Pola Tidur dan Gangguan Tidur Klien Hipertensi di Puskesmas Helvetia

Teks penuh

(1)

60

DAFTAR PUSTAKA

Alawiyah. T. (2014). Gambaran gangguan pola tidur pada perawat di rs syarif hidayatullah. Jurnal

Albertie, A. (2006). Headache and sleep. Sleep laboratory, neurologic clinic of

Perugia, via e. Dal pozzo, perugia, italy,http://www.clusterheadaches.com.

Asmadi. (2008). Teknik prosedural keperawatan: konsep dan aplikasi kebutuhan dasar klien. Jakarta: Salemba Medika

diunduh 24 Juni 2015

Boynton, L. (2003). Respiratory caredisclaimer: the material contained herein is provided for informational purposes only, and should not be construed as medical or legal advice on any subject matter. http://web.alsa.org

Bustan, M. N. (2007). Epidemiologi penyakit tidak menular. Jakarta: Rineka Cipta . diunduh 10 Oktober 2014.

Bastaman, T. K. (1988). Arti Tidur dalam Kehidupan Sehari-hari. Bagian Ilmu Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakart

Chopra, D. 2003. Tidur nyenyak, mengapa tidak? Ucapkan selamat tinggal pada insomnia. Yogyakarta: Ikon Teralitera

Cohen, Jerome. D. (2009). Hypertension epidemiology and economic burden: refining risk assesment to lower costs. Departement of nternal medicine (cardiology), St. Louis University School of Medicine

Cortelli, R. J. (2006). Longitudinal clinical evaluation of adjunct minocycline in the treatment of chronic periodontitis. Juni 2015

Corwin, E. J. (2000). Buku saku patofisiologi. EGC: Jakarta.

Corwin, E. J. (2009). Patofisiologi:buku sakuedisi 9. Jakarta: EGC

Craven, R. F., & Hirnle, C. J. (2000). Fundamental of nursing: human health and function (3 rd ed). Philadelphia: J.B. Lippincott Company

Detroit. (2012). Pusat gangguan tidur henry ford. http://www.herbalengkap.com

Gangwich, et al..2006. Short Sleep Duration as a Risk Factor for Hypertension :Analyses of the First National health and Nutrition Examination Survey. American Heart Association: 7272 Greenville Avenue, Dallas

diunduh 10 Oktober 2014

Ganong, W. F. (1998). Buku ajar fisiologi kedokteran edisi 17. Jakarta: EGC

(2)

61

Gotlieb, D. J. Et al. (2005). Association of sleep time with diabetes mellitus and impaired glucose tolerance. Arch intern med. diunduh 29 Juni 2015

Guyton, A. C. & Hall, J. E. (1997). Buku ajar fisiologi kedokteran edisi 9. Jakarta: EGC

Hanning, C. (2009). Sleep disturbance and wind turbine noise on behalf of stop swinford wind farm action group (SSWFAG). http://docs.wind-watch.org.

Hanun, M. (2011). Mengenal sebab-sebab, akibat-akibat, dan cara terapi insomnia. Yogyakarta: FlashBooks

diunduh 24 Juni 2015

Hidayat, A. A. A. (2006). Pengantar kebutuhan dasar manusia: aplikasi konsep dan proses keperawatan. Jakarta: Salemba Medika

Karota-Bukit. (2003). Sleep Quality and Factors Interfering with Sleep Among Hospitalized Elderly in Medical Units, Medan Indonesia. Master of Nursing Science Thesis in Adult Nursing. Prince of Songkla University, Thailand.

Khuswardhani, R.A.T. (2006). Penatalaksanaan hipertensi pada usia lanjut. Jurnal

Koch, R. (2003). The impact of shift work. Australi

Lee WL, e. a. (2007). Risk Factors for Peripheral Intravenous Catheter Infection in Hospitalized Patients: A Prospective Study of 3165 Patients. Am J Inject Control.

Mansoor, G. A. (2002). Sleep Actigraphy in Hypertensive Patients with The 'Non-dipper' Blood Pressure Profile. Journal of Human Hypertensio

Miller, C. A. (1995). Nursingcare of older adults: theory & practice. Philadelphia: J. B. Lippincott

Notoatmodjo, S. (2005). Metode penelitian kesehatan edisi revisi. Jakarta: Rineka Cipta

Notoatmodjo, S. (2012). Metode penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Nurmianto, E. (2004). Ergonomi: Konsep dasar & aplikasinyaedisi III. Surabaya: Guna Widya

Palmer, A. & W. B. (2007). Tekanan darah tinggi. Jakarta: Erlangga

(3)

62

Patlak, M. (2005). Your guide to healthy sleep. U. S. Department of health and human services. http://www.nhlbi.nih.gov

Polit, D. F. & Hungler, B. P. (1995). Nursing research: principle and methol (5th edition). Philadelphia: J. B Lippincontt Company

. diunduh 15 November 2014.

Potter, P. & Perry, A. G. (2009). Fundamental keperawatan edisi 7 volume 1. Jakarta: Salemba Medika

Potter, P. & Perry, A. G. (2005). Buku ajar fundamental keperawatan; konsep, proses dan praktik edisi 4 volume 2. Jakarta: EGC.

Puskesmas Helvetia. (2013). Data hipertensi di wilayah kecamatan helvetia. Medan: Puskesmas Helvetia Medan

Putriana. D. (2012). Kualitas tidur dan faktor gangguan tidur pada penderita hipertensi di wilayah kerja puskesmas medan teladan. Jurnal

Rains, J. C. (2006). Sleep Disorders and Headache. Center for Sleep Evaluation at Elliot Hospital, Manchester.

Rasyidah. D. (2012). Kualitas tidur dan faktor gangguan tidur pada penderita hipertensi di wilayah kerja puskesmas medan teladan.http://www.academia.edu. diunduh 02 Juli 2015

Rochers & Roth. (2000). Shift work and healt Juni 2015

Riskedas. (2013). Laporan riskedas 2013. www.litbang.depkes.go.id

Sack, R. L. et al. (2007). Circadian Rhythm Sleep Disorders: Part I, Basic Principles, Shift Work and Jet Lag Disorders An American Academy of Sleep Medicine Review

diunduh 13 Januari 2015

Schachter, L. (2008). Sample Diagnostic Report. Sleep Services Australi

Sugiyono. (2005). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Tarwoto & Wartonah. (2006). Kebutuhan dasar manusia dan proses keperawatanedisi 3. Jakarta: Salemba Medika

Youna, S. (2014). Hubungan tekanan darah sistolik dengan kualitas tidur pasien hipertensi di puskesmas bahu manado. Jurnal

WHO. (2004). Global burden disease report. http://www.who.int. diunduh 14 November 2014

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...