C H A N G E
Sejumlah alasan
Sejumlah alasan
menuntut
menuntut
Kita terus
Kita terus
berubah
berubah
Bab I
Sejumlah Alasan Menuntut Kita Terus Berubah
Sejumlah Alasan Menuntut Kita Terus Berubah
TEKNOLOGI : TEKNOLOGI :
Mengubah mobilitas manusia, jangkauan, Mengubah mobilitas manusia, jangkauan,
wawasan, cara berkomunikasi, memimpin, dan wawasan, cara berkomunikasi, memimpin, dan mengelola perusahaan.
mengelola perusahaan.
Kalau ia bisa dikelola dengan baik maka ia akan Kalau ia bisa dikelola dengan baik maka ia akan
memberikan kesejahteraan. memberikan kesejahteraan.
Kalau tidak, ia bisa berubah menjadi ancaman yang Kalau tidak, ia bisa berubah menjadi ancaman yang
•
Berubah.
Berubah.
•
Mendiamkan.
Mendiamkan.
•Melawan.
Melawan.
•
Atau diubah.
Atau diubah.
•
Banyak orang dan perusahaan yang melakukan
Banyak orang dan perusahaan yang melakukan
perubahan dan berhasil. Tetapi tak sedikit pula
perubahan dan berhasil. Tetapi tak sedikit pula
yang gagal dan gulung tikar.
yang gagal dan gulung tikar.
BANYAK PILIHAN YANG DIBERIKAN
BANYAK PILIHAN YANG DIBERIKAN
OLEH PERUBAHAN :
OLEH PERUBAHAN :
Menurut “RALF DAHRENDORF
Menurut “RALF DAHRENDORF
”
”
The trouble with change in human
affairs is that it is so hard to pin down.
It happens all the time. But while it
happens it eludes our grasp, and once
we feel able to come to grips with it, it
PERUBAHAN ADALAH PERTANDA KEHIDUPAN
PERUBAHAN ADALAH PERTANDA KEHIDUPAN
Change is the only evidence of life
Change is the only evidence of life
(Evelyn Waugh)
(Evelyn Waugh)
- Kehidupan selalu di tandai
dengan perubahan
- Manusia yang hidup akan selalu
berubah
• Bahwa sebuah perusahaan pada dasarnya adalah
juga sesosok makhluk hidup (
a living organism
).
• Karena ia hidup maka ia dilahirkan, sakit, tua,
dan dapat mati seperti makhluk hidup lainnya.
• Kalau perawatannya baik maka ia bisa saja
berumur panjang.
ARIE de GEUS (1997)
PERUBAHAN MEMBERIKAN HARAPAN
Progress is impossible without change, and those who cannot
change their minds cannot change anything (George Bernard
Shaw)
Contoh :
Perubahan Era
Era
Pemerintahan Pemerintahan
Soeharto
Soeharto Pasca Soeharto
Pasca Soeharto
Politik
Politik • Dikendalikan Dikendalikan melalui 3
melalui 3
partai besar dan
partai besar dan
ada single
ada single
majorit
majorit
• Kekuasaan Kekuasaan dikuasai oleh
dikuasai oleh
eksekutif
eksekutif
• Pemerintahan Pemerintahan terpusat
terpusat
Kehendak Kehendak
rakyat,
Kekuasaan Kekuasaan
seimbang
Pemerintah Pemerintah
pusat membagi
Ekonomi Anti persainganAnti persaingan Pengendalian Pengendalian
jumlah para
Integrasi vertikal Integrasi vertikal Dominan peran Dominan peran
pemerintah
pemerintah
• Persaingan Persaingan bebas
bebas
• Pelaku terbuka Pelaku terbuka luas
luas
• OutsourcingOutsourcing • Dominan peran Dominan peran
masyarakat
Contoh cara-cara lama dan cara-cara baru dalam berusaha di Indonesia
Lama
Cara-cara Baru
1. Lingkungan
Tertib, stabil, teratur, predictable
Berubah-ubah, setiap partikel organisasi dapat
bergerak sendiri-sendiri
2. Lokasi Usaha
Berpusat di Jakarta
Tersebar ke seluruh penjuru Indonesia
3. Sikap terhadap
persaingan
Statis, terkendali, reaktif, lari ke
pengambil keputusan di tingkat Negara
Proaktif, memimpin inovasi, menciptakan
cara-cara baru
4. Struktur organisasi Birokrasi, procedural
Dinamis, teamwork,jejaring
5. Kultur organisasi
Keteraturan dan social harmony, formal Kompetitif, informal, campus-liked
6. Bentuk perusahaan Besar, konglomerasi, integrasi vertical Kecil-kecil, outsourcing, berorientasi pada
kompetisi inti
7. Manusia (SDM)
Tenang, birokratik, professional
Dinamis, intrapreneurial, mengedepankan
suasana kerja yang menyenangkan
8. Pemimpin
Otoriter, satu arah, manager (doing
things right)
Demokratis, change leader, leader (doing the
right thing)
9. Produk
Monoton, product life cycle panjang
Dinamis, product life cycle diperpendek sendiri
10. Sikap terhadap
hukum
Minta dukungan pemerintah
Harus berani menghadapi kasus-kasus hukum
APAKAH PERUBAHAN SELALU MEMBAWA PEMBARUAN ?
All things must change to something new, to something strange
(Henry Wadsworth Longfellow)
Ada beberapa Faktor yang
mempengaruhinya !!!!!!!!!
Faktor-faktor yang mengakibatkan perubahan
tidak
membawa hasil seperti yang diharapkan
antara lain :
1. Kepemimpinan yang tidak cukup kuat
2. Salah melihat reformasi
3. Sabotase di tengah jalan
4. Komunikasi yang tidak bagus
BUKAN YANG TERKUAT MELAINKAN YANG ADAPTIF
The key to successful leadership today is influence, not authority (Kenneth
Blanchard)
CHARLES DARWIN MENGATAKAN
CHARLES DARWIN MENGATAKAN
“ Bukan yang terkuat yang mampu berumur panjang,
melainkan yang paling adaptif ”.
MAKHLUK HIDUP
BERTAHAN HIDUP &MENERUSKAN KETURUNAN EVOLUSI
BELAJAR DARI MASA LALU MENATA MASA DEPAN MEMORY OF THE FUTURE
DAPAT MENGIKUTI TDK DAPAT MENGIKUTI
BERTAHAN HIDUP
- TAMPAK TUA - BANYAK KESULITAN
- MATI
Cara makhluk hidup menghadapi perubahan :
1. Melakukan perubahan secara antisipatif
(anticipatory change)
2. Berjaga-jaga dan melakukan perubahan secara reaktif
(reactive change)
Waktu
Sukses
Menurut Charles Handy (1994), perubahan itu
mengikuti kurva S atau “Simoid Kurve”.
• Kehidupan itu berubah dan diubah,
mempengaruhi dan dipengaruhi.
• Kadang perubahan yang diciptakan
menghasilkan kesenangan dan kesejahteraan;
• Tapi kadang kesenangan bisa membuat mereka
PERUSAHAAN-PERUSAHAAN MELEWATI KURVA “S”
To live is to change, and to be perfect is to change often. (John Henry)
Perusahaan juga merupakan makhluk hidup, maka ia pun akan
melewati pasang surut mengikuti pola “kurva S”.
Misal : Astra Internasional, Garuda Indonesia, BNI, BCA,
Gudang Garam, dan Jamu Cap Potret Nyonya Meneer.
Perubahan tersebut terjadi sebagai akibat :
1. Pertikaian keluarga pemilik,
2. Meninggalnya pendiri,
3. Salah urus perusahaan,
BANGSA-BANGSA PUN MENELUSURI “KURVA S”
Kehabisan tenaga mengancam kehidupan bangsa dan tiap warganya; ia adalah
kesakitan selagi mengantuk, kematian selagi tidur (kahlil Gibran)
Kehidupan kenegaraan dan kerajaan bangsa-bangsa di dunia juga
mengikuti laju gerak “kurva S”. Bangsa-bangsa yang sukses adalah
bangsa-bangsa yang adaptif terhadap perubahan dan
pemimpin-pemimpinnya selalu siap menghadapi perubahan.
