PUBLIC ORGANIZATION PRIVATE PARTNERSHIP
STUDI TENTANG KEMITRAANDALAM PEMENUHAN SARANA PRASARANA PENDIDIKAN DI SMA NEGERI KABUPATEN PURWOREJO
Nikmah Nurbaity
Satya Wacana University Press 2016
Katalog Dalam Terbitan
371.6
Nur Nurbaity, Nikmah
p Public Organization Private Partnership Studi Tentang Kemitraan dalam Pemenuhan Sarana Prasarana Pendidikan di SMA Negeri Kabupaten Purworejo / Nikmah Nurbaity.-- Salatiga : Satya Wacana University Press, 2016.
xxii, 336p. ; 24 cm.
ISBN 978-602-1047-47-7
1. Schools--Equipment and supplies 2. Social responsibility of education 3. Education--Purworejo--Government policy 4. Community organization--Public relations I. Title
© Nikmah Nurbaity
All rights reserved. Save exception stated by the law, no part of this publication may be reproduced, stored in a retrieval system of any nature, or transmitted in any form or by any means electronic, mechanical, photocopying, recording or otherwise, included a complete or partial transcription, without the prior written permission of the author, application for which should be addressed to author.
Diterbitkan oleh:
Satya Wacana University Press Universitas Kristen Satya Wacana Jln. Diponegoro No 52-60 Salatiga 50711 Telp. (0298) 321212 ext. 229 Fax (0298) 311995
PUBLIC ORGANIZATION PRIVATE PARTNERSHIP
STUDI TENTANG KEMITRAANDALAM PEMENUHAN SARANA PRASARANA PENDIDIKAN DI SMA NEGERI KABUPATEN PURWOREJO
Nikmah Nurbaity
Satya Wacana University Press 2016
Promotor:
Prof. Dr. Ir. Sony Heru Priyanto, M.M Ko promotor:
Prof. Drs. Sutriyono, M.Sc., Ph.D Prof. Dr. Slameto, M.Pd
Penguji:
Dr. Ir. Sri Suwartiningsih, M.Si Titi Susilowati, S.Pd., MA., Ph.D Dr. Yari Dwi Kurnaningsih, M.Pd
Katalog Dalam Terbitan
371.6
Nur Nurbaity, Nikmah
p Public Organization Private Partnership Studi Tentang Kemitraan dalam Pemenuhan Sarana Prasarana Pendidikan di SMA Negeri Kabupaten Purworejo / Nikmah Nurbaity.-- Salatiga : Satya Wacana University Press, 2016.
xxii, 336p. ; 24 cm.
ISBN 978-602-1047-47-7
1. Schools--Equipment and supplies 2. Social responsibility of education 3. Education--Purworejo--Government policy 4. Community organization--Public relations I. Title
© Nikmah Nurbaity
All rights reserved. Save exception stated by the law, no part of this publication may be reproduced, stored in a retrieval system of any nature, or transmitted in any form or by any means electronic, mechanical, photocopying, recording or otherwise, included a complete or partial transcription, without the prior written permission of the author, application for which should be addressed to author.
Diterbitkan oleh:
Satya Wacana University Press Universitas Kristen Satya Wacana Jln. Diponegoro No 52-60 Salatiga 50711 Telp. (0298) 321212 ext. 229 Fax (0298) 311995
Universitas Kristen Satya Wacana
PUBLIC ORGANIZATION PRIVATE PARTNERSHIP
STUDI TENTANG KEMITRAANDALAM PEMENUHAN SARANA PRASARANA PENDIDIKAN DI SMA NEGERI KABUPATEN PURWOREJO
DISERTASI
Diajukan untuk memperoleh gelar Doktor
di Universitas Kristen Satya Wacana.
