• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAILY RESEARCH. Market Preview. enguatan IHSG kemarin tertahan aksi ambil untung

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAILY RESEARCH. Market Preview. enguatan IHSG kemarin tertahan aksi ambil untung"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)



BEI revisi target IPO tahun ini jadi 25 emiten.



Medco jual 100% hak partisipasi Bawean.



EXCL terus genjot pendapatan dari layanan data.



UNTR perkuat bisnis konstruksi dan pembangkit.

DAILY RESEARCH

Statistics

Highlight

Opening Today Nikkei AORD

 Change  

 

 

Market Preview

enguatan  IHSG  kemarin 

tertahan aksi ambil untung 

di  sesi  dua.  IHSG  yang  sempat 

menguat 36 poin di penutupan 

sesi  pertama,  akhirnya  ditutup 

hanya  menguat  3,493  poin 

(0,06%)  di  5356,954.  Pemodal 

cenderung bermain dalam pola 

trading  di  tengah  tipisnya  nilai 

trasaksi  di  Pasar  Reguler  yang 

hanya  mencapai  Rp4,6  triliun. 

Penguatan  terbatas  IHSG  ke‐

marin  terutama  ditopang  aksi 

beli atas saham pertambangan, 

perkebunan dan aneka industri. 

Redahnya  kekhawatiran  kenai‐

kan  tingkat  bunga  di  AS  pada 

pertemuan  FOMC  September  ini,  setelah  data  tenaga  kerja  AS  yang 

keluar  akhir  pekan  lalu  kurang  menggembirakan,  menjadi  sentimen 

positif di pasar saham yang menggerakkan aksi beli pemodal.  

 

Sementara  Wall  Street  tadi  malam  libur  memperingati  Hari 

Buruh. Di kawasan Euro, indeks saham Eurostoxx ditutup koreksi tipis 

0,07% di 3077,66. Harga minyak mentah tadi malam menguat 4,66% 

di USD45,17/barel merespon pernyataan bersama antara Arab Saudi 

dengan Rusia yang akan kerjasama menstabilkan pasar minyak. Pern‐

yataan ini dibuat di sela pertemuan G 20 di China.  

 

Pada  perdagangan  hari  ini,  IHSG  diperkirakan  bergerak  ber‐

variasi  dalam  rentang  terbatas  rawan  koreksi  menyusul  minimnya 

insentif  di  pasar.  IHSG  diperkirakan  bergerak  dengan  support  5340 

dan resisten  di 5385. Pelaku pasar cenderung  wait  and see  menanti 

sejumlah  isu  makro  yang  masih  menggantung  terutama  efektifitas 

target  perolehan  program  tax  amnesty  menjelang  akhir  September. 

Di  sisi  lain  sentimen  positif  terutama  dipicu  dari  sejumlah  insentif 

sektoral seperti sektor properti dan penguatan rupiah terhadap dolar 

AS yang saat ini berada di bawah Rp13200.       

 

S1 5340  S2 5320  R1 5385  R2 5410   

Index Last Chg % DJIA  18491.96  0.00   0.00   S&P 500  2179.98  0.00   0.00   FTSE 100  6879.42  (15.18)  (0.22)  CAC 40  4541.08  (1.09)  (0.02)  DAX  10672.22  (11.60)  (0.11)  NIKKEI 225  17076.57  (56.97)  (0.33)  HANGSENG  23649.55  382.85   1.65   STI  2851.74  13.25   0.47   SHENZHEN  2018.10  8.81   0.44   SHANGHAI  3072.10  4.74   0.15   Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel)  45.08  0.33   0.74   CPO (RM/M.T)  2644.00  49.00   1.89   Gold (USD/T.oz)  1330.40  2.70   0.20   Nikel (USD/M.T  9925.00  0.00   0.00   Timah (USD/M.T)  19225.00  0.00   0.00   Coal (USD/M.T)  69.55  0.65   0.94   Exchange Rates Chg % IDR/USD  13156.00  61.00   0.47   USD/EUR  1.115  (0.00)  (0.09)  JPY/USD  103.61  (0.26)  (0.25)  IDR/SGD  9697.80  22.13   0.23   IDR/AUD  10012.50  51.70   0.52   TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE  63.40  4170  0.00   0.00  

Top Gainers IDR % Chg

ICON  236  32.60   58 

NELY  121  26.00   25 

ERTX  220  23.60   42 

FORU  525  16.70   75 

WOMF  166  15.30   22 

Top Losers IDR % Chg

LRNA‐W  20  (20.00)  (5) 

AIMS  234  (10.00)  (26) 

BAJA  290  (9.90)  (32) 

GDST  137  (9.90)  (15) 

PICO  186  (9.70)  (20) 

Top Value IDR % (miliar)

