LAPORAN AKHIR
Oleh :
Abdurosyid 011211132102
Rahmaidha Arofah Pradani 011311133234
Ayodio Winarno S 041211133068
Tifani Daradita Hidayat 041311233313
Rahmah 051311133087
Axell Audy Narulita Khairani 071311533044 Wahyu Indra Irsyadur Rosyidi 071311333011 Diana Arianti 081311333092
Riska Agustini 081311333021
Juang Akbar Spespatri 141311133224
Desa : Gemenggeng Kecamatan : Bagor Kabupaten : Nganjuk
Lembaga Pengabdian, Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Masyarakat
Universitas Airlangga Surabaya
ii
iii
HALAMAN PENGESAHAN LAPORAN
KULIAH KERJA NYATA - BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE-54
UNIVERSITAS AIRLANGGA
DI DESA GEMENGGENG KECAMATAN BAGOR KABUPATEN NGANJUK
1. Abdurosyid 011211132102
2. Rahmaidha Arofah Pradani 011311133234 3. Ayodio Winarno S 041211133068 4. Tifani Daradita Hidayat 041311233313
5. Rahmah 051311133087
6. Axell Audy Narulita Khairani 071311533044 7. Wahyu Indra Irsyadur Rosyidi 071311333011 8. Diana Arianti 081311333092
9. Riska Agustini 081311333021
10. Juang Akbar Spespatri 141311133224
Surabaya, 05 Agustus 2016 Dosen Pembimbing Lapangan Koord. Desa /Desa
Lita Rakhma Yustinasari Abdurrosyid
NIP. 198506192009122005 NIM.011211132102 Mengetahui,
Lurah/Kepala Desa Gemenggeng
iv
DAFTAR ISI
SAMPUL
HALAMAN PENGESAHAN ... ii
DAFTAR ISI ... iii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Rumusan Masalah ... 2
BAB II RENCANA KEGIATAN PER BIDANG GARAPAN ... 6
BAB III REALISI KEGIATAN ... 14
BAB IV PEMBAHASAN ... 24
BAB V SIMPULAN DAN SARAN ... 46 REKOMENDASI
1. Untuk Pemkot/Pemkab 2. Untuk UNAIR – LP4M 3. Untuk Mahasiswa LAMPIRAN-LAMPIRAN
RINGKASAN KEGIATAN dalam bentuk tabel per bidang DAFTAR HADIR MAHASISWA
REALISASI ANGGARAN FOTO-FOTO
1
BAB I
PENDAHULUAN.
1.1. Latar Belakang
Perguruan Tinggi tidak hanya suatu lembaga yang membekali mahasiswa dengan teori maupun teknik aplikatif, akan tetapi Perguruan Tinggi merupakan salah satu lembaga yang esensisal dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 20 ayat 2 tertulis bahwa kewajiban dari Perguruan Tinggi adalah menyelenggarakan pendidikan, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. Hal tersebut dapat dilaksanakan dengan pelaksanaan konsep dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tujuan dari pelaksanaan konsep tersebut adalah untuk membangun kesejahteraan dengan turut serta dalam menciptakan generasi-generasi yang excellent with morality bagi peradaban bangsayang unggul.
Adapun tiga unsur utama dari konsep Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan, serta Pengabdian kepada Masyarakat. Dengan demikian, Perguruan Tinggi dituntut untuk dapat berkontribusi dalam melaksanakan ketiga unsur tersebut demi ketercapaian tujuan dari adanya Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Sehubungan dengan hal tersebut diatas, adanya kegiatan Kuliah Kerja Nyata-Belajar Bersama Masyarakat (KKN-BBM) ke-54 menjadi pelengkap dari unsur Tri Dharma Perguruan Tinggi. KKN-BBM merupakan suatu bentuk pembelajaran bagi mahasiswa untuk belajar bersama dalam kehidupan bermasyarakat serta merupakan wujud dari pengabdian kepada masyarakat melalui program-program kerja yang akan dilaksanakan.
Kuliah Kerja Nyata-Belajar Bersama Masyarakat (KKN-BBM) yang diselenggarakan di Desa Gemenggeng, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk merupakan bentuk pengabdian dan kepedulian mahasiswa terhadap permasalahan yang ada di lokasi KKN-BBM dengan bertumpu pada berbagai disiplin ilmu dan pengetahuan yang diperoleh mahasiswa selama masa perkuliahan. Beberapa tahapan seperti observasi maupun survei yang telah
2 dilakukan oleh mahasiswa, diperoleh kesimpulan bahwa permasalahan yang terdapat pada Desa Gemenggeng, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk menunjukkan relevansi dengan bidang-bidang keilmuan mahasiswa.
Sehingga dalam menyelesaikan ataupun meminimalisir permasalahan dibutuhkan integrasi yang kuat pada tiap bidang konsentrasi keilmuan dari mahasiswa. Hal tersebut juga membutuhkan kerjasama dari masyarakat sebagai object profile dari Desa Gemenggeng. Dengan demikian, antara masyarakat dengan mahasiswa dapat saling belajar dan berbagi bersama (Learn and Share together).
1.2. Rumusan Masalah
Berdasarkan informasi dan data yang kami dapat dari survey dan observasi lapangan, kami akan memfokuskan program kerja KKN-BBM ke-54 di Desa Gemenggeng, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk ini pada beberapa permasalahan utama, seperti:
1. Bagaimana memberikan pengetahuan terkait dunia pendidikan bagi generasi penerus bangsa dengan mengkonstruksikan, mengajarkan serta menerapkan masyarakat berbudaya literasi untuk meningkatkan kualitas hidup?
2. Bagaimana memberikan informasi serta layanan terkait kesehatan bagi generasi penerus bangsa agar bersama-sama sadar betapa pentingnya kesehatan terhadap pencegahan penyakit?
3. Bagaimana memanfaatkaan lingkungan untuk mendukung pembangunan desa agar lebih berdaya guna?
4. Bagaimana meningkatkan solidaritas pada berbagai elemen dalam masyarakat?
1.3Tujuan Kegiatan 1.3.1 Tujuan Umum
Tujuan dari KKN-BBM adalah untuk membangun kebersamaan sebagai mahasiswa Universitas Airlangga pada saat menjeang akhir studi sebelum meraih gelar sarjana,dengan melaksanakan program pembelajaran di masyarakat dan
3 bersama masyarakat serta belajar memberdayakan masyarakat dan membantu pemerintah dalam memecahkan berbagai permasalahan daerah setempat.
1.3.2 Tujuan Khusus
a. Meningkatkan sikap empati dan kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat beserta problematikanya.
b. Memanfaatkan hasil pendidikan dan penelitian dengan melatih cara berpikir dalam merumuskan, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi program-program kegiatan yang berorientasi pada pembangunan masyarakat secara team work.
c. Menanamkan nilai kepribadian:
(i) nasionalisme dan jiwa pancasila, (ii) keuletan, etos kerja dan tanggungjawab
(iii) kemandirian, kepemimpinan, dan kewirausahaan. d. Meningkatkan daya saing bangsa
e. Menanamkan jiwa
(i) eksploratif dan analitis
(ii) learning community dan learning society
1.4Manfaat Kegiatan
1.4.1. Bagi mahasiswa
a. Meningkatkan pemahaman tentang kehidupan dan masalah-masalah yang ada dimasyarakat, termasuk adanya kelompok masyarakat yang masih tertinggal.
b. Memanfaatkan hasil pendidikan dan penelitian dengan melatih cara berpikir dalam merumuskan, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi program-program kegiatan yang berorientasi pada pembangunan masyarakat.
c. Menambah wawasan dan keterampilan (skill).
d. Melatih mahasiswa untuk menjadi seorang motivator dan problem solver dalam memecah kesulitan masyarakat dalam pemberdayaan. e. Mengembangkan sikap kemandirian dan rasa tanggung jawab.
4 1.4.2. Bagi Perguruan Tinggi (PT)
a. Memberikan umpan balik dalam mengembangkan kurikulum dan system pendidikan perguruan tinggi.
b. Memperkaya bahan studi dengan mengembangkan berbagai kasus yang dijumpai dilapangan.
c. Mempererat dan meningkatkan kerjasama antara perguruan tinggi dengan institusi di luar kampus.
1.4.3. Bagi masyarakat dan Pemerintah Daerah (PEMDA)
a. Memperoleh bantuan pikiran dan tenaga dari mahasiswa dalam membantu memberdayakan masyarakat
b. Menjadi penghubung antara masyarakat dengan institusi-institusi diluar masyarakat.
c. Menambahkan wawasan dan cara berfikir ilmiah yang diperlukan untuk memecahkan berbagai masalah.
d. Membentuk kader-kader pembangunan yang berasal langsung dari lokasi KKN
e. Meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam (SDA) yang ada. f. Meningkatkan kualitas lingkungan hidup.
