PEMANFAATAN PD-DIKTI OLEH DITJEN BELMAWA DALAM
MENDUKUNG PENGUATAN BUDAYA MUTU PENDIDIKAN TINGGI
Direktorat Penjaminan Mutu
Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan
Kementerian Riset , Teknologi dan Pendidikan Tinggi
Disampaikan pada acara:
”WORKSHOP dan ASISTENSI PELAPORAN DATA PDDIKTI
SEMESTER 2015-‐1 ”
Batam
26-‐28 Mei 2016
Pendahuluan
Goal acara oleh PusdaRn KemristekdikR
ü
Penguatan sinergitas program di Ditjen Belmawa
dengan PD DIKTI
ü
MengidenRfikasi berbagai hambatan pencapaian
penguatan budaya mutu pendidikan Rnggi.
ü
Mendapatkan masukan dari stakeholder, sebagai
bahan memformulasikan rumusan kebijakan
Mengimplementasikan
Misi Presiden
Sumber: Dokumen Visi-‐Misi JW-‐JK 2014
Pendahuluan
VISI KEMENRISTEK-‐DIKTI
Terwujudnya Perguruan Tinggi yg
Bermutu
Serta Kemampuan Iptek
dan Inovasi untuk Mendukung Daya
Saing Bangsa
No.5
NEGARA
HADIR
MISI KEMENRISTEK & DIKTI 2015-‐2019
1.
Meningkatkan akses, relevansi,
dan mutu Pendidikan Tinggi
untuk menghasilkan SDM yang
berkualitas
2.
Meningkatkan kemampuan iptek
dan inovasi untuk menghasilkan
nilai tambah produk inovasi
MANDATORI
PERPRES No.13 Th 2015àKemenristekDikR
Pasal 1
(1)Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi
berada di bawah dan bertanggung jawab kepada
Presiden.
(2) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi
dipimpin oleh Menteri.
Pasal 2
Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi
mempunyai tugas menyelenggarakan urusan
pemerintahan di bidang riset, teknologi, dan pendidikan
Rnggi untuk membantu Presiden dalam
menyelenggarakan pemerintahan negara.
MANDATORI(Lanjutan)
Pasal 3, fungsi:
a. perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang standar kualitas sistem
pembelajaran, lembaga pendidikan Rnggi, sumber daya manusia serta sarana dan prasarana pendidikan Rnggi, dan keterjangkauan layanan pendidikan Rnggi;
b. perumusan dan penetapan kebijakan di bidang standar kualitas lembaga peneliRan, sumber daya manusia, sarana dan prasarana riset dan teknologi, penguatan inovasi dan riset serta pengembangan teknologi, penguasaan alih teknologi, penguatan kemampuan audit teknologi, perlindungan Hak Kekayaan Intelektual, percepatan penguasaan, pemanfaatan, dan pemajuan riset dan teknologi;
c. koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan, sumber daya,
penguatan riset dan pengembangan, serta penguatan inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi; d. pemberian izin tertulis kegiatan peneliRan dan pengembangan oleh perguruan Rnggi asing,
lembaga peneliRan dan pengembangan asing, badan usaha asing, dan orang asing di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;
e. pemberian izin tertulis kegiatan peneliRan dan pengembangan terapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berisiko Rnggi dan berbahaya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-‐ undangan;
f. koordinasi pelaksanaan tugas, pembinaan, dan pemberian dukungan administrasi kepada seluruh unsur organisasi di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi; g. pengelolaan barang milik/kekayaan negara yang menjadi tanggung jawab Kementerian Riset,
Teknologi, dan Pendidikan Tinggi;
h. pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi; dan
i. pelaksanaan dukungan substanRf kepada seluruh unsur organisasi di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.