BERBAGAI KERAJAAN NUSANTARA MELUNCUR DI ATAS
KURVA “S”
Generasi yang ganjil ini hidup antara tertidur dan terjaga. Di dalam tangannya,
mereka mengenggam tanah masa lalu dan buih-buih masa depan (kahlil Gibran)
• Di Indonesia, datang dan perginya kerajaan-kerajaan Nusantara sebenarnya juga
melewati proses yang sama, berselancar di atas “kurva S”.
• Datangnya kerajaan-kerajaan Hindu, Budha, lalu kerajaan-kerajaan Islam, sampai
terbentuknya Negara kesatuan Republik Indonesia, menunjukkan proses itu terjadi
secara alamiah.
Bab 2
Bab 2
Melompat ke Kurva Kedua
Melompat ke Kurva Kedua
Kebanyakan kita, terbutakan matanya kala meraih
Kebanyakan kita, terbutakan matanya kala meraih
sukses. Perubahan baru dilakukan saat sadar telah
sukses. Perubahan baru dilakukan saat sadar telah
gagal.
gagal.
Perjuangan
Perjuangan
Vaughn Beals
Vaughn Beals
di Harley Davidson (HD)
di Harley Davidson (HD)
sebagai contoh, termasuk jatuh-bangunnya perusahaan
sebagai contoh, termasuk jatuh-bangunnya perusahaan
tersebut. Ketika hendak bangkit dan akhirnya sukses
tersebut. Ketika hendak bangkit dan akhirnya sukses
kembali, dilakukan perubahan secara radikal yang tidak
kembali, dilakukan perubahan secara radikal yang tidak
dikenal dalam perusahaan klasik namun mereka
dikenal dalam perusahaan klasik namun mereka
terbukti benar. Keberhasilan HD bukan semata-mata
terbukti benar. Keberhasilan HD bukan semata-mata
hanya oleh faktor perubahan radikal tersebut,
hanya oleh faktor perubahan radikal tersebut,
melainkan juga oleh produk yang dirancang ulang dan
melainkan juga oleh produk yang dirancang ulang dan
dijaga kualitasnya.
Hasil penelitian menemukan, saat terbaik untuk melakukan
Hasil penelitian menemukan, saat terbaik untuk melakukan
perubahan sesungguhnya bukanlah pada saat kita sudah
perubahan sesungguhnya bukanlah pada saat kita sudah
memasuki masa krisis. Perubahan yang terbaik adalah justeru
memasuki masa krisis. Perubahan yang terbaik adalah justeru
seharusnya dilakukan pada saat perusahaan sedang mengalami
seharusnya dilakukan pada saat perusahaan sedang mengalami
kejayaan.
kejayaan.
Bisakah perubahan bergerak dan terjadi dengan sendirinya? Inilah
Bisakah perubahan bergerak dan terjadi dengan sendirinya? Inilah
pertanyaan yang kemudian muncul. Costa Rica, sebuah negara
pertanyaan yang kemudian muncul. Costa Rica, sebuah negara
yang tadinya keterbelakang yang hanya hidup dari ekspor pisang
yang tadinya keterbelakang yang hanya hidup dari ekspor pisang
dan kini berubah menjadi negara yang sejahtera, diangkat
dan kini berubah menjadi negara yang sejahtera, diangkat
menjadi contoh kasus.
menjadi contoh kasus.
Perubahan tidak datang dengan tiba-tiba. Sebuah gelombang
Perubahan tidak datang dengan tiba-tiba. Sebuah gelombang
besar yang datang misalnya, tentu awalnya sudah didahului olah
besar yang datang misalnya, tentu awalnya sudah didahului olah
signal-signal. Saat itu juga management seharusnya sudah
signal-signal. Saat itu juga management seharusnya sudah
merespon.
merespon.
Secara ideal, perusahaan harus mampu berubah sendiri tanpa
Secara ideal, perusahaan harus mampu berubah sendiri tanpa
harus mengalami sebuah proses perubahan yang diintervensi dari
harus mengalami sebuah proses perubahan yang diintervensi dari
luar.
Bab 3
Bentuk-bentuk
Bentuk-bentuk
Perubahan dan kehidupan
Perubahan dan kehidupan
Tujuan perubahan adalah mempertahankan dan
Tujuan perubahan adalah mempertahankan dan
melangsungkan kehidupan.
melangsungkan kehidupan.
Berubah artinya beradaptasi, menyesuaikan diri,
Berubah artinya beradaptasi, menyesuaikan diri,
dan menjadi lebih berdaya untuk
dan menjadi lebih berdaya untuk
mempertahankan dan meneruskan kehidupan.
mempertahankan dan meneruskan kehidupan.
Ada dua Jenis perubahan yaitu:
Ada dua Jenis perubahan yaitu:
Pertama
Pertama
perubahan operasional
perubahan operasional
yaitu
yaitu
perubahan-perubahan kecil umumnya tidak
perubahan-perubahan kecil umumnya tidak
menimbulkan dampak yang yang luar biasa.
menimbulkan dampak yang yang luar biasa.
Kedua
Kedua
perubahan Strategis
perubahan Strategis
yaitu berdampak
yaitu berdampak
luas dan memerlukan koordinasi dan dukungan
luas dan memerlukan koordinasi dan dukungan
dari unit terkait.
Macam-macam perubahan Strategis:
Macam-macam perubahan Strategis:
Perubahan Budaya dan nilai-nilai dasar perusahaan.
Perubahan Budaya dan nilai-nilai dasar perusahaan.
Perubahan arah/fokus pada bisnis yang sama (dengan
Perubahan arah/fokus pada bisnis yang sama (dengan
konsumen berbeda atau mengeluarkan produk baru)
konsumen berbeda atau mengeluarkan produk baru)
Perubahan cara kerja agar (lebih efisiensi/meningkatkan
Perubahan cara kerja agar (lebih efisiensi/meningkatkan
penghasilan dll)
penghasilan dll)
Perubahan Radikal, dan Perubahan Incremental
Perubahan Radikal, dan Perubahan Incremental
Perubahan
Perubahan
Incremental
Incremental
adalah perubahan secara kontinyu
adalah perubahan secara kontinyu
untuk memelihara keseimbanagn umum organisasi.Biasanya
untuk memelihara keseimbanagn umum organisasi.Biasanya
terbatas pada salah satu bagian dan cenderung berupa
terbatas pada salah satu bagian dan cenderung berupa
perubahan operasional.
perubahan operasional.
Perubahan
Perubahan
Radikal
Radikal
adalah merubah referensi, arah, dan
adalah merubah referensi, arah, dan
kebijakan organisasi dan cenderung melakukan perubahan
kebijakan organisasi dan cenderung melakukan perubahan
strategis.
Perubahan Kasmatik dan Mosaik
Perubahan Kasmatik dan Mosaik
Perubahan
Perubahan
Mosaik
Mosaik
adalah perubahan yang berasal dari
adalah perubahan yang berasal dari
tempat yang berbeda atau waktu yang berbeda
tempat yang berbeda atau waktu yang berbeda
(Menganalisa berdasarkan data/fakta yang telah terjadi).
(Menganalisa berdasarkan data/fakta yang telah terjadi).
Perubahan
Perubahan
Kasmatik
Kasmatik
adalah perubahan yang berasal dari
adalah perubahan yang berasal dari
analisis kajian-kajian yang dirangkum menjadi satu yang
analisis kajian-kajian yang dirangkum menjadi satu yang
menggambarkan arah perubahan yang harus dilakukan.
menggambarkan arah perubahan yang harus dilakukan.
Pembaharuan Perusahaan
Pembaharuan Perusahaan
Platt (2001)
Platt (2001)
membedakan perubahan strategis
membedakan perubahan strategis
suatu perusahaan kedalam tiga katagori, yaitu:
suatu perusahaan kedalam tiga katagori, yaitu:
1.Transformasi Manajemen.