Disertasi ini telah dipertahankan dalam ujian terbuka
Program Pascasarjana Doktor Studi Pembangunan
Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga,
Yang dipimpin oleh Rektor Magnificus:
Prof. Pdt. John A. Titaley, Th.D
pada hari Jumat, 27 Mei 2016, pukul 10.00 WIB
di Universitas Kristen Satya Wacana
Jalan Diponegoro 52-60 Salatiga 50711
Oleh:
Nikmah Nurbaity
Promotor:
Prof. Dr. Ir. Sony Heru Priyanto, M.M Ko promotor:
Prof. Drs. Sutriyono, M.Sc., Ph.D Prof. Dr. Slameto, M.Pd
Penguji:
Dr. Ir. Sri Suwartiningsih, M.Si Titi Susilowati, S.Pd., MA., Ph.D Dr. Yari Dwi Kurnaningsih, M.Pd
DAFTAR ISI
Daftar Isi ... v
Daftar Tabel ...x
Daftar Gambar ... xii
Kata Pengantar ... xiii
Abstract ... xxi Bab I PENDAHULUAN ... 1 Latar Belakang ... 1 Rumusan Masalah ... 12 Tujuan Penelitian ... 14 Manfaat Penelitian ... 14 Sistematika Disertasi ... 15 Bab II PEMBANGUNAN, KEMITRAAN, PERAN NEGARA, MASYARAKAT, MODAL SOSIAL DAN SEKTOR SWASTA DALAM PEMBANGUNAN DAN PEMENUHAN SARANA PRASARANA ... 17
Pembangunan... 17
Kemitraan ... 20
Pengertian Kemitraan ... 20
Public Private Partnership ... 28
Partnership dalam Pembangunan Pendidikan ... 35
Negara dan Kebijakan Publik ... 38
Pengertian dan Peran Negara ... 38
Kebijakan Publik ... 40
Peran Negara dalam Pendidikan ... 44
Kebijakan Pendidikan ... 45
Sektor Swasta dalam Pembangunan... 48
Peran Sektor Swasta dalam Pembangunan ... 48
Sektor Swasta dan CSR dalam Pendidikan ... 54
Partisipasi Masyarakat dan Modal Sosial ... 56
Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan ... 56
Modal Sosial ... 63
Organisasi Masyarakat: Komite Sekolah dan Organisasi Alumni ... 69
Komite Sekolah ... 70
Organisasi Alumni dalam Pengembangan Sekolah ... 71
Standar Sarana Prasarana ... 75
Pendekatan Teori: Public Organization Private Partnership ... 78
Penelitian Terdahulu ... 82 BAB III METODE PENELITIAN ... 89 Lokasi Penelitian ... 91 Fokus Penelitian ... 93 Sumber Data ... 93
Kerangka Pemilihan Target Informan ... 94
Metode Pengumpulan Data ... 98
Metode Observasi ... 99
Metode Wawancara (Indepth Interview) ... 100
Studi Dokumen ... 103
Instrumen Penelitian ... 104
Validitas dan Kredibilitas Data ... 104
Teknik Analisis Data ... 105
BAB IV GAMBARAN UMUM PEMENUHAN SARPRAS DI SEKOLAH MENENGAH KAB. PURWOREJO ... 109
Gambaran Umum Pendidikan di Kabupaten Purworejo ... 109
Gambaran Umum Sekolah Menengah Negeri di Kabupaten Purworejo ... 113
Gambaran Umum SMA Negeri 1 Purworejo ... 113
Gambaran Umum SMA Negeri 3 Purworejo ... 117
Gambaran Umum SMA Negeri 9 Purworejo ... 119
Lahan ... 123
Bangunan ... 124
Kelengkapan Prasarana dan Sarana ... 127
Kondisi Sarana Prasarana di SMA Negeri 1, 3 dan 9 Purworejo ... 131
Bab V KEBUTUHAN PEMENUHAN SARANA PRASARANA PENDIDIKAN DAN PERAN NEGARA, ORANGTUA, ORGANISASI ALUMNI SERTA SEKTOR SWASTA DALAM KEMITRAAN ... 139
Kebutuhan Sekolah dalam Pemenuhan Pengembangan Sekolah ... 139
Kemitraan dalam Pemenuhan Sarana Prasarana Sekolah ... 148
Peran Pemerintah ... 160
Peran Orang Tua ... 170
Peran Organisasi Alumni ... 179
Peran Pihak Swasta ... 187