STRUKTUR ORGANISASI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI
Menteri Riset, Teknologi, danPendidikan Tinggi
Ditjen Pembelajaran dan
Kemahasiswaan Ditjen Kelembagaan Iptek dan DikR Ditjen Sumber Daya Iptek dan DikR Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan Ditjen Penguatan Inovasi Inspektorat
Jenderal Sekretariat Jenderal
Inspekt
I Inspekt II Inspekt III
Setditjen
Dit. Kemahasiswaan
Dit. Penjaminan Mutu
Dit. Lemlitbang
Dit. KST dan Bajang Lainnya Dit. Pengembangan
Kelembagaan PT Dit. Pembinaan Kelembagaan PT
Dit. Karier dan Kompetensi SDM
Dit. Kualifikasi SDM
Dit. Sarana dan Prasarana
Dit. Sistem Risbang
Dit. Riset dan Pengabdian Masy Dit. Pengembangan Teknologi Industri Dit. Pengelolaan Kekayaan Intelektual
Dit. Sistem Inovasi
Dit. Inovasi Industri
Dit. Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi SA Bidang: -‐ Akademik -‐ Infrastruktur -‐ Relevansi dan ProdukRvitas Puspiptek Pusdiklat Pusat DaPn Iptek Kelompok Jabatan Fungsional PT dan LP2DikP Biro Perencanaan SDM Biro Biro Keuangan dan Umum Biro Hukum dan Organisasi Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik Dit. Pembelajaran
STRUKTUR ORGANISASI
DIREKTORAT JENDERAL PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN
DIREKTORAT JENDERAL PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN
DIREKTORAT
KEMAHASISWAAN DIREKTORAT PENJAMINAN MUTU
SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL
DIREKTORAT PEMBELAJARAN
SUBDIT PENGEMBANGAN SISTEM MUTU
SUBDIT PENGUATAN MUTU SUBDIT PENALARAN DAN
KREATIVITAS SUBDIT PENDIDIKAN AKADEMIK
SUBDIT KOMPETENSI LULUSAN SUBDIT PENDIDIKAN VOKASI DAN
PROFESI
SUBDIT PEMBELAJARAN KHUSUS
SUBDIT KESEJAHTERAAN DAN KEWIRAUSAHAAN SUBDIT MINAT, BAKAT DAN
ORMAWA
SUBDIT PENGAKUAN KUALIFIKASI SUBDIT PENYELARASAN KEBUTUHAN KERJA KELOMPOK JABATAN
FUNGSIONAL
BAGIAN PERENCANAAN
STRUKTUR ORGANISASI
SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL
SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL
BAGIAN HUKUM, KERJASAMA, DAN LAYANAN INFORMASI BAGIAN UMUM BAGIAN PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN SUBBAGIAN RUMAH TANGGA
SUBBAGIAN TATA USAA DAN KEPEGAWAIAN SUBBAGIAN
PERENCANAAN SUBBAGIAN HUKUM
SUBBAGIAN PEMENTAUAN DAN EVALUASI SUBBAGIAN PERBENDAHARAAN DAN PELAPORAN KEUANGAN SUBBAGIAN KERJASAMA SUBBAGIAN BARANG MILIK NEGARA SUBBAGIAN LAYANAN INFORMASI
STRUKTUR ORGANISASI
DIREKTORAT PEMBELAJARAN
DIREKTORAT PEMBELAJARAN
SUB DIREKTORAT PEMBELAJARAN KHUSUS SUB DIREKTORAT PENDIDIKAN VOKASI DAN PROFESISUBBAG TATA USAHA
SUB DIREKTORAT PENDIDIKAN AKADEMIK
SEKSI KURIKULUM PENDIDIKAN AKADEMIK SEKSI KURIKULUM PENDIDIKAN VOKASI DAN PROFESI SEKSI TEKNOLOGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AKADEMIK SEKSI PENDIDIKAN KHUSUS SEKSI TEKNOLOGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN VOKASI DAN AKADEMIK SEKSI PENDIDIKAN JARAK JAUH SUB DIREKTORAT PENGAKUAN KUALIFIKASI SEKSI PENGAKUAN PEMBELAJARAN LAMPAU SEKSI PENGAKUAN CAPAIAN PEMBELAJARAN
DIREKTORAT KEMAHASISWAAN
SUB DIREKTORAT MINAT, BAKAT DAN
ORMAWA SUB DIREKTORAT
KESEJAHTERAAN DAN KEWIRAUSAHAAN