1.Transformasi Manajemen.
2. Manajemen Turn around
2. Manajemen Turn around
3. Manajemen kritis
TRANSFORMASI MANAJEMEN
TRANSFORMASI MANAJEMEN
•
Dilakukan perusahaan- perusahaan yang sehat
Dilakukan perusahaan- perusahaan yang sehat
atau perusahaan yang mulai menagkap
atau perusahaan yang mulai menagkap
signal-signal yang kurang menggembirakan.
signal yang kurang menggembirakan.
•
Tujuannya untuk mencegah agar jangan sampai
Tujuannya untuk mencegah agar jangan sampai
mengalami kemunduran.
mengalami kemunduran.
MANAJEMEN TURNAROUND
MANAJEMEN TURNAROUND
Dilakukan jika perusahaan sudah mulai
Dilakukan jika perusahaan sudah mulai
menghadapi persoalan-persoalan yang agak pelik
menghadapi persoalan-persoalan yang agak pelik
dan melibatkan pihak-pihak yang lebih luas.
dan melibatkan pihak-pihak yang lebih luas.
Pada tahap ini perusahaan masih mempunyai
Pada tahap ini perusahaan masih mempunyai
sumber daya /aset dan waktu untuk melakukan
sumber daya /aset dan waktu untuk melakukan
perubahan.
MANAJEMEN KRITIS
MANAJEMEN KRITIS
Dilakukan kalau perusahaan sudah memasuki masa krisis
yaitu saat perusahaan mulai kehabisan dana
(cashflow)
dan energi (reputasi,motivasi).
Langkah yang diambil adalah langkah penyelamatan
strategi
(stop the bleeding)
/hentikan pendarahan dapat
berupa cas flow (dana segar).
Kombinasi Strategi dilakukan karena:
Kombinasi Strategi dilakukan karena:
Ada pekerjaan-pekerjaan sama yang harus
dilakukan pada dua atau tiga situasi yang
berbeda.
Manajemen perlu mengupayakan prinsip
going
concern
yang tercermin dalam:
Biaya produksi,kwalitas barang,
Perubahan Antisipatif, reaktif, dan krisis menurut
Perubahan Antisipatif, reaktif, dan krisis menurut
Black &
Black &
Gregersen
Gregersen
Perubahan
Antisipatif
adalah mengantisipasi sebelum
segala sesuatu terjadi.
Perubahan
Reaktif
adalah memberikan reaksi terhadap
setiap kejadian dan merespon setiap hal yang baru terjadi.
Perubahan
Krisis
adalah perubahan yang membuat orang
Perubahan Robby Djohan dan Abdul Gani pada perusahanan Garuda
Perubahan Robby Djohan dan Abdul Gani pada perusahanan Garuda
Indonesia
Indonesia
Juni - November 1998 Robby Djohan menjabat CEO Garuda lalu
Juni - November 1998 Robby Djohan menjabat CEO Garuda lalu
diteruskan oleh Abdul Gani
diteruskan oleh Abdul Gani
Latar belakang hidupnya dari dunia perbankan dan perhotelan.
Latar belakang hidupnya dari dunia perbankan dan perhotelan.
Masalah dalam Perusahaan Penerbangan Garuda a.l :
Masalah dalam Perusahaan Penerbangan Garuda a.l :
Masalah keuangan
Masalah keuangan
.
.
Keadaan waktu itu utang garuda 1,2 M dolar, jauh lebih besar dari
Keadaan waktu itu utang garuda 1,2 M dolar, jauh lebih besar dari
total asetnya).
total asetnya).
Masalah Manajemen
Masalah Manajemen
.
.
Karyawannya ada 13.000 orang dan yang efektif
Karyawannya ada 13.000 orang dan yang efektif
hanya 6.000 orang saja.
hanya 6.000 orang saja.
Masalah Operasional
Masalah Operasional
.
.
Rute banyak yang tidak efektif (sepi penumpang).
Langkah yang dilakukan:
Langkah yang dilakukan:
Pembenahan manajemen dengan membentuk satu manajemen
Pembenahan manajemen dengan membentuk satu manajemen
yaitu
yaitu
Direksi.
Direksi.
Keberanian untuk menghadapi
Keberanian untuk menghadapi
kreditur.
kreditur.
Melakukan
Melakukan
restrukturisasi
restrukturisasi
yang menganut konsep konsepsional,
yang menganut konsep konsepsional,
sistematis, bertahap dan konsisten, dengan membuang yang
sistematis, bertahap dan konsisten, dengan membuang yang
jelek-jelek dengan melakukan perubahan- perubahan yang
jelek-jelek dengan melakukan perubahan- perubahan yang
mendasar; yaitu merubah kepemimpinan, proses manajemen dan
mendasar; yaitu merubah kepemimpinan, proses manajemen dan
operasional, pemasaran dan sebagainya diubah secara
operasional, pemasaran dan sebagainya diubah secara
bersamaan.
bersamaan.
KESIMPULAN
KESIMPULAN
Perubahan strategis harus terlihat kasat mata dalam
Perubahan strategis harus terlihat kasat mata dalam
perubahan operasionalnya.
perubahan operasionalnya.
Perubahan startegis membutuhkan konsep dan seni yang
Perubahan startegis membutuhkan konsep dan seni yang
kuat dan harus dilakukan secara bertahap.
kuat dan harus dilakukan secara bertahap.
Perubahan yang sifatnya mendasar dan perubahan yang
Perubahan yang sifatnya mendasar dan perubahan yang
sekedar tampak dari luar sama-sama dibutuhkan dan tidak
sekedar tampak dari luar sama-sama dibutuhkan dan tidak
dapat dipisahkan.
Bab 4
Teori-teori
Teori-teori
TEORI-TEORI PERUBAHAN & KORPORAT
TEORI-TEORI PERUBAHAN & KORPORAT
Teori/ mental model :
Teori/ mental model :
1.
1.
Teori Force – Field dari Kurt Lewin (1951)
Teori Force – Field dari Kurt Lewin (1951)
2.2.
Teori Motivasi dari Beckhard & Harris
Teori Motivasi dari Beckhard & Harris
3.3.
Teori Proses Perubahan Manajerial (GM-Led Process Model)
Teori Proses Perubahan Manajerial (GM-Led Process Model)
dari Beer et.al. (1990)
dari Beer et.al. (1990)
4.
4.
Teori-teori OD (Organization Development) dalam
Teori-teori OD (Organization Development) dalam
Perubahan
Perubahan
5.
5.
Teori Perubahan Alfa, Beta, dan Gamma
Teori Perubahan Alfa, Beta, dan Gamma
6.6.
Teori Contigency dalam Manajemen Perubahan dalari
Teori Contigency dalam Manajemen Perubahan dalari
Tannenbaum & Schmidt (1973)
Tannenbaum & Schmidt (1973)
7.
7.
Teori Kerja Sama
Teori Kerja Sama
8.8.
Teori-teori untuk mengatasi resistensi dalam Perubahan
Teori-teori untuk mengatasi resistensi dalam Perubahan
9.Teori Force
Teori Force
Field dari Kurt Lewin (1951)
Field dari Kurt Lewin (1951)
Kurt Lewin, bapak Manajemen Perubahan.Kurt Lewin, bapak Manajemen Perubahan.
Studi mengenai manajemen perubahan secara ilmiah (action research/field Studi mengenai manajemen perubahan secara ilmiah (action research/field
study).
study).
Disebut sebagai model force field, konsepnya diklasifikasikan sebagai power Disebut sebagai model force field, konsepnya diklasifikasikan sebagai power
model karena mengedepankan kekuatan2 penekanan.
model karena mengedepankan kekuatan2 penekanan.
Perubahan terjadi karena adanya tekanan terhadap organisasi, individu atau Perubahan terjadi karena adanya tekanan terhadap organisasi, individu atau
kelompok.
kelompok.
