Analisis hukum pidana Islam terhadap pembunuhan dan penganiayaan luka berat berencana: studi direktori putusan nomor 625/pid.b/2014/Pn.Btm
Teks penuh
Dokumen terkait
Sebagai upaya preventif agar masyarakat luas tidak melakukan tindak pidana sebagaimana yang dilakukan oleh pelakunya; Dalam proses penjatuhan putusan tersebut, seorang
Hukum Pidana Indonesia (Analisa Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat)”. Pokok masalah yang dikaji membahas tentang pengertian tindak pidana, unsur- unsur tindak
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdakwa tidak layak dikenakan hukuman seumur hidup, sebab ditinjau dari hukm pidana Islam mengenai sanksi bagi tindak
Tindak pidana pembunuhan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dibedakan menjadi dua yaitu pembunuhan biasa dan pembunuhan berencana, pembunuhan biasa
Hal inilah yang melatarbelakangi penulis untuk ingin lebih dalam membahas dan melakukan analisa terhadap kasus perbarengan (gabungan) tindak pidana penganiayaan dan
Mereka yang ikut serta melakukan tindak pidana (medepleger).. Mereka yang menggerakan orang lain untuk
Jika tindakan seseorang individu telah menimbulkan suatu akibat yang membahayakan pada seseorang individu lain pada dasarnya dia dapat terbebas dari sanksi pidana
Pandangan hukum islam pelaku tindak pidana pemalsuan merek kosmetik dapat dijatuhi hukuman ta‟zir karena dianggap telah memenuhi unsur-unsur pertanggungjawaban