• Tidak ada hasil yang ditemukan

C H A N G E MANAGEMENT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "C H A N G E MANAGEMENT"

Copied!
152
0
0

Teks penuh

(1)

C H A N G E

(2)

Sejumlah alasan

Sejumlah alasan

menuntut

menuntut

Kita terus

Kita terus

berubah

berubah

Bab I

Sejumlah Alasan Menuntut Kita Terus Berubah

Sejumlah Alasan Menuntut Kita Terus Berubah

TEKNOLOGI : TEKNOLOGI :

 Mengubah mobilitas manusia, jangkauan, Mengubah mobilitas manusia, jangkauan,

wawasan, cara berkomunikasi, memimpin, dan wawasan, cara berkomunikasi, memimpin, dan mengelola perusahaan.

mengelola perusahaan.

 Kalau ia bisa dikelola dengan baik maka ia akan Kalau ia bisa dikelola dengan baik maka ia akan

memberikan kesejahteraan. memberikan kesejahteraan.

 Kalau tidak, ia bisa berubah menjadi ancaman yang Kalau tidak, ia bisa berubah menjadi ancaman yang

(3)

Berubah.

Berubah.

Mendiamkan.

Mendiamkan.

Melawan.

Melawan.

Atau diubah.

Atau diubah.

Banyak orang dan perusahaan yang melakukan

Banyak orang dan perusahaan yang melakukan

perubahan dan berhasil. Tetapi tak sedikit pula

perubahan dan berhasil. Tetapi tak sedikit pula

yang gagal dan gulung tikar.

yang gagal dan gulung tikar.

BANYAK PILIHAN YANG DIBERIKAN

BANYAK PILIHAN YANG DIBERIKAN

OLEH PERUBAHAN :

OLEH PERUBAHAN :

Menurut “RALF DAHRENDORF

Menurut “RALF DAHRENDORF

The trouble with change in human

affairs is that it is so hard to pin down.

It happens all the time. But while it

happens it eludes our grasp, and once

we feel able to come to grips with it, it

(4)

PERUBAHAN ADALAH PERTANDA KEHIDUPAN

PERUBAHAN ADALAH PERTANDA KEHIDUPAN

Change is the only evidence of life

Change is the only evidence of life

(Evelyn Waugh)

(Evelyn Waugh)

- Kehidupan selalu di tandai

dengan perubahan

- Manusia yang hidup akan selalu

berubah

• Bahwa sebuah perusahaan pada dasarnya adalah

juga sesosok makhluk hidup (

a living organism

).

• Karena ia hidup maka ia dilahirkan, sakit, tua,

dan dapat mati seperti makhluk hidup lainnya.

• Kalau perawatannya baik maka ia bisa saja

berumur panjang.

ARIE de GEUS (1997)

(5)

PERUBAHAN MEMBERIKAN HARAPAN

Progress is impossible without change, and those who cannot

change their minds cannot change anything (George Bernard

Shaw)

(6)

Contoh :

Perubahan Era

Era

Pemerintahan Pemerintahan

Soeharto

Soeharto Pasca Soeharto

Pasca Soeharto

Politik

Politik • Dikendalikan Dikendalikan melalui 3

melalui 3

partai besar dan

partai besar dan

ada single

ada single

majorit

majorit

• Kekuasaan Kekuasaan dikuasai oleh

dikuasai oleh

eksekutif

eksekutif

• Pemerintahan Pemerintahan terpusat

terpusat

Kehendak Kehendak

rakyat,

Kekuasaan Kekuasaan

seimbang

Pemerintah Pemerintah

pusat membagi

Ekonomi Anti persainganAnti persaingan Pengendalian Pengendalian

jumlah para

Integrasi vertikal Integrasi vertikal Dominan peran Dominan peran

pemerintah

pemerintah

• Persaingan Persaingan bebas

bebas

• Pelaku terbuka Pelaku terbuka luas

luas

• OutsourcingOutsourcing • Dominan peran Dominan peran

masyarakat

(7)

Contoh cara-cara lama dan cara-cara baru dalam berusaha di Indonesia

Lama

Cara-cara Baru

1. Lingkungan

Tertib, stabil, teratur, predictable

Berubah-ubah, setiap partikel organisasi dapat

bergerak sendiri-sendiri

2. Lokasi Usaha

Berpusat di Jakarta

Tersebar ke seluruh penjuru Indonesia

3. Sikap terhadap

persaingan

Statis, terkendali, reaktif, lari ke

pengambil keputusan di tingkat Negara

Proaktif, memimpin inovasi, menciptakan

cara-cara baru

4. Struktur organisasi Birokrasi, procedural

Dinamis, teamwork,jejaring

5. Kultur organisasi

Keteraturan dan social harmony, formal Kompetitif, informal, campus-liked

6. Bentuk perusahaan Besar, konglomerasi, integrasi vertical Kecil-kecil, outsourcing, berorientasi pada

kompetisi inti

7. Manusia (SDM)

Tenang, birokratik, professional

Dinamis, intrapreneurial, mengedepankan

suasana kerja yang menyenangkan

8. Pemimpin

Otoriter, satu arah, manager (doing

things right)

Demokratis, change leader, leader (doing the

right thing)

9. Produk

Monoton, product life cycle panjang

Dinamis, product life cycle diperpendek sendiri

10. Sikap terhadap

hukum

Minta dukungan pemerintah

Harus berani menghadapi kasus-kasus hukum

(8)

APAKAH PERUBAHAN SELALU MEMBAWA PEMBARUAN ?

All things must change to something new, to something strange

(Henry Wadsworth Longfellow)

Ada beberapa Faktor yang

mempengaruhinya !!!!!!!!!

Faktor-faktor yang mengakibatkan perubahan

tidak

membawa hasil seperti yang diharapkan

antara lain :

1. Kepemimpinan yang tidak cukup kuat

2. Salah melihat reformasi

3. Sabotase di tengah jalan

4. Komunikasi yang tidak bagus

(9)

BUKAN YANG TERKUAT MELAINKAN YANG ADAPTIF

The key to successful leadership today is influence, not authority (Kenneth

Blanchard)

CHARLES DARWIN MENGATAKAN

CHARLES DARWIN MENGATAKAN

“ Bukan yang terkuat yang mampu berumur panjang,

melainkan yang paling adaptif ”.

(10)

MAKHLUK HIDUP

BERTAHAN HIDUP &MENERUSKAN KETURUNAN EVOLUSI

BELAJAR DARI MASA LALU MENATA MASA DEPAN MEMORY OF THE FUTURE

DAPAT MENGIKUTI TDK DAPAT MENGIKUTI

BERTAHAN HIDUP

- TAMPAK TUA - BANYAK KESULITAN

- MATI

Cara makhluk hidup menghadapi perubahan :

1. Melakukan perubahan secara antisipatif

(anticipatory change)

2. Berjaga-jaga dan melakukan perubahan secara reaktif

(reactive change)

(11)

Waktu

Sukses

Menurut Charles Handy (1994), perubahan itu

mengikuti kurva S atau “Simoid Kurve”.

• Kehidupan itu berubah dan diubah,

mempengaruhi dan dipengaruhi.

• Kadang perubahan yang diciptakan

menghasilkan kesenangan dan kesejahteraan;

• Tapi kadang kesenangan bisa membuat mereka

(12)

PERUSAHAAN-PERUSAHAAN MELEWATI KURVA “S”

To live is to change, and to be perfect is to change often. (John Henry)

Perusahaan juga merupakan makhluk hidup, maka ia pun akan

melewati pasang surut mengikuti pola “kurva S”.

Misal : Astra Internasional, Garuda Indonesia, BNI, BCA,

Gudang Garam, dan Jamu Cap Potret Nyonya Meneer.

Perubahan tersebut terjadi sebagai akibat :

1. Pertikaian keluarga pemilik,

2. Meninggalnya pendiri,

3. Salah urus perusahaan,

(13)

BANGSA-BANGSA PUN MENELUSURI “KURVA S”

Kehabisan tenaga mengancam kehidupan bangsa dan tiap warganya; ia adalah

kesakitan selagi mengantuk, kematian selagi tidur (kahlil Gibran)

Kehidupan kenegaraan dan kerajaan bangsa-bangsa di dunia juga

mengikuti laju gerak “kurva S”. Bangsa-bangsa yang sukses adalah

bangsa-bangsa yang adaptif terhadap perubahan dan

pemimpin-pemimpinnya selalu siap menghadapi perubahan.