Mengapa organisasi/individu/kelompok berubah ?Mengapa organisasi/individu/kelompok berubah ?
Kekuatan tekanan (driving forces) akan berhadapan dengan keengganan Kekuatan tekanan (driving forces) akan berhadapan dengan keengganan
(resistences) untuk berubah.
(resistences) untuk berubah.
Perubahan itu sendiri dapat terjadi dengan memperkuat “driving forces” Perubahan itu sendiri dapat terjadi dengan memperkuat “driving forces”
atau melemahkan “resistence to change”.
atau melemahkan “resistence to change”.
Langkah2 mengelola perubahanLangkah2 mengelola perubahan:: – UnfreezingUnfreezing
proses penyadaran ttg perlu/adanya kebutuhan untuk berubah.proses penyadaran ttg perlu/adanya kebutuhan untuk berubah.
– ChangingChanging
langkah berupa tindakan, baik memperkuat “driving forces” maupun langkah berupa tindakan, baik memperkuat “driving forces” maupun memperlemah “resistences”.
memperlemah “resistences”. – RefreezingRefreezing
Membawa kembali organisasi kepada keseimbangan yang baru Membawa kembali organisasi kepada keseimbangan yang baru (a new dynamic aquibrium).
Langkah2 mengelola perubahan
Langkah2 mengelola perubahan
:
:
Unfreezing
Unfreezing
Proses penyadaran tentang perlu/adanya kebutuhan
Proses penyadaran tentang perlu/adanya kebutuhan
untuk berubah.
untuk berubah.
Changing
Changing
Langkah berupa tindakan, baik memperkuat “driving
Langkah berupa tindakan, baik memperkuat “driving
forces” maupun memperlemah “resistences”.
forces” maupun memperlemah “resistences”.
Refreezing
Refreezing
Membawa kembali organisasi kepada keseimbangan yang
Membawa kembali organisasi kepada keseimbangan yang
Teori motivasi
Teori motivasi
dari Beckhard & Harris
dari Beckhard & Harris
Syarat:
Syarat:
Manfaat - Biaya
Manfaat - Biaya
–
Manfaat yang diperoleh lebih besar dari pada biaya
Manfaat yang diperoleh lebih besar dari pada biaya
perubahan
perubahan
Ketidakpuasan
Ketidakpuasan
–
Adanya ketidakpuasan yang menonjol terhadap keadaan
Adanya ketidakpuasan yang menonjol terhadap keadaan
sekarang.
sekarang.
Persepsi Hari Esok
Persepsi Hari Esok
–
Manusia dalam suatu organisasi melihat hari esok yang
Manusia dalam suatu organisasi melihat hari esok yang
dipersepsikan lebih baik
dipersepsikan lebih baik
Cara yang praktis
Cara yang praktis
–
Ada cara praktis yang dapat ditempuh untuk keluar dari
Ada cara praktis yang dapat ditempuh untuk keluar dari
situasi sekarang
situasi sekarang
A B C > D
A = Ketidakpuasan
B = Persepsi Hari Esok
C = Ada cara yang praktis
D = Biaya untuk melakukan
Teori Proses Perubahan Manajerial dari Beer
Teori Proses Perubahan Manajerial dari Beer
et.al. (1990)
et.al. (1990)
Perlu dilakukan hal-hal sbb :
Perlu dilakukan hal-hal sbb :
Mobilisasi energi pada stakeholders untuk mendukung
Mobilisasi energi pada stakeholders untuk mendukung
perubahan.
perubahan.
• Mengembangkan visi serta strategi untuk mengelola & Mengembangkan visi serta strategi untuk mengelola &
menghasilkan daya saing yang positif.
menghasilkan daya saing yang positif.
• Mengupayakan konsensus terhadap visi baru agar diterima Mengupayakan konsensus terhadap visi baru agar diterima
sebag kebenaran & dikerjakan tanpa pertentangan.
sebag kebenaran & dikerjakan tanpa pertentangan.
• Memperluas revitalisasi seluruh departemen organisasi & tidak Memperluas revitalisasi seluruh departemen organisasi & tidak
boleh mengesankan proyek ini sbg “pesanan” dari atas.
boleh mengesankan proyek ini sbg “pesanan” dari atas.
Namun tetap menjaga konsistensi pada tingkat organisasi.
Namun tetap menjaga konsistensi pada tingkat organisasi. • Mengakomodasi perubahan melalui kebijakan2 strategi yang Mengakomodasi perubahan melalui kebijakan2 strategi yang
diformalisasikan, struktur, system, dsb.
diformalisasikan, struktur, system, dsb.
• Memonitor kegiatan serta selalu memberikan respon terhadap Memonitor kegiatan serta selalu memberikan respon terhadap
umpan balik & masalah2 yang direncanakan akan muncul.
umpan balik & masalah2 yang direncanakan akan muncul.
Model ini sangat pragmatis & logis, dalam prakteknya
Model ini sangat pragmatis & logis, dalam prakteknya
akan lebih banyak pendekatan yg cenderung otoriter dari pada
akan lebih banyak pendekatan yg cenderung otoriter dari pada
partisipasif (lihat bab 12).
Teori-teori OD
A. Pendekatan Manusia – Proses A. Pendekatan Manusia – Proses
Proses Organisasi Proses Organisasi
(komunikasi, pengambilan keputusan, pemecahan masalah) (komunikasi, pengambilan keputusan, pemecahan masalah) B. Pendekatan Teknologi – Struktur
B. Pendekatan Teknologi – Struktur
Struktur OrganisasiStruktur Organisasi
Teori Perubahan
Teori Perubahan
Alfa, Beta & Gamma
Alfa, Beta & Gamma
Merupakan perkembangan dari Teori OD.Merupakan perkembangan dari Teori OD.
Dianjurkan oleh Golenbiewski, Billingsley & Yeager (1976).Dianjurkan oleh Golenbiewski, Billingsley & Yeager (1976). Salah satu bentuk intervensi yang dilakukan dalam OD Salah satu bentuk intervensi yang dilakukan dalam OD
adalah Tim Building (lihat Bab 12) Tujuannya merekatkan
adalah Tim Building (lihat Bab 12) Tujuannya merekatkan
nilai2 sebuah organisasi, khususnya trust & commitment.
nilai2 sebuah organisasi, khususnya trust & commitment.
Perubahan ALFAPerubahan ALFA
– perubahan kepercayaan yang terjadi antara suatu perubahan kepercayaan yang terjadi antara suatu dimensi waktu yang stabil sebelum & setelah team
dimensi waktu yang stabil sebelum & setelah team
building dilakukan.
building dilakukan. Perubahan BETAPerubahan BETA
– perubahan yang terjadi dalam cara menilai kepercayaan.perubahan yang terjadi dalam cara menilai kepercayaan.
Perubahan GAMMAPerubahan GAMMA
– perubahan yang terjadi karena manusia/kelompok perubahan yang terjadi karena manusia/kelompok
melihat adanya faktor/variabel lain yang lebih penting
melihat adanya faktor/variabel lain yang lebih penting
dari sekedar diteliti.
Teori Contigency dalam Manajemen Perubahan
Teori Contigency dalam Manajemen Perubahan
Tannenbaum & Schmidt (1973)
Tannenbaum & Schmidt (1973)
Tingkat keberhasilan pengambilan keputusan sangat ditentukan Tingkat keberhasilan pengambilan keputusan sangat ditentukan
oleh sejumlah gaya yang dianut dalam mengelola perubahan
oleh sejumlah gaya yang dianut dalam mengelola perubahan Gaya kepemimpinan atokratik sampai partisipatifGaya kepemimpinan atokratik sampai partisipatif
Tingkat keberhasilan masing-masing gaya kepemimpinan Tingkat keberhasilan masing-masing gaya kepemimpinan
berkaitan erat dengan sejumlah kemungkinan sbb :
berkaitan erat dengan sejumlah kemungkinan sbb :
– Seberapa penting diperlukan komitmen karyawan dalam Seberapa penting diperlukan komitmen karyawan dalam pengambilan keputusan
pengambilan keputusan
– Apakah karyawan mau terlibat dalam tujuan perubahanApakah karyawan mau terlibat dalam tujuan perubahan
– Apakah manajer memiliki informasi yang cukupApakah manajer memiliki informasi yang cukup
– Kompetensi karyawan untuk mengambil keputusanKompetensi karyawan untuk mengambil keputusan
– Apakah karyawan mau menuruti keputusan yang diambilApakah karyawan mau menuruti keputusan yang diambil
Teori Kerja Sama
Teori Kerja Sama
Penjelasan Mengapa Bekerjasama
Penjelasan Mengapa Bekerjasama
Motivasi memperoleh rewards, khawatir mendapat hukuman.Motivasi memperoleh rewards, khawatir mendapat hukuman. Motivasi kesetiaan terhadap profesi,Motivasi kesetiaan terhadap profesi,
pekerjaan atau perusahaan.pekerjaan atau perusahaan.