1.5 Waktu dan Tempat
KKN-BBM 54 ini telah dilaksanakan pada : Waktu : 19 Juli – 13 Agustus 2016
Tempat : Desa Gemenggeng, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk
1.6Peserta
Peserta KKN-BBM ke 54 adalah 10 mahasiswa Universitas Airlangga yang terdiri dari beberapa disiplin ilmu dan juga dibantu oleh masyarakat di Desa Gemenggeng, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk.
5
1.7Susunan Kepanitian
Penanggung Jawab : Rektor Universitas Airlangga Penanggung Jawab Program : Ketua LPPM Universitas Airlangga DPL KKN Desa Tragih : Lita Rakhma Yustinasari, M.Vet.,drh
Ketua : Abdurrosyid
Sekeretaris 1 : Riska Agustini
Bendahara : Rahmah
Divisi Pendidikan
Koordinator : Tifani Daradita Hidayat
Anggota : Diana Arianti
Divisi Kesehatan
Koordinator : Abdurrosyid
Anggota : Rahmah
Divisi Ekonomi
Koordinator : Juang Akbar Spespatri
Anggota : Ayodio Winarno S
Divisi Lingkungan
Koordinator : Wahyu Indra IR
Anggota : Axell Audy Narulita
Divisi Keagamaan
Koordinator : Riska Agustini
6
BAB II
RENCANA KEGIATAN PER BIDANG GARAPAN
2.1Kegiatan Per Bidang Garapan
Berdasarkan data-data yang diperoleh dari hasil survei, observasi lapangan dan interview beberapa perangkat desa dan warga serta mempertimbangkan latar belakang bidang ilmu dari anggota kelompok yang ditempatkan Desa Gemenggeng, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, maka disusunlah beberapa kegiatan yang diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan dan meningkatkan potensi yang sedang dimiliki oleh masyarakat Gemenggeng. Berikut adalah rencana bidang garapan yang akan dilakukan :
2.1.1 BIDANG KESEHATAN
2.1.1.1 Penyuluhan Sikat Gigi dan Cara Mencuci Tangan
Deskripsi Kegiatan : Memberikan penyuluhan kepada anak-anak di usia dini mengenai tata cara menyikat gigi dan mencuci tangan dengan benar untuk mengurangi resiko gigi berlubang dan mengurangi resiko penyakit cacingan, serta penyuluhan tentang bahaya open devecation. Kami juga akan memberikan permainan disela-sela penyuluhan.
Tujuan Kegiatan :Memberikan pemahaman akan pentingya merawat kesehatan gigi dan memberikan penyuluhan tentang mencuci tangan dengan benar melalui 7 langkah cuci tangan.
Target Sasaran : Siswa – siswi kelas 1 dan 2 SDN GEMENGGENG
Tempat : SDN GEMENGGENG
Waktu : Jumat, 29 Juli 2016
Pelaksanaan :Tim KKN BBM Ke-54 Universitas Airlangga dan pihak SDN Gemenggeng
Penanggung Jawab : Rahmah
7
2.1.1.2 Tes Gula Darah dan Tes Tekanan Darah
Deskripsi Kegiatan : Memberikan penyuluhan kepada warga mengenai pentingnya pentingnya tes gula darah dan tekanan darah dengan jangka waktu tertentu sehingga mengurangi resiko terjadinya darah tinggi, stroke atau diabetes dan beberapa penyakit lainnya. Kami juga akan memeriksa kesehatan warga dan memberikan pengarahan mengenai makanan yang baik dan tidak untuk aliran darah.
Tujuan : Memeriksa Kesehatan warga dan memberikan pengarahan mengenai makanan yang sebaiknya dikonsumsi, hal-hal yang harusnya dihindari demi kesehatan.
Target Sasaran : Warga di lingkungan Desa Gemenggeng
Tempat : Balai Desa Gemenggeng
Waktu : Kamis, 28 Juli 2016
Perlengkapan : Alkohol Swab, Strip gula darah, Tensimeter
Pelaksana : Tim KKN BBM ke-54 Universitas Airlangga dan pihak Polindes Desa Gemenggeng
Penanggung Jawab : Abdurosyid
2.1.2 BIDANG PENDIDIKAN 2.1.2.1 Kelas Inspiratif
Deskripsi Kegiatan : Kegiatan ini merupakan pemberian motivasi kepada siswa-siswi di SD Gemenggeng agar memiliki cita-cita untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yag lebih tinggi dikarenakan keterbatan pendidikan yang ada di Desa Gemenggeng yang menyebabkan rendahnya tingkat pendidikan.
Tujuan : Meningkatkan minat siswa-siswi SDN Gemenggeng untuk melanjutkan sekolah yang lebih tinggi.
8
Tempat : SDN GEMENGGENG
Waktu : Kamis, 21 Juli 2016
Pelaksana : Tim KKN BBM Ke-54 Universitas Airlangga dan pihak SDN Gemenggeng
Penanggung Jawab : Tifani Daradita Hidayat dan Diana Arianti
2.1.2.2Hari Pendidikan
Deskripsi Kegiatan :“Hari Pendidikan” bertujuan untuk mengetahui makna hari
pendidikan nasional yang sebenarnya dan mengingatkan kembali akan hari tersebut. Cara baik dalam memperingati hari pendidikan nasional adalah memberikan serangkaian kelas yang memiliki pelajaran yang menyenangkan untuk diikuti oleh anak anak Tk Desa Gemenggeng.
Tujuan Kegiatan :Memberi wawasan baru mengenai Hari Pengetahuan Nasional dengan kegiatan yang menyenangkan.
Target Sasaran :Anak-anak TK di Desa Gemenggeng
Tempat : Balai Desa Gemenggeng
Waktu : Minggu, 24 Juli 2016
Pelaksana : Tim KKN BBM Ke-54 Universitas Airlangga dan Taman Kanak-Kanak di Desa Gemenggeng
Penanggung Jawab :Tifani Daradita Hidayat dan Diana Arianti
2.1.3 BIDANG LINGKUNGAN 2.1.3.1 Bank Sampah
Deskripsi Kegiatan :Sampah yang ada di dalam masyarakat kita susah untuk di daur ulang, apalagi dengan menjamurnya plastik yang ada di Indonesia. Seperti yang kita ketahui, plastik itu sendiri baru dapat terurai dalam waktu jutaan tahun bahkan ratusan tahun, hal ini membuat program bank sampah menjadi salah satu hal yang penting untuk dilakukan semua warga Desa Gemenggeng.
9
Tujuan Kegiatan :Bank sampah bertujuan untuk sosialisasi dalam memisahkan sampah non organik dengan sampah organic.
Target Sasaran : Masyarakat Desa Gemenggeng
Tempat : Balai Desa Gemenggeng
Waktu : 30 Juli 2016
Pelaksana : Tim KKN NNM Ke-54 Universitas Airlangga dan Masyarakat Desa Gemeggeng
Penanggung Jawab : Wahyu Indra Irsyadur dan Axell Audy Narulita
2.1.3.2Gotong Royong
Deskripsi Kegiatan : Gotong royong adalah sebuah cara yang dapat dilakukan masyarakat Desa Gemenggeng dalam rangka mempererat silahturahmi sekaligus dalam rangka menerapkan kebersihan yang abadi dalam Desa Gemenggeng.
Tujuan Kegiatan : Untuk memupuk kesadaran masyarakat Desa Gemenggeng dalam rangka gotong royong bersama di dalam desa.
Target Sasaran : Masyarakat Desa Gemenggeng
Tempat : Desa Gemenggeng
Waktu : Minggu, 7 Agustus 2016
Pelaksana : Tim KKN BBM Ke-54 Universitas Airlangga dan Masyarakat Desa Gemenggeng
Penanggung Jawab : Wahyu Indra Irsyadur dan Axell Audy Narulita
2.1.4 BIDANG EKONOMI
2.1.4.1 Penyuluhan Pemasaran Bawang Merah
Deskripsi Kegiatan : Merupakan program penyuluhan untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai trik, strategi dan cara pemasaran produksi mebel yang diberikan terutama kepada produsen bbawang merah Desa Gemenggeng untuk
10 meningkatkan kesejahteraan melalui penghasilan panen bawang merah.