BERBAGAI KERAJAAN NUSANTARA MELUNCUR DI ATAS

KURVA “S”

Generasi yang ganjil ini hidup antara tertidur dan terjaga. Di dalam tangannya,

mereka mengenggam tanah masa lalu dan buih-buih masa depan (kahlil Gibran)

• Di Indonesia, datang dan perginya kerajaan-kerajaan Nusantara sebenarnya juga

melewati proses yang sama, berselancar di atas “kurva S”.

• Datangnya kerajaan-kerajaan Hindu, Budha, lalu kerajaan-kerajaan Islam, sampai

terbentuknya Negara kesatuan Republik Indonesia, menunjukkan proses itu terjadi

secara alamiah.

(14)

Bab 2

Bab 2

Melompat ke Kurva Kedua

Melompat ke Kurva Kedua

Kebanyakan kita, terbutakan matanya kala meraih

Kebanyakan kita, terbutakan matanya kala meraih

sukses. Perubahan baru dilakukan saat sadar telah

sukses. Perubahan baru dilakukan saat sadar telah

gagal.

gagal.

Perjuangan

Perjuangan

Vaughn Beals

Vaughn Beals

di Harley Davidson (HD)

di Harley Davidson (HD)

sebagai contoh, termasuk jatuh-bangunnya perusahaan

sebagai contoh, termasuk jatuh-bangunnya perusahaan

tersebut. Ketika hendak bangkit dan akhirnya sukses

tersebut. Ketika hendak bangkit dan akhirnya sukses

kembali, dilakukan perubahan secara radikal yang tidak

kembali, dilakukan perubahan secara radikal yang tidak

dikenal dalam perusahaan klasik namun mereka

dikenal dalam perusahaan klasik namun mereka

terbukti benar. Keberhasilan HD bukan semata-mata

terbukti benar. Keberhasilan HD bukan semata-mata

hanya oleh faktor perubahan radikal tersebut,

hanya oleh faktor perubahan radikal tersebut,

melainkan juga oleh produk yang dirancang ulang dan

melainkan juga oleh produk yang dirancang ulang dan

dijaga kualitasnya.

(15)

Hasil penelitian menemukan, saat terbaik untuk melakukan

Hasil penelitian menemukan, saat terbaik untuk melakukan

perubahan sesungguhnya bukanlah pada saat kita sudah

perubahan sesungguhnya bukanlah pada saat kita sudah

memasuki masa krisis. Perubahan yang terbaik adalah justeru

memasuki masa krisis. Perubahan yang terbaik adalah justeru

seharusnya dilakukan pada saat perusahaan sedang mengalami

seharusnya dilakukan pada saat perusahaan sedang mengalami

kejayaan.

kejayaan.

Bisakah perubahan bergerak dan terjadi dengan sendirinya? Inilah

Bisakah perubahan bergerak dan terjadi dengan sendirinya? Inilah

pertanyaan yang kemudian muncul. Costa Rica, sebuah negara

pertanyaan yang kemudian muncul. Costa Rica, sebuah negara

yang tadinya keterbelakang yang hanya hidup dari ekspor pisang

yang tadinya keterbelakang yang hanya hidup dari ekspor pisang

dan kini berubah menjadi negara yang sejahtera, diangkat

dan kini berubah menjadi negara yang sejahtera, diangkat

menjadi contoh kasus.

menjadi contoh kasus.

Perubahan tidak datang dengan tiba-tiba. Sebuah gelombang

Perubahan tidak datang dengan tiba-tiba. Sebuah gelombang

besar yang datang misalnya, tentu awalnya sudah didahului olah

besar yang datang misalnya, tentu awalnya sudah didahului olah

signal-signal. Saat itu juga management seharusnya sudah

signal-signal. Saat itu juga management seharusnya sudah

merespon.

merespon.

Secara ideal, perusahaan harus mampu berubah sendiri tanpa

Secara ideal, perusahaan harus mampu berubah sendiri tanpa

harus mengalami sebuah proses perubahan yang diintervensi dari

harus mengalami sebuah proses perubahan yang diintervensi dari

luar.

(16)

Bab 3

Bentuk-bentuk

Bentuk-bentuk

(17)

Perubahan dan kehidupan

Perubahan dan kehidupan

Tujuan perubahan adalah mempertahankan dan

Tujuan perubahan adalah mempertahankan dan

melangsungkan kehidupan.

melangsungkan kehidupan.

Berubah artinya beradaptasi, menyesuaikan diri,

Berubah artinya beradaptasi, menyesuaikan diri,

dan menjadi lebih berdaya untuk

dan menjadi lebih berdaya untuk

mempertahankan dan meneruskan kehidupan.

mempertahankan dan meneruskan kehidupan.

Ada dua Jenis perubahan yaitu:

Ada dua Jenis perubahan yaitu:

Pertama

Pertama

perubahan operasional

perubahan operasional

yaitu

yaitu

perubahan-perubahan kecil umumnya tidak

perubahan-perubahan kecil umumnya tidak

menimbulkan dampak yang yang luar biasa.

menimbulkan dampak yang yang luar biasa.

Kedua

Kedua

perubahan Strategis

perubahan Strategis

yaitu berdampak

yaitu berdampak

luas dan memerlukan koordinasi dan dukungan

luas dan memerlukan koordinasi dan dukungan

dari unit terkait.

(18)

Macam-macam perubahan Strategis:

Macam-macam perubahan Strategis:

Perubahan Budaya dan nilai-nilai dasar perusahaan.

Perubahan Budaya dan nilai-nilai dasar perusahaan.

Perubahan arah/fokus pada bisnis yang sama (dengan

Perubahan arah/fokus pada bisnis yang sama (dengan

konsumen berbeda atau mengeluarkan produk baru)

konsumen berbeda atau mengeluarkan produk baru)

Perubahan cara kerja agar (lebih efisiensi/meningkatkan

Perubahan cara kerja agar (lebih efisiensi/meningkatkan

penghasilan dll)

penghasilan dll)

Perubahan Radikal, dan Perubahan Incremental

Perubahan Radikal, dan Perubahan Incremental

Perubahan

Perubahan

Incremental

Incremental

adalah perubahan secara kontinyu

adalah perubahan secara kontinyu

untuk memelihara keseimbanagn umum organisasi.Biasanya

untuk memelihara keseimbanagn umum organisasi.Biasanya

terbatas pada salah satu bagian dan cenderung berupa

terbatas pada salah satu bagian dan cenderung berupa

perubahan operasional.

perubahan operasional.

Perubahan

Perubahan

Radikal

Radikal

adalah merubah referensi, arah, dan

adalah merubah referensi, arah, dan

kebijakan organisasi dan cenderung melakukan perubahan

kebijakan organisasi dan cenderung melakukan perubahan

strategis.

(19)

Perubahan Kasmatik dan Mosaik

Perubahan Kasmatik dan Mosaik

Perubahan

Perubahan

Mosaik

Mosaik

adalah perubahan yang berasal dari

adalah perubahan yang berasal dari

tempat yang berbeda atau waktu yang berbeda

tempat yang berbeda atau waktu yang berbeda

(Menganalisa berdasarkan data/fakta yang telah terjadi).

(Menganalisa berdasarkan data/fakta yang telah terjadi).

Perubahan

Perubahan

Kasmatik

Kasmatik

adalah perubahan yang berasal dari

adalah perubahan yang berasal dari

analisis kajian-kajian yang dirangkum menjadi satu yang

analisis kajian-kajian yang dirangkum menjadi satu yang

menggambarkan arah perubahan yang harus dilakukan.

menggambarkan arah perubahan yang harus dilakukan.

Pembaharuan Perusahaan

Pembaharuan Perusahaan

Platt (2001)

Platt (2001)

membedakan perubahan strategis

membedakan perubahan strategis

suatu perusahaan kedalam tiga katagori, yaitu:

suatu perusahaan kedalam tiga katagori, yaitu:

1.Transformasi Manajemen.

1.Transformasi Manajemen.

2. Manajemen Turn around

2. Manajemen Turn around

3. Manajemen kritis

(20)

TRANSFORMASI MANAJEMEN

TRANSFORMASI MANAJEMEN

Dilakukan perusahaan- perusahaan yang sehat

Dilakukan perusahaan- perusahaan yang sehat

atau perusahaan yang mulai menagkap

atau perusahaan yang mulai menagkap

signal-signal yang kurang menggembirakan.

signal yang kurang menggembirakan.

Tujuannya untuk mencegah agar jangan sampai

Tujuannya untuk mencegah agar jangan sampai

mengalami kemunduran.

mengalami kemunduran.