Motivasi moral.Motivasi moral.
Motivasi menjalankan keahlian.Motivasi menjalankan keahlian.
Kotter & Schlesinger (1979) mengenalkan
Kotter & Schlesinger (1979) mengenalkan 6 strategi 6 strategi mengatasi resistensi.
mengatasi resistensi.
1.
1. Komunikasi Komunikasi
informasi ttg perubahaninformasi ttg perubahan alasan logis/rasionalalasan logis/rasional edukasi manfaatedukasi manfaat PerdebatanPerdebatan
2.
2. PartisipasiPartisipasi
libatkan kelompok yang merasa dirugikanlibatkan kelompok yang merasa dirugikan partisipasikan dalam mengambil keputusanpartisipasikan dalam mengambil keputusan
peroleh komitmen dari kelompok yang lebih luasperoleh komitmen dari kelompok yang lebih luas
3.
3. FasilitasFasilitas
explore area yang resistenexplore area yang resisten rujuk untuk bergabungrujuk untuk bergabung
fasilitasi perub sikap dan perilakufasilitasi perub sikap dan perilaku
Teori
4. Negosiasi
4. Negosiasi
secara formal / informalsecara formal / informal
gunakan arbitrase (pihak ke-3)gunakan arbitrase (pihak ke-3)
5. Manipulasi
5. Manipulasi
Gunakan kekuasaan untuk memanipulasi Gunakan kekuasaan untuk memanipulasi
kepatuhan kepatuhan
Kombinasikan ancaman dengan imbalanKombinasikan ancaman dengan imbalan
6. Paksaan
6. Paksaan
Paksa secara explisit / implisitPaksa secara explisit / implisit Ancam akan mencabut imbalanAncam akan mencabut imbalan
Teori
Teori
22mengatasi resistensi dalam Perubahan
mengatasi resistensi dalam Perubahan
Beberapa faktor yang membuat seseorang dapat dimanipulasi :
Beberapa faktor yang membuat seseorang dapat dimanipulasi :
Adanya Adanya prakondisiprakondisi yang sudah disosialisasikan pada kelompok yang yang sudah disosialisasikan pada kelompok yang
akan diubah untuk menerima norma2 otoritas, dan bila mematuhinya
akan diubah untuk menerima norma2 otoritas, dan bila mematuhinya
akan diberikan imbalan atau hukuman bila sebaliknya.
akan diberikan imbalan atau hukuman bila sebaliknya.
Adanya Adanya persepsipersepsi yang kuat thd figur otoritas. yang kuat thd figur otoritas.
Adanya Adanya faktor pengikatfaktor pengikat : Setuju untuk berpartisipasi. : Setuju untuk berpartisipasi.
Model Accounting Turnaround dari Harlan D.Platt (1998)
Model Accounting Turnaround dari Harlan D.Platt (1998)
Untuk diubah semua korporat harus memenuhi syarat al. dukungan Untuk diubah semua korporat harus memenuhi syarat al. dukungan
stakeholder,masih ada corebusiness yg mampu mendatangkan stakeholder,masih ada corebusiness yg mampu mendatangkan
cashflow,team manajemen yg solid & sumber2 pembiayaan. cashflow,team manajemen yg solid & sumber2 pembiayaan.
Perubahan (turn around) dilakukan oleh perusahaan yang sedang Perubahan (turn around) dilakukan oleh perusahaan yang sedang
mengalami kerugian berkepanjangan atau salah urus. Didahului dengan mengalami kerugian berkepanjangan atau salah urus. Didahului dengan analisa lap.keu, turnaround dilakukan hanya jika nilai perusahaan > nilai analisa lap.keu, turnaround dilakukan hanya jika nilai perusahaan > nilai
likuidasinya. likuidasinya.
3 (tiga) kelompok strategi perubahan menurut kondisi yang berbeda-beda 3 (tiga) kelompok strategi perubahan menurut kondisi yang berbeda-beda
pada perusahaan yg sedang menurun : pada perusahaan yg sedang menurun :
– Transformasi korporatTransformasi korporat – TurnaroundTurnaround
– Manajemen krisisManajemen krisis
Bab 5
Bab 5
Melihat, Bergerak dan
Melihat, Bergerak dan
Menyelesaikan
Menyelesaikan
The first beginnings of things cannot be distinguished by the eye.
Lucretius
Perubahan menuntut tiga hal sekaligus :
Melihat, Bergerak dan Menyelesaikan sampai tunt
as
Bagan 5.1
Persoalan dalam Perubahan
MELIHAT
MELIHAT
BERGERAK
BERGERAK
MENYELESAIKAN
MENYELESAIKAN
X
X
GAGALX
X
X
X
Melihat
GAGAL Bergerak
GAGAL
People seldom see the halting and painful steps by which the most significant
success is achieved
Anne Sullivan
Tidak Ada Cahaya Sama Sekali
tidak ada energi untuk melihat dan bergerak,
hidup dalam kegelapan, bergerak acak, tak ada
arah yang jelas, tak melihat keindahan
Terlalu Banyak Cahaya
cahaya keberhasilan akan membentuk
a mental
map
(peta kognitif) sehingga dianggap
galanya dan membutakan sebuah keberhasilan
baru di depan mata
Peta yang Salah
peta yang dipakai oleh orang yang kurang
pengalaman, pemula yang kurang
pengetahuan atau yang dibut pesaing untuk
menyesatkan
Melihat dalam Terowongan
MEMBANTU/MENGAJAK ORANG LAIN MELIHAT
If you see in any given situation only what everybody else can see, you
can be said to be so much a representative if your culture treat you as
victim of it.
S.I. Hayakawa
Black & Gregersen (2002) menemukan tiga cara yang dapat
dipakai untuk mengajak orang melihat
1. Ciptakan Kontras yang Tajam
2. Ciptakan konfrontasi yang efektif
3. Gabungkan Keduanya
Beberapa Cara untuk Menunjukkan Kontras
1. Fokus
. Fokuskan dua perbedaan secara mencolok, jangan lebih;
2. Hindari Penyajian yang Komples
. Penyajian yang kompleks hanya
membuat orang bingung dan sulit menangkap esensi sebuah pesan;
3. Piknik
. Dengan piknik akan menimbulkan gambaran yang kontras antara
“kita” dan “mereka”;
4. Pengalaman
.
Bagan 5.2
Bagan 5.2
Menggabungkan Contras & Confrontation
Menggabungkan Contras & Confrontation
Tong Sampah
Tong Sampah
Sepatu Tua
Sepatu Tua
Terobosan
Terobosan
KONFRONTASI
Rendah
Tinggi
KONTRAS
Tinggi
Rendah
Mengajak Orang Bergerak
Mengajak Orang Bergerak
A journey of a thousand miles must begin with a single step
A journey of a thousand miles must begin with a single step
Lao-Tze
Lao-Tze
Alasan enggan bergerak: Alasan enggan bergerak:
1.
1. Hitung-hitungan ResikoHitung-hitungan Resiko
2.
2. Tidak ada KejelasanTidak ada Kejelasan
3.