SMBR  1,600  2.90   842 B 

BBRI  11,800  1.50   590 B 

ASII  8,275  2.20   497 B 

BBCA  15,000  0.00   448 B 

TLKM  4,200  0.00   419 B 

Top Volume IDR % (juta)

BEKS  50  (3.80)  1,624.699  MYRX  155  0.60   1,495.484  BKSL  103  3.00   657.055  SMBR  1,600  2.90   524.070  PPRO  855  6.90   402.410  IHSG 5,356.95 Change 3.49 Change (%) 0.07 Change (%/ytd) 2.49 Total Value (IDR triliun) 6.690 Total Volume (miliar saham) 7.801 Net Foreign Buy (IDR miliar) 436.000 Up: 183 Down: 296 Unchange: 92

(2)

News Update

2



BEI revisi target IPO tahun ini jadi 25 emiten. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menurunkan target jumlah emiten dari yang sebelumnya 35 menjadi 25 emiten di tahun ini secara year to date (ytd) realisasinya baru mencapai 10 initial public offering (IPO). ”Kalau mencapai target awal 35 emiten memang agak berat, karena yang akan IPO tidak banyak,” ujar Direktur Penilaian BEI Samsul Hidayat. Menurut Samsul, saat ini sisa waktu yang dimiliki tinggal tiga bulan lagi. Oleh karena itu, BEI memperkecil targetnya menjadi 25 emiten."Jadi angka terbaiknya 25 emiten baru," ujarnya. Samsul mengatakan, saat ini ada enam calon emiten yang sedang menunggu izin efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), seperti PT Anugerah Berkah Madani, PT Waskita Beton Precast, PT Paramita Bangun Sarana dan PT Aneka Gas Industri. "Ada dua lagi yang tengah menunggu izin pra-efektif dari OJK. Satu calon emiten akan datang ke BEI untuk melakukan mini expose esok,” katanya. Perusahaan yang dimaksud yaitu PT Prodia Widyahusada. Adapun satu calon emiten baru lainnya adalah perusahaan yang akan melakukan relisting. "Perusahaan tersebut akan menggunakan prospektus dengan laporan keuangan per Juni 2016," katanya. Dengan tambahan 10 IPO baru 2016, total perusahaan listed adalah 528 emiten. Jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, realisasi tahun ini juga lebih kecil. Mengutip data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), secara ytd 2015 (minggu ketiga Agustus 2015), realisasinya mencapai 16 IPO. Dari sisi nominal emisinya pun juga lebih kecil. Tahun ini sebesar Rp 4,61 triliun. Periode yang sama tahun sebelumnya mencapai Rp 11,31 triliun hanya dari sembilan IPO (data OJK). Emiten ke-10 di tahun ini yang resmi melantai adalah PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) yang melepas saham sebanyak-banyaknya 5,5 miliar saham, atau 47,61% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Sebelum Capital Financial Indonesia, ada sembilan emiten yang telah resmi melantai di bursa, yaitu PT Protech Mitra Perkasa Tbk (OASA), P? T Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE), PT Duta Intidaya Tbk (DAYA), P?T Sillo Maritime Tbk (SHIP), PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR), PT Bank Ganesha Tbk (BGTG), PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI), PT Mitra Pemuda Tbk (MTRA), dan PT Bank Artos Indonesia Tbk (ARTO). (Kontan)



Medco jual 100% hak partisipasi Bawean. Anak perusahaan PT Medco Energi Internasional Tbk, Medco Bawean (Holding) Pte Ltd menjual 100 % hak partisipasi Blok Bawean kepada Hyoil (Bawean) Pte Ltd. Siaran pers Medco yang diperoleh di Jakarta, Senin (5/9) menyebutkan, penandatanganan perjanjian jual beli 100 % hak partisipasi Blok Bawean tersebut dilakukan pada 1 September 2016. Penjualan hak partisipasi Blok Bawean itu dilakukan melalui penjualan saham Medco di Camar Resources Canada Inc (CRC) dan Camar Bawean Petroleum Ltd (CBPL). Blok Bawean merupakan aset penghasil minyak yang berlokasi di lepas pantai Jawa Timur dengan tingkat produksi pada semester pertama 2016 mencapai sekitar 670 barel minyak per hari. Medco telah mengoperasikan Blok Bawean sejak 2004 melalui kepemilikan di CRC. Masa kontrak Blok Bawean akan berakhir pada 2031 sesuai perpanjangan kontrak 20 tahun yang telah diberikan pemerintah pada 2010. "Divestasi ini sejalan dengan rencana kami untuk merasionalisasikan portofolio perseroan agar tetap fokus pada aset yang memiliki tingkat pertumbuhan yang tinggi," kata CEO Medco Energi Roberto Lorato. Ia juga mengatakan divestasi akan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham Medco dan HyOil. HyOil, lanjutnya, memegang posisi yang tepat untuk mengeksplorasi dan mengembangkan Blok Bawean dengan dukungan tim yang berpengalaman. (Kontan)