MANAJEMEN TURNAROUND

MANAJEMEN TURNAROUND

Dilakukan jika perusahaan sudah mulai

Dilakukan jika perusahaan sudah mulai

menghadapi persoalan-persoalan yang agak pelik

menghadapi persoalan-persoalan yang agak pelik

dan melibatkan pihak-pihak yang lebih luas.

dan melibatkan pihak-pihak yang lebih luas.

Pada tahap ini perusahaan masih mempunyai

Pada tahap ini perusahaan masih mempunyai

sumber daya /aset dan waktu untuk melakukan

sumber daya /aset dan waktu untuk melakukan

perubahan.

(21)

MANAJEMEN KRITIS

MANAJEMEN KRITIS

Dilakukan kalau perusahaan sudah memasuki masa krisis

yaitu saat perusahaan mulai kehabisan dana

(cashflow)

dan energi (reputasi,motivasi).

Langkah yang diambil adalah langkah penyelamatan

strategi

(stop the bleeding)

/hentikan pendarahan dapat

berupa cas flow (dana segar).

Kombinasi Strategi dilakukan karena:

Kombinasi Strategi dilakukan karena:

Ada pekerjaan-pekerjaan sama yang harus

dilakukan pada dua atau tiga situasi yang

berbeda.

Manajemen perlu mengupayakan prinsip

going

concern

yang tercermin dalam:

Biaya produksi,kwalitas barang,

(22)

Perubahan Antisipatif, reaktif, dan krisis menurut

Perubahan Antisipatif, reaktif, dan krisis menurut

Black &

Black &

Gregersen

Gregersen

Perubahan

Antisipatif

adalah mengantisipasi sebelum

segala sesuatu terjadi.

Perubahan

Reaktif

adalah memberikan reaksi terhadap

setiap kejadian dan merespon setiap hal yang baru terjadi.

Perubahan

Krisis

adalah perubahan yang membuat orang

(23)

Perubahan Robby Djohan dan Abdul Gani pada perusahanan Garuda

Perubahan Robby Djohan dan Abdul Gani pada perusahanan Garuda

Indonesia

Indonesia

Juni - November 1998 Robby Djohan menjabat CEO Garuda lalu

Juni - November 1998 Robby Djohan menjabat CEO Garuda lalu

diteruskan oleh Abdul Gani

diteruskan oleh Abdul Gani

Latar belakang hidupnya dari dunia perbankan dan perhotelan.

Latar belakang hidupnya dari dunia perbankan dan perhotelan.

Masalah dalam Perusahaan Penerbangan Garuda a.l :

Masalah dalam Perusahaan Penerbangan Garuda a.l :

Masalah keuangan

Masalah keuangan

.

.

Keadaan waktu itu utang garuda 1,2 M dolar, jauh lebih besar dari

Keadaan waktu itu utang garuda 1,2 M dolar, jauh lebih besar dari

total asetnya).

total asetnya).

Masalah Manajemen

Masalah Manajemen

.

.

Karyawannya ada 13.000 orang dan yang efektif

Karyawannya ada 13.000 orang dan yang efektif

hanya 6.000 orang saja.

hanya 6.000 orang saja.

Masalah Operasional

Masalah Operasional

.

.

Rute banyak yang tidak efektif (sepi penumpang).

(24)

Langkah yang dilakukan:

Langkah yang dilakukan:

Pembenahan manajemen dengan membentuk satu manajemen

Pembenahan manajemen dengan membentuk satu manajemen

yaitu

yaitu

Direksi.

Direksi.

Keberanian untuk menghadapi

Keberanian untuk menghadapi

kreditur.

kreditur.

Melakukan

Melakukan

restrukturisasi

restrukturisasi

yang menganut konsep konsepsional,

yang menganut konsep konsepsional,

sistematis, bertahap dan konsisten, dengan membuang yang

sistematis, bertahap dan konsisten, dengan membuang yang

jelek-jelek dengan melakukan perubahan- perubahan yang

jelek-jelek dengan melakukan perubahan- perubahan yang

mendasar; yaitu merubah kepemimpinan, proses manajemen dan

mendasar; yaitu merubah kepemimpinan, proses manajemen dan

operasional, pemasaran dan sebagainya diubah secara

operasional, pemasaran dan sebagainya diubah secara

bersamaan.

bersamaan.

KESIMPULAN

KESIMPULAN

Perubahan strategis harus terlihat kasat mata dalam

Perubahan strategis harus terlihat kasat mata dalam

perubahan operasionalnya.

perubahan operasionalnya.

Perubahan startegis membutuhkan konsep dan seni yang

Perubahan startegis membutuhkan konsep dan seni yang

kuat dan harus dilakukan secara bertahap.

kuat dan harus dilakukan secara bertahap.

Perubahan yang sifatnya mendasar dan perubahan yang

Perubahan yang sifatnya mendasar dan perubahan yang

sekedar tampak dari luar sama-sama dibutuhkan dan tidak

sekedar tampak dari luar sama-sama dibutuhkan dan tidak

dapat dipisahkan.

(25)

Bab 4

Teori-teori

Teori-teori

(26)

TEORI-TEORI PERUBAHAN & KORPORAT

TEORI-TEORI PERUBAHAN & KORPORAT

Teori/ mental model :

Teori/ mental model :

1.

1.

Teori Force – Field dari Kurt Lewin (1951)

Teori Force – Field dari Kurt Lewin (1951)

2.

2.

Teori Motivasi dari Beckhard & Harris

Teori Motivasi dari Beckhard & Harris

3.

3.

Teori Proses Perubahan Manajerial (GM-Led Process Model)

Teori Proses Perubahan Manajerial (GM-Led Process Model)

dari Beer et.al. (1990)

dari Beer et.al. (1990)

4.

4.

Teori-teori OD (Organization Development) dalam

Teori-teori OD (Organization Development) dalam

Perubahan

Perubahan

5.

5.

Teori Perubahan Alfa, Beta, dan Gamma

Teori Perubahan Alfa, Beta, dan Gamma

6.

6.

Teori Contigency dalam Manajemen Perubahan dalari

Teori Contigency dalam Manajemen Perubahan dalari

Tannenbaum & Schmidt (1973)

Tannenbaum & Schmidt (1973)

7.

7.

Teori Kerja Sama

Teori Kerja Sama

8.

8.

Teori-teori untuk mengatasi resistensi dalam Perubahan

Teori-teori untuk mengatasi resistensi dalam Perubahan

9.

(27)

Teori Force

Teori Force

Field dari Kurt Lewin (1951)

Field dari Kurt Lewin (1951)

 Kurt Lewin, bapak Manajemen Perubahan.Kurt Lewin, bapak Manajemen Perubahan.

 Studi mengenai manajemen perubahan secara ilmiah (action research/field Studi mengenai manajemen perubahan secara ilmiah (action research/field

study).

study).

 Disebut sebagai model force field, konsepnya diklasifikasikan sebagai power Disebut sebagai model force field, konsepnya diklasifikasikan sebagai power

model karena mengedepankan kekuatan2 penekanan.

model karena mengedepankan kekuatan2 penekanan.

 Perubahan terjadi karena adanya tekanan terhadap organisasi, individu atau Perubahan terjadi karena adanya tekanan terhadap organisasi, individu atau

kelompok.

kelompok.

 Mengapa organisasi/individu/kelompok berubah ?Mengapa organisasi/individu/kelompok berubah ?

 Kekuatan tekanan (driving forces) akan berhadapan dengan keengganan Kekuatan tekanan (driving forces) akan berhadapan dengan keengganan

(resistences) untuk berubah.

(resistences) untuk berubah.

 Perubahan itu sendiri dapat terjadi dengan memperkuat “driving forces” Perubahan itu sendiri dapat terjadi dengan memperkuat “driving forces”

atau melemahkan “resistence to change”.

atau melemahkan “resistence to change”.

Langkah2 mengelola perubahanLangkah2 mengelola perubahan:: – UnfreezingUnfreezing

 proses penyadaran ttg perlu/adanya kebutuhan untuk berubah.proses penyadaran ttg perlu/adanya kebutuhan untuk berubah.

ChangingChanging

 langkah berupa tindakan, baik memperkuat “driving forces” maupun langkah berupa tindakan, baik memperkuat “driving forces” maupun memperlemah “resistences”.

memperlemah “resistences”. – RefreezingRefreezing

 Membawa kembali organisasi kepada keseimbangan yang baru Membawa kembali organisasi kepada keseimbangan yang baru (a new dynamic aquibrium).