3. Tidak Ada DukunganTidak Ada Dukungan
4.
4. Blue Print Strategi, tujuan sasaran yang jelas; peralatan/daya Blue Print Strategi, tujuan sasaran yang jelas; peralatan/daya
dukung memadai; imbalan yang memadai sebagai insentif dukung memadai; imbalan yang memadai sebagai insentif
Mengajak Orang Menyelesaikan Perubahan Mengajak Orang Menyelesaikan Perubahan
Bekerja mirip permainan kartu remi. Anda kan menang kalau punya
Bekerja mirip permainan kartu remi. Anda kan menang kalau punya
Kartu As : Kerja KerAs, Kerja CerdAs, Kerja IkhlAs, dan Kerja TuntAs
Kartu As : Kerja KerAs, Kerja CerdAs, Kerja IkhlAs, dan Kerja TuntAs Sumilan, Mandor Kawat
Sumilan, Mandor Kawat
Alasan tidak menyelsaikan Perubahan:Alasan tidak menyelsaikan Perubahan:
1.
1. Keletihan;Keletihan;
2.
2. Kehilangan Kepercayaan.Kehilangan Kepercayaan.
Alasan mengalami keletihan dalam perubahan:Alasan mengalami keletihan dalam perubahan:
1.
1. Perubahan Terlalu tegang/serius;Perubahan Terlalu tegang/serius;
2.
2. Terlalu sering berubah;Terlalu sering berubah;
3.
3. Perjalanan yang panjang;Perjalanan yang panjang;
4.
4. Kurang Dukungan;Kurang Dukungan;
5.
MACAM-MACAM JENIS RESIKO
MACAM-MACAM JENIS RESIKO
Financial Risk
Time Risk Psychological Risk
Social Risk
Physical Risk
Performance Risk
Risiko berupa keuntungan/kerugian material/imaterial
Risiko berupa tekanan-tekanan dan imbalan psikologis seperti rasa aman, kebanggan, dsb
Risiko-risiko sosial seperti penerimaan orang-orang lain, teman, keluarga dan masyarakat
Risiko-risiko ganguan fisik seperti pemukulan-pemukulan, gangguan keamanan diri, dsb.
Risiko-risiko terhadap penampilan, seperti menjadi tampak buruk, kacau, dsb.
Risiko waktu berupa hilangnya atau banyaknya waktu yang perlu dicurahkan untuk mempersiapkan dan
Martin Luther King
Martin Luther King
Melihat Kontras (I)
Melihat Kontras (I)
Marthin Luther King “melihat “ diskriminasi sebagai sesuatu yang Marthin Luther King “melihat “ diskriminasi sebagai sesuatu yang
harus diubah, sementara jutaan orang kulit hitam lainnya harus diubah, sementara jutaan orang kulit hitam lainnya
mendiamkan saja selama bertahun-tahun. mendiamkan saja selama bertahun-tahun.
King merasakan keinginan untuk mengubah itu karena ayah King merasakan keinginan untuk mengubah itu karena ayah
ibunya selalu menanamkan persamaan hak. ibunya selalu menanamkan persamaan hak.
Dengan sangat elegan, King telah memperjuangkan persamaan Dengan sangat elegan, King telah memperjuangkan persamaan
hak dalam hukum secara adil hak dalam hukum secara adil
Martin Luther King
Marthin Luther King selalu mengingatkan pentingnya menjaga Marthin Luther King selalu mengingatkan pentingnya menjaga
agar gerakan ini berlangsung damai, anti kekerasan dan mereka agar gerakan ini berlangsung damai, anti kekerasan dan mereka
selalu mencintai musuh-musuh mereka selalu mencintai musuh-musuh mereka
Banyak orang bisa memulai perubahan, tapi tak banyak uyang Banyak orang bisa memulai perubahan, tapi tak banyak uyang
bisa menyelesaikannya. bisa menyelesaikannya.
Marthin Luther King menyelesaikan perubahan dengan Marthin Luther King menyelesaikan perubahan dengan
Martin Luther King
Martin Luther King
Menyelesaikan Perubahan ( III )
Menyelesaikan Perubahan ( III )
Melakukan perubahan sungguh beresiko dan membutuhkan banyak Melakukan perubahan sungguh beresiko dan membutuhkan banyak
perubahan, yang akan berhadapan dengan anti perubahan yang bukan perubahan, yang akan berhadapan dengan anti perubahan yang bukan
cuma terusik kenyamanannya, tetapi juga terganggu harga dirinya. cuma terusik kenyamanannya, tetapi juga terganggu harga dirinya.
King menyelesaikan gagasan-gagasan perubahannya berupa penghapusan King menyelesaikan gagasan-gagasan perubahannya berupa penghapusan
segregasi dan diskriminasi rasial, serta pemulihan hak-hak sipil warga. segregasi dan diskriminasi rasial, serta pemulihan hak-hak sipil warga.
Pengikutnya telah melihat kontras dan konfrontasi.Pengikutnya telah melihat kontras dan konfrontasi.
King sadar betul bahwa dalam aksi perubahan ada daya gravitasi yang King sadar betul bahwa dalam aksi perubahan ada daya gravitasi yang
sangat kuat untuk menariknya ke bawah. sangat kuat untuk menariknya ke bawah.
Tidak heran bila hari kelahirannya diperingati sebagai hari bersejarah di Tidak heran bila hari kelahirannya diperingati sebagai hari bersejarah di
Bab 6
Bab 6
Seeing is believing
Seeing is believing
atau
atau
Kepercayaan (
Kepercayaan (
believing
believing
)
)
Prinsip-prinsip keimanan adalah menekankan pecaya (Prinsip-prinsip keimanan adalah menekankan pecaya (believebelieve) untuk ) untuk
mampu “melihat”
mampu “melihat” perubahanperubahan
Perubahan, dalam banyak hal tidak dapat dilihat dengan kasat mataPerubahan, dalam banyak hal tidak dapat dilihat dengan kasat mata Disisi lain manusia membutuhkan sesuatu yang konkrit, ”Disisi lain manusia membutuhkan sesuatu yang konkrit, ”Seeing is Seeing is
believing
believing””
Hubungan antara Melihat dan Percaya
Hubungan antara Melihat dan Percaya
Saya perlu melihat sebelum percaya Saya perlu melihat sebelum percaya
Melihat
Percaya
Believing
Believing
=
=
Committing
Committing
Komitmen mengikuti keberhasilan perubahan
Komitmen mengikuti keberhasilan perubahan atau atau komitmen yang komitmen yang mendorong keberhasilan perubahan?
mendorong keberhasilan perubahan?
Mana yang lebih penting: Mana yang lebih penting:
Kita semua bisa berhasil kalau semua orang komitKita semua bisa berhasil kalau semua orang komit
Komitmen mendorong kepercayaan dan semangt kerja Komitmen mendorong kepercayaan dan semangt kerja
Tanpa ada komitmen tidak mungkin ada pergerakan menuju Tanpa ada komitmen tidak mungkin ada pergerakan menuju perbaikan
perbaikan
Kerja keras, jujur, dan ulet adalah pelaksanaan dari komitmenKerja keras, jujur, dan ulet adalah pelaksanaan dari komitmen
Masyarakat Masyarakat AltruistikAltruistik, yaitu masyarakat yang mau berkorban , yaitu masyarakat yang mau berkorban
dan percaya bahwa orang lain juga mau berkorban untuk dan percaya bahwa orang lain juga mau berkorban untuk
mencapai perubahan (Komitmen mendorong perubahan) mencapai perubahan (Komitmen mendorong perubahan)
Masyarakat cenderung Masyarakat cenderung SelfishSelfish, yaitu masyarakat yang , yaitu masyarakat yang
mengedepankan tuntutan dan curiga. Mereka membutuhkan mengedepankan tuntutan dan curiga. Mereka membutuhkan
“reward” di muka, berupa bukti yang dapat mereka lihat, sebelum “reward” di muka, berupa bukti yang dapat mereka lihat, sebelum
memberikan komitmen. memberikan komitmen.
