i
PERANCANGAN INTERIOR
STASIUN KERETA API MADIUN
PENCIPTAAN/PERANCANGAN
Lintang Laili Rohmah NIM 1211858023
Tugas Akhir ini diajukan kepada Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Sebagai Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar Sarjana S-1 dalam Bidang Desain Interior
2016
ii Tugas Akhir Penciptaan/Perancangan berjudul:
PERANCANGAN INTERIOR STASIUN KERETA API MADIUNdiajukan oleh Lintang Laili Rohmah, NIM 121 1858 023, Program Studi S-1 Desain Interior, Jurusan Desain, Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia Yogyakarta, telah disetujui Tim Pembina Tugas Akhir pada tanggal 1 Juli 2016.
Pembimbing I / Anggota Drs. Ismael Setiawan, M.M NIP. 19620528 199403 1 002 Pembimbing II/ Anggota Yayu Rubiyanti, S.Sn, M.Sn NIP. 19860924 201404 2 001 Cognate/ Anggota
Drs. A. Hendro Purwoko, M.Sn. NIP. 19540922 198303 1 002
Ketua Program Studi Desain Interior/ Anggota
Martino Dwi Nugroho, S.Sn., M.A. NIP. 19770315 200212 1 005 Ketua Jurusan Desain/
Ketua/ Anggota
Drs. Baskoro Suryo Banindro, M.Sn. NIP. 19650522 199203 1 003
Mengetahui:
Dekan Fakultas Seni Rupa
Institut Seni Indonesia Yogyakarta Dr. Suastiwi, M.Des.
NIP. 19590802 198803 2 002
iii
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir Karya Desain dengan lancar dan baik. Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan dan penyelesaian tugas akhir ini tidak terlepas dari dorongan, bimbingan, dan bantuan dari berbagai pihak. Dengan rasa hormat, penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada :
1. Allah SWT yang Maha Rahman dan Rahiim serta berbagai kemudahan yang telah diberikan oleh-Nya.
2. Nabi besar Muhammad SAW. Sosok seorang idola yang senantiasa memberikan contoh dan suri tauladan yang baik bagi umatnya.
3. Kedua orang tua Bapak dan Ibuk, dan adik adikku tercinta yang selalu mendukung dan mendoakan.
4. Bapak Drs. Ismael Setiawan, MM. selaku dosen pembimbing I 5. Mbak Yayu Rubiyanti, S.Sn,. M.Sn. selaku dosen pembimbing II
6. Ibu Dr. Suastiwi, M.Des. selaku Dekan Fakultas Seni Rupa, Institut Seni Indonesia Yogyakarta
7. Bapak Martino Dwi Nugroho, S.Sn., M.T. selaku Ketua Program Studi Desain Interior , Jurusan Desain, Fakultas Seni Rupa, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
8. Seluruh dosen Program Studi Desain Interior yang telah memberikan bimbingan selama ini dan dorongan sangat dalam proses penyusunan Tugas Akhir Karya Desain ini.
9. PT KAI Daerah Operasi VII Madiun
10. Dedek babang teman seperjuangan yang selalu memberi semangat. 11. Onyet yang selalu memberi dukungan melalui sinyal telepon.
iv
12. Para gocengan : bang Dedek, Denong, Punek, Puye, Irma, Tante Ita, Nanda, bunda Andra, Ayuk, Afifah.
13. Pak Endra yang membantu dalam proses pengerjaan. Serta Bella, Singgih, Mas Hendrik.
14. Mbik mbik tyrannosaurus yang selalu memberi saran. 15. Seluruh teman – teman INDIS 2012.
16. Serta semua yang turut membantu dan memberi dukungan saat proses penyusunan Tugas Akhir Karya Desain ini yang tidak bisa disebutkan satu persatu.
Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan Tugas Akhir ini. Oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat diharapkan dan semoga tugas akhir ini bermanfaat bagi kita semua.
Yogyakarta, 10 Juni 2016 Penulis
Lintang Laili Rohmah
v
ABSTRAK
PERANCANGAN INTERIOR STASIUN KERETA API MADIUN
Stasiun Madiun berlokasi di Jalan Kompol Sunaryo No. 6A Madiun Lor, Mangunharjo, Madiun. Stasiun ini berlokasi dengan ketinggian ±63m diatas permukaan laut, stasiun ini merupakan pusat dari Daerah Operasi VII dan stasiun terbesar yang melayani perjalanan dari Utara dan Selatan untuk bermacam tujuan seperti Surabaya, Malang, Yogyakarta, Bandung, Jakarta dengan kelas ekonomi, bisnis, dan eksekutif. Perancangan interior stasiun yang mengutamakan pelayanan yang cepat, tanggap, nyaman dan aman, merupakan peningkatan pelayanan serta fasilitas pendukung didalamnya. Hal ini yang melatar belakangi perancangan interior stasiun kereta api Madiun.