(28)

Langkah2 mengelola perubahan

Langkah2 mengelola perubahan

:

:

Unfreezing

Unfreezing

Proses penyadaran tentang perlu/adanya kebutuhan

Proses penyadaran tentang perlu/adanya kebutuhan

untuk berubah.

untuk berubah.

Changing

Changing

Langkah berupa tindakan, baik memperkuat “driving

Langkah berupa tindakan, baik memperkuat “driving

forces” maupun memperlemah “resistences”.

forces” maupun memperlemah “resistences”.

Refreezing

Refreezing

Membawa kembali organisasi kepada keseimbangan yang

Membawa kembali organisasi kepada keseimbangan yang

(29)

Teori motivasi

Teori motivasi

dari Beckhard & Harris

dari Beckhard & Harris

Syarat:

Syarat:

Manfaat - Biaya

Manfaat - Biaya

Manfaat yang diperoleh lebih besar dari pada biaya

Manfaat yang diperoleh lebih besar dari pada biaya

perubahan

perubahan

Ketidakpuasan

Ketidakpuasan

Adanya ketidakpuasan yang menonjol terhadap keadaan

Adanya ketidakpuasan yang menonjol terhadap keadaan

sekarang.

sekarang.

Persepsi Hari Esok

Persepsi Hari Esok

Manusia dalam suatu organisasi melihat hari esok yang

Manusia dalam suatu organisasi melihat hari esok yang

dipersepsikan lebih baik

dipersepsikan lebih baik

Cara yang praktis

Cara yang praktis

Ada cara praktis yang dapat ditempuh untuk keluar dari

Ada cara praktis yang dapat ditempuh untuk keluar dari

situasi sekarang

situasi sekarang

A B C > D

A = Ketidakpuasan

B = Persepsi Hari Esok

C = Ada cara yang praktis

D = Biaya untuk melakukan

(30)

Teori Proses Perubahan Manajerial dari Beer

Teori Proses Perubahan Manajerial dari Beer

et.al. (1990)

et.al. (1990)

Perlu dilakukan hal-hal sbb :

Perlu dilakukan hal-hal sbb :

Mobilisasi energi pada stakeholders untuk mendukung

Mobilisasi energi pada stakeholders untuk mendukung

perubahan.

perubahan.

Mengembangkan visi serta strategi untuk mengelola & Mengembangkan visi serta strategi untuk mengelola &

menghasilkan daya saing yang positif.

menghasilkan daya saing yang positif.

Mengupayakan konsensus terhadap visi baru agar diterima Mengupayakan konsensus terhadap visi baru agar diterima

sebag kebenaran & dikerjakan tanpa pertentangan.

sebag kebenaran & dikerjakan tanpa pertentangan.

Memperluas revitalisasi seluruh departemen organisasi & tidak Memperluas revitalisasi seluruh departemen organisasi & tidak

boleh mengesankan proyek ini sbg “pesanan” dari atas.

boleh mengesankan proyek ini sbg “pesanan” dari atas.

Namun tetap menjaga konsistensi pada tingkat organisasi.

Namun tetap menjaga konsistensi pada tingkat organisasi.Mengakomodasi perubahan melalui kebijakan2 strategi yang Mengakomodasi perubahan melalui kebijakan2 strategi yang

diformalisasikan, struktur, system, dsb.

diformalisasikan, struktur, system, dsb.

Memonitor kegiatan serta selalu memberikan respon terhadap Memonitor kegiatan serta selalu memberikan respon terhadap

umpan balik & masalah2 yang direncanakan akan muncul.

umpan balik & masalah2 yang direncanakan akan muncul.

Model ini sangat pragmatis & logis, dalam prakteknya

Model ini sangat pragmatis & logis, dalam prakteknya

akan lebih banyak pendekatan yg cenderung otoriter dari pada

akan lebih banyak pendekatan yg cenderung otoriter dari pada

partisipasif (lihat bab 12).

(31)

Teori-teori OD

A. Pendekatan Manusia – Proses A. Pendekatan Manusia – Proses

 Proses Organisasi Proses Organisasi

(komunikasi, pengambilan keputusan, pemecahan masalah) (komunikasi, pengambilan keputusan, pemecahan masalah) B. Pendekatan Teknologi – Struktur

B. Pendekatan Teknologi – Struktur

 Struktur OrganisasiStruktur Organisasi

(32)

Teori Perubahan

Teori Perubahan

Alfa, Beta & Gamma

Alfa, Beta & Gamma

Merupakan perkembangan dari Teori OD.Merupakan perkembangan dari Teori OD.

Dianjurkan oleh Golenbiewski, Billingsley & Yeager (1976).Dianjurkan oleh Golenbiewski, Billingsley & Yeager (1976).Salah satu bentuk intervensi yang dilakukan dalam OD Salah satu bentuk intervensi yang dilakukan dalam OD

adalah Tim Building (lihat Bab 12) Tujuannya merekatkan

adalah Tim Building (lihat Bab 12) Tujuannya merekatkan

nilai2 sebuah organisasi, khususnya trust & commitment.

nilai2 sebuah organisasi, khususnya trust & commitment.

Perubahan ALFAPerubahan ALFA

perubahan kepercayaan yang terjadi antara suatu perubahan kepercayaan yang terjadi antara suatu dimensi waktu yang stabil sebelum & setelah team

dimensi waktu yang stabil sebelum & setelah team

building dilakukan.

building dilakukan.Perubahan BETAPerubahan BETA

perubahan yang terjadi dalam cara menilai kepercayaan.perubahan yang terjadi dalam cara menilai kepercayaan.

Perubahan GAMMAPerubahan GAMMA

perubahan yang terjadi karena manusia/kelompok perubahan yang terjadi karena manusia/kelompok

melihat adanya faktor/variabel lain yang lebih penting

melihat adanya faktor/variabel lain yang lebih penting

dari sekedar diteliti.

(33)

Teori Contigency dalam Manajemen Perubahan

Teori Contigency dalam Manajemen Perubahan

Tannenbaum & Schmidt (1973)

Tannenbaum & Schmidt (1973)

Tingkat keberhasilan pengambilan keputusan sangat ditentukan Tingkat keberhasilan pengambilan keputusan sangat ditentukan

oleh sejumlah gaya yang dianut dalam mengelola perubahan

oleh sejumlah gaya yang dianut dalam mengelola perubahanGaya kepemimpinan atokratik sampai partisipatifGaya kepemimpinan atokratik sampai partisipatif

Tingkat keberhasilan masing-masing gaya kepemimpinan Tingkat keberhasilan masing-masing gaya kepemimpinan

berkaitan erat dengan sejumlah kemungkinan sbb :

berkaitan erat dengan sejumlah kemungkinan sbb :

Seberapa penting diperlukan komitmen karyawan dalam Seberapa penting diperlukan komitmen karyawan dalam pengambilan keputusan

pengambilan keputusan

Apakah karyawan mau terlibat dalam tujuan perubahanApakah karyawan mau terlibat dalam tujuan perubahan

Apakah manajer memiliki informasi yang cukupApakah manajer memiliki informasi yang cukup

Kompetensi karyawan untuk mengambil keputusanKompetensi karyawan untuk mengambil keputusan

Apakah karyawan mau menuruti keputusan yang diambilApakah karyawan mau menuruti keputusan yang diambil

(34)

Teori Kerja Sama

Teori Kerja Sama

Penjelasan Mengapa Bekerjasama

Penjelasan Mengapa Bekerjasama

 Motivasi memperoleh rewards, khawatir mendapat hukuman.Motivasi memperoleh rewards, khawatir mendapat hukuman.  Motivasi kesetiaan terhadap profesi,Motivasi kesetiaan terhadap profesi,

pekerjaan atau perusahaan.pekerjaan atau perusahaan.

 Motivasi moral.Motivasi moral.

 Motivasi menjalankan keahlian.Motivasi menjalankan keahlian.

(35)

Kotter & Schlesinger (1979) mengenalkan

Kotter & Schlesinger (1979) mengenalkan 6 strategi 6 strategi mengatasi resistensi.

mengatasi resistensi.

1.

1. Komunikasi Komunikasi

 informasi ttg perubahaninformasi ttg perubahan  alasan logis/rasionalalasan logis/rasional  edukasi manfaatedukasi manfaat  PerdebatanPerdebatan

2.