SUBBAG TATA USAHA
SUB DIREKTORAT PENALARAN DAN
KREATIVITAS
STRUKTUR ORGANISASI
DIREKTORAT KEMAHASISWAAN
SEKSI PENALARAN SEKSI KESEJAHTERAAN
SEKSI KREATIVITAS SEKSI KEWIRAUSAHAAN SEKSI ORMAWA SEKSI MINAT DAN BAKAT
SUB DIREKTORAT PENYELARASAN KEBUTUHAN KERJA SEKSI PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PENDIDIKAN DAN DUNIA KERJA SEKSI PENGEMBANGAN KARIR
STRUKTUR ORGANISASI
DIREKTORAT PENJAMINAN MUTU
DIREKTORAT PENJAMINAN MUTU
SUB DIREKTORAT
PENGUATAN MUTU
SUBBAG TATA USAHA
SUB DIREKTORAT
PENGEMBANGAN
SISTEM MUTU
SEKSI PENERAPAN SPMI
SEKSI PENINGKATAN MUTU
SEKSI EVALUASI DAN FASILITASI MUTU SEKSI REVITALISASI PROGRAM
SUB DIREKTORAT
KOMPETENSI
LULUSAN
SEKSI PENGEMBANGAN SISTEM UJI KOMPETENSISEKSI PENERAPAN UJI KOMPETENSI
TUGAS : menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan
di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan.
FUNGSI :
1. Perumusan kebijakan di bidang standar kualitas sistem pembelajaran dan kemahasiswaan;
2. Perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang keterjangkauan layanan pendidikan Rnggi
dan penyelarasan dunia pendidikan dan dunia kerja;
3. Perumusan, koordinasi, dan pelaksanaan kebijakan di bidang sistem penjaminan mutu
internal pendidikan Rnggi;
4. Pengawasan dan pengendalian bidang pembelajaran dan kemahasiswaan;
5. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan;
6. Pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan;
7. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Menteri.
PENGUATAN PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN
Program
TUGAS DAN FUNGSI
DIREKTORAT JENDERAL PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN
SASARAN PROGRAM DAN
INDIKATOR KINERJA PROGRAM
KODE INDIKATOR KINERJA PROGRAM TARGET
2015 2016 2017 2018 2019
IKP 1. Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi
26,86% 28.16% 29.54% 31,07% 32.56%
IKP 2. Jumlah mahasiswa yang berwirausaha 2.000 2.500 3.000 3.500 4.000 IKP 3. Prosentase lulusan bersertifikat kompetensi 55% 60% 65% 70% 75%
IKP 4. Jumlah Prodi terakreditasi unggul 10.800 12.000 13.000 14.000 15.000 IKP 5. Jumlah mahasiswa peraih emas tingkat
nasional dan internasional
380 390 405 410 420
IKP 6. Prosentase lulusan yang langsung bekerja 50% 60% 70% 80% 90%
IKP 7. Jumlah LPTK yang meningkat mutu penyelenggaraan pendidikan akademik
17 46 46 46 46
IKP 8. Jumlah calon pendidik mengikuti pendidikan profesi guru
4.458 5.458 7.000 9.500 12.000
PROGRAM
Penguatan Pembelajaran dan Kemahasiswaan
Staff
Library
Physical Facilities
Laboratories
Funding
Organization
Resources
Curriculum
Management
Leadership
AssuranceQuality
Academic Community
Teaching-Learning Procces
Graduates
Incoming Students
Intelektual, Ilmuwan, atau Profesional yang beriman bertaqwa, berakhlaq mulia, berbudaya, kreatif, Berkarakter tangguh
Sistem Pendidikan Tinggi
Karya Penelitian untuk Kemaslahatan bangsa, negara, dan manusia
Pengabdian Kepada Masyarakat
TARGET OUTPUT 2016
NO
SASARAN KINERJA (OUTPUT) / INDIKATOR KINERJA KEGIATAN (IKK)
TARGET
Kegiatan : Peningkatan Layanan Mutu Pendidikan Tinggi