Bab VI STRATEGI MENJALIN KEMITRAAN DAN PENINGKATAN PERAN NEGARA, ORGANISASI MASYARAKAT DAN SEKTOR SWASTA DALAM KEMITRAAN... 199
Strategi Menjalin Kemitraan ... 199
Sekolah ... 202
Menyusun Program Kerja Sarana Prasarana ... 202
Mensosialisasikan Kepada Pemangku Kepentingan ... 204
Mengajukan Proposal ke Pemerintah ... 208
Melibatkan Organisasi Alumni ... 211
Melibatkan Pihak Swasta ... 213
Melaksanakan Pengadaan, Pemeliharaan dan Perawatan Sarana Prasarana Pendidikan ... 216
Pemerintah ... 218
Organisasi Komite dan Orang Tua Siswa ... 220
Organisasi Alumni ... 223
Pihak Swasta ... 226
Strategi Peningkatan Peran Entitas dalam Kemitraan ... 228
Aspek Kebijakan Pendidikan ... 233
Aspek Finansial ... 237
Strategi Peningkatan Peran Organisasi Komite Sekolah dan Organisasi Alumni ... 238
Strategi Peningkatan Peran Komite Sekolah ... 238
Strategi Peningkatan Peran Organisasi Alumni ... 242
Strategi Peningkatan Peran Swasta ... 247
Bab VII MODAL SOSIAL YANG MELANDASI PRINSIP-PRINSIP KEMITRAAN DALAM PUBLIC ORGANIZATION PRIVATE PARTNERSHIP ... 251
Reciprocity ... 254
Accountability ... 261
Join Decision Making ... 264
Respect ... 267 Trust ... 269 Transparency ... 270 Sustainability ... 273 Mutual interest ... 274 Inisiatif ... 276 Negosiasi ... 277 Networking/Jejaring ... 279
Responsibility/ Tanggung Jawab ... 280
Filantropi/Kedermawanan ... 283
Bab VIII MODEL KEMITRAAN PUBLIC, ORGANIZATION, PRIVATE, PARTNERSHIP DALAM PEMENUHAN SARANA PRASARANA .. 287
Kemitraan dengan Pemerintah ... 294
Kemitraan dengan Organisasi Komite Sekolah/Orang Tua Siswa ... 297
Kemitraan dengan Organisasi Alumni ... 299
Kemitraan dengan Sektor Swasta ... 301
Bab IX
SIMPULAN ... 309
Implikasi Teoritis ... 312
Implikasi Kebijakan ... 319
Rekomendasi untuk Penelitian Lanjutan ... 325
DAFTAR TABEL
Tabel 1.1 Distribusi Kebutuhan Ruang Kelas ... 6
Tabel 1.2 Pemenuhan Sarana Prasarana SMA ... 7
Tabel 1.3 Data Sarana Prasarana Ruang Kelas SMA Kab. Purworejo Tahun 2012 ... 8
Tabel 2.1 Karakteristik Mitra dalam Kemitraan PPP Bidang Pendidikan ... 36
Tabel 2.2 Bentuk Kontrak Sektor Swasta ... 54
Tabel 2.3 Tangga Partisipasi Menurut Arnstein ... 58
Tabel 4.1 Data Sekolah Tahun 2012 dan Tahun 2013 ... 110
Tabel 4.2 Data Peserta Didik SMA Negeri di Kab. Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 ... 111
Tabel 4.3 Data SMA Negeri Tahun 2012/2013 ... 112
Tabel 4.4 Data Laboratorium SMA Negeri Tahun 2012/2013 ... 112
Tabel 4.5 Rasio Minimum Luas Lahan terhadap Peserta Didik ... 123
Tabel 4.6 Rasio Minimum Luas Bangunan terhadap Peserta Didik 124 Tabel 4.7 Data Keadaan Prasarana SMA Negeri 1 Purworejo Tahun Pelajaran 2012/2013 ... 132
Tabel 4.8 Data Kebutuhan Sarana SMA Negeri 1 Purworejo Tahun Pelajaran 2012/2013 ... 133
Tabel 4.9 Data Keadaan Prasarana SMA Negeri 3 Purworejo Tahun Pelajaran 2012/2013 ... 134
Tabel 4.10 Data Kebutuhan Prasarana SMA Negeri 3 Purworejo Tahun Pelajaran 2012/2013 ... 135
Tabel 4.11 Data Keadaan Prasarana SMA Negeri 9 Purworejo Tahun Pelajaran 2012/2013 ... 136
Tabel 4.12 Data Kebutuhan Prasarana SMA Negeri 9 Purworejo Tahun Pelajaran 2012/2013 ... 137
