Laporan Penerapan Tata Kelola PT. BPR Kembang Parama
1
LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA
PT BPR KEMBANG PARAMA
PERIODE JANUARI s/d DESEMBER 2020
Sehubungan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 4/POJK.03/2015 tanggal
31 Maret 2015 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Perkreditan Rakyat dan Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 5/SE OJK.03/2016 tanggal 10 Maret 2016 tentang
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Perkreditan Rakyat dan SEOJK No 24/SEOJK.03/2020
tentang Perubahan atas Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 5/SEOJK.03/2016
tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Perkreditan Rakyat, maka PT BPR Kembang
Parama pada tahun 2020 merealisasikan pembuatan Laporan untuk periode Januari sampai
dengan Desember 2020 dengan mengacu pada prinsip-prinsip keterbukaan (transparency),
akuntabilitas
(accountability),
pertanggungjawaban
(responsibility),
independensi
(independency), dan kewajaran (fairness) dengan penjelasan bahwa :
a. Keterbukaan (transparency) yaitu keterbukaan dalam mengemukakan informasi yang
material dan relevan serta keterbukaan dalam proses pengambilan keputusan.
b. Akuntabilitas
(accountability)
yaitu
kejelasan
fungsi
dan
pelaksanaan
pertanggungjawaban organ BPR sehingga pengelolaannya berjalan secara efektif.
c. Pertanggungjawaban (responsibility) yaitu kesesuaian pengelolaan BPR dengan peraturan
perundang-undangan dan prinsip-prinsip pengelolaan BPR yang sehat.
d. Independensi (independency) yaitu pengelolaan BPR secara profesional tanpa pengaruh
atau tekanan dari pihak manapun.
e. Kewajaran (fairness) yaitu keadilan dan kesetaraan dalam memenuhi hak-hak pemangku
kepentingan (stakeholders) yang timbul berdasarkan perjanjian dan peraturan
perundang-undangan.
Laporan Penerapan Tata Kelola tersajikan sebagai berikut :
I. POKOK-POKOK ISI LAPORAN
Mengacu pada Peraturan OJK No. 4/POJK.03/2015 Pasal 75 dan SE OJK No.
5/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Tata kelola dan SE OJK No. 24/SEOJK.03/2020
tentang Perubahan atas Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 5/SEOJK.03/2016
tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Perkreditan Rakyat, pokok-pokok isi laporan
disusun sebagai berikut :
A. Ruang lingkup Tata Kelola adalah penilaian faktor-faktor yang meliputi :
1. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi.
2. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris.
3. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas atau fungsi komite.
4. Penanganan benturan kepentingan.
Laporan Penerapan Tata Kelola PT. BPR Kembang Parama
2
6. Penerapan manajemen risiko, termasuk sistem pengendalian intern.
7. Batas maksimum pemberian kredit.
8. Rencana bisnis BPR.
9. Transparansi kondisi keuangan dan non keuangan.
Selain itu hasil penilaian (self assesment) atas penerapan Tata Kelola BPR Kembang
Parama yang akan disajikan dalam Kertas Kerja tersendiri dan sebagai bagian yang
tidak terpisahkan dalam laporan ini.
B. Kepemilikan Saham Anggota Direksi Serta Hubungan Keuangan Dan/Atau
Hubungan Keluarga Anggota Direksi Dengan Anggota Dewan Komisaris,
Anggota Direksi Lain dan/atau Pemegang Saham BPR Kembang Parama.
C. Kepemilikan Saham Anggota Dewan Komisaris Serta Hubungan Keuangan
Dan/Atau Hubungan Keluarga Anggota Dewan Komisaris Dengan Anggota
Dewan Komisaris Lain, Anggota Direksi dan/atau Pemegang Saham BPR
Kembang Parama.
D. Paket/Kebijakan Remunerasi Dan Fasilitas Lain Bagi Direksi Dan Dewan
Komisaris
E. Rasio Gaji Tertinggi Dan Gaji Terendah;
F. Frekuensi Rapat Dewan Komisaris.
G. Jumlah Penyimpangan Intern Yang Terjadi Dan Upaya Penyelesaian Oleh BPR
Kembang Parama.
H. Jumlah Permasalahan Hukum Dan Upaya Penyelesaian Oleh BPR Kembang Parama.
I. Transaksi yang Mengandung Benturan Kepentingan
J. Pemberian Dana untuk Kegiatan Sosial dan Kegiatan Politik, Baik Nominal
Maupun Penerima Dana.
II. URAIAN DARI POKOK-POKOK LAPORAN
A. Ruang lingkup Tata Kelola
Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi :
1. Jumlah dan komposisi anggota Direksi :
Jumlah anggota Direksi 2 orang :
No
Nama
Jabatan
Masa Jabatan
1
Agustinus Joko Puji Iswanto Direktur Utama
22 Okt 2018 s/d 22 Okt 2023
2
Yuliana Rubiyati
Direktur
22 Okt 2018 s/d 22 Okt 2023
2. Tindak lanjut rekomendasi Dewan Komisaris;
Direktur Utama dan Direktur telah menjalankan tugas operasional BPR dengan
cukup baik, secara umum telah menindaklanjuti rekomendasi Dewan Komisaris.
3. Pelaksanaan Operasional
Laporan Penerapan Tata Kelola PT. BPR Kembang Parama
3
dibandingkan dengan posisi per akhir tahun 2019, yaitu sebesar Rp 8.344.175
ribu atau 5,98%) dari Rp 139.485.064 ribu menjadi Rp 147.829.229 ribu pada
akhir Desember 2020.
Untuk jumlah simpanan pihak ketiga mengalami peningkatan sebesar Rp
9.663.722 ribu atau 8,06% dari posisi akhir tahun 2019 sebesar Rp 120.097.958
ribu menjadi Rp 129.761.680 ribu pada akhir Desember 2020.
Untuk kredit yang diberikan mengalami penurunan sebesar Rp. 9.863.325 ribu
atau – 10,85% dari posisi akhir Desember 2019 sebesar Rp. 90.920.960 ribu
menjadi Rp. 81.057.634 ribu pada akhir Desember 2020.
Jika dilihat dari rencana kerja direksi pada akhir Desember 2020 untuk
pencapaian total asset bank terdapat deviasi lebih sebesar Rp 5.219.354 ribu
atau 3,66% dari yang direncanakan sebesar Rp 142.609.876 ribu menjadi Rp.
147.829.230 ribu. Untuk pencapaian laba posisi akhir Desember 2020 tidak
dapat tercapai dengan deviasi kurang sebesar Rp. 1.960.666 ribu atau -73,55%
dari yang direncanakan sebesar Rp. 2.665.914 ribu.
4. BMPK
Terdapat pelanggaran dan pelampauan BMPK dikarenakan BPR membiayai
beberapa kredit dengan perlakuan kredit secara terpisah, sedangkan kredit
tersebut untuk membiayai perusahaan yang sama dan proyek yang sama
5. Tata Kelola, Fungsi Kepatuhan dan Manajamen Risiko
Direksi pada dasarnya telah menerapkan Tata Kelola, Fungsi Kepatuhan dan
Manajemen Risiko. Ketentuan mengenai kebijakan, pelaksanaan dan
laporan-laporan telah dilaksanakan. Hasil penilaian self assessment sebelum penerapan
Manajemen Risiko dengan nilai dan peringkat komposit 2,23 ( Baik ). Surat
penyampaian laporan-laporan ke OJK sudah dilakukan dan tepat waktu.
6. Transparansi Kondisi keuangan dan Non Keuangan
Direksi telah membuat Laporan Keuangan Tahunan yang diperiksa oleh Kantor
Akuntan Publik yang tercatat di OJK
Direksi telah melaporkan dan mendokumentasikan penanganan pengaduan
nasabah
dan
semua
pengaduan
nasabah
dapat
diselesaikan
dan
didokumentasikan dengan baik.
7. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris :
Jumlah dan komposisi anggota Dewan Komisaris :
No
Nama
Jabatan
Masa Jabatan
1
Sukotjo Mangun Rahardjo Komisaris Utama
18 Okt 2017 s/d 17 Ok 2022
2
Ida Susanti
Komisaris
03 Nov 2018 s/d 02 Nov 2023
Laporan Penerapan Tata Kelola PT. BPR Kembang Parama
4
8. Tidak lanjut Rekomendasi Dewan Komisaris Kepada Direksi
Pemenuhan kebutuhan SDM di bagian Kredit terutama untuk Remedial
disemua kantor telah dilakukan dan juga melakukan peningkatan
kompetensi SDM di bagian kredit melalui pendidikan yang diselenggaranan
oleh BPR maupun mengikuti Webinar yang diselenggarakan oleh lembaga
pendidikan, Perbarindo maupun otoritas terkait. Dengan adanya peningkatan
kompetensi ini diharapkan akan dapat menyelesaikan kredit bermasalah
yang ada.
Melakukan Sosialisai Kebijakan dan Prosedur dari Direksi baik secara
langsung maupun melalui atasanya agar dipahami oleh seluruh karyawan,
ditaati dan dilaksanakan dengan baik dan konsisten.