EXCL terus genjot pendapatan dari layanan data. PT XL Axiata Tbk (EXCL) akan terus menggenjot pendapatan dari data. Makanya perusahaan berharap infrastruktur layanan data perusahaan diharapkan meningkat di sisa tahun ini. Belum lagi perusahaan juga mengklaim akan menjadi pioneer dalam peningkatan jaringan dari 4G menjadi 4.5 G LTE di tahun depan. Perusahaan akan menerapkan teknologi 4T4R pengembangan 2T2R untuk melangkah ke 4.5G. Selain itu infrastruktur juga berperan penting untuk menjaga pemerataan pemakaian jaringan ini. GM Corporate Communication & Relation Manager Tri Wahyuningsih mengatakan, pada dasarnya tidak ada target khusus berapa peningkatan BTS yang diinginkan perusahaan, tetapi lebih berfokus pada profitabilitas saat ini. ”Namun dari segi infrastruktur kita inginnya tumbuh 20-30% dari tahun lalu,” kata Ayu kepada KONTAN. Dari catatan KONTAN tahun lalu, infrastruktur XL sudah mencapai 54.550 menara, hingga semester satu sudah meningkat 22% menjadi 66.353 menara. Jadi bisa diprediksi pertumbuhan BTS XL mencapai 70.915 menara hingga akhir tahun. Masih dana anggaran belanja modal perusahaan baru terserap sebesar Rp 2,26 triliun dari yang dianggarkan Rp 7 triliun. Penyerapan capex fokus pada pembangunan infrastruktur 4G LTE yang hingga saat ini sudah ada di 58 kota. Adapun infrastruktur menara 4G saat ini sudah mencapai 5.250 menara. (Kontan)



UNTR perkuat bisnis konstruksi dan pembangkit. PT United Tractors Tbk (UNTR) mengatur strategi. Menyiasati

pelemahan bisnis alat berat dan komoditas batubara, PT United Tractors Tbk (UNTR) memperkuat bisnis konstruksi dan pembangkit listrik. Di akhir tahun lalu, UNTR mendirikan PT Unitra Persada Energia (UPE) untuk mencari peluang di sektor energi. Selain itu, anak usaha Grup Astra ini tengah bersiap menggarap proyek pembangkit listrik di Jepara, Jawa Tengah bersama dua mitranya, Sumitomo Corporation dan Kansai Electric Power. Proses financial closing ditargetkan dalam waktu dekat. PLTU ini akan menjual listrik ke PLN dengan durasi kontrak sekitar 25 tahun. Sekretaris Perusahaan UNTR Sara K Loebis mengatakan, bisnis power plant diharapkan berkontribusi kepada UNTR dalam beberapa tahun ke depan. Namun, besaran kontribusinya belum bisa diprediksi. "Perlu waktu dua sampai tiga tahun untuk membangun power plant. Terlalu dini jika kami mengestimasi sekarang," tutur dia. (Kontan)

(3)

Stock Picks

3

ASRI  496‐530. 

Harga  saham  emiten  property,  Alam  Sutera  Realty  Tbk  (ASRI),  kemarin  berhasil  rebound 

namun  terbatas  gagal  tutup  di  atas  Rp500.  Harga  sahamnya  kemarin  tutup  di  Rp498.  Sentimen  emiten 

sektor properti saat ini dipicu kebijakan Bank Indonesia (BI) melonggarkan kebijakan LTV KPR perbankan. 

Sebelumnya pemerintah juga menurunkan PPh penjualan tanah dan bangunan dari 5% menjadi 2,5% yang 

berpeluang  mendorong  pertumbuhan  marjin  emiten  properti.  Dari  sisi  makro,  inflasi  Agustus  lalu  relatif 

rendah  hanya  2,79%  (yoy)  membuka  ruang  bagi  Bank  Indonesia  (BI)  menurunkan  bunga  acuannya. 

Redahnya  kekhawatiran  kenaikan  bunga  di  AS  juga  membuat  rupiah  atas  dolar  AS  kembali  menguat  di 

kisaran Rp13200 dari level akhir pekan lalu di Rp13260. Fluktuasi rupiah atas dolar AS telah mempengaruhi 

pergerakan harga saham ASRI sepekan terakhir. Harga saham perseroan akhir Agustus lalu sempat anjlok 

ke  Rp476  (30/8)  ketika  meningkat  kekhawatiran  kenaikan  bunga  di  AS  yang  berimbas  pada  pelemahan 

rupiah terhadap dolar AS. Dari sisi kinerja, Penjualan dan pendapatan usaha sepanjang 1H16 turun 25,82% 

mencapai  Rp1,28  triliun  dibandingkan  1H15  sebesar  Rp1,73  triliun.  Ini  disebabkan  kinerja  penjualan  dan 

pendapatan  usaha  perseroan  di  2Q16  turun  47%  (qoq)  menjadi  Rp442,43  miliar  dibandingkan  1Q16 

sebesar  Rp842,87  miliar.  Pencapaian  penjualan  sepanjang  2Q16  juga  turun  dibandingkan  periode  yang 

sama 2015 lalu sebesar Rp741,92 miliar. Laba bersih perseroan sepanjang 1H16 mencapai Rp558,09 miliar 

atau  naik  22,83%  dibandingkan  periode  yang  sama  2015  sebesar  Rp454,35  miliar.  Sebelumnya  proyeksi 

penjualan dan pendapatan usaha perseroan tahun  ini mencapai Rp3,37 triliun atau tumbuh 21%. Hingga 