1 Layanan tata usaha pimpinan
IKK 1.1 Jumlah layanan tata usaha pimpinan
12
2 Layanan mutu program studi
15.000
IKK 2.1 Jumlah Prodi yang menerapkan Sistem Penjaminan Mutu
12.000
IKK 2.2 Jumlah Program Studi memperoleh Bimbingan Teknis Sistem Penjaminan Mutu
1.800
IKK 2.3 Jumlah Prodi penyelenggara Uji Kompetensi
1.200
3 Dosen yang mendapatkan pelatihan mutu
200
IKK 3.1 Jumlah Pelatih SPMI Tingkat Nasional
100
IKK 3.2 Jumlah Auditor Internal Bersertifikat100
4 Dokumen uji kompetensi
IKK 4.1 Jumlah Instrumen Baru untuk Uji Kompetensi
10
5 Mahasiswa yang mengikuti uji kompetensiTARGET GROUP
•
Perguruan Tinggià4.300 (
Univ, InsRtute, Sekolah Tinggi, Akademi, Politeknik
)
•
PRODI 23.073
(i.Pendidikan 4.812, ii. Teknik 4.421,
iii. Sosial 3.521, iv.Kes 3.195. , vi.Ekonomi 3.116, vii.Pertanian 1.597
viii.MIPA 855, ix.Agama 814, x. Humaniora 661, xi.Seni 339
Sumber: Forlap.dikR.go.id
•
Profà5.133
•
Dosen S3à24.642
•
Calon Doktorè2.631.
•
Dosen Tetapè187.475
•
Dosen Tdk Tetapè32.951
•
Mahasiswaà6.9 Juta
1.
UU No. 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan
Tinggi (10 Agustus 2012) mengatur SPM-PT
dalam SATU Bab tersendiri;
2.
Pasal 7 ayat (3) huruf c UU Dikti
Tugas dan wewenang
Menteri
atas penyelenggaraan
Pendidikan Tinggi meliputi:
P
eningkatan penjaminan mutu
, relevansi,
keterjangkauan, pemerataan yang berkeadilan, dan
akses Pendidikan Tinggi secara berkelanjutan
;
Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan
Tinggi
Sistem Penjaminan Mutu PT diatur dalam UU No. 12 Tahun 2012
SPM
DikP
DEFINISI
Kegiatan sistemik untuk meningkatkan
mutu pendidikan Rnggi secara berencana
dan berkelanjutan
TUJUAN
Menjamin pemenuhan Standar
Pendidikan Tinggi secara sistemik dan
berkelanjutan, sehingga tumbuh dan
berkembang budaya mutu
FUNGSI
Mengendalikan penyelenggaraan
pendidikan Rnggi oleh Perguruan Tinggi
untuk mewujudkan pendidikan Rnggi yang
bermutu.
MELIPUTI
Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI)
Milestone Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi di Indonesia
Sebelum
Th 1998
Pasca
Th 1998
Th
2003
Th
2007
Th
2008
Th
2010
Kurikulum nasional atau Kurikulum inR untuk seRap program studi PTà kebebasan akademik, otonomi keilmuan, otonomi PT. UU No.20/2003 Sisdiknas. Pasal 50 ayat (6) PT menentukan kebijakan dan memiliki otonomi dalam mengelola pendidikan di lembaganya. kemandirian perguruan Rnggi untuk mengelola sendiriLembaganya.
Ditjen DikR menginisiasi gagasan penjaminan mutu di PT yang dilaksanakan oleh PT sendiri. àPedoman Penjaminan Mutu (Quality Assurance) Pendidikan Tinggi 10 (sepuluh) Buku Praktek Baik Penjaminan Mutu di berbagai bidang pendidikan @nggi, seper@ kurikulum, pembelajaran, suasana akademik, kemahasiswaan, sumber daya manusia, peneli@an, pengabdian kepada masyarakat, dan lain-‐lain
Didiseminasi Penjamu ke perguruan Tinggi
apa, mengapa, siapa, di mana, bilamana, dan bagaimana Sistem Penjamu di PT
Buku Sistem Penjamina n Mutu PT Internal Ekternal Buku Bahan Pela@han Sistem Penjaminan Mutu Internal PT
Desiminasi 62,04% dari 3.216 PT), PelaRhan SPMI 24,50% dari 3.216 PT.
