• Tidak ada hasil yang ditemukan

Silabi Komprehensi Lisan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Silabi Komprehensi Lisan"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

F

F

A

A

K

K

U

U

L

L

T

T

A

A

S

S

B

B

A

A

H

H

A

A

S

S

A

A

D

D

A

A

N

N

S

S

E

E

N

N

I

I

JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAERAH

Alamat: Karangmalang, Yogyakarta 55281 (0274) 550843, 548207 Fax. (0274) 548207

http: //www.fbs.uny.ac.id//

SILABUS

MATA KULIAH : Komprehensi Lisan

SIL/FBS-PBJ/29 Revisi : 00 8 Desember 2009

Hal

1. Fakultas/ Program Studi : FBS/ Pendidikan Bahasa Jawa

2. Mata Kuliah : Komprehensi Lisan Kode : PBD 228

3. Jumlah SKS : Teori : 1 SKS Praktik : 1 SKS

: Sem. (Genap) Waktu :24 pertemuan 4. Mata Kuliah Prasyarat & Kode :-

5. Dosen : Siti Mulyani

I. DESKRIPSI MATA KULIAH

Mata kulia ini memberi kompetensi terkait deng konsep, teori menyimak serta menguasai keterampilan menyimak. Pokok bahasan meliputi: karakteristik komunikasi lisan, hakikat menyimak, hubungan menyimak dengan keterampilan berbahasa yang lain, tujuan dan jenis menyimak, faktor-faktor yang mempengaruhi menyimak, pembinaan daya simak, menyimak dan pengajarannya, penerapan keterampilan menyimak. Kegiatan perkuliahan meliputi: ceramah, diskusi, penugasan, serta praktik.

II. STANDARISASI KOMPETENSI MATA KULIAH

1. Mahasiswa dapat mendeskripsikan batasan dan ciri-ciri komunikasi lisan

2. Mahasiswa dapat menjelaskan hakikat menyimak: pengertian, hubungan menyimak dengan keterampilan berbahasa yang lain, serta tahap-tahap menyimak

3. Mahasiswa dapat mendeskripsikan jenis-jenis menyimak dan tujuannya. 4. Mahasiswa dapat memaparkan menyimak dalam pengajaran

5. Mahasiswa dapat memerikan pembinaan daya simak

(2)

III. POKOK BAHASA DAN RINCIAN POKOK BAHASAN

Minggu ke Pokok Bahasan Rincian Pokok Bahasan Waktu 1 Batasan dan ciri-ciri

komunikasi lisan

a. Pengertian komunikasi dan komunikasi lisan b. Proses komunikasi lisan c. Unsur-unsur komunikasi

lisan

100 menit

2 - 4 Hakikat menyimak a. Pengertian menyimak b. Hubungan menyimak

dengan keterampilan berbahasa yang lain

c. Tahap-tahap menyimak

300 menit

5 - 7 Jenis-jenis

menyimak dan tujuannya

a. Jenis-jenis menyimak b. Tujuan menyimak

300 menit

c. Aneka kendala menyimak

200 menit

13 - 16 Penerapkan

menyimak komprehensif

Menyimak komprehensi dari materi sederhana meningkat ke materi yang komplek

400 menit

17 - 20 Penerapkan

menyimak apresiatif

Menyimak apresiatif dari materi sederhana meningkat ke materi yang komplek

400 menit

21 - 24 Penerapkan

menyimak kritis

Menyimak kritis dari materi sederhana meningkat ke materi yang komplek

400 menit

IV. REFERENSI/ SUMBER BAHAN A. Wajib

1. Siti Mulyani. dan Nurhidayati. 2007. Komunikasi Lisan. Yogyakarta. Diktat. Fakultas Bahasa dan Seni

2. Tarigan, Henry Guntur. 1987. Menyimak sebagi Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa

B. Anjuran

3. Dan Sperber and Deirdre Wilson. 1986. Communication and Cognition. Oxford: Basil Blackwell

4. Dipodjojo, Asdi S. 1982. Komunikasi Lisan. Yogyakarta: Lukman

(3)

V. EVALUASI

NO, Komponen Evaluasi Bobot

1. Partisipasi kuliah 10 %

2. Tugas individu dan kelompok 25 %

3. Ujian Tengah Semester 25 %

4. Ujian semester 40 %

Jumlah 100 %

Yogyakarta, 08 Desember 2009 Mengetahui,

Ketua Jurusan PBD Dosen,

Dr. Endang Nurhayati Siti Mulyani, M. Hum

Referensi

Dokumen terkait

Pembelajaran bahasa Indonesia meliputi empat aspek keterampilan berbahasa, yaitu mendengarkan (menyimak), berbicara, membaca, dan menulis. Pengembangan empat

3.1 Menyimak (Ngaregepkeun) Mampu menyimak, memahami, serta menanggapi, beragai jenis wacana lisan tentang bahasan kesehatan dan kebersihan, cerita binatang (dongeng sato)

Pokok bahasan yang diberikan meliputi hakikat retorika sebagai proses komunikasi, sejarah retorika, retorika dan kehidupan sehari-hari, retorika dan konsep

Untuk itu, bahasan meliputi: terminologi dan batasan tunagrahita, klasifikasi tunagrahita, karakteristik tunagrahita, sejarah pendidikan tunagrahita, teori dan prinsip

Henry Guntur Tarigan membaca adalah bagian dari empat komponen keterampilan berbahasa meliputi : Keterampilan menyimak (listening skills), keterampilan berbicara (speaking

Judul : KEMAMPUAN KOMUNIKASI TULIS DAN LISAN SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH TERBUKA (OPEN ENDED) PADA POKOK BAHASAN SISTEM PERSAMAAN LINIER DUA VARIABEL DI KELAS VIII SMP

Pembelajaran bahasa Indonesia meliputi empat aspek keterampilan berbahasa, yaitu mendengarkan (menyimak), berbicara, membaca, dan menulis. Pengembangan empat

Tarigan (dalam Yuliyanto, 2014:10) menyatakan bahwa empat keterampilan berbahasa itu meliputi keterampilan menyimak (listening skills), keterampilan berbicara