• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kuliah 10 Penerapan PMMT Produk Hasil Perairan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kuliah 10 Penerapan PMMT Produk Hasil Perairan"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

Penerapan PMMT

1. Latar Belakang

2. Tujuan

3. Ruang Lingkup

4. Dasar Hukum

(2)

LATAR BELAKANG

• PRODUK PERIKANAN SEBAGAI

KOMODITAS MASYARAKAT

DUNIA

• PENINGKATAN PERMINTAAN

• TUNTUTAN KEAMANAN

PANGAN

(3)

TUJUAN

• MENINGKATKAN JAMINAN

KEMANAN DAN MUTU

• MENINGKATKAN DAYA

SAING DI PASAR GLOBAL

• MENDORONG

PERTUMBUHAN INDUSTRI

PERIKANAN

• OPTIMALISASI

(4)

RUANG LINGKUP

• PRA-PANEN (Budidaya dan

penangkapan)

• PANEN

• PASCA PANEN

(5)

DASAR HUKUM

Internasional :

- Code of conducts for

responsible fisheries,

- MRA dengan UE,

- MoU dengan Kanada,

- Seafood Haccp Regulation

oleh AS,

- MoU dengan Australia.

National

:

- UU Perikanan No, 9 tahun

1985

- UU Pangan, 1996

- Kep 01/MEN/2002

(6)

SISTEM MUTU

SISTEM JAMINAN MUTU (QUALITY

ASSURANCE).

SISTEM MANAJEMEN MUTU TERPADU

PROGRAM

(INTEGRATED QUALITY MANAGEMENT SYSTEM).

MANJEMEN MUTU TERPADU (PMMT)

ADALAH SISTEM MANAJEMEN MUTU BERDASARKAN

(7)

SISTEM MANAJEMEN MUTU

BERDASARKAN KONSEPSI

HACCP

Konsepsi : Mencegah Terjadinya

Bahaya Selama Proses

Produksi.

7 Prinsip :

1. Analisa Bahaya

2. Identifikasi Ccp

3. Penetapan Batas Kritis

4. PenetapanProsedur

Monitoring

5. Penetapan Tindakan Kritis

6. Pencatatan

(8)

PENJABARAN 7 PRINSIP

HACCP

Analisa Bahaya (Prinsip 1)

* Jenis Bahaya :

Food Safety (Biologis, Kimiawi,

Fisika)

WholesomenessEconomic Froud

(9)

Identifikasi CCp (Prinsip 2)

Decition Tree, dengan 4 pertanyaan

P1. Apakah ada upaya pencegahan

yang dapat dilakukan pada tahap

tersebut.

Tidak Stop (bukan CCp)

Ya P2

P2. Apakah tahap tersebut dirancang

khusus untuk mencegah atau

meminimalkan terjadinya bahaya.

Tidak P3

Ya Stop (CCp)

(10)

P3. Apakah bahaya yang terjadi dapat

melebihi atau berkembang melebihi

batas kritis

Tidak Stop (bukan CCp) Ya P4

P4. Apakah ada tahap berikutnya yang dapatmenghilangkanatau mengurangi

terjadinya bahaya sampai batas yang dapat diterima.

Tidak Harus selalu menggunakan Decition Tree

- Kajian Ilmiah - Pengalaman

- Kesepakatan manajemen - Harus membedakan Control

(11)

Penetapan Batas Kritisatau

Critical Control Point (Prinsip 3)

Kriteria mutu

Persyaratan proses

Harus bisa dikerjakan selama

proses produksi

Sumber informasi : Kajian

ilmiah, standar/peraturan yang

berlaku

Penetapan Prosedur Monitoring

(Prinsip 4)

Apa

Bagaimana

Kapan

(12)

Penetapan Tindakan Koreksi

(Prinsip 5)

• Dipisahkan

• Diproses ulang/Re-proses

• Di …… (Reject)

• Dimusnahkan (Destroy)

Pencatatanatau Record Keeping

(Prinsip 6)

• Jenis catatan : Manual, Hasil

Monitoring, Tindakan Koreksi dan

Verifikasi.

• Tujuan : - Untukmenjamin

konsistensi

(13)

Verifikasi (Prinsip 7)

• Tindakan :

• Memeriksa

dokumen

- Pengujian

- Kalibrasi

(14)

Sistem Jaminan Mutu

terdiri dari bebarapa Sub

Sistem

:

Standardisasi

Sertifikasi

(15)

TAHAPAN PENERAPAN

• PEMENUHAN

PRE-REQUISITE (SSOP dan GMP)

PENYUSUNAN MANUAL

• vALIDASI

• PENERAPAN SESUAI

MANUAL

• AUDIT

(16)

PENYUSUNAN

MANUAL

TAHAPAN PENYUSUNAN

,

• Pembentukan Tim,

• Penentuan diskripsi produk,

• Pengembangan alur proses,

• Penetuan alur proses,

(17)
(18)
(19)
(20)

FLOW CHART

RECEIVING

WASHING

SORTING/CHECKING

LAYERING

FREEZING

PACKING

COLD STORAGE

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan permasalahan tersebut di atas, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengawasan kualitas produk pada kain batik dapat meminimalkan produk rusak di PT.

Tahap implementasi sistem merupakan tahap untuk mengaplikasikan apa yang telah dirancang pada tahap perancangan sistem berdasarkan hasil analisis sistem. Implementasi

yang dapat mengenali adanya bahaya yang berkaitan dengan type scaffold yang digunakan dan dapat memahami prosedur untuk mengontrol atau meminimalkan bahaya tersebut.... For

1) Pada tahap intensif (awal) pasien mendapat obat setiap hari dan perlu diawasi secara langsung untuk mencegah terjadinya resistensi obat.. 2) Bila pengobatan tahap intensif

• Mencegah atau mengurangi faktor resiko gangguan kesehatan • Mengoptimalkan status kesehatan dan kebugaran. Terapi latihan dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan individual

P: Apakah anda menyediakan anggaran khusus setiap bulan untuk dapat melakukan perawatan wajah dan mengkonsumsi produk kecantikan dari klinik kecantikan tersebut.. I:

I mplementasi solusi untuk meminimalkan timbulnya risiko dan mencegah terjadinya cedera yang disebabkan oleh kesalahan akibat melaksanakan suatu tindakan atau tidak

Secara khusus tujuan penggunaan BTM dalam pangan adalah untuk:  Mengawetkan makanan dengan mencegah pertumbuhan mikroba perusak pangan atau mencegah terjadinya reaksi kimia yang dapat