Kenyamanan pengunjung atau pengguna stasiun diperoleh dari analisa fungsi ruang yang didasarkan pada aktifitas yang dibutuhkan oleh pengguna ruang. Sirkulasi, penataan layout, sign system, dan penggunaan material adalah salah satu cara untuk mencapai image yang diinginkan.
Kesimpulan yang didapat dari perancangan karya desain ini adalah bahwa agar semua pengguna ruang dapat beraktifitas sesuai kebutuhannya, maka diperlukannya pembagian sirkulasi sesuai dengan kebutuhan ruang, penataan layout yang memudahkan pengguna ruang melakukan aktifitasnya, serta penerapan vertical garden dan nature design merupakan salah satu cara untuk menciptakan image baru bagi bangunan itu sendiri.
Kata kunci : interior, stasiun, modern, nature
vi
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL………... i
HALAMAN PENGESAHAN ………... ii
KATA PENGANTAR……… iii
ABSTRAK ………. v
DAFTAR ISI ……….. vi
DAFTAR GAMBAR ………. xi
DAFTAR TABEL ……….. xiii
BAB I PENDAHULUAN ………. 1
A. Judul ………... 1
B. Latar Belakang ……… 1
C. Alasan Pemilihan Proyek ……… 2
D. Metode Perancangan ……….. 3
1. Pola Pikir Perancangan ………... 3
2. Cakupan Arahan Tugas ……….. 4
a. Konsep Perancangan ……….. 5
b. Dokumen Perancangan ……….. 5
c. Pameran ……….. 5
BAB II LANDASAN PERANCANGAN ………. 6
vii A. Deskripsi Proyek ……… 6 1. Tujuan Perancangan ……….. 6 2. Sasaran Perancangan ………. 6 3. Data Lapangan ……….. 7 a. Data Fisik ……….. 7 1) Identifikasi Proyek ………... 7
2) Lokasi dan Orientasi ……… 7
b. Data Non Fisik ………. 15
1) Identitas Pengguna Ruang ……… 15
2) Sejarah Singkat ……… 15
3) Logo Perusahaan ……….. 16
4) Visi dan Misi ……… 17
5) Fasilitas Bangunan ………... 17
6) Fungsi dan Pemakai Ruang ……….. 18
7) Organisasi dan Hubungan Antar Ruang ……….. 21
B. Program Perancangan ………. 22
1. Daftar Kebutuhan Ruang ……… 22
2. Analisa Ruang ……… 22
3. Kebutuhan Area dan Fasilitas Pengunjung Area ……… 23
4. Data literatur ………... 24
a. Tinjauan Stasiun Keretan ……… 24
1) Stasiun Kereta Api ………... 24
2) Fungsi Stasiun Kereta Api ………... 25
3) Hall ……….. 25
viii
4) Peron ……… 25
5) Loket ……… 25
6) Ruang Tunggu ………. 26
7) Boarding ……….. 26
b. Pengaturan Zona Pelayanan Stasiun ……….. 26
1) Zona I ………... 26
2) Zona II ………. 26
3) Zona III ……… 27
4) Pengaturan Arah Sirkulasi ………... 27
c. Perangkat Stasiun ………... 28
1) Media Audio ……… 28
2) Media Audio Visual ………. 29
3) Media Petunjuk Lokasi ……… 30
4) Instalasi Elektrikal ……… 31
5) Furnitur ………. 31
6) Perangkat Keamanan ……… 32
d. Standarisasi ………. 33
1) Ukuran Dasar Umum ………... 33
2) Ukuran Dasar Ruang ……… 37
e. Elemen-elemen Desain Interior ………. 40
1) Lantai ………... 40
2) Dinding ………. 40
3) Plafon ………... 41
BAB III PERMASALAHAN PERANCANGAN ……….. 42
A. Permasalahan Desain ………... 42
B. Identifikasi Aspek – Aspek Desain Interior……….. 43
C. Identifikasi Permasalahan Ruang ……… 44
ix
1. Hall ……….. 44
2. Waiting Room ………. 44
3. Ruang Reservasi dan Loket Tiket ……… 45
4. Check in ………... 45
5. Boarding ……….. 46
6. Peron ……… 46
BAB IV KONSEP PERANCANGAN ……… 48
A. Konsep Perancangan ………... 48
1. Tema ……… 48
2. Modern ………. 49
3. Suasana Informatif dan Komunikatif ………... 50
4. Penerapan Warna ………. 51
B. Konsep Program Perancangan ………. 53