1H16  pencapaian  penjualan  dan  pendapatan  usaha  baru  mencapai  38%  dari  proyeksi  tahun  ini.  Namun 

pencapaian  laba  bersih  hingga  1H16  yang  mencapai  Rp558,09  miliar  sudah  mencerminkan  49%  dari 

proyeksi  kami tahun  ini  sebesar Rp1,14 triliun atau tumbuh 92% dari tahun sebelumnya  Rp596,5 miliar. 

Tahun  ini  sejumlah  proyek  properti  yang  akan  digarap  adalah  proyek  apartemen  Paddington  Heights  di 

Alam  Sutera,  proyek  super  cluster  Suvarna  Jati,  Suvarna  Padma,  dan  Suvarna  Sari  di  Pasar  Kemis 

Tangerang.  Di  Cikocol  Tangerang  perseroan  tengah  mengembangkan  Kota  Ayodhya.  Sedangkan  di  pusat 

bisnis  Jakarta  perseroan  tengah  mengembangkan  proyek  Gedung  Perkantoran  The  Tower  serta  Wisma 

Argo  Manunggal.  EPS  proyeksi  tahun  ini  diperkirakan  Rp58,2  naik  dari  2015  lalu  Rp30,36.  Secara  valuasi, 

sebelumnya diperkirakan harga sahamnya berpeluang mencapai target harga di Rp656 dengan PBV 1,7x. 

Dari  harga  saat  ini  di  Rp498  ada  ruang  penguatan  31,7%.  Secara  technical  pergerakan  harganya 

membentuk pola bullish continuation setelah terbentuk pola… di downtrend channel. Level support saat ini 

di Rp496 dengan target resisten terdekat di Rp530. Maintain Buy, SL 480      

 

 

(4)

4

Stock Picks

MNCN  1950‐2100. 

Harga  saham  Media  Nusantara  Citra  Tbk  (MNCN)  kemarin  berhasil  rebound  terbatas. 

Tekanan jual terlihat redah dan pergerakan harga sahamnya bersiap melanjutkan rebound. Secara technical 

peluang penguatan  lanjutan akan  ditentukan dengan kemampuan harganya  menembus  Rp2000. Kemarin 

harga sahamnya tutup di Rp1990. Level support saat ini di Rp1950. Secara fundamental, kinerja perseroan 

sepanjang  paruh  pertama  tahun  ini  (1H16)  tumbuh  positif.  Pendapatan  usaha  tumbuh  7,12%  mencapai 

Rp3,57 triliun dibandingkan 1H15 sebesar Rp3,33 triliun. Tahun lalu pendapatan usaha perseroan turun 3% 

menjadi  Rp6,3  tiliun.  Sebelumnya  kami  perkirakan  tahun  ini  pendapatan  usaha  perseroan  akan  tumbuh 

7,45% mencapai Rp6,92 triliun. Hingga pencapaian 1H16 sebesar Rp3,57 triliun, mencerminkan pencapaian 

51,6%  dari  proyeksi  tahun  ini.    Secara  kuartalan  pendapatan  usaha  perseroan  di  2Q16  mencapai  Rp3,57 

triliun naik 132% (qoq). Sedangkan laba bersih 1H16 tumbuh 44% mencapai Rp1 triliun dibandingkan 1H15 

sebesar Rp696,4 miliar.  Pertumbuhan laba ini selain ditopang pertumbuhan pendapatan usaha juga turut 

ditopang  laba  kurs  Rp166,58  miliar  dibandingkan  periode  yang  sama  2015  yang  menderita  rugi  kurs 

Rp195,14  miliar.  Hingga  1H16  pencapaian  laba  bersih  perseroan  mencerminkan  77%  dari  proyeksi  kami 

sebelumnya  tahun  ini  di  Rp1,3  triliun  atau  tumbuh  55%  dari  tahun  2015.  Ini  mencerminkan  pencapaian 

laba  bersih  melampaui  perkiraan  sebelumnya.  EPS  tahun  ini  diperkirakan  Rp130,42.  Sebelumnya  kami 

memperkirakan target harga sahamnya tahun ini berpeluang mencapai Rp2740 atau dengan PE 21x sesuai 

industrinya. Dari harga saat ini ada ruang penguatan 37,7%. Secara technical, harga sahamnya membentuk 

pola two white soldiers setelah downtrend channel mengkonfirmasi tren pembalikan arah. Target resisten 

terdekat di Rp2100 dan support bergeser ke atas di Rp1950. Maintain Buy, SL 1850  

 

 

(5)

5

Stock Picks

LSIP  1540‐1650. 

