• Tidak ada hasil yang ditemukan

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus Repositori Universitas Muria Kudus

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus Repositori Universitas Muria Kudus"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

i

TUGAS AKHIR

RANCANG BANGUN MESIN

CHRUSER

LIMBAH PLASTIK

UNTUK PROSES

PIROLISIS

DENGAN KAPASITAS

120 KG PER JAM

M.AKHSAN FAIZIN NIM. 201254049

DOSEN PEMBIMBING Ir., Masruki Kabib, MT. Sugeng Slamet, ST, MT.

TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MURIA KUDUS

(2)
(3)
(4)

iv

PERNYATAAN KEASLIAN

Saya yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama : M.Akhsan Faizin

NIM : 2012 54 049

Tempat & Tanggal Lahir : Kudus, 17 Juli 1994

Judul Skripsi : Rancang Bangun Mesin Chruser Limbah Plastik Untuk Proses Pirolisis Dengan Kapasitas 120 Kg Per Jam.

Menyatakan dengan sebenarnya bahwa penulisan Skripsi ini berdasarkan hasil penelitian, pemikiran dan pemaparan asli dari saya sendiri, baik untuk naskah laporan maupun kegiatan lain yang tercantum sebagai bagian dari Skripsi ini. Seluruh ide, pendapat, atau materi dari sumber lain telah dikutip dalam Skripsi dengan cara penulisan referensi yang sesuai.

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya dan apabila di kemudian hari terdapat penyimpangan dan ketidakbenaran dalam pernyataan ini, maka saya bersedia menerima sanksi akademik berupa pencabutan gelar dan sanksi lain sesuai dengan peraturan yang berlaku di Universitas Muria Kudus.

(5)

v

RINGKASAN

RANCANG BANGUN MESIN

CHRUSER

LIMBAH PLASTIK

UNTUK PROSES

PIROLISIS

DENGAN KAPASITAS

120 KG PER JAM

Nama mahasiswa : M.Akhsan Faizin

NIM : 2012 54 049

Pembimbing :

1. Ir., Masruki Kabib, MT. 2. Sugeng Slamet, ST., MT.

RINGKASAN

Di zaman teknologi yang semakin berkembang ini , sampah adalah wacana yang selalu di bicarakan pemerintah Indonesia. Progam pemerintah yang mualai dari pengolahan daur ulang samapai menyebutkan tentang gerakan 3 R (Reuse, Reduce dan Recycle) dianggap masih kurang produktif untuk menguranggi sampah yang ada di Indonesia, khususnya sampah yang sulit terurai seperti plastik. Salah satu cara pemanfaatan adalah bisa di daur ulang dan memiliki nilai guna yang baik. Oleh karena itu inovasi pengolahan limbah khususnya sampah plastik adalah dengan menggunakan mesin pencacah platik yang prosesnya menghacurkan untuk diolah kembali dengan berbagai jenis pengunaanya. Tujuan penelitian ini adalah merancang bangun mesin chruser limbah plastik untuk proses pirolisis dengan kapasitas 120 kg per jam.

Metode yang digunakan dalam rancang bangun ini adalah analisa kebutuhan, konsep desain, pemilihan konsep, perancangan dan perhitungan, gambar kerja, proses manufaktur, pengerjaan, Assembling, Finishing, pengujian pisau, dan analisa data. Mesin chruser limbah plastik untuk proses pirolisis yang dibuat menggunakan dengan sistem rell yang terdapat pisau yang memutar berlawanan arah, dengan konstruksi pisau potong yang terdiri dari 10 pisau beputar dan 10 pisau tetap yang menempel pada dinding hopper. Hasil dari rancang bangun ini adalah mesin chruser limbah plastik dengan kapasitas 120 kg per jam, menggunakan penggerak motor listrik 1 phase 2 Hp 1400 RPM, dengan transmisi V-belt dan pully, dan bentuk pisau tipe rell jumlah 20. Hasil pengujian di dapatkan bentuk potongan plastik dengan ukuran 10 - 15 mm.