Tabel 5.1 Kebutuhan Sekolah Dalam 8 SNP ... 140
Tabel 5.2 Daftar Pembiayaan Investasi di Sekolah ... 142
Tabel 5.3 Daftar Pembiayaan Operasional di Sekolah ... 143
Tabel 5.4 Daftar Penerimaan Dana BOS di SMA Negeri 1, 3 dan 9 Purworejo Tahun 2013... 145
Tabel 5.5 Daftar Penerimaan Dana Bansek SMA Negeri 1, 3, dan 9 Purworejo Tahun 2013... 146 Tabel 5.6 Data Kebutuhan dan Pemenuhan Sarana Prasarana SMA
Negeri 1 Purworejo Pada Tahun Pelajaran 2012/2013 .... 163 Tabel 5.7 Data Kebutuhan dan Pemenuhan Sarana Prasarana di SMA
Negeri 3 Purworejo Tahun 2012/2013 ... 167 Tabel 5.8 Data Pemenuhan Sarana Prasarana di SMA Negeri 9
Purworejo Tahun Pelajaran 2012/2013 ... 169 Tabel 5.9 Daftar Sumbangan Pengembangan Institusi SMA Negeri 1
Purworejo, SMA Negeri 3 Purworejo dan SMA Negeri 9 Purworejo Tahun Pelajaran 2012/2013, 2013/2014 ... 173 Tabel 5.10 Daftar Dana Terkumpul Dari Muda Ganesha untuk
Pembangunan Ruang Kelas Baru di SMA Negeri 1
Purworejo ... 182 Tabel 5.11 Daftar Penerimaan SMA Negeri 1 Purworejo Melalui
DanaCSR ... 190 Tabel 5.12 Rekap Pemenuhan Sarana SMA Negeri 1 Purworejo Pada
Tahun Pelajaran 2012/2013 Dan Tahun 2013/2014 ... 192 Tabel 5.13 Rekap Pemenuhan Sarana SMA Negeri 3 Purworejo Pada
Tahun Pelajaran 2012/2013 Dan Tahun 2013/2014 ... 194 Tabel 5.14 Rekap Pemenuhan Sarana SMA Negeri 9 Purworejo Pada
Tahun Pelajaran 2012/2013 Dan Tahun 2013/2014 ... 195 Tabel 6.1 Rangkuman Strategi Peningkatan Peran Entitas Dalam
Kemitraan ... 229 Tabel 6.2 Strategi Peningkatan Peran Pemerintah Dalam
Kemitraan ... 233 Tabel 6.3 Strategi Peningkatan Peran Organisasi Komite Dalam
Kemitraan ... 239 Tabel 6.4 Strategi Peningkatan Peran Organisasi Alumni Dalam
Kemitraan ... 243 Tabel 7.1 Rangkuman Prinsip-Prinsip Kemitraan POPP ... 253 Tabel 8.1 Matrik Kemitraan POPP yang Dijalankan oleh Sekolah
dalam Pemenuhan Sarana Prasarana Pendidikan di
Sekolah ... 294 Tabel 9.1 Rekomendasi Pemenuhan Sarana Prasarana Pendidikan 319
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.1 Rantai Kemiskinan... 4
Gambar 1.2 Prosentase Kondisi Ruang Kelas ... 7
Gambar 2.1 Program Pembangunan ... 30
Gambar 2.2 The Pyramid of Corporate Social Responsibility ... 53
Gambar 2.3 Kegiatan CSR ... 53
Gambar 2.4 Bentuk Kemitraan POPP ... 80
Gambar 3.1 Kerangka Pemilihan Target Informan ... 95
Gambar 4.1 Peta Kabupaten Purworejo ... 110
Gambar 4.2 Wajah Depan SMA Negeri 1 Purworejo Tahun 2012 .... 117
Gambar 4.3 Wajah Depan SMA Negeri 3 Purworejo Tahun 2012 .... 119
Gambar 5.1 Peletakan Batu Pertama Pembangunan RKB Hasil Kemitraan dengan Organisasi Alumni dan Sektor Swasta di SMA Negeri 1 Purworejo ... 193
Gambar 5.2 Gedung Baru di SMA Negeri 1 Purworejo Tahun 2014 193 Gambar 5.3 Gedung Baru SMA Negeri 3 Purworejo Tahun 2014... 194
KATA PENGANTAR
Puji syukur peneliti panjatkan ke hadirat Tuhan yang Maha Esa yang telah melimpahkan segala karunia-Nya sehingga akhirnya peneliti dapat menyelesaikan disertasi ini. Sungguh hanya karena limpahan karunia-Nya setelah melalui berbagai suka duka, hambatan dan semangat yang naik turun dan kemauan keras akhirnya disertasi ini bisa terselesaikan.