Pemberian kredit harus berdasarkan prinsip kehati – hatian bank dalam
survey dan analisa memutuskan pemberian kredit, pembentukan PPAP,
kepatuhan terhadap peraturan BPMK kredit serta penyaluran kredit kepada
pihak terkait, debitur group dan debitur besar serta penyaluran kredit yang
perlu mendapat pehatian khusus sehingga benar – benar mendapatkan kredit
yang berkualitas.
Dalam melaksanakan kegiatan survey dan analisa harus lebih dipertajam
dan mendalam. Hal ini diperlukan keahlian dan pengalaman, maka Direksi
sudah memberikan kesempatan SDM kredit diikutsertakan dalam
pelatihan-pelatihan yang sifatnya berkesinambungan maupun mengadakan kegiatan
sendiri dengan mengundang nara sumber yang berpengalama di bidangnya
Untuk masing-masing kantor harus membuat action plan penanganan kredit
bermasalah. Hal inipun sudah dilaksanakan dengan membuat perencaan
penanganan
kredit
bermasalah
dengan
disertai
target
waktu
penyelesaiannya. Disamping peningkatan intensitas penagihan dengan
disertai alternatif penyelesainnya. Sedangkan untuk mengantisipasi kerugian
dilakukan langkah antisipasi terhadap pembentukan biaya PPAP untuk
minimal satu tahun kedepan
Meningkatkan kompetensi SDM Marketing untuk memperluas jaringan
pemasaran dan lebih mengenalkan keberadaan BPR terutama dikantor
cabang sehingga fungsi dan peran kantor cabang dalam memberikan
kontribusi pencapaian kinerja lebih optimal.
Meningkatkan monitoring terhadap nasabah yang telah direstrukturisasi
( POJK No. 33/2018 dan POJK NO 11 & 48 /2020 ) untuk memastikan
kemampuan debitur dalam memenuhi kewajibannya, mengingat besarnya
jumlah nasabah yang telah direstrukturisasi oleh bank, apabila tidak
tertangani dengan baik akan menjadi potensi kerugian dimasa yang akan
datang
Semua karyawan dilibatkan dalam kegiatan marketing. Hal ini sudah
dilakukan sejak beberapa tahun yang lalu sesuai dengan budaya kerja BPR
bahwa marketing jiwa perusahaan. Tetapi belum semua karyawan
Laporan Penerapan Tata Kelola PT. BPR Kembang Parama
5
melaksanakan secara maksimal. Kedepan lebih dipertegas dengan disertai
pemberian insentif bagi yang berhasil memasarkan kredit.
Agunan kredit harus marketable. Dalam upaya meminimalisasi risiko kredit
yang mungkin timbul dari berbagai segi termasuk jaminan maka Direksi
sudah membentuk group yang berfungsi sebagai ajang diskusi dan usulan
pendapat dalam hal menganalisa kredit sebelum kredit tersebut cair
termasuk dari segi jaminan.
9. Fungsi Pengawasan Dewan Komisaris
Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan dengan kegiatan :
Secara aktif melakukan pengawasan kepada BPR baik secara langsung
datang ke BPR atau melalui laporan-laporan dari audit intern.
Kehadiran di kantor BPR minimal satu kali dalam sebulan untuk Komisaris
Utama dengan tetap berpegang pada fungsinya sebagai pengawas dan untuk
Komisaris datang setiap hari kerja.
Menyelenggarakan rapat minimal 4 kali dalam setahun. Untuk tahun 2020
telah menyelenggarakan rapat sebanyak 25 kali.
Mengawasi dan memberikan saran-saran kepada Direksi baik secara
langsung maupun tidak langsung ( misal dengan memeriksa berkas-berkas
secara sampling).
Mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan-kebijakan antara lain
mengenai Tata Kelola, Fungsi Kepatuhan dan Manajemen Risiko.
Dewan Komisaris ikut aktif dalam pengawasan kepada BPR baik melalui
kunjungan langsung ke Kantor BPR Kembang Parama maupun lewat
laporan-laporan yang disampaikan kepada Dewan Komisaris.
B. Kepemilikan Saham Anggota Direksi Serta Hubungan Keuangan Dan/Atau
Hubungan Keluarga Anggota Direksi Dengan Anggota Dewan Komisaris,
Anggota Direksi Lain dan/atau Pemegang Saham BPR
Susunan Pengurus dan Pemegang Saham
Susunan pengurus yang tercatat dalam administrasi Bank adalah sebagai berikut:
Pengurus
Jabatan
Nama
Komisaris Utama
Sukotjo Mangun Rahardjo
Komisaris
Ida Susanti
Direktur Utama
Ag. Joko Puji Iswanto
Laporan Penerapan Tata Kelola PT. BPR Kembang Parama
6
Pemegang Saham
Pemegang Saham
Kepemilikan Saham
Nominal
%
Pudjiastuti
9.450.000.000
67.50%
Arifin Koeswanto
2.800.000.000
20.00%
Tjioe Ferlinna
1.750.500.000
12.50%
TOTAL
14.000.000.000
100.00%
Daftar Kepemilikan Saham Direksi dan hubungan keluarga/keuangan di PT.
BPR Kembang Parama
Direksi
Kepemlikan Saham
(%)
Hubungan
Keluarga/Keuangan
Ag .Joko Puji Iswanto/Dirut
Nihil
Nihil
Yuliana Rubiyati/Direktur
Nihil
Nihil
Daftar Kepemilikan Saham Direksi dan hubungan keluarga/keuangan di BPR
lain
Direksi
Kepemilikan Saham
Hubungan
Keluarga/Keuangan
Ag. Joko Puji Iswanto/Dirut
Nihil
Nihil
Yuliana Rubiyati/Direktur
Nihil
Nihil
C. Kepemilikan Saham Anggota Dewan Komisaris Serta Hubungan Keuangan
Dan/Atau Hubungan Keluarga Anggota Dewan Komisaris Dengan Anggota
Dewan Komisaris Lain, Anggota Direksi Dan/Atau Pemegang Saham BPR.
Daftar Kepemilikan Saham Dewan Komisaris di PT. BPR Kembang Parama
Komisaris
Kepemlikan
Saham
Hubungan Keuangan/Keluarga
Sukotjo Mangun Rahardjo
Komisaris Utama
Nihil
Merupakan
anak
dari
Ny.
Pudjiastuti
yang
merupakan
Pemegang Saham Pengendali BPR
KP (67.50%)
Ida Susanti
Nihil
Nihil
Daftar Kepemilikan Saham Dewan Komisaris Di BPR Artha Parama
Komisaris
Kepemlikan
Saham
Hubungan Keuangan/Keluarga
Sukotjo Mangun Rahardjo
Laporan Penerapan Tata Kelola PT. BPR Kembang Parama
7
D. Paket/Kebijakan Remunerasi Dan Fasilitas Lain Bagi Dewan Komisaris dan
Direksi Adalah Sebagai Berikut :
Jenis Remunerasi dan Fasilitas lain Jumlah Diterima dalam 1 tahun
Dewan Komisaris Direksi
Orang Jutaan Rp Orang Jutaan Rp
Remunerasi (gaji, bonus, tunjangan
rutin, tantiem, dan fasilitas lainnya
dalam bentuk non-natura)
2 orang
Rp. 291
2 orang
Rp 664
Fasilitas lain dalam bentuk
natura (perumahan, transportasi,
asuransi kesehatan dan sebagainya)
dalam ekuivalen
Rupiah yang :
a. dapat dimiliki
b. tidak dapat dimiliki
- perumahan
- transportasi
- asuransi kes.
- telpon cell.
-
-
-
-
Total
2 orang
Rp. 291
2 orang
Rp 664
Susunan Dewan Komisaris Mulai Bulan November 2018 Sudah 2 (dua) orang,
Terdiri Dari Komisaris Utama Dan Komisaris,
Anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang memperoleh paket remunerasi tahunan
berdasarkan kisaran jumlah penghasilan adalah sebagai berikut :
Jumlah remunerasi per orang dalam 1 tahun yang diterima secara tunai Anggota
Direksi dan Anggota Komisaris
1. Di atas Rp. 200 juta 2 orang
2. Di atas Rp. 100 juta s.d. Rp. 200 juta 2 orang
3. Di bawah Rp. 100 juta tidak ada
E. Rasio Gaji Tertinggi Dan Terendah, Dalam Skala Perbandingan:
1. rasio gaji pegawai yang tertinggi dan terendah : 74,25% : 25,74%
2. rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah : 60,35% : 39,65%
3. rasio gaji Komisaris yang tertinggi dan terendah : 65,02% : 34,98%
4. rasio gaji Direksi tertinggi dan Komisaris tertinggi : 68,52% : 31,48%
5. rasio gaji Direksi tertinggi dan pegawai tertinggi : 82.34% : 17,66%
F. Frekuensi rapat Dewan Komisaris.
1. Jumlah rapat yang diselenggarakan dalam 1 (satu) tahun
Rapat diselenggarakan sebanyak 25 kali dalam 1 tahun
Laporan Penerapan Tata Kelola PT. BPR Kembang Parama
8
2. Jumlah rapat yang dihadiri secara fisik dan/atau melalui teknologi
telekonferensi
Jumlah rapat yang dihadiri secara fisik sebanyak 25 kali, sedangkan yang melalui
teknologi infromasi belum pernah.