(6)

vi ABTRAC

DESIGN OF PLASTIC WASTE CHRUSER MACHINE FOR

PIROLYSIS PROCESS WITH CAPACITY

120 KG OUR CLOCK

Name of student : M.Akhsan Faizin NIM : 2012 54 049 Advisor :

1. Ir., Masruki Kabib, MT. 2. Sugeng Slamet, ST., MT.

ABTRAC

In this age of increasing technology, garbage is a discourse that is always discussed by the Indonesian government. Government programs that mualai from recycling processing samapai mention about the movement of 3 R (Reuse, Reduce and Recycle) is considered still less productive to menguranggi waste in Indonesia, especially waste that is difficult to decompose like plastic. One way of utilization is to be recycled and have a good use value. Therefore, the innovation of waste treatment, especially plastic waste is by using the machine that the process of marking the proliferator to be processed again with various types pengunaanya. The purpose of this research is to design the build of plastic waste chruser machine for pyrolysis process with capacity of 120 kg per hour.

The methods used in this design are requirements analysis, design concepts, concept selection, design and calculation, work drawings, manufacturing process, workmanship, assembling, finishing, knife testing, and data analysis. The plastic waste chruser machine for pyrolysis process is made results obtained by cutting shape Plastic with size 10 - 15 mm.

Keywords: Chruser, Plastic wastes, Cut knives, Pyrolysis

(7)

vii

KATA PENGANTAR

Segala puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan pembuatan Tugas Akhir dan dapat menyelesaikan laporan dengan judul “Rancang Bangun Mesin Chruser Limbah Plastik Untuk Proses Pirolisis Dengan Kapasitas 120 Kg Per Jam” dengan lancar. Dimana laporan Tugas Akhir ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan mahasiswa Teknik Mesin S1.

Penulis juga sangat berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dari awal hingga selesainya penyusunan laporan ini, untuk itu pada kesempatan kali ini penulis mengucapkan terimakasih kepada :

1. Allah SWT yang telah memberi kesehatan dan kekuatan untuk menyelesaikan tugas akhir ini.

2. Kedua orang tua dan saudara-saudara yang telah memberikan dukungan, do’a, nasehat dan motivasi, sehinggga skripsi ini dapat diselesaikan dengan baik.

3. Bapak Mohamad Dahlan, ST., MT. selaku Dekan Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus.

4. Rianto Wibowo, ST., M.Eng. selaku Kaprogdi Teknik Mesin SI Universitas Muria Kudus.

5. Bapak Ir., Masruki Kabib, MT. selaku pembimbing I Tugas Akhir. 6. Bapak Sugeng Slamet, ST, MT. selaku pembimbing II Tugas Akhir.

7. Bapak Ir., Masruki Kabib, MT. dan Sugeng Slamet, ST, MT. atas dilibatkan kami dalam penelitian dosen pengembangan mesin pengolah limbah plastik menjadi minyak dengan sistem pirolisis.

Penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun. Semoga laporan ini bermanfaat bagi pembaca.

Kudus, 26 Agustus 2017

(8)

viii

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PENGESAHAN ... iii

ABSTRAK ... v

2.3 Alat Perkakas Yang Digunakan Dalam Proses Manufaktur ... 8

BAB III METODE MANUFAKTUR 3.1 Data proses ... 28

3.2 Analisa Kebutuhan ... 30

3.3 Konsep Desain. ... 31

3.4 Pemilihan Konsep. ... 35

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Perhitungan Kapasitas Pencacahan ... 37

4.2 Perhitungan Hopper ... 38

4.6.2 Pemilihan Proses Pembutan Chruser Plastik ... 51

(9)

ix

(10)

