• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penetapan Kadar Levofloksasin Dalam Sediaan Tablet Dengan Nama Dagang Dan Generik Secara Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Penetapan Kadar Levofloksasin Dalam Sediaan Tablet Dengan Nama Dagang Dan Generik Secara Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT)"

Copied!
68
0
0

Teks penuh

(1)

Lampiran 1 Kromatogram penyuntikan larutan levofloksasin untuk

mencari komposisi ferak gerak asam ortho fosfat 0,16% pada pH 3 dengan penambahan natrium hidroksida 0,2 N: asetonitril yang optimum pada analisis

Kromatogram tablet levofloksasin secara KCKT menggunakan kolom Shimadzu VP-ODS (250 x 4,6 mm) dengan perbandingan fase gerak asam ortho fosfat 0,16% pada pH 3 dengan penambahan natrium hidroksida 0,2 N: asetonitril (70:30) volume penyuntikan 20 µl dan laju alir 1 ml/menit, pada panjang gelombang 360 nm.

(2)

Kromatogram tablet levofloksasin secara KCKT menggunakan kolom Shimadzu VP-ODS (250 x 4,6 mm) dengan perbandingan fase gerak asam ortho fosfat 0,16% pada pH 3 dengan penambahan natrium hidroksida 0,2 N: asetonitril (85:15) volume penyuntikan 20 µl laju alir 1 ml/menit, detektor UV pada panjang gelombang 360 nm.

(3)

Lampiran 2 Kromatogram larutan levofloksasin BPFI pada pembuatan kurva

kalibrasi

A

Kromatogram tablet levofloksasin secara KCKT menggunakan kolom Shimadzu VP-ODS (250 x 4,6 mm) dengan perbandingan fase gerak asam ortho fosfat 0,16% pada pH 3 dengan penambahan natrium hidroksida 0,2 N: asetonitril (80:20) volume penyuntikan 20 µl laju alir 1 ml/menit, pada panjang gelombang 360 nm, konsentrasi 5 µg/ml.

B

(4)

C

Kromatogram tablet levofloksasin secara KCKT menggunakan kolom Shimadzu VP-ODS (250 x 4,6 mm) dengan perbandingan fase gerak asam ortho fosfat 0,16% pada pH 3 dengan penambahan natrium hidroksida 0,2 N: asetonitril (80:20) volume penyuntikan 20 µl laju alir 1 ml/menit, pada panjang gelombang 360 nm, konsentrasi 5 µg/ml.

D

(5)

E

Kromatogram tablet levofloksasin secara KCKT menggunakan kolom Shimadzu VP-ODS (250 x 4,6 mm) dengan perbandingan fase gerak asam ortho fosfat 0,16% pada pH 3 dengan penambahan natrium hidroksida 0,2 N: asetonitril (80:20) volume penyuntikan 20 µl laju alir 1 ml/menit, pada panjang gelombang 360 nm, konsentrasi 10 µg/ml.

F

(6)

G

Kromatogram tablet levofloksasin secara KCKT menggunakan kolom Shimadzu VP-ODS (250 x 4,6 mm) dengan perbandingan fase gerak asam ortho fosfat 0,16% pada pH 3 dengan penambahan natrium hidroksida 0,2 N: asetonitril (80:20) volume penyuntikan 20 µl laju alir 1 ml/menit, pada panjang gelombang 360 nm, konsentrasi 15 µg/ml.

H

(7)

I

Kromatogram tablet levofloksasin secara KCKT menggunakan kolom Shimadzu VP-ODS (250 x 4,6 mm) dengan perbandingan fase gerak asam ortho fosfat 0,16% pada pH 3 dengan penambahan natrium hidroksida 0,2 N: asetonitril (80:20) volume penyuntikan 20 µl laju alir 1 ml/menit, pada panjang gelombang 360 nm, konsentrasi 15 µg/ml.

J

(8)

K

Kromatogram tablet levofloksasin secara KCKT menggunakan kolom Shimadzu VP-ODS (250 x 4,6 mm) dengan perbandingan fase gerak asam ortho fosfat 0,16% pada pH 3 dengan penambahan natrium hidroksida 0,2 N: asetonitril (80:20) volume penyuntikan 20 µl laju alir 1 ml/menit, pada panjang gelombang 360 nm, konsentrasi 20 µg/ml.

L

(9)

M

Kromatogram tablet levofloksasin secara KCKT menggunakan kolom Shimadzu VP-ODS (250 x 4,6 mm) dengan perbandingan fase gerak asam ortho fosfat 0,16% pada pH 3 dengan penambahan natrium hidroksida 0,2 N: asetonitril (80:20) volume penyuntikan 20 µl laju alir 1 ml/menit, pada panjang gelombang 360 nm, konsentrasi 25 µg/ml.