Harga saham emiten perkebunan PP London Sumatera Indonesia Tbk (LSIP) kemarin ber‐

hasil rebound seiring rebound harga komoditas CPO di RM2640/MT. Harga saham perseroan kemarin tutup 

di  Rp1580  setelah  sempat  menyentuh  Rp1615.  Secara  technical  ruang  penguatan  lanjutan  akan  menguji 

resisten di kisaran Rp1620 hingga Rp1650. Sedangkan support di Rp1540. Pergerakan harga sahamnya san‐

gat  dipengaruhi  oleh  pergerakan  harga  komoditasnya.  Dari  sisi  kinerja  hingga  paruh  pertama  tahun  ini 

(1H16),  kinerja  masih  tertekan.  Penjualan  bersih  sepanjang  1H16  turun  20,54%  mencapai  Rp1,65  triliun 

dibandingkan  1H15  sebesar  Rp2,08  triliun.  Namun  secara  kuartalan,  penjualan  bersih  2Q16  naik  5,54% 

(qoq)  mencapai  Rp848,50  miliar  dibandingkan  1Q16  sebesar  Rp803,97  miliar.  Sedangkan  laba  bersih 

sepanjang 1H16 turun 63,53% mencapai Rp112,64 miliar dibandingkan 1H15 sebesar Rp308,85 miliar. Laba 

bersih 2Q16 mencapai Rp62,19 miliar naik 23,27% (qoq) dibandingkan 1Q16 sebesar Rp50,45 miliar. Marjin 

bersih 2Q16 7,33% naik dibandingkan 1Q16 sebesar 6,27%. Namun marjin bersih masih turun dibanding‐

kan 2Q15 sebesar 13,08%. Pencapaian penjualan bersih hingga 1H16 baru mencerminkan 43,5% dari target 

penjualan bersih tahun ini yang diperkirakan Rp3,79 triliun atau turun 9,5% dari tahun lalu sebesar Rp4,19 

triliun. Sedangkan pencapaian laba bersih hingga 1H16 baru mencerminkan 21,3% dari proyeksi laba bersih 

tahun ini sebelumnya Rp527,47 miliar. Proyeksi laba bersih tahun ini turun 15,37% dari pencapaian tahun 

lalu di Rp623,31 miliar. EPS proyeksi tahun ini diperkirakan hanya mencapai Rp77,34. Pada harga saat ini di 

Rp1580,  harga  saham  LSIP  ditransaksikan  dengan  PE  20,4x  (E/16).    Harga  saham  perseroan  untuk  jangka 

panjang  setahun  ke  depan  diperkirakan  berpeluang  ditransaksikan  dengan  PE  24x  atau  mencapai  target 

harga di Rp1856. Trading Buy, SL 1490    

 

 

Selasa, 06 September 2016

Saham Pilihan

BBRI 11700-12000 TB, SL 11400

BEST 314-340 Buy, SL 310

ADRO 1190-1270 Buy, SL 1160

PTBA 9850-10400 Buy, SL 9600

INCO 2750-2900 TB, SL 2520

INDF 8050-8300 Buy, SL 7750

GGRM 61800-65000 Buy, SL 58000

(6)

Stock View

6

Selasa, 06 September 2016

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE

IHSG 

5356.95  5386.72  5416.48  5337.39  5317.83 

               PERKEBUNAN AALI  16400  16,650.00  16,900.00  16,250.00  16,100.00  13,059,216.00  ‐19.91  393.15  ‐75.27  45.02  BWPT  200  206.67  213.33  196.67  193.33                LSIP  1580  1,605.00  1,630.00  1,565.00  1,550.00  4,189,615.00  ‐11.36  91.36  ‐32.01  18.72  SGRO  1980  1,993.33  2,006.67  1,973.33  1,966.67                SIMP  510  516.67  523.33  501.67  493.33  13,835,444.00  ‐7.53  16.72  ‐68.60  25.18  UNSP  50  50.00  50.00  50.00  50.00               

PERTAMBANGAN BATU BARA

ADRO  1220  1,233.33  1,246.67  1,193.33  1,166.67  37,032,346.42  ‐10.48  65.74  ‐5.12  10.50  BORN  50  50.00  50.00  50.00  50.00                BRAU  82  82.00  82.00  82.00  82.00                BUMI  68  68.00  68.00  68.00  68.00                DEWA  50  50.00  50.00  50.00  50.00  3,312,510.21  13.47  0.30  48.03  166.35  HRUM  1045  1,060.00  1,075.00  1,030.00  1,015.00                ITMG  11400  11,516.67  11,633.33  11,266.67  11,133.33  21,925,897.16  ‐9.27  770.46  ‐65.05  8.53  PTBA  10000  10,100.00  10,200.00  9,825.00  9,650.00  13,733,627.00  5.01  883.59  0.98  7.64  PTRO  595  616.67  638.33  571.67  548.33               

PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI

BIPI  50  50.00  50.00  50.00  50.00               

ELSA  494  497.33  500.67  489.33  484.67  3,775,323.00  ‐10.56  51.43  ‐8.99  7.17 

ENRG  50  50.00  50.00  50.00  50.00               

ESSA  1300  1,316.67  1,333.33  1,266.67  1,233.33               

MEDC  1495  1,515.00  1,535.00  1,485.00  1,475.00               

PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA

ANTM  705  715.00  725.00  700.00  695.00  10,531,504.80  11.79  ‐151.06  85.85  ‐3.10  INCO  2810  2,866.67  2,923.33  2,716.67  2,623.33  10,894,532.28  ‐15.64  70.11  ‐67.49  26.24  TINS  810  821.67  833.33  801.67  793.33  6,874,192.00  ‐6.74  13.64  ‐84.08  56.09  SEMEN INTP  17500  17,616.67  17,733.33  17,341.67  17,183.33  17,798,055.00  ‐10.99  1,183.48  ‐17.34  17.00  SMCB  1140  1,171.67  1,203.33  1,121.67  1,103.33  9,239,022.00  ‐12.25  22.85  ‐73.80  47.91  SMGR  10150  10,233.33  10,316.67  10,083.33  10,016.67  26,948,004.47  ‐0.14  762.28  ‐18.76  14.07 

LOGAM DAN SEJENISNYA

GDST  137  160.33  183.67  125.33  113.67                JPRS  171  190.33  209.67  161.33  151.67                KRAS  880  900.00  920.00  870.00  860.00                PAKAN TERNAK CPIN  3610  3,653.33  3,696.67  3,583.33  3,556.67                JPFA  1685  1,728.33  1,771.67  1,663.33  1,641.67  25,022,913.00  2.31  43.92  40.87  18.44  OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA

ASII  8275  8,333.33  8,391.67  8,183.33  8,091.67  184,196,000.00  ‐8.68  357.28  ‐24.59  20.71 

GJTL  1465  1,500.00  1,535.00  1,445.00  1,425.00               

INDUSTRI BARANG KONSUMSI

ICBP  9450  9,700.00  9,950.00  9,300.00  9,150.00                INDF  8125  8,208.33  8,291.67  8,033.33  7,941.67                MYOR  1525  1,546.67  1,568.33  1,511.67  1,498.33                ROTI  1595  1,611.67  1,628.33  1,581.67  1,568.33                GGRM  64000  64,466.66  64,933.33  63,541.66  63,083.33                INAF  1995  2,175.00  2,355.00  1,890.00  1,785.00  1,621,898.67  17.41  2.12  463.17  184.06  KAEF  2600  3,150.00  3,700.00  2,300.00  2,000.00  4,860,371.48  7.51  44.81  6.06  28.68  KLBF  1720  1,763.33  1,806.67  1,693.33  1,666.67               

KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA

(7)

7

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE

PROPERTI DAN REAL ESTAT

APLN  294  298.00  302.00  292.00  290.00                ASRI  498  506.00  514.00  494.00  490.00                BKSL  103  106.00  109.00  100.00  97.00                BSDE  2150  2,176.67  2,203.33  2,136.67  2,123.33  6,209,574.07  11.45  1,164.55  460.00  1.60  COWL  945  953.33  961.67  933.33  921.67                CTRA  1610  1,641.67  1,673.33  1,586.67  1,563.33                CTRP  605  615.00  625.00  595.00  585.00                CTRS  2670  2,700.00  2,730.00  2,640.00  2,610.00                ELTY  50  50.00  50.00  50.00  50.00                KIJA  318  322.67  327.33  314.67  311.33                MDLN  382  386.67  391.33  376.67  371.33  2,962,460.90  4.32  69.69  22.80  5.94  KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI  2700  2,723.33  2,746.67  2,683.33  2,666.67  9,389,570.10  8.51  130.22  43.08  20.93  DGIK  57  60.33  63.67  55.33  53.67                PTPP  4430  4,470.00  4,510.00  4,370.00  4,310.00  14,217,372.87  14.40  152.88  39.17  25.74  SSIA  595  611.67  628.33  586.67  578.33                TOTL  825  835.00  845.00  820.00  815.00                WIKA  3270  3,306.67  3,343.33  3,236.67  3,203.33  13,908,504.01  11.60  101.65  1.60  26.02  INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI

PGAS  2840  2,910.00  2,980.00  2,790.00  2,740.00  42,333,969.71  ‐0.16  228.31  ‐38.44  11.61  JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA

CMNP  1695  1,706.67  1,718.33  1,686.67  1,678.33                JSMR  4850  4,896.67  4,943.33  4,816.67  4,783.33  9,848,242.05  7.33  213.14  3.23  26.27  TELEKOMUNIKASI BTEL  50  50.00  50.00  50.00  50.00                EXCL  2840  2,913.33  2,986.67  2,793.33  2,746.67  22,876,182.00  ‐2.49  ‐2.97  ‐97.16  ‐1,348.39  ISAT  5775  5,975.00  6,175.00  5,500.00  5,225.00                TLKM  4200  4,233.33  4,266.67  4,173.33  4,146.67  102,470,000.00  14.24  153.66  5.81  21.51  TRANSPORTASI GIAA  440  446.00  452.00  436.00  432.00  52,627,783.53  7.55  40.78  ‐122.73  10.94  MBSS  328  331.33  334.67  325.33  322.67                WINS  244  252.00  260.00  238.00  232.00  1,378,353.91  ‐37.37  ‐19.45  ‐129.08  ‐10.95  KONSTRUKSI NON BANGUNAN

INDY  685  703.33  721.67  668.33  651.67                BANK BBCA  15000  15,191.67  15,383.33  14,891.67  14,783.33  47,081,728.00  7.56  730.83  9.30  18.47  BBKP  700  710.00  720.00  695.00  690.00  8,303,973.00  17.07  105.70  32.57  5.58  BBNI  5825  5,858.33  5,891.67  5,808.33  5,791.67  36,895,081.00  10.58  486.18  ‐15.91  10.90  BBRI  11800  11,841.67  11,883.33  11,741.67  11,683.33  85,434,037.00  13.73  1,029.53  4.77  10.95  BBTN  1965  2,013.33  2,061.67  1,933.33  1,901.67  14,966,209.00  16.86  174.91  65.91  10.43  BDMN  3950  3,996.67  4,043.33  3,906.67  3,863.33  22,420,658.00  ‐2.48  249.70  ‐8.09  16.40  BJBR  1610  1,633.33  1,656.67  1,593.33  1,576.67  10,084,451.00  14.70  142.02  23.39  6.79  BMRI  11175  11,275.00  11,375.00  11,125.00  11,075.00  71,570,127.00  14.26  871.50  2.33  11.76  BNGA  770  811.67  853.33  746.67  723.33  22,318,759.00  7.24  17.02  ‐81.74  34.36 

PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI

AKRA  6850  6,883.33  6,916.67  6,808.33  6,766.67  19,764,821.14  ‐12.03  261.74  27.59  27.03  INTA  220  224.00  228.00  218.00  216.00                UNTR  18525  18,966.67  19,408.33  18,241.67  17,958.33  49,347,479.00  ‐7.14  1,033.07  ‐28.24  14.86  PERDAGANGAN ECERAN MAPI  4490  4,600.00  4,710.00  4,430.00  4,370.00                RALS  1200  1,220.00  1,240.00  1,180.00  1,160.00               

ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA

MNCN  1990  2,010.00  2,030.00  1,960.00  1,930.00               

PERUSAHAAN INVESTASI

BRMS  50  50.00  50.00  50.00  50.00               

(8)

Corporate Action

8

Code

Name

Type

Date

Time

Venue

ARTI   Ratu Prabu Energi Tbk   AGM   03/08/2016   00:10:00   GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20,  Jakarta Selatan   

ARTI   Ratu Prabu Energi Tbk   EGM   03/08/2016   00:10:00   GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20,  Jakarta Selatan   

SCPI   Merck Sharp Dohme 

Pharma Tbk.   AGM   03/08/2016   00:10:00     

MYRX   Hanson International Tbk.   AGM   28/07/2016   00:14:00   Merchantile Athletic Club , World Trade Center    MYRX   Hanson International Tbk.   EGM   28/07/2016   00:14:00   Merchantile Athletic Club , World Trade Center    GMCW   Grahamas Citrawisata Tbk.   AGM   27/07/2016   00:09:00   Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman 

Kav 58 Jakarta    PTIS   Indo Straits Tbk   AGM   22/07/2016   00:09:00  

Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo  Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara 

14350, Indonesia   

BSSR   Baramulti Suksessarana Tbk   EGM   22/07/2016   00:10:00   Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56,  Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 ‐ Jakarta Pusat    ISSP   Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk   AGM   21/07/2016   00:10:00   Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no  55 , Jakarta    ISSP   Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk   EGM   21/07/2016   00:10:00   Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no  55 , Jakarta   

SKYB   Skybee Tbk   AGM   21/07/2016   00:09:00     

WTON   Wijaya Karya Beton Tbk   EGM   20/07/2016   00:14:00   Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai‐ tan Kav. 9, Jakarta Timur   

