PEMERINTAHAN DAERAH
Tatap Muka #7
PEMILIHAN KEPALA DAERAH
Oleh: Ahmad Mustanir
SEKOLAH TINGGI ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (STISIP) MUHAMMADIYAH RAPPANG
2017
ASPEK POSITIF DAN NEGATIF PEMILUKADA
Menurut Leo Agus tino : 2015
Aspek Positif :
1)
Pemilukada
memantapkan
legitimasi
politik
pemerintah daerah
2)
Pemilukada mendorong wujudnya akuntabilitas dan
responsivitas pimpinan daerah
.. .. .. ... .. ... ... .. .A SP E K P OS IT IF D A N NE GATIF PE M ILU KA D AM en uru t Le o Ag us tino : 201 5
Aspek Positif :
4)
Turut melembagakan mekanisme checks and
balances (pengawasan dan perimbangan antar
lembaga di daerah, terutama lembaga eksekutif
dan legislatif sehingga menutup kemungkinan
terjadinya penumpukan kekuasaan pada satu
lembaga.
5)
Menciptakan kesempatan bagi partai politik untuk
turut ambil bagian dalam pembangunan daerah.
.. .. .. ... .. ... ... .. .A SP E K P OS IT IF D A N NE GATIF PE M ILU KA D AM en uru t Le o Ag us tino : 201 5 Aspek Negatif :
1) Menguat dan mengentalnya fenomena golongan putih (golput)
2) Semakin kuatnya pragmatisme partai politik. Pragmatisme parpol ini bukan semata-mata terjadi di tingkat nasional saja, tetapi mengental dalam pemilukada. Ini dapat dilihat dengan mudah dimana parpol bersaing sengit untuk mendapatkan suara dalam pemilu nasional, tapi disisi lain mereka bekerjasama dalam pemilukada.
PE M E KAR AN DA ER AH
Dengan dikeluarkannya UU No. 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.
Dimana salah satu bagian yang diamanatkan oleh UU ini ialah aturan mengenai (kemungkinan dilakukannya)
pemekaran daerah (redistricting/penataan ulang).
Pemerintah kemudian melembarkan Peraturan Pemerintah No. 129 tahun 2000 tentang Persyaratan Pembentukan
dan Kriteria Pemekaran, Penghapusan dan
... ... ... ... ... .... ... ... ... ...PEMEKARAN DAERAH
Tujuan
dari
pemekaran
daerah
adalah
meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui :
1)
Peningkatan pelayanan kepada masyarakat
2)
Percepatan pertumbuhan kehidupan demokrasi
3)
Percepatan
pelaksanaan
pembangunan
perekonomian daerah
4)
Percepatan pengelolaan potensi daerah
5)
Meningkatkan keamanan dan ketertiban
... ... .... ... ... ... ... ... .... ....PEM EKARAN DAERAH
Untuk kepentingan pemekaran, daerah dapat menggunakan jasa Departemen Dalam Negeri (Depdagri), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ataupun Dewan Perwakilan Daerah (DPD) untuk memajukan proposal pemekaran.
Sampai dengan Agustus 2006 :
Depdagri = telah menerima 90 usulan/proposal pemekaran kabupaten/kota dan 21 provinsi.
DPR = 39 proposal pemekaran kabupaten/kota
DPD = 50 proposal pemekaran kabupaten/kota dan 1 provinsi baru.
LOCAL STRONGMEN, STATIONARY BANDITS DAN ROVING BANDITS
Local Strongmen yaitu
orang-orang kuat daerah
(oligarki elit daerah)
Stationary bandits yaitu
seorang bandit yang
menguasai sebuah teritori yang sangat luas, ia
berperanan seperti sebuah stasiun dimana
banyak kelompok yang dikuasai dan dinaunginya
untuk berkumpul dalam satu destinasi yaitu
mengumpulkan
kekayaan
dan
menjaga
.. ...LO CA L S TR O NG ME N, STATI ON A RY B A ND ITS D A N R OV IN G BA N DIT S
Menurut Olson
(2000) satu saja
kelebihan
stasionary bandits yaitu
dia tidak menguras habis
sumber daya di teritori kekuasaannya. Ia bahkan
akan menjaga wilayah tersebut, memberikan
keleluasaan pada local strongmen, patronnya untuk
terus beraktivitas.
Dengan cara ini stationary bandits akan dapat
menarik pungutan yang merupakan sandaran
.. ...LO CA L S TR O NG ME N, STATI ON A RY B A ND ITS D A N R OV IN G BA N DIT S
Roving bandits yaitu bandit-bandit kecil yang pernah dipelihara oleh bandit besar untuk mengumpulkan dan meraup keuntungan bagi stationary bandits. Bandit jenis inilah yang mengambil alih posisi dan peranan yang pernah dimainkan oleh bandit besar (dalam level dan skala teritori yang lebih kecil).
.. ...LO CA L S TR O NG ME N, STATI ON A RY B A ND ITS D A N R OV IN G BA N DIT S
.. ...LO CA L S TR O NG ME N, STATI ON A RY B A ND ITS D A N R OV IN G BA N DIT S