3. Kehadiran masing-masing anggota di setiap rapat;
Rapat sebanyak 25 kali dalam 1 tahun selalu dihadiri oleh seluruh anggota
Komisaris.
4. Topik atau materi rapat :
NO
TANGGAL
P E R I H A L
1
06 Januari 2020
Evaluasi Pelaksanaan dan Penerapan APU - PPT
2
20 Januari 2020
Upaya Perbaikan Kinerja
3
12 Maret 2020
Pemantauan Penanganan AYDA
4
16 Maret 2020
Pemantauan Pelaksanaan Penyelesaian Kredit Bermasalah
5
27 Maret 2020
Pemantauan Penyelesaian AYDA
6
31 Maret 2020
Pemantauan Terhadap Upaya – Upaya Antisipasi Penyebaran
Covid 19
7
04 April 2020
Pemantauan Pelaksanaan Penyelesaian Kredit Bermasalah
8
13 April 2020
Evaluasi Pelaksanaan dan Penerapan APU PPT
9
27 April 2020
Kebijakan Intern yang ditetapkan selama Triwulan I tahun 2020
10
12 Mei 2020
Penghimpunan dan Penyaluran Dana
11
15 Juni 2020
Pemantauan Penyelesaian Kredit Bermasalah
12
26 Juni 2020
Pemantauan Terhadap Upaya Penyelesaian Nasabah Yang
berpotensi Membentuk PPAP
13
01 Julii 2020
Pengawasan Pelaksanaan Komitmen Bank terhadap tindak
lanjut dan Penyelesaian terkait hasil Pemeriksaan Umum oleh
OJK
14
03 Juli 2020
Pengawasan Upaya pencegahan Kredit bermasalah
15
09 Juli 2020
Pemantauan
tindaklanjut
Komitmen
Direksi
terhadap
Konfirmasi Hasil Audit Intern po sisi 31 Maret
16
09 Juli 2020
Pemantauan Tindak Lanjut Komitmen Direksi Terhadap
Konfirmasi Hasil Audit Ekstern
Laporan Penerapan Tata Kelola PT. BPR Kembang Parama
9
17
01 Agustus 2020
Pemantauan Penyelesaian Kredit bermasalah yang berpotensi
membentuk PPAP bulan Agustus 2020
18
17 Oktober 2020
Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris
19
19 Oktober 2020
Penghimpunan dan Penyaluran Dana
20
26 Oktober 2020
Evaluasi Pelaksanaan dan Penerapan program APU - PPT
21
16 November 2020
Evaluasi Kinerja kantor Cabang Salatiga
22
18 November 2020
Evaluasi Kinerja kantor cabang KLaten
23
25 November 2020
Pemantauan Tindak lanjut Komitmen Direksi Terhadap
Konfirmasi Hasil Audit Intern Posisi Juni 2020
24
08 Desember 2020
Pemantauan Upaya Penyelesaian kredit bermasalah
25
16 Desember 2020
Evaluasi Pencapaian Kinerja November 2020
G. Jumlah Penyimpangan Intern Yang Terjadi Dan Upaya Penyelesaian Oleh
BPR
1. Jumlah internal fraud yang telah diselesaikan
Tidak ada internal fraud yang terjadi.
2. Jumlah internal fraud yang sedang dalam proses penyelesaian di internal BPR
Tidak ada kejadian fraud yang sedang diproses
3. Jumlah internal fraud yang belum diupayakan penyelesaiannya
Tidak ada internal fraud yang terjadi.
4. Jumlah internal fraud yang telah ditindaklanjuti melalui proses hukum,
sebagaimana tabel sebagai berikut:
Jumlah Kasus yang dilakukan oleh BPR
Internal Froud dalam 1 tahun
Direksi Dewan Komisaris Pegawai
tetap Pegawai tidak tetap Tahun sebelumnya Tahun laporan Tahun sebelumnya Tahun laporan Tahun sebelumnya Tahun laporan Tahun sebelumnya Tahun laporan Total Fraud Telah diselesaikan
Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil
Dalam proses penyelesaian di internal BPR
Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil
Belum diupayakan
Laporan Penerapan Tata Kelola PT. BPR Kembang Parama
10
Telah ditindaklanjuti Melalui proses hukum.
Nihil Nihil Nihil Nihil
H. Jumlah Permasalahan Hukum Dan Upaya Penyelesaian Oleh BPR
Permasalahan Hukum
Jumlah
Perdata
Pidana
Telah selesai (telah mempunyai
kekuatan hukum yang tetap)
Nihil
Nihil
Dalam proses penyelesaian
Nihil
Nihil
Total
Nihil
Nihil
I. Transaksi Yang Mengandung Benturan Kepentingan
No
Nama dan Jabatan Pihak yang Memiliki Benturan Kepentingan Nama dan Jabatan Pengambil Keputusan Jenis Transaksi Nilai Transaksi (jutaan rupiah) Keterangan *)
1.
Nihil
Nihil
Nihil
Nihil
Nihil
2.
Nihil
Nihil
Nihil
Nihil
Nihil
*) - tidak sesuai sistem dan prosedur yang berlaku dan
- menjelaskan keterkaitan antara nama dan jabatan pihak yang memiliki
benturan kepentingan dengan nama dan jabatan pengambil keputusan.
J. Pemberian Dana Untuk Kegiatan Sosial Dan Kegiatan Politik, Baik
Nominal Maupun Penerima Dana.
No
Kegiatan Sosial
Jumlah (Rp)
1
Dana Sumbangan Covid-19 2,500,000
2
Biaya Sumbangan APD (Petugas Medis RSIA,RSUMuntilan 6,390,000
3
Sumbangan APD, Sarung Tangan & Masker(Puskesmas sekitar BPR) 5,880,000
Laporan Penerapan Tata Kelola PT. BPR Kembang Parama
11
III. PENUTUP
Demikian Laporan Penerapan Tata Kelola BPR ini mengacu pada prinsip “TARIF”
yang pada dasarnya merupakan seluruh rangkaian proses kerja PT. BPR Kembang
Parama selama satu tahun, melalui pendekatan pemberdayaan seluruh Sumber Daya
yang ada di BPR, sehingga diupayakan tidak terdapat data atau informasi strategis dan
signifikan yang tertinggal. Namun demikian apabila dikemudian hari ditemukan data
atau informasi penting yang belum dilaporkan, maka akan segera dilakukan up-date
terhadap laporan ini.
Muntilan, 27 April 2021
PT BPR Kembang Parama
Ag. Joko Puji Iswanto
Direktur Utama
Direktur Yang Membawahkan
Yuliana Rubiyati
Fungsi Kepatuhan
Mengetahui
Ida Susanti
Komisaris
KESIMPULAN UMUM PENILAIAN PENERAPAN TATA KELOLA BPR
Nama BPR : PT BPR KEMBANG PARAMA
Alamat : JL. PEMUDA NO. 12 MUNTILAN MAGELANG JAWA TENGAH
Nomor Telepon : 0293 586663, 587316
Posisi Laporan : Desember 2020
Modal Inti : Rp. 16.180.755.000,00
Total Aset : Rp. 147.829.230.000,00
Berdasarkan hasil penilaian sendiri pelaksanaan GCG PT BPR KEMBANG PARAMA periode Desember 2020, disampaikan hal-hal berikut:
a. Nilai komposit GCG sebesar 2.23 dengan predikat Baik b. Nilai masing-masing faktor adalah sebagai berikut.
No Faktor yang Dinilai (S + P + H)Nilai (Dibobot)Nilai
1 Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi 2.14 0.43
2 Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris 2.30 0.34
3 Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas atau Fungsi Komite (bagi BPR yang memiliki modal inti paling sedikit Rp80.000.000.000,00 (delapan puluh milyar rupiah)
0.00 0
4 Penanganan Benturan Kepentingan 2.00 0.20
5 Penerapan Fungsi Kepatuhan 2.21 0.22
6 Penerapan Fungsi Audit Intern 2.20 0.22
7 Penerapan Fungsi Audit Ekstern (bagi BPR dengan total aset paling
sedikit Rp10.000.000.000,00 (sepuluh milyar rupiah) 2.00 0.05
8 Penerapan Manajemen Risiko, Termasuk Sistem Pengendalian
Intern 2.40 0.24
9 Batas Maksimum Pemberian Kredit 2.50 0.19
10 Rencana Bisnis BPR 2.57 0.19
11 Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan 2.00 0.15
Nilai Komposit 2.23
Predikat Komposit Baik
PT BPR KEMBANG PARAMA
JL. PEMUDA NO. 12 MUNTILAN MAGELANG JAWA TENGAH Telepon: 0293 586663, 587316
Website: kembangparama.com. Email: [email protected]
-KERTAS KERJA LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA BPR
TAHUN 2020
No Kriteria / Indikator Skala Penerapan Keterangan SB B CB KB TB 1 2 3 4 51 Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi
A. Struktur dan Infrastruktur Tata Kelola (S)
1) Jumlah anggota Direksi paling
sedikit 2 (dua) orang, dan salah satu anggota Direksi bertindak
sebagai Direktur yang
membawahkan fungsi kepatuhan.