2. PartisipasiPartisipasi

 libatkan kelompok yang merasa dirugikanlibatkan kelompok yang merasa dirugikan  partisipasikan dalam mengambil keputusanpartisipasikan dalam mengambil keputusan

 peroleh komitmen dari kelompok yang lebih luasperoleh komitmen dari kelompok yang lebih luas

3.

3. FasilitasFasilitas

 explore area yang resistenexplore area yang resisten  rujuk untuk bergabungrujuk untuk bergabung

 fasilitasi perub sikap dan perilakufasilitasi perub sikap dan perilaku

Teori

(36)

4. Negosiasi

4. Negosiasi

 secara formal / informalsecara formal / informal

 gunakan arbitrase (pihak ke-3)gunakan arbitrase (pihak ke-3)

5. Manipulasi

5. Manipulasi

 Gunakan kekuasaan untuk memanipulasi Gunakan kekuasaan untuk memanipulasi

kepatuhan kepatuhan

 Kombinasikan ancaman dengan imbalanKombinasikan ancaman dengan imbalan

6. Paksaan

6. Paksaan

 Paksa secara explisit / implisitPaksa secara explisit / implisit  Ancam akan mencabut imbalanAncam akan mencabut imbalan

(37)

Teori

Teori

22

mengatasi resistensi dalam Perubahan

mengatasi resistensi dalam Perubahan

Beberapa faktor yang membuat seseorang dapat dimanipulasi :

Beberapa faktor yang membuat seseorang dapat dimanipulasi :

 Adanya Adanya prakondisiprakondisi yang sudah disosialisasikan pada kelompok yang yang sudah disosialisasikan pada kelompok yang

akan diubah untuk menerima norma2 otoritas, dan bila mematuhinya

akan diubah untuk menerima norma2 otoritas, dan bila mematuhinya

akan diberikan imbalan atau hukuman bila sebaliknya.

akan diberikan imbalan atau hukuman bila sebaliknya.

 Adanya Adanya persepsipersepsi yang kuat thd figur otoritas. yang kuat thd figur otoritas.

 Adanya Adanya faktor pengikatfaktor pengikat : Setuju untuk berpartisipasi. : Setuju untuk berpartisipasi.

Model Accounting Turnaround dari Harlan D.Platt (1998)

Model Accounting Turnaround dari Harlan D.Platt (1998)

 Untuk diubah semua korporat harus memenuhi syarat al. dukungan Untuk diubah semua korporat harus memenuhi syarat al. dukungan

stakeholder,masih ada corebusiness yg mampu mendatangkan stakeholder,masih ada corebusiness yg mampu mendatangkan

cashflow,team manajemen yg solid & sumber2 pembiayaan. cashflow,team manajemen yg solid & sumber2 pembiayaan.

 Perubahan (turn around) dilakukan oleh perusahaan yang sedang Perubahan (turn around) dilakukan oleh perusahaan yang sedang

mengalami kerugian berkepanjangan atau salah urus. Didahului dengan mengalami kerugian berkepanjangan atau salah urus. Didahului dengan analisa lap.keu, turnaround dilakukan hanya jika nilai perusahaan > nilai analisa lap.keu, turnaround dilakukan hanya jika nilai perusahaan > nilai

likuidasinya. likuidasinya.

 3 (tiga) kelompok strategi perubahan menurut kondisi yang berbeda-beda 3 (tiga) kelompok strategi perubahan menurut kondisi yang berbeda-beda

pada perusahaan yg sedang menurun : pada perusahaan yg sedang menurun :

– Transformasi korporatTransformasi korporat – TurnaroundTurnaround

– Manajemen krisisManajemen krisis

(38)

Bab 5

Bab 5

Melihat, Bergerak dan

Melihat, Bergerak dan

Menyelesaikan

Menyelesaikan

(39)

The first beginnings of things cannot be distinguished by the eye.

Lucretius

Perubahan menuntut tiga hal sekaligus :

Melihat, Bergerak dan Menyelesaikan sampai tunt

as

Bagan 5.1

Persoalan dalam Perubahan

MELIHAT

MELIHAT

BERGERAK

BERGERAK

MENYELESAIKAN

MENYELESAIKAN

X

X

GAGAL

X

X

X

X

Melihat

GAGAL Bergerak

GAGAL

(40)

People seldom see the halting and painful steps by which the most significant

success is achieved

Anne Sullivan

Tidak Ada Cahaya Sama Sekali

tidak ada energi untuk melihat dan bergerak,

hidup dalam kegelapan, bergerak acak, tak ada

arah yang jelas, tak melihat keindahan

Terlalu Banyak Cahaya

cahaya keberhasilan akan membentuk

a mental

map

(peta kognitif) sehingga dianggap

galanya dan membutakan sebuah keberhasilan

baru di depan mata

Peta yang Salah

peta yang dipakai oleh orang yang kurang

pengalaman, pemula yang kurang

pengetahuan atau yang dibut pesaing untuk

menyesatkan

Melihat dalam Terowongan

(41)

MEMBANTU/MENGAJAK ORANG LAIN MELIHAT

If you see in any given situation only what everybody else can see, you

can be said to be so much a representative if your culture treat you as

victim of it.

S.I. Hayakawa

Black & Gregersen (2002) menemukan tiga cara yang dapat

dipakai untuk mengajak orang melihat

1. Ciptakan Kontras yang Tajam

2. Ciptakan konfrontasi yang efektif

3. Gabungkan Keduanya

Beberapa Cara untuk Menunjukkan Kontras

1. Fokus

. Fokuskan dua perbedaan secara mencolok, jangan lebih;

2. Hindari Penyajian yang Komples

. Penyajian yang kompleks hanya

membuat orang bingung dan sulit menangkap esensi sebuah pesan;

3. Piknik

. Dengan piknik akan menimbulkan gambaran yang kontras antara

“kita” dan “mereka”;

4. Pengalaman

.

(42)

Bagan 5.2

Bagan 5.2

Menggabungkan Contras & Confrontation

Menggabungkan Contras & Confrontation

Tong Sampah

Tong Sampah

Sepatu Tua

Sepatu Tua

Terobosan

Terobosan

KONFRONTASI

Rendah

Tinggi

KONTRAS

Tinggi

Rendah

(43)

Mengajak Orang Bergerak

Mengajak Orang Bergerak

A journey of a thousand miles must begin with a single step

A journey of a thousand miles must begin with a single step

Lao-Tze

Lao-Tze

Alasan enggan bergerak: Alasan enggan bergerak:

1.

1. Hitung-hitungan ResikoHitung-hitungan Resiko

2.

2. Tidak ada KejelasanTidak ada Kejelasan

3.

3. Tidak Ada DukunganTidak Ada Dukungan

4.

4. Blue Print Strategi, tujuan sasaran yang jelas; peralatan/daya Blue Print Strategi, tujuan sasaran yang jelas; peralatan/daya

dukung memadai; imbalan yang memadai sebagai insentif dukung memadai; imbalan yang memadai sebagai insentif

Mengajak Orang Menyelesaikan Perubahan Mengajak Orang Menyelesaikan Perubahan

Bekerja mirip permainan kartu remi. Anda kan menang kalau punya

Bekerja mirip permainan kartu remi. Anda kan menang kalau punya

Kartu As : Kerja KerAs, Kerja CerdAs, Kerja IkhlAs, dan Kerja TuntAs

Kartu As : Kerja KerAs, Kerja CerdAs, Kerja IkhlAs, dan Kerja TuntAs Sumilan, Mandor Kawat

Sumilan, Mandor Kawat

 Alasan tidak menyelsaikan Perubahan:Alasan tidak menyelsaikan Perubahan:

1.

1. Keletihan;Keletihan;

2.

2. Kehilangan Kepercayaan.Kehilangan Kepercayaan.

 Alasan mengalami keletihan dalam perubahan:Alasan mengalami keletihan dalam perubahan:

1.

1. Perubahan Terlalu tegang/serius;Perubahan Terlalu tegang/serius;

2.

2. Terlalu sering berubah;Terlalu sering berubah;

3.

3. Perjalanan yang panjang;Perjalanan yang panjang;

4.

4. Kurang Dukungan;Kurang Dukungan;

5.

(44)

MACAM-MACAM JENIS RESIKO

MACAM-MACAM JENIS RESIKO

Financial Risk

Time Risk Psychological Risk

Social Risk

Physical Risk

Performance Risk

Risiko berupa keuntungan/kerugian material/imaterial

Risiko berupa tekanan-tekanan dan imbalan psikologis seperti rasa aman, kebanggan, dsb

Risiko-risiko sosial seperti penerimaan orang-orang lain, teman, keluarga dan masyarakat

Risiko-risiko ganguan fisik seperti pemukulan-pemukulan, gangguan keamanan diri, dsb.