Th
2012
Th 2012 UU No 12 PT BAB III PENJAMINAN MUTU Buku Pedoman SPM Dik@). Sistem Penjaminan Mutu Internal, Sistem Penjaminan Mutu Eksternal atau akreditasi, dan Pangkalan Data Pendidikan TinggiTh
2014
Th
2015
DIR.
PENJ
JAMU
Permen Dikbud No.50/ 2014 Per Men Ristek 15à SOTK Tupoksi Revisi Permen Dikbud No.50 2014 Uji Publik TOT SPMIMBUDAYA MUTU DIKTI DENGAN DUKUNGAN PD DIKTI
Th
2016
FAS PUSATà14 FAS WILAYAHà104 BIMTEK (1.800 PT) TOT SPMIà100 BERKOORDINASI dg BAN-‐PTMUTU
KERANGKA SISTEM PENJAMINAN MUTU
PENDIDIKAN TINGGI BERBASIS DATA & TIK
SPMI
SPME
SISTEM UJI
SERTIFIKASI
• metode akreditasi • Instrumen spesifik • publikasi hasil akreditasi • metode uji • Item soal • tata kelola
• publikasi hasil uji kompetensi
BAN-‐PT/LAM PTKes
DIKTI :
Standar Nasional Pendidikan 1) Standar isi;
2) Standar proses;
3) Standar kompetensi lulusan; 4) Standar pendidik dan tenaga
kependidikan;
5) Standar sarana dan prasarana; 6) Standar pengelolaan;
7) Standar pembiayaan;
8) Standar penilaian pendidikan 9) Standar peneliRan & pengabdian
masyarakat
LPUK
Pangkalan Data Pendidikan Tinggi
PD Di PTN/PTS/PT K-‐L
Perguruan Tinggi
+
•
K/L
•
LPNK
•
OP
•
Badan lain yang
mendapat
pengakuan
LULUSAN
Pemanfaatan PD-Dikti oleh
Direktorat Jenderal
Pembelajaran dan Kemahasiswaan
Implementasi Data PD DikR melipuR:
ü
Pemberian beasiswa
ü
Penyetaraan ijazah perguruan Rnggi luar negeri
ü
Uji kompetensi tenaga kesehatan dan dokter
ü
Pembelajaran daring Indonesia terbuka dan terpadu
ü
Layanan kemahasiswaan
ü
Sindiker dan pusat karir
ü
dll
EVALUASI
KULIAH
DAFTAR
CARI MATA
KULIAH
http://kuliahdaring.dikti.go.id/
mahasiswa
PT, terda`ar
di PDPT DIKTI
VERIFIKASI DATA PDPT
VALIDASI PT
PENYELENGGARA
PERKULIAHAN
DARING
LMS DIKTI / PT
KREDIT
DAPAT DI
TRANSFER
SERTIFIK ATPopulasi Bidik Misi tahun 2010-2015
No Angkatan
Penda`ar
Penerima
Keterangan
1. 2010
54.382
18.185
Selesai Study
2. 2011
94.762
27.866
Selesai Study
3. 2012
153.834
41.760
Proses Study
4. 2013
239.438
61.156
Proses Study
5. 2014
323.259
62.755
Proses Study
6. 2015
372.000
66.559
Proses Study
TOTAL
278.281
0 500 1000 1500 2000 2500 3000
Tahun 2008 Tahun 2009 Tahun 2010 Tahun 2011 Tahun 2012 Tahun 2013 Tahun 2014 Tahun 2015
DIPLOMA I (D-‐I) 2 3 2 3
DIPLOMA II (D-‐II) 5 1 2 2 3 19 16
DIPLOMA III (D-‐III) 83 109 138 96 122 166 199 22 DIPLOMA IV (D-‐IV) 21 15 8 5 6 28 20 5 SARJANA (S-‐1) 290 388 402 416 538 748 834 190 PROFESI 1 Spesialis 2 2 1 1 1 MAGISTER (S-‐2) 1540 1726 1640 1575 1977 2214 2766 545 DOKTOR (S-‐3) 444 467 398 490 683 838 937 210 (blank) 1 1 1