√ Jumlah anggota Direksi 2
(dua) orang, dan salah satu
anggota Direksi bertindak
sebagai Direktur yang
membawahkan fungsi
kepatuhan.
2) Seluruh anggota Direksi
bertempat tinggal di kota/
kabupaten yang sama, atau kota/ kabupaten yang berbeda pada provinsi yang sama, atau kota/ kabupaten di provinsi lain yang
berbatasan langsung dengan
kota/ kabupaten pada provinsi lokasi Kantor Pusat BPR.
√ Seluruh anggota Direksi
bertempat tinggal di kota/ kabupaten yang sama yaitu Muntilan Magelang dan lokasi Kantor Pusat BPR juga di muntilan Magelang
3) Anggota Direksi tidak merangkap jabatan pada Bank, Perusahaan Non Bank dan/ atau lembaga lain (partai politik atau organisasi kemasyarakatan).
√ Semua anggota Direksi tidak
merangkap jabatan pada Bank, Perusahaan Non Bank dan/ atau lembaga lain (partai
politik atau organisasi
kemasyarakatan) 4) Mayoritas anggota Direksi tidak
memiliki hubungan keluarga atau semenda sampai dengan derajat kedua dengan sesama anggota Direksi dan/ atau anggota Dewan Komisaris.
√ Semua anggota Direksi tidak
memiliki hubungan keluarga atau semenda sampai dengan derajat kedua dengan sesama anggota Direksi dan/ atau anggota Dewan Komisaris.
5) Direksi tidak menggunakan
penasihat perorangan dan/ atau penyedia jasa profesional sebagai
konsultan kecuali memenuhi
persyaratan yaitu untuk proyek yang bersifat khusus yang dari
sisi karakteristik proyeknya
membutuhkan adanya konsultan; telah didasari oleh kontrak yang jelas meliputi lingkup pekerjaan, tanggung jawab, produk yang dihasilkan, dan jangka waktu pekerjaan, serta biaya; dan perorangan dan/ atau penyedia jasa profesional adalah pihak
independen yang memiliki
kualifikasi, untuk proyek yang bersifat khusus dimaksud.
√ Direksi tidak menggunakan
penasihat perorangan dan/ atau penyedia jasa profesional sebagai konsultan
PT BPR KEMBANG PARAMA
JL. PEMUDA NO. 12 MUNTILAN MAGELANG JAWA TENGAH Telepon: 0293 586663, 587316
Website: kembangparama.com. Email: [email protected]
-6) Seluruh anggota Direksi telah
lulus Uji Kemampuan dan
Kepatutan dan telah diangkat
melalui RUPS termasuk
perpanjangan masa jabatan
Direksi telah ditetapkan oleh RUPS sebelum berakhir masa jabatannya.
√ Seluruh anggota Direksi telah
lulus Uji Kemampuan dan Kepatutan dan telah diangkat
melalui RUPS termasuk
perpanjangan masa jabatan Direksi telah ditetapkan oleh RUPS sebelum berakhir masa jabatannya. Ag. Joko Puji Iswanto menjabat sebagai Direktur Utama sejak 2002 dan
Yuliana Rubiyati sebagai
Direktur sejak 2003 Jumlah jawaban pada Skala
Penerapan 0 6 0 0 0
Total nilai untuk seluruh Skala Penerapan
12 Perhitungan rata- rata dengan
dibagi jumlah pertanyaan: 6 2,00
Dikali dengan bobot A. Struktur dan Infrastruktur Tata Kelola (S): 50%
1,00
B. Proses Penerapan Tata Kelola (P)
7) Direksi melaksanakan tugas dan
tanggung jawabnya secara
independen dan tidak
memberikan kuasa umum yang dapat mengakibatkan pengalihan tugas dan wewenang tanpa batas.
√ Direksi melaksanakan tugas
dan tanggung jawabnya secara
independen dan tidak
memberikan kuasa umum yang dapat mengakibatkan
pengalihan tugas dan
wewenang tanpa batas.
8) Direksi menindaklanjuti temuan
audit dan rekomendasi dari Pejabat Eksekutif yang ditunjuk sebagai auditor intern, auditor ekstern, dan hasil pengawasan Otoritas Jasa Keuangan dan/atau hasil pengawasan otoritas lain.
√ Sebagian besar temuan sudah
ditindaklanjuti oleh bank, akan
tetapi hasilnya belum
maksimal seperti rasio NPL dan rasio KAP yang masih tinggi serta ada AYDA yang belum dapat diselesaikan.
9) Direksi menyediakan data dan
informasi yang lengkap, akurat, terkini, dan tepat waktu kepada Dewan Komisaris.
√ Direksi menyediakan data dan
informasi yang lengkap, akurat, terkini, dan tepat waktu kepada Dewan Komisaris.
10) Pengambilan keputusan rapat
Direksi yang bersifat strategis
dilakukan berdasarkan
musyawarah mufakat, suara
terbanyak dalam hal tidak
tercapai musyawarah mufakat, atau sesuai ketentuan yang berlaku dengan mencantumkan dissenting opinion jika terdapat perbedaan pendapat.
√ Perbedaan pendapat selalu
diselesaikan dengan
musyawarah dan mufakat
11) Direksi tidak menggunakan BPR
untuk kepentingan pribadi,
keluarga, dan/atau pihak lain yang dapat
merugikan atau mengurangi
√ Direksi tidak menggunakan
BPR untuk kepentingan
pribadi. Pendapatan Direksi
adalah dari remunerasi
berdasarkan hasil RUPS para
PT BPR KEMBANG PARAMA
JL. PEMUDA NO. 12 MUNTILAN MAGELANG JAWA TENGAH Telepon: 0293 586663, 587316
Website: kembangparama.com. Email: [email protected]
-keuntungan BPR, serta tidak mengambil dan/ atau menerima keuntungan pribadi dari BPR, selain remunerasi dan fasilitas lainnya yang ditetapkan RUPS
pemegang saham
12) Anggota Direksi membudayakan
pembelajaran secara
berkelanjutan dalam rangka
peningkatan pengetahuan tentang perbankan dan perkembangan terkini terkait bidang keuangan/
lainnya yang mendukung
pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi antara lain
dengan peningkatan
keikutsertaan pegawai BPR dalam
pendidikan/ pelatihan dalam
rangka pengembangan kualitas individu.
√ Direksi secara rutin
mengirimkan pegawai untuk
mengikuti pelatihan/
pendidikan dalam rangka
peningkatan pengetahuan
tentang perbankan dan
perkembangan terkini terkait bidang keuangan/lainnya yang
mendukung pelaksanaan
tugas dan tanggung jawabnya pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi
13) Anggota Direksi mampu
mengimplementasikan
kompetensi yang dimilikinya
dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, antara lain
pemahaman atas ketentuan
mengenai prinsip kehati- hatian.
√ Anggota Direksi sudah
mengimplementasikan
kompetensi yang dimilikinya, akan tetapi hasil kinerja bank belum maksimal terutama masih tingginya rasio NPL dia akhir Desember 2020 sebesar 22,23% (Netto) dan rasio KAP sebesar 15,53%
14) Direksi memiliki dan
melaksanakan pedoman dan tata tertib kerja anggota Direksi yang paling sedikit mencantumkan etika kerja, waktu kerja, dan peraturan rapat.
√ Pedoman dan tata tertib kerja,
etika kerja, waktu kerja dan peraturan rapat sudah dimiliki.
Jumlah jawaban pada Skala
Penerapan 2 4 0 2 0
Total nilai untuk seluruh Skala Penerapan
18 Perhitungan rata- rata dengan
dibagi jumlah pertanyaan: 8 2,25
Dikali dengan bobot B. Proses Penerapan Tata Kelola (P): 40%
0,90 C. Hasil Penerapan Tata Kelola (H)
15) Direksi
mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada pemegang saham melalui RUPS.
√ Direksi
mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya setiap tahun, antara lain berupa pembuatan Laporan Tahunan yang diaudit KAP dan melalui persetujuan RUPS
16) Direksi mengkomunikasikan
kepada seluruh pegawai
mengenai kebijakan strategis BPR di bidang kepegawaian.
√ Secara rutin mengadakan
rapat, baik pada tingkat pejabat, pimpinan cabang atau
seluruh pegawai untuk
PT BPR KEMBANG PARAMA
JL. PEMUDA NO. 12 MUNTILAN MAGELANG JAWA TENGAH Telepon: 0293 586663, 587316
Website: kembangparama.com. Email: [email protected]
-mengevaluasi kebijakan Direksi dengan implementasi di lapangan
17) Hasil rapat Direksi dituangkan
dalam risalah rapat dan
didokumentasikan dengan baik, termasuk pengungkapan secara jelas dissenting opinions yang terjadi dalam rapat Direksi, serta dibagikan kepada seluruh Direksi.
√ Hasil rapat Direksi
didokumentasikan dengan
baik. Kalau ada perbedaaan dalam rapat dimusyawarahkan untuk mencapai titik temu.
18) Terdapat peningkatan
pengetahuan, keahlian, dan
kemampuan anggota Direksi dan
seluruh pegawai dalam
pengelolaan BPR yang
ditunjukkan antara lain dengan
peningkatan kinerja BPR,
penyelesaian permasalahan yang dihadapi BPR, dan pencapaian
hasil sesuai ekspektasi
stakeholders.