Tujuan Kegiatan : Petani Bawang merah tidah mengalami jatuhnya harga bawang merah paska panen raya, tetapi mendapatkan hasil yang memuaskan dari hasil panen raya.
Target Sasaran : Warga Desa Gemenggeng khususnya penghasil bawang merah
Tempat : Balai Desa Gemenggeng
Waktu : 2 Agustus 2016
Pelaksana : Tim KKN BBM Ke-54 Universitas Airlangga dan Instansi Pemerintah terkait.
Perlengkapan : Laptop, LCD/Proyektor, Snack
Penanggung Jawab : Juang Akbar Spespatri
2.1.4.2Markibung (Mari Kita Menabung)
Deskripsi Kegiatan : Penyuluhan dan Permainan (menggunakan celengan dari kaleng/ botol bekas yang dihias secara menarik) setelah itu praktek menabung bersama serta dilanjutkan dengan menabung mandiri.
Tujuan : Para siswa dan siswi Sekolah Dasar diharapkan untuk menerapkan perilaku rajin menabung dan pentingnya menabung untuk memperkokoh perekonomian mandiri sehari-hari.
Target Sasaran : Siswa kelas 3 SDN Gemenggeng
Tempat : SDN GEMENGGENG
Waktu : Jumat, 22 juli 2016
Perlengkapan : Kaleng/botol bekas, cat, kuas, palet
Pelaksana : Tim KKN BBM Ke-54 Universitas Airlangga dan Siswa SDN Gemenggeng
11
2.1.4.3Penyuluhan Anyaman Bambu
Deskripsi Kegiatan : Merupakan program penyuluhan untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai nilai jual dari anyaman bambu dan dapat menjadi peluang usaha yang menguntungkan untuk kedepanya.
Tujuan Kegiatan : Supaya para pengrajin anyaman bambu di desa gemenggeng lebih inovatif dan kreatif dalam menghasilkan produk anyaman dan tidak kesulitan dalam pemasaranya.
Target Sasaran : Warga Desa Gemenggeng khususnya penghasilkerajian anyaman bamboo.
Tempat : Balai Desa Gemenggeng
Waktu : Senin, 25 Juli 2016
Pelaksana : Tim KKN BBM Ke-54 Universitas Airlangga dan Instansi Pemerintah terkait.
Perlengkapan : Laptop, LCD/Proyektor, Snack
Penanggung Jawab : Ayodio Winarno S
2.1.5 BIDANG KEAGAMAAN
2.1.5.1Belajar Mengaji AL-QUR’AN Bersama
Deskripsi Kegiatan : Mengajarkan anak membaca al-qur’an dengan baik dan benar sehingga dapat menjadi kebiasaan yang baik untuk meningkatkan keimanan masing-masing anak. Masing-masing anak akan dibagikan iqra’. Kemudian dilakukan sesi tanya jawab dilanjutkan dengan demonstrasi belajar menulis arab (huruf hijaiyah). Kemudian peserta KKN beserta bantuan para guru akan mengajak para siswa SD atau Madrasah secara langsung (praktek) untuk menulis arab (huruf hijaiyah) yang benar.
12
Tujuan : Memperkenalkan pentingnya membaca al-qur’an dengan baik dan benar. Mengajarkan cara menulis arab (huruf hijaiyah) dengan baik dan benar. Anak-anak siswa SD atau Madrasah dapat membaca al-qur’an dengan baik dan benar.
Target Sasaran : Siswa kelas 3 SDN Gemenggeng
Tempat : SDN GEMENGGENG
Waktu : 3 Agustus 2016
Perlengkapan : Kaleng/botol bekas, cat, kuas, palet.
Pelaksana : Tim KKN BBM Ke-54 Universitas Airlangga dan Siswa SDN Gemenggeng
Penanggung Jawab : Riska Agustini dan Rahmaidha Arofah Pramadani
2.1.5.2 Kegiatan Menonton Film Agama dan Penanaman Nilai Moral
Deskripsi Kegiatan : Menonton bersama-sama anak Desa Gemenggeng film tentang Nabi-nabi guna memberikan pelajaran yang lebih baik mengenai islam dan memberikan pengertian tentang perbuatan apa saja yang wajib dicontoh dalam film tersebut, disini nantinya akan diberikan beberapa pertanyaan tentang film tersebut dan yang bisa dengan benar menjawab akan di berikan hadiah.
Tujuan : Agar anak-anak desa Gemenggeng mempunyai gambaran tentang bagaimana sebaiknya kita berperilaku dengan baik sesuai dengan ajaran agama yang benar, serta menanamkan rasa cinta dan syukurnya kepada Allah SWT.
Target Sasaran : Anak-anak Desa Gemenggeng
Tempat : Mushola Jawar
Waktu : 4 Agustus 2016
Perlengkapan : Sound, proyektor, souvenir, laptop, kain putih sebagai layar
13
Penanggung Jawab : Rahmaidha Arofa P
BAB III
REALISASI KEGIATAN
3.1 Bidang Kesehatan
Koordinator Bidang : Abdurrosyid
A. Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat : “Ayo cuci tangan dan gosok gigi”
Nama Kegiatan :Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat : “Ayo cuci tangan dan gosok gigi”
Status Kegiatan : Program Terencana
Penanggung Jawab : Rahmah
Pelaksana Kegiatan : Seluruh mahasiswa KKN 54 Desa Gemenggeng
Sasaran Kegiatan : Seluruh siswa sekolah dasar kelas I dan II
Target
- Pelaksanaan : Rabu 28 Juli 2016
- Personil : Seluruh mahasiswa KKN 54 Desa Gemenggeng - Peserta : Seluruh siswa sekolah dasar kelas I dan II
Pelaksanaan Kegiatan
- Hari/ Tanggal : Rabu 28 Juli 2016 - Waktu : Pukul 08.00 WIB
- Peserta : Seluruh siswa sekolah dasar kelas I dan II - Tempat : SDN Gemenggeng
B. Cek Kesehatan dan Penyuluhan Penyakit Hipertensi dan Diabetes Melitus
14
Nama Kegiatan : Cek Kesehatan dan Penyuluhan Penyakit Hipertensi dan Diabetes Melitus
Status Kegiatan : Program Terencana
Penanggung Jawab : Abdurrosyid
Pelaksana Kegiatan : Seluruh mahasiswa KKN 54 Desa Gemenggeng
Sasaran Kegiatan : Seluruh lansia di Kelurahan Gemenggeng
Target
- Pelaksanaan : Selasa 2 Agustus 2016
- Personil : Seluruh mahasiswa KKN 54 Desa Gemenggeng - Peserta : Seluruh lansia di Kelurahan Gemenggeng
Pelaksanaan Kegiatan
- Hari/ Tanggal : Selasa 2 Agustus 2016 - Waktu : Pukul 09.00 – 11.30 WIB
- Peserta : Seluruh lansia di Kelurahan Gemenggeng - Tempat : Kantor Kelurahan Gemenggeng
3.2 Bidang Lingkungan
Koordinator Bidang : Wahyu Indra IR
A. Penyuluhan Memilah dan Memisahkan Sampah
Nama Kegiatan : Penyuluhan Memilah dan Memisahkan Sampah
Status Kegiatan : Program Terencana
Penanggung Jawab : Axell Audy Narulita
Pelaksana Kegiatan : Seluruh mahasiswa KKN 54 Desa Gemenggeng
Sasaran Kegiatan : Siswa-siswi kelas III SD Gemenggeng
Target
- Pelaksanaan : Kamis, 28 Juli 2016 pukul 08.00 wib
- Personil : Seluruh mahasiswa KKN 54 Desa Gemenggeng - Peserta : Siswa-siswi kelas III
Pelaksanaan Kegiatan
- Hari/ Tanggal : Kamis, 28 Juli 2016 - Waktu : Pukul 08.00 wib
15 - Peserta : Siswa-siswi kelas III
- Tempat : SDN Gemenggeng
3.3 Bidang Ekonomi
Koordinator Bidang : Ayodio Winarno S A. MARKIBUNG (Mari Kita Menabung)
Nama Kegiatan : MARKIBUNG (Mari Kita Menabung)