N

(10)

O

Kromatogram tablet levofloksasin secara KCKT menggunakan kolom Shimadzu VP-ODS (250 x 4,6 mm) dengan perbandingan fase gerak asam ortho fosfat 0,16% pada pH 3 dengan penambahan natrium hidroksida 0,2 N: asetonitril (80:20) volume penyuntikan 20 µl laju alir 1 ml/menit, pada panjang gelombang 360 nm, konsentrasi 25 µg/ml.

P

(11)

(80:20) volume penyuntikan 20 µl laju alir 1 ml/menit, pada panjang gelombang 360 nm, konsentrasi 30 µg/ml.

Q

Kromatogram tablet levofloksasin secara KCKT menggunakan kolom Shimadzu VP-ODS (250 x 4,6 mm) dengan perbandingan fase gerak asam ortho fosfat 0,16% pada pH 3 dengan penambahan natrium hidroksida 0,2 N: asetonitril (80:20) volume penyuntikan 20 µl laju alir 1 ml/menit, pada panjang gelombang 360 nm, konsentrasi 30 µg/ml.

R

(12)

0,16% pada pH 3 dengan penambahan natrium hidroksida 0,2 N: asetonitril (80:20) volume penyuntikan 20 µl laju alir 1 ml/menit, pada panjang gelombang 360 nm, konsentrasi 30 µg/ml.

A, B, C, D, E, F, G, H, I, J, K, L, M, N, O, P, Q dan R merupakan kromatogram hasil penyuntikan larutan Levofloksasin BPFI dengan konsentrasi 5,0 µg/ml 10,0 µg/ml 15,0 µg/ml 20,0 µg/ml 25,0 µg/ml dan 30,0 µ g/ml. Dengan menggunakan KCKT dengan kolom Shimadzu VP-ODS (250 x 4,6 mm), perbandingan fase gerak asam ortho fosfat 0,16% pada pH 3 dengan penambahan natrium hidroksida 0,2 N: asetonitril (80:20), volume penyuntikan 20 µl, laju alir 1 ml/menit, detektor UV pada panjang gelombang 360 nm.

(13)

Lampiran 3 Perhitungan persamaan regresi dari kurva kalibrasi levofloksasin

BPFI yang

diperoleh secara KCKT

Data Hasil penyuntikan larutan levofloksasin BPFI berdasarkan luas area

Konsenterasi (X) VS luas area (Y) untuk levofloksasin

No. Konsentrasi (µ g/ml) Luas Area

1 5,0 79907

2 10,0 134743

3 15,0 210484

4 20,0 282565

5 25,0 355035

6 30,0 420994

No.

Konsentrasi (µg/ml)

Luas Area XY X2

(14)

=

b =

= (247288) – ( ) (17,5) = 3448,8

Sehingga diperoleh persamaan regresi Y = X + 3448,8

Untuk mencari hubungan kadar (X) dengan luas area (Y) digunakan pengujian koefisien korelasi (r)

X Y

1 5,0 79907 399535 25 0,6385x1010

2 10,0 134743 1347430 100 1,8156x1010

3 15,0 210484 3157260 225 4,4304x1010

4 20,0 282565 5651300 400 7,9843x1010

5 25,0 355035 88758775 625 12,6050x1010

6 30,0 420994 12629820 900 17,7236x1010

∑ 105 1483728 32061220 2275 45,1973x1010

(15)

= 0,9992

Lampiran 4 Perhitungan batas deteksi (LOD) dan batas kuantitasi (LOQ)

Persamaan regresi : Y = ax + b

Y = 13933,66857x + 3448,8

No Konsentrasi X

Luas Area

Y Yi Y – Yi ( Y – Yi )

2

1

5,0 79907 83390,9142 -3483,9142 12137658,15

2 10,0 134743 148949,7485 -14206,7485 201831702,9

3 15,0 210484 214508,5828 -4024,5828 16197266,71

4 20,0 282565 280067,4171 2497,5829 6237920,342

(16)
(17)

Lampiran 5 Kromatogram dari larutan tablet levofloksasin (PT Dexa Medica)

(18)

B

(19)

D

(20)

F

(21)

Lampiran 6 Analisis data statistik untuk mencari kadar sebenarnya dari

penyuntikkan larutan tablet levofloksasin (PT Dexa Medica)

No

Kadar (%)

( X - ) ( X - )2 X

1 99,3876 -1,0569 1,1170

2 99,5927 -0,8518 0,7255

3 100,7186 0,2741 0,0751

4 100,7936 0,3491 0,1218

5 100,0967 0,6522 0,4253

6 100,0780 0,6335 0,4013

∑ X=602,6672

=100,4445 ∑ (X

- )2 = 2,866

)

( − 2

=

X X

(22)