√ Pengetahuan, keahlian dan
kemampuan Direksi dan
pegawai dalam bidang
penyelesaian kredit
bermasalah belum maksimal ini ditunjukkan dengan masih tingginya rasio NPL dan target dari RBB yang belum tercapai
19) Direksi menyampaikan laporan
penerapan Tata Kelola pada Otoritas Jasa Keuangan, Asosiasi BPR di Indonesia, dan 1 (satu) kantor media atau majalah ekonomi dan keuangan sesuai ketentuan.
√ BPR sudah menyampaikan
laporan tata kelola ke OJK dan menyampaian laporan tata
kelola berupa email ke
asosiasi PERBARINDO dan
Media BPR serta
menyampaikan laporan lewat WEB BPR Kembang Parama Jumlah jawaban pada Skala
Penerapan
0 4 0 1 0
Total nilai untuk seluruh Skala
Penerapan 12
Perhitungan rata- rata dengan dibagi jumlah pertanyaan: 5
2,40 Dikali dengan bobot C. Hasil
Penerapan Tata Kelola (H): 10%
0,24
Penjumlahan S + P + H 2,14
Total Penilaian Faktor 1 Dikalikan
dengan bobot Faktor 1: 20% 0,43
PT BPR KEMBANG PARAMA
JL. PEMUDA NO. 12 MUNTILAN MAGELANG JAWA TENGAH Telepon: 0293 586663, 587316
Website: kembangparama.com. Email: [email protected]
-No Kriteria / Indikator SB Skala PenerapanB CB KB TB Keterangan
1 2 3 4 5
2 Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris
A. Struktur dan Infrastruktur Tata Kelola (S)
1) Jumlah anggota Dewan Komisaris
paling sedikit 2 (dua) orang. √ Jumlah Komisaris 2 orang, satu anggota Dewan
Komisaris Utama dan satu Komisaris
2) Jumlah anggota Dewan Komisaris
tidak melampaui jumlah anggota Direksi sesuai ketentuan.
√ Jumlah Dewan Komisaris ada
2 orang dan tidak melampaui jumlah anggota Direksi sesuai ketentuan.
3) Seluruh anggota Dewan
Komisaris telah lulus Uji
Kemampuan dan Kepatutan dan telah diangkat melalui RUPS. Dalam hal BPR memperpanjang masa jabatan anggota Dewan
Komisaris, RUPS yang
menetapkan perpanjangan masa jabatan anggota Dewan Komisaris dilakukan sebelum berakhirnya masa jabatan.
√ Seluruh anggota Dewan
Komisaris telah lulus Uji Kemampuan dan Kepatutan dan telah diangkat melalui RUPS. dan perpanjangan masa
jabatan anggota Dewan
Komisaris juga dilakukan
sebelum berakhirnya masa jabatannya.
4) Paling sedikit 1 (satu) anggota
Dewan Komisaris bertempat
tinggal di provinsi yang sama atau di kota/ kabupaten pada provinsi lain yang berbatasan langsung dengan provinsi lokasi Kantor Pusat BPR.
√ Sudah sesuai dengan
ketentuan, semua anggota
Dewan Komisaris yaitu
Sukotjo Mangun Rahardjo dan Ida Susanti berdomisili di kota Muntilan Magelang.
5) BPR memiliki Komisaris
Independen:
a. Untuk BPR dengan modal inti
paling sedikit
Rp80.000.000.000,00 (delapan
puluh milyar rupiah) paling sedikit 50% (lima puluh persen) dari jumlah anggota Dewan Komisaris adalah Komisaris Independen. b. Untuk BPR dengan modal inti
paling sedikit
Rp50.000.000.000,00 (lima puluh milyar rupiah) dan kurang dari
Rp80.000.000.000,00 (delapan
puluh milyar rupiah), paling sedikit satu anggota Dewan Komisaris
merupakan Komisaris
Independen.
√ BPR mempunyai Komisaris
Independen, Sesuai petunjuk pengisian pada lampiran II butir 15 SE No 5/16 untuk pertanyaan Faktor 2 butir 5,
untuk BPR belum ada
kewajiban untuk memiliki
Komisaris Independen.
6) Dewan Komisaris memiliki
pedoman dan tata tertib kerja termasuk pengaturan etika kerja, waktu kerja, dan rapat.
√ Dewan Komisaris memiliki
pedoman dan tata tertib kerja termasuk pengaturan etika kerja, waktu kerja, dan rapat.
PT BPR KEMBANG PARAMA
JL. PEMUDA NO. 12 MUNTILAN MAGELANG JAWA TENGAH Telepon: 0293 586663, 587316
Website: kembangparama.com. Email: [email protected]
-7) Dewan Komisaris tidak
merangkap jabatan sebagai
anggota Dewan Komisaris pada lebih dari 2 (dua) BPR atau BPRS lainnya, atau sebagai Direksi atau pejabat eksekutif pada BPR, BPRS dan/atau Bank Umum.
√ Dewan Komisaris tidak ada
yang merangkap jabatan
sebagai Komisaris melebihi
ketentuan, yakni Sukotjo
Mangun R merangkap
Komisaris di BPR Artha Parama dan Komisaris BPR Artha Sambara dan tidak menjadi Direksi atau Pejabat Eksekutif di BPR atau Bank umum
8) Mayoritas anggota Dewan
Komisaris tidak memiliki
hubungan keluarga atau semenda sampai dengan derajat kedua dengan sesama anggota Dewan Komisaris atau Direksi.
√ Anggota Dewan Komisaris
tidak ada yang mempunyai
hubungan keluarga atau
semenda sampai dengan
derajat kedua dengan sesama anggota Dewan Komisaris atau Direksi
9) Seluruh Komisaris Independen
tidak
ada yang memiliki hubungan
keuangan, kepengurusan,
kepemilikan saham dan/ atau
hubungan keluarga dengan
anggota Dewan Komisaris lain, Direksi dan/ atau pemegang saham pengendali atau hubungan lain yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen.
√ Anggota Komisaris
Independen tidak mempunyai
hubungan keuangan,
kepengurusan, kepemilikan
saham maupun keluarga
dengan Dewan komisaris
lainnya, Direksi dan/ atau pemegang saham pengendali atau hubungan lain yang dapat mempengaruhi
kemampuannya untuk
bertindak independen. Jumlah jawaban pada Skala
Penerapan
0 9 0 0 0
Total nilai untuk seluruh Skala
Penerapan 18
Perhitungan rata- rata dengan
dibagi jumlah pertanyaan: 9 2,00
Dikali dengan bobot A. Struktur dan Infrastruktur Tata Kelola (S): 50%
1,00
B. Proses Penerapan Tata Kelola (P)
10) Dewan Komisaris telah
melaksanakan pengawasan
terhadap pelaksanaan tugas dan
tanggung jawab serta
memberikan nasihat kepada
Direksi, antara lain pemberian rekomendasi atau nasihat tertulis
terkait dengan pemenuhan
ketentuan BPR termasuk prinsip kehati-hatian.
√ Dewan Komisaris sudah
melaksanakan tugas dan
tanggung jawabnya sesuai dengan ketentuan serta telah memberi masukan kepada
Direksi terutama dalam
pemantauan RBB, action plan penurunan NPL dan perbaikan rasio KAP akan tetapi hasilnya belum maksimal dan rasio NPL dan KAP masih tinggi
11) Dalam rangka melakukan tugas
pengawasan, Komisaris
mengarahkan, memantau dan
mengevaluasi pelaksanaan
kebijakan strategis BPR.
√ Dalam melaksanakan
pengawasan, Dewan
Komisaris mengarahkan,
memantau dan mengevaluasi
pelaksanaan kebijakan
PT BPR KEMBANG PARAMA
JL. PEMUDA NO. 12 MUNTILAN MAGELANG JAWA TENGAH Telepon: 0293 586663, 587316
Website: kembangparama.com. Email: [email protected]
-strategis BPR akan tetapi
hasilnya belum maksimal
terlihat masih tingginya rasio NPL dan KAP
12) Dewan Komisaris tidak terlibat dalam pengambilan keputusan kegiatan operasional BPR, kecuali dalam hal penyediaan dana kepada pihak terkait sebagaimana diatur dalam ketentuan mengenai
batas maksimum pemberian
kredit BPR dan hal- hal lain yang
ditetapkan dalam peraturan
perundangan dalam rangka
melaksanakan fungsi
pengawasan.
√ Dewan Komisaris tidak terlibat
dalam pengambilan keputusan kegiatan operasional BPR
13) Dewan Komisaris memastikan
bahwa Direksi menindaklanjuti temuan audit intern, audit ekstern, hasil pengawasan Otoritas Jasa
Keuangan, dan/ atau hasil
pengawasan otoritas lainnya
antara lain dengan meminta
Direksi untuk menyampaikan
dokumen hasil tindak lanjut temuan.
√ Tindak lanjut hasil temuan
dari audit intern maupun ekstern serta OJK yang
disampaikan oleh Dewan
Komisaris kepada Direksi
belum mendapatkan hasil
yang maksimal yaitu masih tingginya rasio NPL dan KAP, ada AYDA jatuh tempo belum terselesaikan dan realisasi RBB yang belum maksimal.