Risiko-risiko terhadap penampilan, seperti menjadi tampak buruk, kacau, dsb.

Risiko waktu berupa hilangnya atau banyaknya waktu yang perlu dicurahkan untuk mempersiapkan dan

(45)

Martin Luther King

Martin Luther King

Melihat Kontras (I)

Melihat Kontras (I)

 Marthin Luther King “melihat “ diskriminasi sebagai sesuatu yang Marthin Luther King “melihat “ diskriminasi sebagai sesuatu yang

harus diubah, sementara jutaan orang kulit hitam lainnya harus diubah, sementara jutaan orang kulit hitam lainnya

mendiamkan saja selama bertahun-tahun. mendiamkan saja selama bertahun-tahun.

 King merasakan keinginan untuk mengubah itu karena ayah King merasakan keinginan untuk mengubah itu karena ayah

ibunya selalu menanamkan persamaan hak. ibunya selalu menanamkan persamaan hak.

 Dengan sangat elegan, King telah memperjuangkan persamaan Dengan sangat elegan, King telah memperjuangkan persamaan

hak dalam hukum secara adil hak dalam hukum secara adil

Martin Luther King

 Marthin Luther King selalu mengingatkan pentingnya menjaga Marthin Luther King selalu mengingatkan pentingnya menjaga

agar gerakan ini berlangsung damai, anti kekerasan dan mereka agar gerakan ini berlangsung damai, anti kekerasan dan mereka

selalu mencintai musuh-musuh mereka selalu mencintai musuh-musuh mereka

 Banyak orang bisa memulai perubahan, tapi tak banyak uyang Banyak orang bisa memulai perubahan, tapi tak banyak uyang

bisa menyelesaikannya. bisa menyelesaikannya.

 Marthin Luther King menyelesaikan perubahan dengan Marthin Luther King menyelesaikan perubahan dengan

(46)

Martin Luther King

Martin Luther King

Menyelesaikan Perubahan ( III )

Menyelesaikan Perubahan ( III )

 Melakukan perubahan sungguh beresiko dan membutuhkan banyak Melakukan perubahan sungguh beresiko dan membutuhkan banyak

perubahan, yang akan berhadapan dengan anti perubahan yang bukan perubahan, yang akan berhadapan dengan anti perubahan yang bukan

cuma terusik kenyamanannya, tetapi juga terganggu harga dirinya. cuma terusik kenyamanannya, tetapi juga terganggu harga dirinya.

 King menyelesaikan gagasan-gagasan perubahannya berupa penghapusan King menyelesaikan gagasan-gagasan perubahannya berupa penghapusan

segregasi dan diskriminasi rasial, serta pemulihan hak-hak sipil warga. segregasi dan diskriminasi rasial, serta pemulihan hak-hak sipil warga.

 Pengikutnya telah melihat kontras dan konfrontasi.Pengikutnya telah melihat kontras dan konfrontasi.

 King sadar betul bahwa dalam aksi perubahan ada daya gravitasi yang King sadar betul bahwa dalam aksi perubahan ada daya gravitasi yang

sangat kuat untuk menariknya ke bawah. sangat kuat untuk menariknya ke bawah.

 Tidak heran bila hari kelahirannya diperingati sebagai hari bersejarah di Tidak heran bila hari kelahirannya diperingati sebagai hari bersejarah di

(47)

Bab 6

Bab 6

Seeing is believing

Seeing is believing

atau

atau

(48)

Kepercayaan (

Kepercayaan (

believing

believing

)

)

 Prinsip-prinsip keimanan adalah menekankan pecaya (Prinsip-prinsip keimanan adalah menekankan pecaya (believebelieve) untuk ) untuk

mampu “melihat”

mampu “melihat” perubahanperubahan

 Perubahan, dalam banyak hal tidak dapat dilihat dengan kasat mataPerubahan, dalam banyak hal tidak dapat dilihat dengan kasat mata  Disisi lain manusia membutuhkan sesuatu yang konkrit, ”Disisi lain manusia membutuhkan sesuatu yang konkrit, ”Seeing is Seeing is

believing

believing””

Hubungan antara Melihat dan Percaya

Hubungan antara Melihat dan Percaya

Saya perlu melihat sebelum percaya Saya perlu melihat sebelum percaya

Melihat

Percaya

(49)

Believing

Believing

=

=

Committing

Committing

Komitmen mengikuti keberhasilan perubahan

Komitmen mengikuti keberhasilan perubahan atau atau komitmen yang komitmen yang mendorong keberhasilan perubahan?

mendorong keberhasilan perubahan?

Mana yang lebih penting: Mana yang lebih penting:

 Kita semua bisa berhasil kalau semua orang komitKita semua bisa berhasil kalau semua orang komit

 Komitmen mendorong kepercayaan dan semangt kerja Komitmen mendorong kepercayaan dan semangt kerja

 Tanpa ada komitmen tidak mungkin ada pergerakan menuju Tanpa ada komitmen tidak mungkin ada pergerakan menuju perbaikan

perbaikan

 Kerja keras, jujur, dan ulet adalah pelaksanaan dari komitmenKerja keras, jujur, dan ulet adalah pelaksanaan dari komitmen

 Masyarakat Masyarakat AltruistikAltruistik, yaitu masyarakat yang mau berkorban , yaitu masyarakat yang mau berkorban

dan percaya bahwa orang lain juga mau berkorban untuk dan percaya bahwa orang lain juga mau berkorban untuk

mencapai perubahan (Komitmen mendorong perubahan) mencapai perubahan (Komitmen mendorong perubahan)

 Masyarakat cenderung Masyarakat cenderung SelfishSelfish, yaitu masyarakat yang , yaitu masyarakat yang

mengedepankan tuntutan dan curiga. Mereka membutuhkan mengedepankan tuntutan dan curiga. Mereka membutuhkan

“reward” di muka, berupa bukti yang dapat mereka lihat, sebelum “reward” di muka, berupa bukti yang dapat mereka lihat, sebelum

memberikan komitmen. memberikan komitmen.

(50)

Mulailah dari hal KECIL yang memberikan dampak BESAR

Mulailah dari hal KECIL yang memberikan dampak BESAR

 Tanda-tanda keberhasilan perubahan adalah Pandangan tentang Tanda-tanda keberhasilan perubahan adalah Pandangan tentang komitmen,juga kepercayaan lain.

komitmen,juga kepercayaan lain.

Old BeliefOld Belief (pandangan atau kepercayaan lama) adalah nilai-nilai (pandangan atau kepercayaan lama) adalah nilai-nilai atau kepercayaan/pandangan yang berlaku dalam suatu

atau kepercayaan/pandangan yang berlaku dalam suatu komunitas.Dianggap benar walaupun menghambat untuk komunitas.Dianggap benar walaupun menghambat untuk

memunculkan perubahan. memunculkan perubahan.

New BeliefNew Belief (Pandangan, atau kepercayaan baru). (Pandangan, atau kepercayaan baru).

Old Belief

Old Belief

dan

dan

New Belief

New Belief

dalam menciptakan perubahan

dalam menciptakan perubahan

 Keadaan yang normal. Pandangan lama menyatakan yang normal Keadaan yang normal. Pandangan lama menyatakan yang normal

adalah yang stabil, tapi era ini yang dimaksud normal bukanlah adalah yang stabil, tapi era ini yang dimaksud normal bukanlah

melulu stabil melainkan suasana yang berubah. melulu stabil melainkan suasana yang berubah.

 Resistensi Terhadap perubahan. Resistensi sebagai sesuatu yang Resistensi Terhadap perubahan. Resistensi sebagai sesuatu yang

berbeda, dan harus dilihat sebagai

berbeda, dan harus dilihat sebagai a wake up call.a wake up call.

 Waktu untuk berubah.Pandangan lama mengatakan kita harus Waktu untuk berubah.Pandangan lama mengatakan kita harus

menunggu sampai perubahan tampak di depan mata selain itu menunggu sampai perubahan tampak di depan mata selain itu

perubahan harus dilakukan sesuai rencana. perubahan harus dilakukan sesuai rencana.

 Gerakan Perubahan. Pada pemerintahan yang kuat, Gerakan Perubahan. Pada pemerintahan yang kuat, independent independent

variables

variables cenderung terkendali sehingga arah perubahan bergerak cenderung terkendali sehingga arah perubahan bergerak secara linear. Sebaliknya pada pemerintahan yang tidak kuat

secara linear. Sebaliknya pada pemerintahan yang tidak kuat bergerak secara sirkuler.