Status Kegiatan : Program Terencana
Penanggung Jawab : Ayodio Winarno S
Pelaksana Kegiatan : Seluruh mahasiswa KKN 54 Desa Gemenggeng
Sasaran Kegiatan : Siswa-siswi kelas IV dan V
Target
- Pelaksanaan : Senin, 26 Juli 2016
- Personil : Seluruh mahasiswa KKN 54 Desa Gemenggeng - Peserta : Siswa-siswi kelas IV dan V
Pelaksanaan Kegiatan
- Hari/ Tanggal : Senin, 26 Juli 2016 - Waktu : 09.00 – 10.30
- Peserta : Siswa-siswi kelas IV dan V - Tempat : SDN Gemenggeng
B. Penyuluhan Pemasaran Kerajinan Setempat Secara On-line
Nama kegiatan : Penyuluhan Pemasaran Kerajinan Setempat Secara On-line
Status kegiatan : Program Terencana
Penanggung jawab kegiatan : Juang Akbar Spespatri
Pelaksana kegiatan : KKN-BBM ke-54 Desa Gemenggeng
Sasaran kegiatan : Warga pengerajin anyaman
16 - Pelaksanaan : Selasa 2 Agustus 2016 pukul 08.00 WIB - Personil : Seluruh peserta KKN-BBM 54 Desa
Gemenggeng
- Peserta : Warga pengerajin anyaman
Pelaksanaan Kegiatan
- Hari/Tanggal : Rabu, 2 Agustus 2016
- Waktu : 08.00 -10.00
- Peserta : Warga pengerajin anyaman
- Tempat : Rumah warga
3.4 Bidang Pendidikan
Koordinator Bidang : Tifani Daradita A. Kelas Inspiratif
Nama Kegiatan : Kelas Inspiratif
Status Kegiatan : Program Terencana
Penanggung Jawab : Tifani Daradita
Pelaksana Kegiatan : Seluruh mahasiswa KKN 54 Desa Gemenggeng
Sasaran Kegiatan : Siswa-siswi kelas VI
Target
- Pelaksanaan : Kamis, 28 Juli 2016
- Personil : Seluruh mahasiswa KKN 54 Desa Gemenggeng - Peserta : Siswa-siswi kelas VI
Pelaksanaan Kegiatan
- Hari/ Tanggal : Kamis, 28 Juli 2016 - Waktu : 08.00 – 10.00
- Peserta : Siswa-siswi kelas VI - Tempat : SDN Gemenggeng
B. Les-lesan (belajar secara berkelompok) Nama Kegiatan : Les-lesan
17
Status Kegiatan : Program Tidak Terencana
Penanggung Jawab : Diana Arianti
Pelaksana Kegiatan : Seluruh mahasiswa KKN 54 Desa Gemenggeng
Sasaran Kegiatan : Seluruh siswa-siswi sekolah dasar Kelurahan Gemenggeng
Target
- Pelaksanaan : Setiap hari, 20 Juli – 10 Agustus 2016
- Personil : Seluruh mahasiswa KKN 54 Desa Gemenggeng - Peserta : Seluruh siswa-siswi sekolah dasar Kelurahan
Pelaksanaan Kegiatan
- Hari/ Tanggal : Setiap hari, 20 Juli – 10 Agustus 2016 - Waktu : 06.00 – 08.00 WIB
- Peserta : Seluruh siswa-siswi sekolah dasar Kelurahan - Tempat : Mushola Jawar
3.5Bidang Keagamaan dan Sosial
Koordinator : Rahmaidha Arofa P A. Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA)
Nama Kegiatan : Taman Pendidikan Al-qur’an (TPA)
Status Kegiatan : Program Terencana
Penanggung Jawab : Riska Agustini
Pelaksana Kegiatan : Seluruh mahasiswa KKN 54 Desa Gemenggeng
Sasaran Kegiatan : Anak-anak Dusun Jawar
Target
- Pelaksanaan : Setiap hari, 20 Juli – 10 Agustus 2016
- Personil : Seluruh mahasiswa KKN 54 Desa Gemenggeng - Peserta : Anak-anak Dusun Jawar
Pelaksanaan Kegiatan
- Hari/ Tanggal : Setiap hari, 20 Juli – 10 Agustus 2016 - Waktu : 03.30 – 04.30 WIB
- Peserta : Anak-anak Dusun Jawar - Tempat : Masjid Jawar
18
B. Lomba AGUSTUSan
Nama Kegiatan : Lomba AGUSTUSan
Status Kegiatan : Program Terencana
Penanggung Jawab : Wahyu Indra IR
Pelaksana Kegiatan : Seluruh mahasiswa KKN 54 Desa Gemenggeng
Sasaran Kegiatan : Anak-anak Dusun Jawar
Target
- Pelaksanaan : Minggu, 7 Agustus 2016
- Personil : Seluruh mahasiswa KKN 54 Desa Gemenggeng - Peserta : Anak-anak Dusun Jawar
Pelaksanaan Kegiatan
- Hari/ Tanggal : Minggu, 7 Agustus 2016 - Waktu : 09.00 – 11.00 WIB - Peserta : Anak-anak Dusun Jawar - Tempat : Halaman Masjid Jawar
C. Nonton Bareng (NOBAR)
Nama Kegiatan : Nonton Bareng (NOBAR)
Status Kegiatan : Program Terencana
Penanggung Jawab : Juang Akbar S
Pelaksana Kegiatan : Seluruh mahasiswa KKN 54 Desa Gemenggeng
Sasaran Kegiatan : Warga Desa Gemenggeng
Target
- Pelaksanaan : Kamis, 11 Agustus 2016
- Personil : Seluruh mahasiswa KKN 54 Desa Gemenggeng - Peserta : Warga Desa Gemenggeng
19
Pelaksanaan Kegiatan
- Hari/ Tanggal : Kamis, 11 Agustus 2016 - Waktu : 03.30 – 04.30 WIB
- Peserta : Warga Desa Gemenggeng - Tempat : Dusun Tawang
D. Menonton Film Agama dan Penanaman Nilai Moral
Nama Kegiatan : Menonton Film Agama dan Penamanan Nilai Moral
Status Kegiatan : Program Terencana
Penanggung Jawab : Rahmaidha Arofa Pradani
Pelaksana Kegiatan : KKN-BBM ke-54 Desa Gemenggeng
Sasaran Kegiatan : Anak-anak Desa Gemenggeng
Target
- Pelaksanaan : Sabtu, 30 Agustus 2016, pukul 19.00 WIB
- Personil : seluruh peserta KKN-BBM 54 Desa Gemenggeng - Peserta : Anak-anak Desa Gemenggeng
Pelaksanaan Kegiatan
- Hari/ Tanggal : Kamis, 11 Agustus 2016 - Waktu : 03.30 – 04.30 WIB
- Peserta : Warga Desa Gemenggeng - Tempat : Dusun Tawang
20
BAB IV PEMBAHASAN
KKN-BBM 54 Universitas Airlangga di Kelurahan Gemenggeng, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk telah dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang sudah direncanakan. Dalam pelaksanaan tersebut, terdapat beberapa bidang kegiatan, yakni kesehatan, pendidikan, ekonomi, lingkungan, keagamaan dan sosial. Untuk bidang kesehatan, kegiatan yang telah dilaksanakan antara lain adalah penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat “Ayo Cuci Tangan dan Gosok Gigi” dan Cek Kesehatan. Sementara untuk bidang pendidikan, yang telah dilaksanakan antara lain adalah Kelas Inspiratif (cita-cita), belajar berkembang bersama atau les-lesan. Selanjutnya untuk bidang ekonomi adalah MARKIBUNG (Mari Kita Menabung). Untuk Lingkungan adalah Penyuluhan Memilah dan Memilih Sampah. Serta untuk Keagamaan dan Sosial yaitu Taman Pendidikan Al-qur’an (TPA), NOBAR (Nonton Bareng). Selain beberapa kegiatan yang telah disebutkan di atas, terdapat pula beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan namun tidak tercantum dalam perencanaan kegiatan yang telah disusun sebelumnya. Kegiatan ini terlaksana secara kondisional akibat adanya permintaan dari masyarakat Desa Gemenggeng. Beberapa kegiatan tersebut diantaranya yakni pelatihan karang taruna dan penyuluhan Lomba Agustusan. Dan terdapat pula kegiatan yang sudah direncanakan tetapi tidak bmisa terlaksana yang dikarenakan oleh beberapa kendala.