14) Dewan Komisaris menyediakan
waktu yang cukup untuk
melaksanakan tugas dan
tanggung jawabnya secara
optimal dan menyelenggarakan Rapat Dewan Komisaris paling sedikit 1 (satu) kali dalam 3 bulan yang dihadiri oleh seluruh anggota Dewan Komisaris.
√ Waktu yang disediakan oleh
Dewan Komisaris sudah
cukup, pelaksanaan rapat
secara rutin dilaksanakan. Selama tahun 2020 telah dilaksanakan rapat Dewan Komisaris sebanyak 10 kali.
15) Pengambilan keputusan rapat
Dewan Komisaris yang bersifat
strategis telah dilakukan
berdasarkan musyawarah
mufakat atau suara terbanyak
dalam hal tidak tercapai
musyawarah mufakat, atau sesuai ketentuan yang berlaku dengan
mencantumkan dissenting
opinion jika terdapat perbedaan pendapat.
√ Dissenting opinion belum ada,
Selama ini apabila terjadi
perbedaan pendapat
diselesaikan dengan cara
musyawarah utuk mufakat
16) Anggota Dewan Komisaris tidak
memanfaatkan BPR untuk
kepentingan pribadi, keluarga, dan/ atau pihak lain yang
merugikan atau mengurangi
keuntungan BPR, serta tidak mengambil dan/ atau menerima keuntungan pribadi dari BPR, selain remunerasi dan fasilitas
√ Secara umum tidak ada
pemanfaatkan BPR untuk
kepentingan pribadi.
Penerimaan pendapatan
komisaris hanya dari
remunerasi sesuai ketetapan RUPS
PT BPR KEMBANG PARAMA
JL. PEMUDA NO. 12 MUNTILAN MAGELANG JAWA TENGAH Telepon: 0293 586663, 587316
Website: kembangparama.com. Email: [email protected]
-lainnya yang ditetapkan RUPS.
17) Anggota Dewan Komisaris
melakukan pemantauan terhadap laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab anggota Direksi
yang membawahkan fungsi
kepatuhan yang memerlukan
tindak lanjut Direksi.
√ Anggota Dewan Komisaris
melakukan pemantauan
terhadap laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
anggota Direksi yang
membawahkan fungsi
kepatuhan yang memerlukan tindak lanjut Direksi.
Jumlah jawaban pada Skala Penerapan
0 5 0 3 0
Total nilai untuk seluruh Skala
Penerapan 22
Perhitungan rata- rata dengan
dibagi jumlah pertanyaan: 8 2,75
Dikali dengan bobot B. Proses Penerapan Tata Kelola (P): 40%
1,10 C. Hasil Penerapan Tata Kelola (H)
18) Hasil rapat Dewan Komisaris
dituangkan dalam risalah rapat dan didokumentasikan dengan
baik dan jelas, termasuk
dissenting opinions yang terjadi jika terdapat perbedaan pendapat, serta dibagikan kepada seluruh anggota Dewan Komisaris.
√ Risalah rapat Dewan Komisaris
telah didokumentasikan dan dissenting opinions selalu
dimusyawarahakan untuk
mencari titik temu yang baik
Jumlah jawaban pada Skala
Penerapan 0 1 0 0 0
Total nilai untuk seluruh Skala Penerapan
2 Perhitungan rata- rata dengan
dibagi jumlah pertanyaan: 1 2,00
Dikali dengan bobot C. Hasil Penerapan Tata Kelola (H): 10%
0,20
Penjumlahan S + P + H 2,30
Total Penilaian Faktor 2 Dikalikan dengan bobot Faktor 2: 15%
0,34
PT BPR KEMBANG PARAMA
JL. PEMUDA NO. 12 MUNTILAN MAGELANG JAWA TENGAH Telepon: 0293 586663, 587316
Website: kembangparama.com. Email: [email protected]
-No Kriteria / Indikator SB Skala PenerapanB CB KB TB Keterangan
1 2 3 4 5
3 Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas atau Fungsi Komite (bagi BPR yang memiliki modal inti paling sedikit Rp80.000.000.000,00 (delapan puluh milyar rupiah)
A. Struktur dan Infrastruktur Tata Kelola (S) 1) BPR telah memiliki Komite Audit
dan Komite Pemantau Risiko dengan anggota Komite sesuai ketentuan.
Jumlah jawaban pada Skala
Penerapan 0 0 0 0 0
Total nilai untuk seluruh Skala
Penerapan 0
Perhitungan rata- rata dengan dibagi jumlah pertanyaan: 1
0,00 Dikali dengan bobot A. Struktur
dan Infrastruktur Tata Kelola (S): 50%
0,00
B. Proses Penerapan Tata Kelola (P) 2) Komite Audit melakukan evaluasi
terhadap penerapan fungsi audit intern.
3) Komite Pemantau Risiko
melakukan evaluasi terhadap penerapan fungsi manajemen risiko.
4) Dewan Komisaris memastikan
bahwa Komite yang dibentuk menjalankan tugasnya secara efektif antara lain telah sesuai dengan pedoman dan tata tertib kerja.
Jumlah jawaban pada Skala Penerapan
0 0 0 0 0
Total nilai untuk seluruh Skala Penerapan
0 Perhitungan rata- rata dengan
dibagi jumlah pertanyaan: 3 0,00
Dikali dengan bobot B. Proses Penerapan Tata Kelola (P): 40%
0,00 C. Hasil Penerapan Tata Kelola (H)
5) Komite memberikan rekomendasi
terkait penerapan audit intern dan fungsi manajemen risiko kepada Dewan Komisaris untuk tindak lanjut kepada Direksi BPR.
Jumlah jawaban pada Skala Penerapan
0 0 0 0 0
Total nilai untuk seluruh Skala
Penerapan 0
PT BPR KEMBANG PARAMA
JL. PEMUDA NO. 12 MUNTILAN MAGELANG JAWA TENGAH Telepon: 0293 586663, 587316
Website: kembangparama.com. Email: [email protected]
-Perhitungan rata- rata dengan
dibagi jumlah pertanyaan: 1 0,00
Dikali dengan bobot C. Hasil Penerapan Tata Kelola (H): 10%
0,00
Penjumlahan S + P + H 0,00
Total Penilaian Faktor 3 Dikalikan
dengan bobot Faktor 3: 0% 0
PT BPR KEMBANG PARAMA
JL. PEMUDA NO. 12 MUNTILAN MAGELANG JAWA TENGAH Telepon: 0293 586663, 587316
Website: kembangparama.com. Email: [email protected]
-No Kriteria / Indikator SB Skala PenerapanB CB KB TB Keterangan
1 2 3 4 5
4 Penanganan Benturan Kepentingan
A. Struktur dan Infrastruktur Tata Kelola (S)
1) BPR memiliki kebijakan, sistem
dan prosedur penyelesaian
mengenai benturan kepentingan yang mengikat setiap pengurus dan pegawai BPR termasuk administrasi, dokumentasi dan
pengungkapan benturan
kepentingan dimaksud dalam Risalah Rapat.
√ BPR sudah memiliki kebijakan,
sistem dan prosedur
penyelesaian benturan
kepentingan
Jumlah jawaban pada Skala Penerapan
0 1 0 0 0
Total nilai untuk seluruh Skala
Penerapan 2
Perhitungan rata- rata dengan dibagi jumlah pertanyaan: 1
2,00 Dikali dengan bobot A. Struktur
dan Infrastruktur Tata Kelola (S): 50%
1,00
B. Proses Penerapan Tata Kelola (P)
2) Dalam hal terjadi benturan
kepentingan, anggota Dewan
Komisaris, anggota Direksi, dan
Pejabat Eksekutif tidak
mengambil tindakan yang dapat
merugikan atau mengurangi
keuntungan BPR, atau tidak mengeksekusi transaksi yang memiliki benturan kepentingan tersebut.
√ Tidak terdapat benturan
kepentingan anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi dan Pejabat Eksekutis yang dapat merugikan BPR
Jumlah jawaban pada Skala
Penerapan 0 1 0 0 0
Total nilai untuk seluruh Skala
Penerapan 2
Perhitungan rata- rata dengan dibagi jumlah pertanyaan: 1
2,00 Dikali dengan bobot B. Proses
Penerapan Tata Kelola (P) : 40% 0,80
C. Hasil Penerapan Tata Kelola (H) 3) Benturan kepentingan yang dapat
merugikan BPR atau mengurangi keuntungan BPR diungkapkan dalam setiap keputusan dan telah terdokumentasi dengan baik.