(51)

 Peranan Pemimpin Formal.Dalam lingkungan bisnis yang stabil cenderung Peranan Pemimpin Formal.Dalam lingkungan bisnis yang stabil cenderung

dominan dalam menentukan arah organisasinya dan ia menjadi

dominan dalam menentukan arah organisasinya dan ia menjadi role modelrole model. . Dalam lingkungan bisnis yang dinamis pemimpin harus mampu memanfaatkan Dalam lingkungan bisnis yang dinamis pemimpin harus mampu memanfaatkan keahlian bawahannya sehingga ia berperan sebagai

keahlian bawahannya sehingga ia berperan sebagai co-learnersco-learners..

 Peranan Pengikut. Dalam era pemimpin formal sebagai Peranan Pengikut. Dalam era pemimpin formal sebagai role modelrole model, para mengikut , para mengikut

tidak punya banyak suara. Dalam era pemimpin sebagai

tidak punya banyak suara. Dalam era pemimpin sebagai co-learners, co-learners, pengikutpun pengikutpun menjadi

menjadi co-learnersco-learners yaitu sama-sama mengeksplorasi berbagai kesempatan.yaitu sama-sama mengeksplorasi berbagai kesempatan.

 Jelaslah bahwa Jelaslah bahwa old beliefold belief dalam melihat perubahan dapat menjadi dalam melihat perubahan dapat menjadi batu sandungan dalam strategi perubahan sehingga ada baiknya batu sandungan dalam strategi perubahan sehingga ada baiknya

new

new beliefbelief diintroduksi lebih dulu, didiskusikan sehingga diintroduksi lebih dulu, didiskusikan sehingga menimbulkan kesadaran baru.

(52)

Terperangkap Pandangan Masa Lalu

Terperangkap Pandangan Masa Lalu

(

(

Strategic Change Matrix

Strategic Change Matrix

)

)

Suatu usaha akan mati bila berada dalam bisnis yang salah (

Suatu usaha akan mati bila berada dalam bisnis yang salah (wrong wrong business

business) dan membuat produknya dengan buruk () dan membuat produknya dengan buruk (done poorly). done poorly).

Karena menyangkal kehadiran produk baru, teknologi baru atau cara Karena menyangkal kehadiran produk baru, teknologi baru atau cara baru pemain yang pernah mengalami kejayaan dengan produk

baru pemain yang pernah mengalami kejayaan dengan produk

unggulannya akan tergeser oleh keadaan tanpa disadari dengan baik. unggulannya akan tergeser oleh keadaan tanpa disadari dengan baik. Perangkap pandangan lama akan membuat manusia tetap melakukan Perangkap pandangan lama akan membuat manusia tetap melakukan hal yang sama, apalagi bila tidak didukung R&D yang memadai

hal yang sama, apalagi bila tidak didukung R&D yang memadai sehingga akan masuk dalam kotak

sehingga akan masuk dalam kotak dead business. dead business.

Perangkap pandangan lama akan membuat manusia tetap melakukan Perangkap pandangan lama akan membuat manusia tetap melakukan hal yang sama, apalagi bila tidak didukung R&D yang memadai

hal yang sama, apalagi bila tidak didukung R&D yang memadai sehingga akan masuk dalam kotak

sehingga akan masuk dalam kotak dead business. dead business. Tanpa dukungan Tanpa dukungan

cashflow

cashflow yang memadai, spirit kerja akan runtuh, dan pengawasan yang memadai, spirit kerja akan runtuh, dan pengawasan mutu terganggu dan eksekutif-eksekutif muda akan membuat produk mutu terganggu dan eksekutif-eksekutif muda akan membuat produk yang salah dengan buruk (

(53)

Menunjukkan Kontras

Menunjukkan Kontras

Penting sekali mengubah pandangan eksekutif dari waktu ke Penting sekali mengubah pandangan eksekutif dari waktu ke

waktu. Mereka perlu ditunjukkan kontras secara sederhana seperti waktu. Mereka perlu ditunjukkan kontras secara sederhana seperti

membedakan hitam dan putih. Hindarkan kompleksitas dalam membedakan hitam dan putih. Hindarkan kompleksitas dalam

membandingkan. membandingkan.

Teknik

Teknik inescapable experience adalah melihat dan mengalami inescapable experience adalah melihat dan mengalami sendiri perubahan-perubahan itu agar mereka tidak bisa lari dari sendiri perubahan-perubahan itu agar mereka tidak bisa lari dari

kenyataan-kenyataan yang baru, dan percaya. kenyataan-kenyataan yang baru, dan percaya.

Mereka juga perlu diubah pandangan-pandangan lamanya ( Mereka juga perlu diubah pandangan-pandangan lamanya (old old

belief

belief) tentang makna perubahan dan ) tentang makna perubahan dan cara menyikapinya. cara menyikapinya. Tanpa upaya mengubahnya

Tanpa upaya mengubahnya maka sekalipun “melihat” manusia maka sekalipun “melihat” manusia belum tentu

belum tentu menjadi percayamenjadi percaya

Believing

Believing

Orang-orang yang hebat tidak akan mencoba sesuatu yang baru Orang-orang yang hebat tidak akan mencoba sesuatu yang baru

karena mencoba sesuatu yang baru itu penuh dengan resiko. karena mencoba sesuatu yang baru itu penuh dengan resiko.

Ketika bisnis kita yang sudah baik akan masuk ke dalam

Ketika bisnis kita yang sudah baik akan masuk ke dalam wrong wrong business.

business. Supaya keluar dari perangkap ini eksekutif harus diajak Supaya keluar dari perangkap ini eksekutif harus diajak melihat kontras dan mengubah cara pandangnya (

melihat kontras dan mengubah cara pandangnya (conceiving). Dan conceiving). Dan untuk kembali memasuki bisnis yang dibutuhkan pasar (

untuk kembali memasuki bisnis yang dibutuhkan pasar (do the right do the right thing

(54)

Believing

Believing

Believing

Believing artinya bukan sekadar percaya, melainkan bergerak, artinya bukan sekadar percaya, melainkan bergerak, menjalankan apa yang dipercayainya. Ia mungkin akan

menjalankan apa yang dipercayainya. Ia mungkin akan

menghadapi hambatan dan kinerjanya pasti belum sempurna. menghadapi hambatan dan kinerjanya pasti belum sempurna.

Disinilah diperlukan suatu rasa percaya yang kuat sehingga Disinilah diperlukan suatu rasa percaya yang kuat sehingga

setelah sekian lama mencoba akan membaik kinerjanya setelah sekian lama mencoba akan membaik kinerjanya

(

(achievingachieving).).

Penutup

Penutup

Bab ini menjelaskan cara mengajak orang-orang yang tidak Bab ini menjelaskan cara mengajak orang-orang yang tidak

melihat menjadi melihat, percaya dan berkomitmen untuk melihat menjadi melihat, percaya dan berkomitmen untuk

pengadopsi perubahan. Seorang pemimpin besar akan pengadopsi perubahan. Seorang pemimpin besar akan memisahkan kelompok mana yang dengan cepat dapat memisahkan kelompok mana yang dengan cepat dapat

mempercayai sebuah gerakan perubahan, dan kelompok mana mempercayai sebuah gerakan perubahan, dan kelompok mana

yang memerlukan bukti-bukti lebih dulu. yang memerlukan bukti-bukti lebih dulu.

Untuk itu perlu dilakukan langkah-langkah untuk menya-jikan Untuk itu perlu dilakukan langkah-langkah untuk menya-jikan

kontras agar mereka dapat melihat dengan jelas. kontras agar mereka dapat melihat dengan jelas.

Teknik kontras adalah sebuah teknik yang sangat penting dalam Teknik kontras adalah sebuah teknik yang sangat penting dalam merumuskan perubahan dan membawa orang-orang yang terlalu merumuskan perubahan dan membawa orang-orang yang terlalu

percaya dengan sukses masa lalunya untuk

percaya dengan sukses masa lalunya untuk berubahberubah..

• Teknik Teknik inescapable experienceinescapable experience yaitu teknik yang mem-bawa para yaitu teknik yang mem-bawa para

pelaku utama untuk melihat sendiri secara langsung apa yang pelaku utama untuk melihat sendiri secara langsung apa yang

(55)

Bab 7

Bab 7

Analisis

Analisis

Turnaround

(56)

ANALISIS TURNAROUND

CARA MENGELOLA PERUSAHAAN YANG SEDANG NAIK DAN

YANG SEDANG TURUN

SITUASI PERUSAHAAN YANG SEDANG TURUN

 Melakukan efisiensi.

