• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hubungan antara Adversity Quotient dengan Komitmen Organisasi pada Medical Representative di Kota Medan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Hubungan antara Adversity Quotient dengan Komitmen Organisasi pada Medical Representative di Kota Medan"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Hubungan antara Adversity Quotient dengan Komitmen Organisasi pada Medical Representative di Kota Medan

Cynthia Marilyn Sitompul dan Emmy Mariatin

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara AQ dengan komitmen organisasi. Sampel dalam penelitian ini adalah medical representative yang berjumlah 91 orang dengan masa kerja minimal 1 tahun. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode incidental sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala komitmen organisasi berdasarkan teori Allen dan Meyer yang mencakup komitmen afektif, komitmen berkelanjutan dan komitmen normatif dan skala adversity quotient berdasarkan teori Paul G. Stoltz. Teknik analisa data menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Hasil pengujian hipotesa menunjukkan bahwa 1) adversity quotient berkorelasi secara positif dengan komitmen afektif, 2) adversity quotient tidak berkorelasi dengan komitmen keberlanjutan, dan 3) adversity quotient tidak berkorelasi dengan komitmen normatif.

Kata-kata kunci: Komitmen organisasi, adversity quotient, medical representative

(2)

The Relationship between Adversity Quotient and Organizational Commitment among Medical Representatives in Medan

Cynthia Marilyn Sitompul and Emmy Mariatin

ABSTRACT

This study aims to examine the relationship between AQ and organizational commitment. This study involved 91 employees who work as medical representative with minimum one year job tenure. Sampling was done by incidental sampling. Data were collected by using Organizational Commitment

Scale based on Allen and Meyer’s theory, including affective commitment, continuance commitment and normative commitment, and Adversity Quotient Scale based on Paul G. Stoltz’s theory. Data were analyzed by using Pearson Product Moment Correlation. The result of this research indicates that 1) there is a positive relationship between adversity quotient and affective commitment, 2) there is no relationship between adversity quotient and continuance commitment, and 3) there is no relationship between adversity quotient and normative commitment.

Keywords: Organizational commitment, adversity quotient, medical representative

Referensi

Dokumen terkait

Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala prokrastinasi kerja dan komitmen karyawan terhadap organisasi. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah

Iklim organisasi pada subyek dalam penelitian ini tergolong sedang yang ditunjukkan oleh rerata empirik sebesar 108,640 dan rerata hipotetik sebesar 100 sedangkan komitmen

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pemberdayaan karyawan dengan komitmen organisasi, peran atau sumbangan pemberdayaan karyawan

Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan positif yang sangat signifikan antara kepuasan kerja dengan komitmen organisasi, tingkat kepuassan kerja subyek penelitian

Kesimpulan hasil penelitian ini adalah ada hubungan positif yang sangat signifikan antara iklim organisasi dengan komitmen organisasi.. Kata Kunci : Iklim Organisasi,

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelekatan aman dengan komitmen organisasi pada karyawan.. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan perusahaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara employee engagement dan persepsi budaya organisasi dengan komitmen organisasi.. Populasi penelitian ini adalah

Anggota organisasi dengan tingkat komitmen organisasi yang tinggi cenderung memiliki keinginan untuk bekerja keras dalam melakukan usaha-usaha perubahan di dalam