Berbagai kegiatan tersebut selanjutnya penulis akan membahas secara detail dalam bab pembahasan ini, meliputi latar belakang kegiatan, peluang, kendala serta solusi yang dapat diberikan dalam memecahkan berbagai permasalahan yang terdapat dalam tatanan masyarakat Desa Gemenggeng. Beberapa hal yang dapat penulis uraikan dalam pembahasan ini akan terinci sebagai berikut:
21
A. Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat : “Ayo cuci tangan dan gosok gigi”
Pola Hidup bersih dan sehat yang diterapkan oleh suatu individu atau suatu masyarakat sangat erat hubungannya dengan kesehatan masyarakat tersebut. Oleh karena itu, kami tim KKN-BBM 54 Desa Gemenggeng, Kecamatan Bogor, Kabupaten Nganjuk ingin membiasakan pola hidup bersih dan sehat kepada penduduk Desa Gemenggeng dimulai dari hal-hal yang kecil dan sederhana misalnya sikat gigi dan cuci tangan.
Cuci tangan merupakan hal yang sederhana namun sangat berpengaruh terhadap kesehatan suatu individu. Kuman yang tidak terlihat oleh mata terdapat di mana saja dan dengan mudah menempel di tangan. Bila tidak terbiasa untuk mencuci tangan, maka kuman yang menempel di tangan tersebut dengan mudah masuk ke saluran pencernaan bersama makanan yang kita makan. Sehingga, kuman yang masuk dapat menyebabkan penyakit yang berbahaya pada individu tersebut.
Sikat gigi juga salah satu dari kebiaasan pola hidup bersih dan sehat dan sangat berpengaruh terhadap kesehatan gigi dan mulut. Bila tidak dibiasakan untu menyikat gigi secara benar dan teratur maka kuman akan dengan leluasa berkembangbiak terutama pada malam hari. Tim KKN-BBM 54 Desa Gemenggeng ingin masyarakat Desa Gemenggeng memperhatikan kebersihan dan kesehatan dirinya sendiri dengan cara memulai kebiasaan tersebut sejak dini. Oleh karena itu, kami mengaplikaskan kegiatan ini kepada siswa kelas I dan II SD Negeri Gemenggeng yang ada di Desa Gemenggeng.
Banyak peluang yang ditemukan dalam kegiatan ini misalnya banyaknya jumlah siswa Sekolah Dasar yang ditemukan di Desa Gemenggeng, mudahnya pihak sekolah diajak koordinasi untuk mengadakan kegiatan tersebut, serta pentingnya kesadaran masyarakat terhadap perilaku hidup bersih dan sehat, sedangkan penyuluhan sejenis ini masih sangat jarang dilakukan. Sehingga, pihak sekolah dan warga setempat sangat mendukung kegiatan ini. Disamping itu, antusiasme para siswa disini sangat tinggi sehingga mempermudah kami dalam menciptakan suasana yang menyenangkan.
22 Selain peluang, tentu saja terdapat pula kendala-kendala yang kami temukan misalnya saja bobot materi yang disampaikan terlalu berat untuk diterima bagi siswa kelas I. Solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala di atas ialah dengan membawakan materi tersebut dengan santai dan memberikan simulasi secara langsung menggunakan lagu lagu sehingga suasana nyaman menjadi nyaman dan menyenangkan. Harapannya dimasa yang akan datang para siswa sekolah dasar dapat menerapkan pola hidup sehat secara kontinuitas, sehingga perlahan-lahan pola hidup sehat dapat diterapkan diseluruh masyarakat Desa Gemenggeng.
B. Cek Kesehatan dan Penyuluhan Penyakit Hipertensi dan Diabetes Miletus
Polindes merupakan salah satu sarana yang yang sangat penting untuk mendukung kesehatan masyarakat terutama untuk lansia (lanjut usia). Ada berbagai kegiatan yang dapat dilakukan di Polindes Pelaksanaan cek kesehatan, yang terdiri dari penimbangan berat badan, tensi darah, gula darah, serta cek kolestrol dan asam urat bagi yang membutuhkan atau yang telah terindikasi penyakit tersebut. Kegiatan-kegiatan tersebut guna untuk memantau kesehatan lansia. Dalam hal ini, polindes memiliki peran yang sangat penting untuk menjamin kesehatan keluarga dan generasi tua.
Program kegiatan yang dilakukan yakni berupa memberi materi penyuluhan tentang Hipertensi dan Diabetes Melitus. Materi yang kami berikan mengenai pengetahuan gejala awal yang dirasakan ketika penyakit Hipertensi dan Diabetes Melitus mulai menyerang. Disusul dengan materi pengetahuan pencegahan awal yang harus kita lakukan bila penyakit sudah menyerang. Di tutup dengan materi pengetahuan pasca pengobatan.Menjelaskan pemilihan menu makanan yang baik bagi penderita Hipertensi dan Diabetes Melitus yang bertujuan untuk meminimalkan efek dari penyakit tersebut. Dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat dapat mengetahui dan mendapatkan wawasan yang lebih mengenai pola hidup sehat dan pencegahan yang baikterhadap penyakit tersebut. Akan tetapi, masih didapati rendahnya minat masyarakat Desa
23 Gemenggeng untuk mengunjungi polindes tersebut guna memeriksakan keadaan anak serta memantau perkembangan kesehatannya yang seharusnya dilakukan secara rutin oleh lansia. Sehingga, disediakan pula hadiah berupa sembako bagi nenek-kakek yang datang ke polindes guna menarik perhatian masyarakat agar lebih semangat untuk pergi ke polindes.
Kendala yang dialami ketika melaksanakan program penyuluhan dan cek kesehatan yakni banyaknya warga yang masih bekerja di sawah sehingga tidak bisa menghadiri penyuluhan. Selain itu, adanya kesulitan berkomunikasi menggunakan bahasa jawa, membuat acara penyuluhan tidak berlangung kondusif, seperti tidak banyaknya interaksi antara pemateri dnegan peserta penyuluhan dan banyak bapak dan ibu yang berbincang-bincang sendiri. Dari kendala tersebut, maka solusi yang yang ditempuh adalah dengan memaksimalkan interaksi antara pemateri dengan peserta penyuluhan, membariskan bapak-bapak dan ibu-ibu agar duduk dengan rapid dan berjajar sejak awal kedatangan mereka, sehingga tidak ada yang berdiri atau duduk tidak beraturan. Solusi yang kedua yaitu meminta tolong pembina acara yakni bu bidan untuk mengkondisikan acara penyuluhan. Dengan terlaksananya program ini diharapkan masyarakat Desa Gemenggeng lebih memahami tentang menyiapkan lansia yang sehat dan mandiri, serta memahami tentang penyakit diabetes dan hipertensi.
C. KELAS INSPIRATIF
Di usia muda, sangatlah penting agar anak-anak memiliki cita-cita sebagai tujuan hidup yang ingin dicapai di masa depan. Pada umumnya, masyarakat Desa Gemenggeng memiliki profesi sebagai buruh tani, guru, perantau, dan banyak pula yang menganggur. Role model yang dilihat oleh anak-anak sangat menentukan bagaimana mereka mendapat gambaran tentang masa depan. Di Desa Gemenggeng, orang-orang yang dipandang sukses dalam bekerja adalah perantau seperti TKW dan TKI yang merantau ke kota atau bahkan negeri orang seperti Malaysia dan Arab yang sukses, yang pulang ke Desa dan bisa membangun rumah atau membeli mobil bagus. Pada umumnya, perantau tersebut adalah lulusan SMP atau bahkan SD saja. Hal ini menjadi salah atu penyebab anak-anak
24 di Desa Gemenggeng enggan melanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi seperti SMA atau perguruan tinggi. Kurangnya role model yang baik bagi para siswa sekolah dasar serta kurangnya wawasan akan berbagai profesi yang dapat mereka gapai di masa depan menjadi alasan kami untuk mengadakan kegiatan Kelas Cita-Cita. Peluang dari kegiatan ini yaitu rendahnya motivasi pendidikan siswa siswi di Desa Gemenggeng untuk melanjukan jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan memiliki cita-cita sebagi tujuan hidup sehingga mereka sangat membutuhkan wawasan dan pengarahan yang baik dan benar.
Kendala-kendala yang dihadapi yang pertama adalah rendahnya fasilitas pendidikan di Desa. Fasilitas pendidikan di Desa Gemenggeng hanya sampai jenjang Sekolah Dasar. Hal tersebut tentu menjadi faktor utama sulitnya anak-anak dalam meneruskan sekolahnya. Faktor pendukung lainya adalah dari pihak orang tua dan jarak sekolah yang harus di tempuh, pekerjaan yang dimiliki orang tua terkadang membuat orang tua keuslitan mengantar anak nya ke sekolah, apalagi dengan jarak yang cukup jauh di karenakan berada di luar Desa. Kemudian antusiasime siswa yang minim sehingga tidak cukup hanya dengan satu kali pemberian materi. Kemudian pengetahuan siswa siswi sekolah dasar yang minim tentang profesi dan cita-cita.