Peneliti membutuhkan perjalanan panjang untuk menyelesai-kan disertasi ini, ijinmenyelesai-kan peneliti menyampaimenyelesai-kan kilas balik perjalanan itu. Setelah menyelesaikan kuliah S 2 pada tahun 2008, ada sesuatu yang hilang. Aktifitas membaca, menulis, dan menganalisa rasanya terhenti.Kerinduan bertemu dengan dosen-dosen dengan segala pendapat dan argumentasi tentang ilmu pengetahuan semakin besar. Kerinduan berdiskusi dengan teman-teman, berlari mengejar bis setelah jam sekolah supaya tidak tertinggal mata kuliah, pulang malam hari dan tertidur di bis selama kuliah S 2, menghadirkan rasa kosong yang lengang. Kerinduan belajar lagi, berjuang, bertahan dan menyelesaikan studi menggebu saat itu. Suatu hari peneliti mendapatkan tugas sebagai moderator seminar di sebuah acara di Semarang, peneliti menjadi moderator untuk Bapak Dr. Indrajati Sidi dalam seminar tersebut. Pada kesempatan itu beliau bertanya “Bahasa Inggris Ibu bagus, kuliah dimana?”. Peneliti menjawab bahwa peneliti baru saja selesai kuliah S2 dan peneliti rindu belajar lagi. Beliau menjawab, kalau ingin kuliah lagi peneliti diminta membuka web
Beasiswa Unggulan dan mempelajarinya. Pemerintah menyediakan beasiswa untuk insan-insan berprestasi melalui Beasiswa Unggulan dari Kementrian Pendidikan Nasional. Seminggu kemudian peneliti mendaftar di UKSW kampus tercinta ini setelah yakin sebagai pilihan terbaik, di Program Doktor Studi Pembangunan, dan dua bulan kemudian setelah melalui seleksi di Beasiswa Unggulan, peneliti dinyatakan berhak mendapatkan beasiswa unggulan untuk kuliah peneliti di UKSW.
Maka dimulailah saat-saat indah itu di Gedung E lantai 5 ruang 505. Diskusi-diskusi yang membuka wawasan, membuka pikiran, yang kadang membingungkan, bahkan memabukkan, tugas bertubi-tubiyang tak kunjung selesai, dosen-dosen yang luar biasa mengagumkan yang kadang saling beradu pendapat dan mahasiswa berusaha setengah mati untuk memahami, makalah yang tak terhitung jumlahnya, jurnal- jurnal internasional yang harus ditelaah adalah hal-hal yang menggairahkan. Waktu-waktu yang sangat indah dimulai. Berlarian mengejar bis, tidur dalam bis yang lamanya 3 jam setiap ke kampus, makan di kantin dengan mahasiswa-mahasiswa yang masih muda dan sering penelitidikira dosen, dan berjam-jam di perpustakaan adalah gelora yang menggetarkan. Hingga ujian kualifikasi dan ujian proposal yang menegangkan dan mendebarkan terlampui.Tiga semester awal semua terlewati dengan lancar.
Masalah muncul saat selesai ujian proposal dan dinyatakan lulus, peneliti tiba-tiba tergoda kegiatan lain pada bulan Februari tahun 2011. Tepat memasuki semester ke 4 sejak masuk kuliah, peneliti tergoda untuk mengikuti seleksi kepala sekolah berprestasi dan memutuskan untuk mengikuti seleksi tersebut. Praktis waktu, perhatian dan energi terkuras dan terfokus pada seleksi tersebut, dan peneliti menghabiskan waktu hampir satu tahun untuk mulai lomba di tingkat kabupaten, menang di tingkat Provinsi Jawa Tengah dan akhirnya mewakili Jawa Tengah ke tingkat nasional. Alhamdulillah hasilnya memuaskan dan peneliti menjadi Juara I Kepala Sekolah Berprestasi di tingkat nasional untuk tahun 2011.
Di sisi lain disertasi yang jadwalnya menulis bab II yang sangat membutuhkan waktu dan energi untuk membaca buku referensi dan mulai mengambil data ke lapangan nyaris tidak dikerjakan. Butuh waktu beberapa bulan untuk cooling down dari kerja keras selama mengikuti seleksi kepala sekolah. Tugas rutin di sekolah dengan tugas tambahan sebagai kepala sekolah juga sering sekali mengbiskan waktu dan energi yang tidak sedikit. Tidak mudah juga untuk berbelok dan tiba-tiba siap menghadap komputer dan menulis disertasi ketika seharian sudah lelah dengan pekerjaan rutin di sekolah.