CTBN   Citra Tubindo Tbk.   AGM   20/07/2016   00:10:30   Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2,  Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam    TRIO   Trikomsel Oke Tbk   EGM   15/07/2016   00:10:00     

LMAS   Limas Indonesia Makmur 

Tbk   AGM   14/07/2016   00:09:30  

Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center  Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta 

12190   

BEKS   Bank Pundi Indonesia Tbk.   EGM   11/07/2016   00:15:00   Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12,  Jakarta Selatan   

JPFA   Japfa Comfeed Indonesia 

Tbk.   EGM   01/07/2016   00:10:00  

HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191,  Jakarta 12960   

INCO   Vale Indonesia Tbk   EGM   01/07/2016   00:09:00   Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl.  Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta    MITI   Mitra Investindo Tbk.   EGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo‐ nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52‐53 Jakarta Selatan ‐ 

12950    NIRO   Nirvana Development Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai  1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan 

12190    NIRO   Nirvana Development Tbk   EGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai  1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan 

12190   

PKPK   Perdana Karya Perkasa Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00   Hotel Nite & Day Jakarta ‐ Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta  Pusat 10150   

GREN   Evergreen Invesco Tbk   AGM   30/06/2016   00:09:00   Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan,  Jakarta   

ECII   Electronic City Indonesia 

Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00     

(9)

Corporate Action

9

EMITEN

JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN

TIFA 

24‐Jun‐16 

27‐Jun‐16 

21‐Jul‐16 

SQBB 

16000 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

SQBI 

16000 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

DPNS 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

GEMA 

16 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

MREI 

50 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

JTPE 

14 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

PEGE 

10 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

CPIN 

29 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

TALF 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

12‐Jul‐16 

KBLI 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

SRTG 

32 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

KKGI 

20 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

CTRP 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

13‐Jul‐16 

CTRS 

22 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

13‐Jul‐16 

CTRA 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

IDPR 

21‐Jun‐16 

22‐Jun‐16 

30‐Jun‐16 

UNVR 

424 

21‐Jun‐16 

22‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

(10)

Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.

Branch Office

Jakarta:

Gedung Jaya Lt. 2 Suite L02-05

Jl. M. H. Thamrin No. 12

Jakarta 10340

Phone : +62 21 3193 1811

Yogyakarta:

Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata

Tamansiswa Yogyakarta

Jl. Kusumanegara 121 - Yogyakarta 55165

Phone : 0274-543944

Solo:

Universitas Muhammadiyah Surakarta

Jalan A. Yani Tromol Pos 1,

Pabelan Kartasura, Surakarta,

Jawa Tengah 57162

(0271) 717417

Makassar :

Jl. Gunung Bawakareng No. 71

Makassar 90157

Phone : +62 411 361 3122

Sampit :

Universitas Darwan Ali

Jl. Batu Berlian No. 10

Kalimantan Tengah 74322

Phone : +62 531 31992

Panin Bank Centre

4

th

Floor Jl. Jend. Sudirman No. 1

Jakarta 10270, Indonesia

Phone

: +62 21 727 99888

Fax

: +62 21 571 0895

Web

: www.firstasiacapital.com

E-mail :

[email protected]

First Asia Research Team :

Ivan Kurniawan ([email protected])

David Nathanael ([email protected])

Referensi

Dokumen terkait

Dalam penelitian ini, peneliti menguji reliabilitas pada variabel komunikasi pemasaran dan kepercayaaan nasabah dengan suatu angka indeks yang menunjukkan

Dari analisa sistem berjalan diketahui bahwa system memiliki beberapa kekurangan, yaitu:1). belum semua Pet Care memberi kemudahan Customer untuk mengakses informasi

yang sudah terdefinisi sebelumnya, apabila kata tidak memenuhi poin aturan 1 maka akan Backtracking ke iterasi kedua, apabila iterasi kedua sudah mengganti dengan

Disimpulkan, keberadaan anggota keluarga sebagai pekerja migrasi ke daerah endemis malaria, merupakan faktor risiko terjadinya kesakitan malaria di wilayah di desa

 Jalan beraspal mencapai 1.125,86 km (80,69%) dari 1.395,276 Km Jalan Kabupaten dengan Kondisi jalan mantap 69,37%, (781,01 km dalam kondisi baik, dan 333,05 km dalam kondisi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan telur dan larva cacing tambang dan bagaimana tingkat kontaminasinya pada tanah di lingkungan yang merupakan

Pengaruh pemberantasan kombinasi penge- ringan dengan penyemprotan bayluscide sebulan sekah menunjukkan penurunan yang nyata ter- hadap kepadatan populasi siput di

Hasil analisis phorbol esters dengan HPLC menunjukkan bahwa peak phorbol esters dari sampel ekstrak biji jarak merah muncul pada waktu 25,152 menit (Gambar 2). Penentuan peak