Solusi yang harus dilakukan yaitu dengan adanya Kelas Cita-Cita yang diberikan secara terus menerus oleh para pengajar, serta disarankan untuk menggunakan media visual dalam memberikan wawasan mengenai cita-cita dan profesi. Jadi, guru tidak hanya memberikan pelajaran formal tetapi juga memotivasi mereka untuk melanjutkan sekolah mereka ke jenjang yang lebih tinggi dan mencapai cita-cita mereka dengan cara terus belajar. Harapannya kedepan dengan adanya kegiatan ini dapat membuat siswa lebih semangat belajar dan mencapai cita-cita mereka.
D. LES-LESAN
Untuk membantu para siswa-siswi sekolah dasar di kelurahan Gemenggeng ini dalam pendidikan, kami juga memberikan bantuan tenaga mengajar setiap hari tepatnya pukul 19.00-selesai di Mushola Dusun Jawar. Disini
25 kami mengajar bidang pelajaran umum sesuai materi disekolah secara berkelompok. Kelompok dibedakan berdasarkan kelas masing-masing dan setiap kelompok dipegang oleh 1-2 mahasiswa KKN. Selain itu, untuk mengetahui seberapa besar pemahaman siswa terhadap materi yang sudah diajarkan kami mengadakan kuis (ujian evaluasi) tiap minggunya. Tidak hanya terpaku dengan materi sekolah kami juga, mengajak para siswa-siswi untuk mengasah kreatifitasnya yaitu dengan lomba mewarnai dan menonton film pendidikan anak. Selama berjalannya progam kegiatan kami untuk mengadakan Les-lesan ini, kami melihat potensi para siswa-siswi di kelurahan Gemenggeng ini sudah cukup besar. Kendala kami tidak terlalu besar, hanya saja kami sering kewalahan untuk mengendalikan siswi yang sulit diatur dan mengingat usia para siswa-siswi yang masih sangat muda membuat tingkah merekapun juga sangat aktif sehingga sulit untuk fokus belajar. Kendala lainnya mengenai Mushola warga yang sering dipergunakan untuk kegiatan lainnya seperti pengajian warga, hal ini beberapa kali membuat proses belajar-mengajar kami terpaksa untuk tidak dilaksanakan setiap hari.
Untuk mengatasi kendala sulitnya mengatur siswa-siswi ini kami menerapkan proses pembelajaran yang menyenangkan, yaitu memberikan selingan bermain atau kegiatan yang bisa mengasah kreatifitas anak. Selain itu kami juga memberikan hadiah untuk memacu semangat mereka dalam proses belajar. Sedangkan untuk kendala tempat kegiatan, kami mengkondisikan untuk melakukan kegiatan ini sesuai kebutuhan dengan mementingkan kebutuhan kegiatan warga terlebih dahulu.
E. MARKIBUNG (Mari Kita Menabung)
Kegiatan ini berupa aktivitas belajar bersama pesersta KKN-BBM dengan siswa-siswi sekolah dasar sebagai pembelajaran tentang berinvestasi sejak usia dini. Kegiatan menabung yang kita ajarkan di lakukan dengan cara yang lebih kreatif. Para siswa dalam tiap kelas dikelompokkan menjadi bebrapa kelompok. Para murid di SDN Gemenggeng umumnya memiiki antusias yang tinggi ditunjukkan dengan semangat dan kekreatifan mereka ketika menghias celengan.
26 Kegiatan ini berjalan lancar sesuai yang di harapkan, akan tetapi terjadi miskomunikasi dengan wali kelas 5 dikarena kan hasil karya celengan mereka yang seharusnya dibawa pulang nyatanya di salah gunakan untuk kepentingan acara sekolah.
F. Penyuluhan Pemasaran Kerajinan Tangan Secara Online
Dalam bidang perencanaan bisnis, salah satu pelatihan kreatifitas dalam skala yang ringan yakni pembuatan anyaman dengan bahan bambu. Pelatihan pemasaran secara online sangat berguna untuk meningkatkan daya saing penjualan anyaman masyarakat terutama di pedesaan. Mayoritas masyarakat di Desa Gemenggeng adalah petani sebagai mata pencaharian utama dan sebagian sebagai pengerajin anyaman dari bahan bambu. Kurangnya pengetahuan akan media pemasaran yang lebih luas berdampak pada hasil penjualan yang tidak dapat berkembang. Hal tersebut mendorong kami untuk membuat pelatihan kreatifitas diantaranya yakni pelatihan pemasaran secara online. Anyaman yang dibuat berasal dari bahan bambu kulit maupun dagingnya yang memiliki tekstur kuat namun lembut.
Peluang dari kegiatan ini yakni pengerajin dapat mendapatkan pemesan kerajinan dengan jumlah yang lebih luas dan lebih intensif, sehingga dapat dikenal dalam lingkup yang lebih luas lagi. Selain itu, antusias warga juga sangat baik untuk belajar hal baru. Dari kegiatan ini terdapat beberapa kendala yaitu di Desa Gemenggeng kondisi sinyal kurang baik, sehingga kami sedikit terganggu pada saat kami memasarkan kerajinan tersebut secara online karena kecepatan dari konektifitasnya rendah. Oleh karena itu, solusi yang harus diambil pihak desa setempat mendukung terus berjalannya program ini dengan melakukan pengadaan sinyal Wifi dengan provider yang dapat menjangkau daerah setempat. Harapannya dampak dari kegiatan ini adalah pengerajin mendapatkan penghasilan yang lebih baik lagi dan kerajinan tersebut lebih dikenal lebih luas lagi oleh masyarakat di nasional maupun internasional.
27 Kegiatan terencana ini juga tidak dapat dilaksanakan karena pihak sekolah sendiri pada dasarnya belum menyediakan tempat sampah yang membedakan antara sampah organik dan non organik, siswa hanya disuruh untuk membuang sampah pada satu tempat bak sampah. Dari pihak sekolah sudah memberikan pelajaran bahwa siswa dituntut untuk membersihkan sampah yang berserakan atau daun-daun yang jatuh di halaman sekolah. Dengan melihat kondisi seperti ini, sehingga kami hanya membantu menambahkan penyuluhan tentang memilah dan memisahkan sampah antara sampah organik dan sampah non organik kepada siswa SDN Gemenggeng. Selain memberikan penyuluhan tentang memilah dan memisahkan sampah kami juga menyuruh siswa untuk mempraktekan memilah dan memisahkan smpah antara sampah organik dan non organik.
H. Taman Pendidikan Al-qur’an
Kegiatan ini dilakukan untuk membantu anak-anak Dusun Jawar belajar membaca Al-qur’an dari yang tidak bisa baca dan tulis sampai anak-anak yang sedang belajar membaca Al-qur’an dan membutuhkan bantuan untuk memahani tajwid serta panjang pendek dalam bacaan Al-qur’an. Menurut informasi dari warga setempat, hal tersebut dilaksankan karena anak-anak di Dusun Jawar seusai menamatkan sekolah dasar, mereka akan melanjutkan ke jenjang SMP yang jaraknya berjauhan dari Desa Gemenggeng, karena akan mengalami kesulitan untuk belajar TPA diluar. Sehingga bisa menjadi bekal untuk pedoman hidup mereka sebagi umat muslim yang taat dan patuh terhadap perintahNya. Disisi lain, membaca Al-qur’an tentu sangatlah penting untuk membantu anak-anak dalam aktivitas sehari-harinya seperti tes masuk sekolah ke jenjang yang lebih tinggi (misalnya tes masuk Pondok), dan melakukan ibadah sehari-hari.
Peluang kegiatan ini adalah untuk mengisi waktu luang anak-anak setempat pada sore hari, alangkah baiknya untuk mengisi kekosongan waktu tersebut dengan hal-hal yang lebih bermanfaat dengan belajar membaca Al-qur’an. Tidak terdapat kendala yang dialami. Masyarakat, terutama ibu-ibu di Desa Gemenggeng antusias untuk mengantar anaknya belajar TPA agar bisa membaca Al-qur’an dengan baik dan benar. Selain itu, disini tidak terdapat
28 keterbatasan tempat, tempat yang luas dan nyaman untuk proses pembelajaran menjadi sangat kondusif karena terdapat beberapa Al-qur’an dan Jilid yang telah disediakan, bangku-bangku untuk mereka belajar dengan nyaman, papan tulis, kapur barus dan penghapus. Solusi yang dapat dilakukan adalah meminta peserta KKN-BBM yang mendapat tugas sebagai pengajar TPA diharapkan melakukan koordinasi terlebih dahulu mengenai rencana pembelajaran, materi yang akan disampaikan, serta metode yang akan digunakan. Sehingga, anak-anak yang mendapat tugas sebagai guru TPA dapat mengikuti dengan baik dan melaksanakan tugasnya dengan maksimal.