Tahun terus berjalan, peneliti sadar bahwa peneliti masih berdiri di tempat, sementara kegelisahan peneliti tentang pemenuhan sarana prasarana sekolah terus menghantui pikiran peneliti.Peneliti tahu peneliti harus menulis tentang itu. Ada kegelisahan ketika melihat sekolah-sekolah kekurangan sarana prasarana yang diperlukan untuk mendukung pembelajaran yang optimal.Dalam Peraturan Pemerintah dikatakan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab pemerintah pusat, pemerintah daerah dan masyarakat. Ketika sebuah sekolah kekurangan sarana prasarana, yang terjadi kemudian adalah membebankan hal itu kepada orang tua siswa. Pemerintah bukan tidak berperan dalam pengembangan pendidikan, dalam pemenuhan 8 standar nasional pendidikan, pemerintah memberi dukungan sangat besar dalam pemenuhan standar pendidik dan tenaga kependidikan dengan menggaji guru PNS dan karyawan PNS, serta memberikan dana sertifikasi untuk guru yang memenuhi persyaratan. Pemerintah juga memberikan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) ke semua sekolah. Namun masalah yang dihadapi sekolah adalah pemenuhan sarana prasarana yang memerlukan pembiayaan yang tinggi untuk pengadaan dan pemeliharaannya. Pemerintah tidak mengalokasikan dana khusus untuk pengadaan dan pemeliharaan sarana prasarana ini. Pemerintah tidak memiliki sumber dana yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pemenuhan sarana prasarana sekolah. Harus ada satu strategi yang ditempuh oleh sekolah supaya standar sarana prasarana bisa terpenuhi. Kegelisahan inilah yang mendorong peneliti menuliskan disertasi ini, yang ternyata tidak mudah untuk menyelesaikannya.
Kesadaran bahwa peneliti berani memulai harus berani menyelesaikan kuliah mulai tumbuh. Awal tahun 2013 kembali pelan- pelan buku demi buku peneliti hadapi, notasi demi notasi peneliti mulai. Jurnal demi jurnal menjadi teman setiap malam.Inipun membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Membaca, memahami, mengutip, menguraikan menurut sudut pandang sendiri, benar-benar membutuhkan waktu dan energi karena sering sekali saat menguraikan harus bergumul dengan pikiran dan pendapat sendiri. Konsultasi demi konsultasi dari promotor dan co-promotor menjadikan penelitian
disertasi mulai terarah. Pengambilan data yang sudah menghasilkan data mentah ternyata belum diapa-apakan. Awal bab IV baru peneliti mulai awal tahun 2014 dengan mulai mengambil data ke sekolah dengan lebih intensif. Data-data mentah dari lapangan membutuhkan ketelitian dan keseriusan yang tinggi. Maka jadilah malam-malam berikutnya menjadi malam-malam di depan komputer, dengan buku, jurnal, data, dan semangat. Namun ada kalanya berhenti beberapa hari dan kemudian dilanjutkan lagi. Bulan Juli 2014 mulailah bimbingan intensif dengan promotor dan co-promotor. Awal tahun 2015 draft disertasi sudah selesai dan peneliti masih membutuhkan waktu konsultasi untuk lebih menyempurnakan disertasi.
Kegelisahan peneliti tentang pemenuhan sarana prasarana pendidikan di sekolah terjawab seiring selesainya penulisan disertasi ini. Kegelisahan dan keingintahuan tentang bagaimana pemenuhan sarana prasarana pendidikan di sekolah dan siapa yang berperan dalam pemenuhan sarana prasarana pendidikan di sekolah. Dalam pemenuhan sarana prasarana pendidikan, SMA negeri di Kabupaten Purworejo menjalankan Public, Organization, Private Partneship (POPP) yaitu program kemitraan yang melibatkan pemerintah, organisasi masyarakat yaitu komite sekolah dan organisasi alumni, dan pihak swasta. Masing-masing mitra menjalankan peran dan tanggungjawabnya untuk bersama-sama memenuhi kebutuhan sarana prasarana pendidikan di sekolah. Sekolah melaksanakan strategi untuk meningkatkan peran mitra dan melibatkan lebih banyak pihak untuk mendukung pemenuhan sarana prasarana pendidikan. Kemitraan dapat berjalan dengan baik karena adanya modal sosial yang kuat yang dimiliki oleh mitra, yang melandasi prinsip-prinsip kemitraan.