Pada tingkat kepercayaan 99% dengan nilai α = 0,01, dk = n – 1 = 6 – 1 = 5 Diperoleh t tabel = 4,0321

Dasar penolakan data apabila t hitung ≥ t tabel

Semua data diterima

Jadi kadar sebenarnya terletak antara :

(23)

Lampiran 7 Kromatogram dari larutan tablet levofloksasin (PT Bernofarma)

(24)

B

(25)

D

(26)

F

(27)

Lampiran 8 Analisis data statistik untuk mencari kadar sebenarnya dari

penyuntikkan larutan tablet levofloksasin (PT Bernofarma)

No

Kadar (%)

( X - ) ( X - )2 X

1 100,9923 0,8444 0,7130

2 99,1952 -0,9527 0,9076

3 99,8347 -0,3132 0,0980

4 99,8722 -0,2757 0,0760

5 100,4086 0,2607 0,0679

6 100,5849 0,437 0,1909

∑ X = 600,8879 = 100,1479

(28)

1

Diperoleh t tabel = 4,0321

Dasar penolakan data apabila t hitung ≥ t tabel

Semua data diterima

Jadi kadar sebenarnya terletak antara :

(29)

= 100,1479 ± 4,0321 x 6 6408 , 0

= (100,15 ± 0,26)%

(30)

A

(31)

C

(32)

E

F

(33)

Lampiran 10 Analisis data statistik untuk mencari kadar sebenarnya dari

penyuntikkan larutan tablet levofloksasin (PT Indofarma)

No

Kadar (%)

( X - ) ( X - )2 X

1 100,7519 0,9992 0,9984

2 99,0558 -0,6969 0,4856

3 98,9976 -0,7551 0,5701

4 100,9738 1,2211 1,4910

5 99,3013 -0,4514 0,2037

(34)

∑ X = 598,5163 Diperoleh t tabel = 4,0321

Dasar penolakan data apabila t hitung ≥ t tabel

Semua data diterima

(35)

µ = X ± t(1-1/2α)dk x n SD

= 99,7527 ± 4,0321 x 6 8773 , 0

= (99,75 ± 0,36)%

(36)

A

(37)

C

(38)

E

(39)
(40)

Lampiran 12 Analisis data statistik untuk mencari kadar sebenarnya dari

penyuntikkan larutan tablet levofloksasin (PT Novell)

No

Diperoleh t tabel = 4,0321

(41)

t hitung data 3 =

Semua data diterima

Jadi kadar sebenarnya terletak antara :

(42)

Lampiran 13 Kromatogram dari larutan tablet Rinvox (PT Yarindo)

A

(43)

C

(44)

E

(45)
(46)

Lampiran 14 Analisis data statistik untuk mencari kadar sebenarnya dari

penyuntikkan larutan tablet Rinvox (PT Yarindo)

No Diperoleh t tabel = 4,0321

(47)

t hitung data 3 =

Semua data diterima

Jadi kadar sebenarnya terletak antara :

(48)

Lampiran 15 Kromatogram dari larutan tablet Cravox (PT Lapi)

A

(49)

C

(50)

E

(51)

A, B, C, D, E dan F merupakan kromatogram penyuntikan 6 kali dari larutan tablet Cravox (PT Lapi) pada konsentrasi 25 µg/ml yang dianalisa secara KCKT dengan menggunakan kolom Shimadzu VP-ODS (250 x 4,6 mm), perbandingan fase gerak asam ortho fosfat 0,16% pada pH 3 dengan penambahan natrium hidroksida 0,2 N: asetonitril (80:20), volume penyuntikan 20 µl, laju alir 1 ml/menit, detektor UV pada panjang gelombang 360 nm

(52)

Lampiran 16 Analisis data statistik untuk mencari kadar sebenarnya dari

penyuntikkan larutan tablet Cravox (PT Lapi)

No Diperoleh t tabel = 4,0321

(53)

t hitung data 3 =

Semua data diterima

Jadi kadar sebenarnya terletak antara :

(54)

Lampiran 17 Contoh perhitungan penimbangan sampel

Berat 20 tablet = 12818,8 mg

Kandungan Levofloksasin = 500 mg

Dibuat larutan uji dengan konsentrasi levofloksasin 25 µg/ml

Ditimbang serbuk sampel setara dengan levofloksasin 50 mg

Berat penimbangan sampel =

=

= 64,094 mg

Sampel yang sudah ditimbang (64,094 mg) dimasukkan ke dalam labu tentukur 50 ml dilarutkan dan dicukupkan dengan pelarut sampai garis tanda.

Kadar larutan uji =

= 1000 µg/ml

Lalu dipipet 0,25 ml dari larutan uji dimasukkan ke dalam labu tentukur 10 ml, dilarutkan dan dicukupkan dengan pelarut sampai garis tanda. Sehingga didapat konsentrasi 25 µg/ml.