x

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Limbah plastik ... 14

Gambar 2.1 Unit Pencacah Sistem Crhuser ... 17

Gambar 2.2 Mesin Pencacah Plastik Botol ... 18

Gambar 2.3 Mesin Penghancur Sampah Otomatis Dengan Sistem Kendali

Gambar 2.11 Gerenda Tangan... 25

Gambar 2.12 Gerenda Potong ... 26

Gambar 2.13 Gergaji Potong ... 27

Gambar 2.14 Mesin Las Listrik ... 28

Gambar 2.15 Parameter Proses Bubut ... 35

Gambar 2.16 Mesin Bubut ... 37

Gambar 3.1 Diagram Alir Perancangan Dan Perhitungan ... 41

Gambar 3.2 Mesin Chruser Tipe Munggunting ... 44

Gambar 3.3 Mesin Chruser tipe rell... . 45

Gambar 3.4 Mesin Chruser tipe pisau lurus... 46

Gambar 4.1 Hopper Chruser Pencacah Plastik ... 50

Gambar 4.2 Chruser Pencacah Plastik ... 51

Gambar 4.3 Gambar Gaya Putar Pisau ... 53

Gambar 4.5 Gambar Gaya Arah Horisontal ... 54

Gambar 4.6 Rangka Mesin Chruser Pencacah Plastik ... 57

Gambar 4.6 Analisa Gaya Pada Rangka ... 57

Gambar 4.7 Analisa Gaya Pada Poros Mesin Chruser Pencacah Plastik ... 59

Gambar 4.8 Layout Workshoop Proses Pembuatan Mesin Chruser Plastik... 63

Gambar 4.9 Rangka Mesin Chruser Pencacah Plastik... 67

Gambar 4.10 Poros Mesin Chruser Pencacah Plastik... 72

Gambar 4.11 Pisau Chruser Pencacah Plastik... 77

Gambar 4.12 Hopper Pencacah Plastik... 79

(11)

xi

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Alat perkakas ... 20

Tabel 2.2 Klasifikasi Diameter Elektroda ... 32

Tabel 2.3 Klasifikasi Tebal Bahan Arus Dan Diameter Elektroda ... 33

Tabel 2.4 Klasifikasi Elektroda Terhadap Kekuatan Tarik ... 33

Tabel 3.1 Analisa Kebutuhan ... 42

Tabel 3.2 Pemilhan Konsep ... 47

Tabel 4.1 Urutan Pengerjaan Rangka... ... 64

Tabel 4.2 Urutan Pengerjaan Hopper ... 64

Tabel 4.3 Urutan Pengerjaan Poros ... 65

Tabel 4.4 Urutan Pengerjaan Pisau ... 65

Tabel 4.5 Waktu Pengelasan Hopper ... 81

Tabel 4.6 Pengujian Mesin Chruser ... 81

(12)

xii

DAFTAR SIMBOL

Keterangan Satuan Nomor Persamaan

N Kecepatan putar Rpm 1, 3, 8, 10 , 14, 18, 29, 31, 32, 45, 50, 65, 75

Vc Kecepatan potong m/detik 1, 2, 18, 19, 22, 26, 29, 32

D Diameter batu gerinda mm 1,18

D Diameter pisau mm 2

S kecepatan penyayatan mm/menit 2

F kecepatan penyayatan mm/menit 2,46

(13)

xiii

Tc Waktu pemotongan menit 17,21,28,31,34,49,54,55,63,6

4,72

(14)

xiv

LAMPIRAN

Gambar

Gambar Desain........................................................................ ...

Referensi

Dokumen terkait

Kesimpulan dari penelitian Putz-Bankuti et al ini yaitu terdapat hubungan signifikan dari 25(OH)D dengan derajat disfungsi hati dan memberi kesan bahwa rendahnya kadar

Sterilisasi EtO harus digunakan di ruangan yang berventilasi baik dikontrol dengan berdedikasi knalpot, pengendalian emisi, tertutup ETO sterilisasi / aerator

Dengan rancang bangun Arduino berbasis mikrokontroler yaitu Arduino di bantu dengan Module Sim800l yang berguna sebagai pengendali dengan pesan SMS agar

P SURABAYA 03-05-1977 III/b DOKTER SPESIALIS JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH RSUD Dr.. DEDI SUSILA, Sp.An.KMN L SURABAYA 20-03-1977 III/b ANESTESIOLOGI DAN

Karena, selain untuk melakukan penindakan terhadap pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai, kegiatan patroli laut juga memiliki fungsi pencegahan terhadap terjadinya pelanggaran

Oleh karena itu, Mahkamah selanjutnya akan mempertimbangkan dalil-dalil Pemohon yang pada pokoknya menyatakan keberatan terhadap Keputusan Termohon Nomor

Item disusun berdasarkan urutan yang hierarkis sehingga apabila satu keluarga tidak memenuhi item tertentu, keluarga tersebut tidak akan terkategorisasi ke dalam tahap

Rumah sakit umum yang memiliki jumlah tempat tidur paling sedikit 250 buah RUMAH SAKIT UMUM KELAS D RUMAH SAKIT UMUM/KHUSUS KELAS C RUMAH SAKIT UMUM/KHUSUS KELAS B RUMAH SAKIT