√ Benturan kepentingan yang
merugikan BPR tidak ada, dan
apa bila terjadi akan
diselesaikan dengan jalan
musyawarah untuk pencapai mufakat
Jumlah jawaban pada Skala Penerapan
0 1 0 0 0
Total nilai untuk seluruh Skala 2
PT BPR KEMBANG PARAMA
JL. PEMUDA NO. 12 MUNTILAN MAGELANG JAWA TENGAH Telepon: 0293 586663, 587316
Website: kembangparama.com. Email: [email protected]
-Penerapan
Perhitungan rata- rata dengan
dibagi jumlah pertanyaan: 1 2,00
Dikali dengan bobot C. Hasil Penerapan Tata Kelola (H): 10%
0,20
Penjumlahan S + P + H 2,00
Total Penilaian Faktor 4 Dikalikan
dengan bobot Faktor 4: 10% 0,20
PT BPR KEMBANG PARAMA
JL. PEMUDA NO. 12 MUNTILAN MAGELANG JAWA TENGAH Telepon: 0293 586663, 587316
Website: kembangparama.com. Email: [email protected]
-No Kriteria / Indikator SB Skala PenerapanB CB KB TB Keterangan
1 2 3 4 5
5 Penerapan Fungsi Kepatuhan
A. Struktur dan Infrastruktur Tata Kelola (S)
1) Anggota Direksi yang
membawahkan fungsi kepatuhan tidak menangani penyaluran dana.
√ Direksi yang membawahkan
fungsi kepatuhan tidak
menangani penyaluran dana
2) Anggota Direksi yang
membawahkan fungsi kepatuhan memahami peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan peraturan perundang- undangan lain yang berkaitan dengan perbankan.
√ Direksi yang membawahi
fungsi kepatuhan memahami peraturan OJK dan peraturan
perundang- undangan
perbankan
3) Pelaksanaan fungsi kepatuhan
dilakukan dengan menunjuk
Pejabat Eksekutif yang
menangani fungsi kepatuhan
independen terhadap satuan kerja atau fungsi operasional.
√ BPR telah menunjuk Pejabat
Fungsi Kepatuhan Muh Arief N dengan SK no 01/BPRKP/DIR/ XII/2016 dan sudah tercatat di
OJK dengan no S-101/
KR.0311/2017 tanggal 9
Pebruari 2017 yang bertindak Independen yang tercermin dari Struktur Organisasi dan Job disc. Ybs.
4) Satuan kerja kepatuhan atau
Pejabat Eksekutif yang
menangani fungsi kepatuhan
menyusun dan/ atau mengkinikan pedoman kerja, sistem, dan prosedur kepatuhan.
√ PE yang melaksanakan fungsi
kepatuhan telah menyusun dan mengkinikan pedoman kerja, sistem dan prosedur kepatuhan akan tetapi belum maksimal
5) BPR memiliki ketentuan intern
mengenai tugas, wewenang, dan tanggung jawab bagi satuan kerja kepatuhan atau Pejabat Eksekutif
yang menangani fungsi
kepatuhan.
√ BPR memiliki ketentuan intern
mengenai tugas, wewenang, dan tanggung jawab bagi satuan kerja kepatuhan atau
Pejabat Eksekutif yang
menangani fungsi kepatuhan. Jumlah jawaban pada Skala
Penerapan
0 4 1 0 0
Total nilai untuk seluruh Skala
Penerapan 11
Perhitungan rata- rata dengan dibagi jumlah pertanyaan: 5
2,20 Dikali dengan bobot A. Struktur
dan Infrastruktur Tata Kelola (S): 50%
1,10
B. Proses Penerapan Tata Kelola (P)
6) Anggota Direksi yang
membawahkan fungsi kepatuhan menetapkan langkah- langkah
yang diperlukan untuk
memastikan BPR telah memenuhi seluruh peraturan Otoritas Jasa
Keuangan dan peraturan
√ Direksi yang membawahkan
fungsi kepatuhan selalu
memastikan BPR telah
memenuhi semua peraturan OJK dan peraturan perundang-undanangan lain termasuk pelaporan ke OJK dan otoritas
PT BPR KEMBANG PARAMA
JL. PEMUDA NO. 12 MUNTILAN MAGELANG JAWA TENGAH Telepon: 0293 586663, 587316
Website: kembangparama.com. Email: [email protected]
-perundang- undangan lain termasuk penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan dan otoritas lainnya.
lainnya
7) Anggota Direksi yang
membawahkan Fungsi Kepatuhan
melakukan upaya untuk
mendorong terciptanya budaya kepatuhan BPR antara lain melalui
sosialisasi dan pelatihan
ketentuan terkini.
√ Direksi yang membawahkan
fungsi kepatuhan sudah
melakukan budaya kepatuhan kepada pegawai BPR dengan
melalui sosialisasi dan
pelatihan terhadap ketentuan-ketentuan baru baik yang diadakan oleh OJK maupun lembaga pelatihan lain
8) Anggota Direksi yang
membawahkan fungsi kepatuhan
memantau dan menjaga
kepatuhan BPR terhadap seluruh komitmen yang dibuat oleh BPR kepada Otoritas Jasa Keuangan termasuk melakukan tindakan pencegahan apabila terdapat kebijakan dan/ atau keputusan Direksi BPR yang menyimpang dari ketentuan Otoritas Jasa
Keuangan dan peraturan
perundang-undangan.
√ Direksi yang membawahkan
fungsi kepatuhan memantau dan menjaga kepatuhan BPR
terhadap komitmen yang
dibuat oleh BPR kepada OJK
9) Satuan kerja kepatuhan atau
Pejabat Eksekutif yang
menangani fungsi kepatuhan
memastikan bahwa seluruh
kebijakan, ketentuan, sistem, dan prosedur, serta kegiatan usaha yang dilakukan BPR telah sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa
Keuangan dan peraturan
perundang-undangan.
√ Pejabat Eksekutif yang
membawahi fungsi kepatuhan memastikan seluruh kebijakan,
ketentuan, sistem dan
prosedur memenuhi ketentuan OJK
10) Satuan kerja kepatuhan atau
Pejabat Eksekutif yang
menangani fungsi kepatuhan
melakukan reviu dan/ atau
merekomendasikan pengkinian
dan penyempurnaan kebijakan,
ketentuan, sistem maupun
prosedur yang dimiliki oleh BPR agar sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan peraturan perundang-undangan.
√ PE yang melaksanakan fungsi
kepatuhan sudah mengkinikan kebijakan, ketentuan, sistem maupun prosedur yang dimiliki
BPR, akan tetapi belum
maksimal
Jumlah jawaban pada Skala
Penerapan 0 4 1 0 0
Total nilai untuk seluruh Skala Penerapan
11 Perhitungan rata- rata dengan
dibagi jumlah pertanyaan: 5 2,20
Dikali dengan bobot B. Proses Penerapan Tata Kelola (P): 40%
0,88
PT BPR KEMBANG PARAMA
JL. PEMUDA NO. 12 MUNTILAN MAGELANG JAWA TENGAH Telepon: 0293 586663, 587316
Website: kembangparama.com. Email: [email protected]
-C. Hasil Penerapan Tata Kelola (H) 11) BPR berhasil menurunkan tingkat
pelanggaran terhadap ketentuan. √ Pelanggaran ketentuan jarang terjadi. Sistem dan prosedur pelaksanaan fungsi kepatuhan sudah ada
12) Anggota Direksi yang
membawahkan fungsi kepatuhan
menyampaikan laporan
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab secara berkala kepada Direktur Utama dengan tembusan kepada Dewan Komisaris. Dalam
hal anggota Direksi yang
membawahkan fungsi kepatuhan adalah Direktur Utama, laporan
disampaikan kepada Dewan
Komisaris.
√ Belum secara berkala
melaporkan
13) Anggota Direksi yang
membawahkan Fungsi Kepatuhan menyampaikan laporan khusus kepada Otoritas Jasa Keuangan apabila terdapat kebijakan atau
keputusan Direksi yang
menyimpang dari peraturan
Otoritas Jasa Keuangan dan/atau peraturan perundang- undangan lain, sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
√ Belum pernah ada laporan
Jumlah jawaban pada Skala
Penerapan 0 2 1 0 0
Total nilai untuk seluruh Skala Penerapan
7 Perhitungan rata- rata dengan
dibagi jumlah pertanyaan: 3 2,33
Dikali dengan bobot C. Hasil
Penerapan Tata Kelola (H): 10% 0,23
Penjumlahan S + P + H 2,21
Total Penilaian Faktor 5 Dikalikan dengan bobot Faktor 5: 10%
0,22
PT BPR KEMBANG PARAMA
JL. PEMUDA NO. 12 MUNTILAN MAGELANG JAWA TENGAH Telepon: 0293 586663, 587316
Website: kembangparama.com. Email: [email protected]
-No Kriteria / Indikator SB Skala PenerapanB CB KB TB Keterangan
1 2 3 4 5
6 Penerapan Fungsi Audit Intern
A.Struktur dan Infrastruktur Tata Kelola (S)
1) BPR memiliki Pejabat Eksekutif
yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan fungsi audit intern.
√ BPR sudah mengangkat
Pejabat Eksekutif yang
bertanggung jawab terhadap
pelaksanaan fungsi audit
intern yakni, Ernanik dengan SK No. 01/ BPR- KP/ DIR/ XI/2018 tertanggal 05-11-2018 2) SKAI atau Pejabat Eksekutif yang
bertanggung jawab terhadap
pelaksanaan fungsi audit intern telah memiliki dan mengkinikan pedoman kerja serta sistem dan prosedur untuk melaksanakan tugas bagi auditor intern sesuai peraturan perundang- undangan dan telah disetujui oleh Direktur Utama dan Dewan Komisaris.