Mulailah dari hal KECIL yang memberikan dampak BESAR
Mulailah dari hal KECIL yang memberikan dampak BESAR
Tanda-tanda keberhasilan perubahan adalah Pandangan tentang Tanda-tanda keberhasilan perubahan adalah Pandangan tentang komitmen,juga kepercayaan lain.
komitmen,juga kepercayaan lain.
Old BeliefOld Belief (pandangan atau kepercayaan lama) adalah nilai-nilai (pandangan atau kepercayaan lama) adalah nilai-nilai atau kepercayaan/pandangan yang berlaku dalam suatu
atau kepercayaan/pandangan yang berlaku dalam suatu komunitas.Dianggap benar walaupun menghambat untuk komunitas.Dianggap benar walaupun menghambat untuk
memunculkan perubahan. memunculkan perubahan.
New BeliefNew Belief (Pandangan, atau kepercayaan baru). (Pandangan, atau kepercayaan baru).
Old Belief
Old Belief
dan
dan
New Belief
New Belief
dalam menciptakan perubahan
dalam menciptakan perubahan
Keadaan yang normal. Pandangan lama menyatakan yang normal Keadaan yang normal. Pandangan lama menyatakan yang normal
adalah yang stabil, tapi era ini yang dimaksud normal bukanlah adalah yang stabil, tapi era ini yang dimaksud normal bukanlah
melulu stabil melainkan suasana yang berubah. melulu stabil melainkan suasana yang berubah.
Resistensi Terhadap perubahan. Resistensi sebagai sesuatu yang Resistensi Terhadap perubahan. Resistensi sebagai sesuatu yang
berbeda, dan harus dilihat sebagai
berbeda, dan harus dilihat sebagai a wake up call.a wake up call.
Waktu untuk berubah.Pandangan lama mengatakan kita harus Waktu untuk berubah.Pandangan lama mengatakan kita harus
menunggu sampai perubahan tampak di depan mata selain itu menunggu sampai perubahan tampak di depan mata selain itu
perubahan harus dilakukan sesuai rencana. perubahan harus dilakukan sesuai rencana.
Gerakan Perubahan. Pada pemerintahan yang kuat, Gerakan Perubahan. Pada pemerintahan yang kuat, independent independent
variables
variables cenderung terkendali sehingga arah perubahan bergerak cenderung terkendali sehingga arah perubahan bergerak secara linear. Sebaliknya pada pemerintahan yang tidak kuat
secara linear. Sebaliknya pada pemerintahan yang tidak kuat bergerak secara sirkuler.
Peranan Pemimpin Formal.Dalam lingkungan bisnis yang stabil cenderung Peranan Pemimpin Formal.Dalam lingkungan bisnis yang stabil cenderung
dominan dalam menentukan arah organisasinya dan ia menjadi
dominan dalam menentukan arah organisasinya dan ia menjadi role modelrole model. . Dalam lingkungan bisnis yang dinamis pemimpin harus mampu memanfaatkan Dalam lingkungan bisnis yang dinamis pemimpin harus mampu memanfaatkan keahlian bawahannya sehingga ia berperan sebagai
keahlian bawahannya sehingga ia berperan sebagai co-learnersco-learners..
Peranan Pengikut. Dalam era pemimpin formal sebagai Peranan Pengikut. Dalam era pemimpin formal sebagai role modelrole model, para mengikut , para mengikut
tidak punya banyak suara. Dalam era pemimpin sebagai
tidak punya banyak suara. Dalam era pemimpin sebagai co-learners, co-learners, pengikutpun pengikutpun menjadi
menjadi co-learnersco-learners yaitu sama-sama mengeksplorasi berbagai kesempatan.yaitu sama-sama mengeksplorasi berbagai kesempatan.
Jelaslah bahwa Jelaslah bahwa old beliefold belief dalam melihat perubahan dapat menjadi dalam melihat perubahan dapat menjadi batu sandungan dalam strategi perubahan sehingga ada baiknya batu sandungan dalam strategi perubahan sehingga ada baiknya
new
new beliefbelief diintroduksi lebih dulu, didiskusikan sehingga diintroduksi lebih dulu, didiskusikan sehingga menimbulkan kesadaran baru.
Terperangkap Pandangan Masa Lalu
Terperangkap Pandangan Masa Lalu
(
(
Strategic Change Matrix
Strategic Change Matrix
)
)
Suatu usaha akan mati bila berada dalam bisnis yang salah (
Suatu usaha akan mati bila berada dalam bisnis yang salah (wrong wrong business
business) dan membuat produknya dengan buruk () dan membuat produknya dengan buruk (done poorly). done poorly).
Karena menyangkal kehadiran produk baru, teknologi baru atau cara Karena menyangkal kehadiran produk baru, teknologi baru atau cara baru pemain yang pernah mengalami kejayaan dengan produk
baru pemain yang pernah mengalami kejayaan dengan produk
unggulannya akan tergeser oleh keadaan tanpa disadari dengan baik. unggulannya akan tergeser oleh keadaan tanpa disadari dengan baik. Perangkap pandangan lama akan membuat manusia tetap melakukan Perangkap pandangan lama akan membuat manusia tetap melakukan hal yang sama, apalagi bila tidak didukung R&D yang memadai
hal yang sama, apalagi bila tidak didukung R&D yang memadai sehingga akan masuk dalam kotak
sehingga akan masuk dalam kotak dead business. dead business.
Perangkap pandangan lama akan membuat manusia tetap melakukan Perangkap pandangan lama akan membuat manusia tetap melakukan hal yang sama, apalagi bila tidak didukung R&D yang memadai
hal yang sama, apalagi bila tidak didukung R&D yang memadai sehingga akan masuk dalam kotak
sehingga akan masuk dalam kotak dead business. dead business. Tanpa dukungan Tanpa dukungan
cashflow
cashflow yang memadai, spirit kerja akan runtuh, dan pengawasan yang memadai, spirit kerja akan runtuh, dan pengawasan mutu terganggu dan eksekutif-eksekutif muda akan membuat produk mutu terganggu dan eksekutif-eksekutif muda akan membuat produk yang salah dengan buruk (
Menunjukkan Kontras
Menunjukkan Kontras
Penting sekali mengubah pandangan eksekutif dari waktu ke Penting sekali mengubah pandangan eksekutif dari waktu ke
waktu. Mereka perlu ditunjukkan kontras secara sederhana seperti waktu. Mereka perlu ditunjukkan kontras secara sederhana seperti
membedakan hitam dan putih. Hindarkan kompleksitas dalam membedakan hitam dan putih. Hindarkan kompleksitas dalam
membandingkan. membandingkan.
Teknik
Teknik inescapable experience adalah melihat dan mengalami inescapable experience adalah melihat dan mengalami sendiri perubahan-perubahan itu agar mereka tidak bisa lari dari sendiri perubahan-perubahan itu agar mereka tidak bisa lari dari
kenyataan-kenyataan yang baru, dan percaya. kenyataan-kenyataan yang baru, dan percaya.
Mereka juga perlu diubah pandangan-pandangan lamanya ( Mereka juga perlu diubah pandangan-pandangan lamanya (old old
belief
belief) tentang makna perubahan dan ) tentang makna perubahan dan cara menyikapinya. cara menyikapinya. Tanpa upaya mengubahnya
Tanpa upaya mengubahnya maka sekalipun “melihat” manusia maka sekalipun “melihat” manusia belum tentu
belum tentu menjadi percayamenjadi percaya
Believing
Believing
Orang-orang yang hebat tidak akan mencoba sesuatu yang baru Orang-orang yang hebat tidak akan mencoba sesuatu yang baru
karena mencoba sesuatu yang baru itu penuh dengan resiko. karena mencoba sesuatu yang baru itu penuh dengan resiko.