1. Reservasi dan Loket Tiket ………... 53
2. Hall ……….. 56 3. Waiting Room ………. 58 4. Boarding ……….. 61 5. Peron ……… 63 6. Arah Sirkulasi ……….. 65 BAB V KESIMPULAN ………. 67 DAFTAR PUSTAKA ………. 68
x
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.0 Pola Pikir Perancangan ……….. 3
Gambar 2.1 Map of Stasiun Madiun ……….. 8
Gambar 2.2 Tata Letak Stasiun Madiun ………. 8
Gambar 2.3 Denah Bangunan Stasiun Madiun ……….. 9
Gambar 2.4 Potongan Tampak Depan ………... 10
Gambar 2.5 Potongan Tampak Kiri Bangunan ……….. 10
Gambar 2.6 Potongan Tampak dari Peron ………. 11
Gambar 2.7 Fasad Bangunan ………. 11
Gambar 2.8 Peron (1) ………. 12
Gambar 2.9 Peron (2) ………. 12
Gambar 2.10 Loket Tiket ………... 13
Gambar 2.11 Reservasi Tiket……… 13
Gambar 2.12 Ticketing checking ……….. 14
Gambar 2.13 Ruang Reservasi Tiket ………. 14
Gambar 2.14 Logo PT Kereta Api Indonesia ………. 16
Gambar 2.15 Alur Sirkulasi dan Pembagian Zona ……… 28
Gambar 2.16 Tipikal Speaker Indoor ……… 29
Gambar 2.17 Tipikal Media Audio Visual ……… 29
Gambar 2.18 Tipikal Neon Box Pembagian Zona ………. 30
Gambar 2.19 Tipikal Neon Box Ruang Pelayanan Publik ………. 30
Gambar 2.20 Tipikal Furnitur Ruang Tunggu ……… 32
Gambar 2.21 Tipikal Perangkat CCTV ………. 33
Gambar 2.22 Ukuran Umum Orang Dewasa ………. 34
Gambar 2.23 Ruang Duduk Sofa Pria ………. 35
Gambar 2.24 Ruang Duduk Sofa Wanita ………. 35
Gambar 2.25 Zona Ruang Pergerakan Kedepan ……… 36
xi
Gambar 2.26 Sirkulasi Jalan Lintasan ……… 36
Gambar 2.27 Jarak Bersih rentang Tubuh dengan Barang Bawaan ……... 37
Gambar 2.28 Tipikal Ruang Hall ………... 38
Gambar 2.29 Tipikal Ruang Loket ……… 38
Gambar 2.30 Tipikal Ruang Tunggu ………. 39
Gambar 2.31 Tipikal Satu Daun ………. 39
Gambar 2.32 Tipikal Dua Daun ……… 39
Gambar 2.33 Color Scheme ………... 51
Gambar 2.34 Ruang Reservasi Tiket dan Loket ………. 52
Gambar 2.35 Ruang Hall Lama ……….. 56
Gambar 2.36 Waiting Room ………...58
Gambar 2.37 Boarding ………... 61
Gambar 2.38 Peron………. 63
Gambar 2.39 Sirkulasi Pengunjung ……… 65
xii
DAFTAR TABEL
Tabel 2.0 Daftar Fungsi dan Pengguna Ruang ………... 18
Tabel 2.1 Daftar Kebutuhan Ruang ………. 22
Tabel 2.2 Analisa Ruang ………. 22
Tabel 2.3 Kebutuhan Ruang dan Fasilitas……… 23
Tabel 2.5 Level Illuminasi ………... 31
1
BAB I PENDAHULUAN
A. Judul
PERANCANGAN INTERIOR STASIUN KERETA API MADIUN.
B. Latar Belakang
Seiring berkembangnya kawasan, peningkatan aktivitas dan pembangunan, sistem transportasi sangat dibutuhkan agar orang mampu berpindah dengan mudah dari satu tempat ke tempat lainnya. Salah satu transportasi yang menjadi favorit adalah kereta api. Transportasi ini dipilih karena faktor kecepatan, biaya, kenyamanan serta menghindari kemacetan lalu lintas.
Stasiun merupakan pemberhentian kereta api dan naik turunnya penumpang serta sebagai tempat menunggu penumpang saat kereta datang. Aktivitas menunggu akan terasa membosankan jika terjadi keterlambatan kereta. Akibatnya penumpang akan merasa jenuh dan bosan menunggu karena harus berada di stasiun lebih lama lagi. Interior pada stasiun-pun bisa mempengaruhi perasaan para calon penumpang. Penumpang kereta api sebagai konsumen pengguna jasa kereta api berhak mendapatkan pelayanan yang baik serta fasilitas yang memadai dari stasiun.