 Perbaikan pada sisi aset, merampingkan

lemak-lemak, membuang beban, dan mengubah arah masa depan.

 Perusahaan kelihatan tidak menarik.  Melakukan negosiasi dengan bank hal

pengurangan biaya dan waktu pelunasan yang lebih panjang.

(57)

SITUASI PERUSAHAAN YANG SEDANG TUMBUH (NAIK)

 Meningkatkan keuntungan dengan

pemasaran.

 Memainkan instrumen utang lebih

optimal.

 Perusahaan kelihatan menarik.  Kelebihan cashflow.

 Melakukan ekspansi perusahaan.  Membuka bisnis baru

 Menambah karyawan

Turnaround artinya membuang yang jelek-jelek dengan melakukan perubahan yang mendasar. Kepemimpinan dan manajemen diubah. Proses operasionalnya diubah. Pendekatan pasar diubah.

Tujuannya agar nilai pasarnya meningkat. Robby Djohan

Distressed companies, like sick people, cannot all be cured Harlan D. Platt

Turnaround (putar haluan) adalah istilah yang banyak digunakan dalam

(58)

Istilah Turnaround dipakai untuk menjelaskan strategi yang dapat dipakai oleh Pemimpin Perubahan yang menghadapi banyak kendala, namun masih

mempunyai cukup waktu dan masih ada resources yang memadai untuk mencari solusi.

PERTANYAAN YANG HARUS DIJAWAB UNTUK

PERTANYAAN YANG HARUS DIJAWAB UNTUK

MENGETAHUI KEADAAN PERUSAHAAN

MENGETAHUI KEADAAN PERUSAHAAN

Apakah perusahaan masih dapat diubahApakah perusahaan masih dapat diubah ? ?Apakah Apakah TurnaroundTurnaround masih memungkinkan masih memungkinkan??Seperti apa kepemimpinannya?Seperti apa kepemimpinannya?

Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tadi, harus memenuhi indikator-indikator yang masih mungkin dapat diubah :

Dukungan yang kuat dari Stakeholder :

– Para pekerja komunitas (misalnya bersedia gaji/upah diturunkan,

dirumahkan, atau tidak menerima kompensasi selama beberapa waktu. Minimal, tidak melakukan aksi-aksi sepihak yang mengekspresikan ketidapuasan);

– Pemegang saham harus optimis dan serius dalam memperbaiki

(59)

Adanya bisnis inti (core business) yang mampu mendatangkan

cashflow, yang tampak dari konsidi EBIT (Earning Before Interst and Taxes) yang positif dan cukup untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan baru.

SEBUAH CORE BUSINESS YANG SEHAT DAPAT DILIHAT ANTARA LAIN : • Produk unggulan dengan merk terpercaya;

• Hasil-hasil penelitian yang dapat segera dikomersialkan; • Data-based pelanggan serta kesetiaan yang tinggi;

• Jaringan pemasaran yang kuat dan dapat diandalkan; • Sumber-sumber pasokan bahan baku yang berkualitas; • Hak-hak paten;

• Cara kerja yang efsien;

• Tenaga kerja yang produktif dengan kultur kerja yang sehat.

 Adanya team manajemen yang solid dan tangguh untuk

mengendalikan operasional perusahaan. Selain harus solid, team juga harus credible dan dikenal luas serta menyandang keahlian-keahlian tertentu yang dipersepsikan positif oleh pasar.

 Sumber-sumber baru pembiayaan, khususnya pembiayaan berjangka panjang

(60)

Produk Andalan

Faktor-faktor Produk andalan

kehilangan auranya jika :

1.

Quality control

tidak memadai;

2.

Delivery

tidak tepat waktu.

3. Teknologi sudah ketinggalan

zaman.

4. Muncul produk-produk

pengganti.

(61)

Upaya mengangkat aura produk andalan

Upaya mengangkat aura produk andalan

dengan Manajemen Produk .

dengan Manajemen Produk .

Eksekutif

turnaround

mulai menganalisa produk yang

sekarang dimiliki perusahaan, melakukan metode

kontras untuk dapat membedakan produk dan

pasarnya antara yang sekarang (

existing

) dengan

yang seharusnya bisa dikembangkan (

future product/

market

), dan mengembangkan produk dan konsumen

baru dalam 2 dimensi sehingga diharapkan

memperoleh pertumbuhan (

growth

). Selanjutnya

dilakukan perluasan tiga dimensi dengan 3 variabel :

Who

(

consumer

),

What

(

Product

), dan

How

(

approach

).

Upaya-upaya tidak langsung, antara lain :

Mengubah budaya korporat (melakukan transformasi

nilai- nilai)

(62)

Reorganisasi

Efisiensi

Lima hal yang harus dimiliki perusahaan

Pengakuan dimana posisi sekarang;

Visioning

(gambaran tentang posisi strategis ke depan); Destinasi atau

sasaran yang jelas; sumber daya, dana, alat, dan

keterampilan untuk mencapai tujuan/ destinasi tersebut; dan

pengakuan/ penghargaan terhadap para pelaku perubahan.

Kelima hal tersebut dapat dicapai dengan strategi yaitu

sebuah

blueprint

yang menyatukan kelima hal tersebut yang

membentuk sebuah jalan (

pathway

) menuju tanah harapan

agar perusahaan menjadi lebih kompetitif dalam

(63)

MEMILIH CEO TURNAROUND

SIAPAKAH YANG AKAN MEMIMPIN

PROSES

TURNAROUND

?

Pada saat sedang mengalami penurunan,

perusahaan membutuhkan lebih dari

seorang manajer, yaitu Pemimpin

(

a leader

) yang cakap dalam mengelola,

punya keberanian dan menantang

(64)

2 JENIS MANUSIA PEMIMPIN

1.

PEMIMPIN REAKTIF

, yaitu orang yang cenderung menutup diri

terhadap alternatif, terlalu cepat bereaksi untuk segala hal, mudah

tersinggung,dan lebih terang melihat “kesulitan” di balik setiap

kesempatan daripada sebaliknya.

2.

PEMIMPIN KREATIF

, adalah orang yang berhasil mengendalikan

agresivitasnya dalam bentuk komunikasi yang teratur dan

menimbulkan semangat kerja.

(65)

PERBEDAAN ANTARA PEMIMPIN REAKTIF

DAN PEMIMPIN KREATIF

REAKTIF

Cenderung menolak

perubahan

Cepat tersinggung

Mencurigai

Wawasan sempit

Konservatif

Iri, dengki, cemburu

Cause & efect

KREATIF

Cenderung mendorong

perubahan

Objektif

Berpikir positif

Wawasan luas, penuh ide

cemerlang

Idealis

Motivasi tinggi, energik,

intelektual

Referensi

Dokumen terkait

Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan berhitung anak dapat dikembangkan melalui model pembelajaran kooperatif dengan teknik Team Game Tournament

sehingga sosialisasi dari undang-undang ini dapat berjalan dengan baik, yang dimaksudkan di sini adaiah penyampaian berupa informasi yang diberikan oleh Ditjen HKI atau

Penelitian ini termotivasi oleh penelitian Scheresberg (2013) yang menyatakan bahwa dengan seseorang memiliki literasi keuangan yang tinggi dapat membantu seseorang dalam

tidak puas dengan pemberian pelayanan maka "otal pendapatan yang diharapkanakan menjadi rendah ini di karenakan biaya yang terjadi karena orang mengantri,antara lain berupa

“Buku Panduan Mencapai Model Keunggulan GRC menunjukkan keseriusan berbagai pihak untuk meningkatkan daya saing perekonomian Indonesia dengan berbasiskan pada tata kelola

Hasil penentuan derajat ketengikan sampel minyak tanpa dan dengan penambahan butil hidroksi toluen (BHT) dan vitamin E pada penyim­ panan minggu ke 0, 1, 2, 3, 4, 5 dan ke

(logbook/logsheet)/formulir yang tersedia. c) Akan dilaksanakan rollcall oleh Stasiun Radio Amatir Khusus Dukungan Komunikasi pada Stasiun Radio Amatir Khusus Dukungan

Dari hasil anlisis regresi di atas, untuk teknik penebangan dengan pembuangan banir dan tanpa pembuangan banir jelas terlihat bahwa dalam kasus ini nilai efisiensi penebangan tidak