Ketika bisnis kita yang sudah baik akan masuk ke dalam
Ketika bisnis kita yang sudah baik akan masuk ke dalam wrong wrong business.
business. Supaya keluar dari perangkap ini eksekutif harus diajak Supaya keluar dari perangkap ini eksekutif harus diajak melihat kontras dan mengubah cara pandangnya (
melihat kontras dan mengubah cara pandangnya (conceiving). Dan conceiving). Dan untuk kembali memasuki bisnis yang dibutuhkan pasar (
untuk kembali memasuki bisnis yang dibutuhkan pasar (do the right do the right thing
Believing
Believing
Believing
Believing artinya bukan sekadar percaya, melainkan bergerak, artinya bukan sekadar percaya, melainkan bergerak, menjalankan apa yang dipercayainya. Ia mungkin akan
menjalankan apa yang dipercayainya. Ia mungkin akan
menghadapi hambatan dan kinerjanya pasti belum sempurna. menghadapi hambatan dan kinerjanya pasti belum sempurna.
Disinilah diperlukan suatu rasa percaya yang kuat sehingga Disinilah diperlukan suatu rasa percaya yang kuat sehingga
setelah sekian lama mencoba akan membaik kinerjanya setelah sekian lama mencoba akan membaik kinerjanya
(
(achievingachieving).).
Penutup
Penutup
Bab ini menjelaskan cara mengajak orang-orang yang tidak Bab ini menjelaskan cara mengajak orang-orang yang tidak
melihat menjadi melihat, percaya dan berkomitmen untuk melihat menjadi melihat, percaya dan berkomitmen untuk
pengadopsi perubahan. Seorang pemimpin besar akan pengadopsi perubahan. Seorang pemimpin besar akan memisahkan kelompok mana yang dengan cepat dapat memisahkan kelompok mana yang dengan cepat dapat
mempercayai sebuah gerakan perubahan, dan kelompok mana mempercayai sebuah gerakan perubahan, dan kelompok mana
yang memerlukan bukti-bukti lebih dulu. yang memerlukan bukti-bukti lebih dulu.
Untuk itu perlu dilakukan langkah-langkah untuk menya-jikan Untuk itu perlu dilakukan langkah-langkah untuk menya-jikan
kontras agar mereka dapat melihat dengan jelas. kontras agar mereka dapat melihat dengan jelas.
Teknik kontras adalah sebuah teknik yang sangat penting dalam Teknik kontras adalah sebuah teknik yang sangat penting dalam merumuskan perubahan dan membawa orang-orang yang terlalu merumuskan perubahan dan membawa orang-orang yang terlalu
percaya dengan sukses masa lalunya untuk
percaya dengan sukses masa lalunya untuk berubahberubah..
• Teknik Teknik inescapable experienceinescapable experience yaitu teknik yang mem-bawa para yaitu teknik yang mem-bawa para
pelaku utama untuk melihat sendiri secara langsung apa yang pelaku utama untuk melihat sendiri secara langsung apa yang
Bab 7
Bab 7
Analisis
Analisis
Turnaround
ANALISIS TURNAROUND
CARA MENGELOLA PERUSAHAAN YANG SEDANG NAIK DAN
YANG SEDANG TURUN
SITUASI PERUSAHAAN YANG SEDANG TURUN
Melakukan efisiensi.
Perbaikan pada sisi aset, merampingkan
lemak-lemak, membuang beban, dan mengubah arah masa depan.
Perusahaan kelihatan tidak menarik. Melakukan negosiasi dengan bank hal
pengurangan biaya dan waktu pelunasan yang lebih panjang.
SITUASI PERUSAHAAN YANG SEDANG TUMBUH (NAIK)
Meningkatkan keuntungan dengan
pemasaran.
Memainkan instrumen utang lebih
optimal.
Perusahaan kelihatan menarik. Kelebihan cashflow.
Melakukan ekspansi perusahaan. Membuka bisnis baru
Menambah karyawan
Turnaround artinya membuang yang jelek-jelek dengan melakukan perubahan yang mendasar. Kepemimpinan dan manajemen diubah. Proses operasionalnya diubah. Pendekatan pasar diubah.
Tujuannya agar nilai pasarnya meningkat. Robby Djohan
Distressed companies, like sick people, cannot all be cured Harlan D. Platt
Turnaround (putar haluan) adalah istilah yang banyak digunakan dalam
Istilah Turnaround dipakai untuk menjelaskan strategi yang dapat dipakai oleh Pemimpin Perubahan yang menghadapi banyak kendala, namun masih
mempunyai cukup waktu dan masih ada resources yang memadai untuk mencari solusi.
PERTANYAAN YANG HARUS DIJAWAB UNTUK
PERTANYAAN YANG HARUS DIJAWAB UNTUK
MENGETAHUI KEADAAN PERUSAHAAN
MENGETAHUI KEADAAN PERUSAHAAN
Apakah perusahaan masih dapat diubahApakah perusahaan masih dapat diubah ? ? Apakah Apakah TurnaroundTurnaround masih memungkinkan masih memungkinkan?? Seperti apa kepemimpinannya?Seperti apa kepemimpinannya?
Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tadi, harus memenuhi indikator-indikator yang masih mungkin dapat diubah :
Dukungan yang kuat dari Stakeholder :
– Para pekerja komunitas (misalnya bersedia gaji/upah diturunkan,
dirumahkan, atau tidak menerima kompensasi selama beberapa waktu. Minimal, tidak melakukan aksi-aksi sepihak yang mengekspresikan ketidapuasan);
– Pemegang saham harus optimis dan serius dalam memperbaiki
Adanya bisnis inti (core business) yang mampu mendatangkan
cashflow, yang tampak dari konsidi EBIT (Earning Before Interst and Taxes) yang positif dan cukup untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan baru.
SEBUAH CORE BUSINESS YANG SEHAT DAPAT DILIHAT ANTARA LAIN : • Produk unggulan dengan merk terpercaya;
• Hasil-hasil penelitian yang dapat segera dikomersialkan; • Data-based pelanggan serta kesetiaan yang tinggi;
• Jaringan pemasaran yang kuat dan dapat diandalkan; • Sumber-sumber pasokan bahan baku yang berkualitas; • Hak-hak paten;
• Cara kerja yang efsien;
• Tenaga kerja yang produktif dengan kultur kerja yang sehat.
Adanya team manajemen yang solid dan tangguh untuk
mengendalikan operasional perusahaan. Selain harus solid, team juga harus credible dan dikenal luas serta menyandang keahlian-keahlian tertentu yang dipersepsikan positif oleh pasar.
Sumber-sumber baru pembiayaan, khususnya pembiayaan berjangka panjang
Produk Andalan
Faktor-faktor Produk andalan
kehilangan auranya jika :
1.
Quality control
tidak memadai;
2.
Delivery
tidak tepat waktu.
3. Teknologi sudah ketinggalan
zaman.
4. Muncul produk-produk
pengganti.
Upaya mengangkat aura produk andalan
Upaya mengangkat aura produk andalan
dengan Manajemen Produk .
dengan Manajemen Produk .
Eksekutif
turnaround
mulai menganalisa produk yang
sekarang dimiliki perusahaan, melakukan metode
kontras untuk dapat membedakan produk dan
pasarnya antara yang sekarang (
existing
) dengan
yang seharusnya bisa dikembangkan (
future product/
market
), dan mengembangkan produk dan konsumen
baru dalam 2 dimensi sehingga diharapkan
memperoleh pertumbuhan (
growth
). Selanjutnya
dilakukan perluasan tiga dimensi dengan 3 variabel :
Who
(
consumer
),
What
(
Product
), dan
How
(
approach
).
Upaya-upaya tidak langsung, antara lain :
Mengubah budaya korporat (melakukan transformasi
nilai- nilai)
Reorganisasi
Efisiensi
Lima hal yang harus dimiliki perusahaan
Pengakuan dimana posisi sekarang;
Visioning
(gambaran tentang posisi strategis ke depan); Destinasi atau
sasaran yang jelas; sumber daya, dana, alat, dan
keterampilan untuk mencapai tujuan/ destinasi tersebut; dan
pengakuan/ penghargaan terhadap para pelaku perubahan.