I. LOMBA AGUSTUSan
Lomba ini diadakan atas dasar permintaan dari masyarakat Dusun Jawar untuk anak-anak. Yang bertujuan untuk mengingat perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-71 dan untuk mempererat rasa kebersamaan terhadap anak-anak bangsa. Berawal dari tujuan tersebut kami mengadakan tiga macam lomba yaitu lomba makan kerupuk, lomba memasukan paku dalam botol, dan lomba membawa kelereng. Harapan lain yang ingin kami capai dari kegiatan ini adalah rasa gembira yang dirasakan anak anak Desa Gemenggeng ketika acara berlangsung. Kegiatan ini terlaksana pada hari Minggu, tanggal 7 Agustus 2016 pada pagi hari yang bertempat di Masjid Jawar.
Kendala dari kegiatan ini hanya terdapat pada anak-anak yang sulit di atur ketika acara berlangsung. Namun pelaksanaa acara lomba AGUSTUSan ini tetap di sambut anak-anak Desa Gemenggeng dengan antusias yang tinggi. Acarapun berlangsung dengan lancar. Ditutup dengan puncak kemeriahan pada saat pembagian hadiah bagi pemenang lomba tersebut.
J. Nonton Bareng (NOBAR)
Remaja merupakan agen perubahan di dalam masyarakat, jika pemudanya baik maka baik pula masyarakatnya dan jika buruk maka buruk pula keadaan masyarakatnya. Mengingat hal tersebut, sangat penting untuk diadakannya Kelompok Karang Taruna untuk memberi wawasan tambahan serta pengarahan
29 yang benar dalam membuat berbagai kegaitan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat Desa Gemenggeng, sehinggar tercetuslah untuk membuat acara NOBAR untuk mempererat remaja di desa Gemenggeng. Peluang dari kegaitan ini yakni karena adanya permintaan dari para remaja karang taruna untuk bekerja sama dengan peserta KKN agar dapat memberi wawasan yang lebih mengenai kerja sama dan keakraban. Kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat dukungan dari masyarakat sekitar. Diharapkan, karang taruna Desa Gemenggeng ini dapat mempraktekkan ilmu yang telah diberikan oleh peserta KKN untuk kemudian diaplikasikan dalam salah satu acara Karang Taruna setiap tahunnya.
K. Menonton Film Agama dan Penanaman Nilai Moral
Kegiatan ini berupa menonton film agama dan penamanan nilai moral. Anak-anak Desa Gemenggeng diajak menabung yang kita ajarkan di launtuk menonton bersama film agama yakni Upin-Ipin The Movie, yang sarat akan nilai-nilai. Sehingga diharapkan anak-anak Desa Gemenggeng dapat mengambil hikmah dari film tersebut. Kegiatan dilaksanakan saat malam sabtu, dimana kegiatan belajar bersama tidak berlangsung, sehingga anak-anak dapat berlibur sejenak.
Kegiatan ini dimulai jam 19.00 dan diakhiri jam 20.30 hingga film usai. Anak-anak sangat antusias sehingga acara berjalan dengan lancar. Tidak ada hambatan yang berarti selama kegiatan ini, hanya saja beberapa anak ada yang sudah mengantuk, dan ribut sendiri, namun, kendala itu dapat diatasi dengan baik.
30
BAB V
SIMPULAN DAN SARAN
5.1 Simpulan
Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa KKN-BBM 54 Universitas Airlangga di Kelurahan Gemenggeng, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk telah terlaksana dengan baik, serta sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang telah ditentukan sebelumnya. Pelaksanaan KKN-BBM 54 ini meliputi berbagai rangkaian kegiatan yang dapat dikategorikan ke dalam lima bidang utama yang telah terencana, yakni bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan, keagamaan dan sosial.
Dalam bidang pendidikan berbagai kegiatan yang dilakasanan meliputi kelas Inspiratif dan Les-lesan. Kegiatan tersebut terlaksana dengan baik dengan target peserta yang terpenuhi bahkan melebihi target yang ditentukan. Peserta kegiatan dapat mengikuti kegiatan dan dapat menerima manfaat dari adanya kegiatan tersebut.
Dalam bidang kesehatan, kegiatan yang dilaksanakan meliputi Penyuluhan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) “ayo sikat gigi dan cuci tangan” serta Cek Kesehatan dan Penyuluhan Hipertensi dan Diabetes Miletus. Antusiasme peserta dalam kegiatan-kegiatan tersebut sangat baik. Peserta mengerti akan pentingnya menerapkan pola hidup sehat dan mulai menerapkannya.
Dalam bidang lingkungan kegiatan yang dilaksankan yaitu, Penyuluhan tentang memilah dan memisahkan sampah antara organik dan non organik. Kegiatan ini mendapatkan respon yang baik dari siswa SDN Gemenggeng. Keikutsertaan siswa dalam kegiatan ini sangat mendukung terlaksanannya kegiatan tersebut.
Dalam bidang ekonomi meliputi MARKIBUNG (Mari Kita Menabung). Kegiatan ini dilaksanakan dengan baik dan siswa-siswi SDN Gemenggeng dapat mempraktekkannya dirumah dan berniat untuk terus melanjutkan kegiatan menabung tersebut. Melalui kegiatan ini, semangat menabung siswa-siswi SDN Gemenggeng mulai tumbuh.
31 Dalam bidang ekonomi, kegiatan penyuluhan ini dirasa sangat penting karena jika mengandalkan pemasaran secara konvensional maka penghasilan dari penjualan kerajinan tersebut masih sangat minim karena pembeli masih belum meluas, dengan adanya penyuluhan ini kami mengharapkan penjualan dan penghasilan lebih meningkat dari sebelumnya.
Dalam bidang keagamaan dan sosial meliputi Taman Pendidikan Al-qur’an (TPA), Nonton Bareng (NOBAR) dan Lomba Agustusan. Kegiatan dilaksanakan dengan meriah dan mendapat antusias yang baik dari masyarakat Desa Gemenggeng. Melalui kegiatan-kegiatan diatas semakin merekatkan kekeluargaan di Desa Gemenggeng, serta menjadi kegiatan rutinitas setiap tahun yang akan menjadi program bagus bagi remaja-remaja Karang Taruna di Desa Gemenggeng.
5.2Saran
Dari berbagai permasalahan yang nampak, terdapat beberapa masukan dan saran yang dapat diberikan untuk mengembangkan Desa Gemenggeng menjadi lebih baik lagi, yang diantaranya adalah :
Dalam bidang kesehatan, diharapkan seluruh warga Desa Gemenggeng mengerti akan pentingnya menjaga kesehatan. Hal tersebut bisa dimulai dari menjaga kebersihan lingkungan sekitar, memperbaiki gizi melalui pola makan dan jenis makanan yang dikonsumsi serta rajin melakukan pemeriksaan kesehatan yang telah difasilitasi oleh pemerintah setempat seperti posyandu.
Dalam Bidang Pendidikan, harapannya masyarakat Desa Gemenggeng bisa lebih menyadari akan pentingnya pendidikan sebagai sebuah investasi berharga yang tentunya sangat diperlukan untuk memperbaiki martabat diri. Jika hal demikian dapat terwujud, secara perlahan budaya masyarakat Desa Gemenggeng yang merantau keluar kota setelah lulus SD ataupun SMP bisa ditepis, sehingga akan timbul kesadaran mereka untuk mengenyam bangku sekolah minimal 12 tahun atau setara dengan SMA. Dengan begitu, kualitas dan kapabilitas masyarakat Desa Gemenggeng bisa ditingkatkan yang nantinya juga akan berimbas pada kemajuan Desa Gemenggeng akibat adanya SDM yang mumpuni.
32 Dari berbagai permasalahan yang nampak, terdapat beberapa masukan dan saran yang dapat diberikan untuk mengembangkan Desa Gemenggeng menjadi lebih baik lagi, yang diantaranya adalah dalam bidang ekonomi, pihak desa memberikan pengadaan perangkat laptop dan jaringan wifi demi berjalannya terus pemasaran secara online yang diharapkan dapat lebih memajukan kemandirian para pengerajin dalam pemasaran hasil produknya.