Akhirnya disertasi ini peneliti selesaikan pertengahan tahun 2015 ini dengan bantuan yang sangat berarti dari banyak pihak.Untuk itu perkenankan peneliti menyampaikan terimakasih tak terhingga kepada yang pertama Rektor Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Bapak Prof, Pdt. John A. Titaley, Th.D., dengan hormat peneliti menghaturkan terimakasih, karena telah mengijinkan peneliti
menimba ilmu dan menyelesaikan studi S3 di Program Doktor Studi Pembangunan.
Yang kedua, Prof. Dr. Ir. Sony Heru Priyanto, M.M., Promotor, yang selalu memberikan masukan-masukan luar biasa untuk penelitian disertasi ini.Koreksi-koreksi yang tajam dari beliau mengarahkan tulisan menjadi lebih jelas, dan masukan berupa gagasan-gagasan yang substansial, dan pertanyaan-pertanyaan yang menohok untuk berpikir lebih jauh lagi.
Selanjutnya yang ketiga, terimakasih yang sebesar-besarnya peneliti sampaikan kepada Prof.Drs.Sutriyono, M.Sc., Ph.D, yang memberikan gagasan, kritikan dan masukan dalam penelitian disertasi ini, juga koreksi sangat teliti kata demi kata, koherensi tiap kalimat, dan mekanika penulisan sehingga disertasi ini bisa terselesaikan. Yang keempat terimakasih yang sangat dalam saya sampaikan kepada Prof. Dr. Slameto, M.Pd, yang selalu memberikan masukan, gagasan dan koreksi yang luar biasa cermatnya tentang ketepatan notasi dan kutipan serta daftar pustaka. Tanpa bimbingan dari beliau bertiga tak kan mungkin disertasi ini bisa terselesaikan.
Ucapan terimakasih secara khusus saya sampaikan kepada Dr. Ir. Sri Suwartiningsih, M.Si, Titi Susilowati, S.Pd., MA., Ph.D dan Dr. Yari Dwi Kurnaningsih, M.Pd, dosen penguji yang telah memberikan banyak masukan-masukan dan pertanyaan-pertanyaan yang tidak terpikirkan sebelumnya oleh peneliti sehingga peneliti dapat menyempurnakan disertasi ini.
Terimakasih sebesar-besarnya juga peneliti sampaikan kepada dosen-dosen program doktor yang telah membukakan wawasan dan pemikiran serta memberikan ilmu yang sangat menginspirasi: Prof. Dr Ir Kutut Suwondo, MS (Almarhum), Bapak Prof. Daniel D. Kameo, SE., Ph.D., Bapak Marthen L. Ndoen, SE, MA, Ph.D., dosen sekaligus Ketua Program Doktor Studi Pembangunan Universitas Kristen Satya Wacana, dan dosen-dosen lainnya, staff program doktor mbak Ayu yang selalu membantu, Mbak Raras yang membantu luar biasa dalam
penyelesaian disertasi ini, serta teman-teman seangkatan, teman seperjuangan yang tak kenal lelah dan selalu bersemangat.
Terimakasih yang sangat khusus peneliti sampaikan kepada Dr. Agus Sartono dan Dr. Abe Susanto dari Biro Kerjasama Luar Negeri dan Beasiswa Unggulan Kementrian Pendidikan Nasional atas kesempatan yang diberikan kepada peneliti untuk mendapatkan Beasiswa Unggulan sehingga peneliti dapat mengambil Program Doktor Studi Pembangunan di Universitas Kristen Satya Wacana.
Special thanks untuk Nur Aziz, suami yang selalu memberikan dukungan luar biasa ,yangmemberikan cinta yang tak pernah lekang oleh waktu. Anak anak: Hafidh Al Afif, Zainun Najib dan Nabila Asysyifa Nur yang memberikan kebahagiaan dan harapan dalam kehidupan. Bapak ibuyangselalu memberikan motivasi untuk menyelesaikan disertasi ini.Saudara-saudara peneliti, mas Aji, Fitri dan Ida yang selalu memberikan semangat.