Keberadaan stasiun kereta api Madiun merupakan stasiun terbesar yang berada dalam pengelolaan Daerah Operasi VII Madiun. Merupakan stasiun besar yang melayani perjalanan kereta api ke baik jalur Utara maupun jalur Selatan ke berbagai kota tujuan seperti Surabaya, Malang, Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta dengan kereta kelas ekonomi, bisnis, maupun eksekutif. Stasiun Madiun berupa stasiun satu sisi dengan bangunan utama yang terletak sejajar dengan rel dan emplasemen.
Perannya sebagai stasiun besar dalam pengelolaan Daerah Operasi VII Madiun mendukung adanya perubahan wajah baru pada desain interior stasiun
2
Madiun. Untuk mewujudkan ide tersebut, maka perlu dilakukannya redesain pada stasiun. Selain itu redesain bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan kapasistas. Sistem ticketing di stasiun menggunakan sistem check-in, sehingga hanya calon penumpang yang memiliki tiket saja yang boleh memasuki ruang tunggu (boarding) dan platform.
Dengan potensi alam yang dimiliki Madiun, dapat menjadi ide untuk mewujudkan wajah baru stasiun, serta penataan layout, zoning, sirkulasi berpengaruh terhadap pencapaian desain.
C. Alasan Pemilihan Proyek
Proyek ini dipilih sebagai tugas akhir perancangan interior karena interior stasiun kereta api Madiun adalah salah satu bangunan yang memiliki peran peting dalam kemajuan kota Madiun sendiri. Selain itu PT KAI sedang besar-besaran melakukan redesign pada beberapa stasiun di Indonesia untuk peningkatan pelayanan dan jasa kepada pelanggan.
Stasiun Madiun menjadi salah satu gerbang besar keluar masuknya penduduk asli ataupun pendatang. Sehingga desain yang terdapat pada interior stasiun dapat mencerminkan keadaan Madiun itu sendiri.
Selain itu proyek ini dipilih karena sebagian besar interior stasiun kurang memiliki sentuhan desain terbaru. Dengan mengambil stasiun Madiun ini sebagai proyek, diharapkan mampu menaikkan citra stasiun dan menjadi acuan percontohan desain bagi stasiun-stasiun lainnya yang ada di Indonesia.
3
D. Metode Perancangan
1. Pola Pikir Perancangan
4
2. Cakupan dan Arahan Tugas
Cakupan dan arahan tugas dalam perancangan interior stasiun kereta api Madiun meliputi :
a. Konsep Perancangan
1) Analisis
Analisis adalah langkah pertama yang dilakukan dalam perancangan interior stasiun kereta api Madiun. Analisis bertujuan untuk mengumpulkan informasi dan data-data fisik maupun non fisik, seperti : denah proyek, lokasi proyek, arsitektur bangunan, foto proyek, dan keinginan klien. Informasi – informasi ini kemudian dipelajari untuk menemukan permasalahan penting untuk dipecahkan agar tercapai tujuan dari perancangan yang sesuai dengan keinginan klien.
Pada tahap analisis. Studi literature dilakukan untuk membantu mendapatkan solusi dari permasalahan yang diteukan. Daftar kebutuhan furniture dapat dirinci dengan pertimbangan kebutuhan setiap ruang.
2) Sintesis
Setelah semua data, informasi, serta permasalahan yang telah dikumpulkan, mulailah tahap sintesis. Pada tahap sintesis iden dan konsep dilahirkan dan dikembangkan untuk membentuk solusi bagi permasalahan perancangan. Pengembangan ide dan konsep diterapkan dalam pemilihan zoning, sirkulasi, layout, pemilihan material, pemilihan penerangan, tampilan elemen pembentuk ruang, skema bahan dan skema warna serta alternative furniture. Semua alternatif akan dievaluasi hingga mendapatkan satu alternatif terpilih.
5
3) Evalusi
Evaluasi merupakan tahap penalaran terhadap kelebihan dan kekurangan suatu alternatif desain. Pada tahap evaluasi, alternatif-alternatif dan elemen interior yang muncul dari ide dan konsep pada tahap sintesis dikonfigurasikan dan dinilai. Penilaian ini menyangkut beberapa hal, seperti : fungsi, ketahanan, manfaat, estetika, bentuk. Alternatif terpilih dari hasil evalusi akan dilanjutkan untuk diporses ke gambar kerja.
b. Dokumen Perancangan
1) Layout ruang skala 1:50 2) Rencana lantai skala 1:50
3) Rencana plafon, elektrikal dan mekanikal skala 1:50 4) Potongan ruang (minimal 4) skala 1:50
5) Gambar kerja furniture custom (minimal 4) skala 1:20
6) Detail khusus (elemen estetis, sign system, tampak muka) 1:10 7) Gambar perspektif ruang (2 manual, 3 komputer)
8) Animasi 3D minimal sepanjang 3.00 menit
9) Rencana Anggaran Biaya (1 ruangan dengan luas minimal 100m²)
c. Pameran
1) Poster pameran 2) Katalog pameran