Dalam bidang lingkungan, diharapkan siswa SDN Gemenggeng mengerti akan pemeliharaan lingkungan meliputi kebersihan lingkungan. Hal tersebut dapat dimulai dengan membiasakan membuang sampah pada tempat sampah agar tidak menimbulkan polusi udara dan pemandangan yang tidak sedap di mata. Selain itu, diharapkan siswa bisa membedakan sampah organik dan sampah non organik.
Dalam bidang lingkungan, diharapkan warga Desa Gemenggeng mengerti akan pemeliharaan lingkungan meliputi kebersihan lingkungan dan hewan peliharaan. Hal tersebut dapat dimulai dengan membiasakan membuang sampah pada tempat sampah agar tidak menimbulkan polusi udara dan pemandangan yang tidak sedap di mata. Selain itu, diharapkan masyarakat sekitar tidak membakar sampah yang dapat menimbulkan polusi yang bisa menyebabkan gangguan pernapasan. Demikian pula, agar membiasakan membersihkan kandang hewan peliharaan secara teratur agar tidak tertular penyakit-penyakit yang dapat ditularkan oleh hewan tersebut.
Dalam bidang keagamaan dan sosial, diharapkan warga Desa Gemenggeng saling merekatkan kekeluargaan, saling meningkatkan rasa solidaritas antar remaja. Karena masyarakat Desa Gemenggeng mayoritas menganut agama Islam, maka disarankan untuk tetap melaksanakan kegiatan rutin keagamaan seperti malam jumatan, TPA (Taman Pendidikan Al-Qur-an) agar meningkat iman dan taqwa masyarakat desa Gemenggeng ke Tuhan Yang Maha Esa.
33
REKOMENDASI
Dari keseluruhan pelaksanaan program kegiatan Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Masyarakat (KKN-BBM) ke-54 Universitas Airlangga di Desa Gemenggeng, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk selama kurang lebih 25 hari, terhitung mulai tanggal 19 Juli – 13 Agustus 2016, telah diketahui potensi yang dimiliki oleh Desa Gemenggeng yang masih perlu dikembangkan lebih lanjut dan juga permasalahan yang perlu segera ditindaklanjuti.
Oleh karena itu berikut rekomendasi yang dapat kami berikan sebagai peserta KKN-BBM ke-54 untuk pihak-pihak yang bersangkutan dan berkepentingan agar dapat dipertimbangkan sebagai salah satu sumber informasi untuk kegiatan-kegiatan serupa berikutnya di Desa Gemenggeng.
1. Kepada Pemerintah Kabupaten
a. Pemkab Nganjuk perlu turut serta aktif dalam berbagai kegiatan, hal ini bertujuan untuk mengetahui potensi yang mampu dikembangkan di lokasi KKN.
b. Perhatian kepada masyarakat perlu lebih ditingkatkan terutama dalam bidang kesehatan, perencanaan bisnis, lingkungan, dan pendidikan. c. Mampu menjadi fasilitator untuk menggerakan kembali
kegiatan-kegiatan yang mampu memberdayakan masyarakat di bidang Kewirausahaan karena di Desa Gemenggeng perlu dikembangkan berbagai usaha yang memanfaatkan sumber daya alam setempat agar budaya merantau ke luar kota bisa diminimalisir.
d. Pemkab Nganjuk harus lebih reponsif dan aktif dalam menanggapi kebutuhan masyarakat sehingga program-program yang dijalankan bukan hanya mengatasi masalah di permukaan.
2. Kepada UNAIR - LPPM
a. Untuk kegiatan KKN, mulai dari pengenalan sampai pelaksanaan perlu waktu yang lebih lama agar perencanaan dan pelaksaan lebih optimal. b. Pembekalan KKN harusnya lebih jelas lagi dan lebih efektif dalam
34 c. Meningkatkan koordinasi dengan pihak-pihak diluar kampus sehingga dapat mempermudah birokrasi terutama masalah pemberian bantuan dana dan kerjasama.
3. Kepada Mahasiswa
a. Perlu diperhatikan daerah yang masih tergolong relatif tertinggal, sehingga perlu diadakan lagi pemberdayaan masyarakat di daerah tersebut.
b. Pendekatan kepada organisasi kemasyarakatan, perangkat Desa, dan tokoh agama yang memberikan pengaruh masyarakat agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar.
c. Lanjutkan, kembangkan, dan benahi program yang dirintis oleh peserta KKN sebelumnya.
d. Mencari tahu informasi kebiasaan masyarakat di lokasi KKN-BBM, contohnya bahasa, kebudayaan, dll, sehingga dapat memudahkan dalam berkomunikasi.
35 Lampiran 3
REALISASI ANGGARAN
REALISASI ANGGARAN DANA
PEMASUKAN
Iuran Anggota KKN BBM 54 @10 orang x Rp. 750.000,00 Rp. 7.500.000,00
TOTAL PEMASUKAN Rp 7.500.000,00 PENGELUARAN
A. Proker Bidang Kesehatan “Ayo cuci tangan dan gosok gigi” 1. Sikat gigi (5 lusin) @ Rp. 26.500,00 Rp. 132.500,00 2. Pasta gigi (5 lusin) @ Rp. 53.000 Rp. 265.000,00
Total Rp. 397.500,00
B. Cek Kesehatan dan Penyuluhan Penyakit Hipertensi dan Diabetes Melitus
1. Strip gula darah (2) @ Rp. 165.000,00 Rp. 330.000,00 2. Alkohol Swab (1 dos) Rp. 20.000,00
3. Konsumsi Rp. 367.500,00
36 C. Penyuluhan Memilah dan Memisahkan Sampah
1. Tempat sampah kecil (3) @ Rp. 45.000,00 Rp. 135.000,00 2. Tempat sampah besar (3) @ Rp. 65.000,00 Rp. 195.000,00
3. Konsumsi Rp. 10.500,00 Total Rp. 340.500,00 D. Markibung 1. Celengan (5 lusin) @ Rp. 36.000,00 Rp. 180.000,00 2. Cat Air (7) @ Rp. 27.400,00 Rp. 191.500,00 3. Pallet Cat (30) @ Rp. 3.500,00 Rp. 105.000,00 4. Kuas (5 lusin) @ Rp. 4.200,00 Rp. 21.000,00 Total Rp. 497.500,00 E. Kelas Inspiratif 1. Pensil (1 dos) @ Rp. 17.500,00 Rp. 17.500,00 2. Buku gambar (10) @ Rp. 3.500,00 Rp. 35.000,00 3. Konsumsi Rp. 10.500,00 Total Rp. 63.000,00 F. TPA 1. Stik Ngaji (15) @ Rp.500,00 Rp. 7.500,00 2. Buku Tajwid Rp. 5.000,00
37
Total Rp. 12.500,00
G. Nonton Bareng (NOBAR)
1. Konsumsi Rp. 137.000,00 Total Pengeluaran Rp. 137.000,00 H. Lomba AGUSTUSan 1. Kertas kado (10) @ Rp. 1.100,00 Rp. 11.000,00 2. Botol kaca (5) @ Rp. 5.000,00 Rp. 25.000,00 Total Pengeluaran Rp. 36.000,00 I. Lain-lain
1. Pencetakan dan Penggandaan Proposal Rp. 118.500,00 2. Biaya tempat tinggal Rp. 1.000.000,00
3. Transportasi Rp. 1.126.600,00 4. Banner Rp. 229.000,00 5. Nametag Rp. 20.000,00 6. Plakat Rp. 80.000,00 7. Iuran Kecamatan Rp. 150.000,00 8. Konsumsi Rp. 2.040.600,00 9. Perpisahan KKN Rp. 533.500,00 Total Pengeluaran Rp. 5.298.500,00
38 TOTAL PENGELUARAN Rp 7.500.000,00
TOTAL PEMASUKAN Rp. 7.500.000,00 TOTAL PENGELUARAN Rp. 7.500.000,00
39
Lampiran 4
DOKUMENTASI
BIDANG KESEHATAN
Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat: “Ayo cuci tangan dan gosok gigi
Cek Kesehatan dan Penyuluhan Penyakit Hipertensi dan Diabetes Melitus
40 BIDANG PENDIDIKAN Kelas Inspiratif Les-lesan
41 BIDANG EKONOMI
MARKIBUNG (Mari Kita Menabung)
Pemasaran Online
42 BIDANG LINGKUNGAN
Penyuluhan Memilah dan Memilih Sampah
BIDANG KEAGAMAAN DAN SOSIAL Taman Pendidikan Al-qur’an
43
Lomba Agustusan
44
45
Lampiran 5