penga

(10)

Sesudah

1. Mintalah siswa untuk menanyakan berbagai hal yang belum jelas yang berhubungan dengan materi pembelajaran yang baru saja mereka terim 2. Jika sudah guru bergan

a. tian memberikan pertanyaan kepada siswa nya

jawabannya lagi agar jelas atau juga bisa tidak perlu menjawabnya lagi dan guru bisa menarik kesimpulan dari

na. B. PEM

an adap apa unakan sasaran akhirnya adalah untuk

an pribadi staf aatkan

ajaran siswa. Media laboratorium bahasa ini haruslah menjadi dan anfaatan media pembelajaran harus diperhatikan gaya

belajarnya, media pembelajaran apa yang cocok untuk gaya belajar siswa

b. Pros

menanyakan tentang materi yang akan disampaikan kepada siswa dengan emancing minat siswa.

ya. Guru atau pun peserta didik harus berdisiplin waktu, agar jadwal kegiatan

angsung dengan efektif & efisien.

untuk menguji apakah siswa tersebut telah paham atau belum dengan materi yang diujikan.

3. Jika seluruh pertanyaan sudah berhasil dijawab siswa, maka guru atau pendidik perlu menambahkan

materi yang telah terlaksa ANFAATAN MEDIA a. Prinsip Pemanfaatan Media

Pemanfaatan media pembelajaran dalam proses pembelajaran perlu mempertimbangkan beberapa prinsip, yaitu:

1. Media pembelajaran yang digunakan dapat merespon siswa belajar. Dengan memanfaatkan media laboratorium bahasa untuk pembelajar diharapkan semua siswa dapat memberikan respon balikan terh yang telah didapatkannya selama proses pembelajaran berlangsung. 2. Media apapun yang dig

memudahkan belajar peserta didik agar lebih mengerti apa yang akan diterangkan oleh guru.

3. Dalam pemanfaatan media yang dipilih harus obyektif, yaitu berdasarkan pada tujuan pembelajaran, tidak didasarkan pada kesenang

pengajar dan berorientasi pada siswa yang belajar, artinya dimanf dan dipilih untuk meningkatkan efektifitas belajar siswa.

4. Media pembelajaran tersebut merupakan perantara dalam proses pembel

media yang bisa menghubungkan proses pembelajaran antara guru siswa.

5. Dalam pem yang ada.

edur Pemanfaatan * Sebelum

Guru mengenalkan tentang materi yang akan disampaikan, guru juga tujuan untuk m

* Selama

Guru Menyampaikan materi yang akan disampaikan dengan bantuan alat-alat yang ada pada laboratorium bahasa. Menerangkan isi materi dengan metode listening dan reading yang telah disiapkan sebelumn belajar yang telah ditetapkan berl

(11)

Pada langkah ini kegiatan pembelajaran dengan memanfaatk laboratorium bahasa harus dievaluasi, sampai sejauh mana tujuan pembelajaran tercapai, yang sekaligus dapat dinilai sejauh mana p

an media engaruh media laboratorium bahasa sebagai alat bantu dapat menunjang

proses belajar siswa yang diterapkan dalam pembelajaran. valuasi dapat digunakan untuk proses belajar berikutnya.

IV. TREATMENT (RPP) a.

ma

Standar Kompetensi asaan, dan informasi tuk formulir, ringkasan, dialog, dan parafrase asar : Mengubah puisi ke dalam bentuk prosa dengan tetap

makna puisi.

skan amanat yang terkandung dalam puisi. 4. engubah puisi kedalam bentuk prosa

uisi yang telah diparafrasekan dengan bahasa

materi pada pelajaran paikan motivasi kepada siswa tentang manfaat

kan materi pelajaran Bahasa Indonesia yang akan isampaikan.

it tentang materi tentang memparafrasekan an menggunakan media tentang

ri lebih

- uru memberikan kesempatan kepada siswa untuk membuat tang materi pada puisi yang telah diputaran. keberhasilan

Hasil e

Identitas

Tingkat Sekolah : Sekolah Menengah Perta Kelas/semester : VII / semester I

Mata pelajaran : Bahasa Indonesia Pokok Materi : Memparafrasekan Puisi

: Mengungkapkan pikiran, per secara tertulis dalam ben

Kompetensi D

memperhatikan b. Tujuan Pembelajaran

Siswa dapat :

1. Membedakan puisi dengan prosa. 2. Membaca puisi dengan baik dan benar. 3. Menjela M 5. Menceritakan kembali p sendiri c. Kegiatan Pembelajaran 1. Awal

- Guru memberi salam dan menyapa siswa. - Guru membuka pelajaran dengan mengingat

sebelumnya. - Guru menyam

mempelajari materi memparafrasekan puisi. - Guru menyiap

d

- Guru menyiapkan media yang akan dipergunakan dalam proses pembelajaran.

2. Inti

- Guru menerangkan sedik puisi.

- Guru menerangkan materi deng memparafrasekan puisi.

- Guru meminta partisipasi siswa dalam pembelajaran agar mate bermakna kepada masyarakat.

- Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya. G

pernyataan ten

- Guru membuat kesimpulan dari beberapa pernyataan siswa. 3. Kegiatan Akhir

(12)

- Guru mengukur sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang yang dikerjakan secara individu.

- Guru memotivasi siswa untuk semangat belajar. - Guru menutup pelajaran dengan salam.

Referensi

Dokumen terkait

Efektivitas Media Interaktif Flash Manga Terhadap Pembelajaran Kosakata Bahasa Jepang Untuk Siswa Sma (Penelitian Eksperimen Semu Terhadap Siswa Kelas X SMA Laboratorium UPI Bandung)

Indikator media pembelajaran berbasis edmodo meliputi Guru dan siswa terhubung di dalam dan di luar kelas untuk terjadinya pembelajaran pada Edmodo, Guru dapat mengirimkan

Dalam makalah ini mengangkat tentang sarana laboratorium bahasa sebagai media pembelajaran yang terintegrasi, yang artinya bahwa laboratorium bahasa yang dilengkapi

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru bahasa Indonesia kelas VII SMP Laboratorium Undiksha Singaraja sudah menjalankan keterampilan membimbing diskusi kelompok

Sedangkan dari hasil wawancara dengan guru mata pelajaran bahasa Arab diketahui, bahwa pelaksanaan pengajaran di laboratorium bahasa dalam meningkatkan penguasaan mufrodat

1) Penggunaan media Bulbar (Buletin Bahasa Arab) sudah dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi ةﺳﺮﻷا ت ﺎﻴﻣﻮﻳ ﻣﻦ siswa kelas VII-2 MTsN 5

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kesesuaian penggunaan media pembelajaran yang digunaan guru bahasa Indonesia dengan materi ajar kelas VIII SMP Negeri 2 Kembayan tergolong “Baik”

Hasil wawancara dengan guru bidang studi Fikih mengungkapkan bahwa: “Kelebihan media Roda Misteri yaitu siswa lebih cepat dalam menghafal dan mengingat materi-materi yang diajarkan