Konsentrasi =

(55)

Lampiran 18 Hasil analisis kadar levofloksasin dalam sampel

1. Hasil analisis kadar tablet levofloksasin (PT Dexa Medica) Berat

Penimbangan ( mg )

2. Hasil analisis kadar tablet levofloksasin (PT Bernofarma) Berat

(56)

3. Hasil analisis kadar tablet levofloksasin (PT Indofarma) Berat

Penimbangan ( mg )

4. Hasil analisis kadar tablet levofloksasin (PT Novell) Berat

(57)

5. Hasil analisis kadar levofloksasin dalam tablet Rinvox (PT Yarindo) Berat

Penimbangan ( mg )

6. Hasil analisis kadar levofloksasin dalam tablet Cravox (PT Lapi) Berat

(58)

Lampiran 19 Contoh perhitungan untuk mencari tablet levofloksasin (PT

Dexa Medica)

Perhitungan kadar sampel

Y = 13933,66857X + 3448,8

Luas area = 353579

X =

= 25,1283 µg/ml

Kadar =

(59)

Lampiran 20 Daftar Spesifikasi Sampel

1. Tablet Levofloksasin (PT Dexa Medica) Komposisi : Tiap tablet mengandung :

levofloksasin 500 mg

No Batch : 4208174

Produsen : PT Dexa Medica

No. Pendaftaran : GKL0405035617B1

Tgl. Kadaluwarsa : September 2014

2. Tablet Levofloksasin (PT Bernofarm)

Komposisi : Tiap tablet mengandung :

levofloksasin 500 mg

No. Batch : TSL22939

Produsen : PT Bernofarm

No. Pendaftaran : GKL.0402335717

Tgl. Kadaluwarsa : Oktober 2013

3. Tablet Levofloksasin (PT Indofarma)

Komposisi : Tiap tablet mengandung :

(60)

Produsen : PT Indofarma

No. Pendaftaran : GKL0620932417A1

Tgl. Kadaluwarsa : Desember 2014

4. Tablet Levofloksasin (PT Novell)

Komposisi : Tiap tablet mengandung :

levofloksasin 500 mg

No. Batch : E4J082

Produsen : PT Novell

No. Pendaftaran : GKL0433511317B1

Tgl. Kadaluwarsa : Oktober 2014

5. Tablet Rinvox® (PT Yarindo)

Komposisi : Tiap Tablet mengandung :

levofloksasin 500 mg

No. Batch : B2201DP

Produsen : PT Yarindo

No. Pendaftaran : DKL0432709709A1

Tgl. Kadaluwarsa : April 2016

6. Tablet Cravox® (PT Lapi)

(61)

levofloksasin 500 mg

No. Batch : B5061

Produsen : PT Lapi

No. Pendaftaran : DKL0213311117B1

(62)
(63)
(64)

Lampiran 23 Gambar Sampel Obat Yang digunakan

Gambar 7 Sampel Obat Generik Levofloksasin

(65)

Lampiran 24 Gambar alat-alat yang digunakan

Gambar 9 Alat KCKT (Shimadzu)

(66)

Gambar 11 Penyaring

Gambar 12 Pompa Vakum (Gast DO A-PG04-BN) dan alat penyaring fase

(67)

Gambar 13 Neraca Analitik

(68)

Gambar

Gambar 7 Sampel Obat Generik Levofloksasin
Gambar 10  Sonifikator (Branson 1510)
Gambar 11 Penyaring
Gambar 14 Syringe KCK
+2

Referensi

Dokumen terkait

Pemegang saham menyetujui seluruh agenda RUPST termasuk Laporan Direksi, Laporan Keuangan Konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2015 yang telah

Bangun dat ar yang jika dicerminkan t idak berubah bent uk dan arahnya t et ap adalah.... Segit

Dengan kembalinya Perseroan ke lantai bursa pada pertengahan 2015, BUKAKA memiliki dukungan yang cukup untuk dapat memaksimalkan peluang bisnis yang ada di masa depan,

PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KOTA DENPASAR WALIKOTA DENPASAR DIREKTUR UTAMA DEWAN PENGAWAS KA.SUB BAG.. PIPA TRANS.&DIS

nickel mining, processing and trading, PT Bukaka Energi (BE) that runs power plant business and. PT Bukaka Forging Industries (BFI) that runs automotive component

94 GAYA BALI TOUR & TRAVEL Jl. By Pass Ngr Rai No. Dipenogoro 150 Bl. By Pass Ngurah Rai No. Raya Sesetan, Komp. By Pass Ngr. Raya Sesetan No.. 105 INDOPLAN HOLIDAY ASRI Jl. By

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan Bupati Bantul tentang Pembentukan Tim

[r]