Ucapan terimakasih jugapeneliti sampaikan untuk sahabat dan teman teman: Bu Sri Sujarotun, Bu Vitarini, Bu Widyastuti, dan Bu Setyo Mulyaningsih, yang selalu menanyakan kapan peneliti diwisuda, serta teman-teman guru dan siswa SMA Negeri 5 Purworejo dan SMA Negeri 7 Purworejo yang selalu menjadi sumber inspirasi.
Terimakasih sedalam-dalamnya untuk kepala sekolah dan guru-guru dari SMA Negeri 1 Purworejo, SMA Negeri 3 Purworejo dan SMA Negeri 9 Purworejo yang menyiapkan data dan selalu siap diwawancarai untuk penelitian disertasi ini.
Terimakasih juga peneliti ucapkan kepada semua pihak yang belum peneliti sebutkan di sini, atas bantuan, dukungan, bimbingan yang sangat bermanfaat dalam penyelesaian disertasi ini.
Peneliti menyadari masih banyak sekali kekurangan dan kelemahan dalam penelitian disertasi ini, walaupun peneliti sudah berusaha semaksimal mungkin. Namun peneliti meyakini bahwa penelitian ini akan memberikan alternatif bagi sekolah dalam memenuhi standar sarana prasarana sekolah melalui program kemitraan dengan pemerintah, orang tua siswa, alumni dan pihak
swasta. Penelitian ini juga dapat menjadi acuan bagi penelitian selanjutnya tentang pemenuhan standar sarana prasarana sekolah dan pemberdayaan modal sosial di masyarakat yang sangat kuat.
Akhirnya dengan segala kerendahan hati, peneliti mengharap-kan semoga disertasi ini dapat memberimengharap-kan manfaat bagi kita semua, bagi sekolah dalam melaksanakan pemenuhan standar sarana prasarana, bagi pemerintah dalam pengambilan kebijakan tentang pemenuhan standar sarana prasarana pendidikan dan bagi masyarakat, orang tua siswa, alumni dan pihak swasta dalam meningkatkan perannya dalam pemenuhan sarana prasarana sekolah serta bagi peneliti sendiri untuk senantiasa meningkatkan kemampuan. Semoga peneliti selalu mendapatkan petunjuk dari Tuhan Yang Maha Esa. Amin.
ABSTRACT
School facilities are important factors in accomplishing the goal of education in schools. Most schools, however, find it difficult to provide and maintain school facilities. The government has limited resources to provide and maintain all school facilities in our country. To provide and maintain the school facilities, state senior high school in Purworejo regency work together in partnership with the government, community organization such as parent and alumni associations and the private sector in Public Organization Private Patnership (POPP). This recearch aims to (a) portray the ideal and real conditions of school facilities in state senior high schools in Purworejo regency. (b) analyze the role of government, community organization and private sectors in partnership to provide and maintain school facilities, (c) analyze the strategy to improve the role of each entity in partnership, and (d) analyze the social capital upon which the principles of the partnership are based.
This recearch was conducted in three state senior high schools in Purworejo regency: Senior High School 1 Puworejo,Senior High School 3 Puworejo, and Senior High School 9 Puworejo.The informans of this research were the head of the school facilities sector in the Office of Education, three school principals, three school committees, three vice principals, staff and treasurer, board members of the alumni associations, and two bank officers from the private sector. The focus of this recearch is the role of partnership in providing and maintaining school facilities. The recearch methods used were observation, in-dept interview, and document study. The data was analyzed using a qualitative analysis approach.
The recearch finding showed that schools had Public, Organization, and Private Patnership (POPP) to provide and maintain school facilities. This partnership involves the government, parents, alumni and private sector, each with its own responsibility and role to achieve the same goal. POPP has been well conducted because of social capital which supports the principles of the partnership such as : 1) Reciprocity, 2) Accountability, 3) Join decision making, 4) Respect, 5) Trust, 6) Transparency, 7)Sustainability, 8) Mutual interest, 9) Initiative, 10) Negotiation, 11) Networking, 12) Responsibility and 13) Filantropy.
The policy implication of this study is that government should review the education policy relating to school facilities. The school should take more initiative to involve the government, parents, alumni and private sector to collaborate in providing and maintaining school facilities.
Keywords: School facility, Partnership, Government, Organization, Private Sector, Social Capital.