√ PEAI sudah memiliki pedoman
kerja serta sistem dan
prosedur untuk melakukan
tugas sesuai peraturan
perundang-undangan dan telah disetujui oleh Direktur Utama dan Dewan Komisaris
3) SKAI atau Pejabat Eksekutif yang
bertanggung jawab terhadap
pelaksanaan fungsi audit intern independen terhadap satuan kerja operasional (satuan kerja terkait
dengan penghimpunan dan
penyaluran dana).
√ PEAI Independen tercermin
dari struktur organisasi yang bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama dan tidak merangkap jabatan dgn
satuan kerja operasional
lainnya. 4) SKAI atau Pejabat Eksekutif yang
bertanggung jawab terhadap
pelaksanaan fungsi audit intern
bertanggung jawab langsung
kepada Direktur Utama.
√ Struktur Organisasi BPR
bahwa PEAI bertanggung
jawab langsung kepada
Direktur Utama
5) BPR memiliki program rekrutmen
dan pengembangan sumber daya manusia yang melaksanakan fungsi audit intern.
√ BPR belum memiliki program
rekruitmen khusus untuk Audit Intern akan tetapi BPR selalu mengikutkan pelatihan dan pengembangan SDM dibagian Audit Intern yang diadakan oleh OJK, Perbarindo maupun lembaga- lembaga pelatihan lainnya.
Jumlah jawaban pada Skala Penerapan
0 4 0 1 0
Total nilai untuk seluruh Skala
Penerapan 12
Perhitungan rata- rata dengan
dibagi jumlah pertanyaan: 5 2,40
Dikali dengan bobot A.Struktur dan Infrastruktur Tata Kelola (S): 50%
1,20
PT BPR KEMBANG PARAMA
JL. PEMUDA NO. 12 MUNTILAN MAGELANG JAWA TENGAH Telepon: 0293 586663, 587316
Website: kembangparama.com. Email: [email protected]
-B.Proses Penerapan Tata Kelola (P)
6) BPR menerapkan fungsi audit
intern sesuai dengan ketentuan pedoman audit intern yang telah disusun oleh BPR pada seluruh aspek dan unsur kegiatan yang secara langsung diperkirakan dapat mempengaruhi kepentingan BPR dan masyarakat.
√ Audit Intern dalam
melaksanakan tugasnya sudah sesuai dengan ketentuan audit intern yang disusun BPR
7) BPR menugaskan pihak ekstern
untuk melakukan kaji ulang paling sedikit 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) tahun atas kepatuhan terhadap standar pelaksanaan fungsi audit intern, dan kelemahan SOP audit serta perbaikan yang mungkin dilakukan.
√ Modal inti BPR per 31
Desember 2020 Rp.
16.180.755,000,-8) Pelaksanaan fungsi audit intern (kegiatan audit) dilaksanakan secara memadai dan independen yang mencakup persiapan audit,
penyusunan program audit,
pelaksanaan audit, pelaporan hasil audit, dan tindak lanjut hasil audit.
√ Audit Intern sudah
melaksanakan
9) BPR melaksanakan peningkatan
mutu keterampilan sumber daya manusia secara berkala dan
berkelanjutan terkait dengan
penerapan fungsi audit intern.
√ BPR aktif melaksanakan
peningkatan mutu SDM Ausit Intern secara berkala dengan mengikutkan pendidikan dan ketrampilan yang diadakan oleh OJK, Perbarindo maupun
lembaga pendidikan dan
ketrampilan lainnya. Jumlah jawaban pada Skala
Penerapan 0 4 0 0 0
Total nilai untuk seluruh Skala
Penerapan 8
Perhitungan rata- rata dengan dibagi jumlah pertanyaan: 4
2,00 Dikali dengan bobot B.Proses
Penerapan Tata Kelola (P): 40% 0,80
C. Hasil Penerapan Tata Kelola (H) 10) SKAI atau Pejabat Eksekutif yang
bertanggung jawab terhadap
pelaksanaan fungsi audit intern
telah menyampaikan laporan
pelaksanaan audit intern kepada Direktur Utama dan Dewan
Komisaris dengan tembusan
kepada anggota Direksi yang membawahkan fungsi kepatuhan.
√ PE AI telah menyampaikan
laporan pelaksanaan audit intern kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris dengan tembusan kepada anggota Direksi yang membawahkan fungsi kepatuhan.
11) BPR telah menyampaikan laporan
pelaksanaan dan pokok- pokok hasil audit intern dan laporan
khusus (apabila ada
√ BPR sudah menyampaikan
laporan pelaksanaan dan
pokok- pokok hasil audit intern
kepada Otoritas Jasa
PT BPR KEMBANG PARAMA
JL. PEMUDA NO. 12 MUNTILAN MAGELANG JAWA TENGAH Telepon: 0293 586663, 587316
Website: kembangparama.com. Email: [email protected]
-penyimpangan) kepada Otoritas Jasa Keuangan sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Keuangan sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan. 12) BPR menyampaikan laporan hasil
kaji ulang oleh pihak ekstern kepada Otoritas Jasa Keuangan sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
√ Modal inti BPR per 31
Desember 2019 Rp.
16.180.755,000,-13) BPR menyampaikan laporan
pengangkatan atau
pemberhentian Pejabat Eksekutif yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan fungsi audit intern kepada Otoritas Jasa Keuangan sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
√ BPR telah mengangkat PE AI
Ernanik dengan SK Direksi No. 01/ BPR- KP/ DIR/ XI/2018 dan telah dicatat di OJK dengan Nomor Surat S 870/ KR.
0311/2018 tertanggal 26
Desember 2018 Jumlah jawaban pada Skala
Penerapan 0 4 0 0 0
Total nilai untuk seluruh Skala Penerapan
8 Perhitungan rata- rata dengan
dibagi jumlah pertanyaan: 4 2,00
Dikali dengan bobot C. Hasil Penerapan Tata Kelola (H): 10%
0,20
Penjumlahan S + P + H 2,20
Total Penilaian Faktor 6 Dikalikan dengan bobot Faktor 6: 10%
0,22
PT BPR KEMBANG PARAMA
JL. PEMUDA NO. 12 MUNTILAN MAGELANG JAWA TENGAH Telepon: 0293 586663, 587316
Website: kembangparama.com. Email: [email protected]
-No Kriteria / Indikator SB Skala PenerapanB CB KB TB Keterangan
1 2 3 4 5
7 Penerapan Fungsi Audit Ekstern (bagi BPR dengan total aset paling sedikit Rp10.000.000.000,00 (sepuluh milyar rupiah)
A. Struktur dan Infrastruktur Tata Kelola (S)
1) Penugasan audit kepada Akuntan
Publik dan Kantor Akuntan Publik (KAP) memenuhi aspek- aspek legalitas perjanjian kerja, ruang lingkup audit, standar profesional akuntan publik, dan komunikasi antara Otoritas Jasa Keuangan dengan KAP dimaksud.
√ KAP Drs. Henry & Sugeng
tercatat dalam daftar KAP yang direkomendasikan OJK
Jumlah jawaban pada Skala Penerapan
0 1 0 0 0
Total nilai untuk seluruh Skala
Penerapan 2
Perhitungan rata- rata dengan dibagi jumlah pertanyaan: 1
2,00 Dikali dengan bobot A. Struktur
dan Infrastruktur Tata Kelola (S): 50%
1,00
B. Proses Penerapan Tata Kelola (P) 2) Dalam pelaksanaan audit laporan
keuangan BPR, BPR menunjuk Akuntan Publik dan KAP yang
terdaftar di Otoritas Jasa
Keuangan serta memperoleh
persetujuan RUPS berdasarkan usulan Dewan Komisaris.
√ Prosedur penunjukan Akuntan
dan Kantor Akuntan Publik sudah melalui RUPS berdasar usulan Dewan Komisaris dan sudah terdaftar di OJK.
3) BPR telah melaporkan hasil audit KAP dan Management Letter kepada Otoritas Jasa Keuangan.
√ Kantor KAP sudah melaporkan
hasil audit KAP dan
Management Letter kepada OJK.
Jumlah jawaban pada Skala Penerapan
0 2 0 0 0
Total nilai untuk seluruh Skala
Penerapan 4
Perhitungan rata- rata dengan dibagi jumlah pertanyaan: 2
2,00 Dikali dengan bobot B. Proses
Penerapan Tata Kelola (P): 40% 0,80
C. Hasil Penerapan Tata Kelola (H)
4) Hasil audit dan Management
letter telah menggambarkan
permasalahan BPR dan
disampaikan secara tepat waktu kepada BPR oleh KAP yang ditunjuk.
√ Hasil audit dan management
Letter cukup menggambarkan
permasalahan BPR dan
disampaikan tepat waktu
kepada BPR 5) Cakupan hasil audit paling sedikit
sesuai dengan ruang lingkup audit
√ Sudah sesuai
PT BPR KEMBANG PARAMA
JL. PEMUDA NO. 12 MUNTILAN MAGELANG JAWA TENGAH Telepon: 0293 586663, 587316
Website: kembangparama.com. Email: [email protected]