• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perbandingan Kadar Vitamin E Plasma pada Berbagai Derajat Keparahan Akne Vulgaris

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perbandingan Kadar Vitamin E Plasma pada Berbagai Derajat Keparahan Akne Vulgaris"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

i

Perbandingan Kadar Vitamin E Plasma pada Berbagai Derajat Keparahan Akne Vulgaris

Sri Naita Purba,Kristo Nababan, Rointan Simanungkalit

Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin

Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara / RSUP Haji Adam Malik Medan

ABSTRAK

Latar belakang : Akne vulgaris merupakan suatu penyakit dari unit pilosebasea yang dapat sembuh sendiri, terutama dijumpai pada anak remaja. Patogenesis akne vulgaris bersifat multifaktorial dimana penelitian terbaru difokuskan pada peranan radikal bebas dan antioksidan yang menyebabkan terjadinya stres oksidatif. Vitamin E merupakan salah satu antioksidan yang berfungsi sebagai pelindung terhadap lipid peroksida.

Tujuan : Untuk mengetahui perbedaan kadar vitamin E plasma pada penderita akne vulgaris derajat ringan, sedang dan berat.

Subyek dan metode : Penelitian analitik dengan rancangan cross sectional yang melibatkan 45 orang penderita akne vulgaris yang masing-masing terdiri dari 15 orang penderita akne vulgaris derajat ringan, sedang dan berat. Setiap subyek penelitian dilakukan pemeriksaan dermatologi dan diambil darah untuk mengukur kadar vitamin E plasma, hasilnya kemudian dibandingkan dengan analisis statistik menggunakan uji Kruskal-Wallis.

Hasil : Ditemukan perbedaan bermakna antara kadar vitamin E plasma kelompok akne vulgaris derajat ringan (12,87 mg/L), sedang (10,2 mg/L) dan berat (8,67 mg/L).

Kesimpulan : Terdapat perbedaan bermakna kadar vitamin E plasma penderita akne vulgaris derajat ringan, sedang dan berat.

Kata kunci : akne vulgaris derajat ringan, sedang, berat dan vitamin E plasma

(2)

ii

Comparison of Plasma Vitamin E Level in Various Severity of Acne Vulgaris

Sri Naita Purba,Kristo Nababan, Rointan Simanungkalit

Department of Dermatology and Venereology

Medical Faculty of North Sumatera University / RSUP Haji Adam Malik Medan

ABSTRACT

Background: Acne vulgaris is a self limited disease of the pilosebaceous unit that is commonly found in adolescents. The pathogenesis of acne vulgaris is multifactorial and recent research focused on the role of free radicals and antioxidants leads to oxidative stress.Vitamin E is an antioxidant that has a role in protecting against lipid peroxide.

Objectives : To analyse the differences of plasma vitamin E level in mild, moderate and severe acne vulgaris.

Method : This is an analytic cross sectional study involving 45 acne vulgaris patients with acne vulgaris, 15 patients for each mild, moderate, and severe acne vulgaris. Each subject had been examined and blood sample was taken to measure plasma vitamin E level. Statistic analysis for comparison had been analyzed by Kruskal-Wallis test.

Result: Significant difference of plasma vitamin E level was found between mild (12,87 mg/L), moderate (10,2 mg/L) and severe (8,67 mg/L) acne vulgaris.

Conclusion: Significant difference of plasma vitamin E level was found between mild moderate and severe acne vulgaris.

Keywords : mild, moderate, severe acne vulgaris, plasma vitamin E level

Referensi

Dokumen terkait

Roesyanto-Mahadi, SpKK(K), sebagai Ketua Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara, juga sebagai guru besar dan anggota tim

Dalam : Baumann L, Saghari S, Weissberg E, penyunting.. Cosmetic Dermatology Principles

Adapun manfaat dari penelitiaan ini adalah untuk membuka wawasan faktor yang dapat mempengaruhi/ memperberat jerawat terutama dalam hubungannya dengan kadar antioksidan dalam darah

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar prolaktin plasma pada subyek psoriasis vulgaris lebih tinggi dari subyek bukan psoriasis vulgaris ( p < 0,001) serta

Untuk membuktikan adanya korelasi positif antara kadar CRP dengan derajat keparahan akne pada penderita akne vulgaris di RSUP Sanglah Denpasar. Untuk membuktikan adanya

Hasil uji statistik juga menunjukkan nilai aktivitas SOD eritrosit kelompok akne vulgaris derajat sedang lebih tinggi dibanding kelompok akne vulgaris derajat ringan, namun hasil

Pada penelitian oleh Timpatanapong dan Rojanasakul (1997) didapatkan peningkatan prolaktin pada pasien akne vulgaris dibandingkan dengan kontrol dan didapatkan korelasi

Hasil uji statistik juga menunjukkan nilai aktivitas SOD eritrosit kelompok akne vulgaris derajat sedang lebih tinggi dibanding kelompok akne vulgaris